Está en la página 1de 8

APEC

(ASIA PASIFIC ECONOMIC COOPERATION )

Ari Juliardo Putra Bian Adhyatma Kurniawan Apriandi Rian Indra Kusuma

SEJARAH TERBENTUKNYA APEC

APEC resmi terbentuk pada bulan Nopember 1989 di Canberra, Australia. Pembentukan forum ini merupakan usulan mantan Perdana Menteri Australia, Bob Hawke, yang merupakan kelanjutan dari berbagai usulan dan upaya untuk mengadakan kerja sama ekonomi regional Asia Pasific.

21 NEGARA-NEGARA ANGGOTA APEC

Negara pemrakarsa 1989:


Amerika Serikat Australia Brunei Darussalam Filipina Indonesia Jepang Kanada Korea Selatan Malaysia Selandia Baru Singapura Thailand

Negara Pemrakarsa 1993


Meksiko Papua Nugini

Negara Pemrakarsa 1994

Chilli

Negara Pemrakarsa 1998:


Peru Rusia Vietnam

Negara pemrakarsa 1991:


Hongkong Republik China Republik Rakyat China

SYARAT-SYARAT KEANGGOTAAN APEC


letak geografi negara yang bersangkutan, jaringannya ke APEC, serta bagaimana negara calon anggota itu dapat menunjukkan keinginan mendasar terhadap regionalisasi terbuka APEC, pasar bebas dan kerja sama ekonomi

VISI & MISI APEC

Visi Awal
Membangun dan memperkuat sistim perdagangan multilateral, meningkatkan saling ketergantungan dan kemakmuran para anggotanya, serta mendukung pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan.tabilitas keamanan dan kemakmuran bagi masyarakat di seluruh anggotanya.

Visi 1994 (Bogor Goals)


Perdagangan bebas dan terbuka berlaku mulai 2010 bagi anggota APEC yang masuk kelompok industri maju dan 2020 bagi para anggotanya yang masuk kelompok berkembang.

Misi
Misi APEC adalah menciptakan kawasan perdagangan bebas dan membebaskan aliran investasi dari berbagai hambatan.

SASARAN PEMBENTUKAN APEC:


1.

Mengupayakan terciptanya liberalisasi perdagangan dunia melalui pembentukan sistem perdagangan multilateral yang sesuai dengan kerangka GATT dalam rangka memajukan proses kerja sama ekonomi Asia Pasifik dan perampungan yang positif atas perundingan Putaran Uruguay. Membangun kerja sama praktis dalam programprogram kerja yang difokuskan pada kegiatan-kegiatan yang menyangkut penyelenggaraan kajian-kajian ekonomi, liberalisasi perdagangan, investasi, alih teknologi, dan pengembangan sumber daya manusia.

2.

KESEPAKATAN YANG TELAH DICAPAI

Tahun 1993 di Seattle-Blake Amerika, para pemimpin APEC menyepakati sebuah visi bagi APEC, yaitu suatu komunitas yang dilandasi semangat keterbukaan dan upaya kooperatif untuk menghadapi tantangan perubahan, memperlancar arus barang, jasa dan investasi, mendorong pertumbuhan ekonomi yang broad based, mencapai standar hidup dan pendidikan yang lebih tinggi dan mewujudkan pertumbuhan berkelanjutan yang memperhatikan lingkungan hidup. Deklarasi Bogor tahun 1994 merupakan penjabaran lebih lanjut visi APEC di pertemuan sebelumnya yang mencanangkan tujuan dibentuknya APEC, yaitu untuk mewujudkan sistem perdagangan dan investasi yang bebas dan terbuka dengan target waktu tahun 2010 bagi ekonomi maju dan tahun 2020 bagi ekonomi berkembang.

Pertemuan Osaka tahun 1995 Agenda Aksi Osaka menetapkan 3 pilar kerjasama APEC,
9 prinsip umum kerjasama APEC, 2 instrument kerjasama APEC, 15 bidang spesifik kerjasama APEC yang diimplementasikan kedalam CAPs dan IAPs.

Tahun 1996 bertempat di Subic Philipina, para pimpinan APEC mendeklarasikan langkah konkrit yang akan ditempuh para anggota ekonomi APEC (From Vision to Action ) yang terangkum dalam Manila Action Plans for APEC (MAPA).