Está en la página 1de 24

DISUSUN OLEH :

RESKI GUSLINA 16360238

WORO JATIMOKO 17360219

SUCHYTRA 102117058

PEMBIMBING

dr. JULIA E GINTING, Sp.S


1. Definisi

– Stroke adalah suatu tanda klinis yang


berkembang cepat akibat gangguan fungsi
otak fokal , dengan gejala – gejala yang
berlangsung ± 24 jam

– Stroke hemoragik adalah stroke yang terjadi


apabila lesi vaskular intraserebrum
mengalami ruptur sehingga terjadi perdarahan
ke dalam ruang subaraknoid atau langsung ke
dalam jaringan otak.
2. Etiologi

– Perdarahan intraserebral primer (hipertensif)


– Ruptur kantung aneurisma
– Ruptur malformasi arteri dan vena
– Trauma
3. Patofisiologi

Penghentian total aliran darah ke otak menyebabkan


hilangnya kesadaran dalam waktu 15-20 detik dan
kerusakan otak yang irreversibel terjadi setelah tujuh
hingga sepuluh menit. Penyumbatan pada satu arteri
menyebabkan gangguan di area otak yang terbatas
(stroke).
4. Manifestasi Klinis

• ditemukan perdarahan intraserebral (ICH)


• Hipertensi
• Kelumpuhan Anggota gerak
• Kelemahan
• kelumpuhan
Perdarahan • hilangnya sensasi dan mati rasa
• sering hanya mempengaruhi satu sisi tubuh
Intraserebral

• Sakit kepala, yang mungkin luar biasa tiba-tiba dan parah


(kadang-kadang disebut sakit kepala halilintar)
• Facial or eye pain Sakit pada mata atau daerah fasial
Perdarahan • Double vision Penglihatan ganda
Subaraknoid • Loss of peripheral vision Kehilangan penglihatan tepi
5. Diagnosis

1. Anamnesis
menggali riwayat keluhan dan
sejarah kesehatan pasien.
2. Pemeriksaan klinis umum
dan neurologis.
3. Pemeriksaan lanjutan guna
menegakkan diagnosis:
 Arteriografi
 CT-Scan
 MRI
6. Penatalaksanaan
• Menstabilisasi fungsi kardiologis melalui
ABC
• Mencegah infeksi sekunder terutama
pada traktus respiratorius dan traktus
urinarius
Manajemen • Menjamin nutrisi, cairan dan elektrolit
umum pada yang stabil dan optimal
• Mencegah decubitus, DVT dan stress
stroke fase akut ulcer
• Menilai kemampuan menelan penderita
untuk menentukan apakah dapat
diberikan makanan peroral atau dengan
NGT

• Terapi reperfusi : hemoreologi, anti


Terapi spesifik koagulan, trombolitik, anti
pada stroke akut platelet(aspirin, clopidogrel).
• Obat-obatan.
7. Prognosis

• Prognosis bervariasi bergantung pada tingkap


keparahan stroke dan lokasi serta ukuran dari
perdarahan. Skor dari Skala Koma Glasgow yang
rendah berhubungan dengan prognosis yang lebih
buruk dan mortalitas yang lebih tinggi.
• Apabila terdapat volume darah yang besar dan
pertumbuhan dari volume hematoma, prognosis
biasanya buruk dan outcome fungsionalnya juga
sangat buruk dengan tingkat mortalitas yang tinggi.
ANAMNESA PRIBADI

– Nama : Zulkifli
– Umur : 50 tahun
– Jenis Kelamin : Laki-Laki
– Status : Kawin
– Pekerjaan : Petani
– Suku : Melayu
– Agama : Islam
– Alamat : Jl.Saman Hudi Binjai Selatan
ANAMNESA PENYAKIT
– -Keluhan utama : Kelemahan dibagian lengan dan tungkai sebelah
kanan.
– -Telaah : Os datang ke IGD RSUD DR RM Djoelham pada hari
Jumat, 22 Desember 2017 Jam 00.15 Malam dengan keluhan terasa
kebas dan kelemahan dibagian lengan dan tungkai kanan sejak 1 Hari
yang lalu, Os juga mengeluhkan dada terasa sesak muntah (-) batuk
(-) BAB dan BAK normal.
– -RPT : Hipertensi
– -RPO :-
STATUS PRESENT
– Kesadaran : Compos mentis
– Tekanan darah : 150/100 mmHg
– Frekuensi nadi : 72 x/i
– Frekuensi nafas : 24 x/i
– Suhu : 36 °C
TANDA RANGSANGAN MENINGEAL
– Kaku kuduk :( - )
– Brudzinki :( - )
– Kernig Sign : Kanan (- / lemah), Kiri ( - )

TANDA RANGSANGAN RADIKULAR


– Laseque :(-)
– Cross Laseque :(-)
– Lhermitte test :(-)
PEMERIKSAAN NERVUS CRANIALIS

N.I (Olfactorius)
* Normosmia (+)
* Hiposmia (-)
* Hiperosmia (-)
* Parosmia (-)
• Kakosmia (-)
Kanan Kiri
N.II (Optikus) Direk
* Reflek pupil + +
• Tes konforntasi : Kanan ( - ), Kiri ( + / N ) Indirek + +

N.III, N.IV, NVI (Oculomotorius, Trochlearis, Abdusen)


* Gerak bola mata ( N/N )
* Ptosis (-)
•Dolls Eye Phenomenon ( TDP )
N.V (Trigeminus)
*Sensorik

* Motorik
* Reflek kornea ( N/N )
Kanan Kiri
– Reflek masseter (N)
N-V1 N N

N.VII (Facialis) N-V2 N N


* Sensorik (N)
N-V3 N N
* Motorik
- mengerutkan dahi (N)
- menutup mata (N)
- sudut mulut Kanan ( + ), Kiri ( - / N)
- lagoftalmus (- )
* Reflek
- Stapedial refleks (N)
- Glabela refleks (N)
N.VIII (Vestibulotroklearis)
* Keseimbangan
- Nistagmus ( TDP )
- Test Romberg ( TDP )

* Pendengaran ( TDP )

N.IX, N.X (Glosopharingeus, Vagus )


* Reflek menelan (N)
* Reflek batuk (N)
* Reflek muntah (N)
* Gerakan palatum (N)
* Gerakan uvula ( N)
N.XI ( Accesorius )
* Kekuatan m.sternokleidomastoideus (3|5) (ka|ki)
• Kekuatan m.trapezius (3|5) (ka|ki)

N.XII (Hipoglossus)
* Menjulurkan lidah (+)
* Menggerakkan kelateral Kanan (+ ), Kiri (+ )
* Fasikulasi (-)
* Atropi (-)
PEMERIKSAAN MOTORIK
A. Reflek
reflek fisiologis
* anggota gerak atas
Biceps Kanan (-), Kiri ( + )
Triceps Kanan (-), Kiri ( + )
* anggota gerak bawah
APR Kanan (-), Kiri ( + )
KRP Kanan (-), Kiri ( + )

reflek patologis (kanan/kiri)


* babinski ( -/-)
* oppenheim ( -/- )
* chaddock ( -/- )
* gordon ( -/-)
* schaefer ( -/-)
* hoffman ( -/- )
* tromner ( -/- )
* rosolimo ( -/-)
B. Kekuatan otot
Dextra Sinistra

Extremitas sup 3|3|3|3|3 5|5|5|5|5

Extremitas inf 3|3|3|3|3 5|5|5|5|5


C. Tonus otot
* Hipotonia ( + ) ekstremitas superior dan inferior dextra
* Hipertonia ( - )

SENSIBILITAS
Nyeri (+) (Ka|ki)
Raba (+ ) (Ka|ki)
Getar (+)
Suhu (+ )
Posisi (+ ) (Ka|ki)
SISTEM EKTRAPIRAMIDAL
Tremor (-)
Korea (-)
TICS (-)
Fasikulasi (-)
Myoclonic jersk (-)
Atetosis (-)
Asterixis (-)
Balismus (-)
Tardive dyskinesia (-)

SISTEM KOORDINASI
Test romberg ( TDP )
Tandem walking ( TDP )
Finger to finger test ( + )  tangan kanan
Finger to nose test ( + )  tangan kanan
Nose finger nose test ( + )  tangan kanan
FUNGSI KORTIKAL
TDP

PEMERIKSAAN PENUNJANG
– Cek LAB
- Darah lengkap
- Ureum / Kreatinin
- SGOT / SGPT
- KGDr
- EKG
Radiologi
– Head CT Scan
KESIMPULAN :
DIAGNOSA KLINIS : STROKE HEMORAGIK
Terapi

– Terapi Awal ( IGD )


1. IVFD RL 20 gtt/i – Terapi Rawat Inap
2. Inj Citicolin 250 mg / 8jam 1. IVFD RL 20 gtt
3. Inj. Ranitidin 1 A/ 12 jam 2. Inj Citicolin 2 A/ 12 jam
4. Inj Keterolac 30 mg/ 12 jam 3. Piracetam
4. Paracetamol 3x1
5. Vit B.complex 3x1
6. Metformin 2x1
7. Adalat Oros 1x1
ANJURAN
– Minum obat dengan teratur
– Istirahat yang cukup

FOLLOW UP
22 Desember 2017 23 Desember 2017 24 2017 25 Desember 2017

TD:150/100 mmHg TD:140/90 TD:140/80 TD:130/70


mmHg mmHg mmHg

RR:20x/i RR: 25x/i RR:16x/i RR:20x/i

HR:76x/i HR:80x/i HR:64x/i HR:56x/i

T :36 T :36 T : 36,6 T :36