Está en la página 1de 35

Metodik khusus

By: Rika Ruspita, SST, M.Kes


2
METODIK KHUSUS

Metodik
Khusu???

Suatu cara dan siasat penyampaian


bahan pembelajaran agar siswa
dapat mengetahui, memahami,
mempergunakan serta menguasai
bahan pelajaran tersebut

Pembelajaran praktik klinik


merupakan kegiatan yang
dilaksanakan dalam bentuk
praktik di RS, Puskesmas
maupun RB (Sofyan,2004)
3

Lanjut....

•Menurut yessie dalam artikelnya


menyatakan bahwa suatu
pembelajaran klinik harus memenuhi
komponen yang menjadi syarat
dilaksanakannya pembelajaran klinik:

Syarat

•Lahan praktik/tempat praktik


•Pembimbing klinik (Lahan dan
akademik)
Konsep dan manajemen
bimbingan klinik

Peranan

Pola tingkah laku yang diharapkan dari


seseorang yang menduduki suatu
jabatan.
Kriteria yang harus dipenuhi seorang
pembimbing antara lain:
(1) memiliki pengetahuan keilmuan
yang dalam dan luas serta minimal
setara dengan jenjang pendidikan
peserta didik
(2) kompeten dalam kemampuan klinik
(3) terampil dalam pengajaran klinik
(4) mempunyai komitmen dalam
pembelajaran klinik

Salah satu cara


meningkatkan
kualitas pembimbing

Mengadakan
pelatihan clinical
educator
Metode pembelajaran yang perlu
diterapkan dalam pembelajaran klinik
antara lain

(1) Metode pengalaman dengan penugasan klinik, penugasan


tertulis
(2) Metode pemecahan masalah
(3) Konferensi
(4) Observasi
(5) Media
(6) Metode pengarahan individu
(7) Metode bimbingan individu
Lanjut.....
Individu dapat diterapkan dengan empat mode
yang ada:
a. Observasi
b. Response
c. Tertulis
d. OSCE.
Khusus untuk model terakhir tersebut (OSCE),
perlu lebih banyak diterapkan dalam menunjang
evaluasi klinik bagi mahasiswa.
Aspek dalam pembelajaran
klinik
Keunggulan
pembelajran klinik

Belajar di lingkungan klinik memiliki


banyak keunggulan

Pembelaaran klinik berfokus pada masalah nyata


dalam konteks praktik profesional

Mahasiswa termotivasi oleh kesesuaian kompetensi yang


dilakukan melalui partisipasi aktif pembelajaran klinik,
sedangkan pemikiran, tindakan, dan sikap profesional di
perankan oleh pembimbing klinik (CI)
Lanjut.....

Dilingkungan klinik merupakan wadah bagi


mahasiswa untuk belajar, pemeriksaan fisik,
argumetasi klinik, pengambilan keputusan,
empati serta profesional.
Strategi Pembelajaran Klinik
Lanjut.....
Pembelajaran klinik merupakan satu siklus yang
menggambarkan proses pembelajaran
sistematis yang dilaksanakan kelanjutan dari
pembelajran teori yang diberikan dikelas dan
laboratorium (yessie 2002)
a. Persiapan teori
b. Laboratorium
c. Pertemuan klinik
d. Praktik klinik
e. Pertemuan pasca praktik klinik
f. Evaluasi tindak lanjut
Isue-isue terkait pembelajaran
praktik klinik
Pada kenyataannya banyak diantara kita
mengakses temuan ilmiah namun bukan pada
domain kebidanan yakni mengupayakan proses
reproduksi berjalan dengan fisiologis, tetapi lebih
kearah medikal.
Misalnya penggunaan medikamentosa untuk
manajemen nyeri persalinan.
Lanjut....

Berkiblat pada filosofis diatas, maka


manajemen nyeri haruslah memanfaatkan
alam dan kompetensi bidan yang ada
misalnya touch in labor.
Tantangan pada
pembelajaran klinik
 Dibatasi oleh waktu
 Berorientasi pada tuntutan klinik (jumlah klien
dan masalah )
 Meingkatnya jumlah mahasiswa
 Jumlah klien yang sedikit (hari rawat inapnya
pendek, ada klien yang menolak untuk imfon
consent)
 Lingkugan klinik terkadang kurang kondusif
bagi pembelajaran (sarana dan prasarana)
Komunikasi dalam bimbingan
klinik dan perilaku asertif
Pembimbing
klinik

Merupakan seseorang yang


diangkat dan diberi tugas oleh
institusi pelayanan/pendidikan
kesehatan untuk memberikan
kepada siswa yang sedang
mengikuti kegiatan
pembelajaran praktik klinik
(Pusdiknakes, 2004)
Bimbingan klinik

segala bentuk tindakan edukatif


yang dilaksanakan oleh
pembimbing klinik untuk
memberikan pengetahuan nyata
secara optimal dan membantu
peserta didik agar mencapai
kompetensi yang diharapkan
peran manajer
Pembimbing praktik peran konselor
klinik memiliki berbagai peran instruktur
peran dan dapat peran observer
menjadi indikator peran evaluator.
kinerja pembimbing
praktek klinik.
Lanjut....

 Bilamana pembimbing praktik klinik mampu


memberikan perannya tersebut, kinerja
pembimbing praktik klinik menjadi baik dan
pembelajaran praktik klinik akan menjadi
efektif yang artinya pembelajaran praktek
klinik dapat mencapai tujuan, yang pada
akhirnya meningkatkan kualitas lulusan
pendidikan keperawatan
Lanjut.....

 Pembimbing praktik klinik mempunyai kontribusi


meningkatkan kualitas pembelajaran praktik
klinik, karena memiliki berbagai peran mulai
dari merencanakan, melaksanakan dan
mengevaluasi pembelajaran praktek klinik.
 Sehingga untuk meningkatkan mutu
pembelajaran praktek klinik, dapat ditempuh
dengan cara meningkatkan kinerja
pembimbing praktik klinik
Sasaran
Bimbingan
Proses bimbingan
diharapkan mempunyai
sasaran yang maksimal
dalam membantu individu
sasaran tersebut :

a. Pengungkapan,
Pengenalan, dan
Penerimaan diri
b. Pengenalan terhadap
lingkungan
c. Pengambilan keputusan
d. Pengarahan diri
e. Perwujudan diri
Prinsip-Prinsip
Bimbingan

Upaya untuk mendapat


bimbingan dilapangan yang
lebih optimal yang harus
diperhatikan:

a. Memberikan kesempatan kepada peserta


didik untuk menerapkan ilmu pengetahuan
dan keterampilan yang telah dipelajari di
kelas dari berbgai disiplin ilmu secara
terintegrasi dalam situasi nyata
b. Mengemangkan potensi peserta
didik untuk mengumpulkan perilaku
atau keterampilan yang bermutu
dalam situasi nyata ditempat
pelayanan kesehatan

c. Memberi kesempatan pengalaman


belajar kepada peserta didik bekerja
secara tim kesehatan dan membantu
proses penyembuhan pasien
d. Memberikan pengalaman awal
dan memperkenalkan kepada
peserta didik dunia kerja
profesional

e. Membantu mengatasi
masalah yang dihadapi
peserta didik yang ditemukan
Kompetensi
Bimbingan Klinik

Untuk dapat memenuhi peranan


dan melaksanakan tugasnya
sebagai pembimbing klinik dalam
merencanakan, melaksanakan,
mengevaluasi, dan membuat
laporan pembelajaran klinik
diperlukan:

kemampuan/kompete
nsi tertentu sehingga
akan menghasilkan
pembelajaran praktik
klinik yang efektif
Kompetensi
bimbingan klinik

Persyaratan kemampuan minimal


dan kewenangan yang harus
dimiliki seseorang untuk dapat
melaksanakan suatu pekerjaan
agar menghasilkan hasil kerja
sesuai standar.
Relevansi dan
kompetesi bimbingan
klinik

persyaratan kemampuan minimal dan


kewenangan yang harus dimiliki pembimbing
kilnik untuk dapat melaksanakan pekerjan
sebagai pembimbing praktik klinik agar
menghasilkan hasil kerja sesuai standar
pembelajran praktik klinik.
Pembimbing klinik diharapkan memenuhi
kriteria-kriteria sebagai berikut (Hidebrand,
1971)
a. Profesional dalam keterampilan yang diajar
b. Mendorong mahasiswa untuk mempelajari
keterampilan baru
c. Meningkatkan komunikasi yang terbuka (2
arah)
d. Memberikan umpan balik segera
e. Mengatur stres para mahasiswa
f. Memusatkan pada keberhasilan mahsiswa
bukan pada kegagalan
g. Sabar dan mendukung
Lanjut.....

h. Memberi penghargaan dan dukungan


positif
i. Memperbaiki kesalahan mahasiswa tapi
tetap mempertahankan rasa harga diri
J. Mendengar aktif
k. Humor yang tepat
l. Memberi kesempatan untuk istirahat
m. Mengamati respon peserta didik
n. Memberi pujian
Peran dan fungsi pembimbing
klinik
Pembimbing klinik mempunyai peran dan tugas
untuk:
a. Membimbing
b. memberikan pengalaman yang seluas-
luasnya
c. mengarahkan dalam pencapaian
kemampuan dan membina sikap mental
sebagai bidan yang bertanggung jawab
terhadap asuhan kebidanan yang
diberikan.
Peran dan tugas pembimbing klinik yaitu:
 Sebagai pendidik yang mempunyai tanggung
jawab dalam merencanakan, melaksanakan
atau membimbing praktek klinik.
 Sebagai Bidan pelaksana, melaksanakan
pelayanan kebidanan secara langsung
 kepada pasien yang merupakan bagian dari
keseluruhan proses pelayanan
 kebidanan yang dilakukan mahasiswa
dilahan praktek.
 Sebagai Bidan yang profesional yang
diteladani oleh mahasiswa
Adapun kesiapan pembimbing klinik
 Kriteria :
a. Dewasa emosional dan sosial
- Kemampuan berkomunikasi
- Kemampuan untuk empati, sadar dan peduli
terhadap orang lain
- Mengendalikan amarah
- Kemandirian
- Kemampuan menyesuaikan diri
- Disukai
- Kemampuan memecahkan masalah antar
pribadi
- Ketekunan
- Tanggung jawab
- Keramahan
Lanjut....

b. Profesional dibidangnya
- Memahami asuhan dan konsep
- Menjadi tutor (pembimbing),
narasumber
- Kualifikasi pendidikan tinggi