Está en la página 1de 26

IRINE CHRISTIANY , SST. M.

Kes
.
MASALAH KEBUTUHAN NUTRISI
 Gangguan kebutuhan nutrisi : kekurangan ,
kelebihan nutrisi, obesitas, malnutrisi, DM,
hipertensi, jantung koroner, kanker, dan anoreksia
nervosa.

 Kekurangan nutrisi : keadaan seseorang dlm


keadaan normal atau resiko penurunan berat badan
akibat ketidak cukupan asupan nutrisi untk
kebutuhan metabolisme.
Tanda klinis:
 Berat badan 10-20% di bawah normal
 Tinggi badan di bawah ideal
 Lingkar kulit trisep lengan tengah < dari 60%
ukuran standar.
 Kelemahan dan nyeri tekan pada otot.
 ↓ Albumin serum
 ↓ Transferin
 Kemungkinan penyebab :
 ↑ Kebutuhan kalori dan kesulitan dlm mencerna
kalori akibat peny infeksi atau kanker.
 Disfagia krn adanya kelainan persarafan
 ↓ Absorpsi nutrisi akibat peny crohn atau
intoleransi laktose
 Nafsu makan ↓

 Kelebihan nutrisi : Keadaan seseorang yg


mempunyai resiko ↑ bb akibat asupan kebutuhan
metabolisme scr berlebihan.
 Malnutrisi :
Kekurangan zat gizi pd tingkat seluler / masalah
asupan zat gizi yg tdk sesuai dengan kebutuhan
tubuh.
PENGKAJIAN PEMENUHAN KEBUTUHAN NUTRISI

Riwayat Dahulu, meliputi :  minimal 5 hari


 Pola makan
 Intake cairan
 Penggunaan vitamin
 Masalah yang berhubungan dengan diet
 Diet yg tdk adekuat
 Ggn perubahan citra rasa, pembauan dll
 Makanan yang intoleran
 Makanan yang menimbulkan alergi
 Ketidakmampuan fisik yg berhubungan dgn nutrisi
Lanjutan Pengkajian

 Faktor yg mempengaruhi pola diet :


Menganalisa diet klien ada 2 cara, yaitu :
1. Menggunakan petunjuk kelompok makanan sehari  4
sehat 5 sempurna
2. Menggunakan tabel komposisi makanan, mis. 1 gls susu tdr
dari prot, lemak dll

 Faktor yang mempengaruhi pola diet :


1. Kultur, Religius, Status Ekonomi
2. Kelompok Umur, Rasa lapar
3. Psikologis, kesukaan, gaya hidup.
4. Kepercayaan, periklanan
5. Alkohol dan obat-obatan
Riwayat Sekarang , meliputi :
 Kesulitan mengunyah / menelan
 Intake makanan yg tdk adekuat
 Pengaturan makanan yg tdk adekuat
 Penyimpanan makanan yg tidak baik
 Riwayat Pengobatan :
• Aspirin, laxativa, antasida, antihipertensi dll
 Riwayat medik
• Overweight
• Underweight
• Baru mengalami sakit berat
• Baru mengalami pembedahan besar pd GI
DIAGNOSA KEPERAWATAN
Dikategorikan menjadi 2 bagian :

1. Gangguan Nutrisi lebih dari kebutuhan tubuh b.d.


- Kelebihan intake nutrisi
- Kurangnya aktivitas
- Gangguan metabolik dan endokrin
- Penggunaan makanan tambahan yang tdk sesuai

Tanda kelebihan nutrisi BB > 20 % dari BB Ideal


2. Gangguan nutrisi kurag dari kebutuhan tubuh b.d.
- Diare kronis
- Intoleransi makanan
- Mal Absorbsi
- Gangguan psikologis

Tanda yg menunjukkan kekurangan nutrisi BB < 20


% dibawah BB Ideal
Diagnosa Keperawatan yang lain :

 Gangguan menelan berhubungan dengan gangguan


neuromuskular
 Mual berhubungan dengan iritasi sistem GI
 Ketidak seimbangan nutrisi kurang dari kebutuhan tubuh
Berhubungan dengan Ketidakmampuan mengingesti
Makanan
 Gangguan konsep diri b.d. obesitas
 Gangguan integritas kulit b.d. malnutrisi
C. Perencanaan Keperawatan
 Tujuan :
• Meningkatkan nafsu makan apabila nutrisi kurang
• Membantu memenuhi kebutuhan nutrisi
• Mempertahankan nutrisi melalui oral atau parenteral
INTERVENSI
1. Konseling tentang nutrisi
a. Berdasarkan kebutuhan masing-masing kelompok : Remaja,
bumil, buteki
b. Informasikan yg harus diberikan meliputi :
- Integrasi perubahan diit kedalam life stile
- Memberi motivasi pada klien untuk merubah pola / kebiasaan
makan
c. Pada dasarnya perubahan diet merupakan tanggung jawab klien
2. Teaching ttg diit khusus
a. Tujuan untuk membantu klien membuat rencana
perubahan dan mengambil keuntungan dan perubahan
b. Diit khusus biasanya digunakan untuk alasan sbb :
- Adanya ancaman thd peny. tertentu
- Sbg persiapan suatu pemeriksaan atau pembedahan
- Untuk meningkatkan status kesehatan misalnya :
diet rendah kalori bagi klien obesitas
3. Stimulasi selera makanan
a. Hal-hal yg dapat menurunkan selera makan klien adalah :
- adanya gangguan fisik
- unfamiliar thd makanan
- faktor lingkungan :adanya bau-bauan, ggn suhu ruangan
- faktor psikologis : cemas, depresi
- adanya ketidaknyamanan scr fisik : adanya nyeri
b. Hal-hal yg dapat meningkatkan selera makan klien adalah :
- mengurangi symptom penyakit yg dapat mengganggu
selama makan Mis : mengurangi rasa nyeri,
mengurangi demam dan kelelahan
- Menyediakan makanan yg disukai & dikenal oleh klien
- Memanipulasi lingkungan agar nyaman
- Mengurangi stress psikologis

4. Membantu klien makan


a. Membantu klien makan ditempat tidur
b. Memberi makan dgn NGT
c. Memenuhi kebutuhan nutrisi melalui parenteral ( intravena
 Tujuan :
 Mengevaluasi pertumbuhan dan mengkaji status gizi dan
ketersediaan energi pada tubuh.

 Mendeteksi adanya masalah nutrisi


Pemeriksaan Fisik : penilaian keadaan klinis seseorang
dari kepala- kaki .
 Keadaan fisik : Apatis, lesu
 BB : Obesitas, kurus (underweigt)
 Otot : Flaksia / lemah, tonus kurang
 Sistem saraf : Paresthesia, binggung, rasa terbakar
 Fungsi Gastrointestinal: Anoreksia, konstipasi, diare,
flatulensi, Pembesaran liver
 Kardiovaskuler : denyut nadi lebih dari 100x /mnt,
irama abnormal, tensi rendah / tinggi
 Rambut: kering, kusam, pudar, kemerahan, tipis,
patah2
 Kulit: kering, pucat,petekhia, lemak kulit tdk ada.
 Bibir: kering, pecah2, stomatitis, bengkak, lesi
Gusi: perdarahan, peradangan
 Lidah; edema, hiperemesis,
 Gigi: karies,nyeri,kotor
 Mata; konjungtiva pucat, exsotalmus, tanda-tanda infeksi
 Kuku: mudah patah
Pengukuran antropometri:

•Berat badan ideal :(TB-100) ± 10%


• Lingkar lengan atas (LLA): < 23,5 (KEK)
Nilai normal wanita : 28,5 cm
pria : 28,3 cm
 Lipatan kulit pd otot trisep / lemak sub cutan :
Nilai normal wanita : 16,5-18 cm
Pria : 12,5- 16,5 cm
 Lingkar Kepala : Hidrosepalus / mikrosepalus
(usia 6 bln )
 Lingkar dada : hanya bisa dilakukan (usia 2-3 thn )
Pemeriksaan Biokimia:
 Kadar total limfosit : kurang protein, serum albumin,
kurang sintesa protein, zat besi, serum transferin :
protein, kreatinin, hemoglobin protein, hematokrit
protein, antigen kulit : gangguan sel, lipid serum kurang
kadar lemak, glukosa serum : glukosa, keseimbangan
nitrogen : kurang protein.

 Riwayat diet :
Mengkaji jumlah dan jenis makanan yang dikonsumsi
selama 24 jam.
C. Perencanaan Keperawatan
Tujuan :
• Meningkatkan nafsu makan apabila nutrisi kurang
• Membantu memenuhi kebutuhan nutrisi
• Mempertahankan nutrisi melalui oral atau parenteral
Rencana Tindakan
• Monitor perubahan faktor yang menyebabkan terjadinya
kekurangan kebutuhan nutrisi atau
kelebihannya dan status kebutuhan nutrisinya
• Kurangi faktor yang mempengaruhi perubahan nutrisi

• Ajarkan untuk merencanakan makanan


• Kaji tanda vital dan bising usus
• Monitor glukosa, elektrolit, albumin dan haemoglobin
• Berikan pendidikan tentang cara diet, kebutuhan kalori
Tindakan Keperawatan

1. Pemberian nutrisi melalui oral


2. Pemberian nutrisi melalui pipa penduga/lambung
3. Pemberian nutrisi melalui parenteral
EVALUASI
Diharapkan klien :
1. Mempunyai berat badan yang stabil
2. Mendemonstrasikan perencanaan untuk
mengurangi kelebihan BB
3. Peningkatan nafsu makan
4. Terpenuhinya kebutuhan nutrisi
5. Mempertahankan nutrisi melalui oral atau
parenteral