Está en la página 1de 25

MIDDLE RANGE THEORY

KELOMPOK 1

M. Akbar Nugraha 1806170574


Neny Utami 1806170681
Robby Prihadi Aulia Erlando 1806170832
Ruliyani Manumba 1806170851
Wita Oktaviana 1806171002
Irma Permata Sari 1806256263
Mardha Raya 1806256332
Dwi Yuniarti 1706128230
1. DEFINISI ISTILAH/ TERMINOLOGI

• Middle Range Theory adalah teori yang memiliki fokus


paling spesifik dan konkret pada tingkatan abstraksi
pengetahuannya. Teori middle range digunakan untuk
menjawab pertanyaan-pertanyaan pada praktik
keperawatan (Alligood, 2017;Fawcett & Desanto-
Madeya, 2012).
2. KARAKTERISTIK TEORI
Middle range theory memiliki fokus lebih spesifik dan konkret bila dilihat dari segi
keabstrakannya, dan teori ini memberikan jawaban pertanyaan praktis pada
keperawatan yang lebih spesifik, dan merupakan pengembangan dari teori model
konseptual. (Roy & roy adaptation association, 2014)

Middle range theory adalah kunci yang menjembatani kesenjangan pengetahuan dan
parktek. Teori ini menjelaskan mengapa dan sejauh mana satu konsep terkait dengan
konsep lain , dengan menjelaskan fenomena spesifik dan telah diuji dalam penelitian
dan digunakan untuk memandu praktek keperawatan (fawcett, 2005)

Middle range theory memiliki dasar untuk pengembangan practice teori, lebih sesuai
untuk uji empiris, dan mewakili sebagian pandangan praktik keperawatan yang
sebenarnya (Peterson & Bredow, 2009)
3. Indikator Empiris Middle Range Theory

• Indikator Empiris pada middle range theory adalah


sebuah hubungan yang konkret serta spesifik yang
berupa poin pencapaian yang berasal dari penemuan,
percobaan, serta pengamatan seperti: Instrumen
penelitian yang aktual, Kondisi penelitian, proses
penelitian yang digunakan untuk mengamati,
mengukur, dan menilai middle range theory (Fawcett
& Desanto-Madeya, 2012).
Contoh Indikator Empiris Middle Range Theory
4. FUNGSI DAN UTILISASI
FUNGSI
• Mengisi kesenjangan (gap) antara Grand Nursing Theory dan Nursing Practice
• Jumlah variabel yang terbatas dan lingkup variabel yang diuji namun tetap
memadai secara umum untuk tetap menarik secara ilmiah
• Bermanfaat untuk riset dan praktik

UTILISASI:
• TEORI PENGEMBANGAN (RISET)
• EDUKASI
• PRAKTIK
UTILISASI
Teori
Pengembangan
Developing and Testing a Middle-Range Theory of the Well-Being
Supportive Physical Environment of Home-Dwelling Elderly

Lingkungan Fisik

Lingkungan yang
memungkinkan aktivitas
yang aman: keamanan Lingkungan fisik yang
Lingkungan Northern: tangga, relly pendukung, menyenangkan:
iklim dan ketersediaan desain lantai yang tidak lingkungan alami;
layanan kesehatan licin, terutama kamar taman, kebun untuk
mandi. Di lingkungan berinteraksi,
rumah; keamanan lalu
lintas
• Mengumpulkan informasi
melalui wawancara pada
39 lansia yang tinggal di
rumah
• Menganalisis data
menggunakan

Induktif pendekatan induktif


melalui sintesis konsep,
menarik kesimpulan
• Mengembangkan model
hipotetis pada lingkungan
fisik, sosial, dan simbolis
yang mendukung
kesejahteraan lansia
• Hipotesis teori nya ditetapkan
dan diuji (Teori lingkungan fisik
sebelumnya sudah diverifikasi
dalam 3 data yang berbeda
selama 2005-2012)
• Teori diujikan pada 2 kelompok
usia yang berbeda, klompok

Deduktif
pertama lansia usia di atas 75
tahun yang tinggal di rumah
dan kelompok kedua usia 65-
74 tahun yang tinggal di
rumah. Perbandingan ini guna
melihat dua sudut pandang
untuk menentukan kedalaman
teori.
Utilisasi Pendidikan
Praktik
Hasil Berdasarkan semua data, konsep utama
lingkungan fisik pendukung yang kondusif
(lingkungan Northern, lingkungan yang
memungkinkan aktivitas yang aman, dan
lingkungan fisik yang menyenangkan)
diverifikasi secara ilmiah. Tidak ada perbedaan
mencolok antara tempat tinggal atau kelompok
umur. Hasilnya menunjukkan bahwa teori dapat
digeneralisasi di seluruh rumah yang terdapat
lansia dan lansia yang tinggal di bagian selatan
Finlandia.
a. Margorie A.Schaffer: Social Support

Aktifitas social Mendukung fungsi


yang memberikan Contoh penerapan teori ini adalah pada
peningkatan harga
pasien dengan Isolasi Sosial. Pendekatan
diri dan / atau
bantuan kognitif yang digunakan adalah Social Suprort.
atau instrumental Dimana pada penelitian ini diberikan Social
Skill Training, analisa dilakukan pada 14
klien yang terdiri dari 8 klien dirawat di
Penilaian sosial Proses Koping
rumah sakit, dan 6 dirawat di rumah. Halsil
analisa menunjukkan bahwa dukungan
social efektif untuk menurunkan tanda dan
gejala pada pasien yang mengalami isolasi
social baik di rumah sakit maupun pasien
Outcome dari yang di rawat di rumah. (Imelisa, Hamid, &
Kesehatan dan D, 2013).
Kesehatan Jiwa
a. Margorie A.Schaffer: Social Support
B. PENDER: HEALTH PROMOTION MODELS

Model Promosi kesehatan adalah salah


satu cara untuk menggambarkan interaksi Penerapan Teori HPM pada penderita post
manusia dengan lingkungan sekitarnya miyocardic infark di Turki sangat efektif
agar tetap sehat. Latar belakang Pender untuk digunakan dalam megurangi angka
dalam keperawatan adalah membahas kejadian semakin meningkatnya komplikasi.
tentang keperawatan, perkembangan Penerapan promosi kesehatan dilakukan di
manusia, psikologi eksperimental, dan klinik kardiologi dan dilakukan oleh
pendidikan dalam menggunakan sudut perawat kardiologi. (Sevinc, 2018)
pandang keperawatan yang holistic,
psikologi social, dan terori pengembangan
untuk HMP (Haealth Promotion Models).
Keyakinan diri (Self-efficacy) merupakan
satu gagasan pusat dari HMP.
B. PENDER: HEALTH PROMOTION MODELS
c. Imogene M. King: Sistem Konseptual dan Teori Middle
Range

Konsep ini menggambarkan hubungan


interpersonal yang memungkinkan
individu dan kelompok untuk tumbuh dan
berkembang, untuk mencapai tujuan
hidup tertentu. Dalam mencapai
hubungan interaksi, King mengemukakan
konsep kerjanya meliputi adanya sistem
personal, sistem interpersonal dan sistem
sosial yang saling berhubungan satu
sama lain.
c. Imogene M. King: Sistem Konseptual dan Teori Middle
Range
c. Imogene M. King: Sistem Konseptual dan Teori Middle
Range

Contoh Penerapan:

Penelitian “Interactive Theory of Penelitian ini menggunakan King's Conceptual


Breastfeeding: creation and application of System untuk mengembangkan Teori Interaktif
a middle-range theory” oleh (Primo, Menyusui. Sistem Konseptual King dipilih, yang
Gomes, & Ii, 2016) terbuka dan saling terkait, dan terdiri dari tiga sistem
interaktif: pribadi; interpersonal; dan sosial. Konsep
sistem personal mencakup tujuh aspek: persepsi; diri;
pada teori ini interaksi difokuskan pada citra tubuh; pertumbuhan; pengembangan; waktu;
ibu dan anak, akan tetapi tidak dan ruang. Sistem interpersonal terdiri dari manusia
mengesampingkan sistem sosial. yang berinteraksi dalam sistem ini dan itu mencakup
Keberhasilan menyusui dipengaruhi oleh konsep-konsep interaksi, komunikasi, transaksi,
sistem personal, sistem interpersonal, peran, dan stres. Suatu sistem sosial dibentuk oleh
dan sistem sosial. Semua tidak terlepas kombinasi sistem interpersonal dengan konsep-
dari intervensi perawat dalam konsep relevan berikut: organisasi; wewenang;
melakukan tindakan yang harus kekuasaan; status; dan pengambilan keputusan.
memandang dari semua aspek agar
tecapainya tujuan suatu tindakan.
Daftar Pustaka:

• Alligood, M. R. (2017). Nursing Theorists. (A. Y. S. Hamid & K. Ibrahim, Eds.) (8th Ed.). Singapore: Elsevier
• Elo, S., Kääriäinen, M., Isola, A., & Kyngäs, H. (2013). Developing and testing a middle-range theory of the well-being
supportive physical environment of home-dwelling elderly. The Scientific World Journal, 2013.
https://doi.org/10.1155/2013/945635
• Fawcett, J., & Desanto-Madeya, S. (2012). Contemporary nursing knowledge: Analysis and evaluation of
nursing models and theories: FA Davis.
• Fearon and Stover. 2015. A Middle Range Theory for Diabetes Self-Management Mastery.
• Imelisa, R., Hamid, A. Y. S., & D, N. H. C. (2013). Pendekatan Social Support Theory. Jurnal Keperawatan
Jiwa, -(-), -.
• Peterson, S. J., & Bredow, T. S. (2009). Middle range theories: application to nursing research: Lippincott
Williams & Wilkins.
• Primo, C. C., Gomes, M. A., & Ii, B. (2016). Interactive Theory Of Breastfeeding: Creation And Application Of
A Middle-range Theory. Rev Bras Enferm, 70(6), 1191–1198. Https://Doi.Org/10.1590/0034-7167-2016-0523
• Sevinc, S. (2018). Application Of Pender ’ S Health Promotıon Model To Post-myocard Infarction Patients In
Turkey. International Journal Of Caring Sciences, 11(1).
• Mengisi kesenjangan (gap) antara Grand Nursing Theory dan Nursing
Practice
• Jumlah variabel yang terbatas dan lingkup variabel yang diuji namun
tetap memadai secara umum untuk tetap menarik secara ilmiah
• Bermanfaat untuk riset dan praktik