Está en la página 1de 22

AUDIT

PRODUKSI
DAN OPERASI
MIRNA NUR AREN RIYAN ARNALISTAN
CAHYANI RISWANINGTIA EKA CAHYANI
(150810301015) (150810301051 ) (150810301058)
RODA DEMING
AUDIT PRODUKSI DAN OPERASI

 Audit operasi dan produksi melakukan suatu


penilaian secara komprehensif terhadap
keseluruhan fungsi produksi dan operasi untuk
menentukan apakah fungsi ini telah berjalan
dengan memuaskan (ekonomis, efektif, dan
efisien).
Alasan Perlu Dilakukannya Audit

1. Proses produksi dan operasi harus berjalan sesuai dengan


prosedur yang telah ditetapkan.
2. Kekurangan/kelemahan yang terjadi harus ditemukan
sehingga segera dapat diperbaiki.
3. Konsistensi berjalanya proses harus diungkapkan.
4. Pendekatan proaktif harus menjadi dasar dalam
peningkatan proses.
5. Berjalanya tindakan korektif harus mendapat dorongan
dan dukungan dari berbagai pihak yang terkait.
Prinsip-prinsip Umum
Tujuan utama audit adalah untuk menentukan apakah
proses produksi dan operasi yang berjalan saat ini
sudah seseuai dengan kriteria
(peraturan,kebijakan,tujuan,rencana,standar) yang
telah di tetapkan.

Auditor harus secara objektif dan sistematis


mengumpulkan dan menganalisis data yang cukup
dan relevan sebagai dasar penilaian terhadap
ketaatan perusahaan dalam menerapkan kriteria yang
telah di tetapkan

Auditor harus mengklasifikasikan ketidaksesuaian


yang terjadi antara aktivitas produksi dan operasi
kebutuhan krtiteria (standar) yang telah di tetapkan
dan membuat rekomendasi untuk peningkatan.
Tujuan Audit
1. Apakah produk yang dihasilkan 5. Apakah penempatan fasilitas
telah mencerminkan kebutuhan produksi dan operasi telah
pelanggan (pasar). mendukung berjalannya proses
2. Apakah strategi serta rencana secara ekonomis,efektif,dan
produksi dan operasi sudah efisien.
secara cermat menghubungkan 6. Apakah pemeliharaan dan
antara kebutuhan untuk perbaikan fasilitas produksi dan
memuaskan pelanggan dengan operasi telah berjalan sesuai
ketersediaan sumber daya serta dengan jadwal yang telah
fasilitas yang dimiliki ditetapkan dalam mendukung
perusahaan. dihasilkannya produk yang
3. Apakah cara produksi dan sesuai dengan
operasi yang telah kuantitas,kualitas,dan waktu
mempertimbangkan kelemahan- yang telah d tetapkan.
kelemahan internal, ancaman 7. Apakah setiap bagian yang
linkungan eksternal serta terlibat dalam proses produksi
peluang yang dimiliki dan operasi telah melaksanakan
perusahaan. aktivitasnya dengan ketentuan
4. Apakah proses transformasi serta aturan yang telah di
telah berjalan secara efektif & tetapkan perusahaan.
efisien.
Manfaat Audit
1. Dapat memberikan gambaran kepada pihak yang
berkepentingan tentang ketaatan tentang ketaatan dan
kemampuan fungsi produksi & operasi menerapkan kebijakan
serta strategi yang telah ditetapkan.
2. Dapat memberikan informasi tentang usaha-usaha perbaikan
proses produksi & operasi yang telah dilakukan perusahaan
serta hambatan-hambatan yang dihadapi.
3. Dapat menentukan area permasalahan yang masih dihadapi
dalam mencapai tujuan produksi & operasi serta tujuan
perusahaan secara keseluruhan.
4. Dapat menilai kekuatan & kelemahan strategi produksi dan
operasi serta kebutuhan perbaikannya dalam meningkatkan
kontribusi fungsi ini terhadap pencapaian tujuan perusahaan.
Tahap – tahap Audit

Audit pendahuluan

Review dan pengujian terhadap pengendalian manajemen

Audit lanjutan (terperinci)

Pelaporan

Tindak lanjut
Rencana
Produksi dan
Operasi

Produktivitas
Pengendalian
dan
Produksi dan
Peningkatan
Operasi
Nilai Tambah

Ruang Lingkup Audit


1. Rencana Produksi dan Operasi
Menghubungkan kebutuhan pasar atas
produk yang dipersyaratkan, aktivitas
pengembangan dan rekayasa, kapasitas
produksi, rencana persediaan,
keunagan, ketersediaan SDM, bahan
baku, dan tingkat hasil investasi yang
dipersyaratkan auditor

Peluang-
Peluang

Kondisi Internal
Rencana Induk
Perusahaan
Jadwal Induk
Produksi

Penilaian
atas
Penggunaan
Rencana Tingkat
Persediaan
Kapasitas Induk
Produksi

Perencanaan
Keseimbang
an Lintas
Produksi
• Mendeskripsikan berapa jumlah produksi yang harus dilakukan
untuk setiap kelompok barang, kapan produk tersebut harus
Jadwal Induk sudah siap untuk diserahkan kepada konsumen, sumber daya
Produksi apa saja yang harus tersedia untuk menghasilkan produk sesuai
dengan rencana operasi perusahaan dalam memenuhi spesifikasi
pelanggan.

Penilaian atas
Penggunaan • Perusahaan harus memiliki kebijakan dna strategi yang tepat
Kapasitas berkaitan dengan besaran kapasitas yang harus dimiliki.
Produksi

Tingkat • Untuk apa dan berapa besaran persediaan dibentuk, harus


secara tegas terdeskripsikan dalam kebijakan persediaan
Persediaan perusahaan.

Perencanaan • Bertujuan untuk memperoleh suatu arus produksi yang lancar


guna memperoleh optimalisasi penggunaan fasilitas, tenaga
Keseimbangan kerja, dan peralatan yang tinggi melalui penyeimbangan waktu
Lintas Produksi kerja antar stasiun kerja
2. Produktivitas dan Peningkatan
Nilai Tambah

Nilai tambah meliputi seluruh usaha dalam


meningkatkan manfaat yang diperoleh baik
oleh perusahaan maupun pelanggan

Faktor terpenting dalam usaha


peningkatan nilai tambah adalah
adanya komitmen untuk beroperasi
secara efisien pada semua tingkatan
dalam perusahaan
Kebijakan dan Praktik Lean Production
Penghapusan Persediaan

Tingkat Cacat Nol (Zero Defect)

Meminimalkan Kebutuhan tempat

Kemitraan dengan Pemasok

Tanggung Jawab Pemasok

Meminimalkan Aktivitas yang Tidak Menambah Nilai

Pengembangan Angkatan Kerja

Menciptakan Tantangan dalam Bekerja


Sumber Pemborosan
(Lean Production)
• Produksi yang lebih besar dari kebutuhan

• Waktu tunggu dan/atau waktu menganggur

• Penanganan material yang terlalu sering

• Persediaan

• Pergerakan peralatan dan operatornya yang tidak menambah


nilai bagi produk

• Proses produksi yang tidak penting

• Pengolahan kembali produk cacat


3. Pengendalian Produksi dan Operasi

Pengendalian produksi dan operasi menyangkut pengamatan


atas hubungan antara proses yang berjalan dengan standar
(kriteria operasi yang telah ditetapkan.

Tujuan utama dari pengendalian produksi meliputi tiga hal


penting dalam keunggulan bersaing perusahaan yaitu:
 Memaksimumkan tingkat pelayanan pelanggan
 Meminimumkan investasi pada persediaan
 Efisiensi operasi
Memaksimalkan Tingkat Pelayanan

Beberapa elemen yang harus mendapat perhatian khusus


yaitu :
- Kualitas produk
- Ketersediaan produk (jika diinginkan)
- Harga yang kompetitif
- Penyediaan untuk stok pengaman dan penyerahan yang
tepat waktu.
Aktivitas perencanaan dan
penerimaan barang harus
terintegrasi dengan jadwal
produksi demikian juga
jadwal produksi juga harus
terintegrasi dengan
rencana penyerahan
kepada pelanggan.
Efisiensi produksi dan operasi

Pengendalian prodpengendalian produksi dan


operasi meliputi :
1. Pengendalian bahan baku
2. Pengendalian peralatan dan fasilitas produksi
3. Pengendalian transformasi
4. Pengendalian kualitas
5. Pengendalian barang jadi
Pengendalian Bahan Baku
bertujuan untuk memastikan bahwa bahan baku yang diolah
dalam proses produksi telah sesuai dengan kebutuhan standar
kualitas produk yang dihasilkan perusahaan.

Pengendalian Peralatan dan Fasilitas Produksi


bertujuan untuk memastikan bahwa semua peralatan dan fasilitas
produksi ada dalam keadaan siap untuk melaksanakan proses
produksi sesuai dengan ketentuan penggunaannya.

Pengendalian Transformasi
fungsi transformasi mengolah input menjadi output sesuai dengan
standar yang telah ditetapkan.
Pengendalian Kualitas
sistem biaya kualitas dapat memberikan informasi kepada
perusahaan tentang berbagai aktivitas yang terlibat dalam
menghasilkan produk sesuai dengan standar kualitas yang
telah ditetapkan. Aktivitas tersebut dikelompokkan menjadi 4:
- aktivitas pencegahan (prevention activity)
- aktivitas penilaian (appraisal activity)
- aktivitas kegagalan internal (internal failure)
- aktivitas kegagalan eksternal (external failure)

Pengendalian Barang Jadi


bertujuan untuk memastikan bahwa penanganan barang
setelah produksi berjalan sesuai prosedur sehingga tidak
terjadi kerusakan barang dalam proses penyimpanan atau
pendistribusiannya.
THANK YOU 

Any Question?