Está en la página 1de 10

POLITIK/DEMOKRASI

KELOMPOK 2A
ALBERT HUTAPEA (12S14030)
JEAN SORMIN(12S14037)
FRANS SITUMEANG (12S14031)
GLORIA HUTARUK (12S14041)
FYONA PANJAITAN (12S14044)
TIO RUGUN (12S14033)
MEVA SIDAURUK (31S14019)
NEGO PAKPAHAN (31S14006)
IRIN PANGARIBUAN (31S14008)
GOMGOM SILALAHI (14S16048)
FRESKY ANDREAS(14S14006)
STUDI KASUS

PILKADA
DALAM PELAKSANAANNYA SELALU SAJA ADA MASALAH YANG TIMBUL.
SERINGKALI DITEMUKAN PEMAKAIAN IJASAH PALSU OLEH BAKAL CALON. HAL
INI SANGAT MEMPRIHATINKAN SEKALI . SEANDAINYA CALON TERSEBUT DAPAT
LOLOS BAGAI MANA NANTINYA DAERAH TERSEBUT KARENA TELAH DIPIMPIN
OLEH ORANG YANG BERMENTAL KORUP.
DALAM PELAKSANAAN PILKADA INI PASTI ADA YANG MENANG DAN ADA YANG
KALAH. SERINGKALI BAGI PIHAK YANG KALAH TIDAK DAPAT MENERIMA
KEKALAHANNYA DENGAN LAPANG DADA. SEHINGGA DIA AKAN
MENGERAHKAN MASSANYA UNTUK MENDATANGI KPUD SETEMPAT. KASUS
KASUS YANG MASIH HANGAT YAITU PEMBAKARAN KANTOR KPUD SALAH SATU
PROVINSI DI PULAU SUMATRA. HAL INI MEMBUKTIKAN SANGAT RENDAHNYA
KESADARAN POLITIK MASYARAKAT. SEHINGGA DARI KPUD SEBELUM
MELAKSANAKAN PEMILIHAN UMUM, SERING KALI MELAKUKAN IKRAR SIAP
MENANG DAN SIAP KALAH. NAMUN TETAP SAJA TIMBUL MASALAH MASALAH
TERSEBUT.
SELAIN MASALAH DARI PARA BAKAL CALON, TERDAPAT JUGA
PERMASALAHAN YANG TIMBUL DARI KPUD SETEMPAT. MISALNYA
SAJA DI JAKARTA, PARA ANGGOTA KPUD TERBUKTI MELAKUKAN
KORUPSI DANA PEMILU TERSEBUT. DANA YANG SEHARUSNYA
UNTUK PELAKASANAAN PEMILU TERNYATA DIKORUPSI. TINDAKAN
INI SANGAT MEMPRIHATINKAN. DARI SINI DAPAT KITA LIHAT YAITU
RENDAHNYA MENTAL PARA PENJABAT. DENGAN MUDAH MEREKA
MEMANFAATKAN JABATANNYA UNTUK KESENANGAN DIRINYA
SENDIRI. DAN MUNGKIN JUGA KETIKA PROSES PENYELEKSIAN
BAKAL CALON JUGA KEJADIAN SEPERTI INI. MISALNYA AGAR BISA
LOLOS SELEKSI MAKA HARUS MEMBAYAR PULUHAN JUTA.
MASALAH ETIS

1. POLITIK UANG
2. INTIMIDASI
3. PENDAHULUAN START KAMPANYE
4. KAMPANYE NEGATIF
PANDANGAN KRISTEN
MENURUT DASAH TITAH
TERDAPAT PADA TITAH KE-2 YAITU JANGAN MENYEBUT NAMA TUHAN,
ALLAHMU DENGAN SEMBARANGAN. DIMANA SERINGKALI PADA SAAT
BERKAMPANYE, PARA CALON KEPALA DAERAH SERING MENGUTARAKAN JANJI ATAU
SUMPAH KEPADA MASYARAKAT.
PADA TITAH KE-5 YAITU JANGAN MEMBUNUH. SERINGKALI PADA SAAT
PELAKSANAAN PILKADA BANYAK CALON KEPALA DAERAH YANG MENGELUARKAN
PERKATAAN YANG MENYAKITI PERASAAN CALON LAIN. HAL INI DAPAT MEMICU
PERSETERUAN ANTAR SESAMA CALON MAUPUN PENDUKUNGNYA.
PADA TITAH KE-8 YAITU JANGAN MENGUCAPKAN SAKSI DUSTA TENTANG
SESAMAMU.
PADA TITAH KE-9 DAN 10 YAITU JANGAN MENGINGINI RUMAH
SESAMAMU. JANGAN MENGINGINI ISTRINYA, ATAU HAMBANYA LAKI-LAKI,
ATAU HAMBANYA PEREMPUAN, ATAU LEMBUNYA ATAU KELEDAINYA, ATAU
APA PUN YANG DIPUNYAI SESAMAMU.
PANDANGAN KRISTEN

MENURUT PENGAKUAN IMAN


KITA MESTI BERTERIMA KASIH DAN MELAYANI ALLAH
KRISTUS TELAH MENJADI TUHANKU
ROH KUDUS MEMBAWA KITA KEPADA KRISTUS
PANDANGAN KRISTEN

DOA BAPA KAMI


BERPEGANG KEPADA ALLAH DAN PEMBERIAN-PEMBERIAN-NYA
YAKNI PADA PERMOHONAN KETIGA YANG MENGATAKAN JADILAH
KEHENDAK-MU DI BUMI SEPERTI DI SORGA .
KEPUTUSAN ETIS

KITA SEBAGAI WARGA NERGARA YANG BAIK DAN BENAR, HARUS MENGERTI
HAK DAN KEWAJIBANNYA SEBAGAI WARGA NEGARA.UNTUK ITU, SESUAI
DENGAN AJARAN KRISTEN, KITA HARUS BERTINDAK JUJUR DAN ADIL SAAT
MEMILIH PEMIMPIN YANG BENAR. SEBAGAI SEORANG CALON PEMIMPIN
NEGARA ATAU PEMIMPIN NEGARA, KITA JUGA HARUS MEMATUHI APAPUN
HUKUM YANG BERLAKU DI NEGARA DI TEMPAT KITA TINGGAL, DAN TIDAK
MELENCENG DARI AJARAN KRISTEN.
TERIMA KASIH