Está en la página 1de 32

ANALISIS INSTRUKSIONAL DAN

PENGORGANISASIAN MATERI

(Disajikan Oleh: Prof. Dr. Julaga


Situmorang, M. Pd)
ANALISIS INSTRUKSIONAL

MEMECAH / MERINCI KOMPETENSI


UMUM ( STANDAR KOMPETENSI )
MENJADI KOMPETENSI KHUSUS
(STANDAR KOMPETENSI)
DAN
MENYUSUNNYA SECARA
SISTEMATIS DALAM URUTAN YANG
LOGSIS
STRUKTUR PERILAKU

1. STRUKTUR HIERARKHI
=
KEDUDUKAN PERILAKU TERTENTU
MERUPAKAN PRASYARAT BAGI
PERILAKU LAIN DALAM
PEMPELAJARINYA

PERILAKU
A

PERILAKU
B
2. STRUKTUR PROSEDURAL
=
KEDUDUKAN PERILAKU TERTENTU
MERUPAKAN PRASYARAT BUAT PERILAKU
LAIN DALAM MELAKUKANNYA TAPI
BUKAN DALAM PEMPELAJARINYA

PERILAKU PERILAKU
A B
3. STRUKTUR PENGELOMPOKAN
=
KEDUDUKAN PERILAKU TERTENTU TIDAK
MERUPAKAN PRASYARAT BUAT PERILAKU
LAIN BAIK DALAM MELAKUKANNYA
MAUPUN DALAM PEMPELAJARINYA

PERILAKU
A

PERILAKU PERILAKU
B C
4. STRUKTUR KOMBINASI
=
KEDUDUKAN PERILAKU TERTENTU
MERUPAKAN KOMBINASI DARI STRUKTUR
PERILAKU LAINNYA, BAIK KOMBINASI
DARI DUA STRUKTUR PERILAKU MAUPUN
DARI KETIGANYA.
CONTOH STRUKTUR PERILAKU KOMBINASI
Keterangan:
1 dan 2
10 9 pengelompok
an dan
prasyarat
untuk 3.
6 7 8 3 prasyarat
untuk 4.

4 4 dan 5
5
prosedural,
Garis Entry Behavior dst. Perilaku
3 9 adalah
terminal
objektive
( perilaku
1 2 akhir yang
akan dicapai.
Perilaku 10
adalah afektif
KARAKTERISTIK PESERTA BELAJAR
(Dick & Carey, 2009)

Entry Behavior
Prior Knowledge
Attitude Toward Content
Attitude Toward Delivery System
Motivation for Instruction (ARCS)
Educational and Ability Level
General Learning Preferences
General Group Characteristics
MENULIS TUJUAN KHUSUS

SEMUA PERILAKU KHUSUS DI ATAS


GARIS ENTRY BEHAVIOR DITULISKAN
MENJADI TUJUAN KHUSUS
PEMBELAJARAN SESUAI DENGAN
URUTAN PENOMORANNYA ( SEBAGAI
URUTAN PEMBELAJARANNYA)
Menyusun tes acuan
patokan

1. TES 2. TES 3. TES 4. TES


ENTRI PENGETAHUAN PRAKTIS FORMATIF
BEHAVIOR AWAL (PRACTICE (POST
( TES (PRIOR TES) TEST
KEMAM KNOWLEDGE Tes yang DAN
PUAN TEST) diberikan SUMATI
AWAL) DISEBUT JUGA dicelah- VE
PRETES celah TEST)
proses
pembelaja
ran
MENGEMBANGKAN STRATEGI PEMBELAJARAN

DEFINISI STRATEGI PEMBELAJARAN

TAHAPAN / LANGKAH KEGIATAN


PEMBELAJARAN UNTUK
MEMPRESENTASIKAN KONTEN/MATERI
PEMBELAJARAN SECARA RUNTUT,
DENGAN MENGGUNAKAN METODE,
MEDIA DAN ALAT PEMBELAJARAN YANG
SESUAI DALAM RENTANG WAKTU
TERTENTU SAMPAI PESERTA DIDIK
MENCAPAI KOMPETENSI YANG
DIHARAPKAN
TEORI PEMBELAJARAN TERURAI (Reigeluth & Stein, 1996)

KONDISI PEMBELAJARAN:
Karakteristik Peserta Belajar
Karakteristik Tujuan/Bidang Studi
Hambatan/Kendala

METODE PEMBELAJARAN:
Strategi Pengorganisasian
Strategi Penyampaian
Strategi Pengelolaan

HASIL PEMBELAJARAN:
Efektivitas
Efisiensi
Daya Tarik
Tahapan Kegiatan Pembelajaran
(Dick, Carey & Carey, 2009)

Preinstructional Activity
Content Presentation
Learner Participation
Assessment
Follow-Through Activity
Komponen Strategi Pembelajaran
(Gagne & Briggs, 1989)
Memberikan motivasi (menarik perhatian)
Menginformasikan tujuan pembelajaran
Mengingatkan kompetensi prasyarat
Memberikan stimulus (masalah, topik, konsep,
dsb)
Memberi petunjuk belajar (cara belajar)
Menimbulkan penampilan (kinerja mahasiswa)
Menilai penampilan
Memberikan umpan balik
Menyimpulkan Remidial
MODEL STRATEGI PEMBELAJARAN
(Dick, Carey & Carey, 2009)

URUTAN PEMBELA- AKTIVITAS PEMBELA-JARAN METODE MEDIA & ALAT WAKTU


JARAN

KEGIATAN AWAL Deskripsi singkat isi


(Preinstructional) Relevansi
Mengingatkan
kemampuan awal (bila ada)
Menginformasikan
Tujuan

KEGIATAN INTI Penyajian Materi (Uraian)


(Content Presentation Contoh/ Non Contoh
and Latihan
Learner Participation) Umpan Balik Proses
Rangkuman
Glosarium

KEGIATAN AKHIR Tes Formatif


(Follow-through) Umpan Balik Hasil
Tindak Lanjut
READING IS ACTIVE LEARNING

KETERAMPILAN DASAR MEMFASILITASI BELAJAR


MAHASISWA /SISWA:

1. MENUGASKAN MAHASISWA MEMBACA SUB POKOK


BAHASAN DARI BUKUTEKS TERTENTU.
2. MENUGASKAN MAHASISWA MENULISKAN IDE POKOK
BACAAN
3. MENUGASKAN MAHASISWA MEMBACAKAN IDE POKOK
TERSEBUT.
4. MEMBERIKAN QUIS

UNTUK INILAH PERLUNYA PENGAJAR/DOSEN MEMBERIKAN


BIMBINGAN BUAT MAHASISWA BAGAIMANA CARA
MEMBACA PEMAHAMAN, MENGAMBIL IDE POKOK DAN
MENGGUNAKANNYA

MELALUI MEMBACA LEBIH EFEKTIF DARIPADA


MENDENGARKAN ( HASIL PENELITIAN)
PROSES PEMBELAJARAN EFEKTIF

BACA/AMATI
KERJAKAN
DISKUSIKAN
PRESENTASIKAN

DISKUSI DAN TUTORIAL SEBAYA ADALAH ACTIVE LEARNING


KIAT MELAKUKAN DISKUSI

Mulailah mendiskusikan hal-


hal yang merupakan
pengalaman umum.
Mulailah mendiskusikan hal-
hal yang bersifat kontroversi
Mulailah dengan pertanyaan:
faktual, aplikasi dan
interpretasi, kasus
Elaborasi masalah menjadi
submasalah
Mengapa mahasiswa tidak
berpartisipasi dalam diskusi ?

1. Karena habit
2. Gagal melihat manfaat suatu
diskusi
3. Takut akan kritik
4. Terdorong untuk setuju saja
5. Merasa itu hanyalah jawaban
untuk dosen saja, baginya itu
bukan belajar.

Oleh karena itu, dosen harus mengantisipasi hal


tersebut
NO METODE KOMPETENSI DALAM TIK (KOMPETENSI DASAR)

1 CERAMAH MENJELASKAN KONSEP, PRINSIP, ATAU


PROSEDUR

2 DEMONSTRASI MELAKUKAN SUATU KETERAMPILAN


BERDASARKAN STANDAR PROSEDUR TERTENTU

3 PENAMPILAN MELAKUKAN SUATU KETERAMPILAN

4 DISKUSI MENGANALISIS, MEMECAHKAN MASALAH

5 STUDI MANDIRI MENJELASKAN/MENERAPKAN/MENGANALISIS/ME


NGEVALUASI/MELAKUKAN SESUATU, BAIK YANG
BERSIFAT KOGNITIF, MAPUN PSIKOMOTOR

6 PEMBELAJARAN MENJELASKAN KONSEP, PRINSIP, ATAU


TERPROGRAM PROSEDUR

7 LATIHAN DENGAN MELAKUKAN SUATU KETERAMPILAN


TEMAN
NO METODE KOMPETENSI DALAM TIK (KOMPETENSI DASAR)

8 SIMULASI MENJELASKAN, MENERAPKAN, DAN


MENGANALISIS SUATU KONSEP DAN PRINSIP
KONSEP, PRINSIP, ATAU PROSEDUR

9 SUMBANG SARAN MENJELASKAN, MENERAPKAN, MENGANALISIS


SUATU KONSEP, PRINSIP, DAN PROSEDUR
TERTENTU

10 STUDI KASUS MENGANALISIS, MEMECAHKAN MASALAH

11 COMPUTER MENJELASKAN/MENERAPKAN/MENGANALISIS/ME
ASSISSTED NGEVALUASI SESUATU
LEARNING

12 INSIDEN MENGANALISIS, MEMECAHKAN MASALAH

13 PRAKTIKUM MELAKUKAN SUATU KETERAMPILAN

14 PROYEK MELAKUKAN SUATU, MENYUSUN LAPORAN


MODEL MODEL PEMBELAJARAN BERBASIS
AKTIVITAS SISWA

AUTHENTIC INQURY LEARNING


LEARNING CYCLE
LEARNING

SERVICES
WORK BASED PROBLEM BASED
PRACTICE
LEARNING LEARNING
LEARNING

PROJECT COOPERATIVE
LEARNING LEARNING
MEDIA PEMBELAJARAN

FUNGSINYA:

1. MEMPERBESAR BENDA YANG SANGAT KECIL

2. MENYAJIKAN BENDA ATAU PERISTIWA YG TERLETAK JAUH

3. MENYAJIKAN PERISTIWA YANG KOMPLEKS

4. MENAMPUNG SEJUMLAH BESAR PESERTA BELAJAR

5. MENYAJIKAN BENDA ATAU PERISTIWA YG BERBAHAYA


6. MENINGKATKAN DAYA TARIK
7. MENINGKATKAN INTERAKSI
DASAR PERTIMBANGAN PEMILIHAN MEDIA

1. BIAYA YANG LEBIH MURAH


2. KESESUAIAN DENGAN METODE
3. KESESUAIAN DENGAN KARAKTERISTIK SISWA
4. KESESUAIAN DENGAN KARAKTERISTIK MATERI
5. KETERSEDIAAN MEDIA /SUKU CADANG
6. PERTIMBANGAN PRAKTIS
MENGEMBANGKAN BAHAN
AJAR

BAHAN AJAR
INDIVIDUAL

INFORMATION OPERATION WORK


JOB SHEET
SHEET SHEET SHEET
Information sheet adalah lembar informasi yang
dikembangkan oleh dosen / instruktur untuk
digunakan oleh mahasiswa/siswa dalam
menampilkan suatu operasi/kinerja

INFORMATION
SHEET

MUST NICE TO
GUIDANCE
KNOW KNOW

Wajib Untuk Untuk


diketahui pengayaan menimbulkan
motivasi
Operation sheet adalah lembar kerja
yang memuat urutan atau prosedur
untuk menampilkan satu operasi tunggal
bagi mahasiswa

Proses Proses
mental Kerja
Job sheet adalah lembar kerja yang
memuat informasi esensial dan urutan
yang lengkap untuk menyelesaikan satu
job oleh mahasiswa/siswa

Mengintegrasikan beberapa operation sheet


dalam satu job

Komponennya:
Pernyataan tentang job
Bahan dan perlengkapan
Prosedur
Petunjuk untuk memeriksa hasil (check point)
Gambar, diagram, dan skets yang dikerjakan
Work sheet adalah lembar kerja
untuk menyelesaikan satu rencana
kerja yang disusun sendiri oleh
mahasiswa di bawah bimbingan
dosen / instruktur, sebagai phase
lanjutan belajarnya

Merupakan job sheet yang disiapkan


oleh mahasiswa/siswa sendiri dalam
menyelesaikan suatu rencana kerja
atau projek
MODEL SILABUS
MATA
AJARAN :
BIDANG STUDI :
SEMESTER
:
JUMLAH
SKS :
KOMPETENSI MATERI INDIKATOR SUB MATERI EVALUASI ALOKASI SUMBER KARAKTER
DASAR STANDAR KOMPETENSI
POKOK KOMPETENSI :
POKOK WAKTU
MODEL SKENARIO
MATA AJARAN TINDAKAN
:
BIDANG STUDI
/SEKOLAH:
SEMESTER
:
JUMLAH SKS
:
URUTAN AKTIVITAS PEMBELAJARAN METODE MEDIA & WAKTU
PEMBELAJARAN STANDAR ALAT
KOMPETENSI :
KEGIATAN AWAL Deskripsi singkat isi
KOMPETENSI DASAR
(Preinstructional) Relevansi
:
Mengingatkan kemampuan awal (bila ada)
PERTEMUAN KE
: Menginformasikan Tujuan

KEGIATAN INTI Penyajian Materi (Uraian)


Content Contoh/ Non Contoh
Presentation and Latihan
Learner Rangkuman
Participation Glosarium

KEGIATAN AKHIR Tes Formatif


Assessment and Umpan Balik Hasil
Follow-through Tindak Lanjut
SEKIAN
DAN
TERIMAKASIH