Jurnal Khasanah Ilmu - Volume 6 No 2 – 2015 – lppm3.bsi.ac.
id/jurnal
Peran Iklan, Promosi Penjualan Dan Acara Khusus
Pada Brand Awareness Restaurant Dixie Easy Dining Yogyakarta
Abdul Aziz1 Ubaidilah2
STIM YKPN, AMIK “BSI Yogyakarta”
abdulaziz@gmail.com, ubaidillah.ubl@bsi.ac.id
Abstract - Communication and marketing have a very close relationship when more and more
companies competing to attract the attention of consumers in the purchase and enjoy products. Dixie
Easy Dining Yogyakarta certainly create a major strategy in advertising, sales promotion techniques
and programs to achieve business success culinary see consumers in selecting products today are
more intelligent, thorough and meticulous. The problem here is to measure the influence of
advertising, promotions and special events are more significant and more dominant in an effort to
increase the success of the Dixie Easy Dining on Brand Awareness Restaurant. Methodology used in
this study using proportional sampling with multiple linear regression analysis was tested by
measuring the validity and reliability. Results of variable relationships advertisements (X1), sales
promotion (X2), and special events (X3) together with Brand Awareness by 37, 6%. Once explained
that approximately 62.4% Brand awareness is still influenced by other variables not examined and
partially that advertising has koefisisen regression variables for 0362, a positive value indicates the
effect of the direction of the brand awareness advertising, sales promotion variables to have a positive
regression coefficient for 0339, positive sign explains the strong sales promotions that can increase
the level of brand awareness. In cateris pribus for each increase of one unit of a sales promotion,
brand awareness increased by 0339 units, variable special events and experience a positive influence
with a coefficient of 0269, meaning that the more intense special events may increase Brand
Awareness. The magnitude of the increase in brand awareness that can be described for each
increase of one unit of special events and experiences amounted to 0269 units, when other variables
unchanged.
Keywords: Advertising, Sales Promotions, Special Events, Brand Awareness
Abstact - Komunikasi dan pemasaran memiliki hubungan yang sangat erat ketika semakin banyak
perusahaan bersaing untuk menarik perhatian konsumen dalam membeli dan menikmati produknya.
Dixie Easy Dining Yogyakarta tentunya menciptakan berbagai strategi utama dalam beriklan, teknik
promosi penjualan dan program khusus untuk mencapai keberhasilan bisnis kuliner melihat konsumen
dalam memilih produk dewasa ini lebih cerdas, teliti dan cermat. Permasalahan disini untuk mengukur
pengaruh iklan, promosi dan acara khusus yang lebih signifikan dan lebih dominan dalam usaha
meningkatkan keberhasilan Dixie Easy Dining pada Brand Awareness Restaurant. Metodelogi yang
digunakan dalam penelitian ini menggunakan metode proposional sampling dengan analisis Regresi
linear berganda diuji dengan mengukur validitas dan reliabilitas. Hasil dari hubungan variabel iklan
(X1), promosi penjualan (X2), dan acara khusus (X3) secara bersama dengan Brand Awareness
sebesar 37, 6%. Sekaligus menjelaskan bahwa sekitar 62,4% Brand Awareness masih dipengaruhi
oleh variabel lainnya yang tidak diteliti dan secara parsial bahwa variabel iklan memiliki koefisisen
regresi sebesar 0.362, nilai positif menunjukan pengaruh iklan searah dengan Brand Awareness,
Variabel Promosi Penjualan memiliki koefisien regresi positif sebesar 0.339, tanda positif menjelaskan
promosi penjualan yang kuat dapat meningkatkan tingkat Brand Awareness. Secara cateris pribus
untuk setiap peningkatan satu satuan promosi penjualan, Brand Awareness meningkat sebesar 0.339
satuan, variabel acara khusus dan pengalaman memberikan pengaruh positif dengan koefisien
sebesar 0.269, berarti acara khusus yang semakin inten dapat meningkatkan Brand Awarenes.
Besarnya peningkatan Brand Awareness yang dapat dijelaskan untuk setiap peningkatan satu satuan
acara khusus dan pengalaman adalah sebesar 0.269 satuan, bila variabel lain tidak berubah.
Kata Kunci : Iklan, Promosi Penjualan, Acara Khusus, Brand Awareness
A. PENDAHULUAN adanya media baru atau teknologi yang mampu
Pemasaran memegang peran besar bagi menjangkau konsumen secara massal.
sebuah profit company. Tanpa proses Komunikais dalam pemasaran memiliki
pemasaran, barang dan jasa akan menjadi sia- hubungan yang yang erat. Dalam setiap
sia dalam usaha peningkatan penjualan aktivitas pemasaran diperlukan adanya proses
perusahaan. Pada dua dekade terakhir terjadi komunikasi. Komunikasi pemasaran akan
fenomena yang cukup menarik dalam dunia menjadi semakin sulit ketika semakin banyak
pemasaran, khususnya yang berkaitan dengan perusahaan bersaing untuk menarik perhatian
program dan media komunikasi. Pada satu sisi konsumen yang terbagi.
pemasaran bersifat lebih personal berkat
ISSN : 2087 - 0086 40
Jurnal Khasanah Ilmu - Volume 6 No 2 – 2015 – lppm3.bsi.ac.id/jurnal
Suatu perusahaan menggunakan tiga unsur C. TINJAUAN PUSTAKA
komunikasi pemasaran yang paling diutamakan Komunikasi pemasaran
yaitu iklan, promosi penjualan, serta secara Pemasaran dan komunikasi memiliki
khusus dalam membangun brand yang secara hubungan yang erat, jika dikaitkan pemasaran
tidak langsung berimbas pada awareness sesungguhnya merupakan transformasi wujud
terhadap merk. Begitupun dalam bisnis food pencerminan komunikasi antar manusia melalui
and beverage (kuliner) khususnya Yogyakarta penggunaan media (Kennedy; 2006). Menurut
salah satunya adalah restoran Dixie Easy Gearge E. Belch dan Michael A. Belch, dalam
Dining Yogyakarta, Dixie Easy Dining buku Advertisng & Promotion : an IMC
menyadari akan ketatnya persaingan produk Perspektive, 2007 mengemukakan definisi
yang sejenis dan perkembangan bisnis kuliner konsep komunikasi pemasaran sebagai fingsi
yang berkembang pesat di Yogyakarta. Bagi organisasi dan seperangkat proses untuk
Dixie Esay Dining brand awareness sangat kreasi, komunikasi dan penyampaian nilai
penting, karena merupakan unsur yang kuat kepada para pelanggan dan mengelola
untuk mengenali atau menggingat kembali hubungan pelanggan yang memberikan
suatu merek yang merupakan bagian dari manfaat bagi organisasi dan para pemangku
produk tertentu dan sebagai langkah pertama kepentingan (stakeholders) yang memiliki
membangun brand equity untuk menimbulkan hubungan erat dengan organisasi.
asosiasi terhadap merek dahulu. Komunikasi merupakan elemen penting
Dixie menyadari keberhasilan dari bisnis dalam pemasaran karena komunikasi adalah
kuliner tidak hanya berasal dari cita rasa dan ruang untuk mengalirnya pesan pemasaran.
varian menunya saja, Keberhasilan juga Terdapat banyak model proses komunikasi.
ditunjang oleh konsep, tempat, harga, hingga Ada yang berbasis verbal, nonverbal hingga
peran unsur-unsur komunikasi pemasaran yang matematis. Secara umum komunikasi memiliki
dikemas dengan baik untuk menunjang tiga elemen dasar, yaitu sender (pengirim),
keberhasilan dari bisnis ini. Konsumen di message (pesen) dan receiver (penerima)
Yogyakarta sudah mulai cerdas untuk dapat
memilih dan membandingkan berbagai produk Sender Message Receiver
yang ditawarkan. Dixie Easy Dining Yogyakarta
dalam komunikasi pemasaran melalui iklan, Gambar : 1.
promosi penjualan dan acara khusus dalam Skema proses komunikasi
membangun brand awareness guna
menciptakan asosiasi agar Dixi Easy Dining Sender atau source (sumber) adalah orang
Yogyakarta menjadi merek alternatif pertama atau kelompok yang memiliki pemikiran yang
seseorang. sama untuk dibagi kepada individu atau
kelompok lain, message adalah ekspresi
B. METODE PENELITIAN simbolis dari pemikiran sender, receiver atau
Dalam penelitian ini variabel yang destination adalah individu atau kelompok yang
digunakan variabel dependen (Y) adalah brand menjadi “korban” pemikiran yang dibagi oleh
awareness yang dibangun oleh Dixie Easy sender.
Dining Yogyakarta, sedangkan untuk variabel
independennya adalah berbagai macam unsur Strategi Komunikasi Pemasaran
dalam komunikasi pemasaran yaitu variabel Menurut Kotler & Keller; 2008 dalam
iklan, variabel promosi penjualan dan variabel komunikasi pemasaran yang efektif terdapat
acara khusus. Metode pengumpulan data delapan tahapan yakni ;
diperoleh data akurat dan dapat diandalkan 1. Identifikasi audiens sasaran
penelitian ini pertama menggunakan quesioner Audiens sasaran sangat mempengaruhi
yang merupakan teknik atau cara pengumpulan keputusan komunikator mengenai apa yang
data dengan memakai daftar pertanyaan akan dikatakan, bagaimana
kepada responden. Ukuran yang diajukan mengatakannya, dimana dan kapan
dalam quesioner adalah skala Likert. (Supranto mengatakannya, dalam mengidentifikasi
2005). Kedua Wawancara dilakukan kepada sasaran, diperlukan sebuah analisis
beberapa nara sumber yang ada di Dixie Easay segmentasi pasar.
Dining Yogyakarta yaitu pihak manajemen Dixie 2. Menentukan tujuan komunikasi
Easy Dining Yogyakarta dan beberapa Menentukan sebuah tujuan komunikasi
konsumen yang dipilih secara acak. Ketiga merupakan sebuah langkah awal yang
dokumerntasi data yang yang berbentuk penting. Hal ini dimaksudkan agar seluruh
dokumen berasal dari dokumen administratif rangkaian strategi komunikasi pemasaran
yang meliputi laporan kegiatan, surat, agenda akan berjalan sesuai dengan apa yang telah
pengumuman dan lain sebagainya. direncanakan.
ISSN : 2087 - 0086 41
Jurnal Khasanah Ilmu - Volume 6 No 2 – 2015 – lppm3.bsi.ac.id/jurnal
3. Merancang komunikasi pengertian sederhana, merek tersebut
Merancang strategi komunikasi untuk menjadi pimpinan dalam benak konsumen
mencapai tanggapan yang diinginkan akan tersebut dibandingkan nama merek-merek
menuntut pemecahan tiga masalah yaitu lain.
apa yang harus disampaikan (strategi Peran komunikasi pemasaran terpadu dalam
pesan), bagaimana cara menyampaikan brand
(strategi kreatif), dan siapa yang harus Komunikasi pemasaran terpadu berkembang
menyampaikan (sumber pesan) pesat dalam praktek pemasaran karena
4. Memilih saluran komunikasi perannya yang besar dalam mengembangkan
Memilih dan menetapkan saluran dan mempertahankan brand awareness, brand
komunikasi yang efisien untuk identity dan brand equity. Identitas merek
menyampaikan pesan menjadi sulit ketika adalah kombinasi dari banyak faktor seperti
saluran komunikasi menjadi terpotong- nama, logo, simbol, desain, kemasan, dan juga
potong dan tidak berintegritas. performa produk/jasa hingga image dan
5. Menetapkan anggaran asosiasi yang muncul ketika konsumen
Menetapkan anggaran pemasaran memikirkan sebuah brand tertentu. Komunikasi
merupakan salah satu keputusan yang sulit, pemasaran terpadu yang menyinergikan
ada empat metode anggaran yakni metode seluruh elemen komunikasi lebih banyak
kesanggupan, metode presentase digunakan karena diyakini memiliki efek
penjualan, metode keseimbangan komunikasi yang lebih besar dan komprehensif.
persaingan dan metode tujuan dan tugas.
6. Memutuskan bauran media D. HASIL DAN PEMBAHASAN
Bauran komunikasi meliputi iklan, promosi Perkembangan Dixie Easy Dining
penjualan, hubungan masyarakat dan Yogyakarta
publisitas, acara khusus dan pengalaman, Dixie Easy Dinning berdiri sejak tahun 1998
tenaga penjualan, dan pemasaran langsung. dengan 25 tempat duduk, seiring dengan
7. Mengukur hasil. adanya investor dan agar lebih akrab ditelingga
Setelah melakukan perencanaan konsumen sejak tahun 1999 yang tadinya
komunikasi dan menjalankan komunikasi “Sambal Tomat” diganti menjadi nama Dixie
pemasaran terpadu, komunikator harus dengan lokasi kawasan Blok M kemudian buka
mengukur hasil ynag diperoleh mengenai cabang didaerah-daerah.
dampak terhadap aidiens atau sasaran. Pada tahun 2005 Dixie mengembangkan
sayapanya dengan membuka outlet ketujuhnya
Brand Awareness di Yogyakarta. Seiring dengan perkembangan
Brand Awareness adalah kesanggupan pasar di Yogyakarta
seseorang calon pembeli untuk mengenali atau Pengaruh variabel iklan, promosi penjualan
menginggat kembali suatu merek yang dan acara khusus terhadap Brand Awareness
merupakan bagian dari suatu produk tertentu. dievaluasi menggunakan alat statistik regresi
Brand Awareness dapat didefinisikan pula ganda. Diperlihatkan dalam tabel tersebut
sebagai kesanggupan seorang calon bagian beberapa parameter yang menjelaskan
dari kategori tertentu (Durianto,dkk, 2005; 54) pengaruh variabel independen secara bersama
Brand awareness ini terbagi dalam empat dan parsial, uraian berikut akan menjelaskan
tingkatan, yaitu ; dalam dua bagian yakni pengaruh independen
1. Unaware of Brand secara bersama atau simultan dan pengaruh
Pada tingkatan ini seseorang tidak independen secara parsial atau individu
mengetahui suatu brand tertentu Tabel :1 Hasil pengujian regresi ganda
2. Brand Recognition Variabel Koef. Thit Ttab P
Pada tingkatan ini, merupakan tingkatan Reg.
Konstanta 0,300 0.054 2.013 0.987
paling rendah dari awareness seseorang. X1 – iklan 0,062 2.875 2.013 0.006
3. Brand Recall X2–promosi 0,339 2.568 2.013 0.014
Tahapn ini lebih tinggi dibandingkan pada penjualan 0,269 2.462 2.013 0.018
tahap recognition, pada tahap ini seseorang X3 – acara khusus
Korelasi ganda (R) 0.614
diminta untuk menyebutkan nama-nama Koef.Determinasi(R )
2
0.376
produk dalam suatu kategori produk tertentu Ftest 9.256 0.000
tanpa melalui bantuan seperti pada tahap Ftabel(df=3;46,α =5%) 2.807
recognition. Sumber : Hasil pengujian regresi
4. Top of Mind
Adalah nama suatu merek atau brand yang 1. Pengaruh Secara Simultan
disebutkan pertama kali oleh seseorang, Hubungan variabel iklan (X1), promosi
berada pada posisi yang istimewa. Dalam penjualan (X2), dan acara khusus (X3) secara
ISSN : 2087 - 0086 42
Jurnal Khasanah Ilmu - Volume 6 No 2 – 2015 – lppm3.bsi.ac.id/jurnal
bersama dengan Brand Awareness ditunjukkan peningkatan satu satuan iklan, Brand
oleh koefisien korelasi ganda (R). Dalam tabel Awareness meningkat sebesar 0.362
tersebut diperlihatkan nilainya sebesar 0,614, satuan.
dalam rentang koefisien korelasi antara 0 – 1 Evaluasi terhadap kebermaknaan pengaruh
hasil tersebut tergolong tinggi. variabel iklan secara parsial terhadap Brand
Korelasi tersebut menghasilkan koefisien Awarness dilakukan melalui t-hitung, dalam
determinasi sebesar 0,6142 = 0.376. Angka ini gambar dibawah ini diperlihatkan nilai t-
menjelaskan pengaruh seluruh independen hitung sebesar 2.857 berada didaerah
secara bersama (iklan-promosi penjualan-acara penerimaan Ha atau pengaruh, sehingga
khusus) terhadap dependen (Brand dinyatakan signifikan. Evaluasi
Awarneness) sebesar 37, 6%. Sekaligus kebermaknaan juga dapat dilakukan
menjelaskan bahwa sekitar 62,4% Brand berdasarkan probabilitas (p), nilainya
Awareness masih dipengaruhi oleh variabel sebesar 0.006 kurang dari 0.05
lainnya yang tidak diteliti. menandakan signifikan.
Tabel 2.
Klasifikasi Koefisien Korelasi
Interval Katagori Temuan signifikan ini merupakan faktayang
0,00 -0,20 Sangat rendah mendukung hipotesis yang menyatakan ;
> 0,20 – 0,40 Rendah pengaruh variabel iklan, promosi penjualan dan
>0,40 - 0,60 Cukup acara khusus secara bersama terhadapp Brand
>0,60 – 0,80 Tinggi Awareness. Sehingga dinyatakan diterima.
Sumber : Suharsimi,1993
Evaluasi terhadap kebermaknaan pengaruh
simultan tersebut dilakukan melalui F-hitung,
gambar dibawah memperlihatkan nilai F-hitung
lebih dari F-tabel sehingga berada didaerah
berpengaruh atau signifikan. Evaluasi
signifikansi juga dapat dilakukan melalui nilai
probabilitas (p), terlihat dalam tabel 2 memiliki
probabilitas (p) kurang dari 0,05 yaitu 0,000,
nilai p ≤ 0.05 menandakan signifikan.
Temuan signifikan ini merupakan fakta yang
mendukung hipotesis yang menyatakan ; Gambar :2.
pengaruh variabel iklan, promosi penjualan dan Signifikansi Koefisien Determinasi
acara khusus secara bersama terhadap Brand 2. Pengaruh Secara Persial
Awarness. Sehingga dinyatakan diterima.
Pengaruh variabel independen secara
parsial dapat dijelaskan melalui persamaan
2. Pengaruh Secara Parsial
Pengaruh variabel independen secara registrasi yang diperoleh ; Y = 0.3 + 0.362x1 +
0.339x2 + 0.269x3, persamaan ini
parsial dapat dijelaskan melalui persamaan
regresi yang diperoleh ; Y = 0.3 + 0.362X1 + menjelaskan:
0.339X2 + 0.269X3 persamaan ini menjelaskan :
a. Konstanta
a. Kontansta
Konstanta dnamakan juga intercept,
Kontanta dinamakan juga intercept,
menjelaskan besar Brand Awareness bila
menjelaskan beaar Brand Awareness bila faktor-faktor yang mempengaruhinya
faktor-faktor yang mempengaruhinya
ditiadakan atau dianggap nol. Nilai sebesar
ditiadakan atau dianggap nol. Nilai sebesar
0.3 adalah besarnya Brand Awareness
0.3 adalah besarnya Brand Awarness secara teoritis bila tidak ada iklan, Promosi
secara teoritis bila tidak ada iklan, Promosi
Penjualan, dan Acara Khusus.
Penjualan, dan acara khusus.
b. Pengaruh Iklan
b. Pengaruh iklan Variabel iklan memiliki koefisisen regresi
Variabel iklan memiliki koefisien regresi
sebesar 0.362, nilai positif meunjukan
sebesar 0.362, nilai positif menunjukan pengaruh iklan searah dengan Brand
pengaruh pengaruh iklan searah denagn Awareness, artinya bila iklan menigkat maka
Brand Awareness, artinya bila iklan
Brand Awareness juga meningkat.
meningkat maka Brand Awareness juga Sedangkan besar koefisien menjelaskan
meningkat. Sedangkan besar koefisien bahwa secara cateris paribus (variabel lain
menjelaskan bahwa secara cateris paribus
dianggap tetap) untuk setiap peningkatan
(variabel lain dianggap tetap) untuk setiap
ISSN : 2087 - 0086 43
Jurnal Khasanah Ilmu - Volume 6 No 2 – 2015 – lppm3.bsi.ac.id/jurnal
satu satuan iklan, Brand Awareness terhadap Brand Awareness. Sehingga
meningkat sebesar 0.362 satuan. hipotesis dinyatakan terbukti.
Evaluasi terhadap kebermaknaan pengaruh d.
variabel iklan secara persial terhadap Brand engaruh Acara Khusus
Awareness dilakukan melalui t-hitung Variabel acara khusus dan pengalaman
sebesar 2.857 berada di daerah penerimaan memberikan pengaruh positif dengan
Ha atau pengaruh, sehingga dinyatakan koefisien sebesar 0.269, berarti Acara
signifikan. Evaluasi kebermaknaan juga Khusus yang semakin inten dapat
dapat dilakukan berdasarkan probabilitas meningkatkan Brand Awarenes. Besarnya
(p), nilainya sebesar 0.006 kurag dari 0.05 peningkatan Brand Awareness yang dapat
menandakan signifikan. dijelaskan untuk setiap peningkatan satu
satuan Acara Khusus dan pengalaman
adalah sebesar 0.269 satuan, bila variabel
lain tidak berubah.
Diperlihatkan dalam gambar dibawah nilai t-
hitung variabel Acara Khusus berada di
daerah Ha, menandakan pengaruh
signifikan. Evaluasi kebermaknaan ini juga
dapat di lakukan melalui nilai
probabilitasnya, nilai p_value sebesar 0.018
kurang dari 0.05 menandakan pengaruh
Gambar : 3 Signifikansi variabel promosi terhadap Brand Awareness adalah
penjualan secara parsial segnifikan.
Dikaitkan dengan hipotesis penelitian maka
temuan pengaruh signifikan tersebut adalah
fakta empiris yang mendukung; pengaruh
iklan terhadap brand awareness. Sehingga
hipotesis dinyatakan diterima.
c. P
engaruh Promosi Penjualan
Variabel promosi penjualan memiliki
koefisien regresi positif sebesar 0.339,
tanda positif menjelaskan promosi penjualan Dikaitkan dengan hipotesis keempat maka
yang kuat dapat meningkatkan tingkat temuan pengaruh positif signifikan tersebut
Brand Awareness. Secara cateris paribus adalah fakta empiris yang mendukung;
untuk setiap peningkatan satu satuan pengaruh Acara Khusus dan pengalaman
promosi penjualan, Brand Awareness terhadap Brand Awareness. Sehingga hipotesis
meningkat sebesar 0.339 satuan. dinyatakan terbukti.
Dalam gambar dibawah terlihat bila t-hitung
variabel promosi penjualan sebesar 2.568 Temuna pengaruh secara parsial oleh ketiga
berada di daerah Ha, berarti pengaruhnya variabel diatas dapat dilihat secara komparasi.
signifikan. Signifikansi juga dapat dijelaskan Dalam persamaan regresi; Y=0.3 + 0.362x1 +
oleh probabilitas, nilainya sebesar 0.014 0.339x2 + 0.269x3, x1 (iklan) memiliki koefisien
kurang dari 0.05 menandakan signifikansi. paling besar yaitu 0.362, menandakan
memberikan pegaruh paling besar
dibandingkan variabel lain, disusul kemudian
oleh variabel promosi penjualan dengan
koefisien sebesar 0.339, dan paling kecil
pengaruhnya adalah variabel Acara Khusus
dan pengalaman dengan koefisien 0.269.
D. HASIL DAN PEMBAHASAN
Dikaitkan dengan hipotesis ketiga maka Temuan penelitian yang telah diuraikan di
temukan pengaruh signifikan tersebut atas menunjukan bahwa iklan yang dibuat oleh
merupakan fakta empiris yang mendukung; Easy Dining Yogyakarta mendapat tanggapan
pengaruh signifikan promosi penjualan yang baik, namun untuk promosi penjualan dan
acara khusus masih kurang memuaskan. Disisi
ISSN : 2087 - 0086 44
Jurnal Khasanah Ilmu - Volume 6 No 2 – 2015 – lppm3.bsi.ac.id/jurnal
lain dalam temuan regresi menunjukkan bahwa awarenessDixie Easy Dining Yogyakarta tanpa
baik iklan maupun promosi penjualan dan acara melakukan unsur-unsur komunikasi pemasaran
khusus terbukti berpengaruh secara signifikan yang lain yang memberi pengaruh juga seperti
terhadap Brand Awareness konsumen. hubungan masyarakat dan publisitas,
pemasaran langsung, pemasaran interaktif,
Baik pihak Dixie Dining Yogyakarta, fakta itu pemasaran dari mulut ke mulut, dan penjualan
perlu dicermati agar diperoleh manfaat personal.
maksimal. Tentu tidak dapat langsung diambil Selain itu diperkuat dengan hasil uji regresi
kebijakan memilih salah satunya saja seperti yang telah diuraikan dalam bab sebelumnya
iklan, karena hasil regresi meskipun merupakan temuan penelitian yang
menjelaskan iklan paing berpengaruh namun menunjukan keberadaan pengaruh faktor-faktor
yang lain juga berpengaruh signifikan. independen terhadap dependen secara
Banyak peluang untuk memaksimalkan simultan dan parsial.
potensi (variabel) yang ada, potensi dari Berdasarkan temuan tersebut disimpulkan;
variabel diatas adalah penilaian subyektif 1. Secara bersama variabel iklan, promosi
konsumen mengenai superioritas sebuah penjualan, dan acara khusus
produk, kebutuhan yang unik, dan situasi memberikan pengaruh signifikan
konsumsi yang bisa mempengaruhi penilaan terhadap Brand Awareness Dixie Easy
subyektif konsumen terhadap kualitas. Dimensi Dining Yogyakarta Dixie Easy Dining
ini diukur dari penilaian subyektif konsumen Yogyakarta (R2=0.376, F-hit=9.256,
tentang kualitas merek produk yang lebih pada p=0.000)
kualitas secara keseluruhan dari merek produk 2. Secara persial variabel iklan
dibandingkan unsur kualitas secara individu. memberikan pengaruh positif terhadap
Loyalitas Merek adalah komitmen yang Brand AwarenessDixie Easy Dining
mendalam untuk membeli kembali atau Yogyakarta (β=0.362, p=0.006).
berlangganan produk atau jasa yang lebih 3. Secara parsial variabrl promosi
disukai secara konsisten di masa datang. penjualan memberikan pengaruh positif
Kesadaran/Asosiasi merek adalah segala terhadap Brand AwarenessDixie Easy
sesuatu yang dihubungkan dengan daya Dining Yogyakarta (β=0.339, p=0.014).
ingatan konsumen terhadap suatu merek. 4. Secara parsial variabel acara khusus
Konstruksi ini merupakan bentuk mix dari memberikan pengaruh positif terhadap
kesadaran dan asosiasi merek. Asosiasi merek Brand AwarenessDixie Easy Dining
akan menjadi lebih kuat ketika konsumen Yogyakarta (β=0.269, p=0.018).
banyak mendapatkan pengalaman dari produk 5. Sariabel iklan memberikan pengaruh
atau dari komunikasi periklanan yang sering paling besar terhadap Brand
diterima dibandingkan produk lain yang lebih Awareness Dixie Easy Dining
sedkit. Yogyakarta.
E. KESIMPULAN DAFTAR PUSTAKA
Dixie Easy Dining, sebagai perusahaan [1] Kotler, philip.dan Keller Kevin,2006.
yang bergerak di dalam bidang jasa food and Marketing Manajement, Prentice Hall :
beverages, menyadari akan ketatnya New Jersey
persaingan produk sejenis d Yogyakarta. Dixie [2] Sugiyono, 2010, Metode Penelitian
Easy Dining merupakan perusahaan yang Bisnis. Penerbit Alfabeta; Bandung
menggunakan komunikasi pemasaran sebagai [3] Belch, Goerge E. dan Belch, Michael,A,
upaya dalam pengkomunikasian perusahaan 2007, Advertaising and Promotion an
dan mereknya. Integrated Marketing Communication
Setelah penulis mengumpulkan data primer, Perspective 7ed. McGraw Hil : New
dengan cara penyebaran pengisian kuisoner York
kepada para responden, wawancara (interview) [4] Rangkuti,Freddy,2008. The Power of
dan dokumentasi. Disamping itu penulis juga Brands. Penerbit PT.Gramedia Pustaka
mengumpulkan data sekunder, dengan cara Utama : Jakarta
mencari studi literatur, majalah, internet, buku [5] Soemanegara,Rd.2006. Strategic
dan lainnya mengenai informasi yang terkait Marketing Comunication. Penerbit
dengan penelitian. Maka penulis menyimpulkan Alfabeta : Bandung
bahwa unsur-unsur komunikasi pemasaran
yang paling utama dilakukan Dixie Easy
DiningYogyakarta yaitu iklan, promosi
penjualan, acara khusus terbukti berpengaruh
signifikan dalam membangun brand
ISSN : 2087 - 0086 45
Mucho más que documentos.
Descubra todo lo que Scribd tiene para ofrecer, incluyendo libros y audiolibros de importantes editoriales.
Cancele en cualquier momento.