Está en la página 1de 14

CRITCAL BOOK REPORT

Disusun Oleh:

Nama Mahasiswa : Alfian Sani

NIM : 1183351010

Kelas : BK Reguler D 2018

Prodi : Bimbingan Konseling

Mata Kuliah : Pembelajaran Kreatif

Dosen Pengampu : Dra. Damaiwaty Ray, M.Pd

FAKULTAS ILMU PENDIDIKAN

UNVIERSITAS NEGERI MEDAN

2018
KATA PENGANTAR

Puji dan syukur penulis panjatkan kehadirat Tuhan Yang Maha Esa, atas
bertkat dan rahmatnya, penulis dapat menyelesaikan tugas mata kuliah Strategi
Pembelajaran ini yaitu Critical Book Report ini bertujuan sebagai pemenuhan
atas tuntutan tugas individu mata kuliah Strategi Pembelajaran dan sebagai bahan
perkuliahan.

Penulis juga menyadari sepenuhnya dalam pembuatan Critical Book


Report ini terdapat banyak kekurangan dan sangat jauh dari sempurna. Oleh sebab
itu penulis berharap adanya kritik serta saran dan tentunya usulan setiap pembaca
demi perbaikan tugas yang akan penulis buat di kemudian hari, mengingat tidak
ada sesuatu yang sempurna tanpa kritik dan saran dari pembaca yang membangun.

Dengan ini penulis mempersembahkan makalah Critical Book Report ini


dengan rasa terimah kasih dan semoga makalah ini dapat memberi manfaat. Akhir
kata saya ucapkan banyak terimah kasih.

Medan, Oktober 2018

Alfian Sani

2
DAFTAR ISI

KATA PENGANTAR...........................................................................................2

DAFATAR ISI........................................................................................................3

BAB I PENDAHULUAN...........................................................................4

A. Latar belakang..............................................................................................4
B. Tujuan..........................................................................................................4
C. Manfaat........................................................................................................4

BAB II PEMBAHASAN.............................................................................5

Ringkasan buku setiap bab...........................................................................5

BAB III PENUTUP....................................................................................12

A. Kelebihan dan Kekurangan........................................................................12


B. Kesimpulan ...............................................................................................13
C. Saran .........................................................................................................13

DAFTAR PUSTAKA..........................................................................................14

3
BAB I PENDAHULUAN

A. LATAR BELAKANG

Dalam pembuatan sebuah buku, pasti ada pro dan kontra termasuk di
dalamnya keunggulan dan kelemahan sebuah buku, yang sering di kritik oleh
sebagian pakar. Kelemahan dan kelebihan sebuah buku merupakan suatu masukan
dan saran dalam setiap pembuatan sebuah buku walaupun masih ada pro dan
kontra, baik yang di kritik dari sumber buku, tata bahasa yang digunakan.
Sehingga terlihat kelemahan dan kelebihan sebuah buku.

Dan juga dalam KKNI kami mahasiswa dituntut untuk mampu lebih kreatif,
inivatif, serta kritis sehingga kami diberikan tugas yang wajib untuk dilaksanakan
dimana salah satu tugas tersebut adalah Critical Book Report untuk memenuhi
tuntutan kurikulum tersebut.

B. TUJUAN

1. Untuk mengetahui tentang Strategi Pembelajaran


2. Untuk mengetahui hakikat dan model pembelajaran
3. Di tuntut untuk mampu lebih kretif dalam mengkritik

C. MANFAAT

1. Agar dapat mengetahui kelemahan dan kelebihan yang ada dalam


buku.
2. Agar mengetahui perkembangan Innovasi Pembelajaran.
3. Agar mengerti tentang isi materi buku
4. Untuk memenuhi tugas mata kuliah Perkembangan Peserta Didik.

4
BAB II ISI BUKU

 BUKU UTAMA

1. Judul buku : Strategi Pembelajaran dan Pemilihannya


(Bab : HAKIKAT STRATEGI PEMBELAJARAN)
2. Pengarang : Surya Dharma, MPA., Ph.D
3. Penerbit : Ditjen PMPTK
4. Tahun terbit : Juni, 2008
5. Kota Terbit : Jakarta
6. Tebal Buku : 57 halaman

 BUKU PEMBANDING

1. Judul buku : Innovasi Model Pembelajaran


(Bab : Model model pembelajaran)
2. Pengarang : Nurdyansyah, M.Pd & Eni F. Fahyuni. M.Pd.I
3. Penerbit : Nizamial Learning Center
4. Tahun terbit : 2016
5. Kota Terbit : Sidarjo
6. Tebal Buku : 190 halaman

5
RINGKASAN

A. Buku Utama

Pengertian Strategi Pembelajaran


Kompetensi Supervisi Akademik merupakan salah satu kompetensi
yang harus dimiliki oleh para pengawas satuan pendidikan. Kompetensi ini
berkenaan dengan kemampuan pengawas dalam rangka pembinaan dan
pengembangan kemampuan guru untuk meningkatkan mutu
pembelajaran dan bimbingan di sekolah/satuan pendidikan. Secara spesifik
pengawas satuan pendidikan harus memiliki kemampuan untuk membantu
guru dalam mengembangkan strategi pembelajaran, serta dapat memilih
strategi yang tepat dalam kegiatan pembelajaran.
Strategi pembelajaran merupakan hal yang perlu di perhatikan oleh
seorang instruktur, guru, widyaiswara dalam proses pembelajaran.Paling
tidak ada 3 jenis strategi
yang berkaitan dengan pembelajaran, yakni :

1.strategi pengorganisasian pembelajaran


2.strategi penyampaian pembelajaran
3.strategi pengelolaan pembelajaran.

1.Strategi Pengorganisasian Pembelajaran


Reigeluth, Bunderson dan Meril (1977) menyatakan strategi
mengorganisasi isi pelajaran disebut sebagai struktural strategi, yang
mengacu pada cara untuk membuat urutan dan mensintesis fakta, konsep,
prosedur dan prinsip
yang berkaitan.
Strategi pengorganisasian, lebih lanjut dibedakan menjadi dua jenis,
yaitu strategi mikro dan strategi makro.Startegi mikro mengacu kepada

6
metode untuk pengorganisasian isi pembelajaran yang berkisar pada satu
konsep, atau prosedur atau prinsip.
Strategi makro mengacu kepada metode untuk mengorganisasi isi
pembelajaran yang melibatkan lebih dari satu konsep atau prosedur atau
prinsip.

2.Strategi Penyampaian Pembelajaran.


Strategi penyampaian isi pembelajaran merupkan komponen variabel
metode untuk melaksanakan proses pembelajaran.Fungsi strategi
penyampaian pembelajaranadalah:
(1) menyampaikan isi pembelajaran kepada pembelajar, dan (2)
menyediakan informasi atau bahan-bahan yang diperlukan pebelajar
untuk menampilkan unjuk kerja

3.Strategi Pengelolaan Pembelajaran


Strategi pengelolaan pembelajaran merupakan komponen variabel
metode yang berurusan dengan bagaimana menata interaksi antara
pebelajar dengan variabel metode pembelajaran lainnya.
Strategi ini berkaitan dengan pengambilan keputusan tentang strategi
pengorganisasian dan strategi penyampaian
mana yang digunakan selama proses pembelajaran. Paling tidak, ada 3
(tiga) klasifikasi penting variabel strategi pengelolaan, yaitu
penjadwalan,pembuatan catatan kemajuan belajar siswa, dan motivasi.

Konsep dasar strategi belajar mengajar ini meliputi hal hal: (1)
menetapkan spesifikasi dan kualifikasi perubahan perilaku pebelajar; (2)
menentukan pilihan berkenaan dengan pendekatan terhadap masalah
belajar mengajar, memilih prosedur, metode danteknik belajar mengajar;
dan (3) norma dan kriteria keberhasilan kegiatan belajar mengajar.

7
B. Buku Pembanding

Salah satu ciri masyarakat modern adalah selalu ingin terjadi


perubahan yang lebih baik (improvement oriented) Hal ini tentu saja
menyangkut berbagai bidang, tidak terkecuali bidang pendidikan.
Komponen yang melekat pada pendidikan diantaranya adalah
kurikulum, guru dan siswa. Dalam proses pembelajaran peran guru
sangatlah urgen karena guru yang menentukan ketercapaian tujuan
pembelajaran.

Pengertian Model Pembelajaran Istilah model pembelajran amat dekat


dengan strategi pembelajaran. Sofan Amri (2013) dalam bukunya
mendefinisikan strategi, metode, pendekatan dan teknik pembelajaran
antara lain sebagai berikut:

1.Strategi pembelajaran adalah seperangkat kebijaksanaan yang


terpilih, yang telah dikaitkan dengan faktor yang menentukan warna
atau strategi tersebut, yaitu: a) pemilihan materi pelajaran (guru dan
siswa); b) penyaji materi pelajaran (perorangan atau kelompok); c) ca
ra menyajikan materi pelajaran (induktif atau deduktif, analitis atau
sintesis, formal atau non formal); dan d) sasaran penerima materi
pelajaran (kelompok, perorangan, heterogen atau homogen)

2.Pendekatan pembelajaran adalah jalan atau arah yang ditempuh oleh


guru atau siswa dalam mencapai tujuan pembelajaran dilihat bagaimana
materi itu disajikan.

3.Metode pembelajaran adalah cara mengajar secara umum yang


dapat diterapkan pada semua mata pelajaran, misalnya mengajar
dengan metode ceramah, ekspositori, tanya jawab, penemuan
terbimbing dan sebagainya.

8
4.Teknik mengajar adalah penerapan secara khusus atau metode
pembelajaran yang telah disesuaikan dengan kemampuan dan kebiasaan
guru, ketersediaan media pembelajaran serta kesiapan siswa. Misalnya
teknik mengajarkan perkalian dengan penjumlahan berulang dan atau
dengan teknik yang lainnya.

Dasar Pertimbangan Pemilihan Model Pembelajaran


Sebelum menentukan model pembelajaran yang akan digunakan dalam
kegiatan pembelajaran, ada beberapa hal yang harus
dipertimbangkan guru dalam memilihnya, yaitu.

1.Pertimbangan terhadap tujuan yang hendak dicapai. Pertanyaan


pertanyaan yang dapat diajukan adalah :
a) Apakah tujuan pembelajaran yang ingin dicapai berkenaan dengan
kompetensi akademik, kepribadian, sosial dan kompetensi vokasional
atau yang dulu diistilahkan dengan domain kognitif, afektif atau
psikomotor?
b) Bagaimana kompleksitas tujuan pembelajaran
yang ingin dicapai?
c) Apakah untuk mencapai tujuan itu memerlukan keterampilan
akademik?

2.Pertimbangan yang berhubungan dengan bahan atau materi


pembelajaran:
a) Apakah materi pelajaran itu berupa fakta,
konsep, hukum atau teori tertentu?
b) Apakah untuk mempelajari materi pembelajaran itu memerlukan
prasyarat atau tidak?
c) Apakah tersedia bahan atau sumber sumber yang relevan untuk
mempelajari materi itu?

9
3.Pertimbangan dari sudut peserta didik atau siswa:
a) Apakah model pembelajaran sesuai dengan tingkat kematangan
peserta didik?
b) Apakah model pembelajaran sesuai dengan minat, bakat, dan
kondisi peserta didik?
c) Apakah model pembelajaran itu sesuai dengan gaya belajar peserta didik?

4.Pertimbangan lainnya yang bersifat nonteknis:


a) Apakah untuk mencapai tujuan cukup dengan satu model saja?
b) Apakah model pembelajaran yang kita tetapkan dianggap satu
satunya model yang dapat digunakan?
c) Apakah model pembelajaran itu memiliki nilai efektivitas atau efisiensi?

Ciri–ciri Model Pembelajaran


Model pembelajaran memiliki ciri–ciri sebagai berikut:
1.Mempunyai misi atau tujuan pendidikan tertentu, misalnya model
berpikir induktif dirancang untuk mengembangkan proses
berpikir induktif
2.Dapat dijadikan pedoman untuk perbaikan kegiatan belajar
mengajar di kelas, misalnya model synectic
dirancang untuk memperbaiki kreativitas dalam pelajaran mengarang.
3.Memiliki bagian–bagian model yang dinamakan: (1) urutan
langkah–langkah pembelajaran (syntax), (2) adanya prinsip prinsip
reaksi, (3) sistem sosial, dan (4) sistem pendukung.
Keempat bagian tersebut merupakan pedoman praktis bila guru akan
melaksanakan suatu model pembelajaran.
4.Memiliki dampak sebagai akibat terapan model pembelajaran.
Dampak tersebut meliputi : (1) dampak pembelajaran, yaitu hasil
belajar yang dapat diukur, (2) dampak pengiring, yaitu hasil belajr jangka
panjang.

10
5.Membuat persipan mengajar (desain instruksional) dengan
pedoman model pembelajaran yang dipilihnya.

11
BAB III PENUTUP

A. KELEBIHAN DAN KEKURANGAN

Buku Utama :

Kelebihan Buku :
1. Bahasa yang digunakan sangatlah ilmiah, ini bagus untuk mahasiswa
untuk menambah wawasan dalam penggunaan bahasa keilmiahan
2. Pada buku ini banyak hal yang pernah saya alami ketika menjadi siswa,
dimana menjelaskan bagaimana guru seharusnya dan bagaimana siswa
seharusnya. Buku ini baik bagi saya karena saya adalah calon pendidik
anak bangsa
Kekurangan buku :
Di dalam buku ini tidak disertai dengan keterangan yang bisa
memperjelas pembahasan dan mempermudah mengetahui secara langsung
dan singkat isi bacaan.

Buku Pembanding :

Kelebihan buku : Dalam buku ini dijabarkan dan membahas prinsip –


prinsip pembelajaran.Sehingga pembaca mengetahui prinsip apa saja yang
termasuk dalam pembelajaran
Kekurangaan buku : : Ilustrasinya sudah bagus, tetapi kurang banyak
sehingga membuat para pembaca agak bosan, tetapi itu tidak masalah
karena bahasa yang dipakai mudah dipakai.

12
B. KESIMPULAN

Belajar itu senantiasa merupakan perubahan tingkah laku atau


penampilan, dengan serangkaian kegiatan misalnya dengan
membaca,mengamati, mendengarkan, meniru dan lain sebagainya. Juga
belajar itu akan lebih baik, kalau si subjek belajar itu mengalami atau
melakukannya, jadi tidak bersifat verbalistik

C. SARAN

Dalam penerapan teori belajar terhadap peserta didik harus


disesuaikan dengan kondisi siswanya dan orang yang dijadikan contoh
haruslah berbuat penuh pertimbangan karena sebagai figur anak-anaknya
dan peserta didiknya.

13
DAFTAR PUSTAKA

Surya Dharma, MPA., Ph.D (2008). Strategi Pembelajaran dan Pemilihannya.


Jakarta: Ditjen PMPTK.

Nurdyansyah, M.Pd & Eni F. Fahyuni. M.Pd.I. (2016). Innovasi Model


Pembelajaran . Sidoarjo. Nizamial Learning Center

14