Está en la página 1de 14

Critical Book Review 1

[Type the document title]

CRITCAL BOOK REVIEW

Disusun Oleh:

Kelompok

Nama Mahasiswa : Alfian Sani (1183351010)

Dimas Syachfitra (1183151040)

Intan Fauziah (1183351005)

Yulinar Akincest (1185051002)

Kelas : BK Reguler D 2018

Mata Kuliah : Kepemimpinan

Dosen Pengampu :

FAKULTAS ILMU PENDIDIKAN

UNVIERSITAS NEGERI

2018
Critical Book Review 2
[Type the document title]

KATA PENGANTAR

Puji syukur kami ucapkan kehadirat Tuhan Yang Maha Esa atas berkat dan
karunia-Nya saya dapat menyelesaikan tugas yang berjudul “Critical Book Review”.
Kami juga mengucapkan terima kasih kepada dosen pengampu mata kuliah
kepemimpinan Elizon Nainggolan atas bimbingannya sehingga kami dapat
menyelesaikan tugas ini.

Akhir kata kami ucapkan terimakasih, semoga tugas ini dapat memenuhi
tuntutan kuliah yang diajukan dan dapat menambah pengetahuan bagi pembaca
tentang Kepemimpinan.

Kami menyadari bahwa penyusunan Laporan Critical Book Report ini masih
jauh dari kata sempurna. Oleh karena itu, kami senantiasa mengharapkan kritik dan
saran dari pembaca sekalian demi perbaikan makalah laporan ini dimasa yang akan
mendatang. Semoga makalah ini dapat menambah wawasan, pengetauan, dan kelak
dapat bermanfaat bagi para pembaca sekalian.Aamiin.

Medan, Ocktober 2018

Penulis
Critical Book Review 3
[Type the document title]

DAFTAR ISI

KATA PENGANTAR ......................................................................................................... 2

DAFTAR ISI ....................................................................................................................... 3

Identitas Buku...................................................................................................................... 4

BAB I PENDAHULUAN

1.1 Latar Belakang............................................................................................................... 5

1.2 Tujuan ............................................................................................................................ 5

BAB II RINGKASAN ISI BUKU

2.1 RINGKASAN BUKU PERTAMA (Visionary leadership).........................................6


2.2 RINGKASAN BUKUKEDUA (Kepemimpinan Kepala Sekolah).............................6

BAB III PEMBAHASAN

3.1 kelebihan buku..........................................................................................................11

3.2 kelemahan buku ..........................................................................................................11

BAB IV PENUTUP

4.1 KESIMPULAN.......................................................................................................... 13

4.2 SARAN........................................................................................................................ 13

4.3 DAFTAR PUSTAKA.................................................................................................. 13


Critical Book Review 4
[Type the document title]

Identitas Buku 1

 Judul : Visionary leadership


 Penulis : Dr.Aan Komarih,M.Pd.
Cepti Triatna,S.Pd.
 Penerbit : PT Bumi Aksara
 Tahun Terbit : 2005
 Kota terbit : Jakarta
 Jumlah Halaman : 120 halaman
 Bahasa : Indonesia
 ISBN : 979-526-705-1

Identitas Buku 2

 Judul : Kepemimpinan Kepala Sekola


 Penulis : Wahjosumidjo
 Penerbit : PT RajaGrafindo Persada
 Tahun Terbit : 1999
 Kota terbit : Jakarta
 Jumlah Halaman :505 halaman
 Bahasa : Indonesia
 ISBN : 979-421-670-4
Critical Book Review 5
[Type the document title]

BAB I

PENDAHULUAN

A. Latar Belakang
Kepemimpinan adalah proses memengaruhi atau memberi contoh oleh
pemimpin kepada pengikutnya dalam upaya mencapai tujuan organisasi. Dalam
setiap organisasi harus memiliki pemimpin agar berjalan dengan baik.Tanpa adanya
pemimpin tentu sangat sulit dan tidak mudah dalam menjalankan semua elemen
dan komponen yang ada dalam organisasi tersebut.
Seorang pemimpin tidak begitu saja di pilih dan di tentukan, ada kriteria-
kriteria tertentu yang harus dimiliki oleh nya.Segenap kemampuan dalam berfikir
dan berbuat menjadi pertimbangan yang sangat di perhatikan.
Tujuan Penulisan
1. Dapat membandingan Buku kepemimpinan(Dr.Aan Komarih,M.Pd.;Cepti
Triatna,S.Pd.) dengan Buku Kepemimpinan (Wahjosumidjo).
2. Menilai kekurangan dan kelebihan Buku Kepemimpinan (Dr.Aan
Komarih,M.Pd.;Cepti Triatna,S.Pd.) dengan Buku Kepemimpinan (Wahjosumidjo)
3. Memenuhi tugas individu Critical Book Report.
4. Untuk media pembelajaran bagi mahasiswa dan dapat menambah wawasan
mahasiswa.
Critical Book Review 6
[Type the document title]

BAB II

RINGKASAN ISI BUKU

2.1 RINGKASANBUKU PERTAMA (Visionary leadership )

BAB I : SEKOLAH SEBAGAI SUATU SISTEM

Sebagai suatu sistem,sekolah memiliki komponen inti yang terdiri dari


input,proses,dan output.Komponen-komponen tersebut tidak dapat di pisahkan satu sama
lain karena merupakan satu kesatuan untuh yang saling
terkait,terikat,memengaruhi,membutuhkan,dan menentukan.Oleh karena itu,harus di sadari
bahwa bahwa perubahan satu komponen akan berpengaruh terhadap komponen-komponen
lainnya.Dengan demikian, berfikir sistem berarti tidak memandang komponen secara
parsial,tetapi saling terpadu satu sama lain.

Sekolah merupakan organisasi sosial yang menyediakan pelayanan pembelajaran


bagi masyarakat.Selain sebagai wahana pembelajaran, lingkungan juga merupakan tempat
berasalnya masukan ( input ) sekolah.Input sekolah adalah segala masukan yang di
butuhkan sekolah untuk terjadinya pemrosesan guna mendapatkan output yang di
harapkan.Proses sekolah dalam dimensi kepemimpinan adalah menghasilkan keputusan
kelembagaan yang terjadi sebagai keputusan partisipatif atau keputusan bersama antar
kepala sekolah,guru,siswa,orang tua siswa,para ahli,dan orang-orang yang berkepentingan
terhadap pendidikan (stakeholders).

Kualitas sekolah dapat diidentifikasi dari banyak nya siswa yang memiliki
prestasi,baik prestasi akademik maupun prestasi bidang lain,serta lulus nya relevan dengan
tujuan.Produktivitas adalah perbandingan terbaik antara hasil yang di peroleh (output)
dengan jumlah sumber yang di pergunakan (input). Produktivitas dapat di nyatakan secara
kuantitas maupun kualitas.Kuantitas output berupa jumlah tamatan,kuantitas input berupa
jumlah tenaga-tenaga kerja sekolah, dan sumber daya selebihnya (
uang,peralatan,perlengkapan,bahan,dan sebagainya). Produktivitas dalam ukuran kualitas
tidak dapat di ukur dengan uang.Produktivitas ini di gambarkan dari ketetapan
menggunakan metode dan alat yang tersedia sehingga volume dan beban kerja dapat di
selesaikan sesuai dengan waktu yang tersedia dan mendapat respons positif bahkan pujian
dari orang lain atas hasil kerjanya.
Critical Book Review 7
[Type the document title]

BAB II : EFEKTIVITAS DAN MUTU SEKOLAH

Efektivitas merupakan suatu dimensi tujuaan manajemen yang berfokus pada


hasil,sasaran,dan target yang diharapkan.Aekolah yang efektif adalah sekolah yang
menetapkan keberhasilan pada input,proses,output,dan outcome yang di tandai dengan
berkualitasnya komponen-komponen sistem tersebut.Sekolah yang berkembang tidak jalan
di tempat,tetapi bergerak maju sesuai dengan tuntutan kualitas yang di tetapkan dalam
input,proses,output,dan outcome.

Asas terpenting dan menjadi landasan bergerak dalam pengelolaan pendidikan


menuju sekolah efektif adalah pernyataan bahwa “semua anak dapat belajar”. Hal ini
mengisyaratkan pada kita bahwa sekolah merupakan wahana yang menyediakan tempat
yang terbaik bagi anak untuk belajar.Efektifitas adalah ukuran yang menyatakan sejauh
mana sasaran/tujuan (kuantitas,kualitas,dn waktu) telah di capai.Sekolah efektif
menunjukkan kesesuaiian antara hasil yang di capai dengan hasil yang di
harapkan.Simpulan dari sekolah efektif yang dapat di tarik dari penjelasan-penjelasan di
atas adalah sekolah yang mampu mengoptimalkan semua masukan dan proses bagi
ketercapaian output pendidikan,yaitu prestasi sekolah, terutama prestasi siswa yang di
tandai dengan di milikinya semua kemampuan berupa kompetensi yang dipersyaratkan di
dalam belajar.

Manajemen kelembagaan sekolah adalah tinjauan sekolah efektif dari sudut


penataan yang di lakukan kepala sekolah terhadap bidang-bidang garapan sekolah, yaitu
kesiswaan,ketenagaan,kurikulum,darana,dan prasarana,keuangan,dan kemitraan sekolah
dengan masyarakat.Kopetensi siswa adalah kemampuan siswa yang di hasilkan selama dia
mengikuti pembelajaran,artinya seberapa jauh siswa menyerap materi yang di sampaikan
guru,seberapa persen tujuan yang telah di tetapkan guru dapat di kuasai siswa, dan
seberapa baik siswa mengikuti aturan-aturan yang telah di tetapkan,berinteraksi dengan
lingkungan sosialnya,dan kinerja yang di tunjukkannya dalam memecahkan masalah-
masalah belajar dari kehidupan.

BAB III : KEPEMIMPINAN SEKOLAH EFEKTIF

Kepemimpinan transaksional adalah kepemimpinan yang menekankan pada tugas


yang diemban bawahan. Pemimpin adalah seorang yang men-design pekerjaan beserta
mekanismenya, dan staf adalah seseorang yang melaksanakan tugas sesuai dengan
Critical Book Review 8
[Type the document title]

kemampuan dan keahlian.Kepemimpinan yang relavan dengan tuntutan school based


management dan di dambakan bagi peningkatan kualitas pendidikan adalah kepemimpinan
yang memiliki visi ( visionary leadership),yaitu kepemimpinan yang kerja pokok nya di
fokuskan pada rekayasa masa depan yang penuh tantangan.

Visi adalah gambaran masa datang yang lebih baik, mendekati harapan, atraktif,dan
realistis.Visi mengandung unsur basic values,mission,dan objectives.basic values adalah
nilai-nilai dasar atau falsafah yang di anut seseorang,mission adalah operasional dari visi
yang merupakan pemikiran seseorang tentang organisasinya.Oleh karena itu,visi dalam
konteks ini merupakan atribut utama seorang pemimpin.Adalah tugas dan tanggung jawab
pimpinan untuk melahirkan,memelihara,mengembangkan,menerapkan dan menyegarkan
visi agar tetap memiliki kemampuan untuk memberikan respons yang tepat dan cepat
terhadap berbagai permasalahan dan tuntutan yang di hadapi organisasi.Visi tercipta dari
kreativitas pikir pemimpin sebagai refleksi profesionalisme dan pengalaman pribadi atau
sebagai hasil elaborasi pemikiran mendalam dengan pengikut/ personel lain,yaitu berupa
ide-ide ideal tentang cita-cita organisasi di masa depan yang ingin di wujudkan bersama.

Kepemimpinan visioner dalam tugas perumusan visi adalah kesadaran akan penting
nya misi di rumuskan dalam statement yang jelas agar menjadi komitmen semua personel
dalam mewujudkannya sehingga pemimpin berupaya mengolaborasi informasi,cita-
cita,dan keinginan pribadi di padukan dengan cita-cita/ gagasan personel lain dalam forum
komunikasi yang intensif sehingga menghasilkan kristalisasi visi organisasi.

BAB IV : BUDAYA ORGANISASI SEKOLAH EFEKTIF

Budaya atau kebudayaan menurut seokarno (1987: 154) adalah sesuatu yang di
pelajari dari pola-pola prikelakuan yang normatif yang mencakup pola-pola berfikir,
merasakan,dan bertindak.Kebudayaan dapat tampak dalam bentuk perilaku
masyarakat,hasil dari pemikiran yang di refleksikan dalam sikap dan tindakan. Budaya
merupakan pandangan hidup ( way of life) yang dapat berupa nilai-
nilai,norma,kebiasaan,hasil karya,pengalaman,dan tradisi yang mengakar di suatu
masyarakat dan memengaruhi sikap dan prilaku setiap orang/masyarakat tersebut.

Budaya organisasi memiliki dua atribut yang berbeda,pertama adalah


intensitas,yaitu batas-batas atau tahap-tahap ketika para anggota organisasi/unit sepakat
Critical Book Review 9
[Type the document title]

atas noma-norma,nilai-nilai atau isi budaya lain yang berhubungan dengan organisasi atau
unit tersebut. Yang kedua adalah integritas,yaitu batas-batas atau tahap-tahap ketika unit
yang ada dalam suatu organisasi ikut serta memberikan budaya yang umum
(rousseau,1990).Budaya organisasi merupakan perpaduan nilai-nilai,keyaknan,asumsi-
asumsi,pemahaman,dan harapan yang di yakini oleh anggota organisasi atau kelompok
serta di jadikan pedoman bagi prilaku dan pemecahan masalah yang mereka hadapi (hodge
and anthony,1998) .

2.2 RINGKASAN BUKUKEDUA (Kepemimpinan Kepala Sekolah)

BAB I : KEPEMIMPINAN KUNCI KEBERHASILAN KEPALA SEKOLAH

Kepala sekolah adalah jabatan pemimpin yang tidak bisa di isi oleh orang-orang
tanpa di dasarkan atas pertimbangan-pertimbangan.Oleh sebab itu kepala sekolah pada
hakikatnya adalah pejabat formal,sebab pengangkatannya melalui suatu proses dan
prosedur yang di dasarkan atas peraturan yang berlaku. Secara sistem jabatan kepala
sekolah sebagai pejabat atau pemimpin formal dapat di uraikan melalui berbagai
pendekatan yaitu : pengangkatan,pembinaan, dantanggung jawab.

Kepemimpinan adalah satu kekuatan penting dalam rangka pengelolaan,oleh sebab


itu kemampuan memimpin secara efektif merupakan kunci untuk menjadi seorang manager
yang efektif.

BAB II : SEKOLAH MERUPAKAN ORGANISASI YANG KOMPLEKS DAN UNIK

Sekolah sebagai sebuah organisasi,di mana menjadi tempat untuk mengajar dan
belajar serta tempat untuk menerima dan memberi pelajaran,terhadap orang atau
sekelompok orang yang melakukan hubungan kerja sama.

Keberadaan sekolah sebagai organisasi seperti halnya organisasi-organisasi


lain,bersifat kompleks tetapi sekolah memiliki ciri-ciri khusus yang tidak di miliki oleh
organisasi-organisasi di luar sekolah,Sehingga keberadaan sekolah sebagai sebuah
organisasi bersifat unik,dalam arti sekolah sebagai organisasi memiliki kekhususan-
Critical Book Review 10
[Type the document title]

kekhususan yang tidak dimiliki oleh organisasi-organisasi pada umumnya.Bersifat


kompleks,karena di dalamnya terdapat beberapa unsur yang pelik,rumit,sulit dan saling
berkaitan.Didalamnya bergabung berbagai macam manusia yang mempunyai latar
belakang berbeda-beda,terjadi interaksi antar manusia secara perseorangan maupun
kelompok yang complicated.

BAB III : TANGGUNG JAWAB PEMBINAAN KEPALA SEKOLAH

Di antara penyelenggaraan pendidikan yang harus selalu di bina secara terus-


menerus oleh kepala sekolah adalah :

a.program pengajaran;

b. sumber daya manusia;

c.sumber daya yang bersifat fisik;

d.hubungan kerjasama antara sekolah dengan masyarakat.

Pelaksanaan ketentuan sebagaimana yang di atur oleh pemerintah tersebut,secara


garis besar meliputi proses seperti: pengelolaan,penilaian,bimbingan,pembiayaan,
pengawasan,pengembangan. Seorang kepala sekolah,para guru,dan tenaga fungsional yang
lain,menyadari bahwa titik pusat tujuan sekolah adalah menyediakan program pendidikan
yang di rencanakan untuk memenuhi kebutuhan hal-hal yang berkaitan dengan pendidikan,
pribadi dan kebutuhan masyarakatan kepentingan individu para siswa.

BAB IV : MENINGKATKAN HUBUNGAN KERJA SAMA SEKOLAH DENGAN


MASYARAKAT

Dalam hal ini kepemimpinan kepala sekolah mempunyai perana menentukan


sebagai satu kekuatan atau kewibawaan (power) di dalam menghimpun dan menggerakkan
segala sumber daya di dalam kerja sama dengan masyarakat pendidikan yang lebih
luas,serta untuk memperoleh berbagai dukungan sumber daya manusia,dana,serta
dukungan informasi berbagai lembaga dan dukungan politis dari segenap jajaran aparat
pendidikan.

Tujuan pokok pengembangan hubungan efektif dengan masyarakat setempat,


adalah untuk memungkinkan orang tua dan warga wilaya berpartisipasi aktif dan penuh arti
Critical Book Review 11
[Type the document title]

di dalam kegiatan pendidikan sekolah. Seka dukungan orang kepala sekolah merupakan
mata rantai penting di antara hubungan sekolah setempat dengan masyarakat yang lebih
luas.Oleh sebab itu apabila proses belajar mengajar akan akan di tingkatkan,maka
dukungan intelektual,teknis dan material harus di manfaatkan secara tepat. Demikian pula
hubungan dengan masyarakat yang memberikan dukungan dalam pengembangan program
perbailan sekolah, perlu di usahakan secara terus-menerus.

BAB V : MENINGKATKAN KUALITAS KEPEMIMPINAN KEPALA SEKOLAH

Betapa perlunya kualitas kepemimpinan kepala sekolah,maka selalu di tekankan


penting nya tiga kemampuan dasar yang perlu di miliki oleh kepala sekolah,yaitu:
conceptual skills,human skills, dan technical skills.

Dengan memiliki tiga macam keterampilan dasar tersebut,kepala sekolah di


harapkan mampu dalam hal:

a.menentukan tujuan sekolah;

b.mengorganisasikan atau mengatur sekolah;

c.menanamkan pengaruh atau kewibawaan kepemimpinannya;

d.memperbaiki pengambilan keputusan;dan

e. melaksanakan perubahan (perbaikan) pendidikan.

BAB VI : PENAMPILAN KEPEMIMPINAN KEPALA SEKOLAH

Penampilan adalah prestasi,kontribusi sumbangan atau hasil kerja. Penampilan


(kinerja) kepemimpinan kepala sekolah,adalah prestasi atau sumbangan yang di berikan
oleh kepemimpinan seseorang kepala sekolah,baik secara kuantitatif maupun kualitatif
yang terukur dalam rangka membantu tercapainya tujuan sekolah.
Critical Book Review 12
[Type the document title]

BAB III

PEMBAHASAN

3.1 Kelebihanbuku

1. Buku Utama
Kelebihan Buku
 Buku lebih tipis dari buku pembanding dan materi yang dijelaskan mudah
di mengerti
2.Buku Pembanding
Kelebihan buku
 Menggunakan teknik penjelasan yang mudah di pahami
 Gambar jelas dan memiliki keterangan

3.2 Kelemahan buku

1. Buku Utama

Kelemahan Buku

 Tidak memiliki gambar pada buku ini sehingga pembaca merasa mudah
bosan membaca nya

2.Buku Pembanding

Kelemahan Buku

 Penulis banyak menggunakan kata atau kalimat yang terkesan berputar-


putar yang membuat pembacanya bingung.
 Penalaran pembaca terhadap materi yang dipaparkan sangat diperlukan
karena buku ini memiliki bahasa yang sulit dimengerti, sehingga pembaca
dituntut untuk membaca buku ini secara berulang-ulang.
Critical Book Review 13
[Type the document title]

BAB IV

PENUTUP

4.1 Kesimpulan

Dari ringkasan materi yang sudah dipaparkan serta penjabaran kekurangan dan
kelebihan buku, buku dengan judulVisionary leadership Dr.Aan Komarih,M.Pd. ;Cepti
Triatna,S.Pd.Cepti Triatna,S.Pd.

Dan bukuKepemimpinan Kepala Sekola wahjosumidjo. ini layak untuk sebagai


referensi . Buku ini bagus sebagai bahan untuk guru, mahasiswa, orangtua dan pendidik
lainnya dalam menyikapi sebuah masalah yang ada dalam pendidikan

4.2 Saran

Saran penulis terhadap penulis buku ini adalah untuk dapat terus melengkapi dan
menyempurnakan karyanya untuk kebermanfaatan berasama. Masukan yang telah
disampaikan dari berbagai sumber dapat menjadi tambahan saran untuk kebaikan karya
penulis. Kepada seluruh mahasiswa serta para pendidik untuk dapat mempelajari dan
meneliti lebih banyak dari yang sudah dipaparkan penulis hal ini demi
menyumbangkan sebuah ilmu pengetahuan yang bermanfaat. Buku ini juga dapat
menjadi buku pembanding dalam pembelajaran. Serta hal yang paling utama untuk
seluruh pembacanya untuk dapat merealisasikannya atau melaksanakan pengetahuan
dalam buku di kehidupan nyata sehingga ini tidak menjadi hal teoritis semata.
Critical Book Review 14
[Type the document title]

DAFTAR PUSTAKA

Dr.Aan Komariah,M.Pd.;Cepti Triatna,S.Pd.2005.visionary leadership.Jakarta:PT Bumi


Aksara

WAHJOSUMIDJO.1999.kepemimpinan kepala sekolah.jakarta:PT RajaGrafindo Persada