Está en la página 1de 2

FATWA ULAMA & USTADZ AHLUS SUNNAH

www.soaldanjawab.wordpress.com

HADITS DHO’IF DI BULUGHUL MAROM

Soal:

Apa tujuan al-Hafidz Ibnu Hajar al-


Asqolani ‫ رح ح ح ح ححهم الح ح ح ح ح‬memasukkan hadits-hadits

yang beliau komentari "dho'if" dalam


kitabnya Bulughul Marom ?

Jawab:

Al-Hafidz Ibnu Hajar ‫ رحححهم ال ح‬dalam kitabnya

Bulughul Marom memaparkan dalam


muqoddimahnya, bahwa beliau menjelaskan
pada setiap akhir hadits (yang dia
sampaikan) adalah sebagai nasehat dan
peringatan bagi umat ini, sehingga apabila
beliau mengatakan hadits ini dho'if/lemah,
berarti beliau ingin menyampaikan kepada
FATWA ULAMA & USTADZ AHLUS SUNNAH
www.soaldanjawab.wordpress.com

umat derajat hadits tersebut yang


sebenarnya agar tidak diamalkan, seperti
dalam hadits no.105 tentang perintah Nabi
‫ صح ح ح ححلي ال ح ح ح ح عليح ح ح ححهم وسح ح ح ححلم‬kepada orang yang selesai

kencing untuk mengurut dzakarnya tiga kali,"


al-Hafidz ‫ رحهم ال‬mengomentari bahwa hadits ini

sanadnya dho'if, artinya bahwa hadits ini


dho'if dan tidak dapat diamalkan.[]

Disalin dari:
Majalah Al-Furqon No.75 Ed.5 Th.7 1428 H/
2007 M, Rubrik Soal-Jawab asuhan Ustadz
Abu Ibrohim Muhammad Ali AM ‫خفظهم ال‬, hal.6

eBook terkait:
1. Bulughul Maram
2. Hadits Dhaif dalam Buah Karya Ulama
3. Kaidah Memahami Hadits

Kunjungi blog kami:


1. Soal dan Jawab
2. Download eBook Islam
3. Doa dan Dzikir