Está en la página 1de 324

Membangun

untuk Mempercepat
PT Pengembangan Pariwisata Indonesia (Persero)
Pertumbuhan
Building to Accelerate Growth

L A P O R A N T A H U N A N 2 0 1 7 A N N U A L R E P O R T
Membangun
untuk Mempercepat
Pertumbuhan
Building to Accelerate Growth

L A P O R A N T A H U N A N 2 0 1 7 A N N U A L R E P O R T
Penjelasan Tema
Theme Explanation

Membangun untuk Mempercepat Pertumbuhan


Building to Accelerate Growth Membangun
untuk Mempercepat
PT Pengembangan Pariwisata (Persero)
Pertumbuhan
Building to Accelerate Growth

Tema yang dipilih untuk Laporan Tahunan PT Pengembangan Pariwisata


Indonesia (Persero) Tahun 2017 adalah Membangun untuk Mempercepat
Pertumbuhan (Building to Accelerate Growth). Tema ini dipilih mewakili
pencapaian dan fokus kinerja Perusahaan di 2017, yaitu dimulainya tahap
konstruksi atau pembangunan fisik infrastruktur di Kawasan Ekonomi
Khusus (KEK) Pariwisata Mandalika atau the Mandalika, guna percepatan
pertumbuhan Perusahaan.
The theme chosen for the 2017 PT Pengembangan Pariwisata
Indonesia (Persero) Annual Report is Building to Accelerate Growth.
This theme is chosen to describe the successful start of the Mandalika’s
physical construction as the achievement and focus of the Company’s
performance in 2017, to accelerate the growth of the Company.

L A P O R A N T A H U N A N 2 0 1 7 A N N U A L R E P O R T
5
Kesinambungan Tema
Theme Sustainability

2016 | Consolidation for a Great Leap


Tema “Consolidation for A Great Leap” mewakili semangat Perseroan selama
tahun 2016 untuk menjalankan pengembangan kepariwisataan serta konsolidasi
internal sebagai bagian dari keseluruhan upaya mendukung langkah Pemerintah
memprioritaskan sektor pariwisita sesuai RJPP 2016-2019.

The theme of “Consolidation for A Great Leap” represents the spirit of the Company
during 2016 to implement tourism development and internal consolidation, as
part of the effort to support the Government’s program in prioritizing tourism
sector, in line with the Company’s long term plan of 2016-2019.

2015 | Setting the Foundation of Growth


Tahun 2015 menjadi momentum untuk memperkokoh fondasi dalam rangka
melakukan lompatan besar pertumbuhan, sejalan dengan komitmen Pemerintah
menjadikan pariwisata sebagai sektor unggulan. Perseroan bergerak cepat
dengan melakukan konsolidasi internal dan revitalisasi serta mengembangkan
inisiatif-inisiatif strategis untuk mengoptimalkan kompetensi dan sumber daya
yang dimiliki Perseroan.

2015 is a momentum to strengthen the foundation in order to make a big leap of


growth, in line with the Government’s commitment to make tourism as a leading
sector. The Company was moving quickly through internal consolidation and
revitalization as well as developing strategic initiatives to optimize the Company’s
competencies and resources.

2014 | Tourism for Indonesia


Sepanjang tahun 2014 Perseroan memantapkan sejumlah strategi dalam rangka mewujudkan
pariwisata sebagai salah satu sektor unggulan. Strategi-strategi tersebut di antaranya ialah dengan
melakukan diversifikasi dalam peningkatan penetrasi pasar, pengembangan pasar mancanegara,
peningkatan awareness pasar dalam negeri dan pengembangan jasa dan produk pariwisata baru.
Throughout the year 2014 the Company established a number of strategies in order to realize
tourism as one of the national leading sectors. These strategies are increasing market penetration
through diversification, developing foreign market, increasing domestic market awareness, and
developing new tourism products & services.

2013 | To Be World Class Corporation in the Tourism Industry


Sampai tahun 2013 Perseroan telah berhasil mengembangkan kawasan Nusa Dua dari daerah
terpencil dan terbelakang menjadi kawasan yang bergengsi, promotif, dan menguntungkan serta
mampu memberikan dampak berganda bagi masyarakat Bali dan Indonesia.
Until 2013, the Company had succeeded in developing the Nusa Dua, from remote & backward
are to prestigious, promotive, and profitable destination, also able to provide multiple impacts for
the people of Bali.
6

Ikhtisar Data Keuangan Penting


Summary of Key Financial Data

Uraian 2017 2016 2015 2014 2013 2012 2011 2010 2009 2008
Description
POSISI KEUANGAN
FINANCIAL POSITION
Aset
Assets
Aset Lancar 500,435.00 760,018.00 699,686.00 347,795.00 346,943.00 318,679.00 220,719.00 204,205.00 189,003.00 160,449.00
Current assets
Aset Tidak Lancar 1,249,241.00 813,511.00 749,626.00 776,528.00 722,894.00 685,870.00 693,785.00 692,419.00 684,828.00 124,706.00
Non-current
assets
Jumlah Aset 1,749,676.00 1,573,529.00 1,449,312.00 1,124,323.00 914,504.00 896,624.00 873,831.00 285,155.00
Total assets 1,069,837.00 1,004,549.00

Liabilitas dan Ekuitas


Lialibity and Equity
Liabilitas Jangka 186,364.00 109,178.00 54,327.00 53,094.00 38,849.00 29,811.00 15,288.00 17,293.00 21,966.00 26,099.00
Pendek
Short-term
liability
Liabilitas Jangka 135,872.00 91,742.00 90,556.00 94,178.00 95,819.00 85,708.00 56,957.00 52,623.00 48,634.00 46,956.00
Panjang
Long-term
liability
Jumlah Liabilitas 322,236.00 200,920.00 144,883.00 147,272.00 134,668.00 115,519.00 72,245.00 69,916.00 70,600.00 73,055.00
Total liability
Ekuitas 1,427,440.00 977,051.00 935,169.00 889,030.00 842,259.00 826,708.00 803,231.00 212,100.00
Equity 1,372,609.00 1,304,429.00

Jumlah Liabilitas 1,749,676.00 1,573,529.00 1,449,312.00 1,124,323.00 914,504.00 896,624.00 873,831.00 285,155.00
dan Ekuitas 1,069,837.00 1,004,549.00
Total Liability and
equity
LABA RUGI KOMPREHENSIF
COMPREHENSIVE INCOME
Pendapatan 246,384.00 218,232.00 208,706.00 177,764.00 128,145.00 108,050.00 85,357.00 75,298.00 78,849.00 66,277.00
Usaha
Revenues
Beban Usaha (176,840.00) (143,225.00) (110,754.00) (94,767.00) (83,515.00) (69,009.00) (60,318.00) (47,302.00) (45,122.00) (40,978.00)
Expenses
Laba Bruto 69,544.00 75,007.00 97,952.00 82,997.00 44,630.00 39,041.00 25,039.00 27,996.00 33,727.00 25,299.00
Gross profit
Laba Sebelum 90,703.00 104,467.00 109,385.00 85,332.00 50,005.00 49,585.00 25,276.00 35,335.00 42,810.00 25,525.00
Pajak Final dan
Pajak Penghasilan
Final income
before tax &
income tax
Beban Pajak Final (25,532.00) (21,548.00) (19,149.00) (16,536.00) - - - - - -
Final tax expenses
Laba Sebelum 65,171.00 82,919.00 90,236.00 68,794.00 50,005.00 49,585.00 25,276.00 35,335.00 42,810.00 25,525.00
Beban Pajak
Penghasilan
Profit before
income tax
expenses
Manfaat (Beban) (1,979.54) (2,242.52) (3,010.00) (1,080.00) 2,248.00 748.00 3,989.00 105.00 (102.00) -
Pajak Penghasilan
Benefits of
(expenses)
income tax
7

Uraian 2017 2016 2015 2014 2013 2012 2011 2010 2009 2008
Description
Laba Tahun 63,191.46 80,676.48 87,226.00 67,714.00 52,253.00 50,333.00 29,265.00 35,440.00 42,708.00 25,525.00
Berjalan
Current year
profit
Penghasilan (293.00) (2,860.87) (1,628.00) (2,667.00) (450.00) 804.00 (161.00) 3,085.00 - -
(Kerugian)
Komprehensif lain
Income of (loss)
comprehensive
income
Laba 62,898.46 77,815.61 85,598.00 65,047.00 51,803.00 51,137.00 29,104.00 38,525.00 42,708.00 25,525.00
Komprehensif
Tahun Berjalan
Current year
comprehensive
income
RASIO-RASIO KEUANGAN
FINANCIAL RATIOS
Rasio Likuiditas
Liquidity ratio
Rasio Kas 224.42 636.16 1,445.54 822.01 875.20 688.16 1,122.93 1,050.99 762.65 499.45
Cash ratio
Rasio Lancar 268.53 696.13 2,128.16 1,006.85 905.39 710.39 1,220.18 1,180.87 860.44 614.77
Current ratio
Rasio Aktivitas
Activity Ratio
Perputaran - - 0.08 0.10 0.13 0.13 0.79 0.89 0.85 1.01
Persediaan (hari)
Activity Ratio
Inventory
turnover
Perputaran 96.54 85.57 48.37 58.48 58.82 17.03 41.85 88.25 83.61 146.97
Piutang (harian)
Accounts
receivable
turnover
Perputaran Aktiva 14.08 14.72 53.27 14.53 26.58 11.91 10.51 9.50 10.03 23.63
Total (%)
Total asset
turnover
Rasio Solvabilitas
Solvency Ratio
Rasio Modal 542.98 783.16 1,071.99 841.47 429.00 864.25 1,228.06 1,282.43 1,233.59 381.05
Sendiri terhadap
Total Aktiva
Ratio of equity to
total assets
Rasio Rentabilitas
Profitability Ratio
Tingkat 8.39 7.72 9.15 7.69 4.61 5.55 5.39 4.79 5.36 10.45
Pengembalian
Investasi Bersih
(%)
Net investment
return
Tingkat 4.43 5.88 7.24 6.97 9.07 6.02 5.62 4.94 5.65 14.27
Pengembalian
Ekuitas Bersih (%)
Net equity return
8

Aset Pendapatan Usaha


ASSET REVENUES
(dalam jutaan Rp) (dalam jutaan Rp)
(In million Rupiah) (In million Rupiah)

Tahun Tahun
Year Year

2008 285,155 2008 66,277

2009 873,831 2009 78,849

2010 896,624 2010 75,298

2011 914,504 2011 85,357

2012 1,004,549 2012 108,050

2013 1,069,837 2013 128,145

2014 1,124,323 2014 177,764

2015 1,449,312 2015 208,706

2016 1,573,529 2016 218,232

2017 1,749,676 2017 246,384

Aset Pendapatan Usaha


Asset Revenues

Liabilitas Laba Sebelum Pajak


LIABILITY PROFIT BEFORE TAX
(dalam jutaan Rp) (dalam jutaan Rp)
(In million Rupiah) (In million Rupiah)

Tahun Tahun
Year Year

2008 73,055 2008 25,525

2009 70,600 2009 42,810

2010 69,916 2010 35,335

2011 72,245 2011 25,276

2012 115,519 2012 49,585

2013 134,668 2013 50,005

2014 147,272 2014 85,332

2015 144,883 2015 109,385

2016 200,920 2016 104,467

2017 322,236 2017 90,703

Liabilitas Laba Sebelum Pajak


Liability Profit Before Tax
9

ekuitas Laba tahun berjalan


EQUITY CURRENT YEAR PROFIT
(dalam jutaan Rp) (dalam jutaan Rp)
(In million Rupiah) (In million Rupiah)

Tahun Tahun
Year Year

2008 212,100 2008 25,525

2009 803,231 2009 42,708

2010 826,708 2010 38,525

2011 842,259 2011 38,525

2012 889,030 2012 29,104

2013 935,169 2013 51,137

2014 977,051 2014 51,803

2015 1,304,429 2015 65,047

2016 1,372,609 2016 85,598

2017 1,427,440 2017 62,898

Ekuitas Laba Tahun Berjalan


Equity Current Year Profit
10
11
Laporan Komisaris Utama
Report of President Commissioner

I Gede Ardhika
Komisaris Utama
President Commissioner

Para pemangku kepentingan yang kami hormati, Dear honored stakeholders,


Setelah memantapkan proses konsolidasi dalam dua tahun After intense consolidation in the first two years, in
pertama, pada tahun 2017 PT Pengembangan Pariwisata 2017 PT Pengembangan Pariwisata Indonesia (Persero)
Indonesia (Persero) telah memasuki tahapan penguatan entered business foundation strengthening stage to
pondasi bisnis agar siap untuk pertumbuhan kinerja dan be ready for sustainable performance growth and
pengembangan ke depan secara berkelanjutan, yang ditandai development in the future, and this is marked by the
dengan peresmian KEK Mandalika oleh Presiden Ir. Joko official ceremony of the Mandalika Special Economic
Widodo. Zone by President Ir. Joko Widodo.

Assessment to the Board of Directors’


Penilaian atas Kinerja Direksi dalam Pengelolaan Performances in the Company
Perusahaan Management
Kami melihat bahwa Direksi telah memberikan fokus yang We have seen the Board of Directors had given proper
tepat dalam pengelolaan Perusahaan untuk mencapai visi dan focuses in the Company management to achieve the
misinya. Selama tahun 2017, kami melihat bahwa Perusahaan Company visions and missions. During 2017, we saw
telah memusatkan perhatian pada dua pekerjaan utama, that the Company focused its attentions to two main
yaitu mengamankan pencapaian target kinerja the Nusa Dua works; securing performance target achievement of the
dan melaksanakan capex (belanja modal) strategis melalui Nusa Dua and conducting strategic capital expenditure
percepatan kegiatan pembangunan untuk pengembangan through acceleration of development activities in the
the Mandalika. Kedua pekerjaan tersebut merupakan dasar Mandalika. Both works were the important bases for
penting bagi pencapaian pertumbuhan Perusahaan. the Company’s growth.
13

Dewan Komisaris, dalam melaksanakan fungsi pengawasan The Board of Commissioners in doing supervisory
senantiasa mempertimbangkan perkembangan kondisi functions always considered the developments of
ekonomi, sosial dan politik yang berlangsung sepanjang economy, social, and politic conditions during 2017.
tahun 2017. Hal ini dilakukan karena akan berpengaruh secara This was because it would influence both directly and
langsung maupun tidak langsung pada pelaksanaan tugas- indirectly to the Board of Directors in the Company
tugas pengelolaan Perusahaan oleh Direksi. management tasks.
Berbagai tantangan dan rintangan yang ditemui, ternyata Various challenges and obstacles were faced by the
dapat dilalui dengan baik, meskipun masih terdapat berbagai Company, yet the Company succeeded to manage
faktor eksternal yang tidak dapat dihindari dan berada di luar it properly, even though there were inevitable
kendali manajemen Perusahaan namun memiliki dampak external factors beyond the control of the Company
yang signifikan terhadap kemajuan Perusahaan. management, but they had significant influences for
the company advancement.
Faktor eksternal tersebut, antara lain berkaitan dengan
perkembangan nilai tukar Rupiah terhadap valas yang masih These external factors included the development of
rendah dan proses hukum yang dijalani terkait aset-aset yang low Rupiah exchange rate to other foreign currencies,
dialihkan Pemerintah kepada ITDC, selain beberapa faktor ongoing legal processes related asset transfer from the
internal yang masih perlu ditingkatkan, khususnya terkait Government to ITDC. Some internal factors should be
pengelolaan manajemen risiko dan pengendalian internal. improved, especially related to risk management and
internal control.
Dewan Komisaris mencatat bahwa manajemen telah
memenuhi sasaran usaha sebagaimana dituangkan dalam The Board of Commissioners recorded that the
Rencana Kerja dan Anggaran Perusahaan (RKAP) dan management had achieved the business targets as they
Key Performance Indicators (KPI) Tahun 2017 yang telah were stated in the Company Work Plan and Budget and
ditetapkan oleh Direksi dan disetujui oleh Dewan Komisaris in Key Performance Indicator (KPI) in 2017 which were
dan Pemegang Saham. provisioned by the Directors and had been approved
by the Board of Commissioners and the Shareholder.
Dewan Komisaris bersama Direksi secara berkala menjalin
komunikasi intensif dan mensosialisasikan program dan The Board of Commissioners and the Board of
kegiatan yang perlu dilaksanakan dalam tahun 2017. Directors periodically built intensive communication
Berdasarkan hal tersebut dirumuskan inisiatif strategis dan and socialized programs and activities to do in 2017.
rencana aksi, yang menjadi kesepakatan bersama sebagai Based on these, strategic initiatives and action plans
pedoman dalam rangka mencapai target kinerja maupun were formulated, and these became mutual agreement
target pencapaian tujuan strategis di tahun 2017. as the guide to achieve performance targets or strategic
goals in 2017.
Kami tidak henti-hentinya memanjatkan puji dan syukur
kehadirat Tuhan Yang Maha Esa, atas petunjuk dan bimbingan- We continuously thank the God for His guidance, so
Nya, Dewan Komisaris diberikan kemudahan dan kelancaran that the Board of Commissioners able to oversight the
dalam melaksanakan tugas-tugas pengawasan terhadap ITDC management with ease and smoothness.
pengelolaan di ITDC.

Overview to the Business Prospects Made


Pandangan atas Prospek Usaha yang Disusun by the Board of Directors
Direksi
The Board of Commissioners had the same perspective
Dewan Komisaris bersama Direksi memiliki pandangan to improve business foundation strengthen company
yang sama untuk memantapkan basis penguatan pondasi supporters in 2017 which had been delivered as the
bisnis dan penguatan infrastruktur pendukung Perusahaan business prospect in the following year. The target is
pada tahun 2017 yang disampaikan sebagai prospek usaha to be the firm company towards sustainable growth
di tahun mendatang. Targetnya, Perusahaan berada pada in the future. Investments in information technology
posisi yang kuat menuju pertumbuhan berkelanjutan di masa infrastructures and transformation of human resource
mendatang. Investasi dalam infrastruktur teknologi informasi are the evidences for management commitment in
dan transformasi sumberdaya manusia merupakan bukti doing effective and efficient management.
keseriusan manajemen untuk melakukan pengelolaan secara
Acceleration is also conducted concerning the efforts
efektif dan efisien.
for business developments through the Company’s
Percepatan juga dilakukan dalam kaitan dengan upaya subsidiaries so that they can develop better and able
pengembangan bisnis melalui anak perusahaan agar dapat to provide important contributions to the Company.
berkembang lebih baik dan memberikan kontribusi penting In this case, the Board of Commissioners sees that
bagi Perusahaan. Dalam hal ini, Dewan Komisaris memandang the Company subsidiaries have very important roles
bahwa anak perusahaan memiliki peran sangat penting dalam in supporting the Company’s business activity in the
menunjang kelancaran aktifitas bisnis di kemudian hari. future.
14

LAPORAN TAHUNAN 2017 ANNUAL REPORT

Program pembangunan pemerintah saat ini yang lebih Current popular government development program,
populer dengan Program Nawa Cita pada periode 2015- 2019 the Nawa Cita program in 2015-2019, prioritizes the
memprioritaskan antara lain pada pembangunan di bidang infrastructure development and improvement of
infrastruktur dan meningkatnya kontribusi pariwisata sebagai tourism contribution as the contributor of foreign
penyumbang devisa membuka peluang pertumbuhan yang exchange to open higher growth opportunities.
lebih tinggi. Apalagi dikaitkan dengan perubahan gaya hidup especially, related to lifestyle shifting and demographic
dan bonus demografi sampai lima belas tahun mendatang. bonus up to fifteen years to come.
Kondisi ini sekaligus menjadi daya tarik bagi para investor This condition will be attractor for the investors to
untuk melakukan investasi di bidang industri kepariwisataan invest in domestic tourism and property industries. The
dan properti di dalam negeri. Minat berinvestasi tidak saja interest for investing is not only raised from domestic
muncul dari dalam negeri tetapi juga muncul dari beberapa but some foreign investors also express their interests
investor asing yang telah menyatakan minatnya untuk to invest in Indonesia.
berinvestasi di Indonesia.

Evaluation of Committees’ Performances by


Evaluasi Kinerja Komite-Komite Dewan the Board of Commissioners
Komisaris
In doing monitoring functions and providing advices
Dalam melaksanakan fungsi pengawasan dan pemberian as well as ensuring that the Company implements the
nasehat serta memastikan bahwa Perseroan telah governance principles, the Board of Commissioners is
menerapkan prinsip-prinsip tata kelola, Dewan Komisaris assisted by committees; the Audit Committee and the
dibantu oleh Komite yang terdiri dari Komite Audit serta Risk Management and Investment Committee. These
Komite Manajemen Risiko dan Investasi. Komite-komite committees do their respective roles and responsibilities
tersebut telah melaksanakan peran dan tanggung jawab properly based on a charter, so that they are able to
masing-masing dengan baik sesuai dengan piagam (charter) provide positive supports to the implementation of
sehingga mampu memberikan dukungan yang positif various functions and roles as well as responsibilities of
terhadap pelaksanaan berbagai fungsi dan peran serta the Board of Commissioners.
tanggung jawab Dewan Komisaris, yaitu Komite Audit serta
The Audit Committee serves to help the Board
Komite Manajemen Risiko dan Investasi.
of Commissioners ensure the internal controlling
Komite Audit bertugas membantu Dewan Komisaris dalam effectiveness done by both internal and external
memastikan efektivitas pengendalian internal yang dilakukan auditors, and to ensure the fairness and reliability of
oleh auditor internal maupun auditor eksternal serta the Company financial report. Furthermore, the Audit
memberikan kepastian mengenai kewajaran dan kehandalan Committee effectively conducted selection process
laporan keuangan Perseroan. Selain itu, Komite Audit secara and provide recommendation for Public Accounting
efektif telah melakukan proses seleksi dan memberikan Firm appointment to the Board of Commissioners.
rekomendasi penunjukan Kantor Akuntan Publik kepada
Dewan Komisaris.
Risk Management Committee
The Risk Management and Investment Committee
Kinerja Manajemen Resiko
helps the Board of Commissioners in monitoring
Komite Manajemen Risiko dan Investasi bertugas membantu and reviewing the risk management policies and
Dewan Komisaris dalam bidang pengawasan terhadap telaah its implementations by coordinating with the Audit
terhadap kebijakan dan pelaksanaan manajemen risiko Committee. This committee coordinates, monitor,
berkoordinasi dengan Komite Audit, melakukan koordinasi and evaluates the implementation and the investment
dan evaluasi atas implementasi dan pengawasan masing- decision making process of the Company, and also
masing komponen, melakukan evaluasi dan pemantauan provides feedback to periodic report, given by the
terhadap proses pengambilan keputusan investasi Perusahaan Company Management on Risk Management and
serta menerima dan memberikan umpan balik terhadap Investment.
laporan berkala yang diberikan oleh Manajemen Perusahaan,
mengenai pengelolaan risiko dan investasi.
Social Responsibility
We appreciate the Board of Directors’ commitments
Tanggung Jawab Sosial
to implement the Company’s social responsibility
Kami mengapresiasi komitmen Direksi untuk melaksanakan activities, both activities done in the Company’s
kegiatan tanggung jawab sosial perusahaan, baik yang working areas under Partnership and Community
dilakukan di wilayah kerjanya melalui skema Program Development Program (PKBL) scheme and outside
Kemitraan dan Bina Lingkungan maupun di luar wilayah the Company working areas through the State Owned
kerja Perusahaan melalui skema BUMN Peduli. Program- Enterprises Care program (BUMN Peduli) scheme. The
program pemberdayaan masyarakat yang dilakukan dalam community development programs are conducted in
15

LAPORAN TAHUNAN 2017 ANNUAL REPORT

kaitan pengembangan kawasan the Mandalika memberikan order to raise participation and support opportunities
peluang partisipasi dan dukungan warga terhadap kegiatan from the community in the Company’s future activities.
usaha Perusahaan di masa-masa mendatang.

The Board of Commissioners Composition


Susunan Dewan Komisaris
Current Board of Commissioners composition,
Komposisi Dewan Komisaris saat ini, yang ditetapkan melalui which was provisioned by the General Meeting
Rapat Umum Pemegang Saham No. SK-215/MBU/11/2015 of Shareholders No. SK-215/MBU/11/2015 dated 2
tanggal 2 November 2015 terdiri dari I Gede Ardhika selaku November 2015, consists of I Gede Ardhika as the
Komisaris Utama, Dadang Rizki Ratman, Triarko Nurlambang President Commissioner, Dadang Rizki Ratman, Triarko
dan Lalu Gita Ariadi masing-masing sebagai Komisaris Nurlambang and Lalu Gita Ariadi as Commissioners
Perusahaan sampai akhir pelaporan tidak mengalami that there was no change, up to the end of the report.
perubahan.
Cooperation and high trust from members of the
Diharapkan kerjasama dan kepercayaan yang tinggi Board of Commissioners are expected to continue the
dari anggota Dewan Komisaris tetap dapat dilanjutkan, encouragement efforts for the Company developments
sehingga dapat mendorong upaya peningkatan kinerja dan and performance improvements including achieving
pengembangan Perusahaan termasuk penyelesaian target- targets of destination developments punctually with
target pengembangan kawasan secara tepat waktu, biaya expected qualities and costs.
dengan kualitas yang diharapkan.

Corporate Governance Implementation


Konsistensi Penerapan Tata Kelola Perusahaan Consistency
Dewan Komisaris selalu memberikan arahan dan nasehat The Board of Commissioners always provide
agar Direksi dan seluruh jajaran Perusahaan selalu bertindak instructions and advices so that the Board of Directors
mengikuti prinsip-prinsip tata kelola perusahaan yang baik and all elements in the Company acts by adhering
(GCG). Prinsip-prinsip tersebut juga menjadi pedoman bagi Good Corporate Governance principles. These
seluruh anggota Dewan Komisaris dalam menjalankan fungsi principles also become guides for all members of the
pengawasan terhadap pengelolaan Perusahaan. Kami melihat Board of Commissioners in doing their monitoring
16

LAPORAN TAHUNAN 2017 ANNUAL REPORT

bahwa Direksi telah melakukan upaya peningkatan functions to the Company management. We have
ketaatan dengan melengkapi berbagai infrastruktur dan seen that the Board of Directors have made efforts to
kebijakan terkait. improve compliances by completing various related
infrastructures and policies.

Penutup Closing
Dewan Komisaris memastikan komitmen bersama The Board of Commissioners ensure the commitments
Direksi dan seluruh karyawan untuk memperkuat nilai- with the Board of Directors and all employees to
nilai kepercayaan, meningkatkan kepedulian dan bekerja strengthen trust values, to improve caring and
keras, bekerja cerdas serta bekerja sama bahu membahu hardworking, to work smart and to work in cooperation
dalam upaya lebih meningkatkan nilai bagi stakeholders. in order to improve and provide more values for the
Komitmen ini sejalan dengan upaya untuk mempercepat stakeholders. These commitments are in line with ITDC
ITDC menuju posisi yang semakin tangguh dan mampu acceleration toward a tougher position and to be able
berkembang lebih baik lagi. to grow better.
Akhirnya Dewan Komisaris mengucapkan terima kasih Finally the Board of Commissioners would like to
dan memberikan apresiasi yang tinggi kepada Direksi dan thank and expresses high appreciation to the Board
seluruh karyawan atas kesamaan pemahaman dan langkah of Directors and all employees for the common
serta kesungguhannya dalam mengelola Perusahaan. understanding, steps, and seriousness in managing the
Company.
Demikian juga halnya kepada Pemegang Saham dan
para stakeholders seperti Pemerintah Pusat, Pemerintah We also express our gratitude to the Shareholders and
Daerah dan tokoh-tokoh masyarakat serta pihak lainnya the stakeholders such as central government, local
yang telah memberikan kontribusi dan dukungan sangat government, community figures and other stakeholders
berarti dalam upaya pencapaian kinerja tahun 2017. who made their very meaningful contributions and
supports in our efforts for performance achievement
in 2017.

I Gede Ardhika
Komisaris Utama
President Commissioner
17

17

LAPORAN TAHUNAN 2017 ANNUAL REPORT


18

LAPORAN TAHUNAN 2017 ANNUAL REPORT

Foto dari kiri ke kanan


Photo from left to right

Triarko Nurlambang
Komisaris/Commissioner
Dadang Rizki Ratman
Komisaris/Commissioner

I Gede Ardhika
Komisaris Utama/President
Commissioner
Lalu Gita Ariadi
Komisaris/Commissioner
19

LAPORAN TAHUNAN 2017 ANNUAL REPORT


Laporan Direktur Utama
Report of President Director

Abdulbar M. Mansoer
Direktur Utama
President Director

Para pemangku kepentingan yang kami hormati, Dear honored Stakeholders


Tahun 2017 merupakan tahun yang penting bagi PT 2017 proved as a critical year for PT Pengembangan
Pengembangan Pariwisata Indonesia (Persero) dalam Pariwisata Indonesia (Persero) in its ongoing endeavor
menapaki perjalanan bisnisnya ke depan. Sejumlah inisiatif to stay on course. Multiple Strategic Initiatives were
strategis telah dilakukan, bukan hanya untuk menghadapi implemented to anticipated future challenges in
beragam tantangan pada tahun 2017, tapi juga demi achieving its grand vision and mission. As stated in
mengantisipasi masa depan dalam rangka merealisasikan Coporate Long Term Planning, our focus in 2017
upaya pencapaian visi dan misi Perusahaan. Sesuai dengan is fast-track the development and growth of the
rencana jangka panjang Perusahaan, pada tahun ini, Company, in partic­ular accelerating the progress of
fokus kegiatan diarahkan pada upaya membangun untuk the Mandalika.
mempercepat pertumbuhan Perusahaan, khususnya kawasan
We are so grateful that the Company is stayed in its
the Mandalika.
course and delivered positive results, maintaining
Kami bersyukur bahwa sejauh ini, perjalanan Perusahaan and to an extend improving the overall health of the
masih berada dalam jalur yang tepat dan menunjukkan kinerja Company.
positif, di antaranya ditunjukkan hasil penilaian terhadap
We are pleased to share an assessment report,
tingkat kesehatan Perusahaan.
conducted in 2017, based on the Decree of Ministry
Penilaian terhadap tingkat kesehatan Perusahaan dilakukan of State Owned Enterprises No. KEP-100/MBU/2002
dengan mengacu pada Keputusan Menteri BUMN No. KEP- dated 4 June 2002, noting that ITDC has scored a total
100/MBU/2002 tanggal 4 Juni 2002. Berdasarkan penilaian of 76.000 points, rewarding it the grade: “HEALTHY
yang dilakukan untuk tahun 2017, Perusahaan memperoleh (A)”.
total skor sebanyak 76,00 poin dengan kategori “SEHAT (A)”.
21

Perincian mengenai hal tersebut adalah: The following is the detailed results:

2
Kriteria Penilaian
Assesment Criteria
1 Aspek Operasional 3
Kriteria Penilaian
Operational Aspect Kriteria Penilaian
Assesment Criteria Bobot/Credit: 15,00 Assesment Criteria
Aspek Keuangan Aspek Administrasi
Financial Aspect Skor Administration Aspect
Score
Bobot/Credit: 70 Bobot/Credit: 15,00

Skor 14,00 Skor


Score Score

47,00 15,00

TOTAL

76,00

Tantangan 2017 Challenge in 2017


Kondisi perekonomian nasional pada tahun 2017 National economic conditions in 2017 proved a
menunjukkan pemulihan ekonomi yang berkelanjutan secara gradual and sustainable recovery. This condition
gradual. Kondisi ekonomi global yang membaik berkontribusi contributed to Indonesian economic growth in 2017.
bagi pertumbuhan ekonomi Indonesia sepanjang tahun 2017. Furthermore, business sector recorded improvement
Selain itu, di dunia korporasi juga terjadi peningkatan investasi on investment on second hal of 2017. Over all,
terutama pada paruh kedua 2017. Secara keseluruhan, Indonesian economic growth in 2017 was 5.07%
pertumbuhan ekonomi Indonesia pada tahun 2017 tercatat which is improved compared with 2016 with 5.03%.
5,07%, angka ini lebih baik bila dibandingkan dengan catatan
The improvement of the economic dynamics
tahun 2016 yang sebesar 5,03%.
indicated in export, government investment, and
Dinamika perekonomian yang bergerak ke arah lebih baik consumption shifting. Government spending on
ini terlihat dalam aspek ekspor, investasi pemerintah, dan infrastructure projects had significant contribution on
pergeseran konsumsi. Investasi pemerintah pada berbagai improvement of construction business. The change
proyek infrastruktur juga berperan dalam peningkatan of consumption into lifestyle and leisure also develop
lapangan usaha konstruksi. Di sisi lain, perubahan pola business performance. From total development of
konsumsi yang tercatat lebih banyak ke sektor gaya hidup foreign tourists, Bali has market share of 42.39% from
dan wisata juga mendorong kinerja lapangan usaha. Dari total visitor or 5.374.756 or increased by 20.93% from
perkembangan dan pertumbuhan kunjungan wisatawan the same period in 2016.
mancanegara secara nasional, Indonesia memperoleh
The Board of Directors had made efforts to catch any
pangsa pasar sebesar 42,39% dari total kunjungan wisatawan,
tourism industry growth opportunity by sharpening the
yaitu sebanyak 5.374.756 orang, atau meningkat sebesar
Company long term strategic plan, improving income
20,93% dari periode yang sama pada tahun 2016.
by conducting series of innovative events including
Direksi telah berupaya untuk menangkap peluang festivals and sport, developing infrastructures in
pertumbuhan industri pariwisata tersebut dengan the Mandalika, improving brand awareness of the
mempertajam detail rencana strategis jangka panjang destination through investment promotion and
Perusahaan, meningkatkan pendapatan melalui rangkaian establishing and developing businesses through new
event yang inovatif seperti festival dan olahraga, businesses.
pengembangan infrastruktur di the Mandalika, meningkatkan
brand kawasan melalui promosi investasi dan konten yang
setara, serta melakukan pendirian dan pengembangan bisnis
anak perusahaan.
22

LAPORAN TAHUNAN 2017 ANNUAL REPORT

Kinerja Perusahaan Tahun 2017 The Company Performance in 2017


Pada tahun 2017, Perusahaan dapat mencapai target kinerja In 2017, the Company made strides in the Company
Perusahaan dengan menggembirakan. Dari indikator yang performance target. Looking at the indicators set form
tercantum pada Key Performance Indicator (KPI) sesuai in the Key Performance Indicators (KPI) according
dengan Kontrak Manajemen antara Direksi dengan Pemegang to the Management Contract between the Board of
Saham, Direksi berhasil mencapai skor 75,49 dari 100. Directors and Shareholders, the Board of Directors
managed to achieve score 75.49 out of 100.

No Perspektif Bobot Nilai


Perspective Credit Score

1 Keuangan dan Pasar 26 13,89


Financial and Market

2 Pelanggan 20 20,70
Customer

3 Efektivitas Produk dan Proses 22 8,60


Product and Process Effectiveness

4 Tenaga Kerja 16 16,50


Labor

5 Kepemimpinan, Tata Kelola dan Tanggung Jawab Kemasyarakatan 16 15,80


Leadership, Public Governance and Responsibility

100 75,49

Dua di antara perspektif dalam KPI tersebut, yaitu pelanggan Two KPI indicators, customer and labor, exceeded
dan tenaga kerja telah melampaui target yang ditetapkan. predetermined targets. The assessment to the
Penilaian terhadap pelayanan pelanggan menunjukkan customer service showed satisfaction improvement
peningkatan kepuasan dibandingkan periode yang sama compared to the same period in 2016, both for
tahun 2016, baik untuk pelayanan yang diberikan oleh services provided by the company or by third parties.
Perusahaan maupun melalui pihak ke-3.

Hasil Penilaian Realisasi 2017 Realisasi 2016 KPI


Assessment results Realization in 2017 Realization in 2016

Pelayanan yang diberikan ITDC 82,25 79,16 75


Services provided by ITDC

Pelayanan yang diberikan melalui Pihak ke-3 80,78 76,51 75


Services provided by the third parties

Di sisi efektivitas produk dan proses, Perusahaan belum dapat In the Product and Process Effectiveness side, the
merealisasikan pendirian anak usaha PT ITDC Nusantara Company was not able to realize establishment of
Utilitas dan PT ITDC Nusantara Properti sesuai target karena its subsidiaries in a timely manner, they are; PT ITDC
masih menunggu persetujuan Kementerian Badan Usaha Nusantara Utilitas and PT ITDC Nusantara Properti.
Milik Negara selaku pemegang saham. Perusahan pun sedang The delay was due to approvals from the Ministry
menangani penyelesaian lahan enclave yang sedang dalam of Stated Owned Enterprises as the Shareholder. In
proses hukum di pengadilan. adolition continued enclave land dispute which was
still ongoing legal process in the court and because of
Pendapatan usaha Perusahaan hingga akhir tahun buku 2017
uncontrollable external conditions.
tercatat sebesar Rp 246,3 miliar, lebih tinggi dari pendapatan
usaha tahun 2016 yang tercatat sebesar Rp 218,2 miliar. The Company revenue as of the end of 2017 fiscal
Pendapatan usaha ini sebagian besar diperoleh dari sewa tanah year was Rp. 246.3 billion, and which is higher than
di the Nusa Dua serta didukung oleh penggantian asosiasi dan the revenue in 2016 of Rp. 218.2 billion. Most of this
jasa pengolahan air. Karena pendapatan sewa tanah sebagian revenue came from land leasing in the Nusa Dua and
besar dalam US Dolar, maka naik turunnya nilai mata uang supported by replacement of association and water
asing juga berpengaruh terhadap fluktuasi pendapatan. processing service. Because the land leasing income
was mostly in US dollar, the fluctuation of foreign
23

LAPORAN TAHUNAN 2017 ANNUAL REPORT

Selain kurs, pendapatan dari kompensasi presentase currency exchange also influenced the income
(kompres) juga dipengaruhi oleh tingkat hunian dan harga fluctuation.
rata-rata kamar. Ketiga variabel tersebut mempengaruhi
Besides currency exchange rate, income coming from
perubahan pendapatan sebesar 28%, sedangkan sisanya 72%
compensation percentage was also influenced by the
dipengaruhi oleh variabel eksternal lainnya. Di antara ketiga
occupancy rate and the average room price. These
variabel tersebut, variabel tingkat hunian yang paling signifikan
three variables influenced the revenue change by 28%,
mempengaruhi perubahan pendapatan.
while the rest 72% was influenced by other external
variables. Amongs these three variables, occupancy
rates is the major influencer that contributed to the
Kemajuan Revitalisasi the Nusa Dua Revenue change.
ITDC melalui the Nusa Dua meraih penghargaan tertinggi
Green Platinum (Juara Umum) dalam ajang Indonesia
Sustainable Tourism Award (ISTA) ke-1 yang diselenggarakan The Nusa Dua Revitalization Update
oleh Kementerian Pariwisata. Namun Perusahaan terus
ITDC through the Nusa Dua received the highest
melanjutkan upaya revitalisasi the Nusa Dua, agar lebih
honor (overall winner) from the 1st Indonesia
kompetitif sehingga dapat menggali potensi pendapatan dari
Sustainable Award (ISTA), which was held by the
operasional the Nusa Dua.
Ministry of Tourism. However the Company strive to
Upaya yang telah dilakukan di tahun 2017 antara lain: continue the Nusa Dua revitalization program, so that
the Company will be more competitive by exploring
· Menjadikan the Nusa Dua sebagai pilihan utama lifestyle
income potentials from the Nusa Dua operation.
event (event destination) dengan kelebihan pengelolaan
infrastruktur pendukung event yang terintegrasi yang The efforts done in 2017 by the Nusa Dua included:
dimiliki oleh the Nusa Dua.
· Making the Nusa Dua into the premier lifestyle
· Penyelenggaraan regular event, sport event, dan lifestyle event destination with an integrated event
event destination yang ditargetkan dapat menambah supporting infrastructure and professional
jumlah dan lama tinggal pengunjung di the Nusa Dua management.
seperti Bali Blues Festival, Nusa Dua Light Festival, Nusa
· Organizing of regular events, sport events, and
Dua Cultural Run 2017, Bali Run dan Yoga Festival yang
lifestyle events, that targets number of visitors
akan dilaksanakan secara rutin di masa mendatang.
and longer stays in the Nusa Dua by hosting Bali
Penyelenggaraan Nusa Dua Light Festival pada Bulan Juni
Blues Festival, Nusa Dua Light Festival, Nusa Dua
2017 misalnya, telah mendatangkan lebih dari 200.000
Cultural Run 2017, Bali Run and Yoga Festival.
pengunjung dalam 40 hari penyelenggaraan.
These events will be held regularly on an annual
· Pesona Mandiri Nusa Dua Fiesta 2017 yang selama basis. The Nusa Dua Light Festival which was held
ini menjadi beban murni perusahaan (cost centre) in June 2017, for example, attracted 200,000
telah mampu membiayai dirinya sendiri. Kedepannya visitors over a period of 40 days.
ditargetkan untuk menjadi salah satu sumber pendapatan.
· Pesona Mandiri Nusa Dua Fiesta 2017 which so
· Penyelenggaraan event Nusa Dua Light Festival di far been a cost center for the Company had been
tengah erupsi Gunung Agung pada akhir 2017 sebagai able to fund itself. In the future it is targeted to be
jawaban atas keraguan wisatawan internasional terhadap one of revenue and profit centers.
keamanan Bali, terkait erupsi Gunung Agung. dimana
· The Nusa Dua Light Festival event held in the
semakin banyak event yang diselenggarakan akan
middle of Mount Agung eruption in the end of
menambah pendapatan jasa.
2017 was held to be the answer to international
· Revitalisasi pada proses pengolahan air irigasi dengan tourists’ doubts to Bali safety, related to Mount
membangun unit Dissolved Air Flotation (DAF). Hal Agung eruption, this and more was held to
ini akan meningkatkan kualitas air irigasi yang akan improve service incomes and more events to be
berdampak pada peningkatan pengguna air irigasi, tidak held.
hanya hotel di dalam kawasan tetapi juga di luar kawasan
· Revitalization in irrigation water processing
sehingga dapat mendorong pendapatan pengolahan air
process by building Dissolved Air Flotation (DAF).
irigasi lebih tinggi.
This will improve irrigation water quality for
irrigation water users, not only by hotels in the
Nusa Dua but also outside the Nusa Dua, so that it
will improve the income from the irrigation water
processing.
24

LAPORAN TAHUNAN 2017 ANNUAL REPORT

Kemajuan Pembangunan the Mandalika The Mandalika Development Update


Sesuai fokus kinerja 2017, yakni membangun untuk mempercepat Align to performance focus in 2017, developing to
pertumbuhan maka realisasi kemajuan fisik PMN mencapai accelerate growth, the realization of State Equity
100% dan realisasi kemajuan keuangan sebesar Rp 238.53 Miliar Capital (SEC) physical progress was 100% and the
(95% dari total PMN). Penggunaan dana PMN dioptimalkan realization of financial progress was Rp. 238,53 billion
untuk pekerjaan infrastruktur kawasan yang telah terkontrak (95% of SEC). The use of SEC fund was optimized for
di tahun 2016 dan 2017. Realisasi progres fisik RKAP sampai infrastructure works in the area which had contracts
dengan Desember adalah sebesar 90%. Realisasi keuangan in 2016 and 2017. The physical progress of Work Plan
sampai dengan Desember adalah sebesar 339.75 Miliar atau and Corporate Budget (WPCB) up to December was
81% terhadap RKAP 2017. Tidak tercapainya prognosa sampai 90%. The financial realization up to December was
Desember 2017 disebabkan karena: Rp. 339.75 billion or 81% of WPCB in 2017. Unachieved
prognosis up to December 2017 was because:
1. Proses pembebasan tanah enclave hanya tercapai 84% dari
prognosa yang ditargetkan sebesar 100%. 1. Enclave land acquisition was only 84% from
prognosis target of 100%.
2. Kemajuan infrastruktur (Non PMN) hanya tercapai 83% dari
yang ditargetkan. Infrastruktur Non PMN yang tidak dapat 2. Infrastructure progress (non- State Equity Capital)
tercapai yaitu konstruksi IPAL dan Kantor OF2 yang saat ini was only 83% from target. Unachieved non-
masih dalam proses DED State Equity Capital infrastructures were IPAL
construction and OF2 office which is currently
Di sisi lain, percepatan konstruksi untuk memacu pertumbuhan
still in Detail Engineering Design (DED).
di the Mandalika telah berjalan sesuai arah yang ditetapkan,
yang ditandai peresmian pengoperasian KEK Mandalika oleh On the other hand, the acceleration of construction
Presiden Ir. Joko Widodo. Peresmian ini menandai terpenuhinya to spur growth at the Mandalika has done according
kriteria kesiapan beroperasi KEK Mandalika dan keputusan to the plan, as President Joko Widodo inaugurated
Dewan Nasional KEK mengenai kesiapan KEK Mandalika dalam the operation of the Mandalika Special Economic
menerima dan melayani investor. Zone. This inauguration denoted the fulfillment of the
Mandalika Special Economic Zone’s readiness criteria
Sebagai bagian dari kesiapan tersebut, telah dilakukan
and SEZ national council decision on the Mandalika
penandatanganan nota kesepahaman pembangunan sirkuit jalan
SEZ in accepting and serving the investors.
raya internasional di the Mandalika dengan Roadgrip Motorsports
UK Ltd dan Mrk1 Consulting untuk pembangunan sirkuit jalan As a part of that readiness, a Memorandum of
raya pertama di dunia yang dibangun dari tahap konsep dengan Understanding has been signed for the Mandalika
standar Federation Internationale de Motocyclisme (FIM) dan Street Race development with Roadgrip Motorsports
Federation Internationalede l’Automobile (FIA). UK Ltd and Mrk1 Consulting on the first street race
circuit construction in the world which would
Selain itu pekerjaan pembangunan Pantai Kuta Mandalika be constructed from the concept stage with the
telah dimulai dengan penandatanganan kontrak proyek Federation Internationale de Motocyclisme (FIM)
paket pekerjaan infrastruktur the Mandalika, yang meliputi and Federation Internationalede l’Automobile (FIA)
pembangunan jalan dalam kawasan sepanjang 11 km dan standards.
taman ruas C-1, I-11, E-R-S-T, R-R1, penataan Pantai Kuta
In addition, Pantai Kuta Mandalika development work
Mandalika oleh PT Wijaya Karya (Persero), pembangunan mesjid
was started by signing the contracts for infrastructure
Nurul Bilad, sebagai ikon gerbang masuk the Mandalika yang
work package projects in the Mandalika, including
diresmikan penggunaannya oleh Presiden Joko Widodo dengan
the construction of 11 km inner road and the park
penandatanganan prasasti, serta dimulainya pembangunan
section C-1, I-11, E-R-S-T, R-R1, the designing of
pondasi Hotel Pullman Mandalika milik ITDC, yang dibangun di
Pantai Kuta Mandalika by PT Wijaya Karya (Persero),
atas lahan seluas 5 ha dengan nilai investasi Rp 750 Milyar.
the construction of Masjid Nurul Bilad as the icon
of entrance gate of the Mandalika which was
inaugurated its use by President Joko Widodo by
Prospek Usaha signing its inscription, and the beginning of foundation
Sektor pariwisata sejak tahun 2016 telah berhasil meningkatkan construction for Pullman Mandalika Hotel owned
diri menjadi penyumbang devisa terbesar kedua, dari tahun by ITDC which was constructed on 5 ha land with
sebelumnya yang berada di peringkat keempat. Diperkirakan, investment value of Rp. 750 billion.
sektor pariwisata pada tahun 2020 akan berhasil menjadi
peringkat pertama dalam kontribusi devisa negara.
Business Prospect
Untuk mewujudkan hal ini, sejak 2017 Pemerintah telah
menetapkan 10 destinasi prioritas, yakni Borobudur (Jawa Since 2016, tourism sector succeeded to improve
Tengah), Mandalika (NTB), Labuan Bajo (NTT), Bromo-Tengger- becoming the second biggest contributor for
Semeru (Jawa Timur), Kepulauan Seribu (Jakarta), Toba (Sumatera foreign exchange, which was in the fourth rank in
Utara), Wakatobi (Sulawesi Tenggara), Tanjung Lesung (Banten), the previous year. It is estimated that tourism sector
Morotai (Maluku Utara), dan Tanjung Kelayang (Belitung). in 2020 will succeed to become the first contributor
for the state foreign exchange.
25

LAPORAN TAHUNAN 2017 ANNUAL REPORT

To realize that, since 2017 the Government had


provisioned 10 destination priorities. They were
Borobudur (Central Java), Mandalika (Nusa Tenggara
Barat), Labuan Bajo (Nusa Tenggara Timur), Bromo-
Tengger-Semeru (East Java), Kepulauan Seribu
(Jakarta), Toba (North Sumatera), Wakatobi (Southeast
Sulawesi), Tanjung Lesung (Banten), Morotai (North
Maluku), and Tanjung Kelayang (Belitung).
The Board of Directors made efforts to catch this
growth opportunities by increasing the promotion
of the Nusa Dua as a world class tourism destination
with an objective to increase hotel occupancy rate
in the Nusa Dua by taking participations in numbers
of tourism and other exhibitions. This participation
Direksi berupaya menangkap peluang pertumbuhan ini
showed positive results through the realization of 76%
dengan meningkatkan promosi the Nusa Dua sebagai sebuah
occupancy rate in the Nusa Dua, or it increased 5%
destinasi pariwisata kelas dunia dengan tujuan meningkatkan
compared to the same period in 2016 and it increased
tingkat hunian hotel di the Nusa Dua melalui partisipasi dalam
3% exceeding Work Plan and Corporate Budget
berbagai pameran pariwisata dan pameran lainnya. Partisipasi
(WPCB) in 2017, even though Mount Agung eruption
ini memperlihatkan hasil positif melalui realisasi tingkat hunian
occurred in the last three months of the end of 2017
the Nusa Dua sebesar 76 % yang naik 5 % dari pencapaian tahun
influenced the tourist visit rate to Bali including the
2016, dan 3 % diatas RKAP tahun 2017, sekalipun erupsi Gunung
Nusa Dua.
Agung yang terjadi pada tiga bulan terakhir 2017 memberi
dampak terhadap tingkat kunjungan wisatawan ke Bali termasuk Other activities to encourage promotion on the
ke the Nusa Dua. investment opportunities in the Mandalika in 2017 were
participation in the investment forums and investment
Kegiatan lain yang dilakukan adalah mendorong promosi
road shows both in domestic and in foreign countries
tentang peluang berinvestasi di the Mandalika pada tahun 2017
in order to seek potential investors for land use in the
melalui kegiatan-kegiatan forum investasi dan investment road
Mandalika.
show di dalam dan luar negeri dalam rangka mencari investor
potensial untuk melakukan kerjasama pemanfaatan lahan di the Investment promotion activity was also conducted
Mandalika. in the ITDC office, in Praya Lombok, which had
been visited by domestic as well as foreign potential
Kegiatan promosi investasi juga dilakukan di kantor ITDC,
investors, where some of them had signed cooperation
Praya Lombok, yang selama ini telah banyak dikunjungi calon-
agreement for land use in the Mandalika.
calon investor potensial domestik dan asing, yang beberapa di
antaranya saat ini telah menandatangani perjanjian kerjasama
pemanfaatan lahan the Mandalika.
Good Corporate Governance
We fully understand that the Good Corporate
Tata Kelola Perusahaan yang Baik Governance implementation is an important
requirement for development activities to ensure
Kami menyadari sepenuhnya bahwa penerapan tata kelola
corridor availability for the growth acceleration so that
perusahaan yang baik merupakan prasyarat penting dari
up to 2018 we have completed and updated policy
kegiatan pembangunan untuk memastikan tersedianya koridor
infrastructure for corporate governance that produces
bagi akselerasi pertumbuhan sehingga pada tahun 2018
positive appreciation from stakeholders. According
kami melengkapi dan memperbaharui infrastruktur kebijakan
to the assessment for Good Corporate Governance
tata kelola perusahaan yang membuahkan apresiasi positif
(GCG) implementation which was conducted from 9
dari pemangku kepentingan. Sesuai assessment terhadap
January to 23 February 2018, the GCG implementation
penerapan tata kelola perusahaan yang baik periode tahun
achieved score of 83.694 out of 100 (or 83.69%). This
2017 yang dilaksanakan tanggal 9 Januari -23 Februari 2018,
score achievement belongs to “Good” category.
penerapan GCG mencapai skor 83,694 dari skor maksimal 100
atau 83,69%. Capaian skor tersebut berada pada kategori “Baik”.
26

LAPORAN TAHUNAN 2017 ANNUAL REPORT

Perubahan Komposisi Direksi Change in Board of Directors Composition


Berdasarkan Surat Keputusan Menteri BUMN No. SK-37/ Based on the Decree of Minister of State Owned
MBU/02/2018 tanggal 9 Februari 2018 terkait dengan Enterprises No. SK-37/MBU/02/2018 dated 9 February
penunjukan Bapak Jatmiko K. Santosa sebagai Direktur 2018 concerning the appointment of Mr. Jatmiko K.
Keuangan Perusahaan Perseroan (Persero) PT Perkebunan Santosa as the Director of Finance of PT Perkebunan
Nusantara III, Dewan Komisaris melalui Surat Keputusan Nusantara III, the Board of Commissioners through
Dewan Komisaris No. S-01/DEKOM.ITDC/II/2018 menunjuk Decree of Board of Commissioners No. S-01/DEKOM.
Abdulbar M. Mansoer sebagai Direktur Keuangan sampai ITDC/II/2018 appointed Abdulbar M. Mansoer as the
dengan ditetapkannya Direktur Keuangan oleh Pemegang Director of Finance until the provision of Director of
Saham. Finance by the shareholders.
Perusahaan menyampaikan terima kasih atas jasa yang The Company expresses its gratitude upon services
diberikan oleh Bapak Jatmiko K. Santosa disertai ucapan provided by Mr. Jatmiko K. Santosa and the Company
selamat atas amanah baru beliau di PT Perkebunan also congratulates upon the new trust given to him in
Nusantara III (Persero). the PT Perkebunan Nusantara III (Persero).

Apresiasi Appreciation
Demikianlah laporan atas kinerja pengelolaan Perusahaan Herewith we deliver the Company management
untuk tahun 2017 ini kami sampaikan. Kami mengucapkan performance report in 2017, and we thank you for the
terima kasih atas kepercayaan yang diberikan oleh trust given by the Shareholders as well as advices and
pemegang saham serta nasihat-nasihat dan arahan yang instructions from the Board of Commissioners.
telah disampaikan oleh Dewan Komisaris.
We would like to thank the Board of Directors
Kepada jajaran Direksi dan seluruh karyawan, kami and the employees for the dedications and good
mengucapkan selamat atas dedikasi serta kinerja yang performances to go through a fully challenging year.
cukup baik dalam melalui tahun yang penuh dengan Let’s keep on innovating.
tantangan. Mari terus berinovasi.
We also express our biggest appreciation to other
Tentu kami juga menyampaikan apresiasi yang sebesar- stakeholders, including regulators, customers, as well
besarnya kepada para pemangku kepentingan lain, baik as cooperating partners. Thank you for all of your
regulator, pelanggan, maupun mitra kerja sama. Terima supports, especially in order to implement Good
kasih atas dukungan yang telah diberikan, terutama dalam Corporate Governance in the environment of PT
rangka penerapan tata kelola perusahaan yang baik di Pengembangan Pariwisata Indonesia (Persero).
lingkungan PT Pengembangan Pariwisata Indonesia
(Persero).

Abdulbar M. Mansoer
Direktur Utama
President Director
28

LAPORAN TAHUNAN 2017 ANNUAL REPORT

Foto dari kiri ke kanan


Photo from left to right
A. A. Ngurah Wirawan
Direktur/Director
Abdulbar M. Mansoer
Direktur Utama/President Director
Jatmiko K. Santosa
Direktur/Director
Edwin Darmasetiawan
Direktur/Director
29

LAPORAN TAHUNAN 2017 ANNUAL REPORT


30

LAPORAN TAHUNAN 2017 ANNUAL REPORT

Dewan Komisaris & Dewan Direksi


Board of Commissioners and Board of Directors
Data Perusahaan
Company Data

01
Data Perusahaan
Company Data

Nama : PT Pengembangan Pariwisata Indonesia (Persero)


Name PT Pengembangan Pariwisata Indonesia (Persero)

Tanggal Berdiri : 12 November 1973


Date of Establishement 12 November 1973

Dasar Hukum Pendirian : Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 27 Tahun 1972 dengan Akta Pendirian Nomor 33 tanggal 12
Legal Basis of Establishment November 1973 yang dibuat di hadapan Soeleman Ardjasasmita, S.H. Notaris di Jakarta, yang
telah diubah dengan Akta Perubahan Nomor 29 Tanggal 13 Juni 1974 yang dibuat di hadapan
Soeleman Ardjasasmita, S.H. Notaris di Jakarta, dan telah didaftarkan dalam daftar perusahaan
di bawah Nomor 2673 dan 2674 Tanggal 11 Juli 1974 pada Kepaniteraan Pengadilan Negeri
Jakarta serta telah diumumkan dalam Berita Negara Nomor 70 Tanggal 30 Agustus 1974 dan
Tambahan Berita Negara Nomor 441.
The Government Regulation (PP) Number 27 Year 1972 with Article Association Number 33
dated 12 November 1973 created in the presence of Soeleman Ardjasasmita, S.H. a Notary
in Jakarta, amended with Deed of Changes Number 29 Dated 13 June 1974 created in the
presence of Soeleman Ardjasasmita, S.H. Notary in Jakarta, and registered under the list of
companies Number 2673 and 2674 Dated 11 July 1974 at the Jakarta District Court Secretariat
after being announced in the Official Gazzette Number 70 Dated 30 August 1974 and
Supplementary Official Gazzette Number 441.

Tanggal Perubahan Nama : 16 Mei 2014


Date of Name Amandement 16 May 2014

Dasar Hukum Perubahan : Akta Perubahan Anggaran Dasar Nomor 63 tanggal 24 Maret 2014 dibuat di hadapan Evi
Nama Susanti Panjaitan, S.H., mengenai penetapan perubahan nama perusahaan yang semula PT
Legal Basis of Name Pengembangan Pariwisata Bali (Persero) menjadi PT Pengembangan Pariwisata Indonesia
Amandement (Persero) dan telah memperoleh persetujuan dari Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia
Republik Indonesia dengan Surat Keputusan Nomor AHU-15415.AH.01.02 Tahun 2014 Tanggal
16 Mei 2014.
Deed of Amendment of Article of Association Number 63 dated 24 March 2014 created
in the presence of Evi Susanti Panjaitan, S.H., in regards of the stipulation of the Company
name amandement from PT Pengembangan Pariwisata Bali (Persero) to PT Pengembangan
Pariwisata Indonesia (Persero) and have received approval from the Ministry of Law and
Human Rights of the Republic of Indonesia with Decree Number AHU-15415.AH.01.02 Year
2014 Dated 16 May 2014.

Kepemilikan Saham : 100% saham Perusahaan dimiliki oleh Negara Republik Indonesia
Shares Ownership 100% of the Company shares owned by the Republic of Indonesia

Bidang Usaha : · Pemilik Destinasi Destination Owner


Business Line · Investor Aset Produktif Productive Asset Investor
· Pengembang dan Penyedia Utilitas Utilities Development and Provision
· Pengelola Destinasi Destination Management

Jumlah Karyawan : 197 orang


Number of Employee 197 people

Kode Saham : Perusahaan bukan merupakan perusahaan terbuka


Share Code The Company is not a public company
35

Bursa : Perusahaan bukan merupakan perusahaan terbuka


Effect/Listing The Company is not a public company

Modal Dasar : Rp 2.600.000.000.000


Authorized Capital Rp 2,600,000,000,000

Modal Disetor Per 31 : Rp 660.000.000.000


Desember 2017 Rp 660,000,000,000
Paid Up Capital as per 31
December 2017

Alamat Kantor Jakarta : Jl. MH Thamrin No. 1


Jakarta Office Address Gedung Menara BCA Lt. 39 – Kantor ITDC
Kecamatan Menteng, Kota Jakarta Pusat
DKI Jakarta 10310
Indonesia

Telepon Kantor Jakarta : 021 – 80642790


Jakarta Office Phone

Situs : www.itdc.co.id
Website

Email : info@itdc.co.id
Email

Alamat Kantor Nusa Dua : Kawasan Pariwisata Nusa Dua


Nusa Dua Office Address PO BOX 3
Nusa Dua, Bali, Indonesia

Telepon Kantor Nusa Dua : 0361 – 771010


Nusa Dua Office Phone

Alamat Kantor Mandalika : Kantor ITDC, Komplek Masid Nurul Bilad Mandalika. Jalan Pariwisata Kuta, Kecamatan Pujut,
Mandalika Office Address Kabupaten Lombok Tengah, NTB, Indonesia

Telepon Kantor Mandalika : 0370 – 6502777


Mandalika Office Phone

Jejaring Sosial
Social Network

Facebook : https://facebook.com/itdc.id

Twitter : https://twitter.com/itdc_id

Instagram : https://www.instagram.com/itdc_id

Youtube : ITDC Creating Destinations


36

LAPORAN TAHUNAN 2017 ANNUAL REPORT

Identitas Perusahaan (Logo)


Corporate Identity (Logo)

Figur burung garuda yang merentangkan sayap merupakan The figure of Garuda bird extending its wings is the
simbol semangat Perusahaan untuk terus berkembang. symbol of the ever-growing spirit of the Company.
Semboyan “Creating Destinations” menunjukkan misi The motto “Creating Destinations” represents the
Perusahaan sebagai pencipta destinasi-destinasi pariwisata Company’s mission to create new tourist destinations
baru Indonesia. in Indonesia.

Riwayat Singkat Perusahaan


A Brief History of the Company

1968 Masterplan Kawasan Pariwisata Nusa Dua pertama kali dibuat oleh SCETO (Prancis).
Masterplan of the Nusa Dua was first created by SCETO (France).

1970 Hotel Bualu (training hotel & part of school complex).


Bualu Hotel (training hotel & part of school complex).

1972 Perusahaan didirikan oleh Pemerintah Republik Indonesia berdasarkan PP No. 27 Tahun 1972.
The Company is established by the Government of the Republic of Indonesia based on PP No. 27 Year
1972.

1980 Investor pertama mendirikan Hotel the Nusa Dua Beach dengan jumlah kamar sekitar 450 kamar.
First investor built Nusa Dua Beach Hotel with 450 rooms

1985 Investor mendirikan Hotel Melia Bali Sol dan Putri Bali.
Investors built Melia Bali Sol and Putri Bali Hotels.

1987 Revisi Masterplan Kawasan Pariwisata Nusa Dua dilakukan oleh Japan City Planning (JCP) dan
investor mendirikan Hotel Club Med the Nusa Dua.
Revision of the Nusa Dua Masterplan by the Japan City Planning (JCP) and investors built Club Med
Hotel Nusa Dua.

1990 Investor mendirikan Nusa Indah Hotel & Convention Centre dan Bali Hilton Hotel.
Investor built Nusa Indah Hotel & Convention Centre and Bali Hilton Hotel.

1991 Konferensi Pasific Asia Travel Association (PATA) yang ke-40 diikuti oleh 50 negara dengan 1.500
delegasi di Kawasan Pariwisata Nusa Dua.
40th Pacific Asia Travel Association (PATA) Conference followed by 50 countries with 1.500 delegations
in the Nusa Dua.
37

LAPORAN TAHUNAN 2017 ANNUAL REPORT

2002 Minat wisatawan mancanegara dan domestik tidak menurun walaupun terdapat tragedi Bom Bali I
pada tahun 2002.
No declining interest from domestic and international tourists despite the tragedy of Bali Bomb I in
2002.

2008 Perusahaan dipercaya untuk mengembangkan Kawasan Pariwisata Mandalika Lombok dengan luas
lahan sekitar 1.175 hektar oleh Pemerintah Negara Republik Indonesia.
The Company was entrusted to develop the Mandalika Lombok of 1.175 acres of land by the
Government of the Republic of Indonesia.

2011 KTT ASEAN ke-19 yang dihadiri oleh Presiden Amerika Serikat Barack Obama dan 18 negara lainnya.
Beroperasinya 14 hotel berbintang dengan total jumlah kamar sebanyak 3.916 unit.
The 19th ASEAN Summit was attended by US President Barack Obama and other 18 countries.
14 star hotels operated with total room of 3.916 units.

2013 Asia Pasific Economic Cooperation (APEC) Forum diadakan di Kawasan Pariwisata Nusa Dua yang
dihadiri oleh lebih dari 20 kepala negara.
Asia Pasific Economic Cooperation (APEC) Forum was held in the Nusa Dua attended by more than
20 heads of states.

2014 Perubahan nama Perusahaan dari Bali Tourism Development Corporation (BTDC) menjadi Indonesia
Tourism Development Corporation (ITDC).
The change of the Company name from Bali Tourism Development Corporation (BTDC) to Indonesia
Tourism Development Corporation (ITDC).

2015 Menetapkan visi baru sebagai perusahaan pengembang destinasi pariwisata terpadu Indonesia.
Stated new vision as an integrated tourism destination development company in Indonesia.

2016 Memulai langkah transformasi Perusahaan, meliputi tiga fase yaitu diagnosa penilaian & kajian
literatur, pengembangan transformasi sistem pengelolaan SDM, serta pemantauan penerapan
program transformasi perusahaan dan sistem manajemen SDM.
Initiated the Company transformation steps, covering three phases; assesment diagnosis & literature
study, development of HR management system transformation, and monitor the implementation of
company transformation program and HR management system.

2017 Konstruksi dan pembangunan infrastruktur di kawasan the Mandalika


Construction and infrastructure building at the Mandalika.

Sejarah Perusahaan History of the Company


Latar belakang pendirian Perusahaan bermula pada tahun The background of the Company’s establishment
1969, kala Pemerintah Indonesia melakukan studi mengenai started in 1969 when the Government conducted a
pengembangan pariwisata Bali. Melalui studi yang dilakukan study on tourism development in Bali. The study was
oleh STECO, konsultan pariwisata asal Prancis, disusun conducted by STECO, tourism consultant from France,
rekomendasi pola dasar pengembangan pariwisata Bali they came up with a basic design recommendation
sebagai suatu pembangunan ekonomi yang diharapkan dapat for Balinese tourism as an economic development
meningkatkan taraf hidup dan kesejahteraan masyarakat, tanpa to improve the livelihood and welfare of the local
mengorbankan nilai-nilai budaya dan struktur sosial masyarakat community without sacrificing cultural values and
Bali serta lingkungan hidupnya. social structure of the people and the environment of
Bali.
Rekomendasi ini yang mendasari penyusunan rencana induk
pengembangan pariwisata Bali, yakni pembangunan suatu This recommendation became the foundation of the
kawasan pariwisata dengan pemukiman wisatawan yang masterplan of Bali tourism, which is to create an area
terpusat dan jauh dari pusat kehidupan sehari-hari masyarakat complete with accommodation located away from
Bali. Dengan demikian, pengaruh langsung wisatawan the daily activities of the Balinese. Hence, the negative
khususnya pengaruh negatif dapat ditekan. impact of tourism can be minimized.
38

LAPORAN TAHUNAN 2017 ANNUAL REPORT

Untuk mewujudkan rekomendasi tersebut, kawasan perbukitan To implement the recommendation, the hills of Nusa
Nusa Dua dipilih karena memenuhi syarat lahan yang ideal. Nusa Dua was chosen since it met all the requirements for
Dua bukanlah lahan produktif lantaran curah hujan relatif kecil an ideal location. Nusa Dua was not a productive land
dan ketiadaan sumber air permukaan. Dengan kondisi tersebut, due to its minimal rainfall with no source of surface
Nusa Dua tidak dipergunakan oleh masyarakat sebagai lahan water. Considering those conditions, the locals never
pertanian. used Nusa Dua as farming land.
Pada 1969, Nusa Dua hanya didiami sedikit penduduk dan In 1969, Nusa Dua was occupied by very few settlers
terpisah dari denyut adat masyarakat Bali. Meski demikian, who were separated from the lives of the other
Nusa Dua sangat dekat dengan Bandar Udara Ngurah Rai dan Balinese. Even though, Nusa Dua is very close to
memiliki pemandangan alam yang menyajikan pantai berpasir Ngurah Rai Airport and boasts beautiful scenery,
putih, air laut yang jernih, dan pantai yang menghadap ke timur crystal clear water and white sandy beach facing east,
menyongsong matahari terbit. where the sun rises.
Menindaklanjuti rencana tersebut, pada 1972 Direktorat Jenderal To follow up that plan, in 1972 the Directorate General
Pariwisata dan UNDP menyiapkan rencana induk Kawasan of Tourism with UNDP prepared the masterplan
Pariwisata Nusa Dua yang dibuat oleh Pacific Consultant of Nusa Dua area created by Pacific Consultant
International (PCI) dari Jepang bekerja sama dengan konsultan International (PCI) from Japan in cooperation with
Indonesia. Selain itu, dibentuk pula Badan Pengembangan Indonesian consultants. Badan Pengembangan
Rencana Induk Pariwisata Bali (BPRIP) dengan tugas konsultasi Rencana Induk Pariwisata Bali (BPRIP), an agency for
dan koordinasi. Sebagai realisasi rencana pengembangan the development of Nusa Dua area in Bali, was formed
kawasan Pariwisata Nusa Dua, maka didirikanlah suatu Badan to work as consultant and coordinator. A State-Owned
Usaha Milik Negara (BUMN) yakni PT Pengembangan Pariwisata Enterprise (BUMN), PT Pengembangan Pariwisata Bali
Bali (Persero) atau Bali Tourism Development Corporation (Persero) or Bali Tourism Development Corporation
(BTDC) pada tahun 1972. (BTDC), was also established in 1972.
Perusahaan ini memiliki peranan awal untuk memperoleh lahan, The Company has initial role to acquire land, prepare
menyusun rencana induk, membangun infrastruktur kawasan the masterplan, build infrastructure at an international
yang bertaraf internasional, serta menyusun sistem investasi level, and develop an interesting investment system to
39

LAPORAN TAHUNAN 2017 ANNUAL REPORT

yang menarik bagi investor untuk menanamkan modal di Nusa attract investors to invest in Nusa Dua.
Dua.
BTDC offered products and services such as land
BTDC menawarkan produk dan jasa berupa pemanfaatan/ leasing, water treatment and area maintenance. Land
penyewaan lahan, pengelolaan air dan pemeliharaan kawasan. leasing by investors managed under land utilization
Penyewaan lahan oleh investor diatur dengan perjanjian agreement for 30 years to develop lots at Nusa Dua
penggunaan dan pemanfaatan lahan selama 30 tahun untuk based on Nusa Dua tourism area masterplan, such
mengembangkan lot-lot di Nusa Dua, sesuai rencana induk as for hotel accomodation, condotels, and other
Kawasan Pariwisata Nusa Dua, yaitu antara lain sebagai usaha tourism facilities.
akomodasi perhotelan, kondotel, serta fasilitas pariwisata
Based on PP Number 50 year 2008 and PP Number 33
lainnya.
Year 2009, BTDC received the rights to manage 1.175
Berdasarkan PP Nomor 50 tahun 2008 dan PP Nomor 33 hectares Mandalika in Lombok.
Tahun 2009, BTDC memperoleh hak untuk mengelola kawasan
In line with government plan for strategic tourism
Mandalika Resort di Lombok dengan luas 1.175 hektar.
development in Indonesia, as of May 16, 2014 BTDC
Sesuai rencana pemerintah dalam strategi pengembangan name changed into PT Pengembangan Pariwisata
pariwisata di Indonesia, sejak 16 Mei 2014 BTDC berubah Indonesia (Persero) or Indonesia Tourism Development
nama menjadi PT Pengembangan Pariwisata Indonesia Corporation (ITDC).
(Persero) atau Indonesia Tourism Development Corporation
(ITDC).
Purpose and Objectives
The Company was established to conduct tourism
Maksud dan Tujuan Perusahaan
business, optimize the use of resources to produce
Perusahaan didirikan dengan tujuan untuk melakukan high quality and highly competitive products
usaha di bidang pariwisata, serta optimalisasi pemanfaatan and services, to generate profit and increase the
sumber daya yang dimiliki Perusahaan untuk menghasilkan Company’s value by implementing good corporate
barang dan atau jasa yang bermutu tinggi dan berdaya governance principles.
saing kuat, untuk mendapatkan/mengejar keuntungan guna
As per the Company Article of Association, to achieve
meningkatkan nilai Perusahaan dengan menerapkan prinsip-
those goals, the Company could do the following
prinsip tata kelola perusahaan yang baik.
business:
Sesuai dengan akta pendirian Perusahaan, untuk mencapai
1. To plan land designation and utilization, use the
maksud dan tujuan tersebut, Perusahaan dapat melaksanakan
land for local tourism, organize and divide them
kegiatan usaha sebagai berikut:
into lots, also develop service facilities and other
1. Merencanakan peruntukan dan penggunaan tanah serta tourism facilities.
menggunakan tanah untuk keperluan daerah pariwisata
2. To hand over and lease the lots to third parties
dan menata serta membagi lebih lanjut dalam satuan-
to build tourism facilities and its supporting
satuan lingkungan tertentu dan mengembangkan jasa-
amenities according to the requirements set by
jasa prasarana dan fasilitas-fasilitas pariwisata lainnya.
the Company as the rights holder. Which cover
2. Menyerahkan dan menyewakan bagian-bagian designation aspects, lease period and rental fee.
tanah kepada pihak ketiga untuk membangun sarana The hand over of land to a third party conducted
pariwisata berikut segala fasilitas pendukungnya by an authorized official in accordance to the
menurut persyaratan yang ditentukan Perusahaan selaku articles of association.
pemegang hak, yang meliputi segi-segi peruntukan,
3. To build, acquire, sell and manage properties
penggunaan, jangka waktu berikut keuangannya dengan
including hotels, apartments, condominimum,
ketentuan pemberian hak atas tanah kepada pihak
villas, and agritourism along with other supporting
ketiga dilakukan oleh pejabat yang berwenang, sesuai
facilities.
ketentuan yang diterapkan dalam anggaran dasar.
4. To provide consulting services for tourism
3. Membangun, membeli, menjual dan mengelola properti
development, property management including
termasuk hotel, apartemen, kondominium, vila, dan
hotels, maintenance, and provision of other
agrowisata serta fasilitas penunjang lainnya.
supporting facilities.
4. Jasa konsultasi di bidang pengembangan pariwisata,
5. To plan, build, and develop infrastructure
manajemen properti termasuk hotel, pemeliharaan,
services and public facilities, including waste
perawatan serta penyediaan fasilitas penunjang lainnya.
management, travel agencies, restaurants,
5. Merencanakan, membangun dan mengembangkan caterers, entertainment and sports facilities,
jasa-jasa prasarana dan fasilitas-fasilitas umum lainnya leasing space within the tourism areas.
meliputi pengelolaan limbah, biro perjalanan, restoran,
6. To construct required building for business and
katering, fasilitas hiburan dan olahraga serta penyewaan
administration of tourism areas.
ruangan dalam lingkungan daerah-daerah wisata.
40

LAPORAN TAHUNAN 2017 ANNUAL REPORT

6. Membangun bangunan yang dipandang perlu untuk 7. To implement business that will optimally support
keperluan pengusahaan dan administrasi daerah-daerah the use of resources for office businesses,
pariwisata. shopping centers, convention center and
advertisements.
7. Melakukan kegiatan usaha dalam rangka optimalisasi
pemanfaatan sumber daya yang dimiliki untuk usaha
perkantoran, pusat perbelanjaan, convention center dan
periklanan. Business Line
The Company owned four business lines, which are;
destination owner, productive asset investor, property
Bidang Usaha developer and utilities provider, and destination
Perusahaan memiliki empat bidang usaha yakni pemilik management.
destinasi, investor aset produktif, pengembang dan penyedia
utilitas, dan pengelola destinasi.

No Lini Bisnis Definisi Konsumen Sumber Pendapatan


Business Lines Definition Consumer Income Source

1 Pemilik Destinasi Bisnis penyewaan lahan di kawasan 1. Hotel Penyewa 1. Biaya sewa
Destination Owner pariwisata untuk kegiatan komersial bisnis 2. Komersial 2. Biaya kompensasi
Land leasing business in tourism destination 1. Hotel Tenants 1. Leasing Fee
area for business commercial activities 2. Commercial 2. Compensation Fee

2 Investor Aset Produktif Investasi di aset-aset produktif di dalam Wisatawan 1. Tarif kamar
Productive Asset kawasan pariwisata (hotel, area komersial, dll) Tourists 2. Dividen
Investor Investment in productive assets within the 3. Bagi hasil
tourism destination area (hotel, commercial 1. Room Rate
areas, etc.) 2. Dividend
3. Profit Sharing

3 Pengembang dan Bisnis pengembang properti residensial dan 1. Pengembang 1. Penjualan Properti
Penyedia Utilitas penyedia utilitas seperti unit pengolahan air Properti 2. Penjualan Air Bersih
Property Developer bersih dan pengelolaan pasokan daya listrik 2. Pembeli properti 1. Sales of property
& Utilities Provider (IPP dan PLN) 3. Utilitas, Penyewa 2. Sales of clean water
Residential property developer and utilities dan PLN
provider such as water treatment unit and 1. Property developer
power supply management (IPP and PLN) 2. Property buyers
3. Utilities, Tenants and
PLN

4 Pengelola Destinasi Bisnis dalam bidang pengelolaan kawasan 1. Pemilik Kawasan Biaya manajemen
Destination wisata. 2. Pemerintah Management fee
Management Operatorship business in tourism destination (penugasan)
(management chain) 1. Destination owner
2. Government
(assignment)
41

LAPORAN TAHUNAN 2017 ANNUAL REPORT

B A L I

The Nusa Dua

Kawasan pariwisata the Nusa Dua terletak di tenggara Pulau The Nusa Dua is located in the southeast of Bali
Bali. Sebagai kawasan pariwisata, the Nusa Dua memiliki Island. As a tourism destination, the Nusa Dua is easy
aksesibilitas yang memudahkan para wisatawan untuk to access by tourists to visit. It is located 8 kilometers
mengunjunginya. Kawasan ini berjarak 8 kilometer dari from Ngurah Rai International Airport. The Nusa Dua
Bandara Internasional Ngurah Rai. The Nusa Dua pertama kali was first developed in early 1970s with the objective to
dikembangkan pada awal dekade 1970-an dengan maksud provide premium accommodation for both domestic
untuk memenuhi kebutuhan fasilitas akomodasi premium and international tourists.
bagi wisatawan domestik maupun mancanegara.
The Nusa Dua was originally a quiet and remote
The Nusa Dua pada mulanya merupakan kawasan yang area. Now it has developed into a highly prestige
sunyi dan terpencil. Kini kawasan tersebut telah berkembang international level destination, which able to give
menjadi kawasan bergengsi pada lingkup internasional economic impact to its surrounding areas.
yang menguntungkan serta mampu memberikan dampak
ekonomi bagi masyarakat di kawasan dan sekitarnya. Up to 2017, there are 15 hotels, one unit condotel
and seven serviced apartments or villas in the Nusa
Hingga 2017, terdapat 15 hotel, satu unit condotel dan tujuh Dua area. There are also shopping center, museum,
serviced apartment atau villa di kawasan the Nusa Dua. cultural theatre, golf course, and other supporting
Selain itu, terdapat pula pusat perbelanjaan, museum, tempat facilities for the area.
pertunjukan budaya, lapangan golf, serta berbagai fasilitas
lain penunjang aktivitas pariwisata di kawasan tersebut. Up to now, the Nusa Dua is one of the best world-
class tourism destination development. As a support,
The Nusa Dua merupakan salah satu karya pengembangan events at international level were performed to
destinasi pariwisata tingkat dunia yang terbaik saat ini. promote Indonesia worldwide.
Untuk mendukung hal tersebut, berbagai event berskala
internasional juga telah dilakukan di the Nusa Dua sebagai For over 40 years, the development of the Nusa Dua
salah satu upaya mempromosikan pariwisata Indonesia di has been consistently based on the spatial design
kancah dunia. zoning, coastline borders, garden landscaping
concept, utility design, and security system according
Selama lebih dari 40 tahun, realisasi pengembangan kawasan to the masterplan created in 1972.
the Nusa Dua secara konsisten berpegang pada desain
zonasi tata ruang, batasan garis pantai, konsep pertamanan,
desain utilitas, dan sistem keamanan sesuai rencana induk
pengembangan yang dibuat pada 1972.
42

LAPORAN TAHUNAN 2017 ANNUAL REPORT

Hingga hari ini the Nusa Dua menjadi salah satu pilihan Up to now the Nusa Dua is one of the main choice
utama untuk berbagai event resmi berskala internasional, for various international-scale official events, such
seperti APEC 2013, Bali Democratic Forum, Miss World 2013, as APEC 2013, Bali Democratic Forum, Miss World
Interpol General Assembly ke-85 2016, dan bahkan telah 2013, 85th Interpol General Assembly 2016, and even
ditetapkan sebagai tuan rumah International Monetary Fund has been designated as the host of the International
(IMF) – World Bank (WB) Annual Meetings 2018. Pada tahun Monetary Fund (IMF) – World Bank (WB) 2018
2017 lalu, saat Indonesia menerima kunjungan rombongan Annual Meetings. In 2017, when Indonesia received a
Raja Arab Saudi Salman bin Abdulazis al Saud, the Nusa Dua visit from group of King of Saudi Arabia Salman bin
menjadi salah satu destinasi pariwisata yang dikunjungi dan Abdulazis al Saud, the Nusa Dua became one of the
menjadi tempat tinggal rombongan Raja Salman. Selain itu, tourism destinations he visited and a place to stay
sepanjang tahun 2017 lalu, the Nusa Dua menjadi lokasi dari of King Salman’s entourage. In addition, throughout
event Bali Blues Festival, Bali Run, Cross Country Cycling, 2017, the Nusa Dua became the location of the Bali
Nusa Dua Light Festival, dan Nusa Dua Fiesta yang memasuki Blues Festival, Bali Run, Cross Country Cycling, Nusa
tahun penyelenggaraan ke-21. Dua Light Festival, and Nusa Dua Fiesta events which
entered the 21st year.
Sebagai kawasan pariwisata, the Nusa Dua juga mengusung
konsep kawasan berwawasan lingkungan. Pada lingkungan As a tourism destination, the Nusa Dua is also
the Nusa Dua, terdapat area hijau seluas ± 30 ha (10% dari environmentally friendly. Within the Nusa Dua area,
luas kawasan) yang tersebar di seluruh kawasan. Area hijau there are ± 30 ha (%10 from total area) green area
tersebut ditanami 6.080 pohon, yang terdiri dari berbagai scattered throughout the areas. Those green area are
jenis tanaman, termasuk sebanyak 2.899 pohon berkategori planted with 6.080 trees, consist of various type of
langka. plants, including 2.899 trees from rare category.
Konsep pengembangan taman the Nusa Dua mengadopsi The garden landscaping concept in the Nusa Dua is
konsep Bali yaitu Panca Warna, penanaman pohon yang adopting the Balinese concept of Five Colors (Panca
didominasi warna gelap di sebelah utara, warna putih di Warna), dark colored trees dominated the north area,
sebelah timur, warna merah di sebelah selatan, dan warna white for the east, red for the south and yellow for
kuning di sebelah Barat. Taman-taman salah satunya berfungsi the west. The gardens functioned as conservation for
sebagai tempat konservasi flora lokal, seperti pandan ijo, local flora, such as green pandan (Pandanus), santen
kayu santen, camplung, bekul, juwet, yang ditanam secara wood (Indian Ash Tree), camplung (Alexandrian
menyebar di seluruh kawasan. Laurel Balltree), bekul (Jujube), juwet (Java Plum), all
scatteredly planted in the area.
Untuk mendukung hal tersebut, dilakukan pengelolaan
sampah yang menyeluruh. Produksi sampah yang tiap harinya To support this concept, we provide a comprehensive
mencapai ± 18 m3 sebagian diolah untuk menjadi pupuk garbage management. About + 18 m3 garbage
organik. Pupuk organik tersebut kemudian digunakan untuk is produced everyday, some are processed to be
memenuhi kebutuhan sendiri. Terdapat Unit Komposting organic fertilizer. The organic fertilizer then used for
yang telah menggunakan teknologi effective microorganism, our own need. There is a Composting Unit equipped
sehingga proses pembusukan dalam pembuatan pupuk with effective microorganism technology, so that
dapat dipercepat. the composting process to make fertilizer can be
accelerated.
Atas konsep wawasan lingkungan ini, pada 2004 lalu Nusa
Dua meraih sertifikasi Green Globe 21 Asia Pasific untuk For this friendly environment concept, the Nusa Dua
kategori “Community Resort” yang dikeluarkan oleh Green received Green Globe 21 Asia Pacific certification
Globe Foundation, sebuah lembaga dunia yang didukung for “Community Resort” category from Green Globe
PBB. The Nusa Dua merupakan kawasan pariwisata pertama Foundation, an international organization supported
di dunia yang memperoleh sertifikasi tersebut. by the UN in 2004.. The Nusa Dua became the first
destination area in the world to receive such certificate.
43

LAPORAN TAHUNAN 2017 ANNUAL REPORT

L omBok

The Mandalika
The Mandalika merupakan destinasi pariwisata yang The Mandalika is a tourism destination developed
dikembangkan Perusahaan menjadi satu dari 10 Bali Baru, by the Company as part of our 10 New Bali national
proyek strategis nasional. The Mandalika terletak di bagian strategic projects. The Mandalika is located at the
selatan Pulau Lombok dengan garis pantai berpasir putih yang south of Lombok Island that boast a 16-kilometer
berkilau sepanjang 16 kilometer. Sejak awal, pembangunan sparkling white sandy beach. Since the beginning, the
kawasan pariwisata the Mandalika dirancang dengan tujuan Mandalika resort area is designed for ecotourism that
ekowisata yang menggabungkan energi surya yang bersih, combines clean solar cell energy, desalinated building,
bangunan desalinasi air, dan menjaga lebih dari 51% resort and maintain 51% of the resort as green open space.
sebagai ruang terbuka hijau.
The Company developed the Mandalika construction
Perusahaan mengembangkan konstruksi kawasan the with a total area of 1,175 hectares. Infrastructure that
Mandalika dengan total luas 1.175 hektar. Infrastruktur yang built by the Company is basic infrastructure such as
dibangun oleh Perusahaan berupa infrastruktur dasar seperti reverse osmosis (water filtration), solar cells, clean
reverse osmosis (untuk proses penyaringan air), sel surya, and waste water treatment, and other supporting
tempat pengolahan air bersih dan air limbah, serta fasilitas accessibility facilities such as port and marina, tourism
pendukung aksesibilitas seperti pelabuhan dan marina, school, worship places, offices, roads, bridges,
sekolah pariwisata, tempat-tempat ibadah, perkantoran, irrigation, electricity, gas, and communication and
jalan, jembatan, irigasi, listrik gas, serta fasilitas teknologi information technology facilities.
komunikasi dan informasi.
During the period of 2011 to 2014, the Company has
Pada periode tahun 2011 hingga 2014, Perusahaan telah conducted various preparations for area development,
melakukan berbagai persiapan pengembangan kawasan such as Visioning Masterplan, Detail Masterplan,
seperti pembuatan Visioning Masterplan, Detail Masterplan, preparing environmental documents such as AMDAL/
dokumen-dokumen lingkungan seperti AMDAL/RKL/UKL. RKL/UKL. After AMDAL/RKL/UKL were legalized in
Setelah AMDAL/RKL/UKL disahkan pada 2014, Perusahaan 2014, the Company immediately started physical
langsung memulai pembangunan fisik badan jalan sepanjang construction for a 4-kilometer road in Tanjung Aan
4 kilometer di area pantai Tanjung Aan. beach.
Pemerintahan Presiden Joko Widodo telah menetapkan President Joko Widodo administration have
kawasan the Mandalika sebagai 1 dari 10 destinasi wisata determined the Mandalika as 1 of 10 key tourism
unggulan Indonesia. Pada Oktober 2017 lalu, secara resmi destination in Indonesia. In October 2017, President
Presiden Joko Widodo juga telah meresmikan beroperasinya Joko Widodo has also officially inaugurated the
Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Pariwisata Mandalika. operation of the area as Mandalika Special Economic
Zone (SEZ).
44

LAPORAN TAHUNAN 2017 ANNUAL REPORT

Masjid Mandalika
Mandalika Mosque Pembangkit Listrik Tenaga Surya
Solar Power Generator

Kantor Administrasi KEK


SEZ Administrative Office

Instalasi
Hotel Pullman Mandalika Pengolahan Air Laut
Pullman Mandalika Hotel Hotel Royal Tulip Sea Water Reverse
Royal Tulip Hotel Osmosis

Novotel Mandalika
Novotel Mandalika
Fasilitas Marina
Internasional Patung Putri
International Mandalika
Marina Facilities Mandalika
Princess Statue
Hotel Club Med
Club Med Hotel

Sesuai dengan visi Perusahaan, the Mandalika akan dipenuhi In line with the Company vision, the Mandalika will
oleh hotel-hotel ternama berkapasitas besar. Keberadaan be filled with well-known big occupancy hotels. The
hotel berbintang 4 dan 5 di kawasan the Mandalika opening of 4 and 5 stars hotels in the Mandalika will
nantinya akan membantu pertumbuhan bisnis MICE seiring support the growth of MICE business parallel with
pengembangan pusat konvensieksibisi yang terpadu dengan the development of convention-exhibition center
pembangunan sirkuit jalan raya yang diharapkan mampu integrated with street race circuit which are expected
mendorong penyelenggaraan acara-acara besar, baik to drive major events, at domestic or international
berskala domestik maupun internasional. level.
Selain itu, Perusahaan juga merancang pembangunan eco- The Company also planned to build eco-park with
park dengan total luas ± 70 hektar yang akan menjadi habitat total of ± 70 hectares that will be the habitat for many
bagi berbagai jenis burung. Eco-park ini akan dilengkapi species of birds. The Eco-park will be equipped with
pula dengan berbagai fasilitas seperti jalanan, trotoar, area facilities such as road, sidewalks, camping ground,
berkemah, museum alam, dan kawasan komersial. Sesuai nature museum, and commercial areas. With the
dengan konsep yang mengusung kelestarian lingkungan, concept of preserving the environment, Mandalika will
Mandalika juga akan menawarkan konsep wisata alam di also offer ecotourism concept at the east district of
distrik timur Mandalika Resort berupa pusat wisata konservasi Mandalika resort in the form of conservation tourism
yang dilengkapi dengan area food and beverage bertema center, supported by a bazaar-themed food and
bazar. beverage area.
Sampai akhir tahun 2017, di the Mandalika telah dilakukan Up to the end of 2017, the Mandalika has massively
konstruksi infrastruktur secara intensif, diantaranya ditandai and intensively conduct infrastructure construction,
dengan penyelesaian pembangunan rumah ibadah (Masjid some that already completed are Masjid Mandalika,
Nurul Bilad), pembangunan jalan dalam kawasan, penataan roads within the area, Kuta Mandalika beach design,
Pantai Kuta Mandalika, yang akan menjadi pantai terbuka which will be open beach for public, SME area
bagi publik, pengembangan area UMKM, dan optimalisasi development, and optimizing DED infrastructure in
DED infrastruktur kawasan the Mandalika. Pembangunan the Mandalika area. The development conducted to
ini dilaksanakan untuk mempercepat pembangunan the accelerate development in the Mandalika to support 35
Mandalika, sehingga dapat mendukung pertumbuhan the Company’s growth.
Perusahaan.
45

LAPORAN TAHUNAN 2017 ANNUAL REPORT

Struktur Organisasi Organization Structure


Pada tahun 2017 ditetapkan struktur organisasi baru In 2017 we have created a new Company organization
Perusahaan, sebagai bagian corporate turnaround structure as part of the corporate turnaround to
untuk menyiapkan Perusahaan sebagai pengembang prepare the Company to be world-class tourism
destinasi pariwisata kelas dunia, juga memastikan mandat destination developer, also to ensure that the
percepatan pengembangan the Mandalika, optimalisasi mandate to accelerate development of the Mandalika,
the Nusa Dua serta memastikan pengembangan destinasi optimization of the Nusa Dua and the development of
baru dapat terlaksana secara efektif dan efisien. new destinations can be implemented effectively and
efficiently.

STRUKTUR ORGANISASI, URAIAN TUGAS, DAN JABATAN PT PENGEMBANGAN PARIWISATA INDONESIA (PERSERO) DI KANTOR PUSAT
ORGANIZATION STRUCTURES, JOB DESCRIPTIONS AND TITLES OF PT PENGEMBANGAN PARIWISATA INDONESIA (PERSERO) AT THE HEAD OFFICE
46

LAPORAN TAHUNAN 2017 ANNUAL REPORT

Selain di tingkat korporat, penyempurnaan struktur juga Beside the corporate units level, at structure
dilakukan di unit cabang the Nusa Dua dan the Mandalika. improvement also conducted in the branch units level,
at the Nusa Dua and the Mandalika.

STRUKTUR ORGANISASI PT PENGEMBANGAN PARIWISATA INDONESIA (PERSERO) DI UNIT CABANG THE NUSA DUA
ORGANIZATION STRUCTURE AT THE NUSA DUA

STRUKTUR ORGANISASI PT PENGEMBANGAN PARIWISATA INDONESIA (PERSERO) DI UNIT CABANG KEK PARIWISATA MANDALIKA
ORGANIZATION STRUCTURE AT THE MANDALIKA
47

LAPORAN TAHUNAN 2017 ANNUAL REPORT

VISI PERUSAHAAN
Company Vision

Menjadi pengembang destinasi pariwisata kelas dunia.


To become a world-class tourism destination developer

MISI PERUSAHAAN
Company Mission

Mengembangkan destinasi Membentuk sumber daya Bersinergi dengan BUMN Menjadikan brand equity
pariwisata terpilih melalui manusia yang berkualitas lain dalam mengembangkan perusahaan sebagai
kerja sama dengan di bidang pengelolaan destinasi pariwisata. indikator promosi destinasi
pemerintah dan masyarakat. destinasi. pariwisata indonesia melalui
Synergizing with other
kerja sama dengan institusi
Developing selected tourism Developing quality human SOEs in developing
internasional.
destinations in cooperation resources in destination tourism destinations.
with the Government and management. Making the Company’s
the public. brand equity as an icon
for Indonesia’s tourism
destination promotion
through cooperation with
international institutions.

N I L A I - N I L A I P ER U S A H A A N
Company Values

1 Fokus Pelanggan 2 Inovasi 3 Profesionalisme 4 Kerja Tim 5 Integritas


Customer Focus Innovation Professionalism Teamwork Integrity

Memberikan pelayanan Membuat Bertanggung jawab Kerja sama sinergis Perilaku jujur,
yang terbaik dan kesempurnaan untuk melakukan tugas dengan antusiasme memenuhi komitmen
melebihi harapan berkelanjutan dengan dengan kompetisi yang dapat dipercaya, dan bertindak dengan
pelanggan serta menciptakan produk terbaik dan komitmen saling menghormati norma, kebijakan dan
memberikan nilai terobosan baru yang tinggi guna dan membantu kode etik perusahaan.
tambah kepada dan layanan untuk mencapai tujuan untukmencapai tujuan
Honest behavior,
pelanggan dari dalam menyesuaikan tuntutan perusahaan. yang telah disepakati.
fulfilled commitment
maupun luar negeri. bisnis yang dinamis
Responsible on doing Synergic cooperation and acted
serta memberikan
Giving the best service task with the best with trustworthy continuously with
nilai tambah bagi
above the customer competition and high enthusiasm, respect and norm, policy and
perusahaan.
hope and adding commitment to achieve helpful to achieve goals company’s code ethic.
value to domestic and Making perfection company goals. that already agreed on.
overseas customers. sustainable with
creating new
breakthrough product
and service to adapt
demands of dynamic
business and give added
value to company.
48

LAPORAN TAHUNAN 2017 ANNUAL REPORT


49

LAPORAN TAHUNAN 2017 ANNUAL REPORT


50

LAPORAN TAHUNAN 2017 ANNUAL REPORT

Identitas dan Riwayat Hidup Singkat


Anggota Dewan Komisaris
Identity and Brief Resumé of the Board of Commissioners

I Gede Ardhika
Komisaris Utama President Commissioner
Warga Negara Indonesia, usia 72 tahun. Lahir di Singaraja pada 15 Februari 1945 dan saat
ini berdomisili di Jakarta. Menjabat sebagai Komisaris Utama berdasarkan SK Menteri Negara
BUMN selaku RUPS No. SK-215/MBU/11/2015 pada 2 November 2015. Menyelesaikan
pendidikan di Akademi Perhotelan Nasional (APN) pada 1967, Manajemen Perhotelan di
Internasional Institute Glion, Swiss, pada 1972, serta di Sekolah Tinggi Ilmu Administrasi –
Lembaga Administrasi Negara (STIAN – LAN) pada 1977. Sebelum menjabat sebagai Komisaris,
beliau sempat bekerja sebagai Direktur pada Pusat Pendidikan Perhotelan dan Pariwisata Nusa
Dua (1978-1985), Plt. Kepala untuk Subbagian Direktorat Perhotelan dan Penginapan pada
Direktorat Jenderal Pariwisata (1985-1986), Direktur Jenderal Pariwisata pada Departemen
Pariwisata, Seni, dan Budaya (1998-2000), serta sebagai Menteri Kebudayaan dan Pariwisata
Republik Indonesia (2000-2004).
Indonesian citizen, 72 years old. Born in Singaraja on February 15, 1945 and currently live
in Jakarta. Appointed as the Company’s President Commissioner by the State-Owned
Enterprise Ministerial Decree that served as GMS decision No. SK-215/MBU/11/2015 dated
November 2, 2015. He completed his education from the National Hotel Academy (APN) in
1967, Hotel Management at the International Institute Glion, Swiss, in 1972, and School of
Administration – Government Administration Agency (STIAN – LAN) in 1977. Before appointed
as Commissioner, he worked as Director in Nusa Dua Hotel and Tourism Education Center
(1978-1985), Head of Hotel and Accommodation Subdivision Directorate for the Directorate
General of Tourism (1985-1986), Directorat General Tourism for the Tourism, Art, and Cultural
Department (1998-2000), and as Minister of Tourism of the Republic of Indonesia (2000-
2004).

Lalu Gita Ariadi


Komisaris Commissioner
Warga Negara Indonesia, usia 52 tahun. Lahir di Nusa Tenggara Barat (NTB) pada 1 Oktober
1965 dan saat ini berdomisili di Mataram, NTB. Menjabat sebagai Komisaris sejak 2 November
2015 berdasarkan SK Menteri Negara BUMN selaku RUPS No. SK-215/MBU/11/2015. Selain
menjabat sebagai Komisaris Perusahaan, juga menjabat sebagai Asisten Perekonomian dan
Pembangunan pada Sekretariat Daerah Provinsi NTB sejak 2013. Memperoleh gelar Sarjana
Ilmu Administrasi dari Universitas Brawijaya, Malang (1989), serta Magister Administrasi Publik
dari Universitas Gadjah Mada (2011). Sebelum menjabat sebagai Komisaris, pernah bekerja
sebagai Kepala Subbagian Program Pendidikan dan Pelatihan di Pemerintah Provinsi NTB
(1995), Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (2008), serta Asisten Perekonomian dan
Pembangunan untuk Sekretariat Daerah Provinsi NTB (2013).
Indonesian citizen, 52 years old. Born in West Nusa Tenggara (NTB) on October 1, 1965 and
currently live in Mataram, NTB. Appointed as the Company’s Commissioner since November
2, 2015 by the State-Owned Enterprise Ministerial Decree that served as GMS decision No.
SK-215/MBU/11/2015. Aside from working as the Company Commissioner, he is also working
as Economic and Development Assistant for the NTB Provincial Secretariat since 2013. He
received his degree Bachelor of Administration from Brawijaya University, Malang (1989), and
Master of Public Administration from Gadjah Mada University (2011). Previously, he served as
Head of Education and Training Program Subdivision for NTB Provincial Government (1995),
Head of Cultural and Tourism Agency (2008), and Economic and Development Assistant for
NTB Provincial Secretariat (2013).
51

LAPORAN TAHUNAN 2017 ANNUAL REPORT

Triarko Nurlambang
Komisaris Commissioner
Warga Negara Indonesia, usia 54 tahun. Lahir di Bogor pada 12 Januari 1963 dan saat ini
berdomisili di Jakarta. Diangkat sebagai Komisaris sejak 2 November 2015 berdasarkan SK
Menteri BUMN selaku RUPS No. SK-215/MBU/11/2015. Selain menjabat sebagai Komisaris,
juga merupakan pengajar untuk program sarjana dan pascasarjana di Departemen Geografi,
Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam, Universitas Indonesia sejak 2011, Kepala
Pusat Penelitian Pranata Pembangunan UI (2014). Memperoleh gelar Sarjana Geografi dari
Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam, Universitas Indonesia (1987), Graduate
Diploma bidang Geografi dari The Australian National University Canberra (1992), Master of
Arts bidang Ilmu Sosial dari The Flinders University of South Australia, Adelaide (1992), serta
Doktor Kebijakan Publik dari Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, UI (2013). Sebelum menjabat
sebagai Komisaris Perusahaan, dipercaya sebagai penasehat untuk LSM Buana Khatulistiwa
(1996), peneliti/konsultan untuk berbagai lembaga Pemerintah dan perusahaan multinasional
sejak 1996, instruktur pada berbagai pelatihan bidang pengembangan potensi ekonomi
dan pemasaran, manajemen pemasaran, komunikasi pemasaran, perubahan manajemen,
kewirausahaan, bisnis rintisan, dan business intelligence sejak 1996, serta membangun
beberapa perusahaan baru atau pengembangan inkubasi bisnis sejak 2000.
Indonesian citizen, 54 years old. Born in Bogor on January 12, 1963 and currently live in Jakarta.
Elected as Commissioner since November 2, 2015 by the State-Owned Enterprise Ministerial
Decree that served as GMS decision No. SK-215/MBU/11/2015. Beside serving as the Company’s
Commissioner, he also teach at the post-graduate and doctorate program in Geography
Department, Faculty of Math and Natural Sciences, University of Indonesia, since 2011, Head
of Development Research Institution UI (2014). He received his Bachelor of Geography from
the Faculty of Math and Natural Sciences, University of Indonesia (1987), Graduate Diploma in
Geography from The Australian National University Canberra (1992), Master of Arts in Social
Science from The Flinders University of South Australia, Adelaide (1992), and Doctorate in
Public Policy from the Faculty of Social and Political Sciences, UI (2013). Before serving as
Company Commissioner, he was entrusted as advisor for Buana Khatulistiwa NGO (1996),
researcher/consultant for various Government institution and multinational companies since
1996, instructure for economic and marketing potential development, marketing management,
marketing communication, management transformation, entrepreneurship, start-up business,
and business intelligence since 1996, he also established several new companies and developing
business incubation since 2000.

Dadang Rizki Ratman


Komisaris Commissioner
Warga Negara Indonesia, usia 54 tahun. Lahir di Bandung, 13 Januari 1963, dan saat ini
berdomisili di Depok, Jawa Barat. Diangkat sebagai Komisaris sejak 2 November 2015
berdasarkan SK Menteri Negara BUMN selaku RUPS No. SK-215/MBU/11/2015. Selain menjabat
sebagai Komisaris, juga merupakan Deputi Pengembangan Destinasi dan Industri Pariwisata
Kementerian Pariwisata (2015). Memperoleh gelar Sarjana Hukum Perdata dari Universitas
Padjadjaran (1986) serta Master of Public Administration dari Univeristy of Pittsburgh, Amerika
Serikat (1994). Sebelum menjabat sebagai Komisaris Perusahaan, pernah bekerja sebagai Staf
Perencana untuk Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas) pada 1988, Staf
Ahli Bidang Ilmu Pengetahuan dan Teknologi untuk Kementerian Pariwisata dan Ekonomi
Kreatif (2014), Plt. Direktur Jenderal Pengembangan Destinasi Pariwisata (2014), serta Deputi
Pengembangan Destinasi dan Industri Pariwisata untuk Kementerian Pariwisata (2015).
Indonesian citizen, 54 years old. Born in Bandung, January 13, 1963, and currently live in Depok,
West Java. Appointed as the Company’s Commissioner since November 2, 2015 by the State-
Owned Enterprise Ministerial Decree that served as GMS decision No. SK-215/MBU/11/2015.
Other than serving as Commissioner, he is also the Deputy of Tourism Destination and Industry
Development, Ministry of Tourism (2015). He received his Bachelor of Law from the University
of Padjadjaran (1986) and Master of Public Administration from University of Pittsburgh, US
(1994). Before appointed as the Company’s Commissioner, he worked as Planner for National
Development Planning Board (Bappenas) in 1988, Science and Technoloby Professional Staff
for Minister of Tourism and Creative Economy (2014), Acting Director General for Tourism
Destination Development (2014), and Deputy Tourism Destination and Industry Development
for Ministry of Tourism (2015).
52

LAPORAN TAHUNAN 2017 ANNUAL REPORT

Identitas dan Riwayat Hidup Singkat


Anggota Anggota Direksi

Abdulbar M. Mansoer
Direktur Utama President Director
Warga Negara Indonesia, usia 48 tahun. Lahir di Solo pada 22 Maret 1969 dan kini berdomisili
di Bekasi, Jawa Barat. Diangkat sebagai Direktur Utama sejak 22 Oktober 2015 berdasarkan
SK Menteri BUMN selaku RUPS No. SK-198/MBU/10/2015. Menempuh pendidikan S1
di bidang Arsitektur, Fakultas Teknik, Universitas Gadjah Mada serta meraih gelar BSc in
Management Information System (MIS) – College of Business di Southern Illinois University di
Carbondale (2001). Sebelum menjadi Direktur Utama, pernah bekerja sebagai staf pada Divisi
Masterplanning untuk PT Gajah Tunggal Property (1994-1995), Information System Manager
dan Assistant VP untuk PT Batasa Capital (2002-2006), Vice President Direct Investment
untuk PT Bakrie Capital Indonesia (2007-2009), Direktur untuk Acuatico Pte. Ltd (2006-2010),
VP Business Development untuk PT Bakrieland Development Tbk. (2008-2010), Direktur
Business Development PT Acuatico Air Indonesia (2010-2012), serta Presiden Direktur untuk
PT Aetra Air Tangerang (2010-2015).
Indonesian citizen, 48 years old. Born in Solo on March 22, 1969 and currently live in Bekasi,
West Java. Appointed as President Director since October 22, 2015 based on the State-
Owned Enterprise Ministerial Decree that served as GMS decision No. SK-198/MBU/10/2015.
Pursued his undergraduate on Architecture in the Faculty of Engineering, Gadjah Mada
University, he also received BSc in Management Information System (MIS) – College of
Business from Southern Illinois University in Carbondale (2001). Before serving as President
Director, he worked as staff of Masterplanning Division PT Gajah Tunggal Property (1994-
1995), Information System Manager and Assistant to VP for PT Batasa Capital (2002-2006),
Vice President Direct Investment for PT Bakrie Capital Indonesia (2007-2009), Director
Acuatico Pte. Ltd (2006-2010), VP Business Development for PT Bakrieland Development
Tbk. (2008-2010), Director of Business Development PT Acuatico Air Indonesia (2010-2012),
also President Director for PT Aetra Air Tangerang (2010-2015).

Jatmiko K. Santosa
Direktur Director
Warga Negara Indonesia, usia 46 tahun. Lahir di Blitar pada 5 Juli 1971 dan saat ini berdomisili
di Jakarta. Menjabat sebagai Direktur sejak 22 Oktober 2015 berdasarkan SK Menteri BUMN
selaku RUPS No. SK-198/MBU/10/2015. Meraih pendidikan di Fakultas Ekonomi Universitas
Indonesia (1996) serta mengikuti IC Training on Public Private Partnership di Harvard Kennedy
School, Executive Education – Harvard University di Cambridge (2012). Sebelum menjabat
sebagai Direktur, pernah bekerja sebagai konsultan untuk Deloitte Touche Corporate Finance
(1996-2000), untuk Badan Penyehatan Perbankan Nasional (BPPN) dengan posisi terakhir
sebagai Group Head Chairman Office (2000-2004), Direktur di PT Fortius Investment dan
PT Hakea Arsya Corpora (2004-2005), Direktur Utama PT Rakata Karya Sakti (2005-2007),
Direktur Proyek sekaligus Head of Project Development (2011-2014) dan Head of Advisory &
Project Development (2014-2015) untuk PT Sarana Multi Infrastruktur (Persero).
Indonesian citizen, 46 years old. Born in Blitar on July 5, 1971 and currently live in Jakarta.
Appointed as Director since October 22, 2015 based on the State-Owned Enterprise Ministerial
Decree that served as GMS decision No. SK-198/MBU/10/2015. Graduated from Faculty of
Economy, University of Indonesia (1996) received IC Training on Public Private Partnership
in Harvard Kennedy School, Executive Education – Harvard University in Cambridge (2012).
Before appointed as Director, he worked as consultant for Deloitte Touche Corporate Finance
(1996-2000), Indonesian Bank Restructuring Agency (IBRA) with his last position as Group
Head Chairman Office (2000-2004), Director in PT Fortius Investment and PT Hakea Arsya
Corpora (2004-2005), President Director PT Rakata Karya Sakti (2005-2007), Project Director
and Head of Project Development (2011-2014) and Head of Advisory & Project Development
(2014-2015) for PT Sarana Multi Infrastruktur (Persero).
53

LAPORAN TAHUNAN 2017 ANNUAL REPORT

A.A. Ngurah Wirawan


Direktur Director
Warga Negara Indonesia, usia 52 tahun. Lahir di Jakarta pada 16 Agustus 1965 dan saat ini
berdomisili di Jakarta. Diangkat sebagai Direktur pada 22 Oktober 2015 berdasarkan SK
Menteri BUMN selaku RUPS No. SK-198/MBU/10/2015. Memperoleh gelar Sarjana Ekonomi
dari Jurusan Manajemen Universitas Padjadjaran (1989). Mengikuti berbagai pelatihan di
antaranya Program Komersialisasi Bandara di Schiphol Airport Amsterdam (1994), Desain
Terminal Terpadu di Ellerbe Beckett, New York (1995), Sistem Operasi Kereta Metro Bilbao,
Spanyol (1997), Pembiayaan MRT di MTR Hong Kong (2007), dan CEO Network Enhanching
Program (JETRO) di Tokyo dan Nagoya (Agustus 2014). Sebelum menjabat sebagai Direktur
Perusahaan, pernah bekerja sebagai Asisten Manajer Perencanaan untuk proyek properti
dan infrastruktur (1990-1991), Direktur Proyek Pengusahaan untuk proyek jalan tol JORR W2
Utara PT Jakarta Propertindo (2008), Direktur untuk PT Jakarta Marga Jaya, Special Purpose
Vehicle (SPV) Jakpro selama tujuh tahun, serta Kepala Divisi Komunikasi Korporasi PT Jakarta
Tollroad Development (2012-2014).
Indonesian citizen, 52 years old. Born in Jakarta on August 16, 1965 and currently live in
Jakarta. Appointed as the Company’s Director since October 22, 2015 based on the State-
Owned Enterprise Ministerial Decree that served as GMS decision No. SK-198/MBU/10/2015.
Received his Bachelor of Economics from Management Department of Padjadjaran University
(1989). Followed several trainings including Airport Commercialization Program in Schiphol
Airport Amsterdam (1994), Integrated Terminal Design in Ellerbe Beckett, New York (1995),
Metro Train Operation System in Bilbao, Spain (1997), Financing MRT in Hong Kong MTR
(2007), and CEO Network Enhanching Program (JETRO) in Tokyo and Nagoya (August 2014).
Before appointed as Company Director, he worked as Assistant Planning Manager for property
and infrastructure projects (1990-1991). Director of business project for Jakarta Outer Ring
Road W2 North PT Jakarta Propertindo (2008), Director for PT Jakarta Marga Jaya, Special
Purpose Vehicle (SPV) Jakpro for seven years, Head Corporate Communication Division PT
Jakarta Tollroad Development (2012-2014).

Edwin Darmasetiawan
Direktur Director
Warga Negara Indonesia, usia 58 tahun. Lahir di Jakarta pada 18 Januari 1959 dan kini
berdomisili di Jakarta. Diangkat sebagai Direktur Perseroan pada 21 Maret 2011 berdasarkan
SK Menteri BUMN selaku RUPS No. 75/BUMN/2011 dan diangkat kembali sebagai Direktur
pada 22 Oktober 2015 berdasarkan SK Menteri BUMN selaku RUPS No. SK-198/MBU/10/2015.
Meraih gelar Sarjana Ekonomi dari Universitas Indonesia dan Master of Business Management
(MBA) dari Universitas Gadjah Mada. Sebelum menjabat sebagai Direktur Perusahaan, pernah
bekerja sebagai Marketing Manager untuk PT Samudera Indonesia (1982-1985), Audit Team
Leader pada PT Bank Dagang Negara (Persero) (1985-1999), PT Bank Ekspor Indonesia
(Persero) (1999-2009), serta sebagai Kepala Divisi Restrukturisasi Aset untuk Lembaga
Pembiayaan Ekspor Indonesia (LPEI) pada 2009-2011.
Indonesian citizen, 58 years old. Born in Jakarta on January 18, 1959 and currently live in
Jakarta. Appointed as the Company’s Director of Development, on March 21, 2011 based on
the State-Owned Enterprise Ministerial Decree that served as GMS decision No. 75/BUMN/2011
and reelected as the Company’s Director on October 22, 2015 based on the State-Owned
Enterprise Ministerial Decree that served as RUPS (General Meeting of Shareholders) No. SK-
198/MBU/10/2015. He received his Bachelor of Economics from University of Indonesia and
Master of Business Management (MBA) from University of Gadjah Mada. Before appointed as
Company Director, he worked as Marketing Manager for PT Samudera Indonesia (1982-1985),
Audit Team Leader in PT Bank Dagang Negara (Persero) (1985-1999), PT Bank Ekspor Indonesia
(Persero) (1999-2009), and as Head of Assets Restructuring Division for Indonesia Eximbank
from 2009-2011.
54

LAPORAN TAHUNAN 2017 ANNUAL REPORT

Profil Komite Audit


Audit Committee Profile

Triarko Nurlambang
Ketua Chairman
Lahir di Bogor, 12 Januari 1963, berdomilisil di Jakarta. Menjabat sebagai Ketua Komite Audit
sejak 2015, berdasarkan SK Nomor: 02/Kep/DEKOM/XII/2015 tanggal 11 Desember 2015
Tentang Keanggotaan Komite Audit PT Pengembangan Pariwisata Indonesia (Persero). Beliau
meraih gelar Sarjana Geografi dari Fakultas MIPA Universitas Indonesia (1987), Graduate Diploma
bidang Geografi dari The Australian National University Canberra (1992), Master of Arts bidang
Ilmu Sosial diperoleh dari The Flinders University of South Australia, Adelaide (1992) dan Doktor
Kebijakan Publik dari FISIP Universitas Indonesia (2013). Sejumlah pelatihan yang pernah diikuti
di antaranya adalah Microcomputer Application for Demographic Analysis, Lembaga Demografi
Fakultas Ekonomi Universitas Indonesia (1988), Urban Development Design, The Australian
National University (1992), Application of Geographic Information System for Marine and Costal
Development, Universitas Indonesia (1999), Sea Training and Workshop, NCEA-Utrech, Belanda
dan Kementerian Lingkungan Hidup di Copenhagen (2007), Pelatihan IDEAS (Kepemimpinan dan
Manajemen: Aplikasi Teori “U” oleh Otto Schammer dan Peter Senge, diselenggarakan oleh MIT
Sloan-Boston dan IDEAS Fellowship – UID - Boston, Jakarta, Denpasar dan Bandung (2008 –
2009).
Born in Bogor, January 12, 1963, live in Jakarta. Appointed as Chairman of Audit Commit-
tee since 2015, based on Decree (SK) Number: 02/Kep/DEKOM/XII/2015 dated December
11, 2015 regarding Audit Committee Membership PT Pengembangan Pariwisata Indonesia
(Persero). He received his Bachelor of Geography from Faculty of MIPA University of Indo-
nesia (1987), Graduate Diploma in Geography form The Australian National University Can-
berra (1992), Master of Arts in Social Science from The Flinders University of South Australia,
Adelaide (1992) and Public Policy Doctorate from FISIP University of Indonesia (2013). Some
of the training that he received are Microcomputer Application for Demographic Analysis,
Demography Institute Faculty of Economics University of Indonesia (1988), Urban Develop-
ment Design, The Australian National University (1992), Application of Geographic Informa-
tion System for Marine and Coastal Development, University of Indonesia (1999), Sea Training
and Workshop, NCEA-Utrech, the Netherlands and Ministry of Environment in Copenhagen
(2007), IDEAS Training (Leadership and Management: Theory “U” Application by Otto Scham-
mer and Peter Senge, organized by MIT Sloan-Boston and IDEAS Fellowship – UID - Boston,
Jakarta, Denpasar and Bandung (2008 – 2009).

Herman
Anggota Member
Lahir di Bukittinggi, Sumatera Barat, tanggal 22 Maret 1955. Diangkat sebagai anggota Komite
Audit berdasarkan SK Dewan Komisaris Nomor: 05/KEP/DEKOM/X/2014 tanggal 1 Oktober
2014 dan diperbaharui dengan SK Dewan Komisaris Nomor: 02/Kep/ DEKOM/XII/2015
tanggal 11 Desember 2015. Beliau menyelesaikan pendidikan Sarjana Ekonomi Jurusan
Akuntansi dari Fakultas Ekonomi Universitas Padjadjaran Bandung (1982). Mengawali karier di
Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) sejak tahun 1983. Selanjutnya pada
tahun 1990 bekerja di PT Garuda Indonesia (Persero) hingga tahun 2009 dengan menempati
berbagai posisi seperti General Manager (GM) PKBL/CSR (1994-2000), GM Perpajakan (2000-
2004), GM Establishment Accounting (2004-2008), serta GM Koperasi Karyawan Garuda
Indonesia (KOKARGA) (2008-2009). Pernah menjadi anggota Komite Audit di PT Krakatau
Steel Tbk (2012) dan Anggota Komite Nominasi dan Remunerasi di PT Angkasa Pura II Persero
(2011).
Born in Bukittinggi, West Sumatera, on March 22, 1955. Elected as member of the Audit
Committee based on Decree (SK) Board of Commissioners Number: 05/KEP/DEKOM/X/2014
dated October 1, 2014 and updated by Decree Number: 02/Kep/DEKOM/XII/2015 dated
December 11, 2015 regarding Audit Committee Membership of PT Pengembangan Pariwisata
55

LAPORAN TAHUNAN 2017 ANNUAL REPORT

Indonesia (Persero). He received his Bachelor of Economics from Accountant Department,


Faculty of Economics University of Padjadjaran Bandung (1982). He started his career in
Indonesia National Internal Auditor Agency (BPKP) since 1983. He then worked for PT Garuda
Indonesia (Persero) from 1990 to 2009 and hold in various position such as General Manager
(GM) PKBL/CSR (1994-2000), GM Tax (2000-2004), GM Establishment Accounting (2004-
2008), and GM Garuda Indonesia Employee Cooperative (KOKARGA) (2008-2009). He served
as member of Audit Committee of PT Krakatau Steel Tbk (2012) and Member of Nomination
and Remuneration Committee at PT Angkasa Pura II (Persero) (2011).

Rafika Yuniasih
Anggota Member
Lahir di Jakarta, tanggal 31 Oktober 1978. Diangkat sebagai anggota Komite Audit Perseroan
berdasarkan SK Dewan Komisaris Nomor: 05/KEP/DEKOM/X/2014 tanggal 1 Oktober 2014
yang telah diperbaharui SK Dewan Komisaris Nomor: 05/KEP/ DEKOM/X/2014 tanggal 1
Oktober 2014 dan diperbaharui dengan SK Dewan Komisaris Nomor: 02/Kep/DEKOM/
XII/2015 tanggal 11 Desember 2015. Beliau memperoleh gelar Sarjana Ekonomi Akuntansi
dari Fakultas Ekonomi Universitas Indonesia tahun 2001 dan Magister Manajemen dengan
Konsentrasi Manajemen Keuangan dari Program Studi Magister Manajemen Fakultas Ekonomi
Universitas Indonesia tahun 2005. Hingga saat ini beliau masih berprofesi sebagai dosen dan
menjabat sebagai Sekretaris Program MAKSI-PPAk FEUI.
Born in Jakarta, on October 31, 1978. Appointed as member of the Company’s Audit
Committee based on Committee Decree (SK) Board of Commissioners Number: 05/KEP/
DEKOM/X/2014 dated October 1, 2014 and updated by Decree Number: 02/Kep/DEKOM/
XII/2015 dated December 11, 2015. She received her Bachelor of Accountant from Faculty of
Economics University of Indonesia in 2001 and Post Graduate in Financial Management from
Post Graduate Study Faculty of Economics University of Indonesia in 2005. She is currently
serving as member of faculty and Program Secretary for MAKSI-PPAk FEUI.
56

LAPORAN TAHUNAN 2017 ANNUAL REPORT

Profil Pejabat Senior Perusahaan


Profile of Company Senior Officer

I Wayan Karioka
Jabatan : Managing Director the Nusa Dua
Position Managing Director the Nusa Dua
Pendidikan : · Sarjana Teknik, Jurusan Teknik Sipil, Institut Teknologi Sepuluh Nopember
Education · Magister Hukum, Program Studi Hukum Bisnis, Universitas Gadjah Mada
· Bachelor of Engineering, Civil Engineering Department, Institute of
Technology Sepuluh Nopember
· Master of Law, Business Law Study, Gadjah Mada University

Hari Wibisono
Jabatan : Project Director the Mandalika
Position Project Director the Mandalika
Pendidikan : · Sarjana Teknik, Jurusan Teknik Sipil, Universitas Brawijaya Malang
Education · Magister Manajemen Teknik, Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS)
· Bachelor of Engineering, Civil Engineering Department, University of
Brawijaya Malang
· Master of Technical Management, Institute of Technology Sepuluh
Nopember (ITS)

Miranti Nasti Rendranti


Jabatan : Kepala Sekretaris Perusahaan & CSR
Position Head of Corporate Secretary and CSR
Pendidikan : · Sarjana Bidang Hukum Lingkungan, Universitas Gadjah Mada
Education · Master of Business Administration, Cleveland State University
· Bachelor of Environmental Law, Gadjah Mada University
· Master of Business Administration, Cleveland State University

F. Bambang Kriswanto
Jabatan : Kepala Satuan Pengawasan Internal
Position Head of Internal Audit
Pendidikan : · Sarjana Hukum, Fakultas Hukum, Universitas Jenderal Soedirman
Education · Magister Hukum, Universitas Gadjah Mada
· Bachelor of Law, Faculty of Law, University of Jenderal Soedirman
· Master of Law, Gadjah Mada University

Yudhistira Setiawan
Jabatan : Kepala Divisi Hukum
Position Head of Legal Division
Pendidikan : Sarjana Hukum, Universitas Brawijaya, Indonesia
Education Bachelor of Law, University of Brawijaya, Indonesia
57

LAPORAN TAHUNAN 2017 ANNUAL REPORT

Samsul Purba
Jabatan : Kepala Divisi Pengembangan
Position Head of Development Divison
Pendidikan : Sarjana Teknik, Jurusan Teknik Sipil Universitas Gadjah Mada, Indonesia
Education Bachelor of Engineering, Civil Engineering Department Gadjah Mada Univeristy,
Indonesia

Ricky F Baheramsjah
Jabatan : Kepala Divisi Investasi dan Pemasaran
Position Head of Investment and Marketing Division
Pendidikan : · German Business Language Diploma, German-British Chamber of Industry &
Education Commerce, London
· BA (Hon) Business Studies, Middlesex University Business School, London
· Post Graduate Diploma Direct & Interactive Marketing – Dip IDM, Institute of
Direct Marketing, London
· Post-Graduate Diploma Marketing – Dip CIM, Chartered Institute of Marketing,
London
· Executive Masters of Business Administration Program, INSEAD, Singapura

· German Business Language Diploma, German-British Chamber of


Industry & Commerce, London
· BA (Hon) Business Studies, Middlesex University Business School, London
· Post Graduate Diploma Direct & Interactive Marketing – Dip IDM,
Institute of Direct Marketing, London
· Post-Graduate Diploma Marketing – Dip CIM, Chartered Institute of
Marketing, London
· Executive Masters of Business Administration Program, INSEAD,
Singapura

Aris Joko Santoso


Jabatan : Kepala Divisi Construction & Enhancement
Position Head of Construction & Enhancement Division
Pendidikan : Sarjana Arsitektur, Universitas Diponegoro
Education Bachelor of Architecture, Diponegoro University

Wahyuaji Munarwiyanto
Jabatan : Kepala Divisi Keuangan
Position Head of Finance Division
Pendidikan : · Sarjana Ekonomi, Jurusan Akuntansi, Fakultas Ekonomi, Universitas
Education Indonesia
· MBA Finance and International Management, Graduate School of Business
Administration, Loyola University Chicago
· Bachelor of Economics, Department of Accounting, Faculty of
Economics, University of Indonesia
· MBA Finance and International Management, Graduate School of
Business Administration, Loyola University Chicago
58

LAPORAN TAHUNAN 2017 ANNUAL REPORT

Mokhamad Rofik Anwar


Jabatan : Kepala Divisi Corporate Strategy, Alliance, R&D
Position Head of Corporate Strategy, Alliance, R&D Division
Pendidikan : • Sarjana Ekonomi, Jurusan Akuntansi, Fakultas Ekonomi Universitas
Education Indonesia
• Magister Manajemen, PPM School of Management
· Bachelor of Economics, Department of Accounting, Faculty of
Economics, University of Indonesia
· Master of Management, PPM School of Management

I Dewa Gede Sutarsa Jiwa


Jabatan : Kepala Divisi Manajemen Risiko
Position Head of Risk Management Division
Pendidikan : · Program Diploma III, Sekolah Tinggi Akuntansi Negara
Education · Akuntan, Sekolah Tinggi Akuntansi Negara
· Program Pascasarjana, Program Studi Commerce, University of
Queensland, Australia
· 3-Year Diploma Program, Sekolah Tinggi Akuntansi Negara
· Accountant, Sekolah Tinggi Akuntansi Negara
· Post Graduate Program, Commerce Study, University of Queensland,
Australia

I Made Agus Dwiatmika


Jabatan : Kepala Divisi Human Capital & General Affair
Position Head of Human Capital & General Affair Division
Pendidikan : · Sarjana Psikologi, Universitas Gadjah Mada
Education · Bachelor of Psychology, Gajah Mada University
60

LAPORAN TAHUNAN 2017 ANNUAL REPORT

Komposisi Pemegang Saham Share Ownership


Perusahaan bukan merupakan perusahaan terbuka, dan The Company is not a public company, and all shares
seluruh sahamnya (100%) dimiliki oleh negara Republik (100%) are owned by the Government of the Republic
Indonesia. Oleh karena itu, tidak ada kepemilikan saham of Indonesia. Hence, there are no shares ownership by
oleh masyarakat, anggota direksi, ataupun anggota dewan the Board of Directors, or the Board of Commisioners.
komisaris.

Daftar Anak Perusahaan dan atau Perusahaan Asosiasi List of Subsidiaries and or Associated Companies
Pada tahun 2017, ITDC melakukan pembentukan anak In 2017, ITDC established their subsidiaries, and the
perusahaan, dan secara kajian kelayakan bisnis dan keuangan business and financial feasibility study had been
telah disetujui oleh Kementerian BUMN. Proses selanjutnya approved by Minister of SOE as the Shareholders. Per
adalah menunggu surat persetujuan dari Menteri BUMN December 31, 2017 the approval decree to establish
selaku pemegang saham. Per tanggal 31 Desember 2017 subsidiaries had not been received by ITDC, due to
surat persetujuan pendirian anak usaha belum diterima that reason, the founding process is continued to fiscal
oleh ITDC, dan oleh karenanya proses pendirian anak usaha year 2018. Subsidiaries to be founded are as followed.
dilanjutkan di tahun anggaran 2018. Anak perusahaan yang
dibentuk adalah sebagai berikut.

Nama Perusahaan Kepemilikan Bidang Usaha Status Operasi


Company Name Ownership Business Line Operational Status

PT ITDC Nusantara Properti 99,9% Investasi aset belum beroperasi


PT ITDC Nusantara Properti 99,9% Asset Investment Not yet operating

PT ITDC Nusantara Utilitas 99,9% Pengelolaan utilitas kawasan belum beroperasi


PT ITDC Nusantara Utilitas 99,9% Area utilities management Not yet operating

ITDC Nusantara Properti sebagai anak perusahaan PT. ITDC Nusantara Properti as a subsidiary of PT.
Pengembangan Pariwisata Indonesia (Persero) didirikan Pengembangan Pariwisata Indonesia (Persero)
sebagai investor aset produktif di kawasan - kawasan established to be productive asset investor in the
pariwisata yang dikelola ITDC. Pembentukan unit usaha destination areas managed by ITDC. Establishment
baru ini juga sejalan dengan rencana pengembangan of new business line unit is also in line with the
Hotel Pullman dan Club Med Lombok. Adapun komposisi development plan for Pullman Hotel dan Club Med
PT Pengembangan Pariwisata Indonesia (Persero) saat ini Lombok. The current shares composition is PT
sebagai pemilik saham 99,96 % atau Rp 134,17 miliar dan Pengembangan Pariwisata Indonesia (Persero) owns
Koperasi Pegawai ITDC sebanyak 0,04% atau Rp 50 juta. 99,96% share or equal to Rp 134,17 billion and ITDC
Employee Cooperative owns 0,04% share or equal to
Selain anak perusahaan, Perusahaan memiliki empat usaha
Rp 50 million.
patungan yang mendukung bisnis inti sebagai berikut.
Other than subsidiaries, the Company also has four
joint ventures to support our core business, they are
as followed.

Nama Perusahaan Kepemilikan Bidang Usaha Status Operasi


Company Name Ownership Business Line Operational Status

PT Garuda Adi Matra 9,71% Pembangunan dan operator kawasan pariwisata Beroperasi
PT Garuda Adi Matra 9,71% Destination developer and operator Operating

PT Jasa Marga Bali Tol 1% Pembangunan dan operasi jalan tol Beroperasi
PT Jasa Marga Bali Tol 1% Toll road developer and operator Operating

PT Peninsula Bali Resort 16,76 Manajemen Hotel Courtyard By Marriott Beroperasi


PT Peninsula Bali Resort 16,76 Courtyard By Marriott Hotel management Operating

PT Bali Griya Shanti 40% Manajemen Hotel Mercure the Nusa Dua Beroperasi
PT Bali Griya Shanti 40% Mercure the Nusa Dua Hotel management Operating
61

LAPORAN TAHUNAN 2017 ANNUAL REPORT

PT Garuda Adhimatra Indonesia didirikan berdasarkan PT Garuda Adhimatra Indonesia was founded
akta notaris No. 66 tanggal 14 Desember 1993 dari Wiratni based on notarial deed No. 66 dated December 14,
Ahmadi, SH. Akta pendirian tersebut telah mendapatkan 1993 from Wiratni Ahmadi, SH. The deed has been
persetujuan dari Menteri Kehakiman dan Hak Asasi Manusia approved by the Minister of Justice and Human
Republik Indonesia dalam Surat Keputusan No. C2-5391. Rights of the Republic of Indonesia in Ministerial
HT.01.01.TH 1995 tanggal 2 Mei 1995, serta diumumkan Decree No. C2-5391.HT.01.01.TH 1995 dated May 2,
dalam Berita Negara Republik Indonesia no. 99 tanggal 12 1995, and announced in the Official Gazette of the
Desember 1995, Tambahan No 10183. Anggaran Dasar Republic of Indonesia no. 99 dated December 12,
Perusahaan telah mengalami perubahan, terakhir dengan 1995, Addendum No 10183. The Company Article
akta No. 42 tanggal 8 Maret 2012 dari Aryanti Artisari, SH., of Association has been amended, the latest one is
notaris di Jakarta, sehubungan dengan perubahan Anggaran deed No. 42 dated March 8, 2012 from Aryanti Artisari,
Dasar Perusahaan menyesuaikan Undang Undang No. 40 SH., notary in Jakarta, related to the amendment of
tahun 2007 tentang Perseroan Terbatas. Perusahaan ini company article of association to conform to the
merupakan patungan antara ITDC dan PT Alam Sutera Realty, Regulation No. 40 year 2007 on Limited Company.
Tbk dengan kepemilikan saham ITDC sebanyak 9,71% atau This Company is a joint venture between ITDC and PT
4.500 lembar saham. Alam Sutera Realty, Tbk with stock ownership of PT
ITDC 9.71% or 4,500 shares.
Sesuai dengan pasal 3 Anggaran Dasar Perusahaan, ruang
lingkup kegiatan Perusahaan adalah pembangunan dan In accordance to article 3 of the Company Article
operator kawasan pariwisata. Perusahaan juga memiliki of Association, the Company’s scope of activities
tanah proyek di lokasi tersebut. Saat ini PT Garuda Adhimatra are developing and operating tourism complex. The
Indonesia menjadi pengelola objek wisata Garuda Wisnu Company also own the land of the project location.
Kencana yang berlokasi di Jalan Raya Uluwatu, Ungasan, At the moment, PT Garuda Adhimatra Indonesia
Kuta Selatan, Badung Bali. is the manager of Garuda Wisnu Kencana tourism
destination located at Jalan Raya Uluwatu, Ungasan,
PT Jasa Marga Bali Tol didirikan untuk melakukan
South Kuta, Badung Bali.
pengusahaan jalan tol Nusa Dua-Ngurah Rai-Benoa, yang
meliputi pendanaan, perencanaan teknik, pelaksanaan PT Jasa Marga Bali Tol was established to manage
konstruksi, pengoperasian dan pemeliharaan jalan tol, serta the toll road of Nusa Dua-Ngurah Rai-Benoa, which
usaha-usaha lainnya sesuai dengan ketentuan-ketentuan include financing, technical planning, implementing
dan peraturan perundang-undangan yang berlaku. construction work, operating and maintaining the
Perusahaan ini telah memperoleh izin konsesi selama 45 toll road, and other businesses in accordance to
tahun melalui Surat Keputusan Menteri Pekerjaan Umum the laws and regulations applied. The Company has
Republik Indonesia No.375/KPTS/2013 tanggal 18 September obtained consession license for 45 years based on
2013, untuk meyelenggarakan kegiatan konstruksi, operasi the Decree of Ministry of Public Work of the Republic
dan pemeliharaan atas jalan tol Nusa Dua-Ngurah Rai-Benoa of Indonesia No.375/KPTS/2013 dated September
terhitung mulai bulan Oktober 2013. PT Pengembangan 18, 2013, to conduct construction work, operate and
Pariwisata Indonesia (Persero) memiliki saham sebanyak maintain the Nusa Dua-Ngurah Rai-Benoa toll road
7.454 lembar senilai Rp. 7,454 miliar atau 1% dari keseluruhan starting October 2013. PT Pengembangan Pariwisata
saham. Indonesia (Persero) owned 7,454 shares or equal to
Rp. 7.454 billion or 1% from total share.
PT Peninsula Bali Resort adalah perusahaan patungan antara
ITDC dengan PT Griya Kartika Nusantara, yang mengelola PT Peninsula Bali Resort is a joint venture between
sebuah hotel yang bernama Hotel Courtyard By Marriott ITDC and PT Griya Kartika Nusantara, managing
yang terletak di Lot SW-1 Kawasan Pariwisata the Nusa Courtyard By Marriott Hotel located in Lot SW-1 the
Dua Bali, dan mulai beroperasi pada bulan Pebruari Tahun Nusa Dua Resort Area Bali, and started to operate on
2011 dengan jumlah 250 kamar. Adapun tujuan dan alasan February 2011 with 250 rooms. The objective of this
pendirian perusahan patungan adalah sebagai upaya untuk joint venture is to upgrade Bualu Hotel, previously
meningkatkan Hotel Bualu yang semula berfungsi sebagai functioned as education and training hotel (BPLP),
hotel pendidikan dan pelatihan (BPLP) sekarang Sekolah now is Tourism Academy (STP) the Nusa Dua, from
Tinggi Pariwisata (STP) the Nusa Dua, melalui pembaharuan education/training hotel to become a 4-star hotel.
produk dari hotel pendidikan/pelatihan menjadi hotel This joint venture has been approved by the Minister
bintang 4, dengan bekerja sama dengan mitra usaha yang of SOE based on letter No. S-114/M-MBU/2003 dated
telah disetujui oleh Menteri BUMN melalui surat No. S-114/ June 5, 2003. ITDC right now owns 16,76% shares or
M-MBU/2003 tanggal 5 Juni 2003. Adapun komposisi ITDC Rp. 28.5 billion and PT GKN 83,24% or Rp. 141,500
saat ini sebagai Pemegang Saham 16,76 % atau Rp. 28,5 miliar billion in PT Peninsula Bali Resort.
dan PT GKN 83,24% atau Rp. 141.500 miliar di PT Peninsula
PT Bali Griya Santhi is a join venture between ITDC
Bali Resort.
and PT Jakarta Kyoai Medical Centre (PT. JKMC),
PT Bali Griya Santhi adalah perusahaan patungan (join managing about 70.000 m2 land for the Mercure the
venture) antara ITDC dengan PT Jakarta Kyoai Medical Nusa Dua Hotel. ITDC owns 40% shares, while JKMC
Centre (PT. JKMC), yang mengelola lahan seluas lebih owns 40% from authorized capital of Rp 100 billion.
kurang 70.000 m2 dan diperuntukkan untuk pengembangan
62

LAPORAN TAHUNAN 2017 ANNUAL REPORT

Hotel Mercure the Nusa Dua. Adapun komposisi ITDC saat ini Listing Chronology of Shares and Other
sebagai Pemegang Saham 40% dan PT JKMC 40% dari modal Securities
dasar sebesar Rp 100 miliar.
The Company is not an public company and 100%
owned by the Republic of Indonesia and has never listed
our share or any other effect in the stock exchange.
Kronologis pencatatan saham dan pencatatan
efek lainnya
Perusahaan bukan merupakan perusahaan terbuka yang Organization Name and Address or Stock
100% dimiliki negara Republik Indonesia dan belum pernah Exchange Support Profession
mencatatkan saham atau efek lainnya di pasar modal.
The Government of the Republic of Indonesia
owns 100% shares and the Company is not a public
company and has never listed our share or any other
Nama dan alamat lembaga dan atau profesi
effect in the stock exchange, and up to December 31
penunjang pasar modal 2017, the Company has never used services from any
Perusahaan sahamnya 100% dimiliki negara Republik stock exchange supporting institution or profession.
Indonesia dan bukan merupakan perusahaan terbuka serta
belum pernah mencatatkan saham atau efek lainnya di pasar
modal, oleh karena itu, sampai tanggal 31 Desember 2017 Corporate Accountant
Perusahaan tidak pernah menggunakan jasa lembaga atau
profesi penunjang pasar modal. To ensure a proper book keeping, the Company used the
service of Public Accounting Firm (KAP) Purwantono,
Sungkoro & Surja (Ernst & Young) to conduct general
Akuntan Perseroan audit on PT Pengembangan Pariwisata Indonesia
(Persero) 2017 Financial Report. KAP Public accounting
Untuk memastikan penyelenggaran akuntansi perusahaan firm Purwantono, Sungkoro & Surja (Ernst & Young) has
sesuai standar maka Perusahaan menggunakan jasa Kantor conducted audit for three periods.
Akuntan Publik (KAP) Purwantono, Sungkoro & Surja (Ernst &
Young) untuk melakukan audit umum atas laporan Keuangan In carrying out their duties, the public accountant office
PT Pengembangan Pariwisata Indonesia (Persero) tahun also conducted compliance audit over the regulations
buku 2017. KAP Kantor Akuntan Publik (KAP) Purwantono, and internal control, audit company’s performance
Sungkoro & Surja (Ernst & Young) telah melakukan audit evaluation report, and evaluate the Company Key
selama tiga periode. Performance Indicators (KPI) accomplishment in
2016.
Dalam pelaksanaan tugasnya, kantor akuntan publik juga
melakukan audit kepatuhan terhadap peraturan perundang- The service fee paid up to the firm is Rp. 670,450,000,-
undangan dan pengendalian internal, melakukan audit atas (excluding VAT and accommodation fee maximum
laporan hasil evaluasi kinerja perseroan,dan melakukan 11% from contract value).
evaluasi pencapaian Key Performance Indicators (KPI)
Perusahaan tahun 2016.
Besarnya imbal jasa yang diberikan Perusahaan kepada KAP
Awards and Certifications Received in
tersebut adalah sebesar Rp 670.450.000,- (belum termasuk 2017
PPN dan biaya akomodasi maksimal 11% dari nilai kontrak). The Company received the following awards as a
token of appreciation from our stakeholders.

Penghargaan dan Sertifikasi yang


diterima tahun 2017
Apresiasi pemangku kepentingan
terhadap kinerja Perusahaan dibuktikan
dengan raihan beberapa penghargaan
sebagai berikut.
63

LAPORAN TAHUNAN 2017 ANNUAL REPORT

Nama Penyelenggara
Name Organizer
Predikat Sangat Bagus untuk kinerja 2016 dalam 8th BUMN Awards Majalah Info Bank
Excellent rating for 2016 performance at the 8th BUMN Awards Info Bank Magazine
Golden Trophy dalam 8th BUMN Awards Majalah Info Bank
Golden Trophy at the 8th BUMN Awards Info Bank Magazine
Green Platinum dalam Indonesia Sustainabe Tourism Award 2017 Kementerian Pariwisata RI
Green Platinum at the Indonesia Sustainabe Tourism Award 2017 Ministry of Tourism
Super Platinum II dalam Tri Hita Karana Awards 2017 Yayasan Tri Hita Karana
Super Platinum II at the Tri Hita Karana Awards 2017 Tri Hita Karana Foundation
CSR Award dalam Tri Hita Karana Awards 2017 Yayasan Tri Hita Karana
CSR Award at the Tri Hita Karana Awards 2017 Tri Hita Karana Foundation
Gold Winner untuk kategori Brand Identity dalam BUMN Branding and Majalah BUMN Track
Marketing Award 2017 BUMN Track Magazine
Gold Winner for Brand Identity category at the BUMN Branding and Marketing
Award 2017
Bronze Winner untuk kategori Product Development dalam BUMN Branding Majalah BUMN Track
and Marketing Award 2017 BUMN Track Magazine
Bronze Winner for Product Development category at the BUMN Branding and
Marketing Award 2017

Nama dan Alamat Perusahaan, Anak Perusahaan, serta Kantor Cabang


Name and Address, Subsidiary, and Branch Office

PT Pengembangan Pariwisata Indonesia (Persero) Kantor Jakarta


Jalan MH Thamrin No. 1 Gedung Menara BCA Lantai 39 (Kantor ITDC) Kecamatan Menteng Kota Jakarta Pusat DKI Jakarta 10310
Indonesia.
Telepon Phone (021) 80642791

PT Pengembangan Pariwisata Indonesia (Persero) Kantor Nusa Dua


Kawasan Pariwisata Nusa Dua PO BOX 3, Nusa Dua, Bali, Indonesia.
Telepon Phone (0361) 771010

PT Pengembangan Pariwisata Indonesia (Persero) Kantor Mandalika


Kantor ITDC, Komplek Masid Nurul Bilad Mandalika. Jalan Pariwisata Kuta, Kecamatan Pujut, Kabupaten Lombok Tengah, NTB,
Indonesia
Telepon Phone (0370) 6502777

PT Garuda Adi Matra


Jl. Raya Uluwatu, Ungasan, Kuta Selatan, Badung 80364, PO BOX 139 Nusa Dua – Bali.
Telepon Phone (0361) 703603, Fax : (0361) 703626

PT Jasa Marga Bali Tol


Jl. By Pass Ngurah Rai No.88X, Pemogan, Denpasar Sel., Kota Denpasar, Bali 80361.
Telepon Phone (0361) 725326

PT Peninsula Bali Resort


Kawasan Pariwisata Lot SW1 Nusa Dua, Badung, Bali.
Telepon Phone (0361) 3003888

PT Bali Griya Shanti


Lot SW3. Jalan Terompong, Nusa Dua, Lingkungan Peminge, Kelurahan Benoa, Kecamatan Kuta Selatan, Kabupaten Badung, Bali.
Telepon Phone (0361) 8467000
64

LAPORAN TAHUNAN 2017 ANNUAL REPORT

Peristiwa Penting Tahun 2017


Important Events in 2017

20 Januari 2017 Dimulainya Konstruksi Pembangunan Jalan Dalam Kawasan


20 January 2017 dan Penataan Pantai Kuta Mandalika
Perusahaan bersama dengan PT Wijaya Karya (Persero)
melakukan Penandatanganan Kontrak Project Paket Pekerjaan
Infrastruktur the Mandalika, yang meliputi konstruksi jalan dan
taman ruas C-1, I-11, E-R-S-T, R-R1, serta penataan Pantai Kuta
Mandalika, yang menandai dimulainya konstruksi pembangunan
jalan dalam kawasan sepanjang 11 km dan penataan Pantai Kuta
Mandalika.

Starting Construction of Roads within the Resort Area and


Improvement of Kuta Mandalika Beach
The Company signed the contract for Infrastructure Work Project
Package at the Mandalika with PT Wijaya Karya, which covered
road and park constructions in lot C-1, I-11, E-R-S-T, R-R1, and
improvement of Kuta Mandalika beach, which signaling the
beginning of the 11-km road construction and the improvement
work for Kuta Mandalika beach.

20 Januari 2017 MoU Pembangunan Sirkuit Jalan Raya Internasional di the


20 January 2017 Mandalika
Perusahaan menandatangani Nota Kesepahaman (MoU) dengan
Roadgrip Motorsports UK Ltd dan Mrk1 Consulting untuk
pembangunan sirkuit jalan raya pertama di dunia yang dibangun
dari tahap konsep dengan standar Federation Internationale
de Motocyclisme (FIM) dan Federation Internationalede
l’Automobile (FIA).

MoU Construction of International Street Race at the Mandalika


The Company signed Memorandum of Understanding (MoU)
with Roadgrip Motorsports UK Ltd and Mrk1 Consulting to build
the first Street Race in the world from concept to construction
stage based on the standards of Federation Internationale
de Motocyclisme (FIM) and Federation Internationalede
l’Automobile (FIA).

29 Maret 2017 MoU dengan Vinci Construction dan Love Walk


29 March 2017 Perusahaan melakukan penandatanganan Nota Kesepahaman
(MoU) dengan Vinci Construction Grand Projects (VCGP) untuk
pemanfaatan dan pembangunan lahan seluas 120 hektar di KEK
Pariwisata Mandalika. Selain itu, penandatanganan MoU juga
dilakukan dengan Love Walk untuk penyelenggaraan Festival
Film Prancis di Nusa Dua.

MoU with Vinci Construction and Love Walk


The Company signed Memorandum of Understanding (MoU)
with Vinci Construction Grand Projects (VCGP) to use and build
120 hectares of land in Mandalika SEZ. Other than that, we also
signed MoU with Love Walk to host French Film Festival in Nusa
Dua.
65

LAPORAN TAHUNAN 2017 ANNUAL REPORT

13-16 April 2017 Tour de Lombok Mandalika


13-16 April 2017 The Mandalika menjadi salah satu lokasi start dan finish etape
Tour de Lombok Mandalika, lomba sepeda jalan raya bertaraf
internasional yang diselenggarakan Dinas Pariwisata NTB, PB
ISSI, dan ITDC.

Tour de Lombok Mandalika


The Mandalika became one of the location for start and finish
stage for Tour de Lombok Mandalika, an international road bike
race organized by NTB Tourism Agency, PB ISSI, and ITDC.

17 Mei 2017 Penandatangan 5 MoU Investasi the Mandalika


17 May 2017 Perusahaan menandatangani lima komitmen investasi di KEK
Pariwisata the Mandalika. Dari kelima investor terdapat dua
investor asing, yakni Sky Wealth (M) Sdn. Bhd. dari Malaysia dan
Jeju Olle Foundation dari Korea.

The Signing of 5 Investment MoU for the Mandalika


The Company signed five investment commitment in the
Mandalika SEZ. Two out of five investors are foreign investors,
Sky Wealth (M) Sdn. Bhd. from Malaysia and Jeju Olle Foundation
from Korea.

26-27 Mei 2017 Bali Blues Festival 2017


26-27 May 2017 Untuk ketiga kalinya Perusahaan menyelenggarakan Bali Blues
Festival. Acara berlangsung di Pulau Peninsula di the Nusa Dua.
Tampil dalam acara 18 musisi Indonesia dan mancanegara dan
dihadiri oleh lebih dari seribu penonton.

Bali Blues Festival 2017


For the third time, the Company organized Bali Blues Festival.
The event was held in Peninsula Island in the Nusa Dua. 18
Indonesian and international musicians performed in that event
and attended by more than one thousand of audiences.

17-30 Juni 2017 Light Festival Pertama di Bali


17-30 June 2017 Ratusan ribu pengunjung memadati Pulau Peninsula untuk
menikmati Nusa Dua Light Festival 2017, festival lampion
pertama dan terbesar di Bali.
The First Bali Light Festival
Hundreds of thousand people crowded the Peninsula Island to
enjoy Nusa Dua Light Festival 2017, held for the first and biggest
lantern festival in Bali.

11 Juli 2017 MoU dengan PT Alam Hijau Permata


11 July 2017 Perusahaan melakukan penandatanganan MoU dengan PT Alam
Hijau Permata (AHP) untuk investasi pembangunan kompleks
mini mal dan hotel bintang tiga di area komersial HPL 90 the
Mandalika.

MoU with PT Alam Hijau Permata


The Company signed MoU with PT Alam Hijau Permata (AHP) to
invest on the building of a mini mall and a 3-star hotel complex
in commercial area HPL 90 the Mandalika.
66

LAPORAN TAHUNAN 2017 ANNUAL REPORT

25 Juli 2017 Penandatanganan MoU dan Joint Operation Agreement


25 July 2017 Perusahaan menandatangani MoU dengan Powerchina
Huadong Engineering Co. Ltd. untuk rencana pengembangan
bisnis di the Mandalika. Selain itu, Joint Operation Agreement
juga ditandatangani Perusahaan dengan Roadgrip Ltd. untuk
rencana pembentukan Mandalika Grand Prix Association.

The Signing of MoU and Joint Operation Agreement


The Company signed MoU with Powerchina Huadong
Engineering Co. Ltd. for business development planning at The
Mandalika. The Joint Operation Agreement was also signed
between the Company and Roadgrip Ltd. planning to form
Mandalika Grand Prix Association.

18 Agustus 2017 Penandatangan MoU ITDC – Xian Lian


18 August 2017 Perusahaan menandatangani MoU dengan Zhu Hai Heng Qin
Xian Lian Finansial Technology Co. Ltd (Xian Lian Tiongkok)
terkait program 2017-2023 Cinta Indonesia – Penambahan
Puluhan Ribu Wisatawan Tiongkok Tahun 2023.

The Signing of MoU MoU ITDC – Xian Lian


The Company signed MoU with Zhu Hai Heng Qin Xian Lian
Financial Technology Co. Ltd (Xian Lian China) related to 2017-
2023 program of Love Indonesia – Adding Tens of Thousands
Chinese Tourists in 2023.

2 September 2017 Penandatanganan MoU dengan Polda NTB


2 September 2017 Perusahaan dan Polda NTB sepakat menjalin kerja sama dalam
jasa pengamanan dan manajemen sistem pengamanan wilayah
KEK Pariwisata Mandalika.

MoU Signing with NTB Regional Police (Polda NTB)


The Company and Polda NTB agreed for partnership on security
services and security management system in the Mandalika.

7 September 2017 Indonesia – Singapore Investment Forum


7 September 2017 Direktur Utama ITDC Abdulbar M. Mansoer menjadi salah
satu panelis pada Indonesia – Singapore Investment Forum di
Singapura yang dibuka oleh Presiden Republik Indonesia Joko
Widodo.

Indonesia – Singapore Investment Forum


President Director of ITDC Abdulbar M. Mansoer was one of the
panelists during Indonesia – Singapore Investment Forum in
Singapore opened by the President of the Republic of Indonesia
Joko Widodo.

15 September 2017 Ikrar Menjaga Kebersihan dan Keamanan The Mandalika


15 September 2017 Sebanyak 1.500 partisipan yang terdiri dari SKPD Lombok Tengah,
wartawan, ITDC, dan perwakilan masyarakat mengadakan
pembahasan ikrar dan penandatanganan kesepakatan mengenai
kebersihan dan keamanan, serta dukungan penuh terhadap
pembangunan KEK Pariwisata Mandalika.

Pledge for Cleanliness and Security in the Mandalika


Around 1.500 participants from SKPD Lombok Tengah,
journalists, ITDC, and community representatives discussed the
pledge and signed agreement about cleanliness and security
and full support for the development of the Mandalika SEZ.
67

LAPORAN TAHUNAN 2017 ANNUAL REPORT

27 September 2017 ITDC Raih Juara Umum Indonesia Sustainable Tourism Award
27 September 2017 2017
ITDC melalui the Nusa Dua meraih penghargaan tertinggi Green
Platinum (Juara Umum) dalam ajang Indonesia Sustainable
Tourism Award (ISTA) ke-1 yang diselenggarakan oleh
Kementerian Pariwisata.

ITDC Reached Overall Winner at Indonesia Sustainable


Tourism Award 2017
ITDC through the Nusa Dua received the highest award Green
Platinum (Overall Winner) in the 1st Indonesia Sustainable Tourism
Award (ISTA) organized by the Minister of Tourism.

20 Oktober 2017 Presiden Joko Widodo Resmikan KEK Mandalika


20 October 2017 Presiden Joko Widodo meresmikan pengoperasian KEK
Mandalika di tepi Pantai Kuta Mandalika. Acara peresmian
dilakukan dengan menumbuk lesung dan menandatangani
prasasti di hadapan kurang lebih 700 undangan . Peresmian
dilakukan menyusul terpenuhinya kriteria kesiapan beroperasi
KEK Mandalika dan keputusan Dewan Nasional KEK mengenai
kesiapan KEK Mandalika dalam menerima dan melayani investor.

President Joko Widodo Officially Inaugurated the Mandalika


SEZ
President Joko Widodo officially inaugurated the operation
of the Mandalika at the coastline of Kuta Mandalika Beach.
The official opening is conducted by pestling of mortar and
signing the inscription in front of more than 700 invitees. This
inauguration denoted the fulfillment of the Mandalika readiness
criteria and SEZ National Board decision on the Mandalika in
accepting and serving the investors.

20 Oktober 2017 Peresmian Masjid Nurul Bilad Mandalika


20 October 2017 Mesjid Nurul Bilad, yang menjadi ikon gerbang masuk The
Mandalika diresmikan oleh Presiden Joko Widodo dengan
melakukan penandatanganan prasasti. Peresmian ini menandai
selesainya konstruksi pembangunan Masjid yang diawali
September 2016.

The Opening of Masjid Nurul Bilad Mandalika


Masjid Nurul Bilad, as the gate icon of the Mandalika, inaugurated
by President Joko Widodo with inscription signing. The
inauguration marked the settlement of the Masjid construction
development, started September 2016.

20 Oktober 2017 Pemancangan Pondasi Hotel Pullman Mandalika


20 October 2017 Hotel Pullman Mandalika milik ITDC, yang dibangun di atas
lahan seluas 5 ha dengan nilai investasi Rp 750 Milyar, memulai
konstruksi pondasinya. Upacara peresmian dihadiri oleh Menko
Perekonomian Darmin Nasution, Menteri BUMN Rini Soemarno,
Menteri Pariwisata Arief Yahya, dan Menteri ATR Sofyan Jalil.

Ground Breaking of Pullman Mandalika Hotel


Pullman Mandalika Hotel owned by ITDC, built on a 5 ha land
with total investment value of Rp 750 Billion, started to construct
its building foundation. The official ceremony was attended by
the Minister of Economy, Darmin Nasution, Minister of SOE Rini
Soemarno, Coordinating Minister of Tourism Arief Yahya, and
Minister of Agriculture and Land Planning Sofyan Jalil.
68

LAPORAN TAHUNAN 2017 ANNUAL REPORT

21 November 2017 Ground Breaking Crea – the Nusa Dua 24/7 Resort Office
21 November 2017 Wakil Gubernur Bali I Ketut Sudikerta meresmikan pembangunan
proyek Crea – the Nusa Dua 24/7 Resort Office, yang dibangun
atas kolaborasi Perusahaan dengan Agung Panorama
Propertindo.

Ground Breaking of Crea – the Nusa Dua 24/7 Resort Office


Deputy Governor of Bali I Ketut Sudikerta officially opened
the construction of Crea project – the Nusa Dua 24/7 Resort
Office, built in cooperation between the Company and Agung
Panorama Propertindo.

12 Desember 2017 Kunjungan Menteri Koperasi dan UKM ke the Mandalika


12 December 2017 Menteri Koperasi dan UKM AAGN Puspayoga mengunjungi
the Mandalika untuk melakukan koordinasi terkait percepatan
pembangunan zona UKM di KEK Mandalika. Pembangunan
Zona UMKM di The Mandalika adalah salah satu arahan Presiden
Joko Widodo saat meresmikan beroperasinya KEK Mandalika.

Minister of Cooperative and SME Visit to the Mandalika


The Minister of Cooperative and SME AAGN Puspayoga visited
the Mandalika to coordinate the acceleration development of
SME zone in the Mandalika. The SME Zone development in the
Mandalika is based on the direction of President Joko Widodo at
the inauguration of the operation of the Mandalika.
Komitmen Perusahaan dalam
Penerapan GCG

02
Company Commitment to Implement GCG
Komitmen Perusahaan dalam
Penerapan GCG
Company Commitment to Implement GCG

Berbekal pengalaman bisnis lebih dari 40 tahun, ITDC With over than 40 years of business experience, ITDC
berkomitmen kuat untuk menjaga nilai-nilai integritas melalui is committed to maintain its integrity by optimizing
optimalisasi penerapan prinsip-prinsip tata kelola perusahaan the implementation of Good Corporate Governance
yang baik (Good Corporate Governance/GCG). Selama (GCG). GCG principles are internalized in the
ini, prinsip-prinsip GCG telah terinternalisasi dalam sikap, attitude, behavior, and work of the management and
perilaku, pola pikir, dan cara kerja manajemen dan karyawan employees.
Perusahaan.
Sustainable implementation of GCG principles can
Implementasi prinsip-prinsip GCG secara berkesinambungan give positive feedbacks for a strong company’s
dapat memberikan timbal balik yang positif terhadap growth, such as preventing corruption, collusion, and
pertumbuhan perusahaan yang kuat, di antaranya mencegah nepotism (CCN), and improve supervisory function in
praktik-praktik korupsi, kolusi, dan nepotisme (KKN), serta managing the Company. In the end, the consistency
meningkatkan fungsi pengawasan dalam pengelolaan in implementing GCG each year will give an added
Perusahaan. Pada akhirnya, konsistensi penerapan GCG value to the stakeholders.
setiap tahun akan memberikan nilai tambah bagi para
pemangku kepentingan.

Acuan Penerapan Tata Kelola Perusahaan yang References of Good Corporate


Baik Governance
Dalam menerapkan GCG secara komprehensif, Perusahaan In implementing GCG comprehensively, the Company
berpedoman pada sejumlah peraturan/perundang- referred to several regulations/law such as:
perundangan antara lain:
1. Law RI Number 19 Year 2003 on State-Owned
1. Undang-Undang Nomor 19 Tahun 2003 tentang Badan Enterprise;
Usaha Milik Negara;
2. Law RI Number 40 Year 2007 on Limited Liability
2. Undang-Undang Nomor 40 Tahun 2007 tentang Company;
Perusahaan Terbatas;
3. Government Regulation Number 27 Year 1972
3. Peraturan Pemerintah Nomor 27 Tahun 1972 tentang on State Equity of The Republic of Indonesia
Penyertaan Modal Negara Republik Indonesia untuk for the Foundation of Limited Liability Company
Pendirian Perusahaan Perusahaan (Persero) PT (Persero) PT Pengembangan Pariwisata Bali;
Pengembangan Pariwisata Bali;
4. Government Regulation Number 45 Year 2005 on
4. Peraturan Pemerintah Nomor 45 Tahun 2005 tentang Founding, Managing, Oversight and Dissolution
Pendirian, Pengurusan, Pengawasan, dan Pembubaran of State-Owned Enterprise;
Badan Usaha Milik Negara;
5. Minister of SOE Decree No. PER-01/MBU/2011
5. Peraturan Menteri Negara Badan Usaha Milik Negara juncto Minister of SOE Regulation No. PER-09/
No. PER-01/MBU/2011 juncto Peraturan Menteri Negara MBU/2012 on Implementation of Good Corporate
BUMN No. PER-09/MBU/2012 tentang Penerapan Governance in State-Owned Enterprises.
Tata Kelola Perusahaan yang Baik (Good Corporate
Governance) pada Badan Usaha Milik Negara. 6. Minister of Justice and Human Rights Decree
No. AHU-0003766.AH.01.02 on Agreement to
6. Keputusan Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia RI No. Amend the Article Association of Limited Liability
AHU-0003766.AH.01.02 tentang Persetujuan Perubahan Company (Persero) PT Pengembangan Pariwisata
Anggaran Dasar Perusahaan Terbatas Persahaan Indonesia (Indonesia Tourism Development);
Perusahaan (Persero) PT Pengembangan Pariwisata
Indonesia (Indonesia Tourism Development); 7. Secretary Minister of SOE Decree No. SK-16/S.
MBU/2012 on Indicator/Parameter of Assessment
7. Keputusan Sekretaris Kementerian Badan Usaha Milik and Evaluation of Good Corporate Governance in
Negara No. SK-16/S.MBU/2012 tentang Indikator/ State-Owned Enterprises; and
Parameter Penilaian dan Evaluasi atas Penerapan
Tata Kelola Perusahaan yang Baik (Good Corporate 8. Joint Resolution of Board of Commissioners and
Governance) pada Badan Usaha Milik Negara; dan the Board of Directors of PT Pengembangan

8. Surat Keputusan Bersama Dewan Komisaris dan Direksi


PT Pengembangan Pariwisata Indonesia (Persero)
71

Nomor 07/KEP/DEKOM/XII/2017 dan No. Kep/Dir/056- Pariwisata Indonesia (Persero) Number 07/KEP/
3/XII/2017 tentang Pedoman Pelaksanaan Tata Kelola DEKOM/XII/2017 and No. Kep/Dir/056-3/XII/2017
Perusahaan yang Baik. on Implementation Guideline of Good Corporate
Governance/GCG.

Prinsip-Prinsip Pelaksanaan Implementation Principles


Selama ini, Perusahaan mempraktikkan GCG berdasarkan Up to present, the Company is practicing GCG based
lima prinsip sesuai yang ditetapkan oleh Komite Nasional on five principles set by the National Committee
Kebijakan Governance (KNKG). Prinsip-prinsip tersebut adalah of Governance Policy (KNKG). Those principles
transparansi, akuntabilitas, tanggung jawab,independensi dan are transparency, accountability, responsibility,
kewajaran yang diperlukan untuk mencapai keberlanjutan independence and fairness which are required
usaha Perusahaan dalam jangka panjang dengan tetap to achieve long-term business sustainability by
memperhatikan kepentingan pemangku kepentingan. considering the needs of the stakeholders.

Prinsip GCG Implementasi


GCG Principles Implementation

Transparansi 1. Penetapan kebijakan tentang pengendalian informasi perusahaan, baik informasi publik maupun
Transparency informasi rahasia Perusahaan; pihak-pihak yang berwenang memberikan dan/atau menyampaikan
informasi kepada publik; dan prosedur pengungkapan informasi Perusahaan kepada pemangku
kepentingan.
2. Penyediaan akses informasi Perusahaan yang relevan, memadai, dan dapat diandalkan bagi para
pemangku kepentingan sekaligus masyarakat secara tepat waktu dan berkala melalui situs web
Perusahaan (www.itdc.co.id) dan situs web BUMN (www.bumn.go.id).

1. Setting policy on the Company’s information management, both for public and confidential information;
the authorities whose give and/or provide the information to the public; and procedures to disclose the
Company’s information to the stakeholders.
2. Providing access to the Company’s relevant information that is relevant, adequate, and reliable, on time
and regularly, to the stakeholders and the community through the Company’s website (www.itdc.co.id)
and Ministry of SOE website (www.bumn.go.id).

Akuntabilitas 1. Penetapan struktur organisasi serta uraian tugas dan tanggung jawab sesuai Surat Keputusan (SK) Direksi
Accountability No. Kep/Dir/50/V/2013 tanggal 21 Mei 2013, menggantikan SK Struktur Organisasi No. Kep/Dir/14/
II/2013 tanggal 12 Februari 2013, menggantikan SK Direksi No. 63/Kep/Dir/PT.PPB/VIII/2011 tanggal 8
Agustus 2011 tentang Struktur Organisasi, Uraian Tugas, dan Jabatan.
2. Penetapan kebijakan-kebijakan operasional dan standar operasional baku (SOP) terkait proses bisnis inti
Perusahaan.
3. Penetapan mekanisme pengambilan keputusan Direksi.

1. Setting the organization structure and job description and responsibilities as the Board of Directors
Decree No. Kep/Dir/50/V/2013 dated May 21, 2013, substituting the Organization Structure Decree No.
Kep/Dir/14/II/2013 dated February 12, 2013, substituting Board of Directors Decree No. 63/Kep/Dir/
PT.PPB/VIII/2011 dated August 8, 2011 regarding Organization Structure, Job Description and Title.
2. Stipulating operational policies and standard operational procedures (SOP) related to the Company’s
core business.
3. Setting the Board of Directors decision making mechanism.
72

LAPORAN TAHUNAN 2017 ANNUAL REPORT

Prinsip GCG Implementasi


GCG Principles Implementation

Tanggung Jawab 1. Penyusunan Rencanan Kerja dan Anggaran Perusahaan (RKAP) serta Rencana Jangka Panjang Perusahaan
Responsibility (RJPP) yang mengacu pada Keputusan Menteri Negara BUMN No. KEP-101/MBU/2002 tanggal 4 Juni
2002 tentang Penyusunan RKAP BUMN dan No. KEP-102/MBU/2002 tentang Penyusunan RJPP.
2. Penetapan Pedoman GCG, Pedoman Perilaku (Code of Conduct), Pedoman Kerja Dewan Komisaris dan
Direksi (Board Manual) yang menjadi kesatuan dengan Pedoman GCG, kebijakan Whitsleblowing System,
kebijakan gratifikasi dan peraturan Perusahaan yang mengacu kepada peraturan/perundang-undangan
dan prinsip-prinsip korporasi yang sehat.
3. Penandatanganan pernyataan kepatuhan terhadap Pedoman Perilaku oleh seluruh insan Perusahaan.
4. Penetapan kebijakan Direksi mengenai jabatan dalam organisasi yang ditetapkan sebagai penyelenggara
negara, sekaligus wajib menyampaikan Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN) kepada
Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) serta aturan mengenai pemberian sanksi atas ketidakpatuhan
penyampaian LHKPN.

1. Preparing the Company Workplan and Budget (RKAP) and the Company Long-term Plan (RJPP) referring
to the Minister of SOE Decree No. KEP-101/MBU/2002 dated June 4, 2002 regarding Preparing RKAP
BUMN and No. KEP-102/MBU/2002 regarding Preparation of RJPP.
2. Determining GCG References, Code of Conduct, the Board Manual for the Commissioners and the
Board of Directors which will be part of the GCG References, Whistleblowing System policy, gratification
policy and the Company regulation referred to the regulation/law and good corporate principles.
3. Signing the compliance statement to the Code of Conduct by all employees.
4. Stipulating the Board of Directors policy regarding the position within the organization as state officials,
submitting the State Official Assets and Wealth Report (LHKPN) to the Corruption Eradication Commission
(KPK), and also the regulation regarding sanction for non-compliance to reporting the LHKPN.

Independensi 1. Pemberlakuan kebijakan yang mengharuskan anggota Direksi menandatangani pakta integritas, untuk
Independence selanjutnya dilampirkan dalam usulan tindakan Direksi yang harus memperoleh rekomendasi dari Dewan
Komisaris dan persetujuan pemegang saham.
2. Pemberlakuan kebijakan yang menangani benturan kepentingan bagi anggota Direksi, menandatangani
pernyataan yang tidak memiliki benturan kepentingan antara kepentingan pribadi/keluarga, jabatan lain,
atau golongan dengan kepentingan Perusahaan. Selain itu, terdapat pula mekanisme untuk mencegah
pengambilan keuntungan pribadi bagi Direksi dan manajer senior yang diatur dalam pedoman GCG.
3. Mekanisme pengangkatan dan pemberhentian anggota Direksi mengacu pada Peraturan Menteri
Negara BUMN No. PER-03/MBU/02/2015 tanggal 17 Februari 2015 tentang Persyaratan dan Tata Cara
Pengangkatan dan Pemberhentian Anggota Direksi BUMN.
4. Pelaksanaan penilaian serta uji kepatutan dan kelayakan terhadap calon anggota Direksi yang dilakukan
oleh Pemegang Saham/RUPS/Pemilik Modal.

1. Preparing policy requiring the Board of Directors to sign integrity pact, and attached with the Board
of Directors’ action suggestion that must be recommended by the Board of Commissioners and the
Shareholders.
2. Applying the policy for handling conflict of interests within the members of the Board of Directors,
signing the statement of not having any personal conflict of interest, other position, or group with the
Company. In the GCG references, there is also a mechanism to prevent personal gaining by the Board
of Directors and the Senior Managers.
3. The mechanism of member appointment and dismissal from the Board of Directors referred to Minister
of SOE Regulation No. PER-03/MBU/02/2015 dated February 17, 2015 regarding the Requirement and
Procedures of Member Appointment and Dismissal from the SOE Board of Directors.
4. Implementing assessment, fit-and-proper test, and feasibility study to the Board of Directors candidates
by the Shareholders and GMS.
73

LAPORAN TAHUNAN 2017 ANNUAL REPORT

Prinsip GCG Implementasi


GCG Principles Implementation

Kewajaran 1. Kebijakan keterbukaan informasi dan komunikasi sesuai peraturan/perundangan yang berlaku dan
Fairness penyampaian informasi secara tepat waktu kepada Dewan Komisaris dan Pemegang Saham.
2. Kebijakan/pedoman mengenai manajemen karier.
3. Keberadaan unit/fungsi yang mengendalikan dan memastikan serta menjaga kepatuhan Perusahaan
terhadap seluruh perjanjian dan komitmen yang dibuat oleh Perusahaan dengan pihak ketiga, termasuk
menelaah perubahan peraturan/perundang-undangan yang berlaku dan pengaruhnya terhadap
Perusahaan, serta melakukan sosialisasi atas perubahan peraturan tersebut.
4. Pelaksanaan peraturan/perundang-undangan yang berlaku dan perjanjian dengan pihak ketiga,
melakukan kajian hukum atas rencana tindakan dan permasalahan yang terjadi terkait dengan
kesesuaian hukum atau ketentuan yang berlaku, dan mengevaluasi kajian risiko atas setiap rencana
bisnis, kebijakan dan rencana kerja sama yang akan dilakukan oleh Perusahaan.
5. Penetapan kebijakan hubungan dengan pelanggan yang mencakup hak-hak pelanggan, keamanan,
keselamatan, dan kesehatan pelanggan; penyediaan kontak pelanggan untuk menerima umpan balik
pelanggan dan menyelesaikan keluhan pelanggan.
6. Pelaksanaan survei berkala untuk mengetahui tingkat kepuasan pelanggan.
7. Kepatuhan terhadap kewajiban kepada negara, baik berupa penyampaian dokumen perpajakan maupun
pembayaran kewajiban perpajakan secara tepat waktu.
8. Penetapan kebijakan yang mendorong partisipasi karyawan dan menyediakan sarana partisipasi melalui
serikat pekerja.
9. Pelaksanaan survei kepuasan karyawan.
10. Pelaksanaan tanggung jawab sosial perusahaan.

1. Policy for open information and communications based on regulation/law and to provide information
on time to the Board of Commissioners and Shareholders.
2. Policy/guideline regarding career management.
3. The existence of unit/function to control and ensure the Company’s compliance to all agreement and
commitment made by the Company with third party, including reviewing amandement of regulation/
law and the impact to the Company, and socialize those changes in regulation.
4. Implement regulations/law and agreement with third party, conduct legal study on the action and
problems related to legality and applicable law, and evaluate risk study on every business plan, policy
and partnership plan to be taken by the Company.
5. Implementation on policy related to customer, covering consumer rights, security, safety, and health;
provide customer box to get feedback from customers and resolves customers’ complaints.
6. Conduct survery periodically to measure the customers’ level of satisfaction.
7. Comply to government’s obligations, from submitting tax document to paying tax on time.
8. Make policy to increase the employee participation and provide facilities for participation through the
labor union.
9. Conduct employee satisfaction survey.
10. Conduct the Company’s social responsibilities.

Pedoman dan Kebijakan GCG GCG Guidelines and Policies


Guna memastikan tercapainya pertumbuhan yang kuat To ensure a strong and sustainable growth, the Company
secara berkelanjutan, Perusahaan memutakhirkan pedoman updated their GCG guidelines and policies which have
dan kebijakan pelaksanaan GCG yang seluruhnya telah been implemented within the Company. Guidelines
diterapkan di lingkungan Perusahaan. Pedoman dan kebijakan and policies related to the implementation of Good
terkait implementasi tata kelola perusahaan senantiasa Corporate Governance are always updated according to
dimutakhirkan sesuai kondisi terbaru, perubahan peraturan/ the latest condition, changes in regulations/law, and the
perundang-undangan, dan dinamika perkembangan usaha Company’s business growth dynamic.
Perusahaan.
Some of those guidelines and policies are:
Pedoman dan kebijakan tersebut antara lain:
1. GCG guidelines pursuant to Joint Resolution of
1. Pedoman GCG melalui Surat Keputusan Bersama Dewan the Board of Commissioners and the Board of
Komisaris dan Direksi PT Pengembangan Pariwisata Directors of Pengembangan Pariwisata Indonesia
Indonesia (Persero) Nomor 07/KEP/DEKOM/XII/2017 dan (Persero) Number 07/KEP/DEKOM/XII/2017 and
No. Kep/Dir/056-3/XII/2017 tanggal 16 Desember 2017 No. Kep/Dir/056-3/XII/2017 dated December 16,
74

LAPORAN TAHUNAN 2017 ANNUAL REPORT

tentang Pedoman Pelaksanaan Tata Kelola Perusahaan 2017 regarding Guidelines for Good Corporate
yang Baik; Governance/GCG;
2. Sistem Pelaporan Pelanggaran yang diatur dalam Surat 2. Whistle-Blowing System/WBS stated in the Joint
Keputusan Bersama Dewan Komisaris dan Direksi Nomor Resolution of the Board of Commissioners and
05/KEP/DEKOM/XII/2017 dan Nomor Kep/Dir/056-1/ the Board of Directors Number 05/KEP/DEKOM/
XII/2017 tanggal 16 Desember 2017 tentang Sistem XII/2017 and Number Kep/Dir/056-1/XII/2017 dated
Pelaporan Pelanggaran (Whistle-Blowing System) PT December 16, 2017 regarding Whitsle-Blowing
Pengembangan Pariwisata Indonesia (Persero); System of PT Pengembangan Pariwisata Indonesia
(Persero);
3. Pedoman Perilaku yang diatur dalam Surat Keputusan
3. Code of Conduct as stated in the Joint Resolution
Bersama Dewan Komisaris dan Direksi PT Pengembangan
of the Board of Commissioners and the Board of
Pariwisata Indonesia (Persero) Nomor 06/KEP/DEKOM/
Directors PT Pengembangan Pariwisata Indonesia
XII/2017 dan No. Kep/Dir/056-2/XII/2017 tanggal 16
(Persero) Number 06/KEP/DEKOM/XII/2017 and No.
Desember 2017 tentang Pedoman Etika Usaha dan
Kep/Dir/056-2/XII/2017 dated December 16, 2017
Tata Perilaku Dewan Komisaris, Direksi dan Pegawai PT
regarding Business Ethics and Code of Conduct for
Pengembangan Pariwisata Indonesia (Persero);
the Board of Commissioners, the Board of Directors
4. Pedoman Gratifikasi yang diatur dalam Surat Keputusan and Employees of PT Pengembangan Pariwisata
Direksi No. Kep/Dir/056-5/XII/2017 tanggal 16 Desember Indonesia (Persero);
2017 tentang Pedoman Pelaporan dan Pengendalian 4. Guidelines on Gratification stated in Decree of the
Gratifikasi di Lingkungan PT Pengembangan Pariwisata Board of Directors No. Kep/Dir/056-5/XII/2017
Indonesia (Persero); dated December 16, 2017 regarding Guidelines for
5. Surat keputusan mengenai Pejabat Struktural Reporting and Controlling Gratification within the
Perusahaan yang wajib menyampaikan Laporan Harta Area of PT Pengembangan Pariwisata Indonesia
Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN) diatur (Persero);
dalam Surat Keputusan Direksi No. 36/KEP/DIR/ITDC/ 5. The decree on Corporate Structural Officials who
VI/2017 tanggal 21 Juni 2017 tentang Pejabat Struktural are required to submit State Official Assets Report
PT Pengembangan Pariwisata Indonesia (Persero) (LKHPN) regulated in the Board of Directors decree
yang Wajib Menyampaikan Laporan Harta Kekayaan No. 36/KEP/DIR/ITDC/VI/2017 dated June 21, 2017
Penyelanggara Negara di Lingkungan PT Pengembangan concerning Structural Officials of PT Pembangunan
Pariwisata Indonesia (Persero); Pariwisata Indonesia (Persero) which are required
to submit State Official Assets Report in the PT
6. Pedoman Penanganan Benturan Kepentingan di
Pengembangan Pariwisata Indonesia (Persero);
lingkungan Perusahaan yang diatur melalui Surat
Keputusan Direksi PT Pengembangan Pariwisata 6. Guidelines for Resolve Conflict of Interests within
Indonesia (Persero) No. Kep/Dir-ITDC/056-4/ the Company pursuant to the Decree of the Board
XII/2017 tanggal 16 Desember 2017 tentang Pedoman of Directors PT Pengembangan Pariwisata Indonesia
Penanganan Benturan Kepentingan di Lingkungan PT (Persero) No. Kep/Dir-ITDC/056-4/XII/2017 dated
Pengembangan Pariwisata Indonesia (Persero); serta December 16, 2017 regarding Guidelines for
Handling Conflict of Interets within the area of PT
7. Angggaran Dasar PT Pengembangan Pariwisata Bali Pengembangan Pariwisata Indonesia (Persero); and
(Persero).
7. Article of Association PT Pengembangan Pariwisata
Bali (Persero).

Tujuan Penerapan GCG


Tujuan penerapan GCG pada Perusahaan adalah: GCG Implementation Objective
1. Memaksimalkan nilai Perusahaan dengan cara The objectives for GCG implementation within the
meningkatkan prinsip transparansi, akuntabilitas, Company are:
tanggung jawab,independensi dan kewajaran agar
Perusahaan memiliki daya saing yang kuat, baik secara 1. Maximizing the Company’s value by improving
nasional maupun internasional. principles of transparency, accountability,
responsibility, Independence and fairness so that
2. Mendorong pengelolaan Perusahaan secara profesional, the Company can have a strong competitiveness in
transparan dan efisien, serta memberdayakan fungsi dan both national and international levels.
kemandirian pengelola Perusahaan.
2. Supporting the management of the Company
3. Mendorong agar pengelola Perusahaan dalam membuat professionally, transparently, and efficiently, and also
keputusan dan menjalani tindakan dilandasi nilai empowering the function and the independence of
moral yang tinggi dan kepatuhan terhadap peraturan the Company’s manager.
perundang-undangan yang berlaku, serta kesadaran 3. Supporting the Company management in making
akan adanya tanggung jawab sosial Perusahaan terhadap decision and acting based on high moral values and
75

LAPORAN TAHUNAN 2017 ANNUAL REPORT

pemangku kepentingan maupun kelestarian lingkungan complying to the laws and regulations, also having
di sekitar Perusahaan. awareness of the Company’s social responsibility to
the surrounding communities.
4. Meningkatkan kontribusi Perusahaan dalam
perekonomian nasional. 4. Improving the Company’s contribution to the
national economy.
5. Meningkatkan iklim investasi nasional.
5. Improving national’s investment climate.

Penilaian dan Evaluasi Penerapan GCG Assessment and Evaluation of GCG


Untuk memastikan penyelenggaraan Perusahaan sesuai Implementation
dengan prinsip-prinsip tata kelola perusahaan yang baik
maka dilakukan penilaian dan evaluasi berkala terhadap To ensure the management of the Company is aligned to
pelaksanaan GCG, mengacu pada Keputusan Sekretaris the Good Corporate Governance principles, periodical
Kementerian BUMN Nomor: SK-16/S.MBU/2012. penilaian assessment and evaluation on GCG are conducted,
dan evaluasi dilakukan secara berkala setiap 1 (satu) tahun according to the Secretary of Minister of SOE Decree
serta dilakukan oleh pihak eksternal dan internal Perusahaan No SK-16/S.MBU/2012. Assessment and evaluation are
secara bergantian. conducted annually by external and internal parties of
the Company.

Tujuan Penilaian Penerapan GCG


The Objective of GCG Implementation
· Menguji dan menilai penerapan GCG di Perusahaan Asessment
melalui elaborasi kondisi penerapan GCG dan dengan
kondisi nyata yang diterapkan di Perusahaan, melalui · To examine and assess GCG implementation in the
pemberian skor/nilai atas penerapan GCG dan kategori Company by elaborating the GCG implementation
kualitas penerapan GCG. condition and real condition implemented in
the Company, by giving score based on the
· Mengidentifikasi kekuatan dan kelemahan penerapan implementation of GCG and categorizing the
GCG di Perusahaan, serta mengusulkan rekomendasi quality of GCG implementation.
perbaikan untuk mengurangi celah (gap) antara kriteria
· To identify the strengths and weaknesses of
GCG dengan penerapan GCG.
GCG implementation in the Company, suggest
· Memberikan rekomendasi penyempurnaan terhadap recommendation for improvement to minimize the
kesenjangan yang ditemukan dalam implementasi GCG gap between criteria and implementation of GCG.
di Perusahaan sejalan dengan best practices. · To give recommendation for improvement to close
· Memonitor konsistensi penerapan GCG di Perusahaan the gap found in the implementation of GCG in the
dan memperoleh masukan untuk penyempurnaan Company so that it will be in line with best practices.
dan pengembangan kebijakan GCG di lingkungan · To monitor the consistency in GCG implementation
Perusahaan. in the Company and get feedback for improving
and developing GCG policies within the Company.

Parameter/Kriteria Penilaian
Berdasarkan standar alat uji Keputusan Sekretaris Menteri Parameter/Assessment Criteria
BUMN Nomor: SK-16/S.MBU/2012 tentang Indikator/ · Based on the standard assessment tools Secretary
Parameter Penilaian dan Evaluasi Atas Penerapan Tata of SOE Minister Decree Number: SK-16/S.
Kelola Perusahaan yang Baik (GCG) pada BUMN, terdapat MBU/2012 regarding Indicators/Parameter of
6 (enam) aspek, 43 Parameter, 153 Indikator dan 568 Faktor Assessment and Evaluation of Good Corporate
uji kesesuaian. Indikator/parameter tersebut dikelompokkan Governance (GCG) Implementation in SOE, there
dalam 6 (enam) faktor/aspek penerapan GCG yang terdiri are 6 (six) aspects, 43 Parameters, 153 Indicators
dari: and 568 Factors of suitability test. Those indicators/
· Komitmen Terhadap GCG Secara Berkelanjutan parameters are grouped into 6 (six) factors/aspects
· RUPS dan Pemegang Saham GCG implementation consist of:

· Dewan Komisaris · Sustainable Commitment to GCG


· Direksi · GMS and Shareholders
· Pengungkapan Informasi dan Transparansi · The Board of Commissioners
· Aspek Lain · The Board of Directors
· Disclosure of Information and Transparency
· Other Aspects
76

LAPORAN TAHUNAN 2017 ANNUAL REPORT

Hasil Penilaian GCG GCG Evaluation Result


Laporan Hasil Evaluasi (Tinjauan) penerapan GCG di Evaluation Report (Review) of GCG implementation
Perusahaan tahun 2017 mencapai total skor sebesar 83,694 in the Company in 2017 showed total score of 83,694
dengan predikat Baik. Lebih rendah sebesar 0,976 poin with Good criteria. 0.976 point lower compared to 2016
dibandingkan penilaian tahun 2016 yang mencapai skor evaluation which total score reached 84.671. The GCG
84.671, yang merupakan penilaian mandiri (Internal). Hasil implementation evaluation result of 2017 and 2016
evaluasi penerapan GCG tahun 2017 dan tahun 2016 secara generally can be seen in this table:
umum dapat dilihat dalam tabel berikut:

2017 2016
Aspek Pengujian GCG Bobot
No Capaian Capaian
GCG Evaluation Aspect Weight % %
Achieve Achieve
1 Komitmen terhadap penerapan Tata Kelola Perusahaan 7 5,782 82,60% 6,011 85,87%
yang baik secara berkelanjutan
Commitment to sustainable Good Corporate Governance
2 Pemegang Saham dan RUPS/Pemilik Modal 9 8,697 96,63% 8,870 98,56%
The Shareholders and GMS/Equity Owners
3 Dewan Komisaris 35 31,352 89,58% 32,294 92,27%
The Board of Commisioners
4 Direksi 35 31,718 90,62% 29,952 85,58%
The Board of Directors
5 Pengungkapan Informasi dan Transparansi 9 6,145 68,28% 7,543 83,81%
Disclosure of Information and Transparency
6 Aspek lainnya 5 - 0,00% - 0,00%
Other Aspects
Jumlah 100 83,694 83,69% 84,670 84,67%
Total

Pihak Penilai Penerapan GCG Evaluator of GCG Implementation


Penilaian GCG dilakukan secara bergiliran antara pihak The GCG evaluation is conducted alternately by
internal dan eksternal. Pada tahun 2017, penilaian dilakukan internal and external parties. In 2017, the evaluation
oleh tim eksternal yaitu Badan Pengawasan Keuangan dan was conducted by an external team from the
Pembangunan (BPKP). Indonesia’s National Government Internal Auditor
(BPKP).

Struktur Tata Kelola


Governance Structure
Struktur Tata Kelola Perusahaan terdiri atas tiga organ
utama, yaitu Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS), Dewan Governance structure of the Company is consists
Komisaris, dan Direksi sesuai Undang-Undang No. 19 Tahun of three main organs, the General Meeting of
2003 tentang Badan Usaha Milik Negara serta Undang- Shareholders (GMS), the Board of Commissioners,
Undang Nomor 40 Tahun 2007 tentang Perusahaan Terbatas. and the Board of the Directors, align to the Regulation
Number 40 Year 2007 regarding Limited Company.
Uraian mengenai tiga organ utama tersebut adalah sebagai
berikut: The three main organs will be discussed in details as
per below:
Pemegang Saham dan Rapat Umum Pemegang Saham
Shareholders and General Meeting of
Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) adalah organ
Shareholders
perusahaan yang memegang kekuasaan tertinggi dalam
perusahaan dan memegang segala wewenang yang General Meeting of Shareholders (GMS) is the
tidak diserahkan kepada Direksi atau Dewan Komisaris. Company organ that has the highest authority
Pemegang Saham adalah Negara Republik Indonesia in the Company and holds all the power non
c.q. Menteri BUMN. Menteri BUMN bertindak selaku transferable to the Board of Directors or the Board
77

LAPORAN TAHUNAN 2017 ANNUAL REPORT

Pemegang Saham dalam RUPS. of Commissioners. The Shareholder is the Republic of


Indonesia c.q. Minister of SOE. The Minister of SOE
RUPS dalam perusahaan terdiri dari RUPS Tahunan
acted as the Shareholders during GMS.
dan RUPS Luar Biasa. RUPS Tahunan diselenggarakan
minimal 2 (dua) kali dalam setahun. RUPS Tahunan GMS in the Company consist of Annual GMS and
dihadiri oleh Pemegang Saham, Komisaris, dan Extraordinary GMS. Annual GMS held at least 2
Direksi. RUPS Tahunan bertujuan untuk mengesahkan (two) times a year. Annual GMS is attended by the
Laporan Tahunan tahun buku sebelumnya dan RKAP Shareholders, the Board of Commissioners, and the
tahun yang akan datang. Sementara RUPS Luar Board of Directors. The Annual GMS is to validate the
Biasa diselenggarakan bilamana dianggap perlu oleh Annual Report from the previous fiscal year and RKAP
Pemegang Saham, Komisaris, ataupun Direksi. for the coming year. While the Extraordinary GMS is
held if the Shareholders, the Commissioners and the
Pemegang Saham memiliki hak-hak sebagai berikut:
Board of Directors find it as necessary.
1. Hak untuk menghadiri dan memberikan suara
The Shareholders have the following rights:
dalam suatu RUPS.
1. The right to attend and vote for in GMS.
2. Hak untuk memperoleh informasi material
mengenai perusahaan secara tepat waktu dan 2. The right to receive material information of the
teratur. Company on time and on regular basis.
3. Hak untuk menerima pembagian dari keuntungan 3. The right to receive profit share from the
perusahaan dalam bentuk dividen dan pembagian Company’s profit in the form of dividend and other
keuntungan lainnya. profit share.
Pemegang Saham harus memiliki mekanisme The Shareholder must have a mechanism for electing
pengangkatan dan pemberhentian Dewan Komisaris and terminating the Board of Commissioners and the
dan Direksi. Dalam mengangkat Dewan Komisaris Board of Directors. In electing members of the Board
dan Direksi, Pemegang Saham melakukannya melalui of Commissioners and the Board of Directors, the
mekanisme uji kepatutan dan kelayakan berdasarkan Shareholders will do fit and proper test based on the
pertimbangan keahlian, integritas, kepemimpinan, expertise, integrity, leadership, experience and good
pengalaman dan kelakukan baik serta memiliki behavior and also have the dedication to develop
dedikasi untuk mengembangkan usaha guna the business for the benefit of the company. The
kemajuan perusahaan. Pemegang Saham juga harus Shareholders also must have both mechanics for the
memiliki mekanisme penilaian kinerja Perusahaan dan Company and the Board of Commissioners and the
penilaian kinerja masing-masing Dewan Komisaris Board of Directors performance review.
dan Direksi.
While GMS must have the proper mechanism
Sementara RUPS harus memiliki mekanisme untuk to approve/validate the Annual Report, Annual
menyetujui/mengesahkan Laporan Tahunan, Calculation, RKAP, and RJPP in a timely manner.
Perhitungan Tahunan, RKAP, dan RJPP dengan tepat
waktu.
78

LAPORAN TAHUNAN 2017 ANNUAL REPORT


79

LAPORAN TAHUNAN 2017 ANNUAL REPORT


80

LAPORAN TAHUNAN 2017 ANNUAL REPORT

Pelaksanaan RUPS Tahun 2017 GMS 2017


Selama tahun 2017, Perusahaan menyelenggarakan RUPS Throughout 2017, the Company held GMS twice or
sebanyak dua kali atau 100 % dari rencana tahun 2017. 100% of the 2017 plan.

No Rencana Realisasi Hasil


Plan Realization Result

1 RUPS Laporan Tahunan tahun RUPS Laporan Tahunan tahun 1. Persetujuan Laporan Tahunan mengenai
buku 2016 buku 2016 dilaksanakan tanggal kondisi dan keberlangsungan usaha
GMS Annual Report fiscal year 29 Mei 2017. Perusahaan, termasuk Laporan Pengawasan
2016 Undangan disampaikan Dewan Komisaris selama tahun buku
melalui surat nomor 086/DIR/ 2016, sekaligus pemberian pelunasan dan
ITDC/V/2017 tanggal 26 Mei pembebasan tanggung jawab sepenuhnya
2017 (volledig acquit et de charge) kepada Direksi
dan Dewan Komisaris Perusahaan atas
GMS Annual Report for the fiscal tindakan pengurusan dan pengawasan yang
year of 2016 held on May 29, telah dijalankan selama tahun buku 2016;
2017. 2. Persetujuan dan pengesahan penyajian
Invitation delivered through kembali Laporan Keuangan tahun buku 2015;
letter number 086/DIR/ 3. Pengesahan Laporan Tahunan, termasuk
ITDC/V/2017 dated May 26, Laporan Keuangan Program Kemitraan dan
2017 Bina Lingkungan tahun buku 2016, sekaligus
pemberian pelunasan dan pembebasan
tanggung jawab sepenuhnya (volledig
acquit et de charge) kepada Direksi dan
Dewan Komisaris Perusahaan atas tindakan
pengurusan dan pengawasan Program
Kemitraan dan Bina Lingkungan yang telah
dilaksanakan selama tahun buku 2016;
4. Penetapan penggunaan Laba Bersih tahun
buku 2016;
5. Penetapan pemberian tantiem/insentif
kinerja kepada Direksi dan Dewan Komisaris
atas kinerja tahun buku 2016, serta
penetapan remunerasi Direksi dan Dewan
Komisaris Perusahaan tahun 2017 untuk
ditetapkan kemudian dengan persetujuan
tersendiri oleh RUPS;
6. Pelimpahan kewenangan RUPS kepada
Dewan Komisaris untuk melakukan seleksi
penetapan Kantor Akuntan Publik sebagai
auditor Laporan Keuangan Perusahaan
tahun buku 2017 dan Laporan Keuangan
Pelaksanaan Program Kemitraan dan Bina
Lingkungan Perusahaan tahun buku 2017.
1. Approval of the Annual Report on the
condition and continuation of the
Company’s business, including the Board
of Commissioners Oversight Report in
2016 fiscal year, also to acquit and waive all
responsibilities (volledig acquit et de charge)
from all the Board of Directors and Board of
Commissioners against all their actions in
managing and supervising throughout the
fiscal year of 2016;
2. Approval and ratification of the resubmission
of Financial Report from 2015 fiscal year;
81

LAPORAN TAHUNAN 2017 ANNUAL REPORT

No Rencana Realisasi Hasil


Plan Realization Result

3. Ratification of the Annual Report, including


Financial Report of the Partnership Program
and Community Development of 2016
fiscal year, also to acquit and waive all
responsibilities (volledig acquit et de charge)
from all the Board of Directors and the Board
of Commissioners against all their actions in
managing and supervising the Partnership
and Community Development Program
throughout the fiscal year of 2016;
4. Determine disbursement of Net Profit 2016.
5. Determine tantiem/performance for
the Board of Directors and the Board of
Commissioners based on 2016 performance,
and determination of remuneration for
the Board of Directors and the Board of
Commissioners in 2017 for approval of GMS.
6. Distribution of authorities from GMS to
the Board of Commissioners for selection
of Public Accounting Firm as auditor of
the Company Financial Statement 2017
and Financial Report of Partnership and
Community Development Program 2017.

2 RUPS Persetujuan atas Rencana RUPS Persetujuan atas Rencana 1. Menyetujui/mengesahkan RKAP tahun
Kerja dan Anggaran Perusahaan Kerja dan Anggaran Perusahaan 2018;
tahun 2018 tahun 2018 dilaksanakan tanggal 2. Menyetujui/mengesahkan RKAP Kemitraan
GMS on the Company’s Work 9 Januari 2018. dan Bina Lingkungan tahun 2018
Plan and Budget for 2018 Undangan disampaikan 3. Menyetujui/mengesahkan indikator aspek
melalui surat nomor 012/DIR/ operasional untuk perhitungan tingkat
ITDC/V/2018 tanggal 05 Januari kesehatan 2018;
2018 dan 020/DIR/ITDC/I/2018 4. Menyetujui/mengesahkan indikator
tanggal 08 Januari 2018 kinerja kunci yang tertuang dalam kontrak
GMS Approval on Company’s manajemen tahun 2018 antara Direksi
Work Plan and Budget for 2018 dan Dewan Komisaris dengan Pemegang
was conducted on January 9, Saham PT Pengembangan Pariwisata
2018. Indonesia (Persero); serta
Invitation was delivered via letter 5. Menyetujui/mengesahkan indikator
number 012/DIR/ITDC/V/2018 kinerja kunci yang tertuang dalam kontrak
dated Januar 05, 2018 and 020/ manajemen tahun 2018 antara Pemegang
DIR/ITDC/I/2018 dated January Saham dengan Dewan Komisaris PT
08, 2018. Pengembangan Pariwisata Indonesia
(Persero).
1. Approved/ratified 2018 RKAP;
2. Approved/ratified Partnership and Community
Development RKAP year 2018
3. Approved/ratified operational aspect
indicators to calculate 2018 health rating
calculation;
4. Approved/ratified Key Performance Indicators
stated in the management contract in 2018
between the Board of Directors and the Board
of Commissioners with the Shareholders
of PT Pengembangan Pariwisata Indonesia
(Persero); and
5. Approved/ratified Key Performance Indicators
stated in the 2018 contract management
between the Shareholders and the Board
of Commissioners of PT Pengembangan
Pariwisata Indonesia (Persero).
82

LAPORAN TAHUNAN 2017 ANNUAL REPORT

Realisasi RUPS Tahun Sebelumnya GMS Realization from the Previous Year

No Arahan RUPS Tindak Lanjut


GMS Direction Follow Up Action

1 Kawasan Nusa Dua masih banyak yang dapat dioptimalkan. Telah direalisasikan melalui penyelenggaraan
Kegiatan di Nusa Dua agar tidak hanya rental tanah, tetapi harus kegiatan untuk menjual citra “Lifestyle Experience
digali untuk menciptakan pengalaman bagi pengunjung. Nusa Dua” sejak Nusa Dua Fiesta (NDF) 2016. Di
samping beberapa acara yang sudah berjalan seperti
The Nusa Dua Resort can still be optimized. Land lease is
Bali Blues Festival (BBF), Bali Run, NDF dan Cross
not the only activity in the Nusa Dua, there are potentials for
Country Cycling (CCC), ITDC juga melaksanakan
development to create unforgettable experience for the visitors.
beberapa acara baru untuk meningkatkan “Lifestyle
Experience Nusa Dua” seperti Nusa Dua Cultural
Run 14 Mei 2017, Nusa Dua Light Festival (NDLF) 17
Juni s/d 30 Juli 2017, dan Nusa Dua Light Festival
(NDLF), The Jungle 08 Desember 2017 – 14 Januari
2018, “Love Indonesia” Yoga Event with Chinese
Partner.

Have been realized by holding activities to sell the


image of “Lifestyle Experience Nusa Dua” since
the Nusa Dua Fiesta (NDF) 2016. There were other
on-going event such as Bali Blues Festival (BBF),
Bali Run, NDF and Cross Country Cycling (CCC),
ITDC also held several new events to improve
the “Lifestyle Experience Nusa Dua” such as the
Nusa Dua Cultural Run 14 May 2017, the Nusa Dua
Light Festival (NDLF) 17 June to 30 July 2017, and
the Nusa Dua Light Festival (NDLF), The Jungle
08 December 2017 – 14 January 2018, “Love
Indonesia” Yoga Event with Chinese Partner.

2 Optimalisasi Mandalika masih banyak yang bisa dicarikan Telah dilaksanakan melalui perancangan Balkondes
sumber pendapatan tanpa menunggu lama, misalkan di Pelawangan sebagai One Stop Station untuk
menciptakan atraksi parasailing, balon udara, helikopter wisata helikopter dan perencanaan pembuatan
Mandalika–Rinjani dan lain-lain. atraksi seperti Canoe, Watersport, dan sebagainya.

Optimizing the Mandalika, there are many source of income Have been realized by designing Balkondes in
that can be found immediately without having to wait Pelawangan as a One Stop Station for helicopter
completion, such as creating parasailing attraction, air balloon, ride and currently planning to create attraction such
helicopter ride Mandalika–Rinjani, etc. as Canoe, Watersport, etc.

3 Seiring dengan berkembangnya bisnis perusahaan, diperlukan Telah dilakukan pengendalian biaya dengan
peningkatan sumber daya manusia yang tentunya berdampak melakukan: (1) Re-engineering program investasi
terhadap cost. Oleh karena itu, agar dalam operasional kawasan Nusa Dua; (2) efisiensi biaya pemeliharaan;
perusahaan selalu menekankan pada cost awareness untuk (3) upaya kerjasama dengan beberapa tenant untuk
pengendalian biaya perusahaan. event di Nusa Dua; (4). Optimalisasi penggunaan
Video conference dan e-office untuk efisiensi biaya
Along with the Company’s business growth, it is required to
perjalanan dinas, dan segera diimplementasikan
increase the human resources which impacted the cost. Based
E-Enterprise yang akan mengintegrasikan seluruh
on that, the Company must emphasize on cost awareness to
fungsi korporasi.
control its operating cost.
Operating cost control have been implemented by
doing the following: (1) Re-engineering investment
program in the Nusa Dua area; (2) efficiency in
maintenance cost; (3) partnering with several
tenant for events in the Nusa Dua; (4). Optimizing
the use of Video conference and e-office to
minimize business travel cost, and will implement
E-Enterprise which will integrate all corporate
functions.
83

LAPORAN TAHUNAN 2017 ANNUAL REPORT

No Arahan RUPS Tindak Lanjut


GMS Direction Follow Up Action

4 Direksi diminta untuk segera menyampaikan feasibility study Kajian kelayakan sudah selesai disusun konsultan
pembentukan anak perusahaan yang merupakan salah satu independen. Progress saat ini adalah menunggu
pertimbangan untuk mendapatkan persetujuan dari Pemegang persetujuan pemegang Saham.
Saham.
The feasibility study have been completed by
The Board of Directors were asked to submit feasibility study independent consultant. The current progress is
on subsidiaries establishment as the consideration to obtain waiting for the approval from the Shareholders.
approval from the Shareholders.

5 Dalam rangka memacu percepatan pembangunan proyek Program kerja PMN telah dilakukan sesuai
Mandalika terutama yang menggunakan dana PMN yang telah persetujuan realokasi dan terealisasi sebesar Rp 220
mendapat persetujuan realokasi, diharapkan di tahun 2017 bisa miliar atau 107% dari realokasi anggaran tahun 2017
dipercepat dan dananya habis terpakai. Dari sisi financing agar sebesar Rp 206 miliar.
disiapkan pendanaannya supaya kegiatan akselerasi Mandalika
PMN work plan have been realized according to
tidak terputus karena likuiditas perusahaan atau karena
the approved reallocation of Rp 220 billion or 107%
ketiadaan financing.
from the budget reallocation in 2017 of Rp 206
To accelerate the development of the Mandalika project, billion.
especially project using the approved PMN (State Equity
Injection) reallocation. It was expected that in 2017, the
project will be accelerated and the fund disbursed completely.
From the financing side, to prepare the funding so that the
acceleration program of the Mandalika will not be interrupted
due to the Company’s liquidity or lack of financing.

6 Segera melakukan langkah-langkah pengamanan aset · Pengembalian Batas HPL : telah terealisasi
Mandalika pasca-penyelesaian masalah klaim tanah oleh progress fisik sebesar 52%
masyarakat. · Pemasangan tanda HPL : dari target 125
papan HPL ITDC di Kawasan Mandalika telah
Immediately taking steps to secure the Mandalika assets after
terpasang 123 papan HPL sampai Desember
land claim settlement.
2017
· Pemagaran Batas HPL : realisasi fisik sampai
dengan Desember 2017 adalah 8.588,2 m

· Returning the HPL Border : physical progress


realized is 52%
· Installing HPL Sign : 123 of 125 target board
have been installed until December 2017
· HPL Border fencing: physically built until
December 2017 is 8.588,2 m

7 Membangun dan mempersiapkan community development Telah dilaksanakan beberapa kegiatan kemitraan
masyarakat di Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Mandalika agar dan bina lingkungan yang mendukung Kawasan
siap untuk menerima dan mendukung KEK Mandalika sebagai Ekonomi Khusus Mandalika
destinasi pariwisata unggulan.
Have implemented several partnership and
Build and prepare community development in the Mandalika community development activities that support the
to be ready to accept and support The Mandalika as the main Mandalika.
tourism destination.
84

LAPORAN TAHUNAN 2017 ANNUAL REPORT

No Arahan RUPS Tindak Lanjut


GMS Direction Follow Up Action

8 Direksi agar menyusun Rencana Jangka Panjang Perusahaan · RJPP telah disiapkan dan masih dalam tahap
(RJPP) menuju transformasi menjadi perusahaan pencipta dan tinjauan oleh Dewan Komisaris.
pengelola destinasi pariwisata. Sambil parallel agar dilakukan · Saat ini tengah berjalan tinjauan detail
peningkatan terhadap organisasi dan pemantapan corporate masterplan proyek Mandalika, RJPP juga akan
culture sesuai dengan business model yang baru. direvisi berdasarkan update detail masterplan.

The Board of Directors to formulate Long-Term Company · RJPP has been prepared and under reviewed
Plan (RJPP) to transform the Company into the innovator and by the Board of Commissioners.
manager of tourism destination company. In parallel, improve
· Currently, the masterplan for the Mandalika
the organization and consolidation of the Company’s culture
project is under reviewed, RJPP is to be revised
according to the new business model.
based on a detailed updated masterplan.

9 Direksi diminta untuk menindaklanjuti seluruh catatan KAP, Akan dilaksanakan sesuai arahan RUPS.
khususnya terhadap audit kepatuhan akan pengendalian
Will be executed based on GMS direction.
internal, antara lain meningkatnya uang muka perjalanan dinas
yang belum dipertanggungjawabkan.

The Board of Directors were requested to follow up all the


findings from the public accounting firm, especially on
compliance audit of internal control, such as increasing cash
advance for business trip which has not been accounted for.

10 Dalam rangka pelaksanaan pengawasan dan pembinaan BUMN Telah dilaksanakan sesuai arahan RUPS.
secara efektif dan efisien, BUMN diminta untuk melakukan
Have been conducted according to the GMS
penyampaian data, laporan dan dokumen kepada Kementerian
direction.
BUMN secara elektronik secara tepat waktu dan konsisten serta
memenuhi seluruh tugas dan tanggung jawab lainnya sesuai
Peraturan Menteri BUMN No. PER-18/MBU/10/2014. Direksi
agar melakukan monitoring dan updating data pada 5 (lima)
portal BUMN, yakni Portal Financial Information System, Portal
Aset, Portal SDM, Portal PKBL, dan Portal Publik secara berkala
dan berkelanjutan.

For effective and efficient supervision and coaching of SOE,


SOE are asked to submit data, report and document to the
Ministry of SOE in digital form on time, consistent and meet
all the duties and responsibilities according to Minister of SOE
Regulation No. PER-18/MBU/10/2014. The Board of Directors
expected to monitor and update data in 5 (five) SOE portals,
which are Financial Information System Portal, Asset Portal,
SDM Portal, PKBL Portal, and Public Portal regularly and
continuously.

11 Direksi agar mengupayakan penyampaian laporan tahunan Telah dilaksanakan sesuai arahan RUPS.
dan laporan keuangan tahun buku 2017 yang telah diaudit oleh
Have been conducted according to the GMS
auditor selambat-lambatnya pada akhir bulan Februari 2018,
direction.
keterlambatan penyampaian hasil audit di tahun 2017 agar tidak
terulang lagi.

The Board of Directors are expected to submit the annual


report and financial statement for the fiscal year of 2017
that have been audited by the auditor, by at the latest end of
February 2018, to prevent the late submission of the audit result
of 2017.
85

LAPORAN TAHUNAN 2017 ANNUAL REPORT

No Arahan RUPS Tindak Lanjut


GMS Direction Follow Up Action

12 Untuk dapat meningkatkan kinerja dan daya saing perusahaan Telah dilaksanakan sesuai arahan RUPS.
melalui implementasi Teknologi Informasi (TI) yang efektif
Have been conducted according to the GMS
dan efisien, agar pemanfaatan dan pengembangan TI di
direction
BUMN dilakukan berdasarkan tata kelola TI sebagai bagian
dari Enterprise Governance dengan memperhatikan Panduan
Penyusunan Pengelolaan TI BUMN sesuai Peraturan Menteri
BUMN No. PER-02/MBU/2013 dan melaporkan hasil monitoring
dan evaluasi atas pelaksanaan masterplan TI secara berkala
dalam Laporan Manajemen.

To improve performance and competitiveness of the Company


by implementing an effective and efficient Information
Technology (IT) so that the use and development of IT in SOE
can be performed based on IT management as part of the
Enterprise
Governance by consider the SOE IT Management Guideline
according to Minister of SOE Regulation No. PER-02/MBU/2013
and report the monitoring and evaluation result of IT masterplan
implementation regularly in the Management Report.

13 Saran dan arahan Dewan Komisaris, baik yang disampaikan Telah dilaksanakan sesuai arahan RUPS.
pada saat RUPS maupun melalui surat tertulis Nomor : S-10/
Have been conducted according to the GMS
DEKOM.ITDC/V/2017 tanggal 17 Mei 2017 agar mendapat
directive.
perhatian dan ditindaklanjuti oleh Direksi.

Suggestions and directions from the Board of Commissioners,


whether stated during GMS or by written letter Number :
S-10/DEKOM.ITDC/V/2017 on May 17, 2017, to be noticed and
followed up by the Board of Directors.

14 Buku Laporan Tahunan, Laporan Audit, dan Laporan Tahunan Akan dilaksanakan sesuai arahan RUPS.
PKBL serta risalah Pembahasan tahunan PKBL merupakan
Have been conducted according to the GMS
bagian yang tidak terpisahkan dari Risalah ini.
directive.
Annual Report, Audit Report, PKBL Annual Report, and minutes
of PKBL annual discussion, is an integral part of this minutes.

Dewan Komisaris Board of Commissioners


Dewan Komisaris merupakan organ yang secara kolektif The Board of Commissioners is an organ that
melakukan pengawasan serta memberikan nasehat atas collectively oversight and give advice regarding the
pengelolaan Perusahaan sesuai Anggaran Dasar Perusahaan management of the Company based on the Company’s
dan peraturan/perundang-undangan yang berlaku. Para Article of Association and applicable regulation/law.
anggota Dewan Komisaris diangkat dan diberhentikan oleh, The member of the Board of Commissioners are
serta bertanggung jawab kepada RUPS. appointed and terminated by, and responsible to GMS.

Susunan dan Pembagian Tugas Dewan Komisaris Structure and Division of Tasks of the Board of
Commissioners Duties
Sesuai Surat Keputusan Menteri Badan Usaha Milik Negara
No. SK-215/MBU/10/2015 tanggal 2 November 2015, In Accordance to the SOE Ministerial Decree No.
susunan Dewan Komisaris untuk periode jabatan 2015-2020 SK-215/ MBU/10/2015 dated November 2, 2015, the
terdiri atas 4 anggota dengan perincian sebagai berikut: structure of the Board of Commissioners for the
appointment period of 2015-2020 consisted of 4
members with details as followed:
86

LAPORAN TAHUNAN 2017 ANNUAL REPORT

Nama Jabatan Pembagian Tugas Dasar Pengangkatan


Name Position Division of Duties Appointment

I Gede Ardhika Komisaris Utama Mengakomodir seluruh Surat Keputusan Menteri Badan Usaha Milik Negara selaku
President tugas dan fungsi para Rapat Umum Pemegang Saham No. SK-215/MBU/11/2015
Commissioner Anggota Dewan Komisaris tanggal 2 November 2015
dengan fokus pada General The SOE Ministrial Decree as Annual General Meeting of
Tourism Shareholders No. SK-2015/MBU/11/2015 dated November
Accomodating all Board of 2, 2015
Commissioners Member’s
role and function with focus
on General Tourism

Dadang Rizki Komisaris Sumber Daya Manusia dan Surat Keputusan Menteri Badan Usaha Milik Negara selaku
Ratman Commissioner Pengembangan Usaha Rapat Umum Pemegang Saham No. SK-215/MBU/11/2015
Human Resources and tanggal 2 November 2015
Business Development The SOE Ministrial Decree as Annual General Meeting of
Shareholders No. SK-2015/MBU/11/2015 dated November
2, 2015

Triarko Komisaris Keuangan dan Good Surat Keputusan Menteri Badan Usaha Milik Negara selaku
Nurlambang Commissioner Corporate Governance Rapat Umum Pemegang Saham No. SK-215/MBU/11/2015
(GCG) dan merangkap tanggal 2 November 2015
selaku Ketua Komite Audit The SOE Ministrial Decree as Annual General Meeting of
dan Komite Manjemen Shareholders No. SK-2015/MBU/11/2015 dated November
Risiko & Investasi 2, 2015
Finance and Good
Corporate Governance
(GCG) and concurrently
as Chairman of Audit
Committee and Risk &
Investment Management
Committee

Lalu Gita Ariadi Komisaris Sosial Masyarakat dan Surat Keputusan Menteri Badan Usaha Milik Negara selaku
Commissioner Pengembangan Pariwisata Rapat Umum Pemegang Saham No. SK-215/MBU/11/2015
Social Society and Tourism tanggal 2 November 2015
Development The SOE Ministrial Decree as Annual General Meeting of
Shareholders No. SK-2015/MBU/11/2015 dated November
2, 2015

Keberagaman Komposisi Dewan Komisaris Diversity of the Board of Commissioners


Composition
Perusahaan memiliki anggota Dewan Komisaris yang beragam
di sisi usia (53-73 tahun), latar belakang pendidikan (S1-S3, The Company’s Board of Commissioners have mem-
dengan bidang studi mulai dari Manajemen Perhotelan, bers with various age groups (53-73 years old), back-
Keuangan, Hukum, Ekonomi, hingga Geografi). Atas ground (Undergraduate-Post Graduate, field of stud-
keberagaman latar belakang tersebut, anggota-anggota Dewan ies from Hotel Management, Finance, Law, Economy
Komisaris diharapkan dapat bekerja melalui pemahaman yang to Geography). With those varied backgrounds, the
komprehensif dan perspektif yang luas, sehingga mampu members of the Board of Commissioners are expect-
melaksanakan pengawasan dan pemberian nasehat secara ed to be able to work using their comprehension and
optimal bagi Perusahaan. wide perspective and do their supervisory function
and provide optimum advice for the Company.
87

LAPORAN TAHUNAN 2017 ANNUAL REPORT

Aspek Keberagaman Uraian


Background Diversity Details

Pendidikan Keberagaman latar belakang pendidikan Dewan Komisaris Perusahaan ditunjukkan dengan:
Education · Jenjang pendidikan: Sarjana (S1), Magister (S2), dan Doktor (S3).
· Bidang pendidikan: Manajemen Perhotelan, Geografi, Ilmu Hukum, Ekonomi, Ilmu
Administrasi.
Diversity of educational background of the Board of Commissioners highlighted by:
· Education level: Undergraduate (S1), Graduate (S2), and Doctorate (S3).
· Fields of study: Hotel Management, Geography, Law, Economics, Administration.

Pengalaman Kerja Keberagaman pengalaman kerja Dewan Komisaris Perusahaan ditunjukkan dengan
Work Experience pengalaman kerja masing-masing anggota Dewan Komisaris di pemerintahan, BUMN dan
swasta.
The Board of Commissioners have various experiences from government, SOE, and private
companies.

Usia Keberagaman usia Dewan Komisaris Perusahaan ditunjukkan dengan rentang usia 53-73
Age tahun.
The age of the Board of Commissioners are varied from 53-73 years old.

Jenis Kelamin Seluruh anggota Dewan Komisaris Perusahaan adalah laki-laki.


Gender All members of the Board of Commissioners are male.

Rangkap Jabatan Dual Positions


Merujuk pada Undang-undang No. 5 tahun 2009, tentang Referred to Law No. 5 year 2009, regarding Prohibition
Larangan Praktik Monopoli dan Persaingan Usaha Tidak of Monopoly and Unfair Competition, in Article
Sehat, terkait dengan Pasal 26 yang membahas mengenai 26 on Dual Positions, all members of the Board of
Jabatan Rangkap, seluruh anggota Dewan Komisaris tidak Commissioners do not have another position in a
merangkap jabatan pada perusahaan yang: company that:
a. berada dalam pasar bersangkutan yang sama dengan PT a. is in the same market as PT Pengembangan
Pengembangan Pariwisata Indonesia (Persero), Pariwisata Indonesia (Persero),
b. memiliki keterkaitan yang erat dalam bidang dan atau b. closely related sector or business line, and
jenis usaha, serta
c. can jointly control the market share of certain
c. secara bersama dapat menguasai pangsa pasar barang product or services that may caused monopoly
dan atau jasa tertentu yang dapat mengakibatkan or unfair competition.
terjadinya praktik monopoli dan atau persaingan usaha
tidak sehat.
Adapun jabatan lain yang dirangkap oleh Dewan Komisaris Dual position of the Board of Commissioners of PT
PT Pengembangan Pariwisata Indonesia diuraikan sebagai Pengembangan Pariwisata Indonesia can be seen in
berikut: the following table:

Nama Jabatan Jabatan di Institusi Instansi/Badan Usaha Bidang Usaha Lama Menjabat
Name Position Lain Institution/Business Entity Business Line Duration of
Position in other Appointment
Institution

I Gede Ardhika Komisaris Utama - - -


President
Commissioner
88

LAPORAN TAHUNAN 2017 ANNUAL REPORT

Nama Jabatan Jabatan di Institusi Instansi/Badan Usaha Bidang Usaha Lama Menjabat
Name Position Lain Institution/Business Entity Business Line Duration of
Position in other Appointment
Institution

Dadang Rizki Komisaris Deputi Kementerian Pariwisata Pemerintah Sejak 5 Juni 2015
Ratman Commissioner Pengembangan Ministry of Tourism Government Since June 5,
Destinasi dan 2015
Industri Pariwisata
Deputy of Tourism
Destination
and Industry
Development

Triarko Komisaris Dosen Fakultas Universitas Indonesia Perguruan Tinggi Sejak 1990
Nurlambang Commissioner Matematika dan Ilmu University of Indonesia University Since 1990
Pengetahuan Alam
Lecturer Faculty of
Mathematics and
Science

Penasihat LSM Buana Khatulistiwa Lembaga Nirlaba Sejak 1996


Advisor (Bidang layanan informasi Non-profit Since 1996
spasial, pembangunan oganization
wilayah, dan lingkungan)
NGO Buana Khatulistiwa
(Spatial information service,
regional development, and
environment)

Consultant Associate PT Inline (Bidang Konsultan Sejak 2001


pembangunan daya saing Consultant Since 2001
daerah dan pemasaran)
PT Inline (Regional
Competitiveness and
Marketing Development)

Kepala Divisi Universitas Indonesia Perguruan Tinggi Sejak 2011


Kerja Sama, Pusat University of Indonesia University Since 2011
Penelitian Perubahan
Iklim
Head of Partnership
Division, Climate
Change Research
Center

Kepala Pusat Universitas Indonesia Perguruan Tinggi Sejak 2014


Penelitian Pranata University of Indonesia University Since 2014
Pembangunan
Head of
Development
Regulation Research
Center

Lalu Gita Ariadi Komisaris Asisten Sekretariat Daerah Provinsi Pemerintah Sejak 2013
Commissioner Perekonomian dan Nusa Tenggara Barat Government Since 2013
Pembangunan Regional Secretariat West
Economics and Nusa Tenggara Province
Development
Assistant
89

LAPORAN TAHUNAN 2017 ANNUAL REPORT

Pedoman Dewan Komisaris Board Manual of the Board of Commissioners


Perusahaan telah menyusun dan memiliki pedoman kerja The Company have compiled and provided the Board
Dewan Komisaris (Board Charter), yang berfungsi sebagai Manual, which function as guidelines to help the
panduan pelaksanaan tugas dan tanggung jawab secara board in carrying out their duties and responsibilities
efektif, efisien, dan bertanggung jawab. Pedoman tersebut effectively, efficiently and responsibly. This guideline is
dievaluasi secara berkala untuk disesuaikan dengan dinamika evaluated periodically to meet the business dynamics,
bisnis dan kebutuhan Perusahaan, serta perubahan peraturan/ the Company’s need, and amendment on applicable
perundang-undangan yang berlaku. Adapun pedoman kerja regulation/law. The Board Manual regulate the
Dewan Komisaris mengatur berbagai hal sebagai berikut. following:
1. Pengangkatan dan pemberhentian Dewan Komisaris 1. Appointment and termination of the Board of
serta masa jabatan; Commissioners and their serving period;
2. Struktur dan kedudukan Dewan Komisaris dalam 2. Structure and position of the Board of
organisasi; Commissioners within the organization;
3. Member nomination and requirement, including
3. Nominasi dan persyaratan keanggotaan, mencakup
legal, competency and independence;
persyaratan hukum, kompetensi, dan independensi;
4. Introduction program for the member of the Board
4. Program pengenalan anggota Dewan Komisaris; of Commissioners;
5. Tugas dan tanggung jawab Dewan Komisaris; 5. Duties and responsibilities of the Board of
Commissioners;
6. Wewenang dan pendelegasian wewenang Dewan
Komisaris; 6. Authority and delegation of authority of the Board
of Commissioners;
7. Komite penunjang Dewan Komisaris;
7. Supporting committee of the Board of
8. Pelaksanaan tugas khusus; Commissioners;
9. Remunerasi Dewan Komisaris; 8. Implementation of special tasks;
9. Remuneration of the Board of Commissioners;
10. Pendidikan berkelanjutan bagi Dewan Komisaris;
10. Further education for the Board of Commissioners;
11. Mekanisme dan tata tertib rapat Dewan Komisaris;
11. The Board of Commissioners meeting mechanism
12. Penyusunan RJPP, RKAP, dan rencana anggaran Dewan and code of conduct;
Komisaris 12. Preparing the RJPP, RKAP, and budget for the
13. Kode etik dalam pelaksanaan tugas; Board of Commissioners
13. Code of ethics in carrying out the duties;
14. Pertanggungjawaban dan pelaporan pelaksanaan tugas;
14. Accountability and reporting of the duties;
15. Hubungan Dewan Komisaris dengan direksi; serta 15. Relationship between the Board of Commissioners
16. Evaluasi Kinerja Dewan Komisaris. and the Board of Directors; and
16. Performance evaluation of the Board of
Commissioners.
Tugas, Tanggung jawab, dan Wewenang Dewan Komisaris
Sesuai Pedoman Kerja Dewan Komisaris, Dewan Komisaris
Perusahaan memiliki tugas, tanggung jawab, dan wewenang Board of Commissioners Duties, Responsibilities, and
sebagai berikut: Authorities

Tugas In accordance to the Board Manual of the Board of


Commissioners, the Board of Commissioners have
1. Melaksanakan pengawasan atas jalannya pengurusan following duties, responsibilities, and authorities:
Perusahaan oleh Direksi dan memberikan persetujuan
atas Rencana Jangka Panjang Perusahaan (RJPP), Duties
Rencana Kerja dan Anggaran Perusahaan (RKAP), serta 1. Oversight the management of the Company by
pelaksanaan ketentuan Anggaran Dasar, keputusan RUPS, the Board of Directors and give approval for the
serta peraturan/perundang-undangan yang berlaku; Company Long-term Plan (RJPP), the Company
2. Melaksanakan tugas, wewenang, dan tanggung jawab Work Plan and Budget (RKAP), and implementing
sesuai ketentuan Anggaran Dasar, keputusan RUPS, dan the provisions of the Article of Associations, GMS
ketentuan peraturan/perundangan secara profesional, resolutions, and applicable law/regulations;
efisien, serta menjunjung tinggi prinsip-prinsip GCG; 2. Carrying out their duties, authorities, and
responsibilities based on the provisions of the
3. Melaksanakan tugas yang secara khusus yang diberikan Article of Associations, GMS resolutions, and
menurut Anggaran Dasar, peraturan/perundang- regulations/law professionally, efficiently, and by
undangan yang berlaku dan/atau keputusan RUPS; upholding the GCG principles;
90

LAPORAN TAHUNAN 2017 ANNUAL REPORT

4. Meneliti dan menelaah Laporan Tahunan yang disiapkan 3. Implementing their duties especially those stated in
oleh Direksi, serta menandatangani laporan tersebut; the Article of Associations, applicable regulations/
law and/or GMS resolutions;
5. Mengikuti perkembangan kegiatan Perusahaan dan
segera melaporkan kepada RUPS apabila Perusahaan 4. Examine and review Annual Report prepared by
menunjukkan gejala kemunduran yang mencolok, disertai the Board of Directors, and signed the report;
saran mengenai langkah perbaikan yang harus ditempuh; 5. Following the development of the Company
and immediately report to GMS if the Company
6. Memberikan pendapat dan saran sesuai dengan tugas
showed any significant decline, along with the
pengawasan Dewan Komisaris kepada RUPS mengenai
suggestions for improvement needed to be taken;
setiap persoalan lainnya yang dianggap penting bagi
pengelolaan Perusahaan; 6. Provide feedback and suggestion according to their
supervisory duty to the GMS for every important
7. Berkoordinasi dan mengevaluasi akuntan publik yang akan problem regarding the Company’s management;
melakukan pemeriksaan atas buku-buku Perusahaan,
7. Coordinate and evaluate public accounting
untuk kemudian diajukan sebagai usulan kepada RUPS;
firm who will review the Company’s books and
8. Memberikan tanggapan atas laporan berkala Direksi proposed them as suggestions to the GMS;
(triwulan, semester, dan tahunan) serta pada setiap waktu 8. Provide feedback to the Board of Directors
yang diperlukan mengenai perkembangan Perusahaan, periodical report (quarterly, semester, and annually)
sekaligus melaporkan hasil pelaksanaan tugasnya kepada and on any certain time required to report the
Pemegang Saham secara tepat waktu; development of the Company, also report the
9. Memantau efektivitas pelaksanaan GCG dan pelaksanaan result of the Board duties to the Shareholderss on
tanggung jawab sosial perusahaan (Corporate Social a timely manner;
Responsibility/CSR) yang diterapkan Perusahaan dan 9. To monitor the effectiveness of GCG and CSR
memberikan saran perbaikan; (Corporate Social Responsibility) implementation
by the Company, and also provide feedback for
10. Menetapkan Key Performance Indicators (KPI) Direksi
improvement;
setiap awal tahun kerja;
10. Determine the Board of Directors Key Performance
11. Menentukan sistem nominasi, evaluasi kinerja, serta Indicators (KPI) in the beginning of the year;
remunerasi yang transparan bagi Dewan Komisaris dan
11. Determine the nomination, performance
Direksi untuk selanjutnya diajukan agar memperoleh
evaluation, and transparent remuneration for the
persetujuan RUPS, serta melaksanakannya untuk internal
Board of Commissioners and the Board of Directors
Dewan Komisaris;
to be proposed and approved by GMS, and
12. Menentukan dan menyampaikan kepada Direksi, sistem implement it within the Board of Commissioners;
dan prosedur untuk mengisi jabatan senior manajemen 12. Determine the system and procedure, and also
satu tingkat di bawah Direksi sesuai dengan mekanisme inform the Board of Directors to fill the senior
yang diatur dalam Pedoman Kebijakan Perusahaan dan management roles one level under the Board of
Kebijakan Manajemen; serta Directors according to the mechanism within the
13. Meningkatkan kompetensi dan pengetahuan secara Company Policy Guidelines and Management
berkesinambungan untuk menjalankan fungsi sebagai Policy; and
Dewan Komisaris secara profesional. 13. Sustainably Improve the competency and
knowledge continuously to carry on their
duties as professional members of the Board of
Tanggung Jawab Commissioners.
1. Setiap anggota Dewan Komisaris ikut bertanggung jawab
secara pribadi atas kerugian Perusahaan apabila yang Responsibilities
bersangkutan bersalah atau lalai menjalankan tugasnya;
1. Each member of the Board of Commissioners is
2. Tanggung jawab tersebut berlaku secara tanggung personally responsible for the Company’s loss
renteng bagi seluruh anggota Dewan Komisaris. should the related member is at fault or negligence
in carrying out his/her responsibilities;
Wewenang 2. The responsibility will be borne collectively by all
1. Memperoleh akses yang cukup atas informasi Perusahaan members of the Board of Commissioners.
dalam hal ini melihat buku-buku, surat-surat, serta
dokumen-dokumen lainnya; memeriksa kas untuk
keperluan verifikasi dan surat berharga; serta memeriksa Authorities
kekayaan Perusahaan; 1. Adequate access to the Company information to
2. Memasuki pekarangan, gedung, dan kantor yang review books, letters, and other documents; check
dipergunakan oleh Perusahaan; the cash account and obligations for verification
purposes; and audit the Company’s assets;
91

LAPORAN TAHUNAN 2017 ANNUAL REPORT

3. Meminta penjelasan dari Direksi dan/atau pejabat 2. Access to the Company’s premises, building, and
lainnya mengenai segala persoalan yang menyangkut office;
pengelolaan Perusahaan; 3. Request explanation from the Board of Directors
4. Mengetahui segala kebijakan dan tindakan yang telah dan and/or other officials regarding any matter
akan dijalankan oleh Direksi; concerning the management of the Company;

5. Meminta Direksi dan/atau pejabat lainnya di bawah Direksi 4. Know all policies and activities implemented by the
dengan sepengetahuan Direksi untuk menghadiri rapat Board of Directors;
Dewan Komisaris; 5. Ask any Directors and/or their subordinates,
6. Mengangkat Sekretaris Dewan Komisaris jika dianggap without the Board of Directors’ knowledge, to
perlu dan memberhentikannya; attend the Board of Commissioners meeting;
6. Elect and terminate a Secretary to the Board of
7. Memberhentikan untuk sementara waktu anggota Direksi
Commissioners if deemed necessary;
sesuai dengan ketentuan Anggaran Dasar;
7. Temporarily terminate a member of the Board of
8. Melakukan tindakan pengurusan Perusahaan dalam Directors based on the provisions in the Article of
keadaan tertentu untuk jangka waktu tertentu sesuai Associations;
dengan ketentuan Anggaran Dasar;
8. Manage the Company for a certain period of
9. Mendelegasikan kewenangannya secara hati-hati kepada time based on the provisions in the Article of
manajemen untuk hal-hal yang telah disepakati antara Associations;
Dewan Komisaris dan Direksi (misalnya mengenai batasan
risiko); 9. Cautiously delegate certain authority to the
management which has been previously agreed by
10. Membentuk komite-komite di tingkat Dewan both the Board of Commissioners and the Board
Komisaris untuk membantu Dewan Komisaris of Directors (such as regarding the risk limit);
dalam melaksanakan tugas pengawasan secara
10. Form committees in the Board of Commissioners
efektif dengan memerhatikan kemampuan
level to help the Board in carrying out its supervising
Perusahaan;
function effectively by considering the Company’s
11. Menghadiri rapat Direksi dan memberikan pandangannya capability;
terhadap hal-hal yang dibicarakan; 11. Attend the Board of Directors meeting and provide
12. Memberikan persetujuan atas usulan Direksi sesuai feedbacks to the topics discussed;
dengan kewenangannya sebagaimana dimaksud dalam 12. Approve suggestions from the Board of Directors
Anggaran Dasar; according to the Board’s authority provided in the
13. Meminta bantuan tenaga ahli dalam melaksanakan Article of Associations;
tugasnya untuk jangka waktu terbatas atas beban 13. Request assistance from experts to handle their
Perusahaan, jika dianggap perlu; serta duties in the Company for a limited period of time,
if necessary; and
92

LAPORAN TAHUNAN 2017 ANNUAL REPORT

14. Melaksanakan kewenangan pengawasan lainnya 14. Implement their other oversight authority as long
sepanjang tidak bertentangan dengan peraturan/ as it is in accordance to the law/regulation, Article
perundang-undangan, Anggaran Dasar, dan/atau of Association, and/or GMS resolutions.
keputusan RUPS.

Training and Competency Improvement for the


Pelatihan dan Peningkatan Kompetensi Dewan Komisaris Board of Commissioners
Dalam rangka meningkatkan kapabilitas di lingkungan Dewan To improve the capability of the Board of
Komisaris agar pelaksanaan tugasnya di bidang pengawasan Commissioners and enable them to perform their
dan pemberian arahan atau nasihat dapat maksimal, pada supervisory function and provide good guidance and
tahun 2017 Dewan Komisaris telah melaksanakan sejumlah advice, in 2017, the Board of Commissioners have
kegiatan pengembangan kompetensi sebagai berikut. participated in several competency improvement
activities as followed.

Pelatihan Jabatan Pelatihan yang Diikuti Jam Pelatihan


Training Position Training Attended Training Hours

I Gede Ardhika Komisaris Utama Indonesian Institute for Corporate Directorship Programs 9
President
Commissioner In-Depth Directorship Program Batch 5 10

Professional Director Program Batch 137 9

GCG 8

ITDC Financial Planning Seminar 5

Dadang Rizki Ratman Komisaris Indonesian Institute for Corporate Directorship Programs 9
Commissioner
In-Depth Directorship Program Batch 5 10

Professional Director Program Batch 137 9

GCG 8

ITDC Financial Planning Seminar 5

Triarko Nurlambang Komisaris Indonesian Institute for Corporate Directorship Programs 9


Commissioner
In-Depth Directorship Program Batch 5 10

Professional Director Program Batch 137 9

GCG 8

ITDC Financial Planning Seminar 5

Lalu Gita Ariadi Komisaris Indonesian Institute for Corporate Directorship Programs 9
Commissioner
In-Depth Directorship Program Batch 5 10

Professional Director Program Batch 137 9

GCG 8

ITDC Financial Planning Seminar 5


93

LAPORAN TAHUNAN 2017 ANNUAL REPORT

Direksi Board of Directors


Direksi merupakan organ Perusahaan yang bertugas dan The Board of Directors is one of the Company’s organ
bertanggung jawab atas pengurusan Perusahaan serta that functioned and responsible for managing and
mewakili Perusahaan. Direksi bertanggung jawab terhadap representing the Company. The Board of Directors are
jalannya usaha Perusahaan kepada Pemegang Saham melalui responsible for the management of the Company to
RUPS. the Shareholders through GMS.
Anggota Direksi dipilih dan diangkat oleh RUPS; dapat berasal The Board of Directors are selected and elected by
dari eksternal maupun jajaran manajemen Perusahaan yang GMS; they can come from external party or qualified
dianggap memenuhi syarat; serta telah melalui uji kepatutan members of the internal management of the
dan kelayakan yang dilakukan oleh Pemegang Saham. Company; after a fit-and-proper test conducted by
Daftar nominasi diajukan oleh Dewan Komisaris, selanjutnya the Shareholders. The list of nomination is proposed
disampaikan kepada RUPS untuk dimintai persetujuan. by the Board of Commissioners which will then
submitted to the GMS for approval.
Anggota Direksi Perusahaan diangkat secara profesional
dengan mempertimbangkan kompetensi, keahlian, integritas, Member of the Board of Directors is appointed
kepemimpinan, rekam jejak, pengalaman, serta perilaku dan professionaly and consider their competency, skill
dedikasi terhadap negara dan Perusahaan. integrity, leadership, track record, experience, attitude,
and dedication to the nation and company.

Susunan Direksi
Board of Directors Composition
Jajaran Direksi Perusahaan diangkat melalui persetujuan
RUPS terdiri atas 4 (empat) anggota, yaitu 1 (satu) orang The Board of Directors is appointed based on the
sebagai Direktur Utama dan 3 (tiga) orang sebagai Direktur. approval of GMS consist of 4 (four) members, 1
Penunjukan anggota Direksi telah melalui mekanisme fit and (one) President Director and 3 (three) Directors. The
proper test oleh Pemegang Saham. appointment has undergone a fit and proper test
mechanism by the Shareholders.
Adapun per 31 Desember 2017, komposisi anggota Direksi
Perusahaan adalah sebagai berikut: As per December 31, 2017, the composition of the
Board of Directors are:

Nama Jabatan Periode Dasar Pengangkatan


Name Position Period Base of Appointment

Direktur Surat Keputusan Menteri BUMN selaku RUPS No. SK-198/


Utama MBU/10/2015 tanggal 22 Oktober 2015
Abdulbar M. Mansoer 2015-2020
President Minister of SOE Decree as GMS No. SK-198/MBU/10/2015 dated
Director October 22, 2015

Surat Keputusan Menteri BUMN selaku RUPS No. SK-198/


Direktur MBU/10/2015 tanggal 22 Oktober 2015
A. A. Ngurah Wirawan 2015-2020
Director Minister of SOE Decree as GMS No. SK-198/MBU/10/2015 dated
October 22, 2015

Surat Keputusan Menteri BUMN


Direktur selaku RUPS No. SK-198/MBU/10/2015.
Jatmiko K. Santosa 2015-2020
Director Minister of SOE Decree as GMS No. SK-198/MBU/10/2015
dated October 22, 2015)

Surat Keputusan Menteri BUMN selaku RUPS No. SK-198/


Direktur MBU/10/2015 tanggal 22 Oktober 2015
Edwin Darmasetiawan 2015-2020
Director Minister of SOE Decree as GMS No. SK-198/MBU/10/2015 dated
October 22, 2015

Masa jabatan setiap anggota Direksi Perusahaan adalah 5 The appointment period of the Board of Directors is
(lima) tahun terhitung sejak ditetapkan oleh RUPS sampai 5 (five) years as per approval from GMS up to the fifth
dengan tahun kelima setelah tanggal pengangkatan, kecuali year of appointment, unless GMS terminate him/ her
RUPS memberhentikannya karena melakukan tindakan for violation of Article of Association or applicable
yang menyalahi Anggaran Dasar atau melanggar peraturan/ regulation/law.
perundang-undangan yang berlaku.
94

LAPORAN TAHUNAN 2017 ANNUAL REPORT

Keberagaman Direksi Diversity of the Board of Directors


Direksi Perusahaan tersusun atas anggota-anggota yang The Board of Directors consist of people from different
berasal dari latar belakang yang beragam, terdiri atas background, education, and work experience. This
latar belakang usia, pendidikan, dan bidang/pengalaman diversity of the Board of Directors is expected to
kerja. Keberagaman komposisi direksi diharapkan mampu provide positive contribution to do their functions in
berkontribusi positif terhadap pelaksanaan fungsi pengelolaan the management of the Company. The diversity of the
dan pengurusan Perusahaan. Adapun keberagaman latar Board of Directors of ITDC as per 2017 is as followed:
belakang pada komposisi direksi ITDC tahun 2017 sebagai
berikut:

Nama Jabatan Usia Pendidikan Bidang/pengalaman kerja


Name Position Age Education Expertise/Work Experience

Abdulbar M. Direktur Utama 49 tahun S1 Arsitektur Masterplanning


Mansoer President Director 49 years old BSc in Management Sistem Informasi
Information System (MIS) Investasi
Architecture Masterplanning
Undergraduate Program Information System
BSc in Management Investment
Information System (MIS)

A. A Ngurah Direktur 53 tahun S1 Ekonomi Manajemen Manajemen Perencanaan


Wirawan Director 53 years old Bachelor of Economic Komunikasi Korporat
Management Planning Management
Corporate Communications

Jatmiko K. Direktur 47 tahun S1 Ekonomi Konsultan Keuangan


Santosa Director 47 years old Bachelor of Economics Direktur Proyek
Pengembangan Proyek
Finance Consultant
Project Director
Project Development

Edwin Direktur 59 tahun S1 Ekonomi Audit


Darmasetiawan Director 59 years old S2 Magister Manajemen Restrukturasi Aset
Bisnis Pengembangan Usaha
Bachelor of Economics Audit
Masters of Business Asset Restructuring
Management Business Development

Pedoman Kerja Direksi Board Manual of the Board of Directors


Sebagai upaya mengoptimalkan pelaksanaan tugas dan To optimize their duties and responsibilities to manage
tanggung jawab terkait pengelolaan Perusahaan, Perusahaan the Company, the Company owns and implements the
telah memiliki dan menerapkan Pedoman Kerja sesuai Board Manual pursuant to the Article of Associations
Anggaran Dasar Perusahaan serta peraturan/perundang- of the Company and other applicable regulation/law.
undangan yang berlaku. Hal yang diatur dalam pedoman The following aspects regulated by the guideline are:
tersebut mencakup aspek-aspek berikut:
1. Appointment, termination, and the Board of
1. Pengangkatan dan pemberhentian Direksi serta masa Directors period of service;
jabatan;
2. Structure and Position of the Board of Directors in
2. Struktur dan kedudukan Direksi dalam organisasi; the organization;
3. Nominasi dan persyaratan keanggotaan (mencakup 3. Nomination and requirement of membership
persyaratan hukum, kompetensi, dan independensi); (including legal requirement, competency, and,
independence);
4. Program pengenalan anggota Direksi;
4. Induction program of the Board of Directors;
5. Tugas dan tanggung jawab Direksi;
95

LAPORAN TAHUNAN 2017 ANNUAL REPORT

6. Wewenang dan pendelegasian wewenang Direksi; 5. Duties and responsibilities of the Board of
Directors;
7. Remunerasi Direksi;
6. Authority and delegation of authority of the Board
8. Pendidikan berkelanjutan bagi Direksi;
of Directors;
9. Mekanisme dan tata tertib Rapat Direksi;
7. Remuneration of the Board of Directors;
10. Penyusunan RJPP dan RKAP;
8. Continual Education for the Board of Directors;
11. Kode etik dalam pelaksanaan tugas;
9. Mechanism and code of conduct for the Board of
12. Pertanggungjawaban dan pelaporan pelaksanaan tugas; Directors meeting;
13. Hubungan Direksi dengan Dewan Komisaris; serta 10. Preparation of RJPP (long-term planning) and
RKAP (annual planning);
14. Evaluasi Kinerja Direksi.
11. Code of ethic of their function;
12. Accountability and reporting of their duties;
Tugas, Tanggung Jawab, dan Wewenang Direksi
13. Relationship between the Board of Directors and
Tugas
the Board of Commissioners; and
1. Memimpin, mengurus, dan mengendalikan Perusahaan
14. Performance Evaluation of the Board of Directors.
sesuai dengan tujuan Perusahaan;
2. Menguasai, memelihara, dan mengurus kekayaan
Perusahaan; Duties, Responsibilities, and Authorities of the Board
of Directors
3. Menyiapkan RKAP pada waktunya dan menyampaikan
kepada Dewan Komisaris untuk mendapatkan Duties
pengesahan; 1. Lead, manage, and control the Company in
4. Menyiapkan RJPP pada waktunya dan menyampaikan accordance to the Company’s objectives;
kepada Dewan Komisaris untuk mendapatkan 2. Control, maintain, and manage the Company’s
persetujuan; assets;
5. Melaksanakan prinsip GCG; 3. Prepare the RKAP on time and submit it to the
6. Melaksanakan tanggung jawab sosial perusahaan Board of Commissioners for approval;
(Corporate Social Responsibility/CSR); serta 4. Prepare the RJPP on time and inform the Board of
7. Menyelenggarakan sistem pengendalian intern Commissioners to get approval;
yang efektif untuk mengamankan investasi dan aset 5. Implement the GCG principles;
Perusahaan
6. Conduct Corporate Social Responsibility (CSR);
and
Tanggung Jawab 7. Create effective internal control system to secure
1. Menjaga kerahasiaan informasi selama menjabat sebagai the Company’s investment and assets.
anggota Direksi dan harus tetap merahasiakan sesuai
dengan peraturan/perundang-undangan yang berlaku;
Responsibilities
2. Menjaga informasi penting dan dilarang menyalahgunakan
informasi tersebut untuk keuntungan pribadi, terutama 1. Maintain confidential information during their
berkaitan dengan insider trading; tenure as member of the Board of Directors
and must keep the confidentiality pursuant to
3. Mematuhi standar etika perusahaan dan dilarang applicable regulations/law;
mengambil keuntungan pribadi, baik secara
langsung maupun tidak langsung dari kegiatan 2. Keep important information and avoid abuse
Perusahaan selain gaji, fasilitas, dan tunjangan lainnya of information for personal gains, especially in
yang diterima sesuai ketentuan yang berlaku; relation to insider trading;

4. Meningkatkan kompetensi dan pengetahuan secara 3. Comply to the Company’s code of ethics and
berkesinambungan untuk mengelola Perusahaan secara prohibit from making personal gains whether
profesional; directly or indirectly from the Company’s activities
other than receiving salary, facilities and other
5. Mempertanggungjawabkan pelaksanaan tugas kepada benefits according to applicable regulations;
Pemegang Saham/Pemilik Modal;
4. Improve competency and knowledge
6. Mempertimbangkan risiko-risiko yang mungkin continuously to manage the Company
dihadapi Perusahaan, baik berupa risiko strategis, risiko professionally;
operasional, maupun risiko keuangan; serta
96

LAPORAN TAHUNAN 2017 ANNUAL REPORT

7. Menangani risiko-risiko tersebut dengan menggunakan 5. Report the implementation of their duties to the
strategi pengendalian dan pengelolaan risiko yang Shareholders;
meliputi:
6. Consider the risks for the Company, such as
· Proses identifikasi dan pembuatan peta risiko (risk strategic risk, operational risk, and financial risk;
mapping); and
· Kuantifikasi dan pengukuran risiko (risk 7. Mitigate the risks with proper control strategy and
measurement and assessment); dan risk management that covers:
· Penanganan risiko (risk treatment). · Identification process and that covers;
· Risk measurement and assessment; and
Wewenang · Risk treatment.
1. Mewakili Perusahaan di dalam dan di luar pengadilan
tentang segala hal dan dalam segala kejadian; Authorities
2. Mengikat Perusahaan dengan pihak lain dan pihak lain 1. Represent the Company in and out of court on all
dengan Perusahaan; serta matters and events;
3. Menjalankan segala tindakan, baik yang mengenai 2. Bind the Company with other party and other
kepengurusan maupun kepemilikan, dengan pembatasan party with the Company; and
yang ditetapkan dalam Anggaran Dasar dan dengan
memerhatikan peraturan/perundang-undangan yang 3. Implement all activities, including management
berlaku, serta harus mendapat persetujuan tertulis dari and ownership, within the limitations set in the
Dewan Komisaris di antaranya untuk hal-hal sebagai Article of Associations and pursuant to applicable
berikut: regulations/law, and must obtain written approval
from the Board of Commissioners for the
· Menerima pinjaman jangka menengah/panjang following:
serta memberikan pinjaman jangka pendek;
• Acceptance of mid-term/long-term loan
· Mengadakan perjanjian atau kerja sama lisensi, atau and give short-term loan;
perjanjian sejenisnya dengan badan usaha atau
pihak lain; • Signing agreement or licensing partnership,
or any other similar agreement with an
· Melepaskan, menghapuskan, dan menyewakan organization or other party;
aktiva tetap Perusahaan;
• Release, liquidate, and lease the Company’s
· Mengambil bagian (sebagian ataupun seluruhnya) fixed assets;
dan ikut serta dalam sebuah perusahaan atau
penyertaan perusahaan atau badan lain atau • Participate (in part or whole) and join a
menyelenggarakan perusahaan baru; company or other entity or open a new
company;
· Melepaskan sebagian atau seluruhnya penyertaan
Perusahaan dalam perusahaan; • Release in part or in whole of the Company’s
investment in a company;
· Mengikat Perusahaan sebagai penjamin (borg atau
avalist) yang mempunyai akibat keuangan melebihi • Bind the Company as guarantor (avalist)
suatu jumlah tertentu yang ditetapkan oleh Rapat which may have a financial impact of
Dewan Komisaris; exceeding limitation set by the Board of
Commissioners Meeting;
· Menghapusbukukan dari pembukuan piutang dan
penghapusan persediaan barang yang melebihi • Delete credit from the book and delete
jumlah tertentu yang ditetapkan oleh Rapat Dewan inventory exceeding certain number set by
Komisaris; serta the Board of Commissioners; and

· Mengadakan perjanjian kontrak penjualan dengan • Sign sales contract with other business or
badan usaha atau pihak lain yang nilainya atau parties with financial value more than 25%
yang mempunyai dampak keuangan lebih dari 25% (twenty five percent) from total asset value
(dua puluh lima persen) dari total nilai aset (harta of the Company.
kekayaan) Perusahaan.
97

LAPORAN TAHUNAN 2017 ANNUAL REPORT

Pelatihan dan Peningkatan Kompetensi Direksi Training and Competency Improvement for the
Board of Directors
Dalam rangka meningkatkan kapabilitas Direksi agar
pelaksanaan tugasnya dapat maksimal, pada tahun 2017 To improve the Board of Directors’ capabilities in doing
Direksi telah mengikuti sejumlah kegiatan pengembangan their function, in 2017 the Directors have followed
kompetensi sebagai berikut. several competency development as followed.

Nama Jabatan Pelatihan yang Diikuti Jam Pelatihan


Name Position Training Training Hour

Abdulbar M. Mansoer Direktur Utama BUMN Executive Leadership Program-1 (ELP-1) untuk Direksi 9
President Director BUMN Executive Leadership Program-1 (ELP-1) for Directors

A.A. Ngurah Wirawan Direktur BUMN Executive Leadership Program-1 (ELP-1) untuk Direksi 9
Director BUMN Executive Leadership Program-1 (ELP-1) for Directors

Jatmiko K. Santosa Direktur BUMN Executive Leadership Program-1 (ELP-1) untuk Direksi 9
Director BUMN Executive Leadership Program-1 (ELP-1) for Directors

Edwin Darmasetiawan Direktur BUMN Executive Leadership Program-1 (ELP-1) untuk Direksi 9
Director BUMN Executive Leadership Program-1 (ELP-1) for Directors

Kepemilikan Saham Direksi Board of Directors Share Ownership


Per 31 Desember 2017, seluruh anggota Direksi tidak memiliki As per December 31, 2017, all member of the Board
saham di ITDC ataupun perusahaan lainnya. of Directors do not have shares in ITDC or any other
company.

Rapat Dewan Komisaris dan Direksi


Board of Commissioners and Board of Directors
Secara berkala, Dewan Komisaris mengadakan rapat
Meeting
koordinasi dengan Direksi dengan agenda pembahasan
kinerja Perusahaan secara menyeluruh yang dibuat dalam The Board of Commissioners and the Board of
laporan kinerja/manajemen setiap bulan dan rapat khusus Directors hold a coordination meeting periodically to
bila diperlukan. Pada tahun 2017, Dewan Komisaris telah discuss the Company’s overall performance presented
merencanakan 12 (dua belas) kali rapat yang meliputi rapat in the monthly management performance report and
koordinasi/konsultasi, rapat internal Dewan Komisaris dan special meeting as necessary. In 2017, the Board of
Rapat Komite-komite Dewan Komisaris dan rapat gabungan Commissioners have planned 12 (twelve) meetings
antara Dewan Komisaris dan Direksi yang dituangkan including coordination/consultation meeting, Board
dalam rencana kerja dan anggaran Dewan Komisaris tahun of Commissioners internal meeting and joint meeting
2017. Namun demikian rencana rapat demikian, rencana of Board of Commissioners and Directors. These
rapat tersebut dapat berubah jika terdapat permintaan dari meetings are reported in the work plan of the Board
mayoritas anggota Dewan Komisaris Perusahaan dan telah of Commissioners in 2017. But as previous agreement,
disepakati sebelumnya. the meeting plan can be changed based on the request
of the majority of the Board of Commissioners.
Seluruh keputusan hasil Rapat konsultasi dengan Direksi
terdokumentasi dalam Notulen Rapat, untuk selanjutnya The decision from the consultation meeting with the
keputusan tersebut dipantau tindak lanjut penyelesaiannya Board of Directors are documented in the Minutes
pada setiap rapat berikutnya. of Meeting which will be monitored up in the next
meeting.

Rapat Dewan Komisaris


Board of Commissioners Meeting
Rapat Dewan Komisaris diatur dalam Pedoman Kerja Dewan
Komisaris dan Direksi (Board Manual) serta Keputusan The Board of Commissioners meeting regulated in
Bersama Dewan Komisaris dan Direksi No. Kep/Dir/85/ the Board Manual and Joint Decree of the Board of
XII/2012 dan No. 03/KEP/DEKOM/XII/2012. Pelaksanaan Commissioners and the Board of Directors No. Kep/
rapat sesuai ketentuan-ketentuan tersebut adalah sebagai Dir/85/XII/2012 and No. 03/KEP/DEKOM/XII/2012.
berikut: The meeting according to these provisions, as follow:
1. Rapat Dewan Komisaris harus diadakan secara berkala 1. The meeting of the Board of Commissioners must
sekurang-kurangnya sekali dalam 1 (satu) bulan; be held periodically at least once in 1 (one) month;
98

LAPORAN TAHUNAN 2017 ANNUAL REPORT

2. Rapat Gabungan Dewan Komisaris dan Direksi 2. Joint Meeting of the Board of Commissioners
dilaksanakan sebulan sekali. Dalam kondisi tertentu, and the Board of Directors held once a month.
Rapat Gabungan dapat diadakan di luar jadwal tersebut In certain condition, Joint Meeting can be held
untuk membahas hal-hal penting dan mendesak yang outside the agreed schedule to discuss important
memerlukan persetujuan Dewan Komisaris; serta and urgent matters that need approval from the
Board of Commissioners; and
3. Risalah rapat harus dibuat di setiap penyelenggaraan
rapat dengan memerhatikan dinamika rapat, termasuk 3. Minutes of Meeting must be made at each
bila ada perbedaan pendapat dan sampai berakhirnya meeting held by observing the dynamics of the
rapat tidak diperoleh kata sepakat. meeting, including dissenting comments and if
the meeting is not concluded
Dengan pertimbangan efisiensi, maka pertemuan tatap muka
antara Dewan Komisaris disatukan dalam pelaksanaan rapat With efficiency consideration, meeting of the Board
gabungan Dewan Komisaris dan Direksi. of Commissioners can be merged with Joint Meeting
of the Board of Commissioners and the Board of
Directors.

Pelaksanaan Rapat dan Tingkat Kehadiran Dewan Board of Commissioners Meeting and Attendance
Komisaris
Attendance frequency of the board members are as
Frekuensi dan tingkat kehadiran peserta adalah sebagai follows:
berikut:

No Nama Jumlah Rapat Jumlah Kehadiran %


Name Number of Meetings Number of Attendance

1 I Gede Ardhika 12 11 91,6

2 Dadang Rizki Ratman 12 5 41,6

3 Triarko Nurlambang 12 12 100

4 Lalu Gita Ariadi 12 12 100

Rapat Gabungan Dewan Komisaris dan Direksi Board of Commissioners and Board of Directors
Joint Meeting
Data tingkat kehadiran dan agenda Rapat Gabungan para
anggota Dewan Komisaris dengan anggota Direksi selama Attendance data and agenda of Joint Meeting of the
tahun 2017 adalah sebagai berikut. Board of Commissioners and the Board of Directors
during year 2017, as follow.

No Nama Jumlah Rapat Jumlah Kehadiran %


Name Number of Meetings Number of Attendance

1 I Gede Ardhika 12 11 91,6

2 Dadang Rizki Ratman 12 5 41,6

3 Triarko Nurlambang 12 12 100

4 Lalu Gita Ariadi 12 12 100

5 Abdulbar M. Mansoer 12 12 100%

6 A.A. Ngurah Wirawan 12 10 80%

7 Jatmiko K. Santosa 12 10 80%

8 Edwin Darmasetiawan 12 12 100%


99

LAPORAN TAHUNAN 2017 ANNUAL REPORT

Sepanjang tahun 2017, dalam melaksanakan tugasnya, During year 2017, in carrying out their duties, the
Dewan Komisaris dan Direksi telah melakukan pembahasan Board of Commissioners and the Board of Directors
atas sejumlah hal berikut, yaitu: have discussed following matters:

No Hari/Tanggal Rapat Agenda


Day/Meeting Date Agenda

1 Senin, 6 Februari 2017 1. Kapasitas dan Kesiapan Menjalankan RKAP 2017: Rencana Anak Perusahaan dan
Monday, 6 February Pengembangan MotoGP;
2017 2. Progress PMN, Realisasi Fisik dan Keuangan;
3. Pembahasan Laporan Manajemen Unaudited dan Progress KAP;
4. Laporan Penyelesaian Lahan Mandalika;
5. Lain-lain.
1. Capacity and readiness to run the RKAP 2017 (2017 Company Plan and Budgeting):
Planning subsidiary company and developing MotoGP;
2. Progress of PMN (State Equity Participation), realization in physical and finance;
3. Discuss Unaudited Management Report and progress from KAP (Public Accounting Firm);
4. Report on Mandalika Land Settlement;
5. Miscellaneous.

2 Senin, 13 Maret 2017 1. Progress Penyelesaian Temuan BPK (Kerugian Negara dan Rekomendasi);
Monday, 13 March 2017 2. Progress Audit KAP;
3. Update Struktur Organisasi;
4. Update the Mandalika;
5. Review Proses Pengadaan Barang dan Jasa;
6. Finalisasi Pedoman MR;
7. Lain-lain.
1. Progress of settlement findings from BPK (State Loss and Recommendation);
2. Audit progress conducted by KAP (Public Accounting Firm);
3. Updating Organization structure;
4. Update on the Mandalika;
5. Review process of procurement of goods and service;
6. Finalize RM guidelines;
7. Miscellaneous.

3 Senin, 10 April 2017 1. Pembahasan RJPP ITDC Tahun 2016-2020;


Monday, 10 April 2017 2. Update: the Nusa Dua;
3. Update: the Mandalika;
4. Pembahasan Progress KAP;
5. Manajemen Risiko: Pilot Report dan Pedoman Manajemen Risiko;
6. Lain-lain.
1. Discuss RJPP (Company Long term Planning) of ITDC year 2016-2020;
2. Update: the Nusa Dua;
3. Update: the Mandalika;
4. Discuss progress of KAP (Public Accounting Firm);
5. Risk Management: Pilot Report dan Guidelines of Risk Management;
6. Miscellaneous.

4 Senin, 10 Juli 2017 1. Pembahasan Catatan RUPS: RUPS 29 Juni 2017 & Tanggapan Laporan TW 1 2017;
Monday, 10 July 2017 2. Update: Pembayaran Uang Kerohiman;
3. Progress Persiapan Skema Pendanaan dan Rencana Kegiatan TW 3 2017;
1. Discuss notes on GMS (29 June 2017) & response to Q1;
2. Update: Settlement of compensation money;
3. Progress Preparation of financing scheme and Activity planning for Q 3 2017;
100

LAPORAN TAHUNAN 2017 ANNUAL REPORT

No Hari/Tanggal Rapat Agenda


Day/Meeting Date Agenda

5 Senin, 10 Juli 2017 1. Progress Persiapan Laporan TW 2;


Monday, 10 July 2017 2. Progress Penetapan KAP untuk Tahun Buku 2017;
3. Progress Laporan MR TW 2;
4. Lain-lain.
1. Progress of preparation Q 2 report;
2. Progress appointment of KAP (Public Accounting Firm) for fiscal year 2017;
3. Progress of RM Q2 Report;
4. Miscellaneous.

6 Selasa, 8 Agustus 2017 1) Pembahasan Pending Matters;


Tuesday, 8 August 2017 2) Pembahasan RJPP Perusahaan;
3) Update: Laporan Semester 1 2017;
4) Update: the Nusa Dua
1) Discussion on Pending Matters;
2) Discussion on RJPP (Company Long term Planning);
3) Update: Report on Semester 1 2017;
4) Update: the Nusa Dua

7 Jumat, 29 September 1) Arahan Dekom untuk RKAP;


2017 2) Laporan terkait KAP EY: Dampak Piutang, Pembentukan Anak Perusahaan, Pendanaan, dan
Friday, 29 September Perpajakan terhadap Laporan Audit ITDC.
2017 1) Briefing from Board of Commissioners on RKAP (Company Plan and Budgeting;
2) Report from EY: impact of account receivable; forming subsidiary company, budgeting and
taxation on ITDC Audit Report.

8 Jumat, 29 September 1) Update the Mandalika;


2017 2) Update Tanggap Darurat Bencana Gunung Agung.
Friday, 29 September 3) Lain-lain (Tambahan): Kunjungan Presiden
2017 1) Update of the Mandalika;
2) Update emergency response on Mount Agung disaster Agung.
3) Others (additional): President visit

9 Rabu, 15 November 2017 1) Perkembangan Investasi dan Anak Perusahaan: Masterplan dan RKAP;
Wednesday, 15 2) Update the Nusa Dua s.d. Oktober 2017.
November 2017 1) The Investment Development and Subsidiary Company: Masterplan and Company
Planning and Budgeting;
2) Update of the Nusa Dua up to October 2017.

10 Rabu, 15 November 2017 1) Update the Mandalika s.d. Oktober 2017;


Wednesday, 15 2) Strategi Pelaksanaan Pembiayaan melalui MTN.
November 2017 1) Update of the Mandalika up to October 2017;
2) Strategy on conducting financing through MTN.

11 Rabu, 6 Desember 2017 1) Persiapan RUPS RKAP 2018: Update Asumsi RKAP 2018 Final dan Prognosa Keuangan 2017;
Wednesday, 6 December 2) ITDC Update: GCG Assessment.
2017 3) ITDC Update: Bencana Erupsi Gunung Agung
1) Preparation of General Meeting of Shareholders for 2018 Company Planning and
Budgeting: Update on assumption of final 2018 Company Planning and Budgeting and
2017 Financial Prognosis;
2) ITDC Update: GCG Assessment.
3) ITDC Update: Eruption of Mount Agung

12 Senin, 18 Desember 1) Update the Nusa Dua s.d 30 November 2017;


2017 2) Update the Mandalika s.d 30 November 2017;
Monday, 18 December 3) Update Masterplan Mandalika.
2017 1) Update of the Nusa Dua up to 30 November 2017;
2) Update of the Mandalika up to 30 November 2017;
3) Update of Masterplan Mandalika.
101

LAPORAN TAHUNAN 2017 ANNUAL REPORT

Rapat Direksi Board of Directors Meeting


Mengacu pada Board Manual serta Keputusan Bersama Referring to the Board Manual and Joint Decision of the
Dewan Komisaris dan Direksi No. KEP/DIR/85/XII/2012 Board of Commissioners and the Board of Directors
dan No. 03/KEP/DEKOM/XII/2012, Rapat Direksi No. Kep/ Dir/85/XII/2012 dan No. 03/KEP/DEKOM/
diselenggarakan minimal satu kali dalam satu bulan XII/2012, the Board of Directors Meeting must be
dengan tujuan mengevaluasi kegiatan operasional held once in one month with the purpose to evaluate
Perusahaan. operational activities of the Company. The Board
of Directors have two main mechanism in decision
Direksi memiliki dua mekanisme utama dalam pengambilan
making, through meetings of the Board of Directors
keputusan, yaitu melalui rapat Direksi maupun dengan
or by issuing Circular Decision. Circular Decisions are
menerbitkan Keputusan Sirkuler. Keputusan Sirkuler
legitimate and as powerful as the decision made by
adalah sah dan mempunyai kekuatan yang sama dengan
a formal meeting, when all members of the Board
keputusan melalui rapat formal, apabila seluruh anggota
of Directors have given approval on the proposal
Direksi telah memberikan persetujuan atas usul yang
submitted in writing and signed the agreement. The
diajukan secara tertulis serta menandatangani persetujuan
Board of Directors meeting is valid and binding if
tersebut. Rapat Direksi adalah sah dan berhak mengambil
attended by more than 1/2 (half) of the number of
keputusan yang mengikat apabila dihadiri oleh lebih dari
members of the Board of Directors or their authorized
1/2 (satu per dua) jumlah anggota Direksi atau wakilnya
representatives according to the provisions.
yang sah sesuai ketentuan.

Board of Directors Meeting and Attendance


Pelaksanaan Rapat dan Tingkat Kehadiran Direksi
Attendance frequency of the Board of Directors
Frekuensi dan tingkat kehadiran peserta adalah sebagai
member are as follow:
berikut

No Nama Jumlah Rapat Jumlah Kehadiran %


Name Number of Meeting Number of Attendance
1 Abdulbar M. Mansoer 20 20 100%

2 A.A. Ngurah Wirawan 20 20 100%

3 Jatmiko K. Santosa 20 20 100%

4 Edwin Darmasetiawan 20 20 100%


102

LAPORAN TAHUNAN 2017 ANNUAL REPORT

Sepanjang tahun 2017, dalam melaksanakan tugasnya, Direksi During year 2017, in carrying out their duties, the
telah melakukan pembahasan atas sejumlah hal dalam rapat- Board of Directors have discussed following matters:
rapat, yaitu:

No Tanggal Rapat Agenda


Meeting Date Agenda

1 16 Januari 2017 · Peran BOD di Nusa Dua, Mandalika dan Pusat


16 January 2017 · SPPD dan Traveling
· Pengadaan
· Restrukturisasi Organisasi Nusa Dua dan Mandalika
· Pembiayaan Proyek dan Pendirian Anak Perusahaan
· Penetapan Harga
· Biaya Asesmen
· Progress Mandalika
· HUT Bersama BUMN
· Board of Directors’ role in Nusa Dua, Mandalika and Headquarter
· SPPD (Business Travel Approval) and Traveling
· Procurement
· Restructuring organization in the Nusa Dua and the Mandalika
· Project Financing and establishment of subsidiary company
· Pricing
· Assesment Cost
· Mandalika Progress
· Joint anniversary with BUMN

2 30 Januari 2017 · Objektif Kerja ITDC


30 January 2017 · ITDC Work Objective

3 01 Februari 2017 · Assesment Cost


01 February 2017 · Program Pengembangan Kawasan dan Prospek Baru untuk Pemasukan
· Cost assesment
· Destination Development Program and New Prospect for Earning

4 07 Februari 2017 · Organisasi ITDC


07 February 2017 · ITDC Organization

5 13 Februari 2017 · Potensi Masalah di Mandalika


13 February 2017 · Potential problem in Mandalika

6 20 April 2017 · Pembayaran Uang Kerohiman


20 April 2017 · Operasi Mandalika
· Settlement of compensation money
· Mandalika operation

7 25 April 2017 · Pemasaran


25 April 2017 · Lini Bisnis
· Efisiensi Biaya
· Marketing
· Business Line
· Cost efficiency

8 30 Mei 2017 · Kerjasama Dengan WIKA


30 May 2017 · Kemajuan Nusa Dua
· Dukungan untuk Pemangku Kepentingan
· Cooperation with WIKA
· Progress Nusa Dua
· Support for Stakeholder Relations
103

LAPORAN TAHUNAN 2017 ANNUAL REPORT

No Tanggal Rapat Agenda


Meeting Date Agenda

9 02 Juni 2017 · Program Marketing ITDC dengan BUMN Cina


02 June 2017 · Pembahasan Pertemuan JTB dengan ITDC
· Konsep Program Sponsorship
· Kegiatan di Nusa Dusa
· Bali Collection
· Marketing program between ITDC and China State-Owned Enterprise
· Discussion re meeting JTB and ITDC
· Concept for Sponsorship Program
· Event at Nusa Dusa
· Bali Collection

10 05 Juni 2017 · Kebutuhan Personil


05 June 2017 · Progres Pengadaan ITDC
· Manpower needs
· Procurement progress ITDC

11 21 Agustus 2017 · Tindak Lanjut Persiapan Peresmian Masjid Nurul Bilad Mandalika
21 August 2017 · Draft LUDA Lot H7 dan PT AB untuk segera disiapkan dan distandarisasikan
· Penataan Warung dan Cafe Pantai Kuta
· Isu di Nusa Dua
· Agenda Kegiatan di bawah Pemasaran dan Investasi
· Pengadaan
· Isu di Kantor Jakarta
· Follow up preparation of opening Nurul Bilad Mosque Mandalika
· Draft LUDA Lot H7 and PT AB need to be prepared and standardized
· Rearrangement of shops and café at Kuta Beach
· Issue Nusa Dua
· Timeline Event under Marketing and Investment
· Procurement
· Issue in Jakarta office

12 19 September 2017 · Progress Legalitas Proyek


19 September 2017 · Update Nusa Dua
· Update Mandalika
· Progress of project legality
· Update Nusa Dua
· Update Mandalika

13 02 Oktober 2017 · Update Nusa Dua


02 October 2017 · Update Mandalika
· Lain-lain
· Update Nusa Dua
· Update Mandalika
· Miscellaneous

14 30 Oktober 2017 · Update Nusa Dua


30 October 2017 · Update Mandalika
· Lain-lain
· Update Nusa Dua
· Update Mandalika
· Miscellaneous
104

LAPORAN TAHUNAN 2017 ANNUAL REPORT

No Tanggal Rapat Agenda


Meeting Date Agenda

15 06 November 2017 · Update Nusa Dua


06 November 2017 · Update Mandalika
· Lain-lain
· Update Nusa Dua
· Update Mandalika
· Miscellaneous

16 13 November 2017 · Update Nusa Dua


13 November 2017 · Update Mandalika
· Lain-lain
· Update Nusa Dua
· Update Mandalika
· Miscellaneous

17 28 November 2017 · Mitigasi Bencana G. Agung


28 November 2017 · Update Nusa Dua
· Update Mandalika
· Mount Agung Disaster Mitigation
· Update Nusa Dua
· Update Mandalika

18 04 Desember 2017 · Mitigasi Bencana G. Agung


04 December 2017 · Update Nusa Dua
· Update Mandalika
· Mount Agung Disaster Mitigation
· Update Nusa Dua
· Update Mandalika

19 11 Desember 2017 · Mitigasi Bencana G. Agung


11 December 2017 · Update Nusa Dua
· Update Mandalika
· Mount Agung Disaster Mitigation
· Update Nusa Dua
· Update Mandalika

20 22 Desember 2017 · Mitigasi Bencana G. Agung


22 December 2017 · Update Nusa Dua
· Update Mandalika
· Mount Agung Disaster Mitigation
· Update Nusa Dua
· Update Mandalika

Rapat Dewan Komisaris dan Komite Board of Commissioners and Committee Meeting
Mengacu pada Board Manual serta Keputusan Bersama Referring to Board Manual and Joint Decision of
Dewan Komisaris dan Direksi No. KEP/DIR/85/XII/2012 the Board of Commissioners and Directors No. Kep/
dan No. 03/KEP/DEKOM/XII/2012, Rapat Dewan Komisaris Dir/85/XII/2012 and No. 03/KEP/DEKOM/XII/2012,
diselenggarakan minimal satu kali dalam satu bulan dengan the Board of Commissioners Meeting must be held
tujuan mengevaluasi kegiatan operasional Perusahaan. once in one month with the intention to evaluate
operational activities of the Company.
Selain menyelenggarakan rapat dengan masing-masing
komite, Dewan Komisaris juga melakukan pertemuan dengan In additions holding meetings with each committee,
seluruh anggota Komite Audit serta Komite Manajemen the Board of Commissioners, periodically also holding
Risiko dan Investasi secara bersamaan, termasuk dengan meetings with all members of Audit Committee, Risk
anggota yang bukan Komisaris. Rapat secara berkala Management and Investment Committee including
dengan peserta lengkap akan membantu Dewan Komisaris with other members who are not part of the Board of
memiliki pandangan yang lebih luas tentang kinerja dan Commissioners, in order to get broad and complete
105

LAPORAN TAHUNAN 2017 ANNUAL REPORT

perkembangan Perusahaan secara lengkap. Dengan view on the performance and development of the
demikian, Dewan Komisaris dapat menjalankan fungsinya, Company. Therefore, the Board of Commissioners
yaitu pengawasan jalannya perusahaan secara lebih baik. can perform its functions to supervise the Company’s
operation.

Pelaksanaan Rapat dan Tingkat Kehadiran Peserta Rapat


Dewan Komisaris dan Komite Board of Commissioners and Committee Meeting
and Attendance
Frekuensi dan tingkat kehadiran peserta adalah sebagai
berikut: Attendance frequency of the members are as follow:

Nama Jumlah Rapat Jumlah Kehadiran Keterangan


No %
Name Number of Meetings Number of Attendance Title

Ketua Komite Audit dan


1 Triarko Nurlambang 19 15 78,9 Manajemen Risiko
Chief of Audit Committee

Komite Audit
2 Herman 17 15 88,2
Member of Audit Committee

Komite Audit
3 Rafika Yuniasih 17 16 94,1
Member of Audit Committee

Komite Manajemen Risiko dan


Ivestasi
4 Ahmad Setiawan Nuraya 12 8 66,6
Member of Risk Management
and Investment Committee

Komite Manajemen Risiko dan


Ivestasi
5 Christine 12 11 91,6
Member of Risk Management
and Investment Committee

Sepanjang tahun 2017, dalam melaksanakan tugasnya, During 2017, in carrying out their duties, the Audit
Komite Audit dan Komite Manajemen Risiko dan Investasi Committee and the Risk Management and Investment
telah melakukan pembahasan atas sejumlah hal dalam rapat- Committee have discussed following matters:
rapat, yaitu:

Rapat Komite Audit


Audit Committee Meetings

No Hari/Tanggal Rapat Agenda


Day/Meeting Date Agenda

1 Kamis, 12 Januari 2017 1. Pembahasan Pembagian Lingkup Tugas Sekdekom;


Thursday, 12 January 2017 2. Pembahasan Pending Matters Dewan Komisaris;
1. Discuss on Board of Commissioners Secretary scope of work (Sekdekom);
2. Discussion on Board of Commissioners Pending Matter;

2 Selasa, 31 Januari 2017 1. Progress Meeting Audit Eksternal; dan


Tuesday, 31 January 2017 2. Pembahasan RKA SPI ITDC
1. External Audit Process Meeting; and
2. Discussion on Budget Work Plan (RKA) of Internal Control System (SPI) ITDC
106

LAPORAN TAHUNAN 2017 ANNUAL REPORT

No Hari/Tanggal Rapat Agenda


Day/Meeting Date Agenda

3 Selasa, 21 Februari 2017 1. Pembahasan Klarifikasi KAP EY;


Tuesday, 21 February 2017 2. Pembahasan GCG Assessment Dekom 2016;
3. Pembahasan MotoGP dan Pemberian Uang Kerahiman; dan
1. Discuss clarification from Public Accounting Firm (KAP) EY;
2. Discuss GCG Assessment Board of Commissioners 2016;
3. Discuss MotoGP and Compensation Money; and

4 Kamis, 23 Maret 2017 1. Pembahasan Progress Audit Eksternal KAP


Thursday, 23 March 2017 1. Discuss Progress Public Accounting Firm (KAP) External Audit

5 Selasa, 4 April 2017 1. Pembahasan Rencana Jangka Panjang Perusahaan (RJPP) Tahun
Tuesday, 4 April 2017 2016 ITDC;
1. Discuss Company Long term Plan (RJPP) year 2016 ITDC;

6 Jumat, 21 April 2017 1. Pembahasan Perpajakan ITDC dengan Tim Pajak ITDC di Nusa Dua.
Friday, 21 April 2017 1. Discuss ITDC Taxation with ITDC Tax Team at Nusa Dua.

7 Rabu, 26 April 2017 1. Closing Meeting KAP EY


Wednesday, 26 April 2017 1. Closing Meeting Public Accounting Firm (KAP) EY

8 Senin, 15 Mei 2017 1. Pembahasan Laporan Keuangan Audited Tahun Buku 2016
Monday, 15 May 2017 1. Discuss Audited Financial Report Fiscal Year 2016

9 Selasa, 16 Mei 2017 1. Closing Meeting KAP Tahun Buku 2016


Tuesday, 16 May 2017 1. Closing Meeting Public Accounting Firm (KAP) Fiscal Year 2016

10 Senin, 12 Juni 2017 1. Pembahasan Realisasi Rencana Kerja TW 1 2017;


Monday, 12 June 2017 2. Update Mandalika: Realisasi Fisik dan Keuangan;
3. Laporan Proyek Manajemen Risiko
1. Discuss realization of Q1 2017 Work Plan;
2. Update Mandalika: realization of physical and financial Keuangan;
3. Report on Risk Management Project

11 Jumat, 7 Juli 2017 1. Negosiasi Biaya Audit Tahun 2017.


Friday, 7 July 2017 1. Negotiation of audit fee 2017.

12 Jumat, 21 Juli 2017 1. Pembahasan Perpajakan Perusahaan;


Friday, 21 July 2017 2. Laporan Keuangan dan Laporan SPI s.d. Juni 2017;
3. Progress Draft Annual Report;
4. Observasi Kawasan Mandalika;
1. Discuss the Company taxation;
2. Financial Report and Internal Control System up to June 2017;
3. Progress Draft Annual Report;
4. Observation on the Mandalika Area;

13 Rabu, 30 Agustus 2017 1. Update Pendirian Anak Perusahaan;


Wednesday, 30 August 2017 2. Update Rencana Kerja KAP E&Y;
3. Pembahasan Tindak Lanjut Rekomendasi BPK (Surat BPK No. 213/S/
XX/07/2017 tanggal 27 Juli 2017);
4. Monthly Update Divisi Manajemen Risiko ITDC;
5. Pembahasan RKA Komite Audit dan Komite MRI;
1. Update establishment of Subsidiary Company;
2. Update Work Plan Public Accounting Firm (KAP) E&Y;
3. Discuss follow up of State Audit Board (BPK) recommendation (BPK Letter
No.213/S/XX/07/2017 dated 27 Juli 2017);
4. Monthly Update Risk Management Division ITDC;
5. Discuss The Company Budget Work Plan (RKAP) of Audit Committee and Risk
Management and Investment Committee;
107

LAPORAN TAHUNAN 2017 ANNUAL REPORT

No Hari/Tanggal Rapat Agenda


Day/Meeting Date Agenda

14 Rabu, 6 September 2017 1. Persiapan Audit Eksternal, RKAP dan Laporan TW 3 2017;
Wednesday, 6 September 2017 2. Update: Status Perpajakan Final dan Non-Final;
3. Update: Status Pendanaan – Rencana Penyusunan Proposal PMN;
1. Preparation of External Audit, the Company Budget Work Plan (RKAP) and Q3
2017 report;
2. Update: Final and Non Final Taxation Status;
3. Update: Financial Status – Preparation proposal for State Equity Participation;

15 Rabu, 18 Oktober 2017 1. Kick of Meeting dengan eksternal auditor. Kantor Akuntan Publik
Wednesday, 18 October 2017 Earns & Young (KP EY), Purwantono, Sungkono, Suryo
1. Kick of Meeting with external auditor. Public Accounting Firm (KAP) EY
Purwantono, Sungkono, Suryo

16 Rabu, 25 Oktober 2017 1. Persiapan RKAP;


Wednesday, 25 October 2017 2. Laporan Triwulan III 2017;
1. Preparation for the Company Budget Work Plan (RKAP);
2. Report on Trimester III 2017;

17 Rabu, 8 November 2017 1. Penyusunan RKA Komite;


Wednesday, 8 November 2017 2. Penyusunan Dokumentasi Rapat dan Laporan Komite;
3. Pembaruan Piagam Komite (committee charter);
1. Preparing Committees’ Budget Work Plan (RKA);
2. Preparing meeting documentation an committees’ report;
3. Renewal of Committee Charter’

Rapat Komite Manajemen Risiko dan Investasi


Risk Management and Investment Committee Meeting

No Hari/Tanggal Rapat Agenda


Day/Meeting Date Agenda

1 Kamis, 12 Januari 2017 1. Pembahasan Pembagian Lingkup Tugas Sekdekom;


Thursday, 12 January 2017 2. Pembahasan Pending Matters Dewan Komisaris;
1. Discuss on Board of Commissioners Secretary scope of work
(Sekdekom);
2. Discuss on Pending Matters of the Board of Commissioners;

2 Senin, 23 Januari 2017 1. Finalisasi Pedoman Manajemen Risiko;


Monday, 23 Januari 2017 2. Agenda Sosialisasi Pedoman Manajemen Risiko;
1. Finalizing Risk Management Guidelines;
2. Agenda socializing Risk Management Guidelines;

3 Selasa, 21 Februari 2017 1. Pembahasan Klarifikasi KAP EY;


Tuesday, 21 Februari 2017 2. Pembahasan GCG Assessment Dekom 2016;
3. Pembahasan MotoGP dan Pemberian Uang Kerahiman; dan
1. Discuss re clarification from Public Accounting Firm (KAP) EY;
2. Discuss GCG Assessment Board of Commissioners 2016;
3. Discuss MotoGP and Compensation Money;

4 Kamis, 23 Maret 2017 1. Pembahasan Progress Audit Eksternal KAP


Thursday, 23 Maret 2017 1. Discuss Progress Public Accounting Firm (KAP) External Audit

5 Selasa, 4 April 2017 1. Pembahasan Rencana Jangka Panjang Perusahaan (RJPP) Tahun
Tuesday, 4 April 2017 2016 ITDC;
1. Discuss the Company Long term Plan (RJPP) year 2016 ITDC;
108

LAPORAN TAHUNAN 2017 ANNUAL REPORT

No Hari/Tanggal Rapat Agenda


Day/Meeting Date Agenda

6 Jumat, 21 April 2017 1. Pembahasan Perpajakan ITDC dengan Tim Pajak ITDC di Nusa Dua.
Friday, 21 April 2017 1. Discuss ITDC Taxation with ITDC Tax Team at Nusa Dua.

7 Senin, 12 Juni 2017 1. Pembahasan Realisasi Rencana Kerja TW 1 2017;


Monday, 12 June 2017 2. Update Mandalika: Realisasi Fisik dan keuangan;
3. Laporan Proyek Manajemen Risiko
1. Discuss realization of Q1 2017 Work Plan;
2. Update Mandalika: realization of physical and financial realization;
3. Report on Risk Management Project

8 Jumat, 7 Juli 2017 Negosiasi Biaya Audit Tahun 2017.


Friday, 7 July 2017 Negotiation of audit fee 2017.

9 Rabu, 30 Agustus 2017 1. Update Pendirian Anak Perusahaan;


Wednesday, 30 August 2017 2. Update Rencana Kerja KAP E&Y;
3. Pembahasan Tindak Lanjut Rekomendasi BPK (Surat BPK No. 213/S/
XX/07/2017 tanggal 27 Juli 2017);
4. Monthly Update Divisi Manajemen Risiko ITDC;
5. Pembahasan RKA Komite Audit dan Komite MRI;
1. Update establishment of Subsidiary Company;
2. Update Work Plan Public Accounting Firm (KAP) E&Y;
3. Discuss follow up of State Audit Board (BPK) recommendation (BPK
Letter No. 213/S/XX/07/2017 dated 27 Juli 2017);
4. Monthly Update Risk Management Division ITDC;
5. Discuss the Company Budget Work Plan (RKAP) of Audit Committee and
Risk Management and Investment Committee;

10 Rabu, 25 Oktober 2017 1. Persiapan RKAP;


Wednesday, 25 October 2017 2. Laporan Triwulan III 2017;
1. Preparation for the Company Budget Work Plan (RKAP);
2. Report on Trimester III 2017;

11 Senin, 30 Oktober 2017 1. Pembahasan Laporan Kegiatan Divisi MR


Monday, 30 October 2017 1. Discuss report of activity of Risk Management and Investment
Committee

12 Rabu, 8 November 2017 1. Penyusunan RKA Komite;


Wednesday, 8 November 2017 2. Penyusunan Dokumentasi Rapat dan Laporan Komite;
3. Pembaruan Piagam Komite (committee charter);
1. Preparing Committees’ Budget Work Plan (RKA);
2. Preparing meeting documentation an committees’ report;
3. Renewal of Committee Charter’

Independensi Dewan Komisaris dan Direksi Independence of the Board of Commissioners and
the Board of Directors
Dalam menjalankan tugas, fungsi, dan tindakan kepengurusan
Perusahaan, Dewan Komisaris Direksi bekerja secara In carrying its duties, functions and corporate
independen tanpa intervensi dari pihak-pihak lain yang management action, The Board of Commissioners
memiliki kepentingan. Untuk menjaga independensi dan and The Board of Directors work independently
transparansi, Dewan Komisaris dan Direksi dilarang memiliki without any intervention from interested parties. To
hubungan keuangan dan hubungan yang dapat menimbulkan maintain independence and transparency, The Board
benturan kepentingan. of Commissioners and the Board of Directors are
prohibited from having any financial connection and
Tabel berikut menggambarkan ketiadaan hubungan keuangan
other connection that may create conflict of interest.
dan kekeluargaan antara sesama Dewan Komisaris dan
sesama Direksi, maupun Dewan Komisaris dengan Direksi. The following tables describe the absence of financial
or familial relations among members of the Board of
Commissioners and the Board of Directors.
109

LAPORAN TAHUNAN 2017 ANNUAL REPORT

Hubungan Keluarga dan Hubungan Keuangan Dewan Familial relations, financial relations of the Board of
Komisaris hingga 31 Desember 2017 Commissioners up to 31 December 2017

Hubungan Keluarga Hubungan Keuangan


Familial Relation Financial Relation

Nama Dewan Komisaris Dewan Komisaris


Name Board of Commissioners Board of Commissioners

I Gede Lalu Gita Triarko Dadang Rizki I Gede Lalu Gita Triarko Dadang Rizki
Ardhika Ariadi Nurlambang Ratman Ardhika Ariadi Nurlambang Ratman

I Gede Ardhika X X X X X X

Lalu Gita Ariadi X X X X X X


Dewan
Komisaris
Triarko X
Board of X X X X X
Nurlambang
Commissioners
Dadang Rizki X
X X X X X
Ratman

Keterangan: 0: Afiliasi, X: Tidak afiliasi

Hubungan Keluarga dan Hubungan Keuangan Direksi Familial Relation dan Financial Relation among the
hingga 31 Desember 2017 Board of Commissioners and the Board of Directors
up to 31 December 2017

Hubungan Keluarga Hubungan Keuangan


Familial Relation Financial Relation

Nama Direksi Direksi


Name Directors Directors

Abdulbar M. Jatmiko K. A.A. Ngurah Edwin Dar- Abdulbar M. Jatmiko K. A.A. Ngurah Edwin Dar-
Mansoer Santosa Wirawan masetiawan Mansoer Santosa Wirawan masetiawan

Abdulbar M. X X X X X
X
Mansoer

Jatmiko K. Santosa X X X X X X
Direksi
Directors A.A. Ngurah X X X X X
X
Wirawan

Edwin X X X X X X
Darmasetiawan

Keterangan: 0: Afiliasi, X: Tidak afiliasi

Hubungan Keluarga dan Hubungan Keuangan Antara Dewan Familial Relation dan Financial Relation among the
Komisaris dan Direksi hingga 31 Desember 2017 Board of Commissioners and the Board of Directors
up to 31 December 2017

Hubungan Keluarga Hubungan Keuangan


Familial Relation Financial Relation

Dewan Komisaris Dewan Komisaris


Nama
Board of Commissioners Board of Commissioners
Name
I Gede Ardhika Lalu Gita Triarko Dadang I Gede Ardhika Lalu Gita Triarko Dadang Rizki
Ariadi Nurlambang Rizki Ariadi Nurlambang Ratman
Ratman

Abdulbar M. Mansoer X X X X X X X X

Jatmiko K. Santosa X X X X X X X X
Direksi
Directors
A.A. Ngurah Wirawan X X X X X X X X

Edwin Darmasetiawan X X X X X X X X

Keterangan: 0: Afiliasi, X: Tidak afiliasi

Kebijakan mengenai konflik kepentingan bagi Dewan Policies regarding conflict of interest among the
Komisaris dan Direksi diatur dalam Pedoman GCG sebagai Board of Commisioners and the Board of Directors
berikut: are regulated in GCG Guidelines as follow:
110

LAPORAN TAHUNAN 2017 ANNUAL REPORT

1. Dewan Komisaris dilarang memangku jabatan rangkap 1. The Board of Commissioners is prohibited from
sebagai anggota Direksi pada BUMN, BUMD, badan usaha holding dual positions as the Board of Directors
milik swasta, dan jabatan lain yang dapat menimbulkan in any State-Owned Enterprise, Regional-Owned
benturan kepentingan; Enterprise, Privately-Owned Enterprise, and other
positions that may cause conflict of interest;
2. Direksi dilarang memangku jabatan rangkap sebagai
anggota Direksi pada BUMN, BUMD, badan usaha 2. The Board of Directors is prohibited from holding
milik swasta, jabatan struktural dan fungsional lainnya dual positions as Directors in any State-Owned
pada instansi/lembaga pemerintah pusat dan daerah, Enterprise, Regional-Owned Enterprise, Privately-
serta jabatan lain yang dapat menimbulkan benturan Owned Enterprise, other structural and functional
kepentingan; positions in agency or state institutions in central
and regional government, and other positions
3. Dewan Komisaris dan Direksi wajib melaporkan kepada
that may cause conflict of interest;
Perusahaan mengenai kepemilikan sahamnya dan atau
keluarganya pada perusahaan lain; 3. The Board of Commissioners and the Board of
Directors must report to the Company on the
4. Dewan Komisaris dan Direksi tidak mempunyai
ownership of shares and/or their family shares in
kepentingan yang dapat mengganggu kemampuan
other company;
untuk melaksanakan tugas secara mandiri dan kritis
dalam hubungan satu sama lain, dan dalam hubungan 4. The Board of Commisioners and the Board of
antara Dewan Komisaris dengan Direksi; Directors do not have any interest that can interfere
with the ability to carry out tasks independently
5. Dewan Komisaris dan Direksi dilarang melakukan
and critically to each other, and in the relationship
transaksi yang mempunyai benturan kepentingan
between the Board of Commissioners and the
dan mengambil keuntungan pribadi dari kegiatan
Board of Directors;
perusahaan yang bersangkutan, selain gaji dan fasilitas
yang diterimanya sebagai Dewan Komisaris dan Direksi 5. The Board of Commissioners and the Board
sesuai ketentuan RUPS; of Directors are prohibited from engaging in
transactions that have a conflict of interest and
6. Antara para anggota Dewan Komisaris dengan anggota
taking personal benefits from the activities of the
Direksi maupun antara anggota Dewan Komisaris
Company operation, aside from the salaries and
dan antara anggota Direksi tidak boleh ada hubungan
facilities received as the Board of Commissioners
keluarga sedarah sampai derajat ketiga, baik menurut
and the Board of Directors in accordance with of
garis lurus maupun garis ke samping atau hubungan
the GMS;
semenda (menantu atau ipar); serta
6. No blood family relationship to the third degree,
7. Direksi anak perusahaan yang berasal dari Perusahaan
either on a straight line or side line or a semantic
tidak boleh merangkap jabatan lain pada usaha swasta
relationship (in law) allowed among members of
yang dapat menimbulkan benturan kepentingan secara
the Board of Commissioners and members of the
langsung maupun tidak langsung dengan kepentingan
Board of Directors; and
Perusahaan.
7. The Board of Directors of subsidiary company
Seluruh anggota Dewan Komisaris Perusahaan telah
originating from the Company may not hold
memenuhi kriteria independensi yang dipersyaratkan
other positions in private businesses which may
sebagaimana dapat dilihat dalam tabel berikut:
cause conflicts of interest directly or indirectly
with the interests of the Company.
All members of the Company’s Board of
Commissioners have met the required independence
criteria as can be seen in the following table:

Dewan Komisaris Direksi


Kriteria Independensi Board of Commissioners The Board of Directors
Independence Criteria
IGA DDR TN LGA AMM NW JKS ED

Bukan bagian dari manajemen


√ √ √ √
Not part of management

Bebas dari hubungan usaha dan hubungan lainnya yang


dapat memengaruhi keputusan
√ √ √ √ √ √ √ √
Free from business relationships and other relationships
That may influence any decision making
111

LAPORAN TAHUNAN 2017 ANNUAL REPORT

Dewan Komisaris Direksi


Kriteria Independensi Board of Commissioners The Board of Directors
Independence Criteria
IGA DDR TN LGA AMM NW JKS ED

Bukan pemegang saham mayoritas atau pejabat pada institusi


pemegang saham mayoritas, atau terasosiasi langsung dengan
pemegang saham mayoritas √ √ √ √ √ √ √ √
Not the majority shareholder or official in the majority shareholder
institution, or directly associated with the majority shareholder

Bukan karyawan atau pernah dipekerjakan sebagai eksekutif pada


perusahaan-perusahaan afiliasi, setidaknya tiga tahun sebelum
menjadi Komisaris/Direktur
√ √ √ √ √ √ √ √
Not an employee or have ever been employed as an executive
at affiliated companies, at least three years before becoming a
Commissioner / Director

Bukan penasihat atau konsultan utama yang material bagi


perusahaan/perusahaan afiliasi, atau karyawan yang terasosiasi
langsung dengan penyediaan jasa, setidaknya tiga tahun sebelum
menjadi Komisaris/Direktur √ √ √ √ √ √ √ √
Not a material advisor or primary consultant for affiliated
companies / companies, or employees directly associated with
the provision of services, at least three years prior to becoming a
Commissioner / Director

Bukan pemasok/pelanggan utama yang material dari perusahaan/


perusahaan afiliasi atau pejabat pada perusahaan pemasok/
pelanggan utama, atau terasosiasi secara langsung maupun tidak
langsung dengan pemasok/pelanggan utama √ √ √ √ √ √ √ √
Not material suppliers / key customers from affiliated companies
/ companies or officials in major supplier / customer companies,
or directly or indirectly associated with key suppliers / customers

Tidak terikat dalam perjanjian yang material dengan perusahaan/


perusahaan afiliasi sebagai Komisaris/Direktur
√ √ √ √ √ √ √ √
Not bound by material agreements with affiliated companies /
companies as Commissioners / Directors

Dewan Komisaris dan Direksi membuat pernyataan The Board of Commissioners and the Board of
independensi pada setiap awal tahun untuk menyatakan status Directors issue statement of independence at the
independensinya dan setiap akhir tahun untuk menyatakan beginning of each year declaring their independence
bahwa selama satu tahun tersebut tidak terdapat situasi yang status and at the end of each year declaring no conflict
memiliki benturan kepentingan atas tindakan yang dilakukan. of interest on the action taken in that year.
Surat pernyataan yang dibuat dan ditandatangani oleh The statement was made and signed by each member
masing-masing anggota Dewan Komisaris dan Direksi of the Board of Commissioners and the Board of
menyatakan hal-hal berikut: Directors, which stated:
1. Tidak ada kepemilikan saham termasuk oleh keluarga 1. There is no share ownership in PT Pengembangan
pada PT Pengembangan Pariwisata Indonesia (Persero); Pariwisata Indonesia (Persero) owned by them
including their family member;
2. Tidak mempunyai hubungan keluarga sedarah sampai
derajat ketiga, baik menurut garis lurus maupun garis 2. No blood family relation to the third degree, either
ke samping ataupun hubungan yang timbul karena by a straight line or side line or the relationship that
perkawinan dengan anggota Dewan Komisaris lainya arises due to marriage with other members of the
atau anggota Direksi lainnya; Board of Commissioners or other members of the
Board of Directors;
112

LAPORAN TAHUNAN 2017 ANNUAL REPORT

3 Each member of the Board of Commissioners and


The Board of Directors do not have activities as
follow:
· Holding position as Directors in State-Owned
Enterprise, Regional-Owned Enterprise,
Privately-Owned Enterprise, and any other
positions that may cause conflict of interest
with their position in PT Pengembangan
Pariwisata Indonesia (Persero);
3. Tidak memiliki aktivitas sebagai berikut: · Serving as a political party administrator
and/or member/candidate for legislative
· Menjabat sebagai Direktur pada BUMN, BUMD, members and/or a candidate or serving as
ataupun perusahaan swasta yang dapat District Head/Deputy of District Head of
menimbulkan benturan kepentingan terkait dengan regional government;
jabatan di PT Pengembangan Pariwisata Indonesia · Holding any other position that may
(Persero); cause conflict of interest with position in
· Menjabat sebagai pengurus partai politik dan/ PT Pengembangan Pariwisata Indonesia
atau anggota/calon anggota legislatif dan/atau (Persero); and
merupakan calon atau menjabat sebagai kepala/ · Committed to avoid conflict of interests that
wakil kepala pemerintahan daerah; may affect their duties as Commissioner/
· Menjabat posisi lainnya yang dapat menimbulkan Director of PT Pengembangan Pariwisata
benturan kepentingan terkait dengan jabatan di Indonesia (Persero).
PT Pengembangan Pariwisata Indonesia (Persero);
serta
Remuneration Policy for the Board of Commissioners
· Berkomitmen untuk senantiasa menghindari and the Board of Directors
benturan kepentingan yang dapat berpengaruh
pada fungsi tugas sebagai Komisaris/Direktur di PT The remuneration policy for the Board of
Pengembangan Pariwisata Indonesia (Persero). Commissioners and the Board of Directors
determined based on General Meeting of
Shareholders which refers to the Minister of State-
Kebijakan Remunerasi Dewan Komisaris dan Direksi Owned Enterprises Regulation No. PER-04 / MBU /
2014 dated 10 March 2014 regarding Guidelines for
Kebijakan remunerasi Dewan Komisaris dan Direksi Determining the Income of the Directors, the Board
Perusahaan ditentukan berdasarkan RUPS yang merujuk pada of Commissioners, and Supervisory Board of State-
Peraturan Menteri BUMN No. PER-04/MBU/2014 tanggal 10 Owned Enterprises, as well as Ministerial Regulation
Maret 2014 tentang Pedoman Penetapan Penghasilan Direksi, of State-Owned Enterprises No. PER-02 / MBU /
Dewan Komisaris, dan Dewan Pengawas Badan Usaha Milik 06/2016 regarding Amendment to the Regulation of
Negara, serta Peraturan Menteri Badan Usaha Milik Negara the Minister of State-Owned Enterprises no. PER-04
No. PER-02/MBU/06/2016 tentang Perubahan atas Peraturan / MBU / 2014 regarding Guidelines for Determining
Menteri Badan Usaha Milik Negara No. PER-04/MBU/2014 the Income of the Board of Directors, the Board of
tentang Pedoman Penetapan Penghasilan Direksi, Dewan Commissioners, and Supervisory Board of State-
Komisaris, dan Dewan Pengawas Badan Usaha Milik Negara. Owned Enterprises.

Determination Procedure of Remuneration for the


Prosedur Penetapan Remunerasi Dewan Komisaris dan
Board of Commissioners and the Board of Directors
Direksi
Procedure for determining the remuneration has been
Prosedur penetapan remunerasi ini telah ditetapkan dalam
established in Board Manual and in the resolution of
Board Manual dan keputusan RUPS yang secara terperinci
GMS, details as.
ditetapkan sebagai berikut.
113

LAPORAN TAHUNAN 2017 ANNUAL REPORT

· Ketentuan tentang besarnya honorarium dan tunjangan · The provisions on the amount of honorarium
bagi Anggota Dewan Komisaris ditetapkan oleh RUPS and allowance for the members of the Board
berdasarkan usulan Dewan Komisaris yang mendapatkan of Commissioners shall be determined by the
masukan dari fungsi nominasi dan remunerasi. GMS based on the proposal of the Board of
Commissioners based on the input from the
· Penghasilan Dewan Komisaris Perseroan dapat terdiri
nomination and remuneration functions.
dari: honorarium, tunjangan, fasilitas; dan tantiem/
insentif kinerja. · Income of the Board of Commissioners consist
of honorarium, allowance, facility; and royalties/
· Penetapan penghasilan Dewan Komisaris berupa performance incentives.
honorarium, tunjangan, dan fasilitas yang bersifat
· In determining the Board of Commissioners’
tetap dilakukan dengan mempertimbangkan faktor
income in the form of permanent honorarium,
pendapatan, aktiva, kondisi dan kemampuan keuangan
allowances and facilities by considering the
Perusahaan, tingkat inflasi dan faktor-faktor lain yang
inflation rate and other relevant factors which
relevan, serta tidak bertentangan dengan peraturan
are not conflicting with the prevailing laws and
perundang-undangan.
regulations.
· Penetapan penghasilan yang berupa tunjangan · In determining income in the form of allowance
dan tantiem bersifat variabel, dilakukan dengan and royalties carried out by considering the
mempertimbangkan faktor pencapaian target, tingkat target of achievement, the Company’s financial
kesehatan, dan kemampuan keuangan, serta faktor- capabilities, as well as other relevant factors
faktor lain yang relevan (merit system) yang berlaku (merit system) which generally applied in similar
umum dalam industri yang sejenis. industries.
· Dalam hal perhitungan honorarium dengan · In the case of calculating the honorarium by
memperhatikan faktor-faktor yang menyebabkan considering the factors that cause the honorarium
honorarium lebih rendah daripada tahun sebelumnya, to be lower than the previous year, the
maka honorarium yang dipakai adalah sama dengan honorarium used is the same as the honorarium
honorarium tahun sebelumnya. of the previous year
Berikut adalah prosedur penetapan remunerasi Dewan Below is the procedure of remuneration determination
Komisaris. for the Board of Commissioners.

Fungsi Nominasi dan Dewan Komisaris: Rapat Umum Pemegang


Remunerasi Board of Commissioners: Saham:
Function of Nominations and General Meeting of
Remunerations: • Meninjau hasil penelitian yang Shareholders:
dilakukan
• Mengadakan penelitian Reviewing result of the research • Memberikan persetujuan atas
Conducting research conducted by the functions rekomendasi dewan komisaris
• Memberikan rekomendasi • Meninjau hasil rekomendasi dari dan menetapkan remunerasi
kepada Dewan Komisaris Fungsi Nominasi dan Remunerasi bagi Dewan Komisaris dan
Provide recommendation to Reviewing recommendation from Direksi
Board of Commissioners Function of Nominations and Giving approval on
Remunerations Board of Commissioners
• Mengusulkan rekomendasi ke RUPS recommendation and
Proposing the recommendation to determine the remuneration
GMS for Board of Commissioners
and Board of Directors

Organ-Organ Pendukung Dewan Komisaris Board of Commissioners’ Supporting Organs


Guna menjalankan pengurusan Perusahaan secara efektif, In order to effectively manage the Company, the Board
Dewan Komisaris didukung oleh beberapa organ. Dewan of Commissioners is supported by several organs.
Komisaris PT Pengembangan Pariwisata Indonesia (Persero) The Board of Commissioners of PT Pengembangan
didukung oleh Komite Audit serta Komite Manajemen Risiko Pariwisata Indonesia (Persero) is supported by the
dan Investasi. Audit Committee and the Risk Management and
Investment Committee.

Komite Audit
Audit Committee
Komite Audit merupakan komite yang dibentuk Dewan
Komisaris untuk membantu pelaksanaan tugas dan fungsi Audit Committee is a committee formed by the Board
pengawasan Perusahaan. Selain memonitor pelaksanaan of Commissioners to assist in the implementation of
audit laporan keuangan Perusahaan, Komite Audit juga the duties and supervisory functions of the Company.
mengkaji independensi auditor independen, memonitor Besides monitor the audit of the Company’s financial
kinerja audit internal, menelaah laporan kepada pihak statements, the Audit Committee also reviews the
114

LAPORAN TAHUNAN 2017 ANNUAL REPORT

luar, serta mengevaluasi sistem pelaporan pelanggaran/ independence of independent auditors, monitors
whistleblowing system dan sistem pengendalian internal internal audit performance, reviews reports to
perusahaan. external parties, and evaluates the reporting system
of violations / whistleblowing systems and internal
control systems of the Company.
Pedoman Kerja Komite Audit
Dewan Komisaris telah menetapkan Pedoman Kerja/Piagam
Audit Committee Working Guidelines
Komite Audit yang secara berkala ditinjau dan diperbarui
sesuai dengan perkembangan skala bisnis dan organisasi The Board of Commissioners has established a
Perusahaan. Piagam Komite Audit berisi Pedoman Kerja Work Guidelines/Audit Committee Charter which
Komite Audit yang mencakup visi dan misi, fungsi, peran is periodically reviewed and updated in accordance
dan tanggung jawab, tugas, hubungan dengan pihak terkait, with the development of the Company’s business and
keanggotaan, persyaratan keanggotaan, rapat, remunerasi organizational scale. The Audit Committee Charter
dan anggaran, kode etik, serta pelaporan dan evaluasi kerja contains the Audit Committee Work Guidelines which
Komite Audit. cover the vision and mission, functions, roles and
responsibilities, duties, relations with related parties,
Piagam Komite Audit terbaru ditetapkan dengan Surat
membership, membership requirements, meetings,
Keputusan (SK) Dewan Komisaris No. 02/KEP/DEKOM/V/2014
remuneration and budget, code of ethics, and Audit
tanggal 6 Mei 2014 tentang Piagam Komite Audit Dewan
Committee work report and evaluation.
Komisaris PT Pengembangan Pariwisata Bali (Persero).
The latest Audit Committee Charter is stipulated by
the Board of Commissioners decree No. 02 / KEP /
Tugas DEKOM / V / 2014 dated May 6, 2014 regarding Audit
Committee Charter (Charter of Audit Committee)
1. Membantu Dewan Komisaris untuk memastikan efektivitas
the Board of Commissioners PT Pengembangan
sistem pengendalian internal dan efektivitas pelaksanaan
Pariwisata Bali (Persero).
tugas auditor internal dan auditor eksternal;
2. Menilai pelaksanaan kegiatan serta hasil audit yang
dilaksanakan oleh Satuan Pengawasan Internal (SPI) Duties
maupun auditor eksternal sehingga dapat mencegah
1. Assist the Board of Commissioners ensuring the
pelaksanaan dan pelaporan yang tidak memenuhi standar;
effectiveness of the internal control system and
3. Memberikan rekomendasi mengenai penyempurnaan the effectiveness of the execution of the duties of
pelaksanaan sistem pengendalian internal; the internal auditor and the external auditor;
4. Memastikan telah terdapat prosedur yang memadai untuk 2. Assess the implementation of activities and audit
menilai semua informasi yang dikeluarkan Perusahaan, results conducted by the Internal Audit Unit (SPI) or
termasuk laporan keuangan berkala, proyeksi/forecast external auditors so as to prevent implementation
dan informasi keuangan lainnya yang disampaikan kepada and reporting that do not meet the standards;
Pemegang Saham; 3. Provide recommendations on the improvement of
the implementation of the internal control system;
5. Melakukan identifikasi hal-hal yang memerlukan perhatian
Dewan Komisaris serta tugas Dewan Komisaris lainnya; 4. Ensure that there is adequate procedures to assess
all information issued by the Company, including
6. Membantu Dewan Komisaris dalam memberikan masukan periodic financial statements, projections /
untuk meningkatkan kualitas transparansi Laporan forecasts and other financial information submitted
Keuangan tahunan Perusahaan; to Shareholders;
7. Mengevaluasi kecukupan dan ketepatan kebijakan 5. Identify matters that require the attention of the
investasi yang ditetapkan oleh Perusahaan, sekaligus Board of Commissioners and other duties of the
menilai pelaksanaannya; serta Board of Commissioners;
8. Melaksanakan tugas lain yang diberikan Dewan Komisaris 6. Assist the Board of Commissioners in providing
sepanjang berada dalam lingkup tugas dan kewajiban input to improve the transparency quality of the
Dewan Komisaris berdasarkan ketentuan perundang- Company’s Annual Financial Statement;
undangan. 7. Evaluate the adequacy and appropriateness of
investment policies established by the Company,
while assessing their implementation; and
8. Carry out other duties given by the Board
of Commissioners as long as it is within the
scope of duties and obligations of the Board of
Commissioners under the provisions of legislation.
115

LAPORAN TAHUNAN 2017 ANNUAL REPORT

Peran dan Tanggung Jawab Roles and Responsibilities


Terkait Laporan Keuangan Related to Financial Statements
1. Melakukan pengawasan proses pembuatan laporan 1. To supervise the process of preparing financial
keuangan yang difokuskan pada kepatuhan terhadap reports that are focused on compliance with
standar dan kebijakan akuntansi yang berlaku; applicable standards and accounting policies;
2. Melakukan kajian atas kepatuhan laporan-laporan 2. Review the compliance of financial statements
keuangan terhadap standar dan kebijakan akuntansi, against accounting standards and policies, as well
serta konsistensi terhadap informasi yang dikeluarkan as consistency with respect to information issued
oleh Perusahaan; serta by the Company; and
3. Melakukan pengawasan terhadap kegiatan audit 3. Conducting oversight of external audit activities,
eksternal, termasuk memberikan penilaian terhadap including providing an assessment of the quality of
kualitas jasa audit dan merekomendasikan kewajaran audit services and recommending the reasonable
biaya jasa yang dibebankan oleh auditor eksternal. cost of services charged by external auditors

Terkait Manajemen Risiko dan Pengendalian Internal Related to Risk Management and Internal Control
1. Melakukan pengawasan proses manajemen risiko 1. Conducting supervision on the risk management
dan evaluasi pengendalian internal Perusahaan untuk process and evaluate the Company’s internal
meminimalkan potensi terjadinya risiko dan dampak controls to minimize the potential for risks and
yang ditimbulkan; impacts;
2. Melakukan pengawasan terhadap cakupan audit 2. Monitoring the scope of internal audit and
internal dan audit eksternal untuk memastikan bahwa external audit to ensure that all major risks and
semua risiko utama dan bentuk pengendaliannya telah forms of control have been carefully considered
dipertimbangkan secara saksama oleh para auditor, baik by auditors, both internal auditors and external
auditor internal maupun auditor eksternal; serta auditors; and
3. Memastikan bahwa jajaran manajemen telah 3. Ensuring that the management has
melaksanakan pengendalian risiko sesuai dengan implemented risk control in accordance with the
rekomendasi dari para auditor, baik auditor internal recommendations of the auditors, both internal
maupun auditor eksternal. auditors and external auditors.
116

LAPORAN TAHUNAN 2017 ANNUAL REPORT

Terkait GCG Related to GCG


1. Memastikan bahwa Direksi telah menetapkan nilai dan 1. Ensuring that the Board of Directors has set the
sasaran perusahaan dan melakukan sosialisasi kepada Company’s value and objective, and conducting
para Pemangku Kepentingan; it to the Stakeholders;
2. Memastikan terpenuhinya aspek akuntabilitas pada 2. Ensuring the fulfillment of accountability aspects
setiap proses bisnis Perusahaan; in each of the Company’s business processes;
3. Melaksanakan pengawasan terhadap proses dan 3. Conducting supervision on GCG process and
implementasi GCG di Perusahaan; implementation within the Company;
4. Memonitor kepatuhan terhadap kebijakan GCG di 4. Monitor compliance with GCG policies in the
Perusahaan; dan Company; and
5. Memonitor kepatuhan terhadap peraturan/perundang- 5. Monitor compliance with laws and regulations
undangan dan peraturan lain yang berlaku bagi and other regulations applicable to the Company.
Perusahaan.

Audit Committee Composition


Komposisi Komite Audit
The Company’s Audit Committee is chaired by a
Komite Audit Perusahaan dipimpin oleh seorang Komisaris Commissioner and at least 2 (two) external and
dan paling sedikit terdiri dari 2 (dua) anggota yang berasal independent members. Members of the Audit
dari luar Perusahaan yang independen. Anggota Komite Audit Committee are appointed based on the Company’s
diangkat berdasarkan persyaratan kompetensi dan kebutuhan competency requirements and needs. The
Perusahaan dengan mengacu pada peraturan/perundang- requirements based on to the prevailing laws and
undangan yang berlaku dan Anggaran Dasar Perusahaan. regulations and the Company’s Articles of Association.
Berdasarkan Piagam Komite Audit, masa jabatan anggota Based on the Audit Committee Charter, the maximum
Komite Audit maksimal adalah 2 (dua) tahun. term of service of the Audit Committee is 2 (two)
years;
Per 31 Desember 2016, Ketua Komite Audit Perusahaan
dijabat oleh Triarko Nurlambang berdasarkan Surat Keputusan As of December 31, 2016, the Chairman of the
Dewan Komisaris No. 02/Kep/DEKOM/XII/2015 tanggal Company’s Audit Committee was chaired by Triarko
11 Desember 2015 tentang Keanggotaan Komite Audit PT Nurlambang based on the Decree of the Board of
Pengembangan Pariwisata Indonesia (Persero). Commissioners No. 02 / Kep / DEKOM / XII / 2015
dated December 11, 2015 on the membership of the
Komposisi dan Profil Komite Audit untuk tahun 2017 adalah
Audit Committee of PT Pengembangan Pariwisata
sebagai berikut:
Indonesia (Persero).
Audit Committee’s Composition and Members Profile
for 2017, as follow:

Bidang
Nama Jabatan Keahlian Profil
Name Title Area of Profile
Expertise

Triarko Ketua Geografi Lahir di Bogor, 12 Januari 1963 dan berdomisili di Jakarta. Menjabat sebagai
Nurlambang Chairman Geography Ketua Komite Audit sejak 2015 berdasarkan SK No. 02/Kep/DEKOM/
XII/2015 tanggal 11 Desember 2015 tentang Keanggotaan Komite Audit PT
Pengembangan Pariwisata Indonesia (Persero). Beliau meraih sejumlah gelar
akademis antara lain gelar Sarjana Geografi dari Fakultas MIPA Universitas
Indonesia (1987), Graduate Diploma bidang Geografi dari The Australian
National University Canberra (1992), Master of Arts bidang Ilmu Sosial dari The
Flinders University of South Australia, Adelaide (1992), dan Doktor Kebijakan
Publik dari FISIP Universitas Indonesia (2013).
117

LAPORAN TAHUNAN 2017 ANNUAL REPORT

Bidang
Nama Jabatan Keahlian Profil
Name Title Area of Profile
Expertise

Beberapa pelatihan yang pernah diikuti di antaranya Microcomputer Application


for Demographic Analysis (Lembaga Demografi Fakultas Ekonomi Universitas
indonesia, 1988), Urban Development Design (The Australian National
University, 1992), Application of Geographic Information System for Marine
and Coastal Development (Universitas Indonesia, 1999), Sea Training and
Workshop (NCEA-Utrech dan Kementerian Lingkungan Hidup di Copenhagen,
2007), Pelatihan IDEAS (Kepemimpinan dan Manajemen: Aplikasi Teori “U” oleh
Otto Schammer dan Peter Senge, diselenggarakan oleh MIT Sloan-Boston dan
IDEAS Fellowship–UID–Boston, Jakarta, Denpasar, dan Bandung, 2008-2009).

Born in Bogor, January 12 1963, domiciled in Jakarta. Appointed as Chairman


of the Audit Committee since 2015 based on Decree No. 02 / Kep / DEKOM
/ XII / 2015 dated December 11, 2015 on Membership of Audit Committee
of PT Pengembangan Pariwisata Indonesia (Persero). He holds a number
of academic degrees including Bachelor of Geography from the Faculty of
Mathematics and Natural Sciences University of Indonesia (1987), Graduate
Diploma in Geography from The Australian National University Canberra
(1992), Master of Arts in Social Sciences from The Flinders University of South
Australia, Adelaide (1992 ), and Doctor of Public Policy from Faculty of Social
and Political Science University of Indonesia (2013).
Some of the trainings that he attended, among others Microcomputer
Application for Demographic Analysis (Urban Demography Institute of
Economics University of Indonesia, 1988), Urban Development Design (The
Australian National University, 1992), Application of Geographic Information
System for Marine and Coastal Development (Universitas Indonesia, 1999 ),
Sea Training and Workshop (NCEA-Utrech and Ministry of Environment in
Copenhagen, 2007), IDEAS Training (Leadership and Management: Theory
Application “U” by Otto Schammer and Peter Senge, hosted by MIT Sloan-
Boston and IDEAS Fellowship-UID -Boston, Jakarta, Denpasar, and Bandung
(2008-2009).

Herman Anggota Akuntansi, Lahir di Bukittinggi, Sumatera Barat pada 22 Maret 1955. Diangkat sebagai
Member Perpajakan, anggota Komite Audit berdasarkan SK Dewan Komisaris No. 05/KEP/
Audit DEKOM/X/2014 tanggal 1 Oktober 2014 dan diperbarui dengan SK Dewan
Accountancy, Komisaris No. 02/Kep/DEKOM/XII/2015 tanggal 11 Desember 2015.
Audit Beliau memperoleh gelar sarjana dari Jurusan Akuntansi, Fakultas
Ekonomi Universitas Padjadjaran (1982). Mengawali karier di Badan
Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) sejak tahun 1983,
lalu bekerja di PT Garuda Indonesia (Persero) Tbk selama tahun 1990-
2009 dengan menempati berbagai posisi seperti General Manager
(GM) PKBL/CSR (1994-2000), GM Perpajakan (2000-2004), GM
Establishment Accounting (2004-2008), serta GM Koperasi Karyawan Garuda
Indonesia/KOKARGA (2008-2009). Pernah pula menjadi anggota Komite Audit
di PT Krakatau Steel Tbk (2012) dan anggota Komite Nominasi dan Remunerasi
di PT Angkasa Pura II (Persero) (2011).

Born in Bukittinggi, West Sumatera on March 22, 1955. Appointed as a


member of the Audit Committee based on Decision Letter of the Board of
Commissioners. 05 / KEP / DEKOM / X / 2014 dated October 1, 2014 and
amended by Decision Letter No. BOC. 02 / Kep / DEKOM / XII / 2015 dated
December 11, 2015.
118

LAPORAN TAHUNAN 2017 ANNUAL REPORT

Bidang
Nama Jabatan Keahlian Profil
Name Title Area of Profile
Expertise

He obtained a bachelor’s degree from the Department of Accounting, Faculty


of Economics, Padjadjaran University (1982). He started his career in the
Financial and Development Supervisory Board (BPKP) in 1983 and then worked
for PT Garuda Indonesia Tbk during 1990-2009 with various positions such as
General Manager (GM) PKBL / CSR (1994-2000), GM Taxation (2000-2004),
GM Establishment Accounting (2004-2008), and GM Koperasi Karyawan
Garuda Indonesia / KOKARGA (2008-2009). He was also a member of the Audit
Committee of PT Krakatau Steel Tbk (2012) and a member of the Nomination
and Remuneration Committee at PT Angkasa Pura II (Persero) (2011).

Rafika Yuniasih Anggota Akuntansi, Lahir di Jakarta, 31 Oktober 1978. Diangkat sebagai anggota Komite Audit
Member Audit Perusahaan berdasarkan SK Dewan Komisaris No. 05/KEP/DEKOM/X/2014
Accountancy, tanggal 1 Oktober 2014 yang telah diperbarui melalui SK Dewan Komisaris
Tax, Audit No. 05/KEP/DEKOM/X/2014 tanggal 1 Oktober 2014, dan diperbarui
kembali dengan SK Dewan Komisaris No. 02/Kep/DEKOM/XII/2015 tanggal
11 Desember 2015.
Beliau memperoleh gelar Sarjana Ekonomi Akuntansi dari Fakultas Ekonomi,
Universitas Indonesia (2001) dan Magister Manajemen dengan konsentrasi
Manajemen Keuangan dari program studi Magister Manajemen, Fakultas
Ekonomi, Universitas Indonesia (2005). Hingga saat ini, beliau berprofesi
sebagai dosen dan menjabat sebagai Sekretaris Program MAKSI-PPAk FEUI.

Born in Jakarta, October 31, 1978. Appointed as a member of the Audit


Committee of the Company based on Decision Letter No. BOC. 05 / KEP /
DEKOM / X / 2014 dated October 1, 2014 which has been amended by Decision
Letter No. BOC. 05 / KEP / DEKOM / X / 2014 dated October 1, 2014, and
renewed with Decree of the Board of Commissioners No. 02 / Kep / DEKOM /
XII / 2015 dated December 11, 2015.
She holds a Bachelor degree in Accounting Economics from Faculty of
Economics, University of Indonesia (2001) and Master of Management
with concentration of Financial Management from Master of Management
program, Faculty of Economics, University of Indonesia (2005). Until now, she
is a lecturer and serves as Program Secretary MAKSI-PPAk FEUI.

Pelaksanaan Tugas Komite Audit Implementation of the Audit Committee’s Duties


Selama tahun 2017, Komite Audit mengadakan 17 kali During 2017, the Audit Committee held 17 meetings.
rapat. Kegiatan rapat dihadiri antara lain oleh Direktur, The meeting was attended by Director, Internal Audit
Satuan Pengawasan Internal (SPI), Kepala Divisi, Pemimpin Unit (SPI), Division Head, Project Leader, and external
Proyek, dan auditor eksternal. Selain rapat internal, Komite auditor. In addition to internal meetings, the Risk
Manajemen Risiko dan Investasi juga menghadiri Rapat Management and Investment Committee also attends
Gabungan Dewan Komisaris dan Direksi untuk memberikan the Joint Meeting of the Board of Commissioners and
pemaparan/masukan yang relevan dengan agenda rapat dan the Board of Directors to provide exposure / feedback
dalam lingkup tugas beserta tanggung jawabnya. relevant to the meeting agenda and within the scope
of the task and its responsibilities.

Independensi Anggota Komite Audit


Independence of the Audit Committee Members
Independensi anggota Komite Audit diatur dalam Peraturan
Menteri Negara BUMN No. Per-12/MBU/2012 tentang Organ The independence of members of the Audit
Pendukung Dewan Komisaris/Dewan Pengawas Badan Committee is regulated in the Regulation of the
Usaha Milik Negara, yaitu: Minister of State-Owned Enterprises No. Per-12 /
MBU / 2012 on the Supporting Organizations of the
1. Tidak memiliki kepentingan/keterkaitan pribadi yang dapat
Board of Commissioners / Board of Trustees of State-
menimbulkan dampak negatif dan benturan kepentingan
Owned Enterprises, as follow:
terhadap perusahaan;
119

LAPORAN TAHUNAN 2017 ANNUAL REPORT

2. Jika ada anggota Komite berasal dari sebuah institusi 1. Do not have personal interests / relationships
tertentu, maka institusi asal anggota Komite tersebut tidak that can have a negative impact and conflict of
boleh memberikan jasa pada BUMN yang bersangkutan; interest with the company;
serta 2. Should a member of the Committee comes
3. Anggota Komite yang berasal dari luar perusahaan dilarang from a particular institution, then the institution
mempunyai hubungan keluarga sedarah dan semenda of origin of that Committee member shall not
sampai derajat ketiga, baik menurut garis lurus maupun provide services to the certain State-Owned
garis ke samping dengan anggota Dewan Komisaris/ Enterprise; and
Dewan Pengawas dan anggota Direksi Perusahaan. 3. Should a member of the Committee originated
from outside the Company, the member should
Seluruh anggota Komite Audit Perusahaan telah memenuhi
not have any familial relationship up to third defree,
persyaratan independensi yang dimaksud dalam Peraturan
either on a straight or side line with any members
Menteri Negara BUMN tersebut.
of the Company’s Board of Commissioners/Board
of Trustees and Board of Directors.
Pelatihan dan Pengembangan Kompetensi Komite Audit All members of the Audit Committee of the Company
have fulfilled the independence requirements referred
Dalam rangka meningkatkan kapabilitas anggota Komite Audit
to the Regulation of the Minister of State-Owned
dalam mendukung kinerja pengawasan Dewan Komisaris
Enterprises.
telah dilakukan kegiatan pengembangan kompetensi.
Pelatihan-pelatihan yang diikuti oleh anggota Komite Audit
selama 2017 telah disajikan pada bab Profil Perusahaan.
Training and Competence Development of the
Audit Committee
Komite Manajemen Risiko dan Investasi Competency development activities have been carried
out to improve the capabilities of the Audit Committee
Dewan Komisaris telah membentuk Komite Manajemen
members in supporting the supervisory performance
Risiko dan Investasi untuk membantu Dewan Komisaris dalam
of the Board of Commissioners. The trainings attended
menjalankan fungsi pengawasan bersama dengan Komite
by members of the Audit Committee during 2017 have
Audit. Komite Manajemen Risiko dan Investasi bertugas
been presented in the Corporate Profile chapter.
melakukan pengawasan terhadap manajemen Perusahaan,
khususnya dalam aspek pengelolaan manajemen risiko dan
investasi, sehingga dapat berjalan sesuai dengan prinsip-
Risk Management and Investment Committee
prinsip GCG.
The Board of Commissioners has established a
Risk Management and Investment Committee to
Pedoman Kerja Komite Manajemen Risiko dan Investasi assist the Board of Commissioners in performing
joint oversight functions with the Audit Committee.
Agar Komite Manajemen Risiko dan Investasi dapat
The Risk Management and Investment Committee
menjalankan tugas secara efektif, Dewan Komisaris telah
is responsible for overseeing the Company’s
menetapkan Pedoman Kerja/Piagam Komite Manajemen
management, particularly in the aspects of risk
Risiko dan Investasi yang secara berkala ditinjau dan diperbarui
management and investment management, so it can
sesuai dengan perkembangan skala bisnis dan organisasi
perform in accordance with the principles of GCG.
Perusahaan. Piagam tersebut ditetapkan dengan Surat
Keputusan (SK) Dewan Komisaris No. 04/KEP/DEKOM/V/2016
tanggal 5 Mei 2016 tentang Risk Management and Investment
Risk Management and Investment Committee
Committee Charter (Piagam Komite Manajemen Risiko dan
Working Guidelines
Investasi) Dewan Komisaris PT Pengembangan Pariwisata
Indonesia (Persero). To ensure the Risk and Investment Management
Committee carry out its duties effectively, the Board
Piagam Komite Manajemen Risiko dan Investasi berisi
of Commissioners has established a Risk Management
pedoman kerja yang mencakup visi dan misi, fungsi, peran
and Investment Committee Charter which
dan tanggung jawab, tugas, hubungan dengan pihak terkait,
periodically reviewed and updated in accordance
keanggotaan, persyaratan keanggotaan rapat, remunerasi
with the development of the Company’s business
dan anggaran, kode etik, pelaporan dan evaluasi kerja Komite
and organizational scale. The Charter is stipulated by
Manajemen Risiko dan Investasi.
the Board of Commissioners Decree No. 04 / KEP /
DEKOM / V / 2016 dated May 5, 2016 concerning Risk
Management and Investment Committee Charter of
the Board of Commissioners of PT Pengembangan
Pariwisata Indonesia (Persero).
120

LAPORAN TAHUNAN 2017 ANNUAL REPORT

Tugas The Risk Management and Investment Committee


Charter contains working guidelines which cover
Berdasarkan Piagam Komite Manajemen Risiko dan Investasi,
vision and mission, functions, roles and responsibilities,
tugas Komite Manajemen Risiko dan Investasi adalah:
duties, relationship with related parties, membership,
1. Mendapat pemahaman atas manajemen risiko membership requirements, remuneration and budget,
Perusahaan yang mencakup berbagai risiko yang dihadapi code of ethics, reporting and work evaluation of the
Perusahaan, strategi, sistem dan kebijakan manajemen Risk Management and Investment Committee.
risiko Perusahaan, pengendalian internal Perusahaan,
termasuk kebijakan, metodologi, dan infrastruktur;
2. Melakukan evaluasi terhadap berbagai model pengukuran Duties
risiko yang digunakan Perusahaan dan memberikan Based on the Risk Management and Investment
rekomendasi penyempurnaan lebih lanjut; Committee Charter, the tasks of the Risk Management
3. Memantau kesesuaian berbagai kebijakan dan and Investment Committee are as follow:
pelaksanaan manajemen risiko Perusahaan;
1. Comprehension of the enterprise risk management
4. Melakukan koordinasi dan evaluasi atas implementasi dan that covers risk faced by the Company, strategy,
pengawasan masing-masing komponen dan Enterprises system, and ERM policy, internal control, including
Risk Management (ERM) dalam Perusahaan; policies, methodologies and infrastructure;
5. Melakukan evaluasi dan pemantauan terhadap proses 2. Perform evaluation of various risk measurement
pengambilan keputusan investasi Perusahaan; used by the Company and provide further
improvement recommendations;
6. Menerima dan memberikan umpan balik terhadap
laporan berkala yang diberikan oleh manajemen 3. Monitor the suitability of various policies
perusahaan, mengenai pengelolaan risiko dan investasi; and implementation of the Company’s risk
management;
7. Melaksanakan tugas lain yang diberikan oleh Dewan
4. Coordinate and evaluate the implementation and
Komisaris berdasarkan ketentuan perundang-undangan;
supervision of each component and Enterprise
dan
Risk Management (ERM) within the Company;
8. Menyusun laporan catatan pelaksanaan tugas dan fungsi 5. Evaluate and monitor the Company’s investment
kepada Dewan Komisaris secara periodik. decision-making process;
6. Receive and provide feedback on periodic reports
provided by the Management, on risk management
Peran dan Tanggung Jawab
and investment;
Terkait Manajemen Pengendalian dan Risiko 7. Perform other assignments from the Board of
1. Melakukan pengawasan proses manajemen risiko dan Commissioners under the terms of legislation; and
evaluasi pengendalian Perusahaan, guna memperkecil 8. Compile periodic reports on the implementation
kemungkinan terjadinya risiko dan dampak yang of duties and functions to the Board of
ditimbulkan; Commissioners.
2. Meyakini bahwa Manajemen telah melaksanakan
pengendalian risiko; dan
Roles and Responsibilities
3. Mengutip prinsip-prinsip ERM.
Related to Control and Risk Management
Terkait Investasi Perusahaan
1. To supervise the risk management process and
1. Memastikan terpenuhinya aspek akuntabilitas pada evaluation of the Company’s controls, in order to
setiap keputusan investasi Perusahaan; dan minimize the likelihood of risks and impacts
2. Membantu Dewan Komisaris dalam mengevaluasi 2. To ensure that Management has carried out risk
kebijakan investasi yang efektif dan efisien sesuai visi dan control; and
misi Perusahaan. 3. Adopting ERM principles.
Terkait dengan Good Corporate Governance Related to Company Investment
1. Memastikan bahwa Direksi telah menetapkan nilai dan 1. Ensure the fulfillment of accountability aspects in
sasaran Perusahaan dan mensosialisasikan nilai dan any investment decisions of the Company; and
sasaran tersebut kepada Pemangku Kepentingan; 2. Assisting the Board of Commissioners in evaluating
2. Memastikan terpenuhinya aspek akuntabilitas pada the effective and efficient investment policies
setiap business process Perusahaan; in accordance with the Company’s vision and
mission.
3. Melaksanakan pengawasan terhadap proses dan
implementasi GCG di Perusahaan;
121

LAPORAN TAHUNAN 2017 ANNUAL REPORT

4. Memonitor kepatuhan terhadap kebijakan GCG di Related to Good Corporate Governance


Perusahaan;
1. Ensure that the Board of Directors established the
5. Memonitor kepatuhan (compliance) terhadap Company’s values and objectives and disseminates
peraturan/perundang-undangan maupun peraturan those values and objectives to Stakeholders;
lain yang berlaku bagi Perusahaan. 2. Ensure that the accountability aspects of each of
the Company’s business processes are fulfilled;
3. Carry out supervision on the process and
implementation of GCG in the Company;
4. Monitor compliance with GCG policies in the
Company;
5. Monitor compliance with other applicable laws
and regulation.

Komposisi Komite Manajemen Risiko dan Investasi Risk Management and Investment Committee
Composition
Komite Manajemen Risiko dan Investasi terdiri dari seorang
anggota Dewan Komisaris yang merangkap sebagai Risk Management & Investment Committee consists
Ketua dan 2 (dua) orang anggota yang independen dan of one member of the Board of Commissioners
berasal dari luar Perusahaan. Anggota Komite Manajemen who concurrently serves as Chairperson and 2 (two)
Risiko dan Investasi diangkat berdasarkan persyaratan independent members from external parties. Member
kompetensi dan kebutuhan Perusahaan dengan mengacu of the Risk Management & Investment Committee are
pada peraturan/perundang-undangan yang berlaku dan appointed based on requirements competencies and
Anggaran Dasar, serta memiliki masa jabatan selama the Company needs with reference in the applicable
3 (tiga) tahun sesuai ketentuan pada Piagam Komite laws and regulations Articles of Association,as well as
Manajemen Risiko dan Investasi. having a term of office for 3 (three) years in accordance
with the provisions of the Committee Charter Risk and
Komite Manajemen Risiko dan Investasi dan anggota Investment Management.
Komite Manajemen Risiko dan Investasi dibentuk dan
diangkat berdasarkan Surat Keputusan Dewan Komisaris The Risk Management & Investment Committee and
No. KEP-01/DEKOM/III/2016 tanggal 2 Maret 2016 members of The Risk Management & Investment
tentang Pembentukan Komite Manajemen Risiko dan Committee was formed and appointed based on
Investasi PT Pengembangan Pariwisata Indonesia the Board of Commissioners Decree No. KEP-01 /
(Persero). Berdasarkan SK tersebut, berikut komposisi DEKOM / III / 2016 dated March 2, 2016 concerning
dan profil singkat Komite Manajemen Risiko dan Investasi the Establishment of the Risk Management
pada akhir tahun 2017: Committee and Investment in PT Pengembangan
Pariwisata Indonesia (Persero). Based on the decree,
the following composition and a brief profile of the
Risk Management & Investment Committee at the end
of 2017:

Nama Jabatan Profil


Name Position Profile

Triarko Ketua/Komisaris Menjabat Ketua merangkap anggota Komite Manajemen Risiko dan Investasi sekaligus
Nurlambang Chairperson / merupakan Komisaris Perusahaan. Penunjukan jabatan ini berdasarkan Surat Keputusan
Commissioner Dewan Komisaris No. KEP-01/DEKOM/III/2016 tentang Pembentukan Komite Manajemen
Risiko dan Investasi PT Pengembangan Pariwisata Indonesia (Persero) tanggal 2 Maret 2016.
Profil beliau disajikan lebih lengkap pada bagian profil Dewan Komisaris.
Appointed as Chairperson and member of the Risk Management & Investment Committee
as well as a Commissioner of the Company. The appointment of this position is based
on the Board of Commissioners Decree No. KEP-01 / DEKOM / III / 2016 concerning the
Establishment of the Risk Management and Investment Committee of the Indonesian
Tourism Development (Persero) dated March 2, 2016.
His complete profile is presented the profile section of the Board of Commissioners
122

LAPORAN TAHUNAN 2017 ANNUAL REPORT

Nama Jabatan Profil


Name Position Profile

Ahmad Setiawan Anggota Lahir di Yogyakarta, 22 Desember 1968. Diangkat sebagai anggota Komite Manajemen
Nuraya member Risiko dan Investasi berdasarkan SK Dewan Komisaris No. KEP-01/DEKOM/III/2016 tentang
Pembentukan Komite Manajemen Risiko dan Investasi PT Pengembangan Pariwisata
Indonesia (Persero) tanggal 2 Maret 2016.
Memperoleh gelar Sarjana Ekonomi dari Universitas Gadjah Mada (1995) dan Master of
Business Administration di bidang Corporate Strategy and Economic Policy dari Maastricht
School of Management, Belanda (2002). Mengawali karier pada tahun 1995 sebagai
Research Associate di Center for Policy and Implementation Studies – Harvard Institute
for International Development (CPIS-HIID) Indonesia. Kemudian bekerja sebagai Program
Officer/Program Manager pada berbagai program pembangunan nasional bersama lembaga
pemerintah dan international donors (1997-2010), antara lain Project Officer untuk Village
Infrastructure Project (OECF-Japan, Loan Number IP-500) dan Kecamatan Development
Program (IBRD-World Bank, Loan Number 4627-IDA bersama IDA-World Bank, dan Loan
Number 3535-IND); National Project Manager untuk Poverty Alleviation through Rural Urban
Linkages (PARUL), UNDP, UN-HABITAT, dan Bappenas (Grant No. Ins/021/97); Program
Officer untuk Partnership for Governance Reform in Indonesia (UNDP); Project Manager
BRIDGE-Building and Reinventing Decentralized Governance (UNDP-Bappenas); dan
Liaison Officer pada Peace Development Analysis (UNDP-Bappenas). Sempat terlibat juga
sebagai peneliti National Branding Strategy in Indonesia untuk Trade Cooperation Facility
(TCF), European Union Mission (2016).
Diangkat menjadi anggota Komite Remunerasi dan Nominasi bagi Komisaris PT Telkomsel
Indonesia (Oktober 2015-Mei 2017). Selain itu, beliau juga aktif sebagai dosen tetap bidang
Ekonomika di Indonesia Banking School.
Born in Yogyakarta, December 22, 1968. Appointed as a member of the Risk Management
and Investment Committee based on Board of Commissioners’ Decree No. KEP-01 / DEKOM
/ III / 2016 on the Establishment of Risk Management and Investment Committee of PT ITDC
(Persero) dated March 2, 2016.
Obtained his Bachelor of Economics from Gadjah Mada University (1995) and Master of
Business Administration in Corporate Strategy and Economic Policy from Maastricht School
of Management, Netherlands (2002). He started his career in 1995 as a Research Associate
at the Center for Policy and Implementation Studies - the Indonesian Harvard Institute for
International Development (CPIS-HIID). Then worked as Program Officer / Program Manager
on various national development programs with government agencies and international
donors (1997-2010), among others are Project Officer for Village Infrastructure Project
(OECF-Japan, Loan Number IP-500) and Kecamatan Development Program (IBRD -World
Bank, Loan Number 4627-IDA with IDA-World Bank, and Loan Number 3535-IND); National
Project Manager for Poverty Alleviation through Rural Urban Linkages (PARUL), UNDP,
UN-HABITAT, and Bappenas (Grant No. Ins / 021/97); Program Officer for Partnership for
Governance Reform in Indonesia (UNDP); BRIDGE-Building and Reinventing Decentralized
Governance Project Manager (UNDP-Bappenas); and Liaison Officer on Peace Development
Analysis (UNDP-Bappenas). Was also involved as a researcher of National Branding Strategy
in Indonesia for Trade Cooperation Facility (TCF), European Union Mission (2016).
Appointed as member of Remuneration and Nomination Committee for Commissioner of PT
Telkomsel Indonesia (October 2015-May 2017). In addition, he is also active as a permanent
lecturer of Economics at Indonesia Banking School.
123

LAPORAN TAHUNAN 2017 ANNUAL REPORT

Nama Jabatan Profil


Name Position Profile

Christine Anggota Lahir di Tangerang, 3 Agustus 1978. Diangkat sebagai anggota Komite Manajemen Risiko
member dan Investasi berdasarkan SK Dewan Komisaris No. KEP-01/DEKOM/III/2016 tentang
Pembentukan Komite Manajemen Risiko dan Investasi PT Pengembangan Pariwisata
Indonesia (Persero) tanggal 2 Maret 2016.
Memperoleh gelar Sarjana Ekonomi dari Jurusan Akuntansi, Fakultas Ekonomi, Universitas
indonesia (2001) dan Master of International Tax dari University of Sydney (2006). Hingga
saat ini, berprofesi juga sebagai dosen di Fakultas Ekonomi dan Bisnis UI; menjabat sebagai
Wakil Kepala Bagian Administrasi dan Keuangan LPEM FEB UI sejak Januari 2015; serta aktif
sebagai anggota DSAP Ikatan Akuntan Indonesia dan IAI Kompartemen Akuntan Perpajakan.
Born in Tangerang, 3 August 1978. Appointed as a member of the Risk Management and
Investment Committee based on the Decree of the Board of Commissioners No. KEP-01 /
DEKOM / III / 2016 concerning the Establishment of the Risk Management and Investment
Committee of the Indonesian Tourism Development (Persero) dated March 2, 2016.
Obtained a Bachelor of Economics from the Department of Accounting, Faculty of
Economics, University of Indonesia (2001) and a Master of International Tax from the
University of Sydney (2006). She currently works as lecturer at the Faculty of Economics
and Business UI; served as Deputy Head of Administration and Finance Section of LPEM
FEB UI since January 2015; and active as a member of the DSAP Indonesian Accountants
Association and IAI Tax Accountant Compartment.

Pelaksanaan Tugas Komite Manajemen Risiko dan Investasi Implementation of the Risk Management and
Investment Committee’s Duties
Selama tahun 2017, Komite Manajemen Risiko dan Investasi
mengadakan rapat sebanyak kali. Kegiatan rapat dihadiri In 2017, the Risk Management and Investment
antara lain oleh Direktur, Satuan Pengawasan Internal (SPI), Committee held 17 meetings. The meetings were
Kepala Divisi, Pemimpin Proyek, dan auditor eksternal. Selain attended by Director, Internal Audit Unit (SPI), Division
rapat internal, Komite Manajemen Risiko dan Investasi juga Head, Project Leader, and external auditor. In addition
menghadiri Rapat Gabungan Dewan Komisaris dan Direksi to internal meetings, the Risk Management and
untuk memberikan pemaparan/masukan yang relevan Investment Committee also attends the Joint Meeting
dengan agenda rapat dan dalam lingkup tugas beserta of the Board of Commissioners and the Board of
tanggung jawabnya. Directors to provide exposure / feedback relevant to
the meeting agenda and within the scope of the task
and its responsibilities.
Independensi Anggota Komite Manajemen Risiko dan
Investasi
Independence of the Risk Management and
Independensi anggota Komite Manajemen Risiko dan Investment Committee Members
Investasi merujuk pada Peraturan Menteri Negara BUMN
No. Per-12/MBU/2012 tentang Organ Pendukung Dewan The independence of members of the Audit
Komisaris/Dewan Pengawas Badan Usaha Milik Negara, yaitu: Committee is regulated in the Regulation of the
Minister of State-Owned Enterprises No. Per-12 /
1. Tidak memiliki kepentingan/keterkaitan pribadi yang MBU / 2012 on the Supporting Organizations of the
dapat menimbulkan dampak negatif dan benturan Board of Commissioners / Board of Trustees of State-
kepentingan terhadap Perusahaan; Owned Enterprises, as follow:
2. Jika anggota Komite berasal dari sebuah institusi 1. Has no personal interests or connection that may
tertentu, maka institusi tersebut tidak boleh have a negative impact and a conflict of interest on
memberikan jasa kepada BUMN yang bersangkutan; the Company;
serta
2. If any member of the Committee comes from a
3. Anggota Komite yang berasal dari luar Perusahaan particular institution, then the institution of origin
dilarang mempunyai hubungan keluarga sedarah dan of that Committee member shall not provide
semenda sampai derajat ketiga baik menurut garis lurus services to the BUMN concerned; and
maupun garis ke samping dengan anggota Dewan
Komisaris/Dewan Pengawas dan anggota Direksi 3. Members of the Committee from outside the
Perusahaan. company are prohibited from having family and
marital relationship up to third degree, either on
Seluruh anggota Komite Manajemen Risiko dan Investasi a straight line or a side line with members of the
telah memenuhi persyaratan independensi yang dimaksud Board of Commissioners / Board of Trustees and
dalam Peraturan Menteri Negara BUMN tersebut. members of the Company’s Board of Directors.
124

LAPORAN TAHUNAN 2017 ANNUAL REPORT

Pelatihan dan Pengembangan Kompetensi Komite All members of the Audit Committee of the Company
Manajemen Risiko dan Investasi have fulfilled the independence requirements referred
to in the Regulation of the Minister of State-Owned
Dalam rangka meningkatkan kapabilitas anggota Komite
Enterprises
Manajemen Risiko dan Investasi dalam mendukung kinerja
pengawasan Dewan Komisaris telah dilakukan kegiatan
pengembangan kompetensi. Pelatihan-pelatihan yang diikuti
Training and Competence Development of the Risk
oleh anggota Komite Audit selama 2017 telah disajikan pada
Management and Investment Committee
bab Profil Perusahaan.
In order to improve the capability of the Risk
Management and Investment Committee members
Piagam Satuan Pengawasan Internal in supporting the supervision performance of the
Board of Commissioners, competence development
Dalam melaksanakan tugasnya, SPI telah dilengkapi Pedoman
activities have been conducted. The trainings attended
Kerja yang disebut dengan Piagam Satuan Pengawasan
by members of the Audit Committee during 2017 have
Internal (Internal Audit Charter) yang ditetapkan dan terakhir
been presented in the Company Profile chapter.
diubah berdasarkan Keputusan Direksi No. KEP/DIR/82/
PT.PPB/XII/2012 tanggal 26 Desember 2012 tentang Piagam
Satuan Pengawasan Intern (Internal Audit Charter) dan
Internal Audit Charter
Persetujuan Dewan Komisaris Bulan Desember 2012.
In carrying out its duties, SPI has been equipped with
Piagam Satuan Pengawasan Internal (Internal Audit Charter)
a working guideline which is referred to as the Internal
merupakan pedoman standar yang memuat ukuran minimal
Audit Charter that established and last modified based
tentang fungsi Audit Internal serta aspek-aspek yang
on Board of the Directors Decree No. KEP / DIR
berkaitan dengan pelaksanaan Audit Internal. Piagam Satuan
/ 82 / PT.PPB / XII / 2012 dated 26 December 2012
Pengawasan Internal (Internal Audit Charter) ini ditujukan
concerning the Internal Audit Charter and the Board
pula untuk terciptanya kesamaan pemahaman dan landasan
of Commissioners’ Approval in December 2012.
mengenai tingkat pemeliharaan kepentingan dan komitmen
dari semua pihak yang terkait dengan Perusahaan. Internal Audit Charter is a standard guideline that
contains a minimum criteria of the Internal Audit
Di samping mengacu pada Piagam Satuan Pengawasan
function and aspects related with the implementation
Internal (Internal Audit Charter), SPI berpedoman pada
of Internal Audit. This Charter is also intended to
Program Kerja Pengawasan Tahunan (PKPT). Piagam Satuan
develop a common understanding and foundation
Pengawasan Internal (Internal Audit Charter) telah ditinjau
regarding the level of maintenance of the interests and
dan disesuaikan dengan ketentuan yang berlaku dengan
commitments of all parties related to the Company.
mempertimbangkan Standar Profesional Audit Intern (SPAI),
yang antara lain mengatur kewenangan Fungsi Audit Besides referring to the Internal Audit Charter, SPI is
Internal untuk mendapatkan akses terhadap semua catatan, also guided by the Annual Audit Work Program (PKPT).
personil dan aset perusahaan yang diperlukan dalam rangka The Internal Audit Charter has been reviewed and
pelaksanaan tugasnya. adjusted according to the applicable provisions by
considering the Internal Audit Professional Standard
(SPAI), which among others regulates the authority
Profil Kepala Divisi Satuan Pengawasan Internal of the Internal Audit Function to gain access to all
records, personnel and company assets needed in
Ditetapkan berdasarkan Surat Usulan Direksi No. 53.2/DIR/
order implementation of its duties.
ITDC/VII/2016 tanggal 14 Juli 2016 dan Surat Persetujuan
Dewan Komisaris No. S-14A/DEKOM.ITDC/VII/2016.
Berikut profil ringkas Kepala Kepala Divisi Satuan Pengawasan Profile of Head of Internal Audit Division
Internal.
Appointed based on the Board of Directors’ Proposal
F. Bambang Kriswanto (51 tahun) No. 53.2 / DIR / ITDC / VII / 2016 dated July 14, 2016
and Board of Commissioners Approval Letter No.
Lahir di Purworejo, 9 Mei 1966. Saat ini berdomisili di Nusa
S-14A / DEKOM. ITDC / VII / 2016.
Dua Bali. Menjabat sebagai Kepala Satuan Pengawasan
Internal (SPI) sejak Agustus 2016. Memperoleh gelar Sarjana Following is a brief profile of the Head of the Internal
Hukum dari Universitas Jenderal Soedirman Purwokerto Audit Unit Division.
pada tahun 1991 dan Magister Hukum dari Universitas
F. Bambang Kriswanto (51 years old)
Gadjah Mada, Yogyakarta. Bergabung di Perusahaan sejak
tahun 1995. Sebelumnya menjabat sebagai Staf Hukum Born in Purworejo, May 9, 1966. Currently live in
Dan Penyewaan (1995-1999), Kepala Seksi Hukum (1999- Nusa Dua Bali. He has served as Head of the Internal
2006), Kepala Bagian Hukum dan Promosi (2007-2008) Audit Division (SPI) since August 2016. He obtained
Kepala Bagian Hukum merangkap Kepala Bagian Sekretariat his Law degree from Jenderal Soedirman University
(2009-2010), Kepala Bagian Hukum (2010-2012), Pjs. Purwokerto in 1991 and a Master of Law from Gadjah
Kepala Divisi Hukum (2012-2013), Pjs Kepala Divisi Hukum Mada University, Yogyakarta. Joined the Company
125

LAPORAN TAHUNAN 2017 ANNUAL REPORT

dan Sekretaris Perusahaan (2013-2016). Pelatihan dan in 1995. Previously served as Legal and Leasing Staff
sertifikasi yang pernah diikuti antara lain diklat manajemen (1995-1999), Head of Legal Section (1999-2006),
risiko, workshop implementasi GCG, diklat public relation, Head of Legal and Promotion Section (2007-2008)
pelatihan interpretasi dan evaluator Kriteria Penilaian Kinerja Head of Legal Department and Head of Secretariat
Unggul, workshop Penyusunan Key Performance Indicator, Section (2009-2010 ), Head of Legal Affairs (2010-
workshop koordinasi forum pengelolaan sistem informasi 2012), Acting Head of Legal Division (2012-2013),
kementerian BUMN, sertifikasi Qualified Internal Auditor Acting Head of Legal Division and Corporate Secretary
(QIA) Dasar. (2013-2016). Training and certifications that have been
followed include risk management training, GCG
implementation workshops, public relations training,
Pedoman Kerja Tugas dan Tanggung Jawab interpretation training and evaluators of Superior
Performance Assessment Criteria, workshops for
Uraian tugas audit internal ditetapkan dalam Piagam Satuan
the Formulation of Key Performance Indicators,
Pengawasan Internal (Internal Audit Charter) sebagai berikut:
coordination workshops for the Ministry of SOE
1. Menyusun program kerja pengawasan yang meliputi information system management forum, and basic
penugasan/layanan pemastian dan konsultasi serta certification of Qualified Internal Auditor (QIA).
pengembangan kompetensi auditor;
2. Melaksanakan penugasan/layanan pemastian yang
Working Guidelines and Responsibilities
meliputi :
The description of internal audit assignments that
a. Audit operasional untuk memastikan bahwa
established in the Internal Audit Charter as follows:
seluruh prosedur operasional telah dilaksanakan
dengan efesien, efektif dan ekonomis guna 1. Develop an oversight working program that
mengidentifikasi setiap potensi penghematan dan includes assurance and consultative services as
keefektifan biaya serta membuat rekomendasi well as the development of auditor competencies;
dalam upaya meningkatkan efisiensi dan 2. Carry out assignment assurance service which
keefektifan biaya;melaksanakan penugasan khusus includes:
dari Direksi, Dewan Komisaris, dan/ atau Komite
a. Operational audits to ensure that all
audit yang relevan dengan ruang lingkup pekerjaan
operational procedures have been carried
diatas, seperti penyelidikan dan pengungkapan
out efficiently, effectively and economically
atas penyimpangan, kecurangan dan pemborosan;
to identify any potential savings and cost
b. Audit ketaatan untuk memastikan ketaatan dan effectiveness and make recommendations
mengevaluasi ketaatan terhadap hukum, peraturan in order to improve the cost-efficiency and
perundangundangan, dan kebijakan serta prosedur cost-effectiveness; relevant to the scope of
perusahaan yang berlaku. the above work, such as investigation and
c. Audit keuangan atas pos-pos tertentu untuk disclosure of irregularities and fraud;
mendukung audit laporan keuangan oleh auditor b. Compliance Audit to ensure compliance and
eksternal guna mengevaluasi apakah informasi evaluate compliance with laws, regulations
keuangan, manajemen dan operasional yang and applicable company policies and
signifikan dalam ruang lingkup audit sudah disajikan procedures.
dengan akurat, lengkap, dapat dipercaya dan tepat
c. Financial audit of certain items to support
waktu;
financial statement audits by external auditors
d. Audit khusus terhadap permasalahan yang perlu in order to evaluate whether significant
diperdalam, menindaklanjuti whistleblower financial, management and operational
atau adanya indikasi kecurangan (fraud) atas information within the audit scope has been
instruksi Direktur Utama atau Dewan Komisaris presented accurately, completely, reliably
dan permintaan manajemen yang disetujui oleh and on time;
Direktur Utama.
d. Special audit of issues that need to be
e. Audit atas teknologi informasi (TI) di lingkungan deepened, following up on a whistleblower
perusahaan. or an indication of fraud based on the
f. Evaluasi dan penilaian (assessment) atas keefektifan instructions of the President Director or the
pelaksanaan pengendalian intern, manajemen Board of Commissioners and management
risiko dan tata kelola perusahaan guna meyakini requests approved by the President Director.
bahwa pengelolaan risiko, pengendalian internal e. Audit of information technology (IT) within
dan proses tata kelola perusahaan telah memadai the Company.
dan berfungsi dengan baik.
f. Evaluation and assessment of the
3. Melaksanakan penugasan/layanan konsultasi effectiveness of the implementation of
(consultative service) sebagai konsekuensi atas tindak internal control, risk management and
lanjut penugasan /layanan pemastian (assurance) atau corporate governance to ensure that risk
126

LAPORAN TAHUNAN 2017 ANNUAL REPORT

aktivitas tersendiri yang diminta oleh klien (Divisi atau management, internal controls and corporate
Bagian, termasuk perusahaan afiliasi perseroan) dimana governance processes are adequate and
sifat dan ruang lingkup penugasannya telah disepakati functioning properly.
dengan pihak yang meminta konsultasi. 3. Conduct consultative service as a consequence of
4. Meberikan saran perbaikan dan informasi yang objektif the follow-up of assignments / assurance services
sebagai hasil penugasan/layanan pemastian dan or individual activities requested by the client
konsultasi pada semua tingkatan manajemen. (Division or Section, including the Company’s
affiliated companies) where the nature and scope
5. menilai kecukupan sarana untuk memelihara dan of the assignment have been agreed with the
melindungi aset perusahaan, dan melakukan verifikasi parties who requested consultation.
terhadap keberadaan aset;
4. Provide suggestions for improvement and
6. Membuat laporan hasil pelaksanaan penugasan dan objective information as a result of assignment
menyampaikan kepada Direktur Utama dan Dewan / assurance and consultation services at all
Komisaris; management levels.
7. Memantau, menganalisis dan melaporkan pelaksanaan 5. Assess the adequacy of means to maintain and
tindak lanjut perbaikan yang telah direkomendasikan; protect corporate assets, and verify the existence
of assets;
8. Menyusun program untuk mengavaluasi mutu kegiatan
6. Produce reports on the results of assignment and
pengawasan intern.
submit to the President Director and the Board of
9. Menyelenggarakan administrasi untuk mendukung tertib Commissioners;
administrasi dan menyampaikan pelaporan kemajuan 7. Monitor, analyze and report on the implementation
pelaksanaan tugas dan tanggung jawab kepada Direktur of follow-up improvements that have been
Utama. recommended;
Dalam pelaksanaannya auditor internal bertanggung jawab 8. Develop programs to evaluate the quality of
untuk: internal supervision activities.
1. melakukan penilaian atas kecukupan dan efektivitas 9. Manage administration activities to support
pengendalian internal pada masing-masing proses bisnis orderly administration and deliver reporting on
dalam Perusahaan, the progress of the implementation of duties and
responsibilities to the President Director
2. mengembangkan rencana audit tahunan yang
dituangkan dalam Program Kerja Pengawasan Tahunan In its implementation, internal auditors are responsible
(PKPT) yang fleksibel dengan menggunakan metodologi for:
pendekatan risiko,
1. assessing the adequacy and effectiveness of
internal controls in each business process within
the Company,
2. develop an annual audit plan as outlined in Annual
Audit Work Program (PKPT) with flexibility using
risk approach methodology,
127

LAPORAN TAHUNAN 2017 ANNUAL REPORT

3. melaksanakan Program Kerja Pengawasan Tahunan 3. carry out the Annual Audit Work Program
(PKPT), termasuk segala tugas-tugas lain yang diminta (PKPT), including all other tasks requested by the
oleh Direktur Utama dan Komite Audit Dewan Komisaris President Director and Audit Committee of the
melalui Direktur Utama, Board of Commissioners through the President
Director,
4. secara berkesinambungan mengembangkan kompetensi
auditor dengan pengetahuan, keahlian, dan pengalaman 4. continuously developing auditor competencies
yang memadai serta sertifikasi profesional, with adequate knowledge, expertise and
experience and professional certification,
5. berperan aktif dalam pengawasan mekanisme
pelaksanaan Code of Conduct serta pencegahan 5. play an active role in overseeing the mechanism
tindakan kecurangan, of implementing the Code of Conduct and
preventing fraud,
6. melakukan audit investigasi terhadap indikasi kecurangan
di dalam organisasi dan melaporkan hasilnya kepada 6. conduct an investigative audit of indications of
Direktur Utama, fraud in the organization and report the results to
the President Director,
7. menyampaikan laporan kegiatan kepada Direktur Utama
dengan tembusan kepada Komite Audit Dewan Komisaris 7. submit an activity report to the President Director
mengenai rangkuman kegiatan audit, with a copy to the Audit Committee of the Board
of Commissioners regarding the summary of
8. melaksanakan fungsi jasa konsultasi sedemikian rupa
audit activities,
sehingga tidak mengurangi independensi dan objektivitas
Satuan Pengawasan Internal dalam melakukan kegiatan 8. carry out the functions of consulting services in
memberikan keyakinan yang memadai (reasonable such a way that does not reduce the independence
assurance) terhadap kegiatan-kegiatan yang menjadi and objectivity of the Internal Audit Unit in
objek konsultasi, serta providing reasonable assurance of activities which
are the object of consultation, and
9. melaporkan isu-isu penting yang berhubungan dengan
proses pengendalian kegiatan Perusahaan, unit usaha 9. report important issues related to the process
dan afiliasinya. of controlling the activities of the Company,
business units and affiliates.

Struktur dan Kedudukan Structure and Position


Kepala SPI Perusahaan diangkat dan diberhentikan oleh The Head of the Internal Audit Division is appointed and
Direktur Utama atas persetujuan Dewan Komisaris. Secara dismissed by the President Director with the approval
struktural, SPI bertanggung jawab kepada Direktur Utama dan of the Board of Commissioners. SPI is responsible to
mempunyai hubungan fungsional dengan Dewan Komisaris the President Director with functional relationship
melalui Komite Audit. Berdasarkan Surat Keputusan Direksi PT with the Board of Commissioners through the Audit
Pengembangan Pariwisata Indonesia (Persero) Nomor Kep/ Committee. Based on the Board of Directors Decree
Dir-ITDC/031/V/2017 tanggal 31 Mei 2017 tentang Struktur of PT Pengembangan Pariwisata Indonesia (Persero)
Organisasi, Uraian Tugas dan Jabatan beserta perubahannya No. Kep / Dir-ITDC / 031 / V / 2017 dated May 31, 2017
yaitu Surat Keputusan Direksi Nomor : 048/Kep/DIR/ concerning Organizational Structure, Job Descriptions
ITDC/X/2017 tanggal 09 Oktober 2017 tentang Perubahan and Positions; and their amendments, the Board of
Lampiran I, II, III dan IV Keputusan Direksi Nomor Kep/ Directors Decree No: 048 / Kep / DIR / ITDC / X / 2017
Dir-ITDC/031/V/2017 tanggal 31 Mei 2017 tentang Struktur dated October 9, 2017 concerning Amendments to
Organisasi, Uraian Tugas dan Jabatan PT Pengembangan Attachments I, II, III and IV of the Board of Directors
Pariwisata Indonesia (Persero), maka struktur organisasi SPI Decree No. Kep / Dir-ITDC / 031 / V / 2017 dated
disusun sebagai berikut. May 31, 2017 concerning Organizational Structure,
Job Description and Position of PT Pengembangan
Pariwisata Indonesia (Persero ), the Internal Audit
organizational structure is structured as follows.
128

LAPORAN TAHUNAN 2017 ANNUAL REPORT

Kepala SPI
Head of Internal Audit

Satuan Pengawasan Internal merupakan mitra kerja strategis The Internal Audit is a strategic partner for
bagi manajemen melalui kegiatan (1) evaluasi berdasarkan management through the activities of (1) evaluations
audit berbasis risiko secara objektif, (2) jasa konsultasi based on objective risk-based audits, (2) consulting
atau sebagai narasumber dan (3) memberikan keyakinan services or as resource persons and (3) providing
yang memadai terutama terkait dengan peningkatan dan adequate assurance, especially related to the
penyempurnaan manajemen risiko, pengendalian internal, improvement and improvement of risk management,
dan proses tata kelola. internal control, and governance processes.
Hasil yang diharapkan dari kegiatan-kegiatan tersebut antara The expected results of these activities include:
lain:
1. provide objective and adequate assurance to
1. memberikan keyakinan memadai yang objektif kepada the Board of Directors and Management and
Direksi dan Manajemen serta Dewan Komisaris atas atas the Board of Commissioners for the actions of
tindakan pengelolaan pengendalian intern, menajemen managing internal control, risk management and
risiko dan tata kelola Perusahaan; corporate governance;
2. pengamanan kekayaan perusahaan yaitu mencegah 2. safeguarding the Company’s wealth, by
kemungkinan adanya kebocoran dan pemborosan; preventing possible leakage and improvidence;
3. peningkatan penghematan, pengeluaran tepat sasaran 3. improvement in savings, effective expenditure
dan peningkatan daya guna serta hasil guna kegiatan and increase the effectiveness and efficiency
Perusahaan dalam mencapai tujuan Perusahaan; of the Company’s activities in achieving the
Company’s objectives;
4. ketaatan Perusahaan atas peraturan perundang-
undangan yang berlaku; 4. The Company compliance with applicable laws
and regulations;
5. melaksanakan pengendalian internal untuk kegiatan
keuangan, kegiatan operasional, Program Kemitraan dan 5. carry out internal controls over financial activities,
Bina Lingkungan serta kegiatan lainnya; serta operational activities, Partnership and Community
Development Programs and other activities; and
6. memperbaiki SOP yang diperlukan serta menyiapkan
pedoman/panduan pelaksanaan audit. 6. improve the necessary SOPs and prepare
guidelines / guidelines for conducting audits.

Sasaran Strategik SPI Tahun 2017 adalah penyelesaian


rekomendasi auditor internal, auditor eksternal dan BPK RI, The Audit Internal Unit Strategic Objectives for 2017
capaian pelaksanaan RKAT/PKPT SPI, kualitas pelaksanaan are the completion of recommendations from internal
audit sesuai standar serta implementasi transformasi budaya di auditors, external auditors and State Audit Agency; the
Internal SPI yang diarahkan sebagai jaminan terselenggaranya achievement of Annual Audit Working Plan; the quality
pertumbuhan perusahaan yang kuat di masa mendatang. of audit implementation according standards and
implementation of cultural transformation in internal
Audit Internal Unit which are directed as a guarantee
for the strong Company’s growth in the future.
129

LAPORAN TAHUNAN 2017 ANNUAL REPORT

Jumlah, Komposisi dan Kualitas Auditor Internal Numbers, Composition and Qualification of the
Internal Auditor
Formasi jumlah pegawai SPI adalah 7 pegawai, dengan
perincian sebagai berikut: 1 orang Kepala Divisi, 1 orang The organization of SPI employees consists of 7
Pengawas Keuangan, 1 orang Pengawas Operasional, employees, with the following details: one Division
1 orang Pemeriksa Keuangan, 1 orang Pemeriksa Head, one Financial Supervisor, one Operational
Operasional, dan 2 orang staf. Supervisor, one Financial Examiner, one Operational
Examiner, and two staff members.
Dari formasi tersebut, saat ini telah terisi 3 orang pegawai
atau setara dengan 43% formasi ideal. Sebanyak 2 auditor In this organization, currently 3 positions have been
sedang menempuh pendidikan sertifikasi QIA (Qualified filled or equivalent to 43% from ideal formation. Two
Internal Auditor). of the auditors are currently pursuing QIA certification
(Qualified Internal Auditor).
Auditor internal PT Pengembangan Pariwisata Indonesia
(Persero) wajib memenuhi kualifikasi dan persyaratan Internal auditors of PT Pengembangan Pariwisata
berikut ini sesuai dengan SPI Charter: Indonesia (Persero) must fulfill the following
qualifications and requirements in accordance with
1. memiliki integritas dan perilaku yang profesional,
the Internal Audit Charter:
independen, jujur dan objektif dalam pelaksanaan
tugasnya. 1. having integrity and professional, independent,
2. Memiliki pengetahuan dan pengalaman mengenai honest and objective behavior in carrying out
teknis audit dan disiplin ilmu lain yang relevan dengan their duties.
bidang tugasnya. 2. Having knowledge and experience regarding
3. Memiliki pengetahuan tentang peraturan technical audit and other disciplines relevant to
perundangan terkait perusahaan. the field of work.
4. Memiliki kecakapan untuk berinteraksi dan 3. Have knowledge of laws and regulations related
berkomunikasi baik lisan maupun tertulis secara to the Company.
efektif. 4. Have the ability to interact and communicate
5. Wajib mematuhi standar profesi yang dikeluarkan both verbally and written effectively.
oleh asosiasi Audit Internal. 5. Must comply with professional standards issued
6. Wajib mematuhi kode etik Audit Internal by the Internal Audit association.
7. Wajib menjaga kerahasiaan informasi dan/atau data 6. Must comply with the Internal Audit code of
perusahaan terkait dengan pelaksanaan tugas dan ethics
tanggung jawab Audit Internal kecuali diwajibkan 7. Must maintain the confidentiality of the
berdasarkan peraturan perundangan-undangan atau Company information and/or data related to
penetapan.putusan pengadilan. the implementation of Internal Audit duties and
8. Memahami konsep/prinsip pengendalian intern, responsibilities unless required by law or court order.
manajemen risiko dan tata kelola perusahaan yang 8. Understand the concepts or principles of internal
baik, dan control, risk management and good corporate
9. Bersedia meningkatkan pengetahuan, keahlian dan governance
kemampuan profesionalisme secara terus menerus. 9. Willing to continuously improve the knowledge,
expertise and professional skills.

Daftar Sertifikasi Profesi Audit Internal (sampai tanggal


31 Desember 2017)
List of the Internal Audit Professional Certification (until
December, 31.2017)

Nama Sertifikasi Penyelenggara


No
Name Qualification Issuer

Sertifikasi QIA Dasar I 


1 F. Bambang Kriswanto
QIA Basic Level I
 YPIA
Sertifikasi QIA Lanjutan I
2  I Kadek Gd Gunawan QIA Advanced Level I
 YPIA
130

LAPORAN TAHUNAN 2017 ANNUAL REPORT

Pengembangan Kompetensi Auditor Internal Competence Development of the Internal Auditor


Untuk meningkatkan mutu dan kompetensi auditor To improve the quality and competence of internal
internal, PT Pengembangan Pariwisata Indonesia (Persero) auditors, PT Pengembangan Pariwisata Indonesia
melakukan program pengembangan kompetensi auditor (Persero) conducts auditor competency development
secara sistematis dan berjenjang. Secara umum program ini programs in a systematic and tiered program. In
dilakukan dengan dua cara, yaitu pengembangan kompetensi general, this program is carried out in two ways,
melalui lembaga eksternal dan pengembangan kompetensi through external institutions and internal competency
secara internal. development.
Pengembangan kompetensi eksternal dilakukan melalui The development of external competencies is carried
pelatihan formal dalam bentuk kursus atau seminar/lokakarya out through formal training in the form of courses or
yang berkaitan dengan masalah audit baik yang dilaksanakan seminars and workshops related to audit issues both
oleh lembaga sertifikasi seperti YPIA, sharing session FKSPI carried out by certification institutions such as YPIA,
(Forum Komunikasi Satuan Pengawasan Internal BUMN), sharing sessions of the FKSPI (State Owned Enterprise
dan lembaga lainnya sementara pengembangan kompetensi Internal Audit Unit Communication Forum), and other
internal dilakukan melalui kegiatan seminar dan pelatihan institutions; and internal competencies development
internal yang dikelola Divisi Human Capital PT Pengembangan conducted through internal seminars and training
Pariwisata Indonesia (Persero). managed by the Human Capital Division of PT
Pengembangan Pariwisata Indonesia (Persero).

Daftar Kegiatan Pengembangan Kompetensi Auditor


Internal tahun 2017
List of the Internal Auditor Competence Development
Activities in 2017

Pelatihan Peserta Penyelenggara


No
Trainings Participants Provider

Sertifikasi Auditor Internal Tingkat Dasar 1 Yayasan Pengembangan Audit Internal


 1 1
Basic Qualification of Internal Audit Level I Internal Audit Development Foundation (YPIA)

Sertifikasi Auditor Internal Tingkat Lanjutan 1  Yayasan Pengembangan Audit Internal


 2 1
Advanced Qualification of Internal Audit Level I Internal Audit Development Foundation (YPIA)

APC (Assesor Preparation Cource) KPKU  Forum Ekselen BUMN (FEB)


 3 2
APC (Assesor Preparation Cource) KPKU Forum Ekselen BUMN (FEB)

Pusat Pengembangan Manajemen (PPM) dan


Pengembangan Kepemimpinan Level Kepala Seksi 1 Divisi HC (Internal)
 4 2 
Leadership Development fof Section Head Level 1 Center for Management Development
Program (PPM) and HC Division

Forum Komunikasi Satuan Pengawasan


Seminar Nasional FKSPI Internal (FKSPI)
 5  3
National Seminar of FKSPI Forum Komunikasi Satuan Pengawasan
Internal (FKSPI)

Pusat Pengembangan Manajemen (PPM) dan


Pengembangan Kepemimpinan Level Kepala Seksi 2 Divisi HC (Internal)
 6  2
Leadership Development fof Section Head Level 2 Center for Management Development
Program (PPM) and HC Division

Pusat Pengembangan Manajemen (PPM) dan


Coaching Workshop Divisi HC (Internal)
 7  2
Coaching Workshop Center for Management Development
Program (PPM) and HC Division
131

LAPORAN TAHUNAN 2017 ANNUAL REPORT

Kebijakan dan Prosedur Internal Audit Policies and Procedures of the Internal Audit
Dalam mekanisme kerjanya, SPI juga telah dilengkapi dengan In its working mechanism, Internal Audit Unit has also
seperangkat kebijakan dan prosedur antara lain: been equipped with a set of policies and procedures
including:
1. Organisasi Audit Internal yang telah ditetapkan dalam
Surat Keputusan Direksi 1. Internal Audit Organization stipulated in the
Decree of the Board of Directors
2. Piagam Satuan Pengawasan Internal (Internal Audit
Charter) 2. Internal Audit Charter
3. Pedoman Pengendalian Intern 3. Internal Control Guidelines
4. Pedoman Audit Berbasis Risiko 4. Risk Based Audit Guidelines
5. Program Kerja Pengawasan Tahunan (PKPT) 5. Annual Audit Work Program (PKPT)
Sesuai dengan Surat Keputusan Direksi Nomor : Kep/Dir- In accordance with the Board of Directors Decree
ITDC/59/XII/2015 tanggal 22 Desember 2015 tentang Number: Kep / Dir-ITDC / 59 / XII / 2015 dated
Penetapan Standard Operational Procedure (SOP) untuk December 22, 2015 concerning the Establishment of
Menjalankan Sistem Manajemen Mutu ISO 9001:2008 PT Standard Operational Procedures (SOP) to Implement
Pengembangan Pariwisata Indonesia (Persero), Standar the Quality Management System ISO 9001: 2008 of
Operasional Prosedur yang ada saat ini di SPI, antara lain: PT Pengembangan Pariwisata Indonesia (Persero),
Internal Audit Units has provided Standard Operating
1. Prosedur Penyusunan Program Kerja dan Pengawasan
Procedures as follow:
Tahunan (PKPT), prosedur ini diterapkan untuk
memberikan panduan dalam melakukan pengawasan 1. Procedure for Annual Audit Work Program (PKPT)
terhadap direktorat yang ada di perusahaan dan investor, Preparation. This procedure is applied to provide
meliputi penugasan/layanan assurance (pemastian), guidance in supervising existing directorates in
konsultasi, pengembangan kompetensi internal auditor. companies and investors, including assignment /
PKPT memuat tentang latar belakang penyusunan PKPT, assurance, consultation, development of internal
Profil SPI, Strategi dan Sasaran yang harus dicapai, program auditor competencies. PKPT contains background
kerja sesuai dengan obyek pemeriksaan disesuaikan on the preparation of PKPT, Profile of Internal
dengan sumber daya manusia yang tersedia, rencana Audit Unit, Strategy and Objectives that must
kegiatan yang akan dilaksanakan beserta tergetnya, alokasi be achieved, work program in accordance with
rencana kerja dan jadwal program kerja. the object of examination aligned with available
human resources, workplan with the targets, work
2. Prosedur Penugasan Pengawasan, prosedur ini diterapkan
plan allocation and work program schedule.
untuk memberikan panduan dalam melakukan penugasan
audit, pelayanan konsultasi serta evaluasi dan penilaian 2. Procedure for Oversight Assignment, which is
(assessment). Penugasan audit meliputi kegiatan, yaitu applied to provide guidance in conducting audit
audit ketaatan, audit operasional, audit keuangan, audit assignments, consulting services, evaluation
khusus dan audit teknologi informasi. Sedangkan untuk and assessment. Audit assignments include
penugasan evaluasi dan penilaian (assessment) atas compliance audits, operational audits, financial
efektivitas pengendalian intern, manajemen risiko dan audits, special audits and information technology
tata kelola perusahaan. Kegiatannya mencakup proses audits. As for the assignment of evaluation and
audit/evaluasi, perencanaan, pelaksanaan dan pelaporan assessment of the effectiveness of internal control,
hasil penugasan. risk management and corporate governance,
the activities include audit process / evaluation,
3. Prosedur Pemantauan Tindak Lanjut, prosedur ini
planning, implementation and reporting of the
diterapkan untuk memberikan panduan dalam melakukan
assignment results.
tindak lanjut atas rekomendasi temuan audit, baik audit
internal maupun audit eksternal, yang meliputi input 3. Procedure for Follow Up Monitoring, which
data pada tabel rekapitulasi rekomendasi temuan audit, is applied to provide guidance in following
kemudian progress pemenuhan rekomendasi audit. up on audit findings recommendations, both
internal and external audits; which include input
4. Prosedur Penyusunan Laporan Bulanan, prosedur
data in the summary table of audit findings
ini diterapkan untuk memberikan panduan dalam
recommendations, and the follow up progress of
melakukan penyusunan Laporan Bulanan SPI,
audit recommendations.
melaporkan realisasi program kerja terhadap program
kerja yang direncanakan pada awal tahun meliputi 4. Procedure for Monthly Reports Preparation, which
realisasi kegiatan audit, penugasan/layanan assurance is applied to provide guidance in preparing the
(pemastian), konsultasi, pengembangan kompetensi IA Monthly Report, reporting the realization of
internal auditor serta progress tindak lanjut temuan audit work programs of work programs planned at the
internal dan eksternal. beginning of the year including the realization of
audit activities, assurance / assurance services,
132

LAPORAN TAHUNAN 2017 ANNUAL REPORT

Perencanaan dan Realisasi Kegiatan SPI Tahun 2017 consultation, internal competency development
of auditors and the follow-up progress of internal
Audit dilakukan sesuai dengan PKPT yang disusun berdasarkan
and external audit findings.
analisa risiko yang mempengaruhi kelangsungan operasional
Perusahaan dan menitikberatkan pada risiko-risiko utama
Perusahaan dan sarana pendukung lainnya yang memiliki
Plan and Realization of the Internal Audit in 2017
risiko signifikan. Program kerja audit tersebut disampaikan
kepada Direktur Utama dan diulas oleh Komite Audit. Audits are conducted in accordance with the PKPT
which is prepared based on analysis of risks that
Mengacu pada PKPT 2017 maka objek pemeriksaan adalah
affect the continuity of the Company’s operations
Kantor Pusat, Unit Cabang the Nusa Dua, Unit Cabang KEK
and focuses on the Company’s main risks and other
Mandalika dan hotel-hotel di Kawasan Nusa Dua.
supporting aspects with significant risks. The audit
work program is submitted to the President Director
and reviewed by the Audit Committee.
Perencanaan Audit Internal
Referring to PKPT 2017, the object of audit are the
PKPT SPI tahun 2017 memuat sasaran kegiatan audit, rencana
Head Office, the Nusa Dua, the Mandalika SEZ, and
kegiatan audit internal, rencana pengembangan profesi
hotels.
auditor internal, anggaran audit, dan jadwal audit tahunan.
Sasaran SPI tahun 2017 meliputi layanan pemastian
(assurance services) dan layanan konsultansi (consultative Internal Audit Planning
services) dengan cakupan sebagai berikut.
PKPT of 2017 contains the objectives of audit
activities, internal audit activity plans, internal auditor
professional development plans, audit budget, and
Layanan Pemastian
annual audit schedule.
Melaksanakan penugasan/layanan pemastian (assurance
The 2017 SPI targets include assurance services and
service) yang meliputi kegiatan:
consulting services with the following scope.
1. Audit Operasional untuk memastikan bahwa seluruh
prosedur operasional telah dilaksanakan dengan efisien,
efektif, dan ekonomis. Assurance Services
2. Audit Ketaatan untuk memastikan ketaatan terhadap Carry out assurance services which include:
ketentuan dan peraturan yang berlaku.
1. Operational Audit to ensure that all operational
3. Audit Keuangan atas pos-pos tertentu untuk mendukung procedures performed efficiently, effectively and
audit laporan keuangan oleh auditor eksternal. economically.
4. Audit Khusus terhadap permasalahan yang perlu 2. Compliance Audit to ensure compliance with
diperdalam, menindaklanjuti whistleblower atau adanya applicable rules and regulations.
indikasi kecurangan (fraud) atas instruksi Direktur Utama
3. Financial Audit of certain posts to support financial
dan Dewan Komisaris dan permintaan manajemen yang
statement examinations by external auditors.
disetujui oleh Direktur Utama.
4. Special Audit on issues that require further
5. Audit atas teknologi informasi (TI) di lingkungan
investigation, following up on a whistleblower
perusahaan.
or an indication of fraud on the instructions
6. Evaluasi dan penilaian (assessment) atas efektifitas of the President Director and the Board of
pelaksanaan pengendalian intern, manajemen risiko dan Commissioners and management requests
tata kelola perusahaan. approved by the President Director.
5. Audit of information technology (IT) in the
Company.
Layanan Konsultasi
6. Evaluation and assessment of the effectiveness
Melaksanakan penugasan/layanan konsultansi (consultative
of the implementation of internal control, risk
services) sebagai konsekuensi atas tindak lanjut penugasan/
management and corporate governance.
layanan pemastian (assurance) atau aktivitas tersendiri
yang diminta oleh klien (Divisi atau Bagian, termasuk
Perusahaan Afiliasi Perseroan) dimana sifat dan ruang lingkup
Consulting Services
penugasannya telah disepakati dengan pihak yang meminta
konsultansi. Perform consulting services as a consequence of
follow-up assignments / services for assurance or
separate activities requested by the client (Division or
Section, including the Company’s Affiliated Company)
with agreed nature and scope of the assignment upon
the party requesting consultancy.
133

LAPORAN TAHUNAN 2017 ANNUAL REPORT

Realisasi Kegiatan Audit Internal Internal Audit Activities Realization


Pencapaian sasaran audit selama tahun 2017, menunjukkan The achievement of the audit objectives during 2017,
pencapaian yang sangat baik yaitu sebesar 110% berdasarkan indicated a very good achievement of 110% based on
Laporan Hasil Audit (LHA). the Audit Results Report (LHA).

Daftar Realisasi Kegiatan SPI Tahun 2017


List of the Internal Audit Activities in 2017

No Uraian Rencana Realisasi Keterangan


Description Plan Implementation Remarks
A  Audit dan Evaluasi      
Audit and Evaluation
 1 Audit Hotel 2 2 LHA Hotel Laguna
Hotel Audit Laporan Kajian Kerjasama dengan
PT Bali Nusadewata Village
Audit Report of Laguna Hotel
Report of Cooperation Review of PT
Bali Nusadewata Village
 2 Audit the Mandalika 1 0 Tidak terlaksana karena digabung
The Mandalika Audit dengan Audit Pengadaan barang
dan jasa Nusa Dua
Not performed because it was
combined with an Audit of
Procurement of goods and services
of Nusa Dua
 3 Audit Divisi Keuangan 1 1 Terlaksana
Financial Division Audit Performed
 4 Audit Anak Perusahaan 1 0 Tidak terlaksana, Anak Perusahaan
Subsidiaries Audit yang direncakan belum terbentuk
Not performed, the subsidiaries have
not been established
 5 Evaluasi Pengendalian Intern 1 1 Terlaksana
Internal Control Evaluation Performed
 6 Evaluasi Sistem Teknologi Informasi 1 1 Terlaksana
IT System Evaluation Performed
7 Audit Pengadaan Barang & Jasa 0 1 Terlaksana (LHA Pengadaan Nusa
Procurement Audit Dua & Mandalika)
Performed (Audit Report of
Procurement of The Nusa and the
Mandalika
8 Audit Kepatuhan BC & The Bay Terhadap LUDA 0 1 Terlaksana
LUDA Compliance Audit of BC and The Bay to LUDA Performed
9 Audit Kepatuhan atas LHKPN ITDC 0 1 Terlaksana
Compliance Audit of LHKPN ITDC Performed
 B Konsultasi dan Pendampingan      
Consulting and Assistance
 1 Konsultansi Divisi/Unit Kerja 1 34 Sesuai Permintaan Divisi/Unit Kerja
Consulting services As requested by Division/Working
Units
 2 Counterpart KAP 2016 1 1 Terlaksana sesuai reancana
Counterpart of Public Accountant 2016 Performed
134

LAPORAN TAHUNAN 2017 ANNUAL REPORT

No Uraian Rencana Realisasi Keterangan


Description Plan Implementation Remarks
 3 Tim Evaluator Self Assessment GCG 2016 1 1 Terlaksana sesuai rencana
GCG Self Assessment Evaluator Team 2016 Performed
 4 Tim dan Asesor KPKU 2016 1 1 Terlaksana sesuai rencana
Team and Assessor of KPKU 2016 Performed
 5 Counterpart Assessment GCG 2017 oleh BPKP 1 1 Masih berlangsung target Februari
Counterpart Assessment GCG 2017 by BPKP 2018
In progress with target February 2018
 6 Counterpart Audit BPK RI 1 0 Tidak ada pemeriksaan tahun 2017
Counterpart for State Audit Agency audit No examination in 2017
 7 Revisi Pedoman Pengadaan Barang dan Jasa 1 1 Masih berlangsung
Revised Guidelines of Procurement In progress
 8 Counterpart Review Pengelolaan Tambahan Dana 1 0 Tidak ada pemeriksaan tahun 2017
PMN (BPKP) No examination in 2017
Counterpart of State Capital Participation Review
(BPKP)
 9 Counterpart Pemantauan Tindak Lanjut Kerugian 1 0 Tidak ada pemeriksaan tahun 2017
Negara (BPK RI) No examination in 2017
Counterpart of State Losses Findings (BPK RI)
C  Pengembangan Profesi      
Professional Development
 1 Pendidikan dan Pelatihan, Seminar dan Workshop 4 7 Terlaksana
Education and Training, Seminar and Workshops Performed
 2 Penyusunan Modul, Pedoman SPI 3 0 Tidak Terlaksana
Development of Module, Manual for Internal Audit Not Performed
Unit
 D Kegiatan Lainnya      
Other Activities
 1 Penyusunan laporan kegiatan SPO dan Pemantauan 1 1 Rutin
Tindak Lanjut Hasil Temuan Ekstenal Auditor dan SPI Regular
Preparation of SPO activity reports and Monitoring
Follow-up of Findings of External Auditor and SPI
 2 Rapat pembahasan koordinasi (BPK, BPKP, 1 1 Sesuai Undangan
Kementerian, Komite Audit) As invitation
Coordination Meetings (BPK, BPKP, Ministries, Audit
Committee)

Kegiatan lain di luar PKPT yang dilaksanakan pada tahun 2017 Other activities outside annual plan implemented in
adalah sebagai berikut. 2017 are as follows.
1. Audit Pengadaan Barang dan Jasa 1. Procurement Audit
2. Audit Kepatuhan terhadap LHKPN ITDC. 2. Compliance Audit of ITDC LHKPN.
3. Laporan Hasil Kepatuhan Terhadap LUDA untuk Tenant 3. Compliance Report on LUDA for Tenant Bali
Bali Collection & The Bay. Collection & The Bay.

Hasil Temuan Audit Audit Findings


Hasil pelaksanaan audit tertuang dalam Laporan Hasil Audit The results of the audit implementation are delivered
(LHA) yang antara lain memuat saran dari auditor atas temuan in the Audit Results Report which, among other things,
audit. Saran tersebut harus ditindaklanjuti oleh auditee dalam contains recommendations from the auditor on audit
waktu 45 hari setelah diterimanya Instruksi Tindak Lanjut dari findings. These recommendations must be followed
Direktur Utama. Hasil pelaksanaan tindak lanjut dilaporkan up by the auditee within 45 days after receipt of the
oleh auditee kepada Kepala Divisi SPI, yang kemudian Follow-up Instructions from the President Director. The
dievaluasi untuk menetapkan kesesuaian tindak lanjut tersebut results of the implementation of the follow-up were
dengan rekomendasi. Untuk tindak lanjut yang sudah tuntas reported by the auditee to the Head of the SPI Division,
135

LAPORAN TAHUNAN 2017 ANNUAL REPORT

akan dinyatakan “selesai ditindaklanjuti” dan diinformasikan which was then evaluated to determine the suitability
kepada auditee. Adapun bagi tindak lanjut yang belum selesai of the follow-up with recommendations. For the
dan masih berstatus “belum sesuai rekomendasi/belum follow-up that has been completed, it will be declared
ditindaklanjuti” diminta untuk diselesaikan dengan penjelasan “completed” and informed to the auditee. As for the
yang diperlukan. follow-up that has not been completed and is still in the
status of “not yet according to recommendation / has
not been followed up” is requested to be completed
Pemantauan Tindak Lanjut Rekomendasi Temuan Audit with the necessary explanation.
Eksternal dan Internal
Sampai dengan Bulan Desember 2017 terdapat 171
Monitoring the Follow-up of External and Internal
rekomendasi terdiri dari 80 temuan auditor eksternal dan
Audit Findings Recommendations
91 temuan auditor internal dan telah dilakukan penyelesaian
tindak lanjut rekomendasi sebagai berikut: As of December 2017 there were 171 recommendations
consisting of 80 findings from external auditors and 91
· 96 rekomendasi temuan sudah tuntas ditindaklanjuti,
findings from internal auditors and completion progress
terdiri dari 48 tindak lanjut temuan eksternal dan 48
of follow-up recommendations as follows:
internal.
• 96 recommendation consist of 48 external and 48
· 63 rekomendasi belum sesuai atau dalam proses tindak
internal findings, have been completely followed
lanjut, yang terdiri dari 21 tindak lanjut temuan eksternal
up.
dan 42 internal.
• 63 recommendations consist of 21 external and
· 10 rekomendasi belum ditindaklanjuti, yang terdiri dari
42 internal findings, were not appropriate or in the
9 rekomendasi auditor eksternal dan 1 rekomendasi
follow-up process.
auditor internal.
• 10 recommendations consist of 9
· 2 rekomendasi auditor eksternal tidak dapat
recommendations from external auditors and 1
ditindaklanjuti.
recommendation from internal auditor, have not
been followed up.
• 2 recommendations from external auditors cannot
be followed up.
Daftar Penyelesaian Tindak Lanjut Temuan Audit Tahun 2017
List of Settlement of Audit Finding 2017

Eksternal Internal
External Internal
Uraian
No
Description
Jumlah Jumlah
% %
Total Total

Sesuai Rekomendasi
1 48 60% 48 53%
As Recommended

Belum Sesuai dan Dalam Proses Tindak Lanjut


2 21 26% 42 46%
Not Appropriate and In Progress

Belum Ditindaklanjuti
3 9 11% 1 1%
Have not been followed up

Tidak Dapat Ditindaklanjuti


4 2 3% 0 0%
Unable to followed up

Jumlah
  80 100% 91 100%
Total

Penyimpangan Internal Fraud


Pada tahun 2017 tidak ada penyimpangan yang bersifat In 2017 there were no frauds that were committed by
kecurangan (fraud) yang dilakukan oleh pegawai PT employees of PT Pengembangan Pariwisata Indonesia
Pengembangan Pariwisata Indonesia (Persero). (Persero).
136

LAPORAN TAHUNAN 2017 ANNUAL REPORT

Tahun Year
No Kasus Case
2017 2016 2015
Belum diselesaikan
1 0 0 0
Have not Settled
Dalam proses penyelesaian
2 0 0 0
In progress
Telah diselesaikan
3 0 0 0
Settled
Telah ditindaklanjuti melalui proses hukum
4 0 0 0
Have been settled with legal process
Jumlah
  0 0 0
Total

Penyerahan Laporan Berkala di Tahun 2017 Submission of Periodic Reports in 2017


Setiap Laporan Hasil Audit disampaikan langsung kepada Audit Result Report is submitted directly to the
manajemen dan pihak yang diaudit (auditee) dilengkapi management and auditee equipped with suggestions
dengan saran tindakan perbaikan, termasuk sanksi apabila for corrective actions, including sanctions if necessary.
diperlukan. Kemajuan tindakan harus dilaporkan oleh pihak The progress of the action must be reported by
yang diaudit kepada SPI setiap bulan untuk memastikan auditee to SPI every month to ensure that auditee is
agar setiap pihak yang diaudit selalu berupaya melakukan always trying to make improvements.
perbaikan.
The SPI Management Report is submitted quarterly,
Laporan Manajemen SPI dibuat setiap triwulan, semesteran, semiannually, and annually to related parties a form of
dan tahunan yang disampaikan kepada pihak-pihak yang accountability for the implementation of internal audit
terkait sebagai bentuk pertanggungjawaban atas pelaksanaan activities in the Company.
aktivitas audit internal di Perusahaan.

Internal Control System


Sistem Pengendalian Internal
The Company implemented a risk-based internal
Perusahaan menerapkan sistem pengawasan dan supervision and control system by referring to the
pengendalian internal berbasis risiko dengan mengacu Statement of Financial Accounting Standards (PSAK)
kepada Pernyataan Standar Akuntansi Keuangan (PSAK) dan and the Internal Audit Unit Charter. In addition, the
Piagam Satuan Pengawasan Internal (SPI Charter). Selain Company continued to improve the application of
itu, Perusahaan terus berupaya meningkatkan penerapan internal control through the development of applicable
pengendalian internal melalui pengembangan sistem systems and procedures and fraud prevention.
dan prosedur yang aplikatif serta mencegah terjadinya
The scheme of internal control system of PT
kecurangan.
Pengembangan Pariwisata Indonesia (Persero) can be
Adapun skema sistem pengendalian internal PT seen in the following figure:
Pengembangan Pariwisata Indonesia (Persero) dapat dilihat
pada gambar berikut:

BOARD OF DIRECTORS AND BOARD OF COMMISSIONERS

SENIOR MANAGEMENT

FIRST TIER DEFENSE SECOND TIER DEFENSE THIRD TIER DEFENSE

RISK MANAGEMENT

MANAGEMENT
CONTROL EXTERNAL
FINANCIAL CONTROL AUDITOR

SECURITY INTERNAL
AUDIT

QUALITY
REGULATOR
INTERNAL
MANAGEMENT
STANDARD
LAW & COMPLIANCE

WORKING UNIT RISK MANAGEMENT DIVISION SPI DIVISION


137

LAPORAN TAHUNAN 2017 ANNUAL REPORT

Pernyataan Pengendalian Internal Internal Control Statement


Salah satu implementasi tata kelola perusahaan yang baik One of the implementation of Good Corporate
adalah memastikan bahwa sistem pengendalian internal Governance is to ensure that the internal control
berjalan secara efektif. Penerapan sistem pengendalian system runs effectively. The implementation of the
internal diarahkan untuk memastikan bahwa Perusahaan internal control system is directed to ensure that the
telah memiliki kehandalan laporan dan informasi keuangan, Company has the reliability of financial reports and
kepatuhan terhadap peraturan yang berlaku serta efisiensi information, compliance with applicable regulations
dan efektivitas kegiatan operasional. and the efficiency and effectiveness of operational
activities.
Untuk itulah PT Pengembangan Pariwisata Indonesia (Persero)
terus berupaya menerapkan sistem pengendalian internal For this reason, PT Pengembangan Pariwisata
yang efektif dengan melibatkan Dewan Komisaris, Direksi, Indonesia (Persero) continues its efforts to implement
dan seluruh pegawai dalam Perusahaan mengacu pada an effective internal control system by involving the
prinsip-prinsip Internal Control-Integrated Framework yang Board of Commissioners, the Board of Directors
diterbitkan oleh The Committee of Sponsoring Organization and all employees in the Company referring to the
(COSO) of The Treadway Commission. principles of Internal Control-Integrated Framework
published by The Committee of Sponsoring.
Sesuai dengan prinsip-prinsip dalam kerangka COSO,
unsur pengendalian internal PT Pengembangan Pariwisata In accordance with the principles within the
Indonesia (Persero) terdiri dari lingkungan pengendalian, framework of COSO, the element of internal control
penilaian risiko, aktivitas pengendalian, informasi dan of PT Pengembangan Pariwisata Indonesia (Persero)
komunikasi, serta pemantauan. consists of a control environment, risk assessment,
control activities, information and communication,
and monitoring.
Lingkungan Pengendalian
Yang dimaksud dengan lingkungan pengendalian adalah
Control Environment
segala sesuatu yang dimiliki dan mempengaruhi pencapaian
Perusahaan untuk mencapai budaya sadar pengendalian, The definition of control environment is everything
yang meliputi: that is owned and influences the achievement of the
Company to achieve a culture of control awareness,
1. Nilai integritas dan etika sebagaimana diatur
which includes:
dalam Pedoman Etika Usaha dan Tata Perilaku PT
Pengembangan Pariwisata Indonesia (Persero). 1. The value of integrity and ethics as stipulated in
the Code of Business Ethics and Conduct of PT
2. Komitmen terhadap kompetensi, yang ditetapkan
Pengembangan Pariwisata Indonesia (Persero).
dalam kebijakan Human Capital untuk meningkatkan
kompetensi SDM. 2. Commitment to competence, which is stipulated
in the Human Capital policy to improve HR
3. Pengawasan terhadap manajemen dan Komite Audit,
competencies.
sebagaimana diatur dalam Board Manual, Internal Audit
Charter dan Audit Committee Charter. 3. Oversight of management and Audit Committee,
as regulated in the Board Manual, Internal Audit
4. Filosofi manajemen dan gaya operasi, yang diatur lebih
Charter and Audit Committee Charter.
lanjut dalam kebijakan dan penerapan manajemen risiko.
4. Management philosophy and the business
5. Struktur organisasi, pendelegasian wewenang dan
way, which are further regulated in policies and
tanggung jawab.
application of risk management.
5. Organizational structure, delegation of authority
Penilaian Risiko and responsibility.
Dalam menjalankan operasional bisnisnya, PT Pengembangan
Pariwisata Indonesia (Persero memiliki potensi risiko yang
Risk Assessment
perlu terus diidentifikasi dan diukur yang dipengaruhi oleh
berbagai faktor internal maupun eksternal. Penilaian risiko To run its business operations, PT Pengembangan
dilakukan melalui pelaksanaan asesmen tingkat kematangan Pariwisata Indonesia (Persero) has potential risks that
manajemen risiko di seluruh unit kerja untuk memastikan need to be continuously identified and measured that
bahwa risiko yang ada telah dikelola dengan baik melalui are influenced by various internal and external factors.
tindakan mitigasi yang diperlukan. Risk assessment is carried out through the assessment
of the level of maturity of risk management in all
work units to ensure that the risks are well managed
through the necessary mitigation measures.
138

LAPORAN TAHUNAN 2017 ANNUAL REPORT

Aktivitas Pengendalian Control Activities


Aktifitas sistem pengendalian merupakan kebijakan dan Control system activities consist of policies and
prosedur yang dibuat oleh manajemen untuk memenuhi procedures developed by management to fulfill the
tujuan yang ditetapkan, melalui: stated objectives, through:
1. Pembagian tugas, tanggung jawab dan kewenangan 1. Division of duties, responsibilities and authorities
sesuai dengan fungsi dari masing-masing unit in accordance with the functions of each
organisasi. organizational unit.
2. Mempersiapkan sistem pencatatan data dan 2. Preparation a good data recording and document
penyimpanan dokumen Perusahaan yang baik. storage system.
3. Preparation of the system to secure Company
3. Mempersiapkan sistem pengamanan data dan
data and documents properly.
dokumen Perusahaan dengan baik.
4. Competency-based HR Management
4. Manajemen SDM berbasis kompetensi
5. Commitment to the implementation of risk
5. Komitmen penerapan manajemen risiko yang management that leads to a culture of risk
mengarah pada budaya sadar risiko awareness
6. Melakukan penilaian atau pemeriksaan atas kinerja 6. Assessment or examination of the Company’s
Perusahaan oleh pihak independen seperti oleh performance by an independent party such as by
Kantor Akuntan Publik. the Public Accounting Firm.

Informasi dan Komunikasi Information and Communication

Salah satu unsur penting dalam mendukung tercapainya One important element in supporting the achievement
sistem pengendalian internal yang efektif adalah of an effective internal control system is the
pelaksanaan informasi dan komunikasi melalui berbagai implementation of information and communication
media dan saluran komunikasi internal yaitu: through various internal media and channels, namely:

· sistem pelaporan formal, • formal reporting system,

· aplikasi sistem teknologi informasi, dan • application of information technology systems, and

· program komunikasi manajemen antara lain melalui • management of the management communication
rapat Dewan komisaris, rapat Direksi, rapat Komite programs, including the Board of Commissioners
Audit, dan Komite Manajemen Risiko dan Investasi. meetings, the Board of the Directors meetings, Audit
Committee meetings, and the Risk Management
and Investment committee meetings.
Pemantauan
PT Pengembangan Pariwisata Indonesia (Persero) Monitoring
terus meningkatkan pemantauan penerapan sistem
pengendalian internal, yang mencakup pengendalian PT Pengembangan Pariwisata Indonesia (Persero)
keuangan maupun pengendalian operasional secara continued to improve the monitoring of the
berkala. Tujuan pemantauan tersebut adalah untuk melihat, implementation of the internal control system, which
memastikan efektivitas pelaksanaan pengendalian internal inicluded periodic financial control and operational
antara rencana dan realisasi. Pemantauan dilakukan control. The purpose of the monitoring is to observe,
melalui assessment oleh Divisi Manajemen Risiko serta ensure the effectiveness of the implementation
assurance berkala oleh Satuan Pengawasan Internal. of internal control between plans and realization.
Monitoring is carried out through an assessment by
the Risk Management Division and periodic assurance
Manajemen Risiko by the Internal Audit Unit.

PT Pengembangan Pariwisata Indonesia (Persero)


memandang bahwa manajemen risiko harus Risk Management
diintegrasikan sepenuhnya ke dalam tata kelola organisasi
agar dapat memberikan kepastian terhadap pencapaian PT Pengembangan Pariwisata Indonesia (Persero)
sasaran organisasi. Selaras dengan itu, Perusahaan considered that risk management must be fully
senantiasa berupaya menjadikan pengelolaan risiko integrated into organizational governance in order to
sebagai budaya kerja korporasi sehingga penerapannya provide certainty to the achievement of organizational
konsisten dan secara signifikan memberi manfaat kepada goals. In line with this, the Company constantly strives
keberlangsungan operasional Perusahaan. to make risk management a corporate work culture so
that its implementation is consistent and significantly
benefits the sustainability of the Company’s operations.
139

LAPORAN TAHUNAN 2017 ANNUAL REPORT

Tujuan Penerapan Manajemen Risiko Objectives of Risk Management Implementation


Sesuai dengan ketetapan yang telah dibuat dalam Pedoman In accordance with the provisions made in the
Perilaku Perusahaan, tujuan penerapan manajemen risiko Company’s Code of Conduct, the purpose of
untuk: implementing risk management are:
1. Meningkatkan reputasi Perusahaan diperlukan komunikasi 1. Improving the Company’s reputation requires
yang baik dengan para pemangku kepentingan, dimana good communication with stakeholders, who
mereka dapat mengetahui bahwa Perusahaan mampu acknowledge that the Company ability to manage
menangani risiko yang dihadapinya dengan baik. risks.
2. Meningkatkan efektifitas dan efisiensi manajemen, 2. Improve the effectiveness and efficiency of
dimana semua risiko yang dapat menghambat proses management, by identified and managed risks
organisasi harus diidentifikasikan dan dikelola dengan that delayed organization process. In the context
baik. Dalam konteks, manajemen risiko maka hal of risk management, it was an integrated part of
tersebut menjadi bagian yang menyatu dalam proses the decision making process.
pengambilan keputusan (decision making). 3. Provide sufficient guarantees for the achievement
3. Memberikan jaminan yang wajar atas pencapaian of the Company’s goals from improved ability to
sasaran Perusahaan karena kemampuan menangani manage the risks, which is inherent within the
risiko Perusahaan yang lebih baik, yang melekat dalam organization.
sendi-sendi tata kelola organisasi. 4. Build competencies and work culture with
4. Membangun kompetensi dan budaya kerja yang sadar continuously risk awareness.
risiko secara berkelanjutan.
The Company’s risk management function is carried
Fungsi pengelolaan risiko korporat dilakukan melalui Divisi out through the Risk Management Division of PT
Manajemen Risiko PT Pengembangan Pariwisata Indonesia Pengembangan Pariwisata Indonesia (Persero) based
(Persero) berdasarkan Surat Keputusan Direksi No.Kep/ on the Board of Directors Decree No. Kep / Dir-ITDC
Dir-ITDC/17.2/IV/2016 tentang Struktur Organisasi, Uraian / 17.2 / IV / 2016 concerning Organizational Structure,
Tugas dan Jabatan PT. Pengembangan Pariwisata Indonesia. Job Description and Position of PT Pengembangan
Organisasi ini dipimpin oleh pejabat setingkat Kepala Divisi Pariwisata Indonesia (Persero). This organization is led
dan bertanggung jawab langsung kepada Direktur Strategi by officials at Head Division level, and was directly report
dan Keuangan. to the Director of Corporate Strategy and Finance.
Divisi ini bertanggung jawab dalam penerapan manajemen This division was responsible to integrate risk
risiko secara terintegrasi; memberikan masukan kepada management implementation; provide input to the
Direksi dalam penyusunan kebijakan, strategi, dan kerangka Board of Directors for the formulation of policies,
kerja manajemen risiko; mengembangkan prosedur strategies and risk management frameworks; develop
untuk identifikasi,analisis, evaluasi, dan pemantauan procedures for risk identification, analysis, evaluation
risiko; melakukan fasilitasi, pemantauan, serta pelaporan and monitoring; facilitate, monitor and report on the
implementasi manajemen risiko; serta melakukan kajian implementation of risk management; and reviewing
terhadap usulan aktivitas/transaksi usaha tertentu atau yang proposals for certain strategic business activities /
bersifat strategis. transactions.
Di tingkat fungsi pengawasan Dewan Komisaris, telah At the level of the oversight function of the Board of
dibentuk Komite Manajemen Risiko dan Investasi yang Commissioners, the Risk Management and Investment
diketuai oleh salah satu Komisaris, untuk melakukan Committee has been established, chaired by one
pengawasan dan memberikan rekomendasi yang diperlukan of the Commissioners, to supervise and provide
dalam pengelolaan risiko. recommendations needed for risk management.
Perusahaan senantiasa meningkatkan kompetensi dan The Company constantly improved employee
keahlian pegawai melalui program sertifikasi tingkat lokal competencies and expertise through local and
maupun internasional, serta program-program pelatihan international level certification programs, as well as
bidang manajemen risiko lainnya. other risk management training programs.
Kegiatan peningkatan kompetensi bidang manajemen risiko The activities to increase the competence in the field
yang dilaksanakan tahun 2017 adalah sebagai berikut. of risk management carried out in 2017 are as follows.
140

LAPORAN TAHUNAN 2017 ANNUAL REPORT

No Pelatihan Peserta Waktu Penyelenggara


Training Participants Date Issuer

1 Pengembangan Kepemimpinan Level Kepala Seksi 1 1 Oktober ITDC


Leadership Development for Section Head Level 1 October

2 Pengembangan Kepemimpinan Level Kepala Bagian 1 1 Oktober ITDC


Leadership Development for Sub Division Head Level 1 October

3 Pengembangan Kepemimpinan Level Kepala Seksi 2 1 Nopember ITDC


Leadership Development for Section Head Level 2 November

4 Pengembangan Kepemimpinan Level Kepala Bagian 2 2 Nopember ITDC


Leadership Development for Sub Division Head Level 2 November

5 Pelatihan Teknik Asesmen Risiko IEC/ISO 31010 Series 2 : ISO 31000 1 Maret CRMS Indonesia
Training on Risk Assessement IEC/ISO 31010 Series 2 : ISO 31000 March

6 Workshop Risk Management 1 Mei ITDC


Workshop Risk Management May

7 ERM Fundamental 1 Mei CRMS Indonesia


ERM Fundamental May

8 Coaching Workshop (Kepala Divisi & Kepala Bagian) 2 September ITDC


Coaching Workshop (Sub Division Head and Section Head) September

Profil Kepala Divisi Manajemen Risiko Profile of Head of Risk Management Division
Ditetapkan berdasarkan SK Direksi No. Kep/Dir-ITDC/32/ Appointed based on the Board of Directors Decree
VIII/2016 tanggal 01 Agustus 2016. Berikut profil ringkas No. Kep / Dir-ITDC / 32 / VIII / 2016 dated August 1,
Kepala Divisi Manajemen Risiko. 2016. Following is a brief profile of Head of the Risk
Management Division.
I Dewa Gede Sutarsa Jiwa (46 tahun).
I Dewa Gede Sutarsa Jiwa (46 years).
Lahir di Buleleng, 21 Mei 1971. Saat ini berdomisili di Denpasar.
Menjabat sebagai Kepala Divisi Manajemen Risiko sejak 1 Born in Buleleng, May 21, 1971. He lives in Denpasar. He
Agustus 2016. Memperoleh gelar Sarjana Akuntansi dari has served as Head of the Risk Management Division
Sekolah Tinggi Akuntansi Negara (STAN) pada tahun 1999 since August 1, 2016. He obtained his Bachelor of
dan Master of Commerce dari University of Queensland, Accounting from the State College of Accounting
Australia (2002). Bergabung sejak tahun 2014. Sebelumnya (STAN) in 1999 and the Master of Commerce from the
menjabat sebagai Pengawas Keuangan (SPI). Pelatihan dan University of Queensland, Australia (2002). Joined the
sertifikasi yang pernah diikuti antara lain: Sertifikasi Auditor, Company since 2014. Previously served as Financial
Audit Berbasis Risiko, Audit Operasional, Enterprise Risk Supervisor at SPI. Training and certifications that
Management, ISO 31000 Series, Metodologi Penilaian GCG. have been followed include: Auditor Certification,
Risk Based Audit, Operational Audit, Enterprise Risk
Management, ISO 31000 Series, GCG Assessment
Kerangka Kerja Manajemen Risiko Methodology.
Dalam rangka penerapan manajemen risiko secara
terintegrasi, PT Pengembangan Pariwisata Indonesia (Persero)
Risk Management Framework
telah menyusun dan menetapkan kebijakan manajemen risiko
korporat dengan mengadopsi standar sistem manajemen In the framework of integrated risk management
dan best practice melalui Surat Keputusan Bersama Dewan implementation, PT Pengembangan Pariwisata
Komisaris dan Direksi Nomor 02/KEP/DEKOM/II/2017 dan Indonesia (Persero) has formulated and established
Nomor Kep/Dir-ITDC/16/II/2017 tanggal 3 Februari 2017. corporate risk management policies by adopting
management system standards and best practices
through Joint Decrees of the Board of Commissioners
and the Board of Directors Number 02/KEP/DEKOM/
II/2017 and Kep/Dir- ITDC/16/II/2017 Number dated
February 3, 2017.
141

LAPORAN TAHUNAN 2017 ANNUAL REPORT

Sesuai prinsip-prinsip manajemen risiko, Perusahaan In accordance with the principles of risk management,
menetapkan bahwa pengelolaan risiko harus menjadi the Company determined that risk management must
bagian yang menyatu dalam proses bisnis dan harus be an integrated part of the business process and
diinternalisasikan menjadi bagian dari budaya Perusahaan. must be internalized as part of the Company’s culture.
Guna memastikan bahwa pengelolaan risiko terinternalisasi In order to ensure that risk management is internalized
dalam proses bisnis perusahaan, maka mekanismenya diatur in the company’s business processes, the mechanism
dalam sebuah kerangka kerja (framework) yang mengacu is regulated in a framework that refers to ISO 31000:
pada ISO 31000:2009 tentang Enterprise Risk Management. 2009 on Enterprise Risk Management.

Prinsip MR
RM Principles

Wujud mandat dan komitmen penerapan manajemen risiko Mandate and commitment of enterprise risk
korporat dilakukan berdasarkan prinsip-prinsip, penjabaran management established based on the principles,
tugas pokok dan tanggung jawab utama pengelolaan risiko the translation of the main tasks and the main
di seluruh lingkungan perusahaan. Adapun pembagian responsibilities of risk management in the entire
tugas pengawasan dan pengelolaan manajemen risiko di Company environment. The division of supervision
Perusahaan dilakukan sebagai berikut. and management function of risk management in the
Company is carried out as follows.

No Pengelola Tanggung Jawab Utama


Person in Charge Main Responsibility

1 Dewan Komisaris a. Mengawasi pelaksanaan pengelolaan risiko di tingkat korporat.


Board of Commissioners b. Menyetujui kebijakan manajemen risiko yang berisikan antara lain Risk Appetite
dan Risk Tolerance yang diusulkan Direksi
a. Oversight the implementation of risk management at the corporate level.
b. Approved the risk management policy which includes Risk Appetite and Risk
Tolerance proposed by the Board of Directors

2 Komite Manajemen Risiko dan Upaya pengawasan terhadap penerapan manajemen risiko korporat secara efektif,
Investasi sesuai dengan kebijakan penerapan manajemen risiko korporat yang berlaku.
Risk Management and Oversight of effective corporate risk management in accordance with the applicable
Investment Committee corporate risk management policies.

3 Komite Audit Upaya pengawasan terhadap pelaksanaan fungsi audit internal perusahaan dapat
Audit Committee terlaksana secara efektif, proaktif dan berkesinambungan, termasuk di pengawasan atas
keberlangsungan pengelolaan risiko yang dilakukan oleh perusahaan.
Oversight of the implementation of the company’s internal audit function can be carried
out effectively, proactively and continuously, including in monitoring the sustainability of
risk management carried out by the Company.
142

LAPORAN TAHUNAN 2017 ANNUAL REPORT

No Pengelola Tanggung Jawab Utama


Person in Charge Main Responsibility

4 Direksi a. Menetapkan kebijakan, strategi, kerangka kerja pelaksanaan manajemen risiko.


Board of Directors b. Menetapkan risk appetite dan risk tolerance.
c. Memberikan arahan strategis dalam penerapan manajemen risiko.
d. Alokasi sumber daya yang memadai terkait penerapan manajemen risiko.
e. Mengembangkan budaya manajemen risiko ke seluruh jenjang organisasi.
f. Melaporkan pelaksanaan manajemen risiko kepada Dewan Komisaris.
a. Establish policies, strategies, and risk management implementation frameworks.
b. Establish risk appetite and risk tolerance.
c. Provide strategic direction in the application of risk management.
d. Adequate resource allocation related to risk management implementation.
e. Develop a culture of risk management throughout all levels of the organization.
f. Report the implementation of risk management to the Board of Commissioners.

5 Satuan Pengawasan Internal a. Melakukan evaluasi, memberikan keyakinan yang memadai (assurance) atas proses
Internal Audit manajemen risiko.
b. Melakukan evaluasi serta monitoring terhadap kecukupan pengendalian intern dan
rencana penanganan risiko.
c. Menerapkan pendekatan Risk-Based Audit dalam perencanaan dan pelaksanaan
proses audit internal
d. Memberikan masukan terhadap profil risiko yang disusun oleh Divisi MR
a. Evaluate and provide assurance of the risk management process.
b. Evaluate and monitor the adequacy of internal controls and risk management plans.
c. Implement a Risk-Based Audit approach in planning and implementing internal
audit processes
d. Provide input on the risk profile prepared by the RM Division

6 Divisi Manajemen Risiko a. Bertanggung jawab atas penerapan manajemen risiko secara terintegrasi.
Risk Management Division b. Memberikan masukan kepada Direksi dalam penyusunan kebijakan, strategi, dan
kerangka kerja manajemen risiko.
c. Mengembangkan prosedur untuk identifikasi, analisis, evaluasi, pemantauan, dan
perlakuan risiko.
d. Melakukan fasilitasi, pemantauan, serta pelaporan implementasi manajemen risiko
e. Melakukan tinjauan secara berkala terhadap kerangka kerja, kebijakan, serta sistem
dan prosedur manajemen risiko.
a. Responsible for integrated risk management implementation.
b. Provide input to the Board of Directors in the formulation of policies, strategies and
risk management frameworks.
c. Develop procedures for identification, analysis, evaluation, monitoring and
treatment of risks.
d. Facilitate, monitor and report on the implementation of risk management
e. Conduct periodic reviews of the framework, policies and risk management systems
and procedures.

7 Pemilik Proses a. Melakukan identifikasi, analisis, evaluasi, serta pemilihan tindakan penanganan/
Processes Owner respon terhadap risiko di unit kerja masing-masing.
b. Bertanggung jawab atas penerapan manajemen risiko di unit kerja masing-
masing.
c. Menyampaikan profil risiko dan pengelolaan risiko di unit kerjanya.
a. Identifying, analyzing, evaluating, and selecting handling actions / responses to
risks in their respective work units.
b. Responsible for the implementation of risk management in each work unit.
c. Delivering risk profiles and risk management in the work unit.
143

LAPORAN TAHUNAN 2017 ANNUAL REPORT

Roadmap Pengembangan Manajemen Risiko ITDC 2016- Roadmap of ITDC Risk Management Development
2020 2016-2020
Sesuai dengan Roadmap Pengembangan Manajemen Risiko In accordance with the 2016-2020 ITDC Risk
ITDC 2016-2020, periode tahun 2017 termasuk dalam Management Development Roadmap, the 2017
tahap pengembangan infrastruktur manajemen risiko, period is included in the development phase of risk
yaitu tersedianya kebijakan, pedoman dan prosedur, serta management infrastructure, consist of the availability
pengembangan kapasitas sumber daya manusia sehingga of policies, guidelines and procedures, as well as
penerapan manajemen risiko dapat berjalan secara memadai, the development of human resource capacity so
terstruktur, dan terintegrasi. that the implementation of risk management can
be implemented in an adequate, structured and
Sasaran yang ingin dicapai adalah 1) Penerapan manajemen
integrated manner.
risiko secara terintegrasi, 2) Penyediaan kajian manajemen
risiko. Program kerja tahun 2017 direncanakan sesuai dengan The targets of achievement are 1) Implementation
sasaran yang ingin dicapai, yaitu menyediakan struktur yang of integrated risk management, 2) Provision of risk
memadai untuk menciptakan pertumbuhan yang kuat. management analysis. The 2017 working program
is planned in accordance with the objectives to be
achieved, providing an adequate structure to create
solid growth.

No Kegiatan Rencana Realisasi


Activities Plan Accomplishment

  Penerapan Manajemen Risiko Terintegrasi    


Implementation of Integrated Risk Management

1 Penyusunan kebijakan dan pedoman manajemen risiko SKB Dekom dan Direksi, SKB Dekom dan Direksi,
Preparation of policies and manuals of risk management Pedoman MR Pedoman MR
Joint Decree of BOD and Joint Decree of BOD and
BOC BOC
Risk Management Manual Risk Management Manual

2 Penyusunan SOP Manajemen Risiko SOP Penerapan MR 5 (lima) SOP


Preparation of Risk Management SOP RM Management 5 (five) SOP
Implementation

3 Workshop Risk Assessment 1 (satu) kali kegiatan 1 (satu) kali kegiatan


Workshop Risk Assessment 1 (one) time of activities 1 (one) time of activities

4 Penyusunan Risk Register Divisi/Bagian 20 Divisi/Bagian


Development of Risk Register Division/Sub Division 20 Division/Sub Division

5 Pengembangan kompetensi SDM 3 orang 2 orang


HR Competency Development 3 employees 2 employees

6 Pelaporan dan pemantauan risiko 4 laporan 4 laporan


Risk report and monitoring 4 reports 4 reports

  Penyediaan Kajian Manajemen Risiko    


Provision of Risk Management Studies

1 Tinjauan tanggapan terhadap aktivitas atau transaksi usaha sesuai permintaan 25 kajian
tertentu As requested 25 analysis
Provision of Risk Management Review

Untuk memastikan penyelenggaraan dan risiko yang efektif, To ensure effective implementation and risk, the
perusahaan akan membangun perangkat infrastruktur Company will build a risk management infrastructure
pengelolaan risiko yang mencakup (a) kebijakan dan pedoman, that includes (a) policies and guidelines, (b) risk
(b) prosedur penilaian risiko, (c) prosedur pemantauan risiko, assessment procedures, (c) risk monitoring procedures,
serta (d) prosedur pelaporan dan pengkomunikasian. and (d) reporting and communication procedures.
144

LAPORAN TAHUNAN 2017 ANNUAL REPORT

Profil Risiko Korporat Corporate Risk Profile


PT Pengembangan Pariwisata Indonesia (Persero) terus PT Pengembangan Pariwisata Indonesia (Persero) keen
berupaya mengimplementasikan manajemen risiko secara on efforts to implement the effective risk management
efektif pada setiap jenjang organisasi perusahaan yaitu in each organizational level; the corporate and unit,
korporat dan unit dengan mempertimbangkan prioritas by considering priority and benefit of each working
dan manfaat tiap program kerja/proyek bagi kelangsungan program/project for the corporate sustainability.
perusahaan. Untuk itu dikembangkan manajemen risiko The corporate risk management is developed for
korporat sebagai suatu proses yang diterapkan dalam this reason as a process to be applied in the strategy
penyusunan strategi yang dirancang untuk mengidentifikasi composition which is designed to identify risks that
risiko-risiko yang dapat berpengaruh terhadap kemampuan may influence the corporate ability in reaching its
Perusahaan untuk mencapai tujuan dan sasaran-sasarannya goals and objectives and to manage the risks under
serta mengelola risiko-risiko tersebut agar berada dalam the acceptable levels and to ensure that the corporate
tingkat yang dapat diterima dan dapat memberikan kepastian goals and objective will be achieved.
bahwa tujuan dan sasaran Perusahaan akan tercapai.
To obtain that goals, the Risk Management System
Untuk mencapai tujuan tersebut maka proses implementasi implementation process in PT Pengembangan
Sistem Manajemen Risiko di PT Pengembangan Pariwisata Pariwisata Indonesia (Persero) is done as follows:
Indonesia (Persero) yang dilakukan adalah sebagai berikut:

Penetapan Konteks
Setting Context

Asesmen Resiko
Communication and Consultation

Risk Assesment
Komunikasi dan Konsultasi

Monitoring and Review


Pemantauan dan Riviu
Identifikasi Resiko
Risk Identification

Analisis Resiko
Risk Analysis

Evaluasi Resiko
Risk Evaluation

Perlakuan Resiko
Risk Implementation
145

LAPORAN TAHUNAN 2017 ANNUAL REPORT

Taksonomi Risiko Risk Taxonomy


Sebelum melakukan pengukuran risiko di tingkat korporat Before conducting risk measurement in the corporate
dan tingkat unit, dilakukan pengelompokan risiko dalam and unit levels, risk grouped according to categories
kategori dan sub-kategori sesuai proses bisnis Perusahaan, and sub-categories is conducted according to
yang disebut taksonomi risiko seperti di bawah ini. corporate business process, which is referred to as
risk taxonomy as follows.

Kategori Risiko Penjelasan


No
Risk Category Explanation

Risiko yang timbul karena tidak berfungsinya sistem internal yang berlaku, kesalahan manusia,
Operasional
1 atau kegagalan sistem
Operational
Risks because prevailing internal system dysfunction, human error, or system failure

Risiko yang timbul karena tidak tercapainya strategi yang sudah ditetapkan dan bersumber antara
Strategis
2 lain dari kesalahan pengambilan keputusan.
Strategic
Risks because of predetermined strategies and due to failure in decision making.

Risiko yang timbul karena tidak tercapainya target-target finansial yang sudah ditetapkan dan
Keuangan bersumber antara lain dari kondisi perekonomian, kesalahan strategi dalam penempatan dana
3
Financial Risks from unachieved financial targets due to macro economy condition, inaccuracy strategy in
allocating fund

Hukum Risiko yang timbul akibat tuntutan hukum dan/atau kelemahan aspek yuridis
4
Law Risks from lawsuits and/or legal aspect weakness

Risiko akibat menurunnya tingkat kepercayaan pemangku kepentingan (stakeholders) yang


Reputasi
5 bersumber dari persepsi negatif terhadap perusahaan
Reputation
Risks from declined trust of stakeholders due to negative perspective to the Company

Risiko yang timbul karena tidak berfungsinya sistim sosialisasi dan komunikasi dengan
lingkungan sekitar dan bersumber dari lingkungan kerja antara lain dari pekerja, masyarakat
Sosial
6 sekitarnya, dan kultural
Social
Risks from lack of socialization and communication systems with communities from workers,
local communities, and culture

Risiko yang timbul karena adanya wabah yang menular dan masalah keamanan nasional seperti
Keamanan dan terorisme. Risiko ini bersumber dari tidak adanya usaha preventif untuk menanggulangi wabah
7 kesehatan dan masalah keamanan tsb
Safety and Health Risks from infectious plague and national security problem such as terrorism. These risks
sources are from no preventive efforts to mitigate these plague and security problems.

Pembuatan dan Penetapan Profil Risiko Tahun 2017 Establishing and Determining Risk Profile in 2017
Profil risiko korporat dan unit tahun 2017 telah ditetapkan Corporate and unit risk profiles in 2017 was determined
berdasarkan hasil risk assessment yang diadakan bersama based on the risk assessment to be held with all related
seluruh divisi/unit kerja terkait. Adapun tujuannya adalah divisions/working units. The objective was as efforts
sebagai upaya yang dilaksanakan oleh Direksi, jajaran done by the Board of Directors, the Management, and
Manajemen, dan karyawan Perusahaan sebagai risk the Company employees as risk owners to identify,
owner untuk mengidentifikasi, menganalisa, mengelola, analyze, and handle risks that might influence the
serta menangani risiko-risiko yang dapat mempengaruhi Company’s goals achievement.
pencapaian sasaran perusahaan.

Summary of Main Risks and Mitigations


Ringkasan Risiko Utama dan Mitigasi
After existing risks are identified, the following step
Setelah risiko-risiko yang ada berhasil diidentifikasi, langkah is determining mitigation strategies for each of
berikutnya adalah menentukan strategi penanganan masing- respective risk. The following table shows necessary
masing risiko tersebut. Tabel berikut menyajikan tindakan- actions in the risk mitigation.
tindakan yang dipandang perlu dalam penanganan risiko.
146

LAPORAN TAHUNAN 2017 ANNUAL REPORT

Nama Risiko Kategori Risiko Mitigasi


No
Risk Risk Category Mitigation

1 Risiko piutang tidak tertagih Keuangan


Risk of uncollectible account expense Financial

Risiko tidak tertagihnya piutang akibat kondisi keuangan Surat peringatan, koordinasi dgn divisi
tenant maupun belum optimalnya penerapan ketentuan terkait utk tindakan penegakan LUDA
The uncollectible account expense because of Written warning, coordination with related
tenant financial condition or non-optimal provision divisions for LUDA enforcement
implementation

2 Risiko nilai tukar Keuangan Kajian/analisis pergerakan nilai tukar


Risk of currency exchange value Financial Study/analysis of currency exchange value
movement

Risiko yang muncul karena perubahan nilai tukar mata


uang terhadap mata uang yang lain
The risk from currency rate compared to other

3 Risiko perolehan pembiayaan Keuangan Mencari alternatif sumber-sumber


Risk of Funding Acquisition Cost Financial pembiayaan
Looking for alternative funding sources

Keterlambatan untuk memperoleh pembiayaan/ Pendekatan ke lembaga-lembaga


financial close/tingkat bunga yang tidak optimal pembiayaan, kemitraan strategis,
Lateness for acquiring funding/financial close/ non penggunaan financial advisor
optimal interest rate Approaching funding bodies, strategic
partnership, using financial advisor

4 Risiko kerugian pada anak perusahaan / perusahaan Keuangan Penyiapan kajian (FS) oleh konsultan yg
patungan Financial berkualitas
Risk on the subsidiary company/joint venture company Feasibility studies (FS) by qualified
consultants

Kerugian yang timbul dalam pengelolaan anak 1. Seleksi/pemilihan partner yang kredibel
perusahaan atau peusahaan patungan 2. Penempatan pegawai ITDC dalam
Loss from subsidiary company or joint venture manajemen
company managements 1. Selecting credible partners
2. Placing ITDC employees in the
management

5 Risiko penagihan Keuangan


Risk of Collection Financial

Risiko tidak tersedianya data laporan keuangan 1. Monitoring /mengingatkan tenant


tenant sehingga tidak dapat dilakukan penagihan atau untuk memberikan laporan keuangan
penerimaan pendapatan tidak sesuai yang seharusnya sesuai ketentuan LUDA
Risk from unavailability of tenant financial report data 2. Audit pendapatan tenant oleh SPI
which made collection unable to settle and income 1. Monitoring/warning tenant to provide
less than expected. financial report which complies the
LUDA provisions
2. Auditing tenant income by SPI

6 Risiko Penjualan/Pendapatan Event Keuangan


Risk of Sales/Event Revenues Financial
147

LAPORAN TAHUNAN 2017 ANNUAL REPORT

Nama Risiko Kategori Risiko Mitigasi


No
Risk Risk Category Mitigation

Terjadinya peristiwa tidak tercapainya target penjualan 1. Memanfaatkan saluran promosi/media


Unachieved sales targets sosial yang ada
2. Survey pasar, kajian yg memadai
1. Using existing promotion/social media
channels
2. Market survey, sufficient studies

7 Risiko penempatan dana Keuangan Kajian/analisis yg memadai


Risiko terjadinya kerugian/penurunan nilai dalam Financial Sufficient studies/analyses
penempatan dana
Risk of Fund placement
Risk of loss/devaluation in the fund placement

8 Risiko Pembebasan Lahan (Enclave) Operasional


Risk of Land Acquisition (Enclave) Operational

Risiko harga penawaran yang melampaui harga 1. Pendekatan kepada masyarakat pemilik
appraisal dan sulitnya melakukan penawaran untuk tanah, pemerintah daerah
membeli lahan enclave 2. Tawaran kemitraan/kerjasama
Risks from exceeding offering price compare to 1. Approaching land owners and regional
appraisal price and difficulties in making offer to government
purchase enclave land 2. Partnership/cooperation

9 Risiko Keterlambatan Proyek Infrastruktur Operasional


Risk of Infrastructure Project Delay. Operational

Risiko terjadinya keterlambatan penyelesaian proyek 1. Monitoring yg ketat terhadap jadwal


dari jadwal seharusnya proyek, meningkatkan pengawasan
Risk of Infrastructure Project Delay 2. Pengamanan kawasan
3. Penyiapan kelengkapan dokumen dan
koordinasi instansi terkait
1. Secured monitoring to project
schedules, improvement of monitoring
2. Area security
3. Preparing document completeness and
coordination with related institutions

10 Risiko Gangguan Pengolahan Air Limbah Operasional


Risk of Waste Water Processing Disturbance Operational

Peristiwa terjadinya gangguan pengolahan limbah Pengecekan dan pemeliharaan rutin serta
Disturbance in waste water processing peremajaan aksesoris (water meter, valve,
dll)
Routine checking and maintenance and
equipment refurbish (water mater, valves,
etc.)

11 Risiko kualitas air Operasional


Risk of water quality Operational
148

LAPORAN TAHUNAN 2017 ANNUAL REPORT

Nama Risiko Kategori Risiko Mitigasi


No
Risk Risk Category Mitigation

Baku mutu air irigasi tidak sesuai standar Pengecekan rutin dan melakukan
Irrigation water does not comply standards pendekatan menuju tenant/hotel secara
rutin terkait management pengelolaan air
limbah di dalam hotel/tenant
Routine checking and approaches to
tenants/hotels routinely concerning the
hotel/tenant wastewater management

1. Pengecekan rutin, dan melakukan


operasional sesuai dengan SOP
2. Melakukan kajian terhadap perbaikan
sistem pengolahan air
3. Redesign Lagoon (sistem pengolahan
air)
1. Routine checking, perform operations
according to SOPs
2. Conduct research on studies
concerning water processing system
improvement
3. Redesign Lagoon (water processing
system)

12 Risiko Proses Pengadaan Terlambat Operasional


Risk of Delayed Procurement Process Operational

Peristiwa tidak sesuainya Pengadaan Barang dengan 1. Penyerahan dokumen teknis 2 bulan
batas waktu yang ditentukan sebelum estimasi tanggal awal kontrak
Failure of Goods procurement to atau kebutuhan
2. Perencanaan yang lebih baik.
Penyederhanaan administrasi/
dokumentasi (Revisi Pedoman PBJ)
3. Pengumuman yg lebih luas & proaktif
menginformasikan kepada vendor
potensial
4. Persyaratan administrasi/teknis yang
realistis dan sesuai kondisi pasar
5. Penjadwalan yang lebih terencana dan
proses uang muka yang lebih cepat
1. Delivering technical documents 2
months before estimated date in the
contract or estimated date of demand
2. Better planning.
simplification of administration/
documentation (revising guide of PBJ)
3. Wider and more proactive
announcements to inform potential
vendors
4. Administrative/technical requirements
which are realistic and in accordance
to market conditions
5. More planned scheduling and faster
down payment process

13 Risiko keamanan data (IT) Operasional


Risk of data Security (IT) Operational
149

LAPORAN TAHUNAN 2017 ANNUAL REPORT

Nama Risiko Kategori Risiko Mitigasi


No
Risk Risk Category Mitigation

Terjadinya peristiwa gangguan/kehilangan /akses tanpa 1. Data harus memiliki cadangan melalui
ijin mekanisme sinkronisasi secara
Risk that may arise from unauthorized access otomatis. Sehingga kehilangan data
disturbance/loss pada satu periode waktu tidak terjadi.
2. Database harus memiliki backup
dengan mekanisme mirroring dan
lokasi cadangan basis data diterapkan
pada perangkat yang berbeda
3. Meningkatkan keamanan dengan
membatasi otorisasi pengguna di
server pusat dan masing-masing
komputer pegawai
1. Data should have backup by automatic
synchronization mechanism to prevent
data loss in a period of time.
2. Database should have backup by
mirroring mechanism and the database
backup location should be applied in
the different devices.
3. Improving security by limiting user
authorization in the main server and for
respective employee’s computer

14 Risiko fungsionalitas perangkat lunak Operasional


Risk of software functionalities Operational

Terjadinya peristiwa gagalnya/tidak berfungsinya/ 1. Menyediakan daftar kebutuhan standar


tidak sesuainya aplikasi yang dapat mengakibatkan dokumen implementasi perangkat
terganggunya operasi perusahaan lunak dan meningkatkan koordinasi
Risk from malfunctions of applications that may disturb dengan vendor
company operations 2. Memaksimalkan kinerja aplikasi pada
saat implementasi awal dan bekerja
sama dengan user untuk menemukan
bug-bug yang muncul
3. Berkoordinasi dengan vendor maupun
upaya sendiri untuk mengatasi masalah
yang timbul
4. Selalu melakukan pembaharuan
aplikasi dari fitur keamanan (contoh:
Mengimplementasikan aturan
password berstandar keamanan tinggi)
1. Preparation of standard list for software
implementation document
2. Maximizing application performance at
initial implementation and cooperating
with users to find out bugs
3. Coordination with vendors of by
internal efforts to overcome problems
4. Always updating application from
security features (for example:
implementing password rules with high
security standards)

15 Risiko Implementasi Pengembangan Stratejik


Risk of Development Implementation Strategic
150

LAPORAN TAHUNAN 2017 ANNUAL REPORT

Nama Risiko Kategori Risiko Mitigasi


No
Risk Risk Category Mitigation

Peristiwa terjadinya pelaksanaan pengembangan yang 1. Kajian pendahuluan regulasi/


terlambat/ terhambat Pendekatan dengan instansi
Risk of delayed or obstructed development pemerintahan yang terkait, penyiapan
implementation dokumen perijinan yang diperlukan
2. Percepatan penyelesaian lahan,
kesiapan infrastruktur dan prosedur
investasi yang cepat
3. Prosedur tender yang mudah
dengan memanfaat teknologi untuk
mempercepat proses tender
4. Pengawasan terhadap Proyek dan
Jadwal pembangunan
5. Pemilihan konsultan FS yang memiliki
reputasi baik
6. Penetapan SK Prosedur Pemilihan
Calon Mitra Kerjasama dan Melakukan
Due Diligence yang ketat
1. Preliminary study on regulations/
approaching related government
institutions, preparing required permit
documents
2. Acceleration of land settlement, faster
preparedness of infrastructures and
correct invesment procedures
3. Easier tender procedures by utilizing
technologies to accelerate tender
processes
4. Monitoring of projects and
development schedules
5. Selection of FS consultants with good
reputations
6. Establishment of decree on selection
of cooperating partner candidates and
conducting strict Due Diligence

16 Risiko Kontrak Mitra Batal Stratejik


Risk of Cancelled Contract with Partner Strategic
151

LAPORAN TAHUNAN 2017 ANNUAL REPORT

Nama Risiko Kategori Risiko Mitigasi


No
Risk Risk Category Mitigation

Peristiwa terjadinya pihak mitra membatalkan 1. Memastikan bahwa calon investor atau
kerjasama, atau rekanan mendapatkan support yang
Peristiwa dimana calon investor/ rekanan tidak dapat diperlukan dari bagian-bagian terkait
memenuhi isi perjanjian permulaan seperti LOI dan MoU dalam rencana kerjaasama dengan
Risks from inability of partners/investors to meet the ITDC
initial agreement such as LOI and MoU 2. Penetapan SK Prosedur Pemilihan
Calon Mitra Kerjasama dan Melakukan
Due Diligence yang ketat
3. Membangun komunikasi yang efektif
dengan calon mitra/membangun
Brand Awareness
1. Ensuring that investor or partner
candidates acquiring required supports
from related parties on cooperation
plans with ITDC
2. Provisioning decrees concerning
selection of cooperating partner
candidates and conducting tight Due
Diligence
3. Building effective communication with
partner candidates/building brand
awareness

17 Risiko Sengketa Lahan Hukum


Risk of land disputes Law

Peristiwa terjadinya sengketa lahan kawasan dengan 1. Pengamanan kawasan


masyarakat 2. Koordinasi dengan BPN setempat dan
Risk that may arise from land disputes with regional kerjasama dengan pihak Kejaksaan
people dengan dibantu konsultan hukum
1. Destination security
2. Coordinating with local Land Affair
Office (BPN) and cooperating
with Attorney and assisted by law
consultants

18 Risiko Kerjasama Hukum


Risk of Cooperation Law

Peristiwa terjadinya wanprestasi oleh pihak mitra 1. Penetapan SK Prosedur Pemilihan


Risk from a partner’s default Calon Mitra Kerjasama dan Melakukan
Due Diligence yang ketat
2. Pengaturan perjanjian yang lebih jelas
1. Provisioning decrees concerning
selection of cooperating partner
candidates and conducting tight Due
Diligence
2. More definite agreement settings

19 Risiko Gangguan Ketertiban dan Keamanan Keamanan


Risk of security and order Security
152

LAPORAN TAHUNAN 2017 ANNUAL REPORT

Nama Risiko Kategori Risiko Mitigasi


No
Risk Risk Category Mitigation

Terjadinya peristiwa gangguan keamanan dan ketertiban 1. Pengamanan kawasan


yang dapat mempengaruhi citra, keamanan, serta 2. Berkoordinasi dengan Komando
kenyamanan kawasan. Pengendalian (KODAL) Polsek, Pol Air,
Risk from security and order disturbances which may Pol Pam Obvit
influence images, securities, and comforts in the area. 3. Meningkatkan jumlah dan Coverage
CCTV
1. Destination security
2. Coordinating with Controlling
Commando (KODAL) with regional
police, water police, police for vital
object security (Pam Obvit)
3. Increasing numbers and coverages of
CCTV

20 Risiko Hubungan dengan Warga dan Media Sosial


Risk of Relationships with Media and Community Social

Risiko adanya hubungan negatif dengan media dan Peningkatan fungsi Humas, PKBL untuk
adanya protes dari warga menjalin hubungan yang lebih baik
Risk from negative relationships with media and Improving functions of public relation and
community. Partnership & Community Development
Program (PKBL) to build better relationships

Evaluasi Efektivitas Manajemen Risiko Evaluation on Risk Management Effectiveness


Untuk meningkatkan kualitas penerapan manajemen risiko, To improve risk management implementation
satuan pengawasan internal berperan dalam memberikan quality, internal monitoring unit serves to assure risk
keyakinan (assurance) atas proses manajemen risiko dan management process and to implement risk-based
menerapkan pendekatan risk-based audit dalam perencanaan audit in internal audit planning and implementation.
dan pelaksanaan proses audit internal. Peran tersebut sesuai This role is in accordance with Internal Audit Unit
dengan peran SPI dalam Piagam SPI dan Keputusan Bersama Charter (SPI Charter) and joint decree of the Board of
Dewan Komisaris dan Direksi tentang pedoman penerapan Commissioners and the Board of Directors on the risk
manajemen risiko. management implementation guidelines.
Berdasarkan hasil tinjauan terhadap penerapan manajemen Review of risk management implementation showed
risiko ditemui beberapa hal yang memerlukan perbaikan needs for improvement as follow:
antara lain:
a. Improvements in monitoring system, IT
a. Perlu perbaikan dalam hal sistem monitoring, utilization, database preparation, and data analysis
pemanfaatan IT, penyiapan database serta perkuatan strengthening.
dalam analisis data.
b. Improvement in the implementation of guides and
b. Perbaikan dalam konsistensi penerapan pedoman & SOPs, HR capacity development, improvement
SOP, peningkatan kemampuan SDM, perbaikan kriteria of risk measurement criteria, and intensive
pengukuran risiko, sosialisasi yang lebih intensif kepada socialization to other working needs.
unit kerja lainnya.
c. Monitoring system development, improvement in
c. Pengembangan sistem monitoring, perbaikan dalam the risk escalation process
proses eskalasi risiko

Sekretaris Perusahaan Corporate Secretary


Sekretaris Perusahaan merupakan unit kerja yang The Corporate Secretary is the working unit which
menyelenggarakan fungsi kesekretariatan. Tugas utamanya provide secretariat functions. Its main role are
adalah memastikan kelancaran hubungan antar organ ensuring the relationships among the Company’s
Perusahaan, hubungan antara Perusahaan dengan pemangku organs, the relationships between the Company
kepentingan, serta memenuhi ketentuan peraturan/ and the Stakeholders, and complying with prevailing
perundang-undangan yang berlaku. Sekretaris Perusahaan rules/legislative regulations. The Corporate Secretary
153

LAPORAN TAHUNAN 2017 ANNUAL REPORT

juga perlu membina hubungan baik dengan pemangku also needs to build good relationships with strategic
kepentingan strategis, serta mendukung kelancaran bisnis stakeholders, to support business operation
dan pengembangan usaha Perusahaan. smoothness, and company business development.
Di sisi lain, Sekretaris Perusahaan bertanggung jawab untuk The Corporate Secretary is responsible to assure the
memastikan kepatuhan Perusahaan terhadap peraturan/ Company compliance to laws/legislative regulations,
perundang-undangan, serta aspek keterbukaan informasi and the Company information transparency aspect.
dari Perusahaan. Dalam pelaksanaan tugasnya, Sekretaris To conclude the function, Corporate Secretary report
Perusahaan tunduk dan bertanggung jawab secara langsung and responsible directly to the President Director, and
kepada Direktur Utama, sekaligus membantu tugas Direksi assists the Board of Directors compliance with GCG.
dalam memenuhi ketentuan GCG.

Tugas dan Tanggung Jawab Duties and Responsibilities


1. Menjadi penghubung antara Perusahaan dengan institusi 1. Liaise relationship of the Company and external
eksternal yang mewakili masyarakat; institutions that represents public;
2. Memastikan berjalannya fungsi Dewan Komisaris, Direksi, 2. Assure the functions of the Board of
dan Komite-Komite; Commissioners, The Board of Directors, and the
Committees;
3. Menghadiri dan membuat risalah rapat Direksi;
3. Attend and prepare minutes of meeting for the
4. Melaksanakan penyelenggaraan Rapat Umum Pemegang
Board of Directors’ meetings;
Saham; serta
4. Organize General Meeting of Shareholders; and
5. Bertanggung jawab atas program komunikasi
Perusahaan. 5. Responsible for the corporate communication
programs.

Pelatihan dan Pengembangan Kompetensi Training and Competence Development


Pelatihan-pelatihan yang diikuti oleh Sekretaris Perusahaan Trainings attended by the Corporate Secretary during
selama 2017 telah disajikan pada bab Profil Perusahaan. 2017 are presented in the Corporate Profile chapter.

Profil Sekretaris Perusahaan Profile of the Corporate Secretary


Ditetapkan berdasarkan Surat Usulan Direksi No. 53.2/DIR/ The Corporate Secretary was provisioned based on
ITDC/VII/2016 tanggal 14 Juli 2016 dan Surat Persetujuan the Board of Directors’ proposal No.53.2/DIR/ITDC/
Dewan Komisaris No. S-14A/DEKOM.ITDC/VII/2016. VII/2016 dated 14 July 2016 and Approval Letter from
the Board of Commissioners No. S-14A/DEKOM.
Berikut profil ringkas Sekretaris Perusahaan
ITDC/VII/2016.
The following is the Corporate Secretary profile

Miranti Nasti Rendranti (45 tahun). Miranti Nasti Rendranti (45 years).
Lahir di Bandung, 2 Desember 1972. Saat ini berdomisili di She was born in Bandung, 2 December 1972 and
Bekasi. Memperoleh gelar Sarjana Bidang Hukum Lingkungan now lives in Bekasi. She completed Bachelor Degree
dari Universitas Gadjah Mada tahun 1997 dan Master of in Environment Law from Gadjah Mada University
Business Administration dari Cleveland State University tahun in 1997 and Master of Business Administration from
1999. Pelatihan yang pernah diikuti antara lain Leadership Cleveland State University in 1999. She attended
Program for Emerging Leaders within State Owned Enterprise trainings including Leadership Program for Emerging
(April 2016), Indonesia Corporate Secretary Summit (Maret Leaders within State Owned Enterprise (April 2016),
2016) dan Public Relations Tanpa Batas (Agustus 2015). Indonesia Corporate Secretary Summit (March 2016)
and Public Relations without Borders (August 2015).
154

LAPORAN TAHUNAN 2017 ANNUAL REPORT

Realisasi Program Kerja Sekretaris Perusahaan selama 2017


The Realization of the Company Secretary Working Program During 2017

Program Kerja Realisasi 2017


Working Program Realization in 2017

Komunikasi Perusahaan · Liputan/pemberitaan perusahaan mencapai 50 kegiatan/isu/topik.


Corporate Communication · Jumlah pemberitaan positif terkait perusahaan (korporasi, the Nusa Dua, the Mandalika, berita
langsung) mencapai 1.391 berita.
· Penerbitan ITDC Update berjumlah 23 kali atau rata-rata hampir 2 minggu sekali.
· Pemuatan berita di website mencapai 54 berita atau rata-rata satu berita per minggu.
· Pemuatan berita/informasi di media sosial (instagram) mencapai 141 posting dan total likes
7.217
· News coverages/reports of 50 activities/issues/topics.
· Number of positive exposure on corporation reached 1,391 news (the Company, the Nusa
Dua, the Mandalika, Straight News).
· ITDC update published 23 times or one in two weeks in average.
· Publications in the website reached 54 news or one news weekly in average.
· Post on social media (Instagram) reached 141 posts with total likes of 7,217.

Hubungan Kelembangaan/ · Pemenuhan permintaan data dari Pemegang Saham dan pihak pemerintah lainnya secara
Government Relations akurat dan tepat waktu.
Institutional/Government · Struktur organisasi yang telah menempatkan Hubungan Pemerintah sebagai salah satu fungsi/
Relationships unit kerja Komunikasi Korporasi.
· Fulfillment of requested data from Shareholders and Government accurately and punctually.
· The organizational structure has placed the Government Relation as one of corporate
communication functions/working units.

Keterbukaan Informasi · Penggunaan website oleh unit kerja lain untuk menginformasikan mengenai kegiatan lelang,
Information Transparency undangan investasi, dan promosi sebagai bagian dari keterbukaan informasi.
· Update informasi pada Portal Kementerian BUMN secara regular.
· Penanganan LAPOR!-SP4N
· Utilization of website by other work units to inform activities which include tender, investment
invitation, and promotion, as the parts of information tranparency.
· Regular information update in the portal of Ministry of State Owned Enterprises.
· Handling LAPOR!-SP4N

Pengkoordinasian, · Penyelenggaraan secara regular dan perapihan tata administrasi Rapat Direksi.
penyelenggaraan, · Penyelenggaraan Rapat Manajemen dan Rapat Pengembangan secara regular.
penatausahaan Rapat Direksi, · Penyusunan risalah Rapat Direksi dan Rapat Manajemen.
Dewan Komisaris, dan RUPS · Pengkoordinasian dan penyiapan materi paparan Direksi pada Rapat Dewan Komisaris.
dengan baik · Organize regular and administration tidiness of the Board of Directors meeting.
Coordinating, organizing, and · Organize regular the Management meeting and the Development meeting.
administering Directors meeting, · Making minutes of meeting for the Board of Directors and the Management meetings.
Board of Commissioners · Coordinating and preparing elaborative materials for the Board of Directors in the Board of
meeting, and General Meeting Commissioners meeting.
of Shareholders properly

Digitalisasi Aset · Inventarisasi foto dan video kegiatan ITDC 2017 dan penyediaan cloud storage server serta
Asset digitalization update secara teratur.
· Dokumentasi foto dan video kegiatan-kegiatan Perusahaan.
· Pengelolaan website ITDC, BUMN Hadir untuk Negeri, dan Sosial Media ITDC secara terpusat.
· Inventories of photos and videos of ITDC activities in 2017 and providing cloud storage server
and regular updates.
· Documentations of photos and videos of the Company activities.
· Managing centralized websites of ITDC, BUMN’s Hadir untuk Negeri, and ITDC’s social media.

Penerapan e-Office · Penyelesaian SOP dan pedoman e-Office dan lokakarya.


e-Office implementation · Penyesuaian pelaksana fungsi dalam e-Office untuk peningkatan efektivitas.
· Finishing SOPs and e-Office giudelines and workshop.
· Adjustment of implementing function in the e-Office to improve effectiveness.
155

LAPORAN TAHUNAN 2017 ANNUAL REPORT

Perkara Hukum Law Cases


Sampai dengan tanggal 31 Desember 2017, PT Up to 31 December 2017, PT Pengembangan
Pengembangan Pariwisata Indonesia (Persero) menghadapi Pariwisata Indonesia (Persero) confronted litigation
beberapa masalah hukum, umumnya terkait sengketa lahan matters, which mostly on the land dispute at the
di the Mandalika yang disebabkan kondisi eksternal dan di Mandalika which was caused by external conditions
luar kekuasaan Perusahaan. and beyond the company authority.
Beberapa permasalahan hukum yang sedang dihadapi adalah Some of litigations are as follows.
sebagai berikut.

Para Pihak yang Pengaruh terhadap


Perkara Berperkara Status Keuangan Perusahaan
No
Case Parties involved in Status Influence to the
litigation company finance

1 Sengketa Lahan Lot C5/ Penggugat · ITDC telah mengajukan upaya Tidak ada (masih dalam
HPL 4 Desa Benoa PT. Jaya Makmur Peninjauan Kembali dan telah proses pengadilan)
Luas: 58.000 m2 Bersama mengajukan Memori PK None (On litigation
Lot C5/ HPL 4 Land · Menunggu Putusan Pengadilan di
Tergugat Tingkat Peninjauan Kembali. process)
Dispute in Benoa Village ITDC · ITDC has proposed for judicial review
Width: 58,000 m2
and submitted memorandum of
Litigant
judicial review
PT. Jaya Makmur
· Waiting for for court decision in the
Bersama
judicial review level.

Defendant
ITDC

2 Sengketa Lahan HPL 72/ Penggugat · ITDC telah mengajukan kontra memori Tidak ada (masih dalam
Desa Kuta Umar Kasasi atas permohonan Kasasi dari proses pengadilan)
Luas Obyek Gugatan pihak Penggugat. None (On litigation
Luas:4800m2 (0.48Ha) Tergugat · Gugatan Penggugat ditolak dan
ITDC Pengadilan Tinggi juga memutuskan process)
HPL 72/ Land Dispute in
menguatkan Putusan Pengadilan
Kuta Village Negeri. Saat ini berlangsung proses
Litigant
The lawsuit object pengadilan di Mahkamah Agung
Umar (Kasasi)
width:4,800m2 (0.48Ha)
· ITDC had submitted counter for appeal
Defendant memorandum of the litigant.
ITDC · The litigant’s lawsuit was rejected and
the High Court enforced the District
Court’s sentence. By this time, it is
being processed by the litigation in the
Supreme Court.

3 Sengketa Lahan HPL 68/ Penggugat · ITDC mengajukan Kasasi Tidak ada (masih dalam
Desa Sengkol, Mandalika Usin · Menunggu Putusan Pengadilan yang proses pengadilan)
Luas: 16.934 m2 in kracht None (On litigation
HPL 68/ Land Dispute Tergugat · ITDC proposed appeal to supreme
ITDC process)
in Sengkol village, court
Mandalika Litigant · Waiting for permanent permanent
Width: 16,934 m2 Usin Court decision (in kracht)

Defendant
ITDC
156

LAPORAN TAHUNAN 2017 ANNUAL REPORT

Para Pihak yang Pengaruh terhadap


Perkara Berperkara Status Keuangan Perusahaan
No
Case Parties involved in Status Influence to the
litigation company finance

4 Sengketa Lahan HPL Penggugat · Proses Persidangan Tingkat 1- Tahap Tidak ada (masih dalam
49 dan HPL 80/ Desa Ranggalawe awal di Pengadilan Negeri Praya proses pengadilan)
Sengkol Mandalika · Menunggu Putusan Pengadilan yang None (On litigation
HPL 49 : 351.779 m2 Tergugat in kracht
HPL 80m2 : 10.050 m2 ITDC process)
· Initial litigation process at Public Court
HPL 49 and HPL 80/ of Praya
Land Disputes in Sengkol Litigant
· Waiting for permanent Court decision
village, Mandalika Ranggalawe
(in kracht)
HPL 49 : 351,779 m2
HPL 80 : 10,050 m2 Defendant
ITDC

5 Sengketa Lahan HPL 10/ Penggugat · Persidangan Tingkat Kasasi Tidak ada (masih dalam
Desa Kuta, Mandalika Amaq Dayet/ Dodik · Menunggu Putusan Pengadilan yang proses pengadilan)
Luas : 18.135 m2 Apriadi in kracht None (On litigation
Pengugat · Trial in Supreme Court
Tergugat process)
HPL 10/ Land Dispute in · Waiting for permanent Court decision
ITDC
Kuta village, Mandalika (in kracht)
Width : 18,135 m2 Litigant
Amaq Dayet/ Dodik
Apriadi
Defendant
ITDC

6 Sengketa Lahan HPL 73, Penggugat · Persidangan Tingkat 1 (Pengadilan Tidak ada (masih dalam
20, 76, 58, dan 70/ Kangkung dkk Negeri Praya) proses pengadilan)
Desa Kuta, Mandalika · Menunggu Putusan Pengadilan yang None (On litigation
Luas : 29.770 m2 Tergugat in kracht
ITDC process)
HPL 73, 20, 76, 58, and · Litigation process at Public Court of
70/ Land Disputes Praya
Litigant
Kuta village, Mandalika · Waiting for permanent Court decision
Kangkung and
Width : 29,770 m2 (in kracht)
friends

Defendant
ITDC

7 Sengketa Lahan HPL 90/ Penggugat · Persidangan Tingkat Kasasi Tidak ada (masih dalam
Desa Kuta, Mandalika. Lalu Erwin · Menunggu Putusan Pengadilan yang proses pengadilan)
Luas : 249.016 m2 Markatota, SH in kracht None (On litigation
HPL 90/ Land Dispute in · Trial in Supreme Court process)
Tergugat
Kuta village, Mandalika. ITDC · Waiting for permanent Court decision
Width : 249,016 m2 (in kracht)
Litigant
Lalu Erwin
Markatota, SH

Defendant
ITDC
157

LAPORAN TAHUNAN 2017 ANNUAL REPORT

Para Pihak yang Pengaruh terhadap


Perkara Berperkara Status Keuangan Perusahaan
No
Case Parties involved in Status Influence to the
litigation company finance

8 Sengketa Lahan HPL 90/ Penggugat · Persidangan Tingkat Kasasi Tidak ada (masih dalam
Desa Kuta, Mandalika. Ayan alias Inaq · Menunggu Putusan Pengadilan yang proses pengadilan)
Luas : 12.300 m2 Zakaria, dkk in kracht None (On litigation
HPL 90/ Land Dispute in · Trial in Supreme Court process)
Tergugat
Kuta village, Mandalika. ITDC · Waiting for permanent Court decision
Width : 12,300 m2 (in kracht)
Litigant
Ayan alias Inaq
Zakaria, dkk

Defendant
ITDC

9 Sengketa Lahan HPL 72/ Penggugat · Persidangan Tingkat 1 (PN Praya) Tidak ada (masih dalam
Desa Kuta, Mandalika. Lalu Achmad · Menunggu Putusan Pengadilan yang proses pengadilan)
Luas : 29.850 m2 Fachrurozi in kracht None (On litigation
Fachrurozi · Litigation process at Public Court of
Tergugat process)
HPL 72/ Land Dispute in Praya
ITDC
Kuta village, Mandalika. · Waiting for permanent Court decision
Width : 29,850 m2 Litigant (in kracht)
Lalu Achmad
Fachrurozi

Defendant
ITDC

10 Sengketa Lahan HPL Penggugat · Persidangan Tingkat Kasasi Tidak ada (masih dalam
8 dan 9/ Desa Kuta, ITDC · Putusan In Kracht membatalkan HPL proses pengadilan)
Mandalika. No.8 dan HPL No.9 / Desa Kuta atas None (On litigation
Luas. HPL 8 : 9.895 m2. Tergugat nama PT Pengembangan Pariwisata
HPL 9 : 45.884 m2. Kantor Pertanahan Bali (Persero) atau sekarang bernama process)
HPL 8 and 9/ Kuta Kabupaten ITDC.
Lombok Tengah · Trial in Supreme Court
village, Mandalika.
Land Width · The permanent Court decision (In
Litigant
HPL 8 : 9,895 m2 Kracht) nullified HPL No.8 and HPL
ITDC
HPL 9 : 45,884 m2 No.9 / in Kuta village on behalf of
PT Pengembangan Pariwisata Bali
Defendant
(Persero) or now ITDC.
Land Office in
Lombok Tengah
District

11 HPL 73/ Desa Kuta, Penggugat · Persidangan Tingkat Kasasi Tidak ada (masih dalam
Mandalika Lalu Abdul Halik · Menunggu Putusan Pengadilan yang proses pengadilan)
Luas : 20.895 m2 Iskandar alias Mamiq in kracht None (On litigation
HPL 73/ Land Dispute, Alex · Trial in Supreme Court process)
Mandalika Tergugat · Waiting for permanent Court decision
Width : 20,895 m2 ITDC (in kracht)

Litigant
Lalu Abdul Halik
Iskandar alias Mamiq
Alex

Defendant
ITDC
158

LAPORAN TAHUNAN 2017 ANNUAL REPORT

Para Pihak yang Pengaruh terhadap


Perkara Berperkara Status Keuangan Perusahaan
No
Case Parties involved in Status Influence to the
litigation company finance

12 HPL 73/ Desa Kuta, Penggugat · Persidangan tahap awal di Pengadilan Tidak ada (masih dalam
Mandalika Lalu Abdul Halik Negeri Praya proses pengadilan)
Luas : 9.800 m2 Iskandar alias Mamiq · Menunggu Putusan Pengadilan yang None (On litigation
HPL 73/ Land Dispute Alex in kracht
process)
Kutavillage, Mandalika · Initial litigation process at Public Court
Tergugat
Width : 9,800 m2 ITDC of Praya
· Waiting for permanent Court decision
Litigant verdict (in kracht)
Lalu Abdul Halik
Iskandar alias Mamiq
Alex

Defendant
ITDC

Sampai dengan tanggal 31 Desember 2017, seluruh anggota Up to 31 December 2017, none of all active members
Direksi, Dewan Komisaris dan organ penunjangnya yang of the Board of Directors, the Board of Commissioners
sedang menjabat, tidak ada yang sedang terkena perkara and their supporting organs under litigation process.
hukum.

Administration Sanction
Sanksi Administratif
Up to 31 December 2017, PT Pengembangan
Sampai 31 Desember 2017, PT Pengembangan Pariwisata Pariwisata Indonesia (Persero) and its subsidiary
Indonesia (Persero) dan entitas anak serta seluruh anggota entities as well as all active members of the Board
Direksi, Dewan Komisaris dan organ penunjangnya yang of Directors, the Board of Commissioners, and their
sedang menjabat, tidak ada yang terkena sanksi administatif supporting organs, had no any administrative sanction
dari otoritas terkait. from related authorities.

Pengaruh terhadap
Para Pihak yang Berperkara Pokok Permasalahan Status Sanksi Keuangan Perusahaan
No
Parties involved in litigation Principal case Status Sanction Influence to the
company finance
- - - - - -

Akses Informasi dan Data Perusahaan Access of Information and Company Data
PT Pengembangan Pariwisata Indonesia (Persero) terus PT Pengembangan Pariwisata Indonesia (Persero)
mendorong pengungkapan informasi secara tepat waktu, keeps on encouraging punctual and accurate
akurat lengkap sesuai dengan peraturan dan perundang- information disclosure according to prevailing rules
undang yang berlaku khususnya Undang-Undang Nomor 14 and legislative regulations especially Law Number 14
Tahun 2008 tentang Keterbukaan Informasi Publik mengenai in 2008 concerning Public Information Disclore from
Perusahaan kepada pemegang saham dan pemangku the Company to its stakeholders and shareholders.
kepentingan.
The Company developed varying channels and media
Perusahaan mengembangkan berbagai saluran dan media to communicate with internal stakeholders including
untuk berkomunikasi dengan para pemangku internal the Company internal magazine, intranet, portal,
seperti melalui majalah internal perusahaan, intranet, portal, email and routine meetings of the Board of Directors,
email dan pertemuan rutin antara Direksi, manajemen dan management, and employees.
karyawan.
The followings are some channels and media used by
Beberapa saluran dan media utama yang digunakan the Company.
Perusahaan adalah sebagai berikut.
159

LAPORAN TAHUNAN 2017 ANNUAL REPORT

Situs Web Website


PT Pengembangan Pariwisata Indonesia (Persero) PT Pengembangan Pariwisata Indonesia (Persero)
menyediakan website www.itdc.co.id sebagai sarana provided www.itdc.co.id website as a media
penyebarluasan informasi yang komprehensif bagi pemangku to disseminate comprehensive information for
kepentingan. Informasi yang disampaikan melalui situs web stakeholders. Information delivered by this website
tersebut adalah informasi korporasi (profil perusahaan, includes corporate information (company profile,
pengadaan, program tata kelola perusahaan, karir dan berita), procurement, corporate governance program, career
informasi mengenai the Nusa Dua dan Kawasan Ekonomi and news), information about the Nusa Dua and the
Khusus Mandalika. Untuk memungkinkan adanya interaksi Mandalika Special Economic Zone. An email info@
antara Perusahaan dan publik maka disediakan alamat info@ itdc.co.id is dedicated to enable interaction between
itdc.co.id the Company and public.

Intranet Intranet
Media online bagi publik internal PT Pengembangan Online media for internal public of PT Pengembangan
Pariwisata Indonesia (Persero) yang digunakan untuk Pariwisata Indonesia (Persero) is used by the
menyampaikan informasi aktivitas Perusahaan dan pegawai Company to deliver updated information concerning
yang diperbaharui setiap saat. Intranet tersebut dapat diakses company and employees’ activities. This intranet can
oleh setiap pegawai yang terhubung dengan jaringan internal be accessed by each employee connected to the
Perusahaan (Wide Area Network/WAN). company internal network (Wide Area Network/WAN).

Media Internal Internal Media


Perusahaan juga mengembangkan media komunikasi The Company also develop internal communication
internal yang digunakan sebagai sarana penyebaran data dan media as platform for distribution of the Company
informasi Perusahaan, santara lain yaitu email, TV Wall dan data and information including email, wall TV, and
fasilitas video conference. video conference facility.

Saluran Komunikasi Internal Internal Communication Channel


Selain menggunakan media komunikasi untuk menyebarkan Besides using communication media to disseminate
informasi mengenai Perusahaan, dikembangkan juga information about the Company, varying face to face
berbagai forum tatap muka untuk memfasilitasi komunikasi forums are also developed to facilitate communication
antara Direksi, manajemen dan pegawai. between the Board of Directors, management, and
employees.

Saluran Pengaduan
Complaint Channels
PT Pengembangan Pariwisata Indonesia (Persero)
memanfaatkan media komunikasi seperti telepon, website, PT Pengembangan Pariwisata Indonesia (Persero)
faksimili, surat, dan surat elektronik untuk mendukung utilizes communication media including telephone,
kemudahan dan kelancaran komunikasi antara Perusahaan website, facsimile, letter, and electronic mail to
dengan pelanggan. Selain itu, Perusahaan juga berupaya support communication easiness and smoothness
memanfaatkan media massa dan sosial untuk berkomunikasi between the Company and the customers. In addition,
dengan pelanggan. the Company utilized mass media and social media to
communicate with the customers.
Adapun media komunikasi yang digunakan untuk mendukung
kemudahan dan kelancaran komunikasi antara Perusahaan Communication media utilized by the Company to
dan pelanggan adalah: support communication easiness and smoothness
with the customers are:
160

LAPORAN TAHUNAN 2017 ANNUAL REPORT

Media Utama Isi Khalayak Sasaran Frekuensi


Main Media Content Targeted Audience Frequency

Surat Informasi perusahaan pelanggan Sesuai kebutuhan


Mail Keluhan pelanggan masyarakat umum As required
Company information customers
1. Jl. MH Thamrin No. 1 Gedung Menara BCA Customer’s complaint public in common
Lt. 39 – Kantor ITDC Kecamatan Menteng,
Jakarta Pusat DKI Jakarta 10310 Indonesia
2. Kawasan Pariwisata Nusa Dua PO BOX 3
Nusa Dua, Bali, Indonesia
3. Rumah Mutiara Indonesia (RMI) Desa Tanak
Awu, Kecamatan Pujut, Kabupaten Lombok
Tengah Praya, Lombok, Indonesia

Telepon dan Faksimili Informasi perusahaan pelanggan setiap hari kerja,


Telephone and Facsimile Keluhan pelanggan masyarakat umum Senin-Jumat
Company information customers Pukul 08.00 – 17.00 WIB
(021) 80642791 Customer’s complaint public in common (Jakarta),
(0361) 771010 Pukul 08.00 – 17.00
087765563549 WITA (Nusa Dua),
Pukul 08.00 – 17.00
WITA (Lombok),
Every working day,
Monday-Friday
08.00 am – 17.00 pm
(Jakarta time),
08.00 am – 17.00 pm
(Nusa Dua time),
08.00 am – 17.00 pm
(Lombok time)

Website dan email Informasi perusahaan pelanggan Dimutakhirkan secara


Website and email Keluhan pelanggan masyarakat umum rutin sesuai kebutuhan
Company information customers Updated regularly as
www.itdc.com Customer’s complaint public in common required
info@itdc.com

Media sosial Informasi perusahaan pelanggan Sesuai kebutuhan


Social Media Keluhan pelanggan masyarakat umum As required
Company information customers
https://facebook.com/visitindonesia.itdc/ Customer’s complaint public in common
https://twitter.com/itdc_id
https://www.instagram.com/itdc_id

Integrasi dengan LAPOR! Integration with LAPOR!


Sepanjang tahun 2017, PT Pengembangan Pariwisata During 2017, PT Pengembangan Pariwisata Indonesia
Indonesia (Persero) telah menambah kanal pengaduan bagi (Persero) added complaint channel for public through
masyarakat melalui Layanan Aspirasi dan Pengaduan Online the Online Public Aspiration and Complain service
Rakyat (LAPOR) yang memungkinkan masyarakat mengadu (Layanan Aspirasi dan Pengaduan Online Rakyat or
lewat kanal manapun akan selalu tersalurkan ke pihak LAPOR). This enables public to deliver their complaints
penyedia layanan (no wrong door policy). by any channel and the complaints are assured to be
received by the service provider (no wrong door policy).
Integrasi ini juga memungkinkan Kementerian BUMN
sebagai pemegang saham/pemilik modal, bertindak sebagai This integration also enables the Ministry of Stated
‘koordinator utama’ dari seluruh pengaduan pelayanan publik Owned Enterprises as the shareholder/capital owner
terhadap BUMN yang masuk melalui LAPOR!. Kementerian to act as the “main coordinator” for all complaints to
BUMN akan bertanggung jawab untuk memonitor tindak public service by the State Owned Enterprises that
lanjut dari setiap laporan, untuk mendorong BUMN sebagai come through LAPOR! The Ministry of Stated Owned
penyedia jasa dan produk dalam meningkatkan pelayanannya. Enterprises will be responsible to further monitor each
161

LAPORAN TAHUNAN 2017 ANNUAL REPORT

Pemantauan dan Evaluasi complaint, to encourage the Stated Owned Enterprises


as the product and service providers to improve their
Untuk memastikan keefektifan dan efisiensi kegiatan
services.
komunikasi yang dilakukan PT Pengembangan Pariwisata
Indonesia (Persero) secara rutin dilakukan pemantauan dan
evaluasi.
Monitoring and Evaluation
To ensure the effective and efficiency of communication
Etika Perusahaan activities, PT Pengembangan Pariwisata Indonesia
(Persero) regularly conducted monitoring and
Perusahaan memiliki Pedoman Etika Usaha dan Tata Perilaku
evaluation.
(Code of Conduct/CoC) sebagai salah satu upaya untuk
mewujudkan komitmen pelaksanaan praktik GCG secara
optimal. CoC ditetapkan melalui Surat Keputusan Bersama
Company Ethic
Dewan Komisaris dan Direksi PT Pengembangan Pariwisata
Bali (Persero) No. 07/KEP/DEKOM/XII/2013 dan No. Kep/ The Company has Code of Conduct (CoC) as one of
Dir/126/XII/2013 tanggal 30 Desember 2013 tentang efforts to realize the commitment of GCG practice
Pedoman Etika Usaha dan Tata Perilaku PT Pengembangan optimally. The CoC was provisioned by Joint Decree
Pariwisata Bali (Persero) yang disempurnakan melalui between the Board of Commissioners and the Board
Surat Keputusan Bersama Dewan Komisaris dan Direksi PT of Directors of PT Pengembangan Pariwisata Bali
Pengembangan Pariwisata Indonesia (Persero) Nomor 06/ (Persero) No.07/KEP/ DEKOM/XII/2013 and No. Kep/
KEP/DEKOM/XII/2017 dan No. Kep/Dir/056-2/XII/2017 Dir/126/XII/2013 dated 30 December 2013 concerning
tanggal 16 Desember 2017 tentang Pedoman Etika Usaha the Code of Conduct of PT Pengembangan Pariwisata
dan Tata Perilaku Dewan Komisaris, Direksi dan Pegawai PT Bali (Persero) which was enhanced by Mutual Decree
Pengembangan Pariwisata Indonesia (Persero); between the Board of Commissioners and the Board of
Directors of PT Pengembangan Pariwisata Bali (Persero)
CoC yang berlaku untuk seluruh karyawan Perusahaan terdiri
No. 06/KEP/DEKOM/XII/2017 and No. Kep/Dir/056-2/
atas lima bagian dan dua lampiran sebagai berikut:
XII/2017 dated 16 December 2017 concerning Code of
· Bagian I: Pendahuluan Conduct for the Board of Commissioners, the Board
· Bagian II: Standar Etika Usaha of Directors and Employees of PT Pengembangan
Pariwisata Indonesia (Persero);
· Bagian III: Standar Tata Perilaku
· Bagian IV: Penjelasan Pernyataan Insan ITDC The CoC which applies for all of the Company
employees contains of the following five parts and two
· Bagian V: Penjelasan Pernyataan Insan ITDC
enclosures.
· Lampiran 1: Surat Pernyataan Insan ITDC
· Chapter I: Introduction
· Lampiran 2: Surat Pernyataan Pejabat yang Bertanggung
Jawab atas Penerapan CoC · Chapter II: Standard of Business Ethic
· Chapter III: Standard of Code of Conduct
· Chapter IV: Explanation on the Statement of
Upaya Penegakan dan Sanksi Pelanggaran Commitment of ITDC
Setiap insan Perusahaan wajib melaporkan setiap fakta · Chapter V: Explanation on the Statement of
penyimpangan Etika Usaha dan Tata Perilaku (Code of Commitment of ITDC
Conduct) kepada komite selaku Chief Compliance Officer · Enclosure 1: Statement of Commitment Letter of
(CCO). CCO kemudian menindaklanjuti setiap laporan dan ITDC
menjamin kerahasiaan identitas pelapor. Hasil kajian CCO
· Enclosure 2: Statement Letter of the Official who is
disampaikan kepada Direksi atau Dewan Komisaris sesuai
responsible to the CoC implementation.
dengan lingkup tanggung jawabnya.
Selanjutnya, Direksi dan Dewan Komisaris memutuskan
pemberian tindakan pembinaan, sanksi disiplin, dan/ Enforcement Effort and Sanction for Violation
atau tindakan perbaikan serta pencegahan yang harus
Each individual in the Company must report each fact
dilaksanakan oleh atasan langsung di unit masing-masing.
of violation to Code of Conduct to the committee as
Bentuk pemberian sanksi akan diatur secara tersendiri.
the Chief Compliance Officer (CCO). CCO will follow
Insan Perusahaan yang melakukan penyimpangan CoC
up each report and ensure the identity confidentiality of
mempunyai hak untuk didengar penjelasannya di hadapan
the informer. The CCO review result will be delivered to
atasan langsung, sebelum pemberian tindakan pembinaan
the Board of Directors or the Board of Commissioners
atau hukuman disiplin diputuskan.
according to their scopes of responsibilities.
Furthermore, the Board of Directors and the Board of
Commissioners will decide to give education action,
discipline sanction, and/or improvement as well as
prevention actions that must be concluded by direct
162

LAPORAN TAHUNAN 2017 ANNUAL REPORT

superiors in respecting units. The sanctioning form will


be regulated distinctively. The individual violating the
CoC has a right to hear upon her/his reasoning before
their direct superiors, before educational action or
disciplinary punishment is to decide.

Violation of the Company Ethic


Pelanggaran terhadap Etika Perusahaan
During 2017, there was no single CoC violation
Selama 2017, tidak terdapat pelanggaran yang dilakukan committed by the Company’s employees.
karyawan Perusahaan atas CoC.
The following is the comparison of violation reports in
Berikut adalah perbandingan pelaporan pelanggaran yang the last three years.
diterima dalam tiga tahun terakhir.
Handling Conflict of Interest

No 2017 2016 2015

Laporan Tindaklanjut Selesai Laporan Tindaklanjut Selesai Laporan Tindaklanjut Selesai


Report Follow Up Finished Report Follow Up Finished Report Follow Up Finished

0 0 0 0 0 0 0 0 0

Penanganan Benturan Kepentingan A conflict of interest is a condition where an individual


in the Company has another interest than the
Benturan kepentingan merupakan suatu kondisi insan
Company interest, interests for him/herself, family, or
Perusahaan memiliki kepentingan lain selain kepentingan
other particular parties. The individual in the Company
perusahaan, yaitu kepentingan untuk diri sendiri, keluarga
must understand and avoid any action that may cause
maupun pihak-pihak tertentu. Insan Perusahaan wajib
conflict of interest.
mengetahui serta menghindari setiap tindakan yang dapat
menimbulkan benturan kepentingan. In addition, the Company has updated the internal rules
concerning conflict of interest situation, that is the
Selain itu, Perusahaan telah memutakhirkan peraturan
Guide for Handling Conflict of Interest in the Company
internal terkait situasi benturan kepentingan, yaitu
environment which is regulated by the Decree of the
Pedoman Penanganan Benturan Kepentingan di lingkungan
Board of Directors of PT Pengembangan Pariwisata
Perusahaan yang diatur melalui Surat Keputusan Direksi PT
Indonesia (Persero) No.Kep/Dir-ITDC/056-4/XII/2017
Pengembangan Pariwisata Indonesia (Persero) No. Kep/Dir-
dated 16 December 2017 concerning the Guide for
ITDC/056-4/XII/2017 tanggal 16 Desember 2017 tentang
Handling Conflict of Interest in the PT Pengembangan
Pedoman Penanganan Benturan Kepentingan di Lingkungan
Pariwisata Indonesia (Persero) environment.
PT Pengembangan Pariwisata Indonesia (Persero).

Whistleblowing System
Whistleblowing System
Whistleblowing System/WBS is a mechanism for
Sistem pelaporan pelanggaran (Whistleblowing System/WBS)
accommodating, processing, and following up
merupakan mekanisme yang digunakan untuk menampung,
information about violation action occurring in the
mengolah, dan menindaklanjuti informasi mengenai
Company environment. Types of actions that can be
tindakan pelanggaran yang terjadi di lingkungan Perusahaan.
categorized into violations and can be reported with
Jenis-jenis perbuatan yang dapat dikategorikan sebagai
WBS are as follows:
pelanggaran dan dapat dilaporkan melalui WBS terdiri atas:
1. conflict of interest;
1. benturan kepentingan;
2. corruption;
2. korupsi;
3. fraudulent;
3. kecurangan;
4. theft/fraud;
4. pencurian/penggelapan;
5. violation in the good and service procurement
5. pelanggaran dalam proses pengadaan barang atau jasa;
process;
6. penyalahgunaan jabatan/kewenangan; serta
6. position/authority abuse; and
7. suap/gratifikasi.
7. bribery/gratification.
163

LAPORAN TAHUNAN 2017 ANNUAL REPORT

Penyampaian dan Penanganan Laporan Pelanggaran Submission and Handling of Violation Report
Setiap karyawan dan masyarakat yang mengetahui adanya Each employee and public who knows the allegation
dugaan pelanggaran dapat melaporkan kepada tim pengelola of violation can report to WBS team in the Company by
WBS Perusahaan melalui surat, e-mail, atau sarana lain yang letter, e-mail, or other means in the Company web, by
tersedia di situs web Perusahaan, dengan mencantumkan enclosing everything related to the violation including
hal-hal terkait pelanggaran seperti waktu, tempat, kronologi time, place, chronology, identity, and evidence. WBS
kejadian, identitas, serta barang bukti. WBS dikelola oleh is managed by the Violation Reporting Management
Tim Pengelola Pelaporan Pelanggaran (Tim TP3) dan Tim Team (or TP3 team) and Violation Examiner Team
Pemeriksa Pelanggaran (Tim TP2). Tim TP3 diketuai oleh (TP2 team). The TP3 team is led by a chief of SPI and
Kepala SPI dengan anggota terdiri dari Sekretaris Perusahaan, containing of the Corporate Secretary and the Head
dan Kepala Divisi Umum. of General Affair.
Laporan pelanggaran diterima oleh Tim TP3 untuk kemudian The violation report is accepted by TP3 team to be
dikelola melalui tahap-tahap berikut: processed by the following steps:
1. Menganalisis kecukupan bukti pendukung laporan; 1. Analyzing the evidence sufficiency of the violation
2. Menganalisis dan menyeleksi laporan pelanggaran; report;
3. Meneruskan laporan kepada tim berdasarkan subjek 2. Analyzing and selecting violation report;
terlapor; serta 3. Forwarding the report to the team based on the
4. Bertanggung jawab atas pelaksanaan program reported subject; and
perlindungan pelapor sesuai dengan kebijakan yang 4. Being responsible to the implementation of informer
telah ditetapkan Perusahaan, terutama aspek kerahasiaan protection program according to the policy which
dan jaminan keamanan pelapor. Dalam hal ini, anggota had been provisioned by the company, especially
Tim TP3 mendapatkan akses terhadap bantuan hukum, the confidentiality and assurance aspects of the
keuangan dan operasional bila diperlukan. informer. In this case the TP3 team has an access to
legal assistance, financial and operational assistance
whenever necessary.

Perlindungan bagi Pelapor Protection for the Informant


Tim pengelola WBS memberikan perlindungan bagi pelapor The WBS manager team provides protection for the
pelanggaran, guna menjamin keamanan pihak pelapor dan violation informer, to assure the security of the informer
keluarga. Pelapor yang ingin identitasnya tetap dirahasiakan and his/her family. The informant who his/her identity
diberi jaminan, kecuali proses hukum atas laporan menuntut wants to keep being confidential is assured, unless the
identitas pelapor dibuka. legal process requires his/her identity to disclose.
Seorang pelapor pelanggaran akan mendapatkan The violation informant will have standard protection
perlindungan standar dari Perusahaan terhadap perlakuan from the Company upon the adverse treatments
yang merugikan seperti: including:
1. pemecatan yang tidak adil; 1. unfair employment termination;
2. penurunan jabatan atau pangkat; 2. demotion;
3. pelecehan atau diskriminasi dalam segala bentuknya; 3. abuse or discrimination in any forms; and
serta 4. adverse record in an individual’s personal data file.
4. catatan yang merugikan dalam file data pribadinya.

Pelaporan Pelanggaran Report of Violation


Sepanjang tahun 2017, tidak terdapat pelaporan pelanggaran During 2017, there was no violation report received by
yang diterima oleh Komite Pengaduan Pelanggaran. Berikut the Committee of Violation Reporting. The following
adalah perbandingan pelaporan pelanggaran yang diterima is the comparison or the violation reporting received
oleh Komite Pengaduan Pelanggaran dalam tiga tahun by the Committee of Violation reporting in the
terakhir. consecutive three years.

No 2017 2016 2015

Laporan Tindaklanjut Selesai Laporan Tindaklanjut Selesai Laporan Tindaklanjut Selesai


Report Follow Up Finished Report Follow Up Finished Report Follow Up Finished

0 0 0 0 0 0 0 0 0
164

LAPORAN TAHUNAN 2017 ANNUAL REPORT

Pantai Seger, the Mandalika


Tanggung Jawab Sosial
Perusahaan

03
Corporate Social Responsibility
Tanggung Jawab Sosial
Perusahaan
Corporate Social Responsibility

Strategi dan Kebijakan Umum Strategy and General Policy


Sebagai perusahaan yang bergerak dalam pengembangan As a Company running business in destination
kawasan, PT Pengembangan Pariwisata Indonesia (Persero) development, PT Pengembangan Pariwisata Indonesia
memiliki tanggung jawab untuk mengelola dampak yang (Persero) has responsibility to manage impacts from its
ditimbulkan dari produk dan jasa yang dihasilkan maupun products and services as well by the process to produce
dari aktivitasnya dalam menghasilkan produk maupun products and services, to the natural environment and
jasa, terhadap lingkungan hidup dan semua pemangku all stakeholders, including customers, employees,
kepentingan, termasuk konsumen, karyawan, pemegang shareholders, suppliers, and surrounding communities
saham, pemasok, dan masyarakat sekitar dalam segala aspek in all aspects of company operations including
operasional perusahaan yang mencakup aspek ekonomi, economy, social, and environment. In particular, in 2017
sosial, dan lingkungan. Secara khusus, pada tahun 2017 the Company had some initiatives concerning social
Perusahaan memiliki beberapa inisiatif terkait tanggung and environmental responsibilities as anticipations to
jawab sosial dan lingkungan sebagai antisipasi kegiatan the development activities done in the Mandalika area.
pembangunan yang dilakukan di kawasan the Mandalika. The Company fully understands that the Company
Perusahaan sepenuhnya menyadari percepatan pertumbuhan growth acceleration can only be achieved properly
Perusahaan hanya dapat tercapai dengan baik jika ditopang with supports of good social and environment carrying
daya dukung lingkungan dan sosial yang baik. capacity.
Perilaku bertanggung jawab ini ditunjukkan melalui This responsible behavior is showed by ethical
perilaku etis dan transparan, memperhitungkan harapan and transparent behaviors, takes into account the
pemangku kepentingan, mematuhi hukum dan peraturan expectation of stakeholders complies with applicable
yang berlaku,serta terintegrasi di seluruh perusahaan dan law and regulations, and integrated throughout the
dipraktikkan dalam interaksinya dengan pihak lain. Tujuan organization and practices in its relationship with others.
akhir yang diharapkan dari pelaksanaan tanggung jawab The final goal from corporate social responsibility is
sosial perusahaan adalah adalah kontribusi perusahaan bagi company contribution for sustainable development.
pembangunan berkelanjutan.
In realizing its commitment, during 2017, the
Dalam mewujudkan komitmennya, di sepanjang tahun 2017, Company conducted corporate social responsibility
Perusahaan melaksanakan berbagai kegiatan tanggung jawab programs including natural environment conservation,
sosial perusahaan yang mencakup pelestarian lingkungan employment, work health and safety, social and public
hidup, program di bidang ketenagakerjaan, kesehatan dan development programs including partnership and
keselamatan kerja, program pengembangan sosial dan economy empowerment programs, development
kemasyarakatan yang meliputi program kemitraan dan of public infrastructures, natural disaster recovery
pemberdayaan ekonomi masyarakat, pembangunan sarana and public support, and other programs related to
dan prasarana untuk masyarakat, program bantuan bencana responsibilities for the customers.
alam dan bantuan masyarakat, serta program yang terkait
The basis for social and environmental responsibility
dengan tanggung jawab kepada konsumen.
implementation of the Company are:
Landasan dalam pelaksanaan Tanggung Jawab Sosial dan
1. Law Number 1 Year 1970 on Occupational Safety
Lingkungan (TJSL) yang dilakukan perusahaan mengacu pada:
2. Law Number 8 Year 1999 on Consumer Protection
1. Undang-Undang Nomor 1 Tahun 1970 tentang
Keselamatan Kerja 3. Law Number 32 Year 1999 on Environment
Protection and Management
2. Undang-Undang Nomor 8 Tahun 1999 tentang
Perlindungan Konsumen 4. Law Number 40 Year 2007 concerning Limited
Liability Company
3. Undang-Undang Nomor 32 Tahun 1999 tentang
Perlindungan dan Pengelolaan Lingkungan Hidup 5. Government Regulation Number 47 Year 2009 on
Social and Environment Responsibility of Limited
4. Undang-Undang Nomor 40 Tahun 2007 tentang
Liability Company
Perseroan Terbatas.
6. Regulation of Minister of State Owned Enterprises
5. Peraturan Pemerintah Nomor 47 Tahun 2009 tentang
Number Per-09/MBU/07/2015 dated 3 July 2015
Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan Perseroan
on Partnership and Community Development
Terbatas. serta PKBL.
Program (PKBL) of State Owned Enterprises.
6. Peraturan Menteri BUMN Nomor Per-09/MBU/07/2015
tanggal 3 Juli 2015 tentang Program Kemitraan Dan
Program Bina Lingkungan Badan Usaha Milik Negara.
167

Tanggung Jawab terhadap Konsumen Responsibility to Customer


PT Pengembangan Pariwisata Indonesia (Persero) memandang PT Pengembangan Pariwisata Indonesia (Persero)
bahwa pelayanan yang baik kepada pelanggan secara langsung considers that good services to customers will directly
berdampak pada keberhasilan bisnis sehingga Perusahaan impact the success of the business so the Company
senantiasa melakukan pemantauan dan evaluasi terhadap always monitors and evaluates the customer
pengelolaan pelanggan. Setiap semester dilakukan survei management. Every semester survey of customer and
kepuasan pelanggan dan investor the Nusa Dua, untuk investor satisfactions of the Nusa Dua are conducted
mendapatkan masukan mengenai pelayanan yang diberikan, to obtain inputs on provided services, both directly by
baik langsung oleh Perusahaan maupun pihak ketiga. the Company and by the third party.

Program Kerja Working Program


Dalam rangka meningkatkan kepuasan pelanggan serta In order to improve the customer satisfaction and to
memenuhi harapan pelanggan, Perusahaan telah menyusun meet customer expectation, the Company developed
program kerja terkait kepuasan pelanggan. Program tersebut working program on the customer satisfaction.
disusun sebagai tindak lanjut atas masukan yang diberikan These program developed as follow up of inputs
pelanggan dan para pemangku kepentingan terhadap kualitas from customers and stakeholders on the quality of
kegiatan pelayanan pelanggan. customer service activities.
Berdasarkan hasil survei kinerja tahun 2017, pelayanan yang Based on the performance survey in 2017, services
diberikan oleh Perusahaan telah mengalami peningkatan sebesar provided by the Company improved by 6.54%
6,54% bila dibandingkan dengan periode yang sama pada tahun compared to the same period in 2016, and likewise
2016, begitu pula dengan pelayanan yang diberikan oleh pihak the services provided by third parties also improved
ketiga, telah mengalami peningkatan dari tahun sebelumnya by 7.01% compared to the previous year with average
sebesar 7,01%, dengan nilai rata-rata sebesar 81,52 atau naik score of 81.52 or it improved by 6.36% compared to
sebesar 6,36% dibandingkan dengan periode tahun lalu. the same period in the previous year.

Tanggung Jawab terhadap Lingkungan Environmental Responsibility


PT Pengembangan Pariwisata Indonesia (Persero) senantiasa PT Pengembangan Pariwisata Indonesia (Persero)
menjadikan pengelolaan lingkungan sebagai bagian utama always makes the environment management as the
kegiatan pembangunan dan pengembangan kawasan. Hal main part of development activities in the region. This
ini turut menjadikan Nusa Dua sebagai salah satu dari enam contributes to make the Nusa Dua becoming one of the
kawasan pariwisata terbaik di dunia dan menjadi kawasan best tourism destinations in the world and becoming
pariwisata di dunia yang meraih sertifikasi Green Globe 21 Asia tourism area in the world that achieved Green Globe
Pacific untuk kategori “Community Resort” dari Green Globe 21 Asia Pacific certification for “Community Resort”
Foundation. category from Green Globe Foundation.

Kebijakan Policy
Selain meningkatkan kepatuhan terhadap peraturan nasional Besides improving obedience to national regulations
di bidang lingkungan hidup, Perusahaan secara konsisten on natural environment, the Company consistently
melanjutkan penggunaan standar internasional Earth Check, continues using Earth Check international standards
dalam pengelolaan dan pengaturan kinerja lingkungan kawasan in managing and regulating the Nusa Dua and its
Nusa Dua dan sekitarnya, yang antara lain memuat kebijakan surrounding environment performance, which
sosial dan lingkungan berkelanjutan. amongst of them stating sustainable social and
environmental policies.
Program Kerja
Working Program
Untuk memastikan kepatuhan dan memenuhi baku mutu
lingkungan yang disyaratkan, Perusahaan mengembangan To ensure compliance and to meet required
program pengelolaan lingkungan yang diarahkan pada environmental quality standard, the Company develop
pengembangan kawasan berwawasan lingkungan, yang environmental management program which is directed
memuat pencegahan dan pengurangan pencemaran melalui to destination development with environmental insight,
pemenuhan baku mutu, pengelolaan limbah dan pelestarian which contains of prevention and reduction of pollution
alam. by complied quality standard, waste management and
natural preservation.
168

LAPORAN TAHUNAN 2017 ANNUAL REPORT

Pelestarian Lingkungan Natural Preservation


Pada lingkungan the Nusa Dua, terdapat area hijau seluas In the Nusa Dua, there are green areas of ± 30 ha (10%
± 30 ha (10% dari luas kawasan) yang tersebar di seluruh of area width) spreaded in the area. These green areas
kawasan. Area hijau tersebut ditanami 6.080 pohon, yang were planted with 6,080 trees with kinds of vegetation
terdiri dari berbagai jenis tanaman, termasuk sebanyak 2.899 including 2,899 rare tree species. Besides reduce
pohon berkategori langka. Selain berperan mengurangi emisi carbon emission, these green areas also become
karbon, keberadaan area hijau ini menjadi ruang flora lokal, habitat for local floral including tress like pandan ijo,
seperti pandan ijo, kayu santen, camplung, bekul, juwet, yang kayu santen, camplung, bekul, juwet which were
ditanam secara menyebar di seluruh kawasan. planted spreading the area.
Selain itu, kawasan Lagoon, yang merupakan kawasan In addition, the Lagoon area, which is a limited area and
terbatas yang dijaga dari kebisingan dan campur tangan kept from noise and human intervention, has become
manusia, kini menjadi tempat berkembangnya populasi place for fish population growth which attracts birds
ikan yang kemudian mengundang komunitas burung yang to inhabitate and make new ecosystems. According
datang untuk bermukim dan membuat ekosistem baru. to a research by an expert, this Lagoon becomes
Menurut penelitian ahli, area Lagoon telah menjadi tempat transitional space of migration of 77 bird species from
persinggahan migrasi lebih dari 77 spesies burung lintas benua. across the continents. Therefore, the Lagoon are is
Oleh karena itu, di area Lagoon telah dilengkapi dengan equipped with bird watching towers to facilitate bird
beberapa menara pengamat burung untuk memfasilitasi observers and other animals in the Lagoon.
kehadiran para pengamat burung dan satwa lainnya yang ada
In 2017, the Company donated plant seeds to Udayana
di Lagoon.
University with a budget of Rp. 59,015,800.
Pada tahun 2017, dilakukan pemberian bantuan bibit tanaman
kepada Universitas Udayana dengan anggaran sebesar Rp
59.015.800.

2017 2016 2015

Jumlah Pohon Ditanam (unit) 600 2.000 500


Numbers of planted trees (unit)

Realisasi biaya lingkungan (Rp) 59.015.800 44.530.000 10.000.000


Realization of environmental cost (Rp)

Pengelolaan Limbah Waste Management


Sebagian sampah yang dihasilkan di kawasan the Nusa Dua Some of waste produced by the Nusa Dua which
yang setiap harinya mencapai lebih kurang 18 m3 sebagian may reach 18m3 daily has processed into organic
diolah untuk menjadi pupuk organik. Pupuk organik tersebut fertilizer. This organic fertilizer utilized for internal
kemudian digunakan untuk memenuhi kebutuhan sendiri. use. These activities managed by composting unit
Kegiatan ini dikelola unit komposting yang telah menggunakan that used effective microorganism technology, so the
teknologi effective microorganism, sehingga proses decomposition process in making compost fertiliser
pembusukan dalam pembuatan pupuk dapat dipercepat. can be accelerated.
Air limbah domestik dari seluruh aktivitas di the Nusa Dua The domestic wastewater from all activities in the
dikelola pada area pengolahan air limbah terpadu. Melalui Nusa Dua managed at the integrated waste water
pengolahan tersebut, air domestik dapat dimanfaatkan processing area. By this processing, domestic water
kembali menjadi air irigasi penyiraman tanam di kawasan can be reuse as irrigation water for watering plant in
the Nusa Dua. Proses pemanfaatannya menggunakan dua the Nusa Dua area. This used two systems; wastewater
sistem, yaitu sistem pengolahan air limbah (kolam stabilisasi) processing system (stabilization pool) and irrigation
dan sistem pengolahan air irigasi (aerasi, sedimentasi, dan water processing system (aeration, sedimentation,
filtrasi). Untuk mengoptimalkan proses biologis di dalam and filtration). To optimize biological process in the
pengolahan, setiap hari dilakukan penambahan effective processing, effective microorganism is added ± 210
mikroorganisme sebanyak ± 210 liter/hari atau 75,650 liter liter/day or 75,650 liter per year of the water quality
per tahun. Secara rutin, kualitas air diuji oleh Laboratorium is routinely tested by the Regional Laboratory of
Kesehatan Daerah. Health. In 2017, the Company realized a wastewater
processing unit worth of Rp. 10,202,966,132 in
Pada tahun 2017, Perusahaan merealisasikan pembangunan
the Mandalika. This wastewater processing unit is
unit pengelolaan air limbah senilai Rp 10.202.966.132 di the
expected to be a back bone in utility management,
Mandalika. Unit pengelolaan ini diharapkan menjadi tulang
especially the wastewater in that area.
punggung pengelolaan utilitas, khususnya limbah air di
kawasan tersebut.
169

LAPORAN TAHUNAN 2017 ANNUAL REPORT

Ketenagakerjaan, Kesehatan dan Keselamatan Kerja Occupational Health and Safety


Keberhasilan dan optimalisasi potensi SDM Perusahaan, The Company believes that the success and
diyakini Perusahaan dapat tercapai tidak hanya melalui optimization of the Company human resource
pemenuhan kuantitas dan kompetensi pegawai namun juga potentials cannot be achieved by merely fulfill
harus diiringi dengan praktik-praktik kerja yang mampu employee quantity and competence, but this must
mewadahi hak-hak pegawai. be followed by working practices that are able to
accommodate employees’ rights.

Pelaksanaan Kegiatan
Activities Implementation
Pada tahun 2017, jumlah manfaat yang diberikan Perusahaan
kepada pegawai adalah sebesar Rp 75.696.316.868 yang In 2017, the amount of benefits provided by the
meliputi manfaat berikut ini. Company to employees was Rp 75,696,316,868 which
includes following benefits.

Uraian
2017 2016
Description
Gaji Pegawai 33.988.685.632 26.684.966.349
Employee’s salary
Tunjangan 16.857.653.434 12.113.926.715
Allowance
Pesangon
Severance pay
Biaya terkait Pensiun 4.222.579.623 5.334.839.451
Pension related cost
Pemeliharaan kesehatan pegawai 2.383.824.239 2.430.060.491
Maintenance of employee’s health
Asuransi Pegawai 1.297.896.044 873.916.743
Employee’s insurance
Uang lembur dan uang makan lembur 78.522.261 245.563.059
Overtime pay and overtime meal allowance
Fasilitas kepegawaian 637.523.750 886.523.143
Employee’s facility
Beban Pajak Penghasilan 7.212.039.192 5.317.245.612
Income tax liability
Beban Manfaat Pegawai Perusahaan (PSAK 24) 5.308.162.382 2.271.180.601
Company Employee Benefit Liability (IFAS 24)
Biaya terkait diklat 1.783.865.525 1.253.131.561
Costs for training and education
Biaya terkait kegiatan seni budaya atau olahraga yang dilakukan pegawai 1.925.564.786 1.848.002.072
Costs related to art-culture or sport activities done by employees

Kesehatan dan keselamatan kerja merupakan aspek Occupational health and safety is the important
penting dalam operasional Perusahaan, khususnya terkait aspect in the Company operation, particularly related
peningkatan risiko ancaman kesehatan dan keselamatan to increasing risk of occupational health and safety
kerja karena proses konstruksi dan pembangunan di the of the construction and development activities in the
Mandalika. Mandalika.

Tanggung jawab terhadap Masyarakat Setempat Responsibility to Local Community


PT Pengembangan Pariwisata Indonesia (Persero) PT Pengembangan Pariwisata Indonesia (Persero)
berkomitmen untuk menjalankan pengembangan usaha is commited to run business align with public
secara selaras dengan upaya-upaya pemberdayaan empowerment efforts. The local communities, as a
masyarakat. Masyarakat sekitar, sebagai bagian dari part of stakeholders, must also enjoy the economy
pemangku kepentingan, harus dapat ikut merasakan manfaat benefits produced by the destination development.
ekonomi yang dihasilkan dari pengembangan kawasan yang
dilakukan.
170

LAPORAN TAHUNAN 2017 ANNUAL REPORT

Program Kemitraan dan Bina Lingkungan Partnership and Community Development Program
Kegiatan pemberdayaan masyarakat yang dilakukan The community empowerment activity by the
Perusahaan umumnya dilakukan melalui skema Program Company is generally conducted under Partnership
Kemitraan dan Bina Lingkungan (PKBL) sesuai dengan and Community Development Program scheme
Peraturan Menteri BUMN Nomor PER-09/MBU/07/2015 according to the Regulation of Minister of State Owned
tanggal 3 Juli 2015 tentang Program Kemitraan dan Program Enterprises Number PER-09/MBU/07/2015 dated 3
Bina Lingkungan Badan Usaha Milik Negara. July 2015 concerning Partnership and Community
Development Program (PKBL) of the State Owned
Enterprises.
Struktur Organisasi PKBL
Berdasarkan surat Keputusan Direksi PT Pengembangan
Partnership and Community Development Program
Pariwisata Indonesia (Persero) Nomor: 048/Kep/Dir/
Organization Structure
ITDC/X/2017 tanggal 9 Oktober 2017 tentang Struktur
Organisasi PT Pengembangan Pariwisata Indonesia (Persero), Based on the Decree of Board of Directors of PT
unit PKBL berada di bawah Direktur Utama sebagai pembina, Pengembangan Pariwisata Indonesia (Persero)
sebagai Penanggung Jawab PKBL adalah Corporate Secretary Number: 048/Kep/Dir/ITDC/X/2017 dated 9
yang dibantu oleh Kepala Bagian PKBL, yang membawahi October 2017 on the Organization Structure of
dua orang kepala seksi dan satu orang staf PT Pengembangan Pariwisata Indonesia (Persero),
Partnership and Community Development Program
unit is managed under the President Director as the
Program Kemitraan Director. Corporate Secretary act as the person in
Pada tahun 2017, Perusahaan merealisasikan penyaluran charge, assisted by Head Department of Partnership
pinjaman program kemitraan kepada 63 pengusaha kecil and Environmental Development Program, who has
sebesar Rp. 3.200.000.000,- dan dana pembinaan kemitraan two head section and one staff.
sebesar Rp. 639.950.000,-. Sehingga jumlah penyaluran
pinjaman secara akumulasi sampai dengan tahun 2017
Partnership Program
direalisasi sebesar Rp. 42.035.288.587,-.
In 2017, the Company disbursed partnership loans
Perkembangan jumlah mitra binaan sampai Desember tahun
of Rp. 3,200,000,000 to 63 small enterprises and
2017 sebanyak 1.621 unit usaha kecil dan koperasi yang
partnership development fund of Rp. 639,950,000.
tersebar pada 9 (sembilan) Kabupaten/kota di provinsi Bali.
Accumulated disbursed loans until 2017 was Rp.
Dari jumlah tersebut sebanyak 962 unit yang terdiri dari 106
42,035,288,587.
unit Koperasi/KUD, 855 unit usaha kecil dan 1 unit usaha
mikro telah berakhir masa pembinaannya, sehingga jumlah The growth of supported business until December is
mitra binaan yang masih dibina sampai Desember tahun 2017 1,621 small enterprises and cooperation units which
sebanyak 659 unit usaha yang terdiri atas 9 unit koperasi/ spreaded in 9 (nine) regencies/municipals at Bali
KUD, 595 unit usaha kecil dan 55 usaha mikro. province. Amongst of them, 926 units consisting of
106 cooperations units, 855 small enterprises and 1
Jumlah tersebut terbagi lagi menjadi 8 (delapan) sektor
unit micro enterprise had ended their development
antara lain :
period, so that numbers of units still supported up to
a. sektor industri sebanyak 470 unit December 2017 were 659 business units consisting
b. sektor perdagangan sebanyak 500 unit of 9 cooperation, 595 small enterprises units and 55
micro enterprises.
c. sektor pertanian sebanyak 158 unit
d. sektor peternakan sebanyak 146 unit Those businesses are divided of into 8 (eight) sectors:
e. sektor perkebunan sebanyak 2 unit a. 470 units in industrial sector
f. sektor perikanan sebanyak 8 unit b. 500 units in trading sector
g. sektor jasa sebanyak 328 unit c. 158 units in agricultural sector
h. sektor lainnya sebanyak 9 unit d. 146 units in farming sectors
Selain memberikan pembinaan dalam bentuk pendidikan e. 2 units in plantation sector
dan pelatihan kepada mitra binaan, bekerja sama dengan f. 8 units in fishery sector
Lembaga Pendidikan di Provinsi Bali, pembinaan kepada g. 328 units in service sector
mitra binaan juga dilaksanakan melalui kegiatan monitoring
h. 9 units in miscellaneous sector
terhadap mitra binaan yang kurang lancar, ragu – ragu, macet
dan bermasalah dengan melibatkan instansi terkait setempat. Besides providing education and training to the
supported businesses, under cooperation with
education institutions in Bali province, support for
them were also conducted through monitoring
activities for partners which less current, wired and
non performing and troubled with related agencies.
171

LAPORAN TAHUNAN 2017 ANNUAL REPORT

Program Pembinaan Mitra Binaan Development Program for Supported Partners


Dalam upaya meningkatkan kapasitas usaha mitra binaan, To improve business capacities of supported partners,
PT. Pengembangan Pariwisata Indonesia (Persero), PT. Pengembangan Pariwisata Indonesia (Persero) held
menyelenggarakan program peningkatan kapasitas (capacity capacity building program for coffee farmer cluster,
building) bagi klaster petani kopi Kelompok Wanita Tani the ‘Amerta Giri’ female farmer group, in Wanagiri
‘Amerta Giri’ di Desa Wanagiri, Kab. Buleleng Bali dengan village of Buleleng district in Bali by launching ‘Amerta
peluncuran kemasan kopi ‘Amerta Giri’ dan peresmian Giri” coffee package and the inauguration of display
product display stand dengan serta penyerahan bantuan stand as well as donation of manual coffee brewing
peralatan seduh kopi (manual brewing). equipment.
Program capacity building yang diikuti sembilan belas petani The capacity building program, which was attended
kopi wanita tersebut mencakup pelatihan mengenai kemasan by these nineteen female coffee farmers, covered
produk dan pengenalan teknik seduh kopi manual brewing. training on product packaging and introduction for
Pelatihan Kemasan Produk bertujuan agar anggota ‘Amerta manual coffee brewing technique. Product Packaging
Giri’ dapat mengenal dan mengetahui teknik pembuatan Training intended to make members of “Amerta Giri”
kemasan produk sehingga ke depannya mampu mengemas able to know and understand the technique to make
hasil produk olahan kopinya dengan baik serta menarik. product packaging so that they would be able to pack
Sedangkan pelatihan pengenalan teknik seduh kopi manual their coffee products better and more attractive. The
brewing bertujuan untuk mengenalkan para petani kepada objective of manual coffee brewing was to introduce
berbagai variasi teknik seduh kopi secara manual yang sedang the farmers to varying currently popular manual coffee
populer saat ini, seperti metode French Press, Vietnam Drip, brewing techniques such French Press, Vietnam Drip,
V-60, Moka Pot, Syphone dan Rox Presso, melengkapi V-60, Moka Pot, Syphone and Rox Presso, to complete
metode seduh kopi klasik Kopi Tubruk yang sudah dikuasai existing Kopi Tubruk classical coffee brewing they had
sebelumnya. mastered before.
Selain itu salah satu mitra binaan ITDC Tenun Putri Mas In addition, one of supported partner of ITDC, the
yang berasal dari Jembrana Bali, lolos seleksi dan kurasi di Tenun Putri Mas from Jembrana, Bali, passed selection
Kementerian Koperasi dan UKM, dan berhak ikut mengisi and curation in Ministry of Cooperation and Small
Paviliun Indonesia di Pameran Hand Made Korea 2017 and Medium Enterprise and entitled to participate
dengan memamerkan produk unggulan mereka, yaitu batik / in Indonesian Pavilion at Korea Hand Made 2017
songket Jembrana yang telah mendapat Hak Atas Kekayaan exhibition by exhibiting their premium products;
Intelektual atau HAKI. yang berlangsung di Seoul Korea, 20- the batik/songket of Jembrane, which had acquired
23 Juli 2017. patent of the Intellectual Property Right (HAKI) in
Seoul, Korea, in 20-23 July 2017.

Program Bina Lingkungan


Community Development Program
Seiring dengan dimulainya pembangunan infrastruktur the
Mandalika pada tahun 2017, Perusahaan menyadari perlunya Along with infrastructure constructions at the
peningkatan kapasitas warga setempat untuk memastikan Mandalika in 2017, the Company recognized the
mereka dapat terlibat dan mendapatkan manfaat langsung needs of local people capacity building to ensure
dari pengembangan kawasan KEK Pariwisata Mandalika. their involvement and ability to obtain direct
Melalui skema bantuan Bina Lingkungan, PT Pengembangan benefits from the development of The Mandalika.
Pariwisata Indonesia (Persero) pada tahun 2017 telah Through the Community Development scheme, PT
merealisasikan penyaluran dana dalam bentuk bantuan Bina Pengembangan Pariwisata Indonesia (Persero) in
Lingkungan sebesar Rp. 2.673.417.437,- kepada masyarakat 2017 disbursed the fund grant in form of Community
dalam bentuk sebagai berikut. Development support of Rp. 2,673,417,437 for local
community in the following forms.
a. Workshop Wawasan Industri Pariwisata Bagi Guru SD/
SMP dan Pemuda di KEK Pariwisata Mandalika a. Workshop of Tourism Industry Insight for
Kegiatan ini bertujuan untuk memberikan wawasan Elementary School/Junior High School Teachers
mengenai kawasan pariwisata kepada para guru SD/SMP and Youth in the Mandalika..
dan para pemuda di desa administratif KEK Pariwisata The objective of this activity was to give insight
Mandalika diantaranya yaitu Desa Kuta, Desa Mertak, about the tourism zone to elementary school/
Desa Sukadana, dan Desa Sengkol dengan mengajak junior high school teacher and youth in
mereka studi banding ke Kawasan Pariwisata Nusa Dua. administrative villages the Mandalika: Kuta village,
Harapan kegiatan ini agar mereka dapat memberikan Mertak Village, Sukadana Village and Sengkol
sosialisasi kepada para siswa, anggota organisasi pemuda Village, by inviting them to benchmark with
dan masyarakat sekitarnya mengenai KEK Pariwisata to Nusa Dua Tourism Region. This activity was
Mandalika. expected to socialize The Mandalika to students,
members of youth organizations and community.
172

LAPORAN TAHUNAN 2017 ANNUAL REPORT

b. Pelatihan Bahasa Inggris untuk Pemuda di KEK Pariwisata b. English Training for Youth in the Mandalika
Mandalika This training was conducted to prepare the youth
Pelatihan ini dilakukan untuk menyiapkan pemuda- in the Mandalika as workers when the destination
pemuda yang ada di KEK Pariwisata Mandalika untuk is ready to operate. The English teachers came
menjadi tenaga kerja nantinya saat kawasan sudah from local English teachers which could teach
beroperasi. Pengajar Bahasa Inggris juga berasal dari the youth privately beyond their formal hours in
guru lokal bahasa Inggris yang dapat mengajar para schools.
pemuda secara privat di luar waktu formal sekolah.
c. Tourism Awareness Training for Street Vendors in
c. Pelatihan Sadar Wisata Bagi Pedagang Asongan Di KEK the The Mandalika
Pariwisata Mandalika This training was conducted to change
Pelatihan ini dilakukan untuk dapat mengubah kebiasaan aggressive street vendor behaviors in selling their
pedagang asongan yang cenderung agresif dalam commodities/goods to the tourist. The training
menawarkan barang dagangannya kepada wisatawan. consisted of tourism awareness and excellent
Pelatihan berisi materi mengenai sadar wisata dan services that the street vendors could implement.
pelayanan prima yang dapat diimplementasikan oleh The participated street vendors were those
para pedagang. Para pedagang yang dilibatkan adalah vendors who were operating in the surrounding
pedagang yang beroperasi di sekitar Pantai the Mandalika of the Mandalika Kuta Lombok beaches, and
Kuta Lombok, fasilitator berasal dari Politeknik Pariwisata facilitators came from Polytechnique of Tourism
Lombok. in Lombok.
d. Sertifikasi MEA Tenaga Konstruksi untuk Masyarakat di d. MEA Certificate for Construction Workers for
KEK Pariwisata Mandalika community in The Mandalika
Sertifikasi ini dilakukan dengan tujuan untuk memastikan The objective of this certification was to ensure
masyarakat di KEK Pariwisata Mandalika dapat that people in The Mandalika could participate in
berpartisipasi dalam pembangunan kawasan dengan the area development by becoming MEA certified
menjadi tenaga konstruksi tersertifikasi MEA. Peserta construction workers. The participants came
berasal dari desa administratif KEK Pariwisata Mandalika from administrative villages in The Mandalika.
diantaranya yaitu Desa Kuta, Desa Mertak, Desa They were Kuta village, Mertak village, Sukadana
Sukadana, dan Desa Sengkol. Lembaga sertifikasi yang village, and Sengkol village. The certification
melakukan uji kompetensi para peserta adalah Lembaga institution provided the competence test of the
Pengembangan Jasa Konstruksi (LPJK) Provinsi Nusa participants was Construction Service Agency
Tenggara Barat (NTB). (LPJK) Nusa Tenggara Barat province.
Untuk mendukung operasional kawasan wisata the Nusa To support the Nusa Dua area operation, there was
Dua, pada tahun 2017 dilakukan pelatihan seni budaya an art and culture training held in 2017 for local
bagi seniman lokal untuk terus berkreasi mengembangkan artists to keep on creating and developing new arts
kesenian baru yang dapat diminati oleh wisatawan dan that attracted tourists’ interests and to preserve
melestarikan seni kebudayaan lokal. Kegiatan ini dilakukan local art and culture. This activity was conducted in
bekerjasama dengan Sabha Yowana Sandya Phala. cooperation with Sabha Yowana Sandya Phala.

Dukungan dalam kerangka BUMN Peduli Support for BUMN Care


a. Bakti BUMN Untuk Veteran a. Social Activity by State Owned Enterprises (BUMN)
for Veterans
Dalam kegiatan ini ITDC memberikan pengobatan gratis
dan pengenalan kawasan the Nusa Dua untuk para In this activity ITDC provided free medications and
veteran sebagai bentuk apresiasi kepada para pejuang. introduction of the Nusa Dua area for veterans as
the appreciation forms for Indonesian fighters.
b. Koordinasi BUMN Peduli untuk Bencana Erupsi Gunung
Agung b. Coordination with BUMN Care for Mount Agung
Eruption Disaster
Pada tahun 2017, Perusahaan ditunjuk menjadi
In 2017, the Company was appointed as the main
koordinator utama BUMN Untuk Bencana Erupsi Gunung
coordinator of State Owned Enterprises (BUMN)
Agung dan mengkoordinasikan bantuan dari 36 BUMN
for the Mount Agung eruption disaster and the
lainnya yaitu : BRI, BNI, Waskita Karya, Jasindo,Telkom,
Company coordinated aids from 36 State Owned
PGN, Asabri, ASDP, Sucofindo, Pertani, Pelni, Pos
Enterprises; they were BRI, BNI, Waskita Karya,
Indonesia, PLN, PNM, Pertamina, Adhi Karya, Askrindo,
Jasindo,Telkom, PGN, Asabri, ASDP, Sucofindo,
Jasa Raharja, RNI, Semen Indonesia, Nindya Karya, PPA,
Pertani, Pelni, Pos Indonesia, PLN, PNM, Pertamina,
Angkasa Pura I, Garuda Indonesia, Taspen Bank Mandiri,
Adhi Karya, Askrindo, Jasa Raharja, RNI, Semen
Hutama Karya, Jamkrindo, Jiwasraya, Jasa Marga,
Indonesia, Nindya Karya, PPA, Angkasa Pura I,
Pelindo III, Pupuk Indonesia, HIN, dan Pegadaian.
Garuda Indonesia, Taspen Bank Mandiri, Hutama
173

LAPORAN TAHUNAN 2017 ANNUAL REPORT

Melalui koordinasi tersebut, telah disalurkan bantuan Karya, Jamkrindo, Jiwasraya, Jasa Marga, Pelindo
atas nama BUMN Hadir Untuk Negeri kepada pengungsi III, Pupuk Indonesia, HIN, and Pegadaian. By this
erupsi Gunung Agung di 3 (tiga) titik Posko BUMN Hadir coordination, the aids on behalf of BUMN Hadir
Untuk Negeri Peduli Gunung Agung yakni: Posko A Tanah Untuk Negeri where channeled for Mount Agung
Ampo Karangasem, Posko B GOR Swecapura Klungkung eruption refugees in 3 (three) posts of BUMN
dan Posko C Desa Les Tejakula Buleleng. Hadir Untuk Negeri in the mount Agung; they
were Post A in Tanah Ampo Karangasem, Post B
in GOR Swecapura Klungkung, and Post C in Les
Tejakula village in Buleleng.

No RKA 2017 Realisasi terhadap


Realisasi
Uraian Budget Work RKA
Realization
Description Plan in 2017 Realization of
Rp Rp Budget Work Plan

a Pendidikan/Pelatihan 1.102.880.000 847.825.216 77%


Education/training
b Korban Bencana Alam 110.000.000 108.602.010 99%
Natural Disaster Victim
c Sarana Ibadah 340.000.000 40.500.000 12%
Praying Facilities
d Peningkatan Kesehatan 250.000.000 3.560.000 1%
Health Improvement
e Pengembangan Prasarana/Sarana Umum 545.000.000 501.895.000 92%
Public Structures/Infrastructures Development
f Pelestarian Alam 70.000.000 59.015.800 84%
Natural Preservation
g Sosial Kemasyarakatan dalam rangka Pengentasan Kemiskinan 765.000.000 1.112.019.411 145%
Social Aid for Poverty Mitigation

h Dana Pendidikan, Pelatihan, Pemagangan, Promosi/Pameran - - 0%


Mitra Binaan
Funds for Education, Training, Internship, Promotion/Exhibition
for Partners under Development Program
Jumlah
3.182.880.000 2.673.417.437 84%
Total
174

LAPORAN TAHUNAN 2017 ANNUAL REPORT


Analisis Industri
Industry Analysis

04
Analisis Industri
Industry Analysis

Kondisi Ekonomi Global Global Economy Condition


Setelah menghadapi berbagai hambatan pada tahun After dealing with some obstacles in 2016, from the
2016, mulai dari permasalahan ekonomi di Tiongkok economy problems in Tiongkok to financial market
hingga berbagai gejolak yang melanda pasar keuangan, turmoil, the global economy showed positive trends
perekonomian global menunjukkan tren yang positif during 2017. On 2017 the world Gross Domestic
sepanjang tahun 2017. Pada tahun 2017, PDB dunia berhasil Product grew by 3.7%. This rate was higher than
tumbuh 3,7%. Angka ini lebih tinggi bila dibandingkan dengan the growth in 2016 (3.2%). One of contributors of
pertumbuhan pada tahun 2016 yang sebesar 3,2%. Salah global economy betterment was the acceleration of
satu yang berkontribusi terhadap perbaikan ekonomi global economy recovery in some of developed countries
ini ialah akselerasi pemulihan ekonomi di sejumlah negara which impacted economy recoveries in developing
maju yang berdampak pada pemulihan ekonomi negara- countries. This good development was in turn gave
negara berkembang. Perkembangan baik ini pada gilirannya positive contribution to the global financial market,
berkontribusi positif dalam perbaikan pasar keuangan global, including the lower risk compared to previous year
termasuk dengan risiko yang lebih rendah dibandingkan conditions. The economy growth source seemed to
dengan kondisi tahun sebelumnya. Sumber pertumbuhan be expanding into investments, while before this was
ekonomi juga terlihat lebih meluas ke investasi, dari yang focused on the consumption. The improvement in the
sebelumnya yang terfokus pada konsumsi. Perbaikan investment pattern encouraged world trading volume
pola tingkat investasi ini mendorong peningkatan volume improvement up to 4.5% higher than the record in
perdagangan dunia hingga 4,5% lebih tinggi dari catatan 2016 (1.5%).
tahun 2016 yang sebesar 1,5%.
During 2017, various countries also did the same way
Sepanjang tahun 2017, berbagai negara juga terlihat to recover their economies and they maintained the
menempuh berbagai cara untuk melakukan percepatan sustainability of those recoveries. Bank Indonesia
pemulihan perekonomian mereka dan berupaya menjaga in its economy annual report recorded that some
kesinambungan pemulihan tersebut. Bank Indonesia dalam developed countries gradually entered normalization
laporan tahunan perekonomian mereka mencatat, beberapa phase to response strong economy recovery and
negara maju secara gradual mulai memasuki fase normalisasi it was followed by the inflation prospect which was
untuk merespons pemulihan ekonomi yang cukup kuat expected begin to rise. Meanwhile the developing
dan diikuti dengan prospek inflasi yang diperkirakan mulai countries applied relative loose monetary policies to
naik. Sementara negara-negara berkembang menerapkan support economy recovery. In addition, the global
kebijakan moneter yang terbilang longgar guna mendukung economy recovery was also used by some countries
pemulihan ekonomi. Selain itu, pemulihan ekonomi global to accelerate their productivity improvements, to
ini juga dimanfaatkan oleh sejumlah negara untuk memacu overcome problems in labor market, and infrastructure
peningkatan produktivitas, mengatasi persoalan-persoalan development acceleration. In another side, the
di pasar tenaga kerja, dan percepatan pembangunan international cooperation was more developed in
infrastruktur. Pada sisi lain, kerja sama internasional juga order to create strong, sustainable, and balanced
banyak terjalin dalam rangka menciptakan pertumbuhan economy growth.
ekonomi yang kuat, berkelanjutan, dan berimbang.

National Economy Condition


Kondisi Ekonomi Nasional
The national economy condition in 2017 showed
Kondisi perekonomian nasional pada tahun 2017 sustainable and gradual economy recovery. Better
menunjukkan pemulihan ekonomi yang berkelanjutan secara global economy condition contributed to Indonesia
gradual. Kondisi ekonomi global yang membaik berkontribusi economy growth during 2017. Furthermore, corporate
bagi pertumbuhan ekonomi Indonesia sepanjang tahun 2017. world showed investment improvement especially in
Selain itu, di dunia korporasi juga terjadi peningkatan investasi the second half of 2017. Overall, Indonesia economy
terutama pada paruh kedua 2017. Secara keseluruhan, growth in 2017 was 5.07% and this rate was better
pertumbuhan ekonomi Indonesia pada tahun 2017 tercatat compared to the economy growth in 2016 (5.03%).
5,07%, angka ini lebih baik bila dibandingkan dengan catatan
This economy dynamic which moved into better
tahun 2016 yang sebesar 5,03%.
direction could be seen in aspects of export,
Dinamika perekonomian yang bergerak ke arah lebih government investment, and consumption shifting.
baik ini terlihat dalam aspek ekspor, investasi pemerintah, Government investment in various infrastructure
dan pergeseran konsumsi. Investasi pemerintah pada and construction projects took role in improving
berbagai proyek infrastruktur dan konstruksi berperan construction business field.
dalam peningkatan lapangan usaha konstruksi. Di sisi lain,
177

perubahan pola konsumsi yang tercatat lebih banyak ke In another side, the consumption pattern change
sektor lifestyle dan leisure juga mendorong kinerja lapangan tended to move into lifestyle and leisure and this
usaha penyediaan akomodasi dan makanan minuman, serta encouraged accommodation and food and beverage
lapangan usaha informasi dan komunikasi. business performances, as well as information and
communication business.
Kinerja lapangan usaha konstruksi juga tercatat meningkat
pesat. Hal ini merupakan dampak dari akselerasi The construction business field performance improved
pembangunan proyek infrastruktur yang memang menjadi significantly. This was the effects of infrastructure
fokus Pemerintahan Presiden Joko Widodo. Pertumbuhan development project acceleration focused by the
lapangan usaha konstruksi ini tercatat 6,79% lebih tinggi government of President Joko Widodo. The growth
bila dibandingkan dengan catatan tahun sebelumnya in construction business was recorded to be 6.79%
yang sebesar 5,22%. Sebagian besar proyek infrastruktur higher than the previous year of 5.22%. The majority of
merupakan proyek swasta termasuk BUMN. Sampai triwulan infrastructure projects were private projects including
III 2017, tercatat 8 proyek pembangkit listrik berkapasitas 500 State Owned Enterprises. Up to third quarter of 2017,
MW diselesaikan. Akselerasi proyek infrastruktur juga terlihat 8 projects of electric power houses with 500 MW
dari penyelesaian pembangunan jalan tol sepanjang kurang capacity were accomplished. Infrastructure project
lebih 380 km, melampaui capaian pembangunan jalan tol acceleration were also seen in the finishing of toll road
pada 2016 yang hanya berhasil membangun separuhnya. constructions with total of 380 km, and this exceeded
the achievement in the 2016 which was only a half
Dalam postur APBN 2017, alokasi anggaran untuk belanja
of it.
infrastruktur memang meningkat bila dibandingkan dengan
tahun-tahun sebelumnya. Dari sebelumnya yang tercatat In the posture of National Income and Expense Budget
sebesar Rp 346,6 triliun pada RAPBN 2017, anggaran belanja in 2017, the allocation of budget for infrastructure was
infrastruktur APBN 2017 tercatat sebesar Rp 387,3 triliun atau improved compared to previous years; from Rp. 346.6
naik sebesar Rp 40,8 triliun. Anggaran ini sebagian besar trillion in the Draft of National Income and Expense
dialokasikan untuk pembangunan jalan, jembatan, bandara, Budget in 2017, the disbursement of infrastructure
pelabuhan laut, jalur kereta api, dan terminal penumpang. expenditure in National Income and Expense Budget
in 2017 was Rp. 387.3 trillion or it increased Rp. 40.8
trillion. Most of this budget was allocated for building
Kondisi Industri Pariwisata Nasional roads, bridges, airports, seaports, railways, and
passenger terminals.
Berdasarkan data kunjungan wisatawan mancanegara ke
Indonesia tahun 2017 dari Kementerian Pariwisata RI, tercatat
ada sebanyak 12.678.693 orang dibandingkan dengan
National Tourism Industry Condition
periode yang sama pada tahun 2016 yang hanya mencapai
10.405.947 orang, atau naik sebesar 21,84%. Data of foreign tourist visits to Indonesia in 2017 from
Ministry of Tourism of Republic of Indonesia showed
Meningkatnya angka wisatawan mancanegara ke Indonesia
that there were 12,678,693 visitors compared to the
ini diharapkan berperan dalam penambahan devisa negara.
same period in 2016 with only 10,405,947 visitors,
Pariwisata juga menjadi salah satu unggulan Pemerintah
or increased by 21.84%. The growth of foreign
dalam penambahan devisa negara, penyerapan tenaga kerja,
tourist visits to Indonesia was expected to improve
serta pengurangan ketimpangan antarwilayah. Pada tahun
foreign exchange. Tourism is one of Indonesian
2016, sektor pariwisata menjadi penyumbang devisa sebesar
flagships in improving foreign exchange, providing
sekitar Rp 172 triliun dengan penyerapan tenaga kerja 11,8 juta
employment, and reducing gaps between regions.
orang. Sementara pada tahun 2019 Pemerintah menargetkan
In 2016, the tourism sector contributed Rp. 172
kunjungan wisatawan mancanegara hingga 15 juta orang
trillion foreign exchange and provided 11,8 million
dengan kontribusi terhadap PDB sebesar 8%, devisa sebesar
employments. In 2019, the government sets a target
Rp 280 triliun dan tenaga kerja sebesar 13 juta orang.
of 15 million foreign tourist visits with 8% Gross
Berikut adalah tabel data yang menunjukkan kontribusi sektor Domestic Product contribution, Rp. 280 trillion
pariwisata Indonesia bila dibandingkan dengan sektor-sektor foreign exchange, and 13 million employment.
lainnya.
The following is data table showing the contribution
of tourism private sector in Indonesia compared with
other sectors.
178

LAPORAN TAHUNAN 2017 ANNUAL REPORT

No. 2013 2014 2015 2016

Jenis Komoditas Nilai Jenis Komoditas Nilai Jenis Komoditas Nilai Jenis Komoditas Nilai
Commodity Type (Juta Commodity Type (Juta Commodity (Juta Commodity (Juta
US$) US$) Type US$) Type US$)

Value Value Value Value


(Million (Million (Million (Million
US$) US$) US$) US$)

1 Migas 32,633 Migas 30,318 Migas 18,574 Sawit 15,965


Oil and gas Oil and gas Oil and gas Palm oil

2 Batubara 22,759 Batubara 18,697 Sawit 16,427 Pariwisata 13,560


Coal Coal Palm oil Tourism

3 Sawit 16,787 Sawit 18,615 Batubara 14,717 Migas 13,105


Palm oil Palm oil Coal Oil and gas

4 Pariwisata 10,054 Pariwisata 11,166 Pariwisata 12,225 Batubara 12,898


Tourism Tourism Tourism Coal

5 Karet 6,706 Garmen 7,450 Garmen 6,410 Garmen 6,229


Rubber Garment Garment Garment

6 Garmen 6,216 Elektrik 7,021 Elektrik 4,510 Elektrik 4,361


Garment Electric Electric Electric

7 Elektrik 5,104 Material kimia 6,486 Karet 3,564 Perhiasan 4,119


Electric Chemical Rubber Jewelry
material

8 Material kimia 4,124 Karet 6,259 Material Kertas 3,546 Material kertas 4,032
Chemical material Rubber Paper material Paper material

Dari tabel di atas bisa dilihat, sektor pariwisata pada tahun The table above shows that tourism sector in 2016
2016 telah berhasil meningkatkan diri menjadi penyumbang succeeded to improve to become the second biggest
devisa terbesar kedua, dari tahun sebelumnya yang berada contributor of foreign exchange that in the previous
di peringkat keempat. Diperkirakan, sektor pariwisata pada year was in the fourth rank. It is estimated that in 2020,
tahun 2020 akan berhasil menjadi peringkat pertama dalam the tourism sector will be the first in contributing
kontribusi devisa negara. foreign exchange to the state.
Untuk mewujudkan hal ini, sejak 2017 Pemerintah telah To realize that, the Government since 2017 had
menetapkan 10 destinasi prioritas, yakni Borobudur (Jawa Established 10 priority destinations; Borobudur
Tengah), Mandalika (NTB), Labuan Bajo (NTT), Bromo- (Central Java), Mandalika (Nusa Tenggara Barat),
Tengger-Semeru (Jawa Timur), Kepulauan Seribu (Jakarta), Labuan Bajo (Nusa Tenggara Timur), Bromo-Tengger-
Toba (Sumatera Utara), Wakatobi (Sulawesi Tenggara), Semeru (East Java), Kepulauan Seribu (Jakarta), Toba
Tanjung Lesung (Banten), Morotai (Maluku Utara), dan (North Sumatera), Wakatobi (Southeast Sulawesi),
Tanjung Kelayang (Belitung). Tanjung Lesung (Banten), Morotai (North Maluku), dan
Tanjung Kelayang (Belitung).
Bali sendiri selama kurun 2017 memperoleh kunjungan
wisatawan mancanegara sebanyak 5.374.756 orang, atau Bali in 2017 had been visited by 5,374,756 foreign
meningkat sebesar 20,93% dari periode yang sama pada tourists, or it increased by 20.93% from the same period
tahun lalu. Perkembangan dan pertumbuhan kunjungan in the previous year. In national level, the development
wisatawan mancanegara secara nasional, Bali memperoleh and growth of foreign tourist visits showed 42.39%
pangsa pasar sebesar 42,39% dari total kunjungan wisatawan. market share of total foreign tourist visits.
179

LAPORAN TAHUNAN 2017 ANNUAL REPORT

Analisis Kinerja Operasi Per Segmen Review of Operational Performance for each
Business Segment
Sumber pendapatan utama bagi Perusahaan adalah
kompensasi, assessmen, air limbah dan irigasi serta Main source of revenue are compensation, assessment,
pendapatan lainnya. waste water and irrigation and other revenues.

Pendapatan
No 2017 2016 2015
Revenue

Pendapatan Kompensasi
1 Rp 198.345.011.894 Rp 173.907.976.813 Rp 164.918.845.808
Compensation Revenue

Pendapatan Assessment
2 Rp 27.814.304.359 Rp 22.301.814.313 Rp 22.956.616.920
Assessment Revenue

Pendapatan Pengelolaan Air Limbah


3 dan Irigasi Rp 13.704.575.846 Rp 12.177.033.524 Rp 12.877.804.600
Waste Water and Irrigation Revenue

Pendapatan lainnya
4 Rp 6.520.897.712 Rp 9.846.093.525 Rp 7.953.150.003
Other revenue

    Rp 246.384.789.811 Rp 218.232.918.175 Rp 208.706.417.331

Sebagai pemilik destinasi, produk utama Perusahaan As destination owner, Company’s main product is land
adalah penyewaan lahan yang terdiri dari sumber-sumber leasing, which consisted of revenue sources as follow:
pendapatan yang terdiri atas:
a. Minimum Compensation Revenue that represents
a. Kompensasi minimum, yaitu pendapatan kompensasi the Company’s compensation revenue on the
yang diterima Perusahaan atas sewa tanah yang lease of land collected quarterly during the lease
ditagihkan setiap triwulan selama masa sewa berdasarkan term under the Land Utilization and Development
Land Utilization and Development Agreement (“LUDA”). Agreement (“LUDA”).
b. Kompensasi persentase, yaitu tambahan pendapatan b. Percentage Compensation Revenue that received
yang diterima Perusahaan dalam masa operasi yang by the Company in the period of operation
didasarkan atas persentase tertentu dari hasil penjualan based on a certain percentage of the gross sales
kotor dari masing-masing lot yang disewa oleh investor; proceeds of each lot leased to the investor.
c. Kompensasi sekaligus, yaitu sumber pendapatan sewa c. One Time Compensation Revenue that represents
lahan yang dibayarkan sekaligus di awal untuk beberapa compensation receipt in advance for certain lease
tahun ke depan; serta term; and
d. Kompensasi lainnya, yaitu sumber pendapatan sewa d. Other Land Compensation Revenue that
tanah dengan ukuran yang lebih kecil dan peruntukannya represents the revenue from lease of the
sebagai infrastruktur penunjang. Company’s land related to the supporting
facilities.
Perbandingan antara realisasi jumlah lot tersewa dengan
target-target dalam RKAP 2017 dapat dilihat dalam tabel The comparison between the realization of the
berikut: number of leased lots and the targets in the 2017
Corporate Annual Plan and Budget can be seen in the
following table:
180

LAPORAN TAHUNAN 2017 ANNUAL REPORT

Uraian Realisasi tahun 2016 Rencana tahun 2017 Realisasi tahun 2017
No.
Description Realization of 2016 Plan of 2017 Realization of 2017

1 Kompensasi Minimum 5 lot 18 lot 34 lot


Minimum Compensation Revenue

2 Kompensasi Persentase 30 lot 29 lot 29 lot


Percentage Compensation Revenue

3 Kompensasi Sekaligus 6 lot 6 lot 8 lot


One Time Compensation Revenue

4 Kompensasi Lainnya 8 lot 11 lot 9 lot


Other Land Compensation Revenue

Realisasi kompensasi minimum yang dicapai 34 lot dari 18 The minimum compensation achieved was 34 lots
lot yang dianggarkan karena telah ditandatanganinya LUDA of 18 lots budgeted due the signing of Mozaique Jiva
Mozaique Jiva One Sky, Alam Hijau Mandalika serta perjanjian One Sky, Alam Hijau Mandalika and Vinci agreements.
Vinci. Kompensasi Sekaligus realisasi 2017, terealisasi 8 lot One Time Compensation in 2017, realized 8 lots due
karena ada perpindahan klasifikasi atas Goodwill Ayodya dari to revenue reclassification of Goodwill Ayodya from
Kompensasi Lainnya menjadi Kompensasi Sekaligus serta Other Compensation to One Time Compensation
tambahan kompensasi pengalihan hak pengelolaan lahan PT and additional compensation from land management
PBR kepada MVCI. rights transfer of PT PBR to MVCI.

Realisasi dan Asumsi RKAP Tahun 2017 Realization and Assumption of Annual Plan 2017
Realisasi nilai tukar rupiah terhadap USD tahun 2017 sebesar The IDR exchange rate against USD in 2017 was
Rp 13.397 lebih rendah dari RKAP 2017 sebesar Rp 13.300 yang 13,397 which is lower than the assumption of Rp
dihitung menggunakan rata-rata kurs tengah Bank Indonesia 13,300 based on average of the middle rate of Bank
selama tahun 2017 sementara realisasi tingkat suku bunga Indonesia during 2017 while the realization of the
deposito sebesar 6,79% di atas asumsi 6,75% merupakan suku deposit interest rate of 6.79% above the assumption
bunga rata-rata bank umum tahun 2017. of 6.75% as the average interest rate of commercial
banks in 2017.
Tingkat hunian kamar tercapai 73,28%, meningkat dari tahun
2016 karena semakin meningkatnya event-event yang Room occupancy rate reached 73.28%, increased
digelar di kawasan sehingga menambah jumlah kunjungan from 2016 due to the increasing of events that was
wisatawan. Namun dalam dua bulan terakhir di tahun 2017 held in the region that increase the number of tourist
terjadi erupsi Gunung Agung, sehingga mengalami penurunan visits. But in the last two months in 2017 the eruption of
0,4% jika dibandingkan dengan anggaran. Dampak erupsi ini Mount Agung has decreased 0.4% compared with the
cukup signifikan, sebagai catatan hingga akhir triwulan III budget. The impact of this eruption is quite significant,
tercatat di tingkat hunian sebesar 79,27%. as the end of third quarter of 2017 the occupancy rate
was of 79.27%.
Perbandingan antara realisasi Tahun 2016, asumsi RKAP
Tahun 2017 dan realisasi Tahun 2017 dapat dilihat dalam tabel Comparison between realization of 2016, Assumption
berikut. of 2017 and realization of 2017 can be seen in
following table.

Keterangan Realisasi Tahun 2016 Asumsi RKAP Tahun 2017 Realisasi Tahun 2017
Description Realization 2016 Assumption 2017 Realization 2017

Nilai Tukar US$ 13.339 13.300 13.397


USD Exchange Rate

Tingkat Suku Bunga Deposito


1. Rupiah 6,75% 7% 6,79%
2. US$ 1% 1% 1%
Interest Rate Deposit
1. IDR
2. USD
181

LAPORAN TAHUNAN 2017 ANNUAL REPORT

Keterangan Realisasi Tahun 2016 Asumsi RKAP Tahun 2017 Realisasi Tahun 2017
Description Realization 2016 Assumption 2017 Realization 2017

Kompensasi Minimum 4 lot 18 lot 34 lot


Minimum Compensation

Tingkat Hunian Kamar 72,57% 73,57% 73,28%


Room Occupancy Rate

Analisis Kinerja Keuangan Analysis of Financial Performance

Laporan Posisi Keuangan (dalam juta rupiah) Financial Position Statement (in million rupiah)

Uraian Perubahan (%)


2017 2016
Description Changes (%)

Aset Lancar
500.435 760.018 66%
Current Asset

Aset Tidak Lancar


1.249.241 813.511 154%
Non-Current Asset

Jumlah Aset
1.749.676 1.573.529 111%
Total Assets

Liabilitas Jangka Pendek


186.364 109.178 171%
Current Liabilities

Liabilitas Jangka Panjang


135.872 91.742 148%
Non-Current Liabilities

Jumlah Liabilitas
322.236 200.920 160%
Total Liabilities

Ekuitas
1.427.440 1.372.609 104%
Equity

Aset Assets

Hingga tanggal 31 Desember 2017, jumlah aset Perusahaan As of December 31, 2017, the Company’s total assets
tercatat sebesar Rp 1.749 miliar. Jumlah ini menunjukkan was Rp 1,749 billion. This number represents an 11%
peningkatan sebesar 11% dibandingkan jumlah aset tahun increase over the previous year’s total assets of Rp 1,573
sebelumnya yang berjumlah Rp 1.573 miliar. Peningkatan ini billion. The increase was attributed to the increase in
didapatkan dari meningkatnya jumlah aset tidak lancar bila the number of non-current assets compared to 2016.
dibandingkan dengan tahun 2016. The composition of the Company’s assets consists of
Komposisi aset Perusahaan terdiri dari aset lancar serta aset current assets and non-current assets with details as
tindak lancar dengan perincian sebagai berikut: follows:

Aset Lancar Current Assets

Aset lancar berjumlah Rp 550,4 miliar atau 66% lebih rendah Current assets was Rp 550.4 billion, or 66% lower than
dari tahun sebelumnya. Hal ini disebabkan pencapaian piutang the previous year. This is due to the high achievement
usaha yang cukup tinggi dibandingkan dengan anggaran serta of accounts receivable compared to the budget as
pencapaian kas dan setara kas yang meningkat dari anggaran well as the achievement of cash and cash equivalents
yang disebabkan belum maksimalnya realisasi investasi. which increase from the budget caused by the
inadequate realization of investment.
Aset Tidak Lancar
Non-Current Assets
Aset tidak lancar berjumlah Rp 1.249,241 miliar atau 54% lebih
tinggi dari sebelumnya. Hal ini disebabkan peningkatan aktiva Non-current assets was Rp 1,249,241 billion or 54%
higher than before. This is due to the increase in adjusted
182

LAPORAN TAHUNAN 2017 ANNUAL REPORT

dalam penyeseuaian dan meningkatnya beban akumulasi assets and the accumulated depreciation expense due
penyusutan dikarenakan pertumbuhan jumlah asset tetap. to the growth in the number of fixed assets.

Liabilitas Liabilities
Liabilitas Perusahaan hingga tanggal 31 Desember 2017 The Company’s Liabilities as of December 31, 2017
tercatat Rp 322,2 miliar, atau lebih tinggi dari tahun buku was Rp 322.2 billion, higher than the Rp 200.9 billion
2016 yang tercatat sebesar Rp 200,9 miliar. Liabilitas recorded in 2016. The Company’s liabilities consist
Perusahaan terdiri atas liabilitas jangka pendek dan of current liabilities and non-current liabilities with
liabilitas jangka panjang dengan perincian sebagai berikut: details as follows:
Liabilitas Jangka Pendek Current Liabilities
Liabilitas jangka pendek mencapai 215% dari anggaran Current liabilities reach 215% of the budget due
karena terjadi peningkatan hutang usaha yang disebabkan to an increase in commercial payables caused by
oleh beberapa pekerjaan investasi melengkapi some investment jobs completing its administration
administrasinya di akhir bulan sehingga akan dibayarkan at the end of the month so it will be paid in early
di awal tahun 2018. Biaya yang masih harus dibayar 2018. Accrued expenses increase due to tantiem and
meningkat karena adanya pembebanan tantiem dan jasa production services that will be realized in 2018. The
produksi yang akan terealisasi tahun 2018. Jumlah liabilitas Company’s total current liabilities at the end of the
jangka pendek Perusahaan pada akhir tahun buku 2017 fiscal year of 2017 was Rp 186.4 billion, higher than
tercatat sebesar Rp 186,4 miliar, lebih besar dari jumlah the total amount of the Company’s current liabilities
liabilitas jangka pendek Perusahaan yang tercatat sebesar in 2016 of Rp 109.2 billion.
Rp 109,2 miliar.
Non-Current Liabilities
Liabilitas Jangka Panjang
Until the end of fiscal year 2017, the Company’s long-
Hingga akhir tahun buku 2017, liabilitas jangka panjang term liabilities was Rp 135.9 billion. The total non-
Perusahaan tercatat sebesar Rp 135,9 miliar. Jumlah current liabilities reached only 25% of the budget
liabilitas jangka panjang hanya tercapai 25% dari anggaran because the financing plan in 2017 was postponed
karena rencana pembiayaan di tahun 2017 ditunda to 2018. Nevertheless, this current liabilities increased
menjadi tahun 2018. Meski demikian jumlah liabilitas from the fiscal year of 2016 amounting to Rp 91.7
jangka panjang ini meningkat dari tahun buku 2016 yang billion.
tercatat sebesar Rp 91,7 miliar.

Equity
Ekuitas
Total equity as of December 31, 2017 was recorded at
Jumlah ekuitas hingga tanggal 31 Desember 2017 tercatat Rp 1,427.4 billion, an increase from total equity in fiscal
sebesar Rp 1.427,4 miliar, meningkat dari jumlah ekuitas year 2016 of Rp 1,372.6 billion. Despite the increase,
pada tahun buku 2016 yang tercatat sebesar Rp 1.372,6 the amount of equity is only 95% of the budget
miliar. Meski mengalami peningkatan, jumlah ekuitas ini because the general reserve is lower than the budget.
hanya mencapai 95% dari anggaran lantaran cadangan
umum lebih rendah dari anggaran.

Statement of Profit and Loss


Laporan Laba Rugi
Statement of Profit and Loss (in million Rupiah)
Laporan Laba Rugi (dalam juta Rupiah)

Uraian Perubahan (%)


2017 2016
Description Changes (%)

Pendapatan Usaha
246.384 218.232 113%
Revenues

Beban Usaha
-176.840 -143.225 123%
Expenses

Laba Bruto
69.544 75.008 93%
Gross Profit
183

LAPORAN TAHUNAN 2017 ANNUAL REPORT

Uraian Perubahan (%)


2017 2016
Description Changes (%)

Laba Sebelum Pajak Final dan Pajak Penghasilan


90.703 104.467 87%
Profit Before Final Tax and Income Tax Expense

Beban Pajak Final


25.532 21.548 118%
Final Tax Expense

Laba Sebelum Beban Pajak Penghasilan


65.171 82.919 79%
Profit Before Income Tax Expense

Manfaat (Beban) Pajak Penghasilan


-1.980 -2.243 88%
Income Tax Benefit (Expense)

Laba Tahun Berjalan


63.191 80.676 78%
Current Year Profit

Penghasilan (Kerugian) Komprehensif lain


-293 -2.861 10%
Other Comprehensive Profit (Loss)

Laba Komprehensif Tahun Berjalan


62.898 77.816 81%
Current Year Comprehensive Profit

Pendapatan Usaha Revenues


Pendapatan usaha Perusahaan hingga akhir tahun buku 2017 The Company’s operating revenues by the end of the
tercatat sebesar Rp 246,3 miliar, lebih tinggi dari pendapatan fiscal year of 2017 was Rp 246.3 billion, higher than
usaha tahun 2016 yang tercatat sebesar Rp 218,2 miliar. its revenue of Rp 218.2 billion in 2016. The operating
Pendapatan usaha ini sebagian besar diperoleh dari sewa revenues mostly derived from the land leasing of the
tanah di the Nusa Dua serta didukung oleh penggantian Nusa Dua and are supported by the replacement of
asosiasi dan jasa pengolahan air. the association and water treatment services.
Penjelasan atas Pendapatan Usaha bisa dilihat sebagai berikut: The explanation of revenues can be seen as follows:
Kompensasi Minimum Minimum Compensation
Kompensasi minimum (sewa tanah) sebesar Rp 12,6 miliar Minimum compensation (land lease) was Rp 12.6
atau 113% dari tahun lalu dan 35% dari anggaran. Hal ini billion or 113% from last year and 35% of budget. This
terjadi karena perjanjian dengan investor di the Mandalika, occured because the agreement with investors in
hanya terealisasi Rp 2,3 miliar karena proses negosiasi the Mandalika, only realized Rp 2.3 billion due to the
membutuhkan waktu yang lebih panjang. negotiation process takes a longer time.
Kompensasi Presentase Percentage Compensation
Kompensasi presentase sebesar Rp 177,6 miliar atau 115% dari Percentage compensation was Rp 177.6 billion or
tahun lalu dan 105% dari anggaran karena peningkatan nilai 115% from last year and 105% of the budget due to
tukar rupiah terhadap US $. the increase in the Rupiah exchange rate against USD.
Kompensasi Sekaligus One Time Compensation
Kompensasi sekaligus tercatat Rp 4,3 miliar atau 100% dari One Time Compensation was at Rp 4.3 billion or
tahun lalu dan 180% dari anggaran. Hal ini terjadi karena 100% from last year and 180% of budget. This occured
perpindahan klasifikasi Pendapatan Kompensasi Minimum because of the reclassification of the N3 (Westin) Lot of
atas lot N3 (Westin) the Nusa Dua menjadi Kompensasi the Nusa Dua revenue from Minimum Compensation
Sekaligus. Selain itu terdapat tambahan kompensasi atas Revenue into One Time Compensation. In addition
pengalihan sewa lahan PT PBR kepada MVCI. there is additional compensation for the transfer of PT
PBR land lease to MVCI.
Penggantian Asosiasi
Association Replacement
Penggantian asosiasi tercatat sebesar Rp 27,8 miliar atau 125%
dari tahun lalu dan 84% dari anggaran. Hal ini terjadi karena The association replacement was Rp 27.8 billion or
perbedaan tarif dari US$ 290 per AR menjadi US$ 250 per AR. 125% from last year and 84% of the budget. This is due
to the difference in tariffs from US $ 290 per AR to US
$ 250 per AR.
184

LAPORAN TAHUNAN 2017 ANNUAL REPORT

Kompensasi Lainnya Other Compensation


Kompensasi lainnya tercatat sebesar Rp 3,6 miliar atau 102% Other compensation was Rp 3.6 billion or 102% of the
dari anggaran. budget.

Jasa Pengelolaan Service Revenue


Revenue from services was at Rp 13.7 billion or 113%
Jasa pengelolaan tercatat sebesar Rp 13,7 miliar atau 113%
from last year and 95% of the budget. This is despite
dari tahun lalu dan 95% dari anggaran. Hal ini terjadi meskipun
the 106% increase in wastewater treatment, but
terjadi peningkatan pengolahan air limbah sebesar 106%,
irrigation water is only 87% because the irrigation
namun air irigasi hanya tercapai 87% karena target produksi
water production target has not met the target.
air irigasi belum memenuhi target.
Other Revenues
Pendapatan Lain-lain
Other revenues was Rp 6.5 billion or 66% from last
Pendapatan lain-lain tercatat sebesar Rp 6,5 miliar atau 66% year and 79% of the budget due to events and utilities
dari tahun lalu dan 79% dari anggaran karena penyelenggaraan in the area of ​​the Nusa Dua during the introduction to
event dan utilitas di kawasan the Nusa Dua dalam masa the public.
pengenalan kepada publik.
Subsidiary Revenues
Pendapatan Anak Perusahaan
Revenue from subsidiaries have not been realized as it
Pendapatan anak Perusahaan belum terealisasi karena masih is still awaiting shareholder approval.
menunggu persetujuan pemegang saham.

Expenses
Beban Usaha
By the end of the fiscal year 2017, the Company’s
Hingga akhir tahun buku 2017, beban usaha Perusahaan operating expenses stood at Rp 176.8 billion or 97%
tercatat Rp 176,8 miliar atau 97% dari anggaran tahun 2017. of the budget in 2017. This figure is higher compared
Angka ini lebih tinggi bila dibandingkan dengan beban usaha to the Company’s operating expenses in 2016 of Rp
Perusahaan pada tahun 2016 yang tercatat sebesar Rp 143,2 143.2 billion, an increase of 23%.
miliar atau naik sebesar 23%.
The increase in the Company’s operating expenses for
Peningkatan beban usaha Perusahaan untuk tahun 2017 the year 2017 was contributed by increase of general
dikontribusikan oleh peningkatan beban umum dan and administrative expenses by 30% compared to 2016.
administrasi sebesar 30% dibandingkan tahun 2016. Secara Specifically, there was a 28% increase in employee
spesifik, terdapat peningkatan biaya gaji pegawai sebesar 28% wages compared to 2016 which contributed to an
dibanding tahun 2016 yang berkontribusi atas peningkatan increase in general and administrative expenses in
beban umum dan administrasi di tahun 2017. Hal ini 2017. This is due to increased development activity
disebabkan peningkatan aktivitas konstruksi dalam rangka in order to accelerate the Company’s growth in the
percepatan pertumbuhan perusahaan di the Mandalika Mandalika as well as the Company’s action to develop
serta langkah Perusahaan untuk mengembangkan lini bisnis new business lines by 2017. In addition, there is a 10%
baru pada tahun 2017. Di samping itu, terdapat kenaikan increase in maintenance costs at Mandalika which
biaya pemeliharaan di Mandalika sebesar 10% yang ikut contributed to the increase in operating expenses for
berpengaruh terhadap kenaikan beban usaha Perusahaan 2017.
untuk tahun 2017.
Gross Profit
Laba Bruto The Company’s gross profit in 2017 was Rp.70 billion,
a decrease of 23% compared to Rp75 billion recorded
Laba bruto Perusahaan pada tahun 2017 tercatat sejumlah
in 2016. The decrease was contributed by an increase
Rp.70 miliar, atau menurun sebesar 23% dibanding perolehan
in operating expenses, which was 23%, which was
di tahun 2016 yang tercatat sebesar Rp75 miliar. Penurunan
higher than the 13% increase in operating revenues.
tersebut dikontribusikan oleh peningkatan beban usaha,
yaitu sebesar 23%, yang lebih tinggi dibanding peningkatan
pendapatan usaha, yaitu sebesar 13%. Current Year Profit
In 2017, the Company earned a current profit of Rp 63
billion or a decrease of 22% compared to the previous
Laba Tahun Berjalan
year’s Rp 81 billion.
Pada tahun 2017, Perusahaan memperoleh laba tahun
berjalan sebesar Rp 63 miliar atau menurun 22% dibanding
perolehan di tahun sebelumnya yang tercatat Rp 81 miliar.
185

LAPORAN TAHUNAN 2017 ANNUAL REPORT

Laba Komprehensif Tahun Berjalan Current Year Comprehensive Profit


Laba komprehensif tahun berjalan Perusahaan pada tahun The Company’s current year comprehensive profit in
2017 tercatat sejumlah Rp63 miliar, atau menurun 11% dari 2017 was Rp 63 billion, or an 11% decrease from Rp78
perolehan di tahun 2016 yang tercatat Rp78 miliar. billion in 2016.

Laporan Arus Kas Statement of Cash Flow


Laporan Arus Kas (dalam juta Rupiah) Statement of Cash Flow (in million rupiah)

Uraian Perubahan (%)


2017 2016
Description Changes (%)

Arus Kas dari Aktivitas Operasi


56.253 70.434 80%
Cash Flow from Operating Activities

Arus Kas dari Aktivitas Investasi


9.740 -295.068
Cash Flow from Investment Activities

Arus Kas dari Aktivitas Pendanaan


-8.068 -9.637 84%
Cash Flow from Financing Activities

Kenaikan (Penurunan) Kas


57.925 -234.271
Net Cash Increase (Decrease)

Saldo Awal
215.315 450.240 48%
Beginning Balance

Efek Perubahan Nilai Kurs


114 -654
Exchange Rate Change Effect

Saldo Akhir
273.355 215.315 127%
Final Balance

Arus Kas dari Aktivitas Operasi Cash Flow from Operating Activities
Pada 2017, arus kas yang diperoleh dari aktivitas operasi In 2017, cash flow generated from the Company’s
Perusahaan mengalami penurunan sebesar 20% dibandingkan operating activities decreased by 20% compared to
tahun sebelumnya. Arus kas dari aktivitas operasi pada 2016 the previous year. Cash flow from operating activities
tercatat sejumlah Rp 70 miliar, sedangkan arus kas dari in 2016 was Rp 70 billion, while cash flow from
aktivitas operasi pada 2017 tercatat sejumlah Rp 56 miliar. operating activities in 2017 was Rp 56 billion. The
Penurunan tersebut secara dominan dikontribusikan oleh decline is predominantly contributed by payments to
pembayaran kepada pemasok serta pembayaran pajak. suppliers and tax payments.

Arus Kas dari Aktivitas Investasi Cash Flow from Investment Activities
Penurunan arus kas dari aktivitas investasi dari anggaran The decrease in cash flow from investment activities
dikontribusikan oleh penyertaan anak perusahaan yang from the budget was contributed by unrealized
belum terealisasi. subsidiaries.
186

LAPORAN TAHUNAN 2017 ANNUAL REPORT

Arus Kas dari Aktivitas Pendanaan Cash Flow from Financing Activities
Arus kas dari aktivitas pendanaan mengalami penurunan Cash flow from financing activities decreased
dibanding dengan anggaran yang telah ditetapkan. Penurunan compared with the established budget. The decline
ini disebabkan rencana pinjaman ditunda menjadi tahun 2018. was due to the loan plan that being postponed to
2018.

Rasio-Rasio Keuangan Financial Ratios


Rasio-rasio keuangan tahun 2017 Financial Ratios in 2017

Uraian
2017 2016
Description

Rasio Likuiditas
   
Liquidity Ratio

Rasio Kas
224,42 636,16
Cash Ratio

Rasio Lancar
268,53 696,13
Current Ratio

Rasio Aktivitas
   
Activities Ratio

Perputaran Persediaan (hari)


- -
Inventory Turnover (day)

Perputaran Piutang (harian)


96,54 84,40
Receivable Turnover (day)

Perputaran Aktiva Total (%)


14,08 13,87
Total Asset Turnover (%)

Rasio Solvabilitas
   
Solvency Ration

Solvabilitas (%)
542,98 783,16
Solvency (%)

Rasio Rentabilitas
   
Profitability Ratio

Tingkat Pengembalian Investasi Bersih (%)


8,39 7,72
Net Return on Investment (%)

Tingkat Pengembalian Ekuitas Bersih (%)


4,43 5,88
Net Return on Equity (%)

Target dan Pencapaian Tahun 2017 Targets and Achievements of 2017


Perbandingan antara pencapaian kinerja keuangan dan target Comparison between the achievement of financial
yang ditetapkan dalam RKAP 2017 adalah sebagai berikut: performance and targets are as follows:
187

LAPORAN TAHUNAN 2017 ANNUAL REPORT

(Dalam juta rupiah)


(in million rupiah)

Uraian 2017 RKAP 2017 Pemenuhan (%)


Description Achievements of 2017 Targets of 2017 Fulfillment (%)

Posisi Keuangan
Financial Position

Aset Assets 1.749.676 2.125.306 82%

Liabilitas Liability 322.236 626.467 51%

Ekuitas Equity 1.427.440 1.498.839 95%

Laba-Rugi Statement of Profit and Loss

Pendapatan Usaha Operating Revenues 246.385 267.642 92%

Beban Usaha Operating Expenses 176.841 183.154 97%

Laba Komprehensif Comprehensive Profit 62.898 55.220 114%

Aspek Pemasaran Marketing Aspect

Sepanjang tahun 2017, Perusahaan telah melakukan berbagai Throughout the year 2017, the Company has
kegiatan pemasaran untuk meningkatkan jumlah kunjungan conducted various marketing activities to increase the
ke the Nusa Dua. Kegiatan-kegiatan tersebut dilakukan number of visits to the Nusa Dua. These activities were
melalui kerja sama dengan berbagai pihak, baik yang berasal conducted through cooperation with various parties,
dari dalam maupun luar negeri. Selain itu, untuk meningkatkan both from within and outside the country. In addition,
investasi di the Mandalika, Perusahaan juga telah melakukan to increase investment in the Mandalika, the Company
promosi investasi the Mandalika baik di dalam maupun luar has also promoted the investment in the Mandalika
negeri. both domestically and abroad.

Promosi the Nusa Dua The Nusa Dua Promotion

Kegiatan promosi the Nusa Dua pada tahun 2017 dilaksanakan Promotion activities of the Nusa Dua in 2017 were
di antaranya dengan mengikuti pameran pariwisata dan carried out by following the exhibition of tourism
pameran lainnya. Tujuan dari kegiatan ini adalah agar the and other exhibitions. The purpose of this activity is
Nusa Dua lebih dikenal sebagai sebuah destinasi pariwisata to make the Nusa Dua more familiar as a world-class
kelas dunia. Target dari kegiatan ini adalah meningkatkan tourism destination. The target of this activity is to
laju tingkat hunian di the Nusa Dua yang akan memberikan increase the occupancy rate in the Nusa Dua which
keuntungan finansial dan non-finansial bagi Perusahaan dan will provide financial and non-financial benefits for the
seluruh penyewa di the Nusa Dua. Sejumlah kegiatan yang Company and all tenants in the Nusa Dua. Number of
dilaksanakan pada 2017 adalah: activities carried out in 2017 are:

a. Bali and Beyond Travel Fair di Bali Nusa Dua Convention a. Bali and Beyond Travel Fair at Bali Nusa Dua
Center pada tanggal 7-11 Juni 2017 Convention Center on 7-11 June 2017
b. 31st Internasional Confederation of Midwives Triennal b. 31st International Confederation of Midwives
Congress (ICM 2017) di Toronto pada tanggal 18-22 Juni Triennial Congress (ICM 2017) at Toronto on 18-
2017 22 June 2017
c. IBD Expo di Jakarta Convention Center pada tanggal 20- c. IBD Expo at Jakarta Convention Center on 20-23
23 September 2017 September 2017
d. Trade Expo Indonesia di ICE – BSD City, Banten, pada
tanggal 11-15 Oktober 2017 d. Trade Expo Indonesia at ICE – BSD City, Banten,
on 11-15 October 2017
e. ITB Asia di Sands Expo & Convention Center di Singapura
pada tanggal 25-27 Oktober 2017. e. ITB Asia at Sands Expo & Convention Center in
Singapura on 25-27 October 2017.
Pertumbuhan dan tingkat kunjungan di the Nusa Dua
sepanjang 2017 bisa dilihat sebagai berikut: Growth and visitation rates at the Nusa Dua throughout
2017 can be seen as follows:
188

LAPORAN TAHUNAN 2017 ANNUAL REPORT

Grafik 2.1. Jumlah Kunjungan Wisatawan ke The Nusa Dua


Graph 2.1 Number of Tourist Visit to the Nusa Dua

Hingga akhir 2017, jumlah kunjungan wisatawan mancanegara Until the end of 2017, the number of foreign tourist
di the Nusa Dua sebanyak 889.488 orang, meningkat sebesar arrivals in the Nusa Dua achieved 889,488 people, an
3% bila dibandingkan dengan periode yang sama pada tahun increase of 3% compared to the same period in 2016
2016 sebesar 861.945 orang. Namun bila dibandingkan of 861,945 people. However, when compared to the
dengan RKAP 2017, angka tersebut masih berada di bawah budget of 2017, the figure is still below the budget that
RKAP yang menargetkan jumlah kunjungan wisatawan targets the number of foreign tourists visiting 944,044
mancanegara sebanyak 944.044 orang, atau lebih rendah people, or 6% lower. This can be understood due to
6%. Hal ini dapat dipahami karena adanya dampak dari erupsi the impact of Mount Agung eruption and the closure
Gunung Agung dan penutupan Bandara Ngurah Rai. of Ngurah Rai Airport.

Tabel berikut menunjukkan statistik pendapatan hotel di the The following table shows hotel revenue statistics at
Nusa Dua: the Nusa Dua:

a. Realisasi Statistik Pendapatan Hotel di The Nusa Dua


a. Realization of Hotel Revenue Statistics in The Nusa Dua
Tabel 2.13. Realisasi Statistik Pendapatan Kamar Hotel di Nusa Dua
Table 2.13. Realization of Hotel Room Revenue Statistics in The Nusa Dua

Realisasi Anggaran Realisasi (%) Pencapaian


Deskripsi Tahun 2016 Tahun 2017 Tahun 2017 (%) Achievement
No
Description Realization Budget Realization Anggaran
Year 2016 Year 2017 Year 2017 2016
Budget
189

LAPORAN TAHUNAN 2017 ANNUAL REPORT

Realisasi pendapatan kamar sepanjang tahun 2017 mengalami Realization of room revenues during 2017 increased
peningkatan sebesar US$175,9 juta atau sebesar 98% dari by US $ 175.9 million or 98% of the realization in 2016
realisasi tahun 2016 dan mencapai 92% dari anggaran 2017. and reached 92% of the 2017 budget. The Nusa Dua
Pangsa pasar the Nusa Dua terhadap Bali tahun 2017 adalah market share to Bali in 2017 was 14.18% and the Nusa
sebesar 14,18%, dan the Nusa Dua terhadap nasional sebesar Dua to the national 6.01%, and Bali to the national by
6,01%, serta Bali terhadap nasional sebesar 42,39%. 42.39%.

Promosi Investasi the Mandalika Promotion of Investment of the Mandalika


Kegiatan promosi tentang peluang investasi di the Mandalika Promotion activities on investment opportunities in the
sepanjang tahun 2017 telah dilaksanakan melalui kegiatan- Mandalika throughout 2017 have been implemented
kegiatan forum investasi dan investment roadshow di dalam through investment forums and investment roadshow
dan di luar negeri. Hal ini dilakukan untuk mencari potensial activities within the country and abroad. This is
investor untuk melakukan kerja sama pemanfaatan lahan di performed to find potential investors for land use
the Mandalika. Beberapa kegiatan yang dilaksanakan dan cooperation in the Mandalika. Some of the activities
dihadiri pada tahun 2017 lalu ialah: carried out and attended in 2017 are:
a. MPIM di Cannes, Perancis, pada tanggal 14-17 Maret a. MPIM at Cannes, Perancis, on 14-17 March 2017
2017
b. 3rd IDB Member Countries Sovereign Investment
b. 3rd IDB Member Countries Sovereign Investment Forum Forum at The Westin Nusa Dua on 10-12 April
di The Westin Nusa Dua pada 10-12 April 2017 2017
c. Market Sounding Tokyo yang dilaksanakan oleh BKPM di c. Market Sounding Tokyo conducted by BKPM in
Tokyo, Jepang, pada tanggal 25-28 April 2017 Tokyo, Japan, on 25-28 April 2017
d. Indonesia Investment Week yang dilaksanakan oleh d. Indonesia Investment Week conducted by BKPM
BKPM di Singapura in Singapore
e. Tourism, Hotel Investment & Networking Conference e. Tourism, Hotel Investment & Networking
(THINC) di Sofitel Nusa Dua pada 6-7 September 2017 Conference (THINC) at Sofitel Nusa Dua on 6-7
September 2017
f. RWM Exhibition and Meeting with UK Stakeholders di
Birmingham dan London, Inggris, pada 12-14 September f. RWM Exhibition and Meeting with UK Stakeholders
2017 in Birmingham dan London, Inggris, on 12-14
September 2017
g. Hotel Investment Conference Asia Pacific (HICAP) 2017
di Intercontinental Hong Kong, pada tanggal 18-20 g. Hotel Investment Conference Asia Pacific (HICAP)
Oktober 2017 2017 at Intercontinental Hong Kong, on 18-20
October 2017
Selain kegiatan-kegiatan di atas, kegiatan promosi tentang
peluang investasi di the Mandalika juga dilakukan di kantor In addition to the above activities, promotional activities
Perusahaan, Praya Lombok, yang selama ini telah banyak on investment opportunities in the Mandalika are also
dikunjungi calon-calon investor potensial domestik dan asing, conducted at the Company’s office, Praya Lombok,
yang beberapa di antaranya saat ini telah menandatangani which has so far been visited by potential domestic
perjanjian kerja sama pemanfaatan lahan the Mandalika, dan and foreign investors, some of them have now signed
sebagian telah menandatangani MoU yang akan dilanjutkan a cooperation agreement on the Mandalika land use,
dengan penandatanganan Perjanjian Kerja Sama. and some have signed the MoU which will be followed
by the signing of the Cooperation Agreement.
Berikut adalah tabel kerja sama pemanfaatan lahan dan
realisasi penandatanganan LUDA KEK Pariwisata Mandalika Following is a table of land utilization cooperation and
atau the Mandalika.. the realization of the signing of LUDA the Mandalika.

No. Pelaku Usaha Nama Lot Luasan Peruntukan Lahan Status 2017
Business Entity Lot Name area Land Allocation Status of 2017

1 PT Mosaique JIva H-7 9,9 Pembangunan hotel Penandatanganan LUDA


One Sky H-7 Hotel development LUDA signing
PT Mosaique JIva
One Sky
2 Vinci Grands H1/SB2 & WCH25 5,93 Pembangunan hotel Penandatanganan LUDA
Projects Hotel development LUDA signing
Vinci Grands H2/SB3 & WCH24 7,32 Pembangunan hotel Penandatanganan LUDA
Projects Hotel development LUDA signing
190

LAPORAN TAHUNAN 2017 ANNUAL REPORT

No. Pelaku Usaha Nama Lot Luasan Peruntukan Lahan Status 2017
Business Entity Lot Name area Land Allocation Status of 2017
C1/WCH26 & WCH27 5,28 Pembangunan hotel Penandatanganan LUDA
Hotel development LUDA signing
LR1/CH2 & CH1 7,68 Permukiman Penandatanganan LUDA
Residential LUDA signing
PR1/WCH10 6,55 Permukiman Penandatanganan LUDA
Residential LUDA signing
PR2/CH13 4,19 Permukiman Penandatanganan LUDA
Residential LUDA signing
R2/WCH11 & WCH12 2,04 Permukiman Penandatanganan LUDA
Residential LUDA signing
HC1/WCH1 0,91 Hotel/Konvensi Penandatanganan LUDA
Hotel / Convention LUDA signing
HC2/WCH2 0,91 Hotel/Konvensi Penandatanganan LUDA
Hotel / Convention LUDA signing
HC3/WCH3 0,81 Hotel/Konvensi Penandatanganan LUDA
Hotel / Convention LUDA signing
HC4/WCH4 0,59 Hotel/Konvensi Penandatanganan LUDA
Hotel / Convention LUDA signing
HC5/WCH5 1,10 Hotel/Konvensi Penandatanganan LUDA
Hotel / Convention LUDA signing
HC6/WCH6 3,20 Hotel/Konvensi Penandatanganan LUDA
Hotel / Convention LUDA signing
HC7/WCH7 2,10 Hotel/Konvensi Penandatanganan LUDA
Hotel / Convention LUDA signing
HC8/WCH8 2,34 Hotel/Konvensi Penandatanganan LUDA
Hotel / Convention LUDA signing
HC9/WCH9 1,76 Hotel/Konvensi Penandatanganan LUDA
Hotel / Convention LUDA signing
R1/WCH16 & WCH17 0,83 Retail Penandatanganan LUDA
Retail LUDA signing
HC10/WCH15 1,70 Hotel/Konvensi Penandatanganan LUDA
Hotel / Convention LUDA signing
CC1/WCH14 4,44 Komersial Penandatanganan LUDA
Commercial LUDA signing
WP/LWP 2,45 Water Park Penandatanganan LUDA
Water Park LUDA signing
LAG/L 6,21 Lagoon Commercial Penandatanganan LUDA
Lagoon Commercial LUDA signing
P1/PP3 0,86 Lahan Parkir Penandatanganan LUDA
Parking Lot LUDA signing
P2/PP5 0,80 Lahan Parkir Penandatanganan LUDA
Parking Lot LUDA signing
P3 0,95 Lahan Parkir Penandatanganan LUDA
Parking Lot LUDA signing
TTA 3 25,71 Pembangunan Hotel Penandatanganan LUDA
Hotel development LUDA signing
HSP1 – WCH18 0,56 Rumah Sakit Penandatanganan LUDA
Hospital LUDA signing
3 PT Alam Hijau KCH1 0,57 Hotel & Komersial Penandatanganan LUDA
Mandalika Hotel & Commercial LUDA signing
191

LAPORAN TAHUNAN 2017 ANNUAL REPORT

Sepanjang 2017 jumlah Letter of Intent (LoI) adalah sebagai Throughout 2017 the number of Letter of Intent (LoI)
berikut: is as follows:
1. Hotel sejumlah 19 LoI 1. Hotel 19 LoI
2. Komersial 11 LoI 2. Commercial 11 LoI
3. PLTS/ICT/WWTP/Support Facilities 14 LoI
3. PLTS/ICT/WWTP/Fasiltas Pendukung 14 LoI
Total cooperation of land utilization of the Mandalika
Total kerja sama pemanfaatan lahan KEK Pariwisata
which land use approval (LUDA) has been signed is
Mandalika yang persetujuan penggunaan lahannya (LUDA)
108 hectares, due to the increasing number of interest
telah ditandatangani adalah sebesar 108 hektar, sehubungan
letter from prospective investor for western lots, the
dengan bertambah banyaknya surat minat dari calon
Mandalika and the high rate of development.
investor untuk lot-lot barat, the Mandalika dan tingginya laju
konstruksi.
Marketing Strategy of 2018
Strategi Pemasaran 2018 In 2018, the Company will continue to conduct
integrated marketing activities so it is expected that
Pada tahun 2018 Perusahaan akan terus melakukan kegiatan
the marketing activities will run optimally. Marketing
pemasaran yang terintegrasi sehingga diharapkan kegiatan
activities conducted are to keep abreast of national
pemasaran akan dapat berjalan optimal. Kegiatan pemasaran
and international events. In addition, the Company
yang dilakukan ialah dengan tetap mengikuti event-
will also continue to conduct marketing activities
event berskala nasional maupun internasional. Selain itu
through printed and online media.
Perusahaan juga akan terus melakukan kegiatan pemasaran
melalui media cetak dan online. Especially for the Mandalika, a number of events have
also been prepared to attract the number of visits.
Khusus untuk the Mandalika, sejumlah event juga telah
These events include Bau Nyale Festival in Seger
dipersiapkan guna menarik angka kunjungan. Event-event
Beach, Tour de Lombok which is an annual regular
tersebut di antaranya ialah Festival Bau Nyale di Pantai Seger,
program of NTB Provincial Government, World Surf
Tour de Lombok yang merupakan program reguler tahunan
League (WSL), which is a surfing competition and
dari Pemerintah Provinsi NTB, World Surf League (WSL),
followed by a photography contest which is planned
yakni kompetisi surfing dan diikuti dengan kontes fotografi
to be held in August 2018 at Seger Beach, and New
yang rencananya akan dihelat pada Agustus 2018 di Pantai
Years Eve 2019 in the form of food bazaar, cultural &
Seger, dan New Years Eve 2019 berupa kegiatan food bazaar,
dance session, as well as fireworks events in the event
cultural & dance session, serta acara fireworks dengan tempat
venue at the Festival area.
pelaksanaan di area the Festival.

Customer/Investor Satisfaction Survey


Survei Kepuasan Pelanggan/Investor
Customer / investor satisfaction surveys are conducted
Survei kepuasan pelanggan/investor dilakukan dua kali dalam
twice a year, as hotel investors and customers’
satu tahun, sebagai penilaian investor hotel dan pelanggan
assessment on the Nusa Dua’s services provided by
the Nusa Dua terhadap pelayanan, baik pelayanan yang
the Company and third parties. The results of the
diberikan Perusahaan maupun pihak ketiga. Hasil survei
survey can be seen as follows:
tersebut dapat dilihat sebagai berikut:

Hasil Penilaian Realisasi 2017 2016 (-/+) KPI


Rating Result Realization of 2017

Pelayanan oleh Perusahaan 82,25 79,16 6,07 75


Service by the Company

Pelayanan oleh Pihak Ketiga 80,78 76,51 7,01 75


Service by third parties

Rata-rata Pelayanan oleh Perusahaan dan Pihak Ketiga 81,52 78,43 6,36
Average Service by Companies and Third Parties

Berdasarkan hasil survei kinerja tahun 2017, pelayanan yang Based on the results of the 2017 performance survey,
diberikan oleh Perusahaan telah mengalami peningkatan rating from the services provided by the Company
sebesar 6,54% bila dibandingkan dengan periode yang have increased by 6.54% when compared to the same
sama pada tahun 2016, begitu pula dengan pelayanan yang period in 2016, as well as services provided by third
192

LAPORAN TAHUNAN 2017 ANNUAL REPORT

diberikan oleh pihak ketiga, telah mengalami peningkatan parties, has increased from the previous year by 7.01
dari tahun sebelumnya sebesar 7,01%, dengan nilai rata-rata %, with an average value of 81.52 or an increase of
sebesar 81,52 atau naik sebesar 6,36% dibandingkan dengan 6.36% compared to last year’s period.
periode tahun lalu.

Prospek Usaha Business Prospect

Prospek industri pariwisata Tanah Air diperkirakan akan terus The prospect of the tourism industry in the country
meningkat seiring dengan dijadikannya sektor pariwisata is expected to increase continuously along with the
sebagai salah satu sektor penggerak ekonomi unggulan establishment of the tourism sector as one of the
oleh Pemerintah Republik Indonesia. Prospek ini juga sejalan leading economic drivers sector by the Government of
dengan proyeksi pertumbuhan ekonomi dunia dan nasional the Republic of Indonesia. The prospect is also in line
yang diperkirakan akan terus membaik selama tahun 2018. with the projection of global and national economic
Sesuai dengan RPJJ yang ditetapkan oleh Pemerintah untuk growth that is expected to continue to improve
2015-2019, sektor pariwisata difokuskan untuk meningkatkan during 2018. In accordance with the development
jumlah kunjungan wisatawan, baik domestik maupun long term planning set by the Government for 2015-
mancanegara, ke berbagai destinasi pariwisata di Indonesia, 2019, the tourism sector is focused on increasing the
termasuk destinasi-destinasi yang berada di Bali dan number of tourist visits, both domestic and foreign,
Lombok. Pada 2017 lalu, Pemerintah juga telah menetapkan to various tourism destinations in Indonesia, including
KEK Mandalika sebagai salah satu dari 10 destinasi wisata destinations in Bali and Lombok. In 2017 and then, the
unggulan yang aktif dipromosikan Pemerintah. Government has also set the the Mandalika as one
of the 10 leading tourist destinations that are actively
promoted by the Government.
Kemampuan Membayar Utang dan Tingkat Kolektibilitas
Piutang
Kemampuan Membayar Utang Solvency and Receivable Collectable Level

Kemampuan Perusahaan dalam memenuhi kewajibannya Solvency


dapat dilihat dari rasio kewajiban terhadap aset serta rasio The Company’s solvency can be seen from the ratio
pinjaman terhadap ekuitas. Perincian mengenai kedua rasio of liabilities to assets and the ratio of debts to equity.
tersebut ialah sebagai berikut: The details of the two ratios are as follows:
· Rasio Utang terhadap Ekuitas
· Debts to Equity Ratio
Rasio utang terhadap ekuitas Perusahaan untuk tahun
The Company’s debt to equity ratio for 2017 was
2017 ialah sebesar 22,57%, atau lebih tinggi dibanding
22.57%, higher than its 2016 ratio of 14.64%. This
rasio pada tahun 2016 yang sebesar 14,64%. Angka ini
figure was also lower when compared with the
juga lebih rendah bila dibandingkan dengan anggaran
2017 budget of 41.80%.
2017 yang sebesar 41,80%.
· Rasio Utang terhadap Aset · Debt Ratio

Rasio utang terhadap aset Perusahaan untuk tahun 2017 The debt to assets ratio of the Company for 2017
ialah sebesar 18,42%, atau lebih tinggi bila dibandingkan was 18.42%, or higher when compared to the
dengan rasio pada tahun 2016 yang sebesar 12,77. Angka ratio in 2016 of 12.77. This figure was lower than
ini lebih rendah dari anggaran 2017 yang sebesar 29,48%. the 2017 budget of 29.48%.

Tingkat Kolektibilitas Piutang Receivable Collectable Level


Tingkat kolektibilitas piutang memperlihatkan kemampuan The receivable collectable level shows the Company’s
Perusahaan dalam menagih piutang yang dimilikinya. Rata- ability to collect its receivables. The average turnover
rata perputaran piutang Perusahaan untuk tahun 2017 adalah of the Company’s receivables for the year 2017 was
96,54 hari, lebih lama dibandingkan dengan anggaran 2017 96.54 days, much longer compared to the established
yang telah ditetapkan yang sebesar 28,92 hari. Angka ini juga 2017 budget of 28.92 days. This figure was also longer
lebih lama bila dibandingkan dengan catatan tahun 2016 than the 2016 record of 84.40 days.
yang sebesar 84,40 hari.
To reduce the risk of a default investor, the Company
Untuk mengurangi risiko investor gagal bayar, Perusahaan has an early quarterly payment policy that applies to
memiliki kebijakan pembayaran di awal triwulan yang berlaku all investors. The Company can also make long-term
untuk semua investor. Perusahaan juga bisa melakukan contracts 30 years early for land lease. This long-term
kontrak jangka panjang 30 tahun di awal untuk sewa tanah. contract provides better assurance for the Company
Kontrak jangka panjang ini memberikan jaminan yang lebih on the cash advance receipt.
baik bagi Perusahaan atas penerimaan dana kas lebih awal.
193

LAPORAN TAHUNAN 2017 ANNUAL REPORT

Struktur Modal dan Kebijakan Manajemen Atas Struktur Capital Structure and Management Policy on Capital
Modal Structure
Struktur Modal Capital Structure
Struktur modal merupakan perimbangan antara Capital structure is a balance between equity with debt
penggunaan modal sendiri dengan pinjaman/utang yang consisting of current and non-current liabilities.
terdiri dari liabilitas jangka pendek dan jangka panjang.
Management Policy on Capital Structure
Kebijakan Manajemen atas Struktur Modal
The equity management aims to protect its capability in
Pengelolaan modal Perusahaan bertujuan untuk
maintaining business continuity, so that the Company can
melindungi kemampuan dalam mempertahankan
continue to provide returns for stakeholders, especially
kelangsungan usaha, agar Perusahaan dapat tetap
shareholders. In addition, in order to maintain optimal
memberikan imbal hasil bagi pemangku kepentingan
capital structure, the Company seeks to minimize the
khususnya pemegang saham. Selain itu, guna
cost of capital. The Company’s policy of seeking funding
mempertahankan struktur permodalan yang optimal,
always takes into account the possible financial risks in
Perusahaan berupaya meminimalkan biaya modal.
the future.
Kebijakan Perusahaan dalam mencari pendanaan
senantiasa memperhitungkan risiko keuangan yang Material Bond For Capital Goods Investment
mungkin timbul di masa depan.
In 2017 there is no material bond for capital goods and
Ikatan Material untuk Investasi Barang dan Modal investments.
Pada tahun 2017 tidak terdapat ikatan material atas Material Information and Facts Occurred after the Date of
investasi barang dan modal yang dilakukan Perusahaan. the Accountant’s Report
Informasi dan Fakta Material yang Terjadi setelah Tanggal Based on the Decree of the Minister of State Owned
Laporan Akuntan Enterprises No. SK-37 / MBU / 02/2018 dated February
Berdasarkan Surat Keputusan Menteri Negara BUMN 9, related to the appointment of Mr. Jatmiko K. Santosa
No. SK-37/MBU/02/2018 tanggal 9 Februari terkait as Finance Director of PT Perkebunan Nusantara III
dengan penunjukan Bapak Jatmiko K. Santosa sebagai (Persero), the Board of Commissioners through the Board
Direktur Keuangan Perusahaan PT Perkebunan Nusantara of Commissioners’ Decree No. KEP. S-01 / DEKOM.ITDC
III, Dewan Komisaris melalui Surat Keputusan Dewan / II / 2018 appoints Abdulbar M. Mansoer as Finance
Komisaris No. S-01/DEKOM.ITDC/II/2018 menunjuk Director until the issuance of the Finance Director by the
Abdulbar M. Mansoer sebagai Direktur Keuangan sampai Shareholder.
dengan ditetapkannya Direktur Keuangan oleh Pemegang
No material information and facts have significant effect
Saham.
after the reporting date, including transactions with
Tidak terdapat informasi dan fakta material yang related parties, potentially conflicting transactions, asset
berpengaruh signifikan setelah tanggal laporan, meliputi transactions, liability transactions, and other transactions.
transaksi dengan pihak berelasi, transaksi yang berpotensi
mengandung benturan kepentingan, transaksi aset,
transaksi liabilitas, dan transaksi lainnya. Contribution to The State
The Company’s contribution to the state realized in
Kontribusi Terhadap Negara the form of dividend distribution to the state as the
shareholder, and also realized through the payment of
Kontribusi Perusahaan terhadap negara selain taxes and retribution. In 2017 total taxes and retribution
direalisasikan dalam bentuk pembagian dividen kepada paid by the Company amounted to Rp 54.31 billion
negara sebagai entitas induk, juga direalisasikan melalui
pembayaran pajak dan retribusi. Pada tahun 2017 total Chronological Information on Stock and Securities Listing
pajak dan retribusi yang dibayarkan oleh Perusahaan As of December 31, 2017, the Company did not take any
mencapai Rp 54,31 miliar . corporate actions related to listing of shares and other
Informasi Kronologis Pencatatan Saham dan Efek securities issues. Therefore, the Company does not have
any information regarding stock and / or other securities
Hingga 31 Desember 2017 Perusahaan tidak melakukan
overview.
aksi korporasi terkait pencatatan saham dan penerbitan
efek lainnya. Oleh karena itu Perusahaan tidak memiliki Information on Share and Other Securities Prices
informasi terkait ikhtisar saham dan/atau efek lainnya.
As of December 31, 2017, the Company did not take
Informasi Harga Saham dan/atau Efek Lainnya any corporate actions related to public offering or other
Hingga 31 Desember 2017 Perusahaan tidak melakukan securities issues. Therefore, the Company does not have
aksi korporasi terkait penawaran saham umum maupun any information regarding the price of shares and / or
penerbitan efek lainnya. Oleh karena itu Perusahaan tidak other securities.
memiliki informasi terkait ikhtisar harga saham dan/atau
efek lainnya.
194

LAPORAN TAHUNAN 2017 ANNUAL REPORT

Ikhtisar Obligasi/Sukuk/Obligasi Konversi Information on Bonds, Sharia Bonds and Convertible


Bonds
Hingga 31 Desember 2017 Perusahaan tidak melakukan
penawaran obligasi maupun efek lainnya. Oleh karena itu As of December 31, 2017, the Company did not issued
Perusahaan tidak memiliki informasi terkait ikhtisar obligasi, any bonds or other securities. Therefore, the Company
sukuk, obligasi konversi, dan/atau efek lainnya. does not have information related to bond, sharia
bond, convertible bond and / or other securities.
Program Kepemilikan Saham oleh Karyawan dan/atau
Manajemen (ESOP/MSOP) Employee or Management Share Ownership Program
Pada 2017 Perusahaan tidak memiliki program kepemilikan In 2017, the Company has no employee and / or
saham oleh karyawan dan/atau manajemen (ESOP/MSOP). management ownership program. As of December 31,
Sampai tanggal 31 Desember 2017, Perusahaan tidak 2017, the Company did not go public and conducted
melakukan go public dan melakukan penawaran umum a public offering of shares so no information was
saham sehingga tidak tersedia informasi mengenai total available on the total proceeds of funds, fund
perolehan dana, rencana penggunaan dana, saldo dana, utilization plan, fund balance, date of GMS approval,
tanggal persetujuan RUPS, atas realisasi program kepemilikan or the realization of ownership program by employees
saham oleh karyawan dan/atau manajemen. and /or management.
Realisasi Penggunaan Dana Hasil Penawaran Umum Realization of Public Offering Fund
Perusahaan bukan merupakan perusahaan terbuka. Oleh The Company is not a public company. Therefore,
karena itu Perusahaan tidak memiliki dana penawaran umum the Company did not have a public offering fund in
pada 2017. Sampai tanggal 31 Desember 2017, Perusahaan 2017. As of December 31, 2017, the Company did not
tidak melakukan go public dan melakukan penawaran umum go public and conduct a public offering of shares so
saham sehingga tidak tersedia informasi mengenai total no information was available on the total proceeds
perolehan dana, rencana penggunaan dana, saldo dana, of funds, fund usage plan, fund balance, date of GMS
tanggal persetujuan RUPS, atas realisasi dana hasil penawaran approval, the proceeds from the public offering.
umum.
State Equity Participation
Penyertaan Modal Negara
In 2017, the Company did not receive additional
Pada tahun 2017 Perusahaan tidak menerima tambahan State Equity Participation (PMN). The latest addition
Penyertaan Modal Negara (PMN). Tambahan penyertaan of Rp250 billion was received in 2015 to improve
terakhir yaitu sebesar Rp250 miliar diterima pada tahun 2015 the capital structure and increase the Company’s
untuk memperbaiki struktur permodalan dan peningkatan business capacity, particularly related to infrastructure
kapasitas usaha Perusahaan, khususnya terkait pembangunan development and development.
dan pengembangan infrastruktur.

Informasi Material mengenai Investasi, Ekspansi, Material Information on Investment, Expansion,


Divestasi, Penggabungan/Peleburan Usaha, Akuisisi, dan Divestment, Merger, Acquisition and Capital or Debt
Restrukturisasi Utang/Modal Restructuring
Investasi Investment
Realisasi investasi Perusahaan untuk tahun 2017 adalah The disbursement of the Company’s investment for
sebesar Rp477,1 miliar rupiah. Angka ini meningkat bila 2017 was Rp477.1 billion. This figure increased when
dibandingkan dengan realisasi investasi Perusahaan pada compared with the realization of the Company’s
tahun 2016 yang sebesar Rp80,02 miliar. investment in 2016 amounting to Rp80.02 billion.
Rincian investasi yang dilakukan Perusahaan selama tahun Details of investments by the Company during 2017
2017 dapat dilihat dalam tabel berikut: can be seen in the following table:
195

LAPORAN TAHUNAN 2017 ANNUAL REPORT

Realisasi
RKAP 2017 Realization
Budget Plan
Uraian % Kemajuan
No 2017 Rupiah
Description % Progress
(Rp. Juta) (Rp. Juta) Keuangan Fisik
(million Rp) (million Rp) Financial Physical
Investasi the Nusa Dua        
Investasi the Nusa Dua
1 Konsultan dan Penelitian 10.309 3.179 31 32
Consulting and Research
2 Pembangunan Infrastruktur 20.093 27.305 136 131
Infrastructure Development
3 Mesin dan Alat Kerja 4.230 652 15 17
Machinery and Tools
4 Kantor Nusa Dua dan IT 3.184 2.634 83 61
The Nusa Dua Office and IT
5 Penataan Landscape, Hardscape & MEP 7.610 212 3 4
Landscape, Hardscape & MEP Arrangement
6 Keamanan 2.614 781 30 29
Security
7 Pengolahan Air Limbah 10.470 10.202 97 106
Wastewater Management
  Total Investasi Nusa Dua 58.510 44.965 77 76
Total Investment for the Nusa Dua
Pengembangan Mandalika        
The Mandalika Development
1 Tanah 111.035 89.479 81 84
Land
2 Infrastruktur Kawasan 206.507 220.493 107 94
Area Infrastructure
3 Infrastruktur Kawasan (Non PMN) 78.074 8.232 11 83
Area Infrastructure (Non PMN)
4 Lainnya 21.720 21.540 99 91
Others
  Total Pengembangan the Mandalika 417.336 339.744 81 89
Total Investment for the Mandalika Development
Investasi Kantor Pusat        
Head Office Investment
1 Research 10.475 699 7 7
Research
2 Investasi & Promosi 6.324 2.495 39
Investment and Promotion
3 MIS 6.092 1.608 26 18
MIS
  Total Investasi Kantor Pusat 22.891 4.802 21  
Total Investment for Head Office
Penyertaan pada Anak Perusahaan        
Investment in Subsidiaries
1 ITDC Pulau Bira 13.260 13.270 100  
2 ITDC Hotel Clubmeal 50.131 6.322 13  
3 ITDC Hotel Pullman 70.830 67.374 95  
4 ITDC SWRO Nusa Dua 14.399 188 1  
196

LAPORAN TAHUNAN 2017 ANNUAL REPORT

Realisasi