Está en la página 1de 12

Tugas Makalah

MK. JARINGAN KOMPUTER


DASAR

PRODI S1 PTIK - FT

TUGAS MATA KULIAH JARINGAN KOMPUTER DASAR


MATERI PEMBELAJARAN
KARAKTERISTIK STANDARISASI KOMUNIKASI
NIRKABEL

Nama Mahasiswa
1. M. Gunawan Sagala (NIM : 5183351019)
2. Peace M S Manurung (NIM : 5183351018)
3. Fikri Hanif (NIM : 5183351017)

Dosen Pengampu : Adi Widarma, M.Kom.


Mata kuliah : Jaringan Komputer Dasar

PROGRAM STUDI S1 PENDIDIKAN TEKNOLOGI INFORMATIKA DAN KOMPUTER

FAKULTAS TEKNIK

UNIVERSITAS NEGERI MEDAN

DESEMBER 2018
KATA PENGANTAR

Puji syukur kami panjatkan kehadirat Allah SWT atas limpahan rahmat dan
hidayahNya, sehingga penyusun dapat menyelesaikan tugas makalah dengan judul "
Jaringan Nirkabel " yang menjadi salah satu tugas dari mata kuliah “ Jaringan
Komputer Dasar “ ini dengan baik dan lancar.

Merupakan suatu tambahan pengetahuan dan wawasan bagi kami para


penyusun makalah ini terutama materi-materi baru yang dapat memberikan
pemahaman-pemahaman yang lebih bervariatif tentang teknologi jaringan nirkabel
ini.

Kami sebagai penyusun makalah ini menyadari sepenuhnya bahwa dalam


penulisan makalah ini masih jauh dari kesempurnaan, oleh karena itu kami
mengharapkan kritik dan saran yang bersifat membangun demi kesempurnaan di
masa yang akan datang.

Akhir kata, semoga makalah ini bermanfaat bagi kami selaku penyusun dan
penulis makalah ini pada khususnya dan bagi pembaca pada umumnya sebagai
referensi tambahan di bidang ilmu Komunikasi Data.

Medan, 12 Desember 2018

Tim Penyusun

2|Page(Jaringan Komputer Dasar)


DAFTAR ISI

KATA PENGANTAR…………………………………………………………………………………………. 2

DAFTAR ISI……………………………………………………………………………………………………. 3

BAB I PENDAHULUAN

A. Latar Belakang Masalah …………….…………………………………………………………. 4


B. Rumusan Masalah…………………………….………………………………………………….. 4
C. Tujuan Penulisan Makalah .…………………………………………………………………... 4

BAB II PEMBAHASAN

A. Jaringan Nirkabel (Wireless) ………………………………………………………………… 6


B. Karakteristik Standart Komunikasi Nirkabel ……………….……………………….... 6
C. Enkripsi dan Autentikasi …...…………………………………………………………………. 9

BAB III PENUTUP

A. Kesimpulan …………………………………………………………………………………………. 11
B. Saran …………………………………………………………………………………………………… 11

DAFTAR PUSTAKA…………………………………………………………………………………………… 12

3|Page(Jaringan Komputer Dasar)


BAB I

PENDAHULUAN

A. Latar Belakang Masalah

Kemajuan perkembangan teknologi informasi dan telekomunikasi adalah


gerbang awal menuju kehidupan manusia yang lebih baik dan efisien sebagai efek
dari ilmu pengetahuan yang dikembangkan oleh manusia. Dahulu untuk
berkomunikasi saja manusia masih kesulitan, namun dengan berkembangnya ilmu
pengetahuan dan teknologi masalah komunikasi sudah bukan menjadi masalah.
Ketika piranti komunikasi berupa telepon pertama kali ditemukan oleh Alexander
Graham Bell, hal tersebut belum disadari oleh kebanyakan umat manusia namun
dengan penemuan itu ternyata menjadi awal dari perkembangan telekomunikasi
yang akhirnya menjadi berkembang pesat seperti sekarang.

Piranti telekomunikasi pertama kali masih menggunakan kabel yang besar


rumit dan banyak, piranti kabel memang masih digunakan sampai sekarang namun
para ahli masih memikirkan untuk beralih ke telekomunikasi yang bersifat mobile
dan praktis. Dan hal tersebutlah yang menjadi landasan dan latar belakang bagi
kemajuan pengembangan telekomunikasi nirkabel (wireless / unguided).

B. Rumusan Masalah

Perkembangan aplikasi wireless untuk komputer dan internet sudah


sedemikian pesat antara lain dengan berkembang pesatnya aplikasi wireless
misalnya hotspot area. Karakteristik perangkat jaringan nirkabel adalah mengenali
karakter yang ada pada perangkat jaringan nirkabel. Karena inilah karakteristik
jaringan nirkabel akan dibahas dalam makalah ini.

C. Tujuan Penulisan Makalah

4|Page(Jaringan Komputer Dasar)


Tujuan dari pembuatan makalah ini adalah untuk memenuhi tugas mata kuliah
“ Jaringan Komputer Dasar”. Dan tujuan lain dari makalah ini adalah untuk
memudahkan penyusun dalam mengetahui karakteristik standart dalam komunikasi
nirkabel.

5|Page(Jaringan Komputer Dasar)


BAB II

PEMBAHASAN

A. Jaringan Nirkabel (Wireless)

Wireless atau dalam bahasa indonesia disebut nirkabel, adalah teknologi yang
menghubungkan dua piranti untuk bertukar data tanpa media kabel. Data
dipertukarkan melalui media gelombang cahaya tertentu (seperti teknologi infra
merah pada remote TV) atau gelombang radio (seperti bluetooth pada komputer dan
ponsel) dengan frekuensi tertentu.

Teknologi jaringan nirkabel sebenarnya terbentang luas mulai dari


komunikasi suara sampai dengan jaringan data, yang mana membolehkan pengguna
untuk membangun koneksi nirkabel pada suatu jarak tertentu. Peranti yang
umumnya digunakan untuk jaringan nirkabel termasuk di dalamnya adalah
komputer, komputer genggam, PDA, telepon seluler, tablet PC dan lain sebagainya.
Teknologi nirkabel ini memiliki kegunaan yang sangat banyak. Contohnya, pengguna
bergerak bisa menggunakan telepon seluler mereka untuk mengakses e-
mail. Sementara itu para pelancong dengan laptopnya bisa terhubung ke internet
ketika mereka sedang di bandara, kafe, kereta api dan tempat publik lainnya. Di
rumah, pengguna dapat terhubung ke desktop mereka (melalui bluetooth) untuk
melakukan sinkronisasi dengan PDA-nya.

B. Karakteristik Standart Komunikasi Nirkabel

802.11 a/b/g/n adalah kode pada sebuah perangkat wireless atau lebih
dikenal sebagai wifi, bukan sembarang kode, melainkan terdapat arti dibalik kode
tersebut pada perangkat wireless. IEEE(Institute of Electrical and Electronic
Engineers) merupakan sebuah lembaga yang mengatur standarisasi dibidang
teknology informasi. Berkembangnya teknologi termasuk teknologi jaringan seperti
wireless membuat pabrikan seperti Mikrotik,UBNT, TP-Link dan lainnya berlomba-

6|Page(Jaringan Komputer Dasar)


lomba dalam membuat perangkat jaringan yang berkualitas tinggi. sampai sekarang
generasi yang terbari dai IEEE 802.11b/g/n/ac adalah 802.11.ac dengan Frekuensi
5,8 GHz dan kecepatan bisa sampai 1300Mbps atau 1,3Gbps.

IEEE 802.11 adalah serangkaian spesifikasi kendali akses medium dan lapisan
fisik untuk mengimplementasikan komunikasi komputer wireless Local Area
Network(LAN) di frekuensi 2.4 3.6, 5, dan 60 GHz. Mereka di ciptakan dan
dioperasikan oleh Institute of Electrical and Electronics Engineers. Versi dasar dirilis
tahun 1997 dan telah melalui serangkaian pembaruan dan menyediakan dasar bagi
produk jaringan nirkabel Wi-Fi.

a. 802.11 a

Di kenal pada tahun 2001Memiliki frekuensi 5Ghz dengan keceatan 54mbps,


dengan cakupan area sampai 50M, menggunakan modulasi OFDM. Keunggulan dari
standarisasi ini adalah memiliki kecepatan max 54mbps , frekuensi yang diregulasi
mencegah interferensi sinyal dari perangkat lainnya. Kekurangannya adalah biaya
yang mahal , jangkauan sinyal yang pendek dan mudah terganggu oleh halangan.

 Karakteristik IEEE 802.11 a

Standar wireless network dengan maksimum data transfer rate 54 Mbps dan
bekerja pada frekuensi 5GHz. Metode transmisi yang digunakan adalah Orthogonal
Frequency Division Multiplexing (OFDM), yang mengizinkan pentransmisian data
secara paralel di dalam sub frekuensi (resisten terhadap interferensi dengan
gelombang lain). Range maksimal untuk indoor hanya sekitar 15 meter/ ±50 ft.
Sedangkan outdoor ± 100 ft/30 meter. Standar 802.11a tidak kompatibel dengan
802.11 b, g.

b. 802.11 b
Dikenal pada tahun1999 Memiliki frekuensi 2,4Ghz dengan kecepatan
11mbps, dengan cakupan area 100M, menggunakan modulasi DS-SS.
Keunggulan dari standarisasi ini adalah biaya yang murah, range sinyal bagus dan
tidak mudah terhalang. Kekurangannya adalah Kecepatan transfer max yang paling
rendah [11mbps], mudah terinterferensi oleh sinyal dari peralatan lain yang
menggunakan frekuensi 2,4Ghz.
 Karakteristik IEEE 802.11 b

7|Page(Jaringan Komputer Dasar)


Standar wireless network dengan maksimum data transfer rate 5.5Mbps
dan/atau 11Mbps dan bekerja pada frekuensi 2,4GHz. Dikenal juga dengan IEEE
802.11 HR. Pada prakteknya, kecepatan maksimum yang dapat diraih mencapai
5.9Mbps pada protokol TCP, dan 7.1Mbps pada protokol UDP. Metode transmisi yang
digunakannya adalah DSSS. memiliki range area yang lebih panjang (150 feet/45
meters didalam indoor dan 300 feet/90 meter dalam outdoor.

c. 802.11 g

Dikenal pada tahun 2003 Memiliki frekuensi 2,4 Ghz dengan kecepatan
54mbps, menggunakan modulasi DSSS. Keunggulan dari standarisasi ini adalah
kecepatan max 54mbps, jangkauan sinyal lebih baik dan tidak mudah terhalang.
Kekurangannya adalah biaya yang mahal dan frekuensi tidak diregulasi.

 Karakteristik IEEE 802.11 g

Mampu mencapai kecepatan hingga 54 Mbps pada pita frekuensi 2,4 GHz,
sama seperti halnya IEEE 802.11 biasa dan IEEE 802.11b. Standar wireless network
yang hampir sama dengan 802.11b tetapi metode transmisi yang digunakan adalah
OFDM (sama dengan 802.11a). Range area 150 feet 45 meter untuk indoor dan 300
feet/90 meter untuk outdoor.

d. 802.11 n

Dikenal pada tahun 2002 ,Memiliki frekuensi 2,4Ghz dengan kecepatan


100mbps, dengan cakupan area 100M, menggunakan modulasi DSSS.
Keunggulan dari standarisasi ini adalah kecepatan max 100mbps dan jangkauan
sinyal terbaik lebih tahan terhadap interferensi dari sumber lain. Kekurangannya
adalah standart belum final , penggunaan sinyal lebih dari 1 dapat meningkatkan
interferensi dengan jaringan wifi terdekat.

 Karakteristik IEEE 802.11 n

Secara teoritis, dapat mencapai kecepatan 600 Mbps. Namun, setelah Wi-Fi
Alliance menguji, hanya mencapai kecepatan maksimum 450 Mbps.
Bekerja pada frekuensi 2,4GHz dan/atau 5GHz. Sama seperti teknologi MIMO
(Multiple Input Multiple Output), 802.11n bekerja dengan cara mengutilisasi banyak

8|Page(Jaringan Komputer Dasar)


komponen pemancar dan penerima sinyal sehingga transmisi data dapat dilakukan
paralel untuk meningkatkan nilai throughput (50-144 Mbps).

C. Enkripsi dan Autentikasi

Enkripsi adalah suatu metode yang digunakan untuk mengkodekan data


sedemikian rupa sehingga keamanan informasinya terjaga dan tidak dapat dibaca
tanpa dideskripsi (kebalikan dari proses enkripsi) dahulu. Encryption berasal dari
bahasa yunani kryptos yang artinya tersembunyi atau rahasia. Dikarenakan enkripsi
telah digunakan untuk mengamankan komunikasi di berbagai negara, hanya
organisasi-organisasi tertentu dan individu yang memiliki kepentingan yang sangat
mendesak akan kerahasiaan yang menggunakan enkripsi. Enkripsi dapat digunakan
untuk tujuan keamanan, tetapi teknik lain masih diperlukan untuk membuat
komunikasi yang aman, terutama untuk memastikan integritas dan autentikasi dari
sebuah pesan.

Autentikasi adalah metode keamanan yang diterapkan ketika seorang user


akan mengakses lingkungan atau sumber daya pada jaringan lokal atau internet
dengan cara harus memasukkan nama pengguna dan kata sandi (password) terlebih
dahulu. Metode ini digunakan untuk memastikan bahwa orang yang akan mengakses
memang benar-benar adalah pengguna yang berhak.

a. WPA (Wi-fi Protected Access)

WPA adalah suatu sistem yang juga dapat diterapkan untuk mengamankan
jaringan nirkabel. Metode pengamanan dengan WPA ini diciptakan untuk melengkapi
dari sistem yang sebelumnya, yaitu WEP. Para peneliti menemukan banyak celah dan
kelemahan pada infrastruktur nirkabel yang menggunakan metode pengamanan
WEP. Sebagai pengganti dari sistem WEP, WPA mengimplementasikan layer dari
IEEE, yaitu layer 802.11 i. nantinya WPA akan lebih banyak digunakan pada
implementasi kemanan jaringan nirkabel. WPA didesain dan digunakan dengan alat
tambahan lainnya, yaitu sebuah komputer pribadi (PC).

b. WEP (Wired Equivalent Privacy)

9|Page(Jaringan Komputer Dasar)


WEP adalah suatu metode pengamanan jaringan nirkabel, disebut juga dengan
Shared Key Authentication. Shared Key Authentication adalah metode otentikasi yang
membutuhkan pengguanaan WEP menggunakan kunci yang dimasukkan (oleh
administrator) ke client maupun access point. Kunci ini harus cocok dari yang
diberikan akses point ke client, dengan yang dimasukkan client untuk autentikasi
menuju akses access point. WEP adalah security untuk wireless yang agak lama. Jenis
security ini mudah untuk di crack atau disadap orang luar.

c. WPA2

WPA2 adalah sertifikasi produk yang tersedia melaui Wi-Fi Alliance. WPA2
Sertifikasi hanya menyatakan bahwa peralatan nirkabel yang kompatibel dengan
standar IEEE 802.11 i. WPA2 sertifikasi produk yang secara resmi menggantikan
WEP dan fitur keamanan lain yang asli standar IEEE 802.11. WPA2 tujuan dari
sertifikasi adalah untuk mendukung wajib tambahan fitur keamanan standar IEEE
802.11 I yang tidak sudah termasuk untuk produk-produk yang mendukung WPA.
WPA2-PSK adalah security terbaru untuk wireless, dan lebih bagus dari WEP dan
WPA-PSK, tetapi masih bisa untuk di crack atau disadap tetapi sangat memakan
banyak waktu.

d. RADIUS (Remote Access Dial-in User Service)

RADIUS adalah sebuah protokol keamanan komputer yang digunakan untuk


melakukan autentikasi, otorisasi, dan pendaftaran akun user secara terpusat untuk
mengakses jaringan. Radius kini telah diimplementasikan untuk melakukan
autentikasi terhadap akses jaringan secara remote dengan menggunakan koneksi
selain dial-up, seperti halnya Virtual Private Networking (VPN), access point wireless,
switch Ethernet, dan perangkat lainnya.

e. TKIP (Temporal Key Integrity Protocol)

TKIP (Temporal Key Integrity Protocol) adalah sebuah protokol yang


didefinisikan oleh IEEE 802.11 I yang mengkhususkan untuk jaringan nirkabel untuk
menggantikan WEP. Beberapa fitur ditambahkan untuk membuat kunci lebih aman
daripada di bawah WEP.

10 | P a g e ( J a r i n g a n K o m p u t e r D a s a r )
BAB III
PENUTUP

A. Kesimpulan

Dari pembahasan di atas dapat di ketahui bahwa layaknya makhluk hidup,


teknologi komunikasi juga akan terus berkembang terkhususnya wireless nirkabel,
yaitu system komunikasi yang dirancang tanpa menggunakan kabel penghubung.

Perkembangan ini tentunya memberikan segala kemudahan berkomunikasi


ataupun mengakses informasi dalam hidup kita di berbagai bidang, baik itu bidang
pendidikan, informasi, komunikasi, sosial dan lain-lain.

B. Saran

Adapun saran dari penyusun adalah apabila kita ingin menggunakan jaringan
nirkabel untuk komputer kita, sebaiknya menggunakan system pengamanan yang
telah dibahas dalam pembahasan di atas, agar komputer kita dapat terlindungi
dengan baik.

11 | P a g e ( J a r i n g a n K o m p u t e r D a s a r )
Daftar Pustaka

http://jusran-teknikimformatika.blogspot.com/2011/01/makalah-
nirkabel.html

http://tkjmerahputih.blogspot.com/2017/09/pengertian-wireless-
80211abgnac.html

http://salmantkj48.blogspot.com/2016/03/standarisasi-wireless-80211.html

www.sfttekno.blogspot.com

www.restiyolanda27.blogspot.com

12 | P a g e ( J a r i n g a n K o m p u t e r D a s a r )