Está en la página 1de 11

Analisa Matlab

Matriks

Cara menganilsa matriks di Matlab adalah, buka commond window, kemudian


ketikkan script dibawah ini. Setelah diketikkan scriptnya. Ttekan enter untuk melihat
hasilnya. Kita bisa melakukan juga di editor, namun untuk melihat hasilnya kita harus
beralih ke commond window.

Diatas merupakan data matriks ordo 5*10. Maksudnya matriks tersubut memiliki 5
baris * 10 kolom. Dalam metlab matriks didefinisikan dengan ([]) kurung siku,
sehingga di awal dan di akhir penulisan matriks harus menggunakan kurung sikuu.
Untuk memisahkan angka di setiap kolonya, kita menggunakan spasi. Sedang, untuk
memisahkan antar baris, kita menggunakan enter.
Diatas merupakan data matriks ordo 5*10. Maksudnya matriks tersubut memiliki 5
baris * 10 kolom. Dalam metlab matriks didefinisikan dengan ([]) kurung siku,
sehingga di awal dan di akhir penulisan matriks harus menggunakan kurung siku.
Untuk memisahkan angka di setiap kolonya, kita menggunakan spasi. Sedang, untuk
memisahkan antar baris, kita menggunakan enter.

Ini merupakan perkalian matriks dalam Matlab, Syarat yang harus dipenuhi ketika
mengalikan 2 matriks yaitu jumlah kolom pada matriks A harus sama dengan jumlah
baris pada matriks B. Untuk menghitungnya kita bisa menulis seperti operasi hitung
pada umumnya, untuk mengetahui hasilnya kita harus menekan tombol enter.

Ini merupakan perkalian matriks saklar, karena matriks dikalikan dengan suatu
bilangan tunggal. Untuk perkalian matriks saklar, jumlah baris dan kolom tidak
diperhatikan.

Ini merupakan penjumlahan dari tranpose matriks A dengan angka 100. Transpose
dilambangkan dengan (‘) artinya yang awalnya kolom berubah menjadi baris, atau
yang awalnya baris berubah menjadi kolom. Jika ingin melihat tranpose tersendiri kita
bisa membuatt dengan memisalkan F sebagai transpose A. Seperti gambar dibawah.
Namun, jika inginn lebih cepat maka kita bisa melangsuungkan dengan mengetikkan
perintah seperti gambar diatas. Kemudian menekan tombol enter.
Analisa Sinyal

Cara menganilsa sinyal di Matlab adalah, buka editor kemudian ketikkan script
dibawah ini. Jika lebih tterbiasa di commond Window tetep bisa, namun lebih mudah
jika dikerjakan dieditor. Setelah diketikkan scriptnya, kemudian simpan dengan file
audio ttadi dalam satu folderr. Kemudian Run. Berikut scriptnya.

Ini merupakan perintah untuk menampilkan sinyal dengan syarat-syarat yang sudah
ditentukan.

A pada gambar diatas merupakan amplitudo.


T pada gambar diatas merupakan waktu, tanda : pada gambar diatas mendefinisikan
selang. Sedanngkan perintahnya merupakan perintah untuuk membuat deret. Formula
untuk membuat deret adalah X=nilai awal:selang:nilai akhir. Jadi t pada gambar diatas
merupakan deret waktu yang dimulai dari angka 0 dengan selang 2 dan berhenti
diangka 100.

F pada gambar diatas kepanjangan dari Frekuensi.

W merupakan kepanjangan dari omega. Turunan rumus dari W adalah 2*pi*F. Jika
rumus W tidak diturunkan, sinyal akan menghasilkan gambar yang berbeda. Gambar
disebelah kiri merupakan gambar yang W nya langsung, tanpa adanya penurunan
(langsung W=31), dan disebelah kanan merupakan gambar dengan W yang diturunkan
(2*pi*f)

Y merupakan variabel untuk sinyal, Y dirumuskan dengan A*sin(W*t).

Plot(Y) merupakan cara untuk menampilkan sinyal.

Figure(1) digunakan untuk menampilkan figure window baru yang kosong dan siap
untuk diplot.

Subplot digunakan untuk mengatur posisi plot didalam figure dilambangkan


dengan(m,n,k) m merupakan m-baris, n merupakan n-kolom sedangkan k merupakan
urutan kedudukan gambar. Seperti gambar dibawah ini,
Title digunakan untuk memberikan judul pada sinyal diatas area plot. Cara memberi
judul dengan format title(‘nama’)

Xlabel digunakan untuk memberi nama pada sumbu x, sedangkan Ylabel digunakan
untuk memberi nama pada sumbu Y. uuntuk forma label adalah Xlabel(‘namalabel’)
begitupun dengan Ylabel.

Stem berfungsi sama dengan plot, namun menampilkan y sebagai data diskrit. Fungsi
untuk menampilkan stem yaitu stem(yamg akan diplot).

Setelah di Run akan muncul figure 1 seperti gambar dibawah ini.


Analisa Visual

Cara menganilsa visual di Matlab adalah, buka editor kemudian ketikkan script
dibawah ini. Setelah diketikkan scriptnya, kemudian simpan dengan file audio tadi
dalam satu folderr. Kemudian Run. Berikut scriptnya.

Imread () digunakan untuk membaca image yang ada pada komputer kita, image as itu
pun harus sudah ada pada folder work didalam matlab agar file image dapat dibaca oleh
matlab.

Rgb2gray berfungsi membaca image dari perintah as.jpg yang hasilnya berupa matrik
dan disimpan dalam sebuah variabel C. Kemudian, variable C disimpan dalam
variable baru bernama D dengan format grayscale.

Im2bw berfungsi membaca image dari perintah as.jpg yang hasilnya berupa matrik dan
disimpan dalam sebuah variabel C. Kemudian, variable C disimpan dalam variable
baru bernama E dengan format hitam-putih,

Subplot digunakan untuk mengatur posisi plot didalam figure dilambangkan


dengan(m,n,k) m merupakan m-baris, n merupakan n-kolom sedangkan k merupakan
urutan kedudukan gambar. Seperti gambar dibawah ini,

Imshow digunakan untuk menampilkan image ke sebuah figure dengan ketentuan yang
sudah diatur dalam subplot.
Imhistdigunakan untuk menampilkan suatu histogram dari sebuah gambar dengan
diawali menggunakan perintah imreadsebagai perintah deklarasi citra sebelum
menampilkan histogram. Histogram adalah tampilan grafis dari tabulasi frekuensi
yang digambarkan dengan grafis batangan manifestasi data benning. Tiap tampilan
batang menunjukan proporsi frekuensi pada masing-masing deret karegori yang
berdampingan dengan interval yang tidak tumpang tindih. Im hist ditampilkan pada
figure sesuai urutan pada subplot.

Berikut adalah figure yang tampil setelah fungsi fungsi diatas di Run

Analisa Audio

Cara menganilsa audio di Matlab adalah, buka editor kemudian ketikkan script
dibawah ini. Sebelumnya pastikan bahwa format audio yang akan dianalisa sudah
dalam format waf. Setelah diketikkan scriptnya, kemudian simpan dengan file audio
ttadi dalam satu folderr. Kemudian Run. Berikut scriptnya.
Fungsi masing-masing perintah berikut adalah

Figure(1) digunakan untuk menampilkan figure window baru yang kosong dan siap
untuk diplot.

Audioread () Adalah suatu perintah dalam Matlab untuk membaca suatu data citra
dari file audio dengan ekstensi wav menggunakan suatu perintah audioread (‘nama
file.wav’). audioread digunakan untuk membaca audio dari file Mita.wav yang
hasilnya berupa matrik dan disimpan dalam sebuah variable A.

B=A*2 penguatan sinyal dua kali lipat, fungsi ini digunakan untuk membangkitkan
sinyal A menjadi 2 kali lipat, sehingga Amplitudo yang dihasilkan 2 kali lebih tinggi.
Sedangakn variable B merupakan matriks yang digunakan untuk menyimpan fungsi
tersebut.

C=A/2 pelemahan sinyal dua kali lipat, fungsi ini digunakan untuk melemahkan
sinyal audio. Dalam hal ini sinyal audio yang dilemahkan adalah sinyal audi yang
tersimpan dalam matriks dengan variabel A. Pelemahn yang dilakukan sebanyak 1/2
kali dari bunyi asli, sehingga Amplitudo nya akan turun 1/2 kali dari amplitudo asli.
Sedangkan variable C merupakan mattriks yang digunakan untuk menyimpan fungsi
tersebut.
Subplot digunakan untuk mengatur posisi plot didalam figure dilambangkan
dengan(m,n,k) m merupakan m-baris, n merupakan n-kolom sedangkan k merupakan
urutan kedudukan gambar. Seperti gambar dibawah ini,

Plot(A) merupakan cara untuk menampilkan gelombang audio.

Title digunakan untuk memberikan judul pada sinyal diatas area plot. Cara memberi
judul dengan format title(‘nama’)

Xlabel digunakan untuk memberi nama pada sumbu x, sedangkan Ylabel digunakan
untuk memberi nama pada sumbu Y. uuntuk forma label adalah Xlabel(‘namalabel’)
begitupun dengan Ylabel.

Berikut adalah gambar yang dihasilkan setelah mengetikkan script diatas