Está en la página 1de 2

ANCAMAN MASALAH KESEHATAN PENGUNGSI GEMPA LOMBOK

Gempa bumi Lombok Agustus 2018 adalah sebuah gempa darat berkekuatan 7,0 SR yang
melanda Pulau Lombok, Indonesia pada tanggal 5 Agustus 2018, pukul 19:46 WITA. Dilansir
dari DetikNews hingga pagi 13 agustus 2018 tercatat ada 593 gempa susulan pasca pasca
gempa berkekuatan 7,0 SR.

Hingga sampai saat ini masih banyak masyarakat yang mengungsi dari kejadian gempa
lombok. Dalam keadaan darurat seperti ini, banyak pengungsi yang berkumpul menjadi satu
pada didalam tenda darurat, berbagai masalah kesehatan mungkin terjadi pada pengungsi.
Sehingga risiko terjadinya penyakit pun meningkat jika kebersihan tempat pengungsian
tidak terjaga dengan baik.

Lalu, berikut ini merupakan ancaman penyakit yang dapat menyerang pengungsi gempa
Lombok :

1. Diare

Penyakit diare biasanya menghantui pengungsi karena tidak terjaganya kebersihan makanan
yang ada di dapur umum. Dengan logistik yang terbatas, membuat korban bencana tidak
memiliki pilihan makanan untuk disantap. Kebersihannya juga tidak ada yang menjamin.

2. Penyakit kulit
Masalah kebersihan tidak hanya menyebabkan diare, tetapi juga bisa menyerang kulit.
Biasanya, para korban gempa di tempat-tempat pengungsian akan kesulitan mendapatkan
akses air bersih. Akibatnya, kesulitan ini akan membuat para pengungsi tidak nyaman untuk
mandi sehingga kerap melewatkan mandi. Tubuh pun bisa gatal-gatal yang biasanya muncul
karena jamur.

3. Depresi

Depresi juga rentan dialami para pengungsi bencana alam. Penyebabnya adalah karena
musibah tersebut mengakibatkan duka dan kerugian, seperti kehilangan anggota keluarga
atau kerabat, kehilangan rumah dan harta benda, dan masih banyak lagi.

Selain tiga masalah di atas, kelaparan juga menjadi salah satu faktor utama yang harus
diperhatikan. Dengan keterbatasan sumber makanan, kelaparan bisa menimbulkan berbagai
penyakit lain.

Kondisi pengungsian memang sering kali jauh dari kata ideal dalam kebersihan, sehingga
kondisi ini rentan menyebabkan berbagai masalah kesehatan bagi pengungsi. Walaupun
begitu, para pengungsi gempa Lombok bisa menurunkan risiko penyakit yang mengintai di
tempat pengungsian, yaitu dengan melakukan hal sesederhana mencuci tangan dengan
sabun dan air mengalir sebelum makan. Selain itu, gunakan masker jika sedang batuk atau
pilek, dan jika sakit sebaiknya segera memeriksakan diri ke pos kesehatan yang ada di
sekitar lokasi pengungsian.

Nama : Iftianti

NIM : 4001150012

Email : iftiaanti@gmail.com

No Wa : 081910433654