Está en la página 1de 4

PERANCANGAN INSTALASI LISTRIK BERBASIS REMOTE CONTROL

Muhammad Nawir*), Hidayat Asmar*), Ansar Suyuti**), Syafaruddin**)


*) Mahasiswa Jurusan Teknik Elektro Fakultas Teknik Universitas Hasanuddin
**) Dosen Jurusan Teknik Elektro Fakultas Teknik Universitas Hasanuddin

ABSTRAK

Penelitian ini membahas tentang proses perancangan dan pembuatan system instalasi listrik kendali
jarak jauh berbasis mikrokontroler dengan menggunakan remote control. Pada prinsipnya, system digunakan
untuk mengendalikan seluruh peralatan elektronik rumah tangga, terutama instalasi penerangan. Hal ini bisa
terjadi dengan memanfaatkan sinar inframerah yang dihasilkan oleh LED inframerah pada remote control.
Sinar inframerah tersebut membawa pulsa dengan kode tertentu, dan mewakili setiap tombol yang ada pada
remote control. Sinar inframerah akan ditangkap oleh detektror inframerah (TSOP 34838) dan selanjutnya
diterjemahkan menjadi kode-kode biner. Keluaran dari TSOP 34838 berupa data utuh akan diolah dengan
menggunakan Mikrokontroler AT89S51. Mikrokontroler AT89S51 diprogram khusus untuk mengolah dan
menata sistem kerja dari rangkaian mikrokontroler agar bekerja sesuai dengan yang diharapkan. Sebagai
hasilnya, mikrokontroler akan mengenergized relay sehingga posisi relay yang awalnya normaly open akan
menjadi normally close yang membuat peralatan listrik aktif. Hasil dari pembuatan alat ini adalah dengan
melakukan analisa pengujian terhadap alat untuk mengetahui akurasi pengukurannya. Hasil analisa tersebut
menghasilkan kesimpulan tentang kelebihan dan kekurangan alat ini untuk selanjutnya dapat dikoreksi dan
dikembangkan lebih lanjut.

Kata Kunci : Instalasi Listrik, Mikrokontroler, Remote Control, detektor inframerah.

I. PENDAHULUAN memiliki bentuk fisik yang kecil namun jarak kerja


peralatan hanya mencapai 20 meter tanpa halangan
Perkembangan ilmu pengetahuan memicu serta tidak ada sistem cadangan jika terjadi
manusia membuat teknologi yang baru dan gangguan pada peralatan.
modern.Tujuannya tidak lain adalah untuk Dalam penelitian ini kami akan membuat
memperoleh hidup lebih baik, lebih aman, mudah, konsep smart home dengan remote control.
nyaman dan sebagainya. Perkembangan teknologi Meskipun dimensi peralatan ini cukup besar namun
yang tengah berkembang saat ini adalah Smart jarak jangkauan dapat mencapai 77 m, remot yang
Grid yaitu metode pengaplikasian sistem tenaga digunakan merupakan remot universal sehingga
listrik dengan memanfaatkan teknologi dapat digunakan untuk peralatan listrik lain. Yang
komunikasi, komputer, dan siber. Teknologi Smart paling penting adalah sistem smart home yang
Grid ini sendiri bertujuan untuk penghematan kami buat memiliki sistem cadangan berupa sakelar
penggunaan sumber energi listrik.[14] tukar yang dikombinasikan dengan relay yang
Untuk skala yang lebih kecil dikenal dapat difungsikan ketika sistem mengalami
istilah Smart home atau rumah cerdas. Prinsipnya gangguan.
hampir sama dengan Smart Grid namun memiliki
cakupan yang lebih sempit. Konsep rumah cerdas
identik dengan sistem otomatis yang dapat II. PEMBAHASAN
menghemat waktu dan tenaga, dimana kita dapat
mengontrol seluruh peralatan listrik dari satu Sistem ini merupakan sistem yang
tempat atau bahkan peralatan listrik bekerja secara dirancang untuk mengendalikan instalasi listrik di
otomatis tanpa membutuhkan perintah. mana dalam penelitian ini menggunakan LED
Konsep rumah cerdas sudah banyak sebagai indikatornya. Ketika kita menekan tombol
dikembangkan mulai dengan menggunakan remote pada remot, maka LED infra merah pada remot
control, komputer server atau sensor-sensor akan menghasilkan sinyal pulsa. Sinyal pulsa yang
lainnya. Namun sebuah rumah tercanggih pun pasti dihasilkan merupakan sinyal yang telah dimodulasi.
menggunakan televisi sebagai media informasi dan Sinyal modulasi ini membawa sinyal informasi
hiburan untuk keluarga, konsep televisi hingga dengan kode tertentu (setiap tombol memiliki kode
sekarang ini juga masih menggunakan remote yang berbeda). Setelah itu sinyal akan ditangkap
control inframerah. oleh detektor inframerah (TSOP 34838). Di dalam
Sehingga kami memilih remote control detektor inframerah, sinyal modulasi disaring oleh
inframerah sebagai media untuk mengontrol BPF (Band Pass Filter) dan di-demodulasi
peralatan listrik rumah tangga. Konsep rumah kemudian diterjemahkan ke dalam bentuk biner
cerdas dengan remote control memang sudah untuk selanjutnya diolah dalam mikrokontroller
banyak dibuat dan diproduksi, kebanyakan berupa AT89S51. Hasil pembacaan AT89S51 akan
remote sepasang dengan sebuah kotak yang berisi membuat relay energized. Kontak dari relay akan
penerima, mikrokontroler, dan relay. Peralatan ini berubah posisi yaitu NO jadi close dan NC jadi

1
open. Dengan demikian, relay bertindak sebagai Bahasa pemrograman yang digunakan
sakelar kendali jarak jauh untuk beban. Kemudian untuk mengontrol sistem instalasi listrik adalah
kami menggunakan sakelar tukar yang dipasang bahasa pemrograman assembly.
dengan relay tersebut, sehingga instalasi listrik ini
nantinya bisa dikontrol dengan remot dan dengan
sakelar.[10]
Prinsip kerja dari sistem yang kami buat adalah
sebagai berikut :

Gambar 1. Blok diagram sistem kerja alat

Gambar 3. Program Rangkaian Kontrol


Pada rangkaian mikrokontroler diberikan
Pada gambar dibawah ini bisa dilihat suatu
rangkaian reset dan clock. Untuk clock, digunakan
miniatur instalasi listrik rumah sederhana, dimana
cyrstal 11.0592 MHz. Sebagai power supply setiap ruangan memiliki sakelar masing-masing
rangkaian, digunakan sumber 5 volt. Sinyal sehingga kita dapat mengendalikan peralatan listrik
keluaran dari detektor inframerah kemudian dengan dua cara. Dalam pengaplikasian peralatan
menjadi masukan bagi mikrokontroler AT89S51. ini pada sebuah rumah yang telah memiliki intalasi
Di dalam mikrokontroler, sinyal tersebut akan listrik, maka perlu dilakukan beberapa perombakan
diolah sesuai dengan program yang telah di- dan penambahan jumlah kabel guna
menghubungkan seluruh system intalasi dengan
download. Pensakelaran suplai lampu dilakukan
peralatan yang telah kami buat. Sedangkan
oleh sakelar dan relay, relay yang dikendalikan permasalahan sakelar hanya sebagai backup dari
oleh IC ULN2003A. Dalam setiap relay, system otomatis.
dihubungkan sebuah LED yang dipasang secara
paralel. LED berfungsi sebagai indikator. Ketika
relay energized, maka indikator LED akan ikut
menyala. Sebaliknya LED tidak menyala
menandakan relay tidak energized.

Gambar 2. Schematic rangkaian mikrokontroler


dan rangkaian relay.

Gambar 4. Miniatur instalasi listrik rumah


sederhana

2
Tabel 1. Tabel pengujian penerima inframerah menandakan LED tidak mendapakan sinyal pulsa
saat siang hari (tombol remot tidak ditekan). Sesuai dengan hasil
pengujian pula, terlihat bahwa detektor tersebut
mampu menerima sinyal remote control dengan
baik maksimal 44 meter untuk sudut 0o, 16,5 meter
untuk sudut 45 o, jarak 11 meter untuk sudut 90o,
dan jarak 8,8 meter untuk sudut 180 o, data ini
diambil pada siang hari. Sedangkan data yang
didapatkan pada malam hari detektor tersebut
mampu menerima sinyal remote control dengan
baik maksimal 77 meter untuk sudut 0o, 27,5 meter
untuk sudut 45 o, dan jarak 22 meter untuk sudut
90o , dan jarak 19,8 meter untuk sudut 90o.

Tabel 3. Tabel pengujian mikrokontroler

Berdasarkan tabel di atas, terlihat bahwa


mikrokontroler telah berfungsi dengan baik.
Namun perlu diketahui bahwa data di atas adalah
ketika tombol masing-masing ditekan satu kali.
Ketika masing-masing tombol ditekan lagi untuk
Tabel 1. Tabel pengujian penerima inframerah kedua kalinya, maka LED akan padam (off) sesuai
saat malam hari dengan tombol yang ditekan.

Tabel 4. Tabel pengujian sistem keseluruhan

Dari Tabel di atas, terlihat bahwa tombol


pada remote control masing-masing mengon dan
meng-off-kan beban yang berbeda. Ini
menunjukkan bahwa setiap tombol membawa paket
kode yang berbeda-beda. Pada pengujian alat,
tombol ditekan secara bergantian dari tombol 1
Dari hasil pengujian di atas, terlihat ada sampai 5. Dengan demikian, relay secara berurutan
dua kondisi yang ditunjukkan oleh LED, yaitu akan diaktifkan. Ketika tombol 1 ditekan sekali
berkedip dan menyala. Kondisi LED berkedip lagi, maka beban akan off. Hal ini berlaku pula
menandakan LED memperoleh sinyal pulsa yang pada tombol 2 sampai 5. Kemudian kami
dilewatkan oleh detektor inframerah (TSOP melakukan pengujian dengan menggunakan
34838), yaitu ketika salah satu tombol remot sakelar, jadi kita bisa meng-on dan meng-off-kan
ditekan. Sedangkan pada kondisi LED menyala, peralatan listrik.

3
III. KESIMPULAN DAN SARAN 9. Rahmat, Juni 2010. Menghidupkan lampu
kamar dengan remote control. (online)
Detektor infra merah lebik optimal (http://rahmattehnik.blogspot.com/2010/06/m
digunakan pada malam hari dimana jarak
enghidupkan-lampu-kamar-dengan-
jangkauan bisa mencapai 77 meter , sedangkan
pada siang hari hanya 44 meter. remote.html, diakses 12 Maret 2012)
Pengiriman kode remote control 10. Subagja Ricki, Agustus 2009. Alat Pengontrol
menggunakan tipe space dan setiap tombol Rumah Tangga. (online)
mengirimkan kode yang berbeda-beda. (http://elib.unikom.ac.id/files/disk1/395/jbptu
Ada 6 tombol remote control yang nikompp-gdl-rickisubag-19706-6-babiir-v.pdf,
digunakan dalam sistem ini, yaitu tombol “power”, diakses 9 Januari 2012)
“1”, “2”, “3”, “4”, dan “5”, yang masing-masing 11. Supryanto Joko, Maret 2011.Inframerah di
fungsinya untuk mengaktifkan (on) dan Remote TV. (online)
menonaktifkan (off) peralatan rumah tangga. (http://www.mansaba.sch.id/web_saba/scienc
Peralatan ini nantinya dapat e-/180-infra-merah-di-remote-tv-.html,
dikembangkan dengan memaksimalkan seluruh diakses 9 Maret 2012)
fungsi tombol pada remote control, maka beban 12. Supriyanto, Januari 2009. Pengontrol lampu
yang akan dikontrol oleh remot dapat ditambahkan. menggunakan remote control TV. (online)
Pengembangan lain yang dapat dikembangkan (http://elib.unikom.ac.id/gdl.php, diakses 12
adalah dengan menggunakan sensor yang tidak Maret 2012)
harus line of sight. 13. Widodo, Mei 2011. Kendali Alat dengan
Remote TV , Mikro AVR & Relay Board.
DAFTAR PUSTAKA (online)
(http://widodo.com/elektronika/kendali-alat-
1. Ayala, Kenneth J. 1991. The 8051 dengan-remote-tv/, diakses 12 Maret 2012)
Microcontroller, Prentice Hall, St. Paul. 14. Wikipedia, April 2009. Smardgrid. (online)
2. Barbara H.Stuart. 2004. Infrared (http://en.wikipedia.org/wiki/smart_grid,
spectroscopy: Fundamentals And
diakses 29 Mei 2012)
Applications, Wiley & Sons Ltd, England.
3. Steiner Craig. 2005. The 8051/8052
Microcontroller, Universal Publisher, Florida.
4. Faiz Muhammad, Juli 2007. Rangkaian
Power On Reset. (online)
(http://www.scribd.com/doc/69906029/7/Gam
bar-2-1-Rangkaian-power-on-Reset, diakses 9
Januari 2012)
5. Knowledge Base, September 2009. Protokol
RC5. (online)
(http://www.sbprojects.com/knowledge/ir/rc5.
php, diakses 9 Januari 2012)
6. Kusyono, Tujiah dan Nuryanto, November
2011. inframerah. (online)
(http://gandeng-
gandeng.blogspot.com/2012/02/v-
behaviorurldefaultvmlo.html, diakses 9 Maret
2012)
7. Paulus, Oktober 2008. Pengendali peralatan
rumah tangga dengan remote control sony
dan DST-52 (online) (http://delta-
electronic.com/article/?p=511, diakses 12
Maret 2012)
8. Paulus, September 2011. Kendali saklar
dengan remote Sony. (online) (http://delta-
electronic.com/article/?p=744, diakses 12
Maret 2012)