Está en la página 1de 10

MODALS

Evina Yolinzatira / 1621030184

Muamalah

Universitas Islam Negri Raden Intan Lampung

ABSTRAK

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengkaji tiga permasalahan pokok terkait kata kerja bantu
modal atau modal sebagai pengungkap sistem modalitas bahasa Inggris, yakni: 1) modal primer
sebagai pengungkap sistem modalitas; 2) modal sekunder sebagai pengungkap sistem modalitas;
dan 3) padanan modal tersebut dalam bahasa Indonesia. Data penelitian ini diambil dari berbagai
sumber buku tata bahasa Inggris, buku-buku yang berkaitan dengan topik penelitian, dan sebuah
novel berbahasa Inggris berjudul Twilight, dengan teknik pengumpulan data dilakukan dengan
menggunakan metode simak dan catat. Buku tata bahasa Inggris yang digunakan adalah buku
yang ditulis oleh Quirk et al., Frank Palmer, dan Geoffrey Leech, sedangkan buku tata bahasa
Indonesia adalah buku yang ditulis oleh Hasan Alwi. Penelitian ini menggunakan metode
kualitatif deskriptif yaitu hasil analisis disajikan secara deskriptif dan bentuk tabel. Hasil analisis
penelitian ini menunjukkan bahwa modal bahasa Inggris mengungkapkan paling tidak tiga jenis
modalitas yaitu modalitas epistemik, modalitas deontik, dan modalitas dinamik, dengan kadar
yang berbeda-beda sesuai dengan pikiran pembicara; kemungkinan, kemungkinan yang kuat, dan
keperluan. Modal primer may mengungkap modalitas epistemik dan deontik, can mengungkap
ketiga jenis modalitas, must mengungkap modalitas epistemik dan deontik, will mengungkap
modalitas epistemik dan dinamik, dan shall mengungkap modalitas deontik. Modal sekunder
mengungkap jenis modalitas yang sama dengan modal primer; yaitu might, could, should dan
ought to, dan would adalah berturut-turut modal sekunder dari may, can, must, dan will, dengan
interpretasi tambahan yaitu penanda temporalitas, kesantunan, dan pengandaian.

Kata Kunci : kata kerja bantu modal , modalitas, semantic kesopanan. Modal auxiliary verbs,
modality, semantics, politeness.
PENDAHULUAN

Bahasa Inggris bukan lah bahasa yang asing lagi untuk saat ini. Bahasa Inggris kini sudah
menjadi second mother language setelah bahasa Indonesia. Hal ini dikarenakan bahasa Inggris
merupakan bahasa Internasional. Bahasa pemersatu antar Negara diseluruh belahan dunia, guna
melancarkan komunikasi yang terjalin diantara keduanya. Oleh karena itu bahasa Inggris sudah
dikenalkan sejak dini. Mulai dari belajar mengartikan dan menghafal kata sampai merangkai
beberapa kata sehingga menjadi sebuah kalimat. Dalam bahasa Inggris kita mengenal banyak
sekali macam kalimat baik berdasarkan waktu kejadian kalimat itu berlangsung, dan struktur
kata pembentuk kalimat itu sendiri.

Dalam bahasa Inggris ada beberapa kata yang mendapat perlakuan istimewa. Kata ini
biasa disebut dengan modals. Dimana ada ketentuan khusus dalam pemakaiannya. Ada beberapa
bentuk kata modals yang akan kami bahas dalam makalah ini. Betapa pentingnya kita harus
mempelajari bahasa inggris sesuai dengan struktur yang benar,sehingga kita tidak salah dalam
memakai modals dan itu tidak menimbulkan makna yang salah

PENGERTIAN

Modal atau modalitas adalah bentuk kata yang membantu kata kerja. Modal harus disandingkan
dengan verbs. Oleh karenanya, modal juga sering dinamakan kata kerja ganti.

Adapun beberapa jenis modal, yaitu modals present dan modals past.

modals present :

Can

Will

Shall
May

Must

Should

Ought to

modals past

Could

Would

Should

Might

Had to

Namun terkadang kedua jenis modal tersebut memiliki makna yang sama, contoh:

Can/could : be capable of. be able to. manage to

Will/shall : he doing to, be about to

May/might : perhaps, probable, possible, presumable bad better, be supposed to

to be yang digunakan : is, am. are, was, dan were.

Adapun rumus darri modals, yaitu:

Positive ( + )= S + modal + V1 + ( O )

negative ( – ) = S + modal + not + V1 + ( O )

introgrative ( ? )= modal + S + V1 + ( O ) ?

2. Penggunaan Dan Contoh Modals

1. Menyatakan Kemampuan (can dan could)


Can digunakan untuk menyatakan kemampuan di masa sekarang (present), sedangkan could
digunakan untuk menunjukkan kemampuan di masa lampau (past).

Contoh:

I can sing, but I can’t dance.

When she was twenty, she could dance all night.

I couldn’t finish my dinner, because I had a stomachache.

2. Menyatakan Perkiraan (will dan shall)

Will dan Shall mengandung arti akan. Walaupun artinya sama, kedua modals tersebut berbeda
subjeknya. Will bisa dipakai untuk semua subjek, sedangkan shall hanya untuk I dan we.

Contoh:

Sule will be in Jakarta this evening.

I shall/will visit my friend tomorrow.

3. Menyatakan Penawaran (will dan would you like…?)

Will dan would you like…? digunakan untuk menyatakan penawaran dalam waktu sekarang dan
yang akan datang (future). Bedanya, would you like…? digunakan dalam kalimat pertanyaan dan
merupakan ungkapan penawaran yang lebih formal/resmi daripada will.

Contoh:

He will help you if you want.

Would you like to come to her office?

Would you like a glass of water?

4. Mengungkapkan Permintaan

Ada dua jenis permintaan: meminta sesuatu/izin dan tolong. Jika Anda meminta sesuatu atau
izin, gunakan may I, could I, can I, atau might I.
May dan could digunakan dalam situasi formal dan sopan, sedangkan can dalam situasi informal
(biasanya untuk teman). Adapun might cukup sopan, namun jarang digunakan.

Contoh :

May I borrow you notebook?

Could I borrow your notebook?

Can I borrow your notebook?

Might I borrow your notebook?

Sementara itu, jika Anda meminta tolong kepada orang lain, gunakan would you, will you, could
you, dan can you.

Contoh:

Would you send the letter to my friend? [lebih sopan]

Will you send the letter to my friend? [formal]

Could you send the letter to my friend? [formal]

Can you send the letter to my friend? [informal]

5. Menyatakan Keharusan (must dan have to)

Must dan have to digunakan untuk menyatakan keharusan di masa sekarang. Bedanya, must
menunjukkan tingkat keharusan yang lebih kuat dibandingkan have to.

Contoh :

You must keep my secret.

We have to go now.

She has to go now.

Untuk menyatakan keharusan di masa lampau, gunakan had to.


Contoh:

I had to do my homework yesterday.

We had to go to Lampung last night.

6. Menyatakan Ketidakharusan

Modals yang dipakai untuk menyatakan ketidakharusan adalah bentuk negatif have to yaitu
do/does/did not have to). Do/does not have to digunakan untuk waktu sekarang, sedangkan did
not have to digunakan untuk waktu lampau.

Contoh:

She does not have to spend a lot of money if she knows blogging basics.

I did not have to go to the doctor.

7. Menyatakan Larangan (must not)

Untuk menyatakan larangan, modals yang digunakan adalah must not yang artinya tidak boleh.

Contoh :

You must not running here.

We must not tell anyone our secret.

8. Menyatakan Kepastian

Untuk menyatakan kepastian, gunakan must, may, might, dan can. Tingkat kepastian untuk must
95%, sedangkan may/might/can kurang dari 50%.

Contoh :

She must be sick.

She may be sick.

She might be sick.


She can be sick.

9. Memberikan Nasihat

Untuk memberikan nasihat, modal yang digunakan adalah should, ought to, dan had better.
Semua modals ini digunakan dalam masa sekarang. Dibanding should dan ought to, had better
lebih kuat dalam memberikan nasihat.

Contoh :

You should stop laughing.

You ought to stop laughing.

You had better stop laughing.

10. Memberikan atau Meminta Usulan

Untuk memberikan usulan, gunakan shall I…? (bagaimana kalau saya…?) atau shall we…?
(bagaimana kalau kita…?).

Contohnya:

Shall we go now?

Shall I open the door?

Sementara itu, untuk meminta saran, gunakan juga shall I…? atau shall we…?

Contoh:

What shall I wear?

What time shall we meet?


JENIS-JENIS MODALS

Modal dapat dibagi menjadi dua jenis:

1. Modal Aktif – Modal Konkrit, yaitu kekayaan

yang dimiliki oleh suatu perusahaan. Terdapat

dalam neraca sebelah debet.

terdapat 2 jenis modal aktif: Aktiva Lancar dan

Aktiva tetap

2. Modal Pasif – Modal Abstrak- Modal

Finansiil, yaitu sumber-sumber dari mana dana

diperoleh. Terdapat dalam Neraca sebelah kredit.

Terdapat 2 jenis modal pasif yaitu: Modal asing

dan Modal sendiri

MODAL AKTIF

► Berdasarkan fungsi bekerjanya modal aktif dapat

dibedakan menjadi: Modal Kerja (Working Capital

Assets) – Aktiva Lancar dan Modal Tetap (Fixed

Capital Assets) – Aktiva Tetap

► Perimbangan kedua aktiva tersebut akan

menentukan “Struktur Kekayaan”

► Aktiva Lancar adalah aktiva yang habis dalam satu

kali perputaran dalam proses produksi, biasanya


kurang dari satu tahun.

► Aktiva lancar adalah aktiva yang dapat diuangkan

dalam waktu yang pendek.

PENUTUP

Modal adalah kata kerja bantu seperti akan, seharusnya, dapat, boleh, berani, harus, terbiasa, dan
sebagainya.

Rumus verbal:

(+) S + Modal + V-1 + O

(-) S + Modal + not + V-1 + O

(?) Modal + S + V-1 + O ?

Rumus nominal:

(+) S + Modal + be + C

( -) S + Modal + not + be + C

(?) Modal + S + be + C ?
DAFTAR PUSTAKA

Azar Betty Schrampfer,1999,understanding and using English grammar, Jakarta : Longman/page


151-172.

J.Hall Eugene,1993,building English sentences, Jakarta :Binaputra Aksara/page 10-20.

http://celotehan.faluphi.com/2010/03/1.html