Está en la página 1de 16

ASUHAN KEBIDANAN PADA KEHAMILAN PATOLOGI

TERHADAP Ny. S DENGAN KEHAMILAN EKTOPIK TERGANGGU


DIRUANG KEBIDANAN RSUD PRINGSEWU

I. PENGKAJIAN
Pada tanggal : 2 Januari 2009 Pukul : 19.50 WIB
Oleh : Ni Made Marnita Astuti

A. IDENTITAS
Nama Ibu : Ny. S Nama Suami : Tn. Y
Umur : 42 th Umur : 44 th
Kebangsaan : Jawa/ Indonesia Kebangsaan : Jawa/Indonesia
Agama : Islam Agama : Islam
Pendidikan : SMA Pendidikan : SMA
Pekerjaan : IRT Pekerjaan : Wiraswasta
Alamat : Sumber Rejo Alamat : Sumber Rejo

Alasan kunjungan antenatal :


Ibu datang ke RSUD Pringsewu tanggal 2 Januari 2009, pukul 19.40 WIB,
dengan keluhan nyeri perut bagian bawah yang sebelah kiri seperti diiris dengan
pisau dan adanya pengeluaran darah pervaginam sudah 1 bualan.

B. RIWAYAT KEHAMILAN SAAT INI


1. Ibu G4 P3 A0
2. Riwayat menstruasi : HPHT : 5 Nopember 2008 (tidak pasti), lamanya
: 6-7 hari, banyaknya 3 x ganti pembalut, siklus : 28 hari (tidak teratur ),
konsistensi cair, Tp : 12 Agustus 2009.
3. Tanda-tanda kehamilan : PP test (+), amenorea.
4. Pemeriksaan antenatal yang telah dilakukan ke Bidan sudah 1 kali.
5. Pergerakan fetus yang dirasakan pertama kali : Belum dirasakan
6. Pergerakan fetus dalam 24 jam terakhir :
Ibu mengatakan tidak pernah merasakan gerakan janin

7. Keluhan umum yang dirasakan :


Ibu mengatakan dari awal kehamilan merasa cepat lelah dan pusing.
8. Riwayat imunisasi : Ibu belum mendapatkan imunisasi TT.
9. Obat-obatan yang pernah dikonsumsi :
Ibu mengatakan tidak pernah mengkonsumsi obat-obatan dari warung kecuali
dari Bidan seperti tablet besi ( fe ).
10. Kontrasepsi yang pernah digunakan:
Ibu mengatakan menggunakan alat kontrasepsi.pill.
11. Pola eliminasi
a. BAB :
Ibu mengatakan BAB 1-2 kali/ hari setiap pagi dengan konsistensi lembek,
berwarna kuning dan berbau khas.
b. BAK :
Ibu mengatakan BAK 5-6 kali/ hari, dengan konsistensi cair, berwarna
kekuningan, dan berbau khas.
c. Apakah ada keluhan ?
Ibu mengatakan tidak ada keluhan pada pola eliminasi.
12. Pola Makan dan Minum
a. Makan dan minum
Ibu mengatakan dalam sehari makan 3 kali makan dengan porsi lebih
banyak dengan menggunakan nasi, sayur, lauk pauk, dan buah. Ibu minum
7-8 kali/ hari.
b. Apakah ada keluhan ?
Ibu mengatakan tidak ada keluhan pada pola makan dan minum.
13. Pola Tidur
Ibu mengatakan pola tidur nya teratur, tidur malam ± 7- 8 jam / hari.dan
kadang-kadang Ibu tidur siang ± 2 jam/ hari.
14. Keadaan psikologis Ibu
a. Psikologis Ibu
Ibu terlihat cemas dengan keadaan kehamilannya.
b. Dukungan keluarga
Keluarga memberi semangat pada Ibu untuk selalu sabar dalam
menghadapi masalahnya.
C. RIWAYAT KEHAMILAN, PERSALINAN, NIFAS YANG LALU
Jenis Penyakit Anak
Tgl/Thn Tempat Usia Penolon
No persalina yang
persalinan pertolongan kehamilan g JK BB PB K/U
n menyertai
23-11-
1. BPS Aterm Spontan Bidan - ♀ 3800 48 Baik
1997
2. 12-4-2000 BPS Aterm Spontan Bidan - ♀ 3900 49 Baik
3. 17-8-2003 BPS Aterm Spontan Bidan - ♂ 3600 46 Baik
Kehamila
4. - - - - - - - - -
n ini

D. RIWAYAT KESEHATAN
1. Riwayat penyakit yang pernah / sedang diderita :
Ibu mengatakan tidak pernah menderita penyakit menular seperti malaria dan
thypoid, menahun dan menurun, seperti HIV, AIDS, Asma, jantung, diabetes
melitus, dan hipertensi.
2. Perilaku kesehatan :
Baik, Ibu mengatakan tidak pernah merokok, minum-minuman keras, dan
minum jamu.Ibu mandi 2 x / hari dan berganti pakaian dalam 2-3 x / hari.
3. Riwayat kesehatan keluarga :
Ibu mengatakan anggota keluarganya tidak ada yang memiliki penyakit
menular, menahun, dan menurun, seperti Aids, Asma, HIV, Diaberes melitus,
jantung, dan hipertensi.

E. RIWAYAT SOSIAL
1. Apakah kehamilan ini direncanakan
:
Ibu mengatakan kehamilan ini tidak direncanakan.
2. Jenis kelamin yang diharapkan
:-
3. Status perkawinan :
Ibu mengatakan 1 kali menikah lama pernikahan 19 tahun.
4. Susunan keluarga yang tinggal
serumah :
Ibu mengatakan tinggal dirumah baersama sauami dan 3 orang anak.
5. Pemegang keputusan dalam keluarga
:
Ibu mengatakan pemegang keputusan dalam keluarganya adalah suami.
6. Kepercayaan yang berhubungan
dengan kehamilan, persalinan, dan nifas :
Ibu mengatakan tidak ada pantangan- pantangan pada makanan dan Ibu tidak
menganut kepercayaan yang berhubungan dengan kehamilan, persalinan, dan
nifas.
F. PEMERIKSAAN
1. Keadaan umum : Baik
2. Kesadaran : Composmentis
3. Keadaan emosional : Stabil dan ekspresi wajah ibu sangat kesakitan.
4. Tanda vital
TD : 90/50 mmhg Suhu : 36° C
Nadi : 82 x / menit Respirasi : 24 x / menit.
5. Tinggi Badan : 156 Cm BB saat ini : 51 kg
BB sebelum hamil : 48 kg LLA : 23,5 Cm
6. Pemeriksaan Fisik :
a. Rambut
Rambut Ibu bersih, berwarna hitam, tidak mudah rontok, tidak terdapat
peradangan pada kulit kepala dan tidak berketombe.
b. Mata
Mata Ibu simetris, tidak strabismus, kelopak mata tidak oedem,
konjungtiva an anemis, sklera an ikterik.
c. Hidung
Hidung Ibu bersih, tidak ada serumen yang keluar dari hidung, fungsi
penciuman baik, tidak terdapat polip pada hidung, tidak ada tanda-tanda
peradangan.
d. Telinga
Telinga Ibu bersih, tidak ada serumen yang keluar dari telinga, fungsi
pendengaran baik, tidak ada tanda-tanda peradangan.
e. Mulut dan Gigi
Mulut Ibu bersih, lidah dan geraham bersih, tidak ada stomatitis dan
sariawan.
Gigi Ibu tidak ada caries, gigi tidak berlubang, dan tidak ada gigi palsu.
f. Leher
Tidak ada pembesaran kelenjar thyroid, tidak ada pembesaran kelenjar
getah bening, tidak ada kaku kuduk, tidak ada pembesaran vena jugularis.
g. Dada
(1) Jantung : Normal, terdengar bunyi jantung lub-dup
(2) Paru- paru : Normal, tidak ada bunyi ronchi saat inspirasi dan
bunyi wheezing saat ekspirasi.
(3) Payudara : Areola mamae berwarna kehitaman, puting susu
menonjol, pengeluaran tidak ada.
h. Abdomen
(1) Inspeksi :
Tidak ada luka bekas operasi.
(2) Palpasi, leopold, Mc. Donald, Tbj
Palpasi : Ballotement belum teraba, ada nyeri tekan pada perut bagian
bawah yang sebelah kiri.
(3) Auskultasi : −
i. Punggung dan pinggang
Tidak ada nyeri ketuk pada pinggang.
j. Ekstremitas atas dan bawah
Ekstremitas atas : pergerakan bebas tidak ada varices, tidak ada oedem,
tidak ada kelainan.
Ekstremitas bawah: pergerakan bebas tidak ada varices, tidak ada oedem,
refleks patella (+), tidak ada kelainan.
k. Anogenital
Pada kemaluan ibu tidak ada luka, vulva tidak ada kelainan.
Pemeriksaan dalam : ada peradaarahan sedikit.
7. Pemeriksaan laboratorium
Darah : Hb : 9,4 gr
Hasil USG : terdapat kantong kehamilan diluar rahim didaerah tuba.
Urine : tidak dilakukan.

II. IDENTIFIKASI DIAGNOSA, MASALAH DAN KEBUTUHAN


Diagnosa : Ibu G4 P3 A0, hamil 8 minggu dengan Kehamilan Ektopik
Terganggu.
Dasar :
- Ibu mengatakan ini kehamilannya yang keempat dan tidak
pernah keguguraan.
- HPHT : 5 Nopember 2008, TP : 12 Agustus 2009.
- Ibu mengatakan merasa nyeri pada perut bagian bawah yang
sebelah kiri seperti diiris dengan pisau dan adanya pengeluaran
darah pervaginam sudah 1 bulan.
Masalah :
- Ibu cemas.
Dasar : Ibu mengatakan cemas dengan keadaan kehamilannya.
Kebutuhan :
- KIE
Dasar : Dengan memberikan KIE diharapkan dapat meningkatkan
kepercayaan ibu terhadap tenaga kesehatan sehingga dapat membuat
ibu merasa lebih nyaman dan tidak cemas.

III. ANTISIPASI DIAGNOSA / MASALAH POTENSIAL


- Syok hipovolemik

IV. IDENTIFIKASI KEBUTUHAN KONSULTASI, KOLABORASI,


DAN TINDAKAN SEGERA
1. Kolaborasi dengan Dokter Obgin ( spesialis kandungan ) untuk
tindakan laparatomi.
2. Pasang infus RL 20 tetes/ menit.

V. PERENCANAAN
1. Jelaskan hasil pemeriksaan pada Ibu dan keluarga
Rasional : Agar Ibu dan keluarga mengetahui hasil pemeriksaan yang
telah dilakukan.
2. Pasang infus RL 20 tts/ menit.
Rasional : Cairan RL untuk mengatasi kekurangan cairan dan
mengantisipasi terjadinya syok.
3. Kolaborasi dan konsultasi dengan Dr Sp. Og
Rasional : Kolaborasi dan konsultasi dengan Dokter Sp.Og untuk
menentukan tindakan selanjutnya.
4. Laksanakan instruksi Dr Sp.Og.
Rasional : Untuk mengatasi adanya masalah dengan terapi yang
dianjurkan dokter.
5. Isi dan minta inform consent pada keluarga
Rasioanal : Untuk mencegah terjadinya kesalahan prosedur dimata
hukum.

VI. PELAKSANAAN
1. Menjelaskan hasil pemeriksaan yang telah dilakukan pada Ibu dan
keluarga, bahwa keadaan Ibu baik dan ibu mengalami kehamilan diluar
rahim yaitu didaerah tuba.
2. Memasang infus RL 20 tts/ menit.
3. Berkolaborasi dan berkonsultasi dengan Dokter Sp. Og dalam
pemberian terapi.
Hasil konsultasinya :
- Rencana transfusi darah 2 kolf
- Pemberian obat antibiotik berupa cefotaxime (1 grm )/
iv.
- Gentamisin 80 mg/12 jam secara iv
- Rencana operasi laparataomi
4. Melaksanaakan instruksi dr. Sp.OG
 Injeksi iv per selang infus : Antibiotik cefotaxime dan
Gentamisin 80 mg.
 Trnsfusi darah.
 Memasang Dower kateter.
 Mengosongkan kandung kemih Ibu.
 Mencukur bulu pubis.
5. Mengisi dan meminta inform consent pada keluarga untuk tindakan
laparatomi/ operasi segera.
VII. EVALUASI
1. Ibu sudah mengerti dan mengetahui hasil pemeriksaan yang telah
dilakukan bahwa ibu mengalami kehamilan diluar rahim.
2. Infus RL telah terpasang 20 tts / mnt.
3. Sudah berkolaborasi dengan Dokter Sp.Og.
4. Instruksi Dokter Sp.Og telah dilaksanakan yaitu :
- Injeksi Iv per selang infus : Antibiotik
Cefotaxime 1 gram dan Genatamisin 80 mg.
- Ibu telah dipasang DC
- Kandung kemih Ibu telah dikosongkan.
- Bulu pubis Ibu telah dicukur.
- Taransfusi darah telah
dialakukan.
5. Keluarga telah mengisi dan menyetujui ( inform consent ) bahwa ibu
akan dilakukan tindakan laparatomi.
SOAP KEHAMILAN HARI PERTAMA

Hari/ tanggal : Sabtu, 3 Januari 2009


Pukul : 17.00 WIB

S : DATA SUBJEKTIF
- Ibu mengatakan perutnya masih mulas.
- Ibu mengatakan darah yang keluar dari vagina sedikit.
O : DATA OBJEKTIF
- Keadaan umum : Baik
- Kasadaran : Composmentis
- Keadaan emosional : Stabil
- Tanda vital
- TD : 100/70 mmhg Suhu : 36 C
- Nadi : 80 x / menit RR : 21 x / mnt.
- Kontraksi uterus baik, teraba keras, perdarahan post laparatomi hari ke
I sedikit.
A : ANALISA DATA
- Diagnosa : Ibu P4 A0, post laparatomi dengan
kehamilan ektopik terganggu hari I.
- Masalah : Tidak ada
- Kebutuhan : Tidak ada.
P : PERENCANAAN
1. Observasi keadaan umum dan tanada-tanada vital ibu
Rasional : Untuk menagetahui keadaan akeseaahatan ibu
2. Jelaasakan apada ibu tentang rasa mulas yang dirasaakananya
Rasional : Agar ibu mengetahui keadaannya dan ibu tidak cemas
3. Lanjutkan terapi sesuai dengan instruksi dokter Sp.OG
Rasional : Agar ibu mendapatkan terapi yang tepat.

4. Anjurkan ibu untuk menjaga personal hygiene


Rasioanal : Agar kaebersihan diri ibu tetap terjaga sehingga dapat
mencegah terjadinya infeksi.
PELAKSANAAN
1. Mealakaukan observasi keadaan umum dan atanda-atanda vital ibu (suhu,
RR,Nadi,TD)
2. Menjelaskan kepada ibu tentang arasa mulas yang dirasakannya, bahawa rasa
mulas tersebut adalah fisiologis.
3. Melanjutkan terapi sesuai dengan instruksi Dokter Sp. OG, yaitu :
Terapi injeksi Vicillin 1 gram/8 jam seacara iv
Terapi injeksi Gentamisin 80 mg/12 jam secara iv
Terapi injeksi Rolac 1 amp/8 jam secara iv.
4. Menganjurkan ibu untuk menjaga personal hygiene dengan :
 Mandi 2x/hari dengan menggunakan kain yang dibasahi air hangat.
 Mengganti pembalut 2-3x/hari atau jika merasa basah
 Menggosok gaiagi setiap kali mandi
 Mengaganti pakaian 2x/ahari
PENILAIAN
1. Keadaan umum ibu baik
TTV :
Suhu : 36 C Nadi : 80x/menit
RR : 21x/menit TD : 100/70 mmhg
2. Ibu mengerti tentang rasa mulas ayang dialaminya adalah fisiolagis dan tidak
cemas lagi.
3. Terapi injeksi telah diberikan kepada ibu, yaitu :
 injeksi Vicillin 1 gram seacara iv
 injeksi Gentamisin 80 mg secara iv
 injeksi Rolac 1 amp secara iv
4. Ibu mengatakan akan menjaga personal hygiene.

SOAP KEHAMILAN HARI KEDUA


Hari/tanggal : 4 Januari 2009
Pukul : 10.00 WIB

S : DATA SUBJEKTIF
- Ibu mengatakan rasa mulas pada perutnya sudah mulai berkurang.
- Ibu mengatakan keadaannya sudah mulai membaik.
O : DATA OBJEKTIF
 Keadaan umum Ibu baik, kesadaran composmentis.
 TTV : TD : 100/70 mmhg R : 21 x /
mnt
Nadi : 80 x / mnt S : 36,3 C
 Ada perdarahan sedikit yang keluar dari vagina.
A : ANALISA DATA
 Diagnosa : Ibu P4 A0 dengan post laparatomi hari kedua
 Dasar : Klien telah dilakukan laparatomi pada tanggal
3 Januari 2009 pukul 10.00 WIB.
 Masalah : Tidak ada
 Kebutuhan : Tidak ada
P : PERENCANAAN
1. Observasi keadaan umum dan tanda-tanda vital ibu
Rasional : Untuk mengetahui keadaan kesehatan ibu
2. Observasi keadaan luka hecting
Rasional : Untuk mengetahui keadaan luka yang dialami ibu.
3. Anjurkan ibu untuk banyak istirahat
Rasional : Agar kondisi ibu tetap terjaga dan tidak mudah lelah.
4. Anjurkan pada ibu untuk mengkonsumsi makanan yang bergizi dan
seimbang
Rasional : Agar kebutuhan nutrisi ibu dapat terpenuhi.
5. Lanjutkan terapi sesuai dengan instruksi Dokter.
Rasional : Agar klien mendapatkan terapi yang tepat
PELAKSANAAN
1. Mealakukan observasi keadaan umum dan tanda-tanda vital ibu
2. Melakukan observasi keadaan luka hecting.
3. Menganjurkan ibu untuk banyak istirahat.
4. Menganjurkan pada ibu untuk mengkonsumsi makanan yang bergizi dan
seimbang, makan dengan menu nasi, lauk pauk, sayur-sayuran. Buah-buahan dan
susu.
5. Melanjutkan terapi sesuai dengan instruksi Dokter, yaitu :
Terapi injeksi Vicillin 1 gram/8 jam seacara iv
Terapi injeksi Gentamisin 80 mg/12 jam secara iv
Terapi injeksi Rolac 1 amp/8 jam secara iv

PENILAIAN
1. Keadaan umum ibu baik
TTV :
TD : 100/70 mmhg R : 21 x / mnt
Nadi : 80 x / mnt S : 36,3 C
2. Luka hecting telah diobservasi, keadaan lukanya sudah mulai mengering.
3. Ibu mengataakan akan istirahat yang cukup.
4. Ibu mau mengkonsumsi makan-makanan yang bergizi dan seimbang
5. Injeksi sudah diberikan pada klien yaitu :
 injeksi Vicillin 1 gram seacara iv
 injeksi Gentamisin 80 mg secara iv
 injeksi Rolac 1 amp secara iv

SOAP KEHAMILAN HARI KETIGA


Hari/ tanggal : 5 januari 2009
Pukul : 09.00 WIB

S : DATA SUBJEKTIF
- Ibu mengatakan luka post laparatomi nya masih nyeri.
O : DATA OBJEKTIF
- Keadaan umum Ibu baik, kesadaran composmentis
- TTV : TD : 100/70 mmhg Respirasi : 21 x/ menit
Nadi : 80 x/ menit Suhu : 36,3 ° C
- Kontraksi uterus baik, uterus keras
A : ANALISA DATA
Diagnosa : Ibu P4 A0 post laparatomi dengan Kehamilan Ektopik
Terganggu hari ke 3.
Masalah : Tidak ada
Kebutuhan : Tidak ada
P : PERENCANAAN
1. Ganti balutan dan observasi keadaan luka hecting.
Rasional : Mikroorganisme itu tumbuh ditempat yang lembab sehingga
balutan yang tidak diganti itu dapat menjadi media perkembangbiakannya yang
menyebabkan terjadinya infeksi.
2. Beri informasi pada ibu untuk kembali ke rumah sakit jika ada
keluhan.
Rasional : Untuk mengetahui perkembangan kondisi ibu dan untuk
mendeteksi adanya kelainan.
3. Anjurkan ibu untuk istirahat yang cukup
Rasional : Agar kondisi ibu tetap terjaga dan tidak mudah lelah.
4. Lanjutkan terapi sesuai dengan instruksi Dokter.
Rasioanal : Agar klien mendapatkan terapi yang tepat.

5. Berikan konseling KB pada ibu.


Rasional : Setelah dilakukan laparatomi rahim dan tuba Ibu mengalami
perlukaan, oleh karena itu klien diberitahu untuk tidak hamil selama ± 1-2
tahun, dengan diberikan konseling tujuannya untuk menjarangkan anak.

PELAKSANAAN
1. Mengganti balutan dan observasi keadaan luka hecting.
2. Memberi informasi pada ibu untuk kembali kerumah sakit jika ada keluhan,
dan jika terjadi hal-hal berikut :
- Perdarahan yang lebih, abnormal.
- Badan ibu menggigil.
- Uterus lembek yang disertai nyeri perut bagian bawah.
3. M enganjurkan ibu untuk istirahat yang cukup.
4. Melanjutkan terapi sesuai dengan instruksi Dokter, yaitu :
Terapi injeksi Vicillin 1 gram/8 jam seacara iv
Terapi injeksi Gentamisin 80 mg/12 jam secara iv
Terapi injeksi Rolac 1 amp/8 jam secara iv
5. Memberikan konseling KB pada ibu.

PENILAIAN
1. Balutan luka ibu post laparatomi telah diganti.
2. Ibu bersedia datang kembali kerumah sakit jika ada keluhan.
3. Ibu bersedia untuk istirahat yang cukup.
4. Injeksi sudah diberikan pada klien yaitu :
 injeksi Vicillin 1 gram seacara iv
 injeksi Gentamisin 80 mg secara iv
 injeksi Rolac 1 amp secara iv
5. Ibu telah mengerti tentang KB dan mengatakan mau ber-KB.