Está en la página 1de 4

PERHITUNGAN DOSIS

1. Perhitungan dosis berdasarkan umur :


a. Rumus Young (Untuk anak dibawah umur 8 tahun)
n
n+12
n = Umur (tahun)
b. Rumus Fried (Untuk bayi kurang dari 1 tahun)
n
150
n = Umur (bulan)
c. Rumus Dilling (Untuk anak diatas 8 tahun)
n
20
n = tahun (tahun)
d. Rumus Cowling
n+1
24
n = Umur ( Tahun)
e. Rumus Gaubius
Rumus ini berupa pecahan yang dikalikan dengan dosis dewasa
- 0 – 1 tahun = 1/12 x dosis dewasa
- 1 – 2 tahun = 1/8 x dosis dewasa
- 2 – 3 tahun = 1/6 x dosis dewasa
- 3 – 4 tahun = 1/4 x dosis dewasa
- 4 – 7 tahun = 1/3 x dosis dewasa
- 7 – 14 tahun = 1/2 x dosis dewasa
- 14 – 20 tahun = 2/3 x dosis dewasa
- 21 – 60 tahun = Dosis dewasa
f. Rumus Bastedo
n
n+30
n = Umur ( Tahun )
g. Perhitungan dosis untuk geriatric
- Umur 65 – 74 tahun = 90 % dari dosis dewasa
- Umur 75 – 84 tahun = 80 % dari dosis dewasa
- Umur > 85 Tahun = 70 % dari dosis dewasa
2. Perhitungan dosis berdasarkan bobot berat badan :
a. Rumus Clark (Amerika)
Bobot badan anak
150
b. Rumus Tremich – Fier (Jerman)
Bobot badan anak (Kg)
75

c. Rumus Black (Belanda)


Bobot badan anak (Kg)
62

3. Perhitungan dosis berdasarkan luas permukaan tubuh :


a. Menurut kumpulan kuliah farmakologi UI tahun 1968
Dosis =
1,75
b. Rumus Catzel
Dosis = Luas Permukaan Tubuh Anak
Luas Permukaan Tubuh Dewasa x 100 x Dosis Dewasa

4. Perhitungan dosis dengan pemakaian berdasarkan jam


a. Menurut FI ed. III
Satu hari dihitung 24 jam sehingga untuk pemakaian sehari dihitung =
24
= ; =

Misalnya,

s.o.t.h (tiap 3 jam) : =8 ℎ

b. Menurut Van Duin


Pemakaian sehari dihitung untuk 16 jam, kecuali antibiotik dihitung sehari
semalam 24 jam. Untuk contoh yang sama, pemakaian sehari dihitung sebagai
berikut ;
16
+1 = 5,3 + 1 = 6,3 ; 7 ℎ
3

Perhitungan dosis Geriatrik


Menurut Obat-obat Penting (Tan Hoan Tjay dan Kirana Rahardja)
65 – 74 tahun : 90% dari dosis dewasa
75 – 84 tahun : 80% dari dosis dewasa
> 85 tahun : 70 % dari dosis dewasa

Menurut Van Duin


60 – 70 tahun : 80% dari dosis dewasa
70 – 80 tahun : 75 % dari dosis dewasa
80 – 90 tahun : 65 % atau 2/3 dari dosis dewasa
> 90 tahun : 50 % atau 1/2 dari dosis dewasa
PERHATIAN
Dosis maksimum gabungan (dosis rangkap) harus dihitung apabila terdapat dua jenis obat yang memiliki
kerja searah (khasiat sama) yang dapat dihitung sebagai berikut :

Dosis A + Dosis B
+ dan seterusnya ≤ 1
DM A DM B

dan dihitung dosis rangkap sekali dan dosis rangkap sehari.

Contoh :

R/

Atropii Sulfas 0,6 mg


Belladon. Extr. 10 mg
m.f.pulv.dtd. No. X
s.4.dd.pulv.1
Atropin Sulfat dan Belladon Sulfat memiliki khasiat yang sama (sinergis) yaitu sebagai antikolinergik
dan berasal dari tanaman yang sama yakni Atropha Belladona.
Dosis sekali Dosis Sehari
Atropini Sulfas = 0,6 / 1 = 0,6 Atropin Sulfas = 2,4 / 3 = 0,8
Belladon Extract = 10 / 20 = 0,5 Belladon Extract = 40 / 80 = 0,5
Dosis rangkap sekali = 0,6 + 0,5 = 1,1 Dosis rangkap sehari = 0,8 + 0,5 = 1,3

Jadi untuk resep ini, proses peracikan tidak dilakukan, kembali dikonsultasikan dengan dokter penulis
resep untuk pengurangan dosis atau penggantian obat.
DOSIS ANAK MENURUT J.HAHN

Umur Berat Badan (kg) Perbandingan Dosis terhadap Dosis Dewasa (%)
Baru lahir 2.7 - 3.5 4
1 bulan 3.2 - 4.0 5
2 bulan 4.0 - 4.8 6
3 bulan 4.7 - 5.6 8
4 bulan 5.2 - 6.2 9
5 bulan 5.8 - 6.8 9
6 bulan 6.4 - 7.4 10
7 bulan 6.8 - 7.9 11
8 bulan 6.9 - 8.3 12
9 bulan 7.4 - 8.7 12
10 bulan 7.5 - 9.1 13
11 bulan 7.7 - 9.5 13
12 bulan 7.7 - 10 14
2 tahun 10.1 - 12.5 18
3 tahun 11.6 - 14.5 21
4 tahun 13.0 - 16.3 23
5 tahun 14.2 - 17.8 28
6 tahun 16.0 - 20.3 29
7 tahun 17.5 - 22.8 31
8 tahun 19.0 -24.8 34
9 tahun 21.2 - 27.3 38
10 tahun 23.5 - 29.8 42
11 tahun 25.6 - 32.3 46
12 tahun 29.7 - 34.8 50
13 tahun 33.7 - 37.3 54
14 tahun 36.7 - 42.5 61
15 tahun 40.2 - 48.5 70
16 tahun 44.4 - 53.4 77
17 tahun 49.1 - 57.4 83
18 tahun 53.1 - 61.3 89
19 tahun 61.4 - 63.3 92
20 tahun 54.2 - 65.0 94