Está en la página 1de 31

2016

Timbunan & konstruksi


Penahan Tanah
[RC141354]

DISUSUN OLEH :
SYATRIO LUMACSONO 3114100005
DARYL JULIAN MUHAMMAD AKBAR 3114100011
IQBAL ALBANA AKBAR 3114100015
SAOCY VIDYA TIFFANY 3114100074
Timbunan & konstruksi Penahan Tanah [RC141354]

BAB I
PENDAHULUAN
1.1. LATAR BELAKANG
Retaining wall atau sering disebut dengan dinding penahan tanah yaitu dinding
yang memiliki fungsi sebagai penahan tanah agar kondisi tanah terus stabil dan tidak terjadi
kelongsoran atau terlindung dari erosi. Dinding penahan tanah ini sering diaplikasikan di
tanah yang kondisinya miring atau memiliki tingkat elevasi yang berbeda.
Jika diaplikasi dengan baik, dinding penahan tanah bias menjadi penambah daya Tarik
bangunan. Bahkan ada orang yang tertarik menjadikan elemen ini untuk membuat dekorasi
taman, tapi tidak boleh melupakan fungsi utamanya.
Beberapa contoh fungsi dari dinding penahan tanah sebagai berikut:
1. Penahan tanah pada tebing
2. Abutment
3. Basement
4. Terowongan
5. Kade (tempat bertambatnya kapal)
6. Reservoir

(Kade) (Penahan Tanah Pada


Tebing)

Adapun tipe dinding atau struktur penahan tanah adalah sebaga berikut:
1. Tipe gravitasi
2. Tipe bersayap (kantilever):
- Tipe bertangga
- Tipe berkursi
- Tipe contrefort

LAPORAN PERENCAAN DINDING PENAHAN TANAH 1


Timbunan & konstruksi Penahan Tanah [RC141354]

(Tipe Bertangga) (Tipe Kursi) (Tipe Contrefort)

(Tipe Contrefort)

Contoh bahan struktur penahan tanah diantaranya sebagai berikut:


1. Beton tidak bertulang
2. Beton bertulang
3. Batu kali
4. Batu bata
Stabilitas dinding penahan tanah dibagi menjadi 2 yaitu:
1. External Stability: Kekuatan Material
2. Internal Stability:
a. Guling (overturning)
b. Geser (sliding)
c. Daya dukung (bearing capacity)
d. Penurunan (settlement)

LAPORAN PERENCAAN DINDING PENAHAN TANAH 2


Timbunan & konstruksi Penahan Tanah [RC141354]

Dalam study case kali ini, digunakan 3 kontrol stabilitas penahan tanah yaitu guling
(overturning), geser (sliding), daya dukung (bearing capacity)

(Kontrol Guling) (Kontrol Geser) (Kontrol Daya Dukung Tanah)

1.2. Rumusan Masalah


1. Bagaimana merencanakan dinding penahan tanah dengan tinggi timbunan setinggi 7m
dengan beban merata sebesar 2 t/m2

1.3. Tujuan
1. Merencanakan dinding penahan tanah agar timbunan atau tanah tidak terjadi
kelongsoran.

LAPORAN PERENCAAN DINDING PENAHAN TANAH 3


Timbunan & konstruksi Penahan Tanah [RC141354]

BAB II
METODELOGI PENGERJAAN

2.1 Mengolah Data Tanah


 Menghitung Ka dan Kp
Hitung Ka dan Kp dengan rumus

𝐾𝑎 = 𝑡𝑎𝑛2 (45 − )
2

𝐾𝑝 = 𝑡𝑎𝑛2 (45 + )
2
 Menghitung Tegangan Vertikal dan Tegangan Horizontal
Hitung Tegangan Vertikal dengan rumus
𝛿𝑣 = 𝛾. 𝐻
Hitung Tegangan Horizontal dengan rumus

𝛿𝐻𝑎𝑘𝑡𝑖𝑓 = (𝛾. 𝐻. 𝐾𝑎) − 2𝑐√𝐾𝑎

𝛿𝐻𝑝𝑎𝑠𝑖𝑓 = (𝛾. 𝐻. 𝐾𝑎) + 2𝑐√𝐾𝑎

Setelah mendpat σh dapat digambar diagram tekanannya

 Menghitung Gaya Tekanan


Hitung gaya tekanan dengan menghitung luas yang ada pada diagram.
 Menghitung Momen yang Terjadi Akibat Gaya
Hitung momen yang terjadi dengan meninjau titik tinjau. Apabila
menggunakan anchor maka titik tinjau di anchor, apabila tindak
menggunakan anchor maka titik tinjau di paling bawah.

LAPORAN PERENCAAN DINDING PENAHAN TANAH 4


Timbunan & konstruksi Penahan Tanah [RC141354]

2.2 Menentukan Dimensi Penahan Tanah.


Tentukan dimensi dinding penahan tanah dengan ketentuan sebagai berikut:

LAPORAN PERENCAAN DINDING PENAHAN TANAH 5


Timbunan & konstruksi Penahan Tanah [RC141354]

2.3 Menghitung FS guling (overturning)


Rumus mencari FS sebagai berikut:

∑MR = Jumlah momen yang menahan


∑Mo = Jumlah momen yang mendorong

2.3.1 Menghitung ∑MR

2.3.2 Menghitung ∑Mo

∑Mo = ∑Pa

∑Pa = Pa + Pb + Pc + Pd + Pe + Pf

LAPORAN PERENCAAN DINDING PENAHAN TANAH 6


Timbunan & konstruksi Penahan Tanah [RC141354]

∑𝑀𝑅 + ∑𝑃𝑝
𝑓𝑠 (𝑜𝑣𝑒𝑟𝑡𝑢𝑟𝑛𝑖𝑛𝑔) =
∑𝑃𝑎
Untuk angka keamanan pada kontrol guling (overturning) sebesar 3.

2.4 Menghitung Fs geser (sliding)


Untuk menghitung angka kemanan pada kontrol geser (sliding), digunakan
rumus sebagai berikut:
∑𝐹𝑅
𝐹𝑠(𝑠𝑙𝑖𝑑𝑖𝑛𝑔) =
∑𝐹𝐷

∑FR = Gaya yang menahan


∑FD = Gaya yang mendorong

2.4.1 Menghitung ∑FR

2.4.2 Menghitung ∑FD

∑FD = ∑Pa

Setelah menemukan ∑FR dan ∑FD, maka dapat menghitung angka keamanan

LAPORAN PERENCAAN DINDING PENAHAN TANAH 7


Timbunan & konstruksi Penahan Tanah [RC141354]

∑𝐹𝑅
𝐹𝑠(𝑠𝑙𝑖𝑑𝑖𝑛𝑔) =
∑𝐹𝐷

2.5 Menghitung FS Daya Dukung Tanah (Bearing Capacity)


Untuk menghitung angka kemanan pada kontrol daya dukung tanah (bearing capacity),
digunakan rumus sebagai berikut:

𝑞𝑢
𝐹𝑠(𝐵𝑒𝑎𝑟𝑖𝑛𝑔 𝐶𝑎𝑝𝑎𝑐𝑖𝑡𝑦) =
𝑞𝑚𝑎𝑥

Untuk angka keamanan pada kontrol daya dukung (bearing capacity) sebesar
1,5.

2.5.1 Menghitung qu
qu didapat dengan rumus sebagai berikut:

Dimana,

LAPORAN PERENCAAN DINDING PENAHAN TANAH 8


Timbunan & konstruksi Penahan Tanah [RC141354]

LAPORAN PERENCAAN DINDING PENAHAN TANAH 9


Timbunan & konstruksi Penahan Tanah [RC141354]

2.5.2 Menghitung qmax


Menghitung qmax dapat menggunakan rumus sebagai berikut:

LAPORAN PERENCAAN DINDING PENAHAN TANAH 10


Timbunan & konstruksi Penahan Tanah [RC141354]

𝑞𝑢
𝐹𝑠(𝐵𝑒𝑎𝑟𝑖𝑛𝑔 𝐶𝑎𝑝𝑎𝑐𝑖𝑡𝑦) =
𝑞𝑚𝑎𝑥

Angka keamanan untuk kontrol daya dukung tanah (bearing capacity) sebesar 10% dari
B.

LAPORAN PERENCAAN DINDING PENAHAN TANAH 11


Timbunan & konstruksi Penahan Tanah [RC141354]

BAB III
PERANCANAAN
3.1 Data Perencanaan

Pada suatu area dengan topografi kontur yang naik-turun akan dibangun suatu
kompleks perumahan. Untuk menyamakan dan meratakan elevasi maka perlu
dilakukan cut and fill pada beberapa area. Kontur asli kawasan yang akan dibangun
adalah seperti pada Gambar 2, sedangkan kontu rencana setelah dilakukan cut adalah
seperti pada Gambar 3. Dengan adanya cut seperti gambar diatas dan dengan adanya
tambhan beban perumahan setara 2 t/m2 maka perlu dilakukan prkuatan berupa turap
atau dinding penahan tanah untuk menghindari kelongsoran.
Dengan kondisi-kondisi tersebut, maka

Diminta:
Desain perkuatan denga menggunakan turap dan dinding penahan tanah.

LAPORAN PERENCAAN DINDING PENAHAN TANAH 12


Timbunan & konstruksi Penahan Tanah [RC141354]

3.1.1 Data Tanah

Sebelum mengolah data, terlebih dahulu mengolah data tanah yang diberikan.
Sehingga didapat data sebagai berikut.

Kedalaman Jenis Tanah H ɣmoist ɣdry c ө


0- 3M Lanau Kelempungan 3 1.611468 1.611468 0.34 12
3- 6M Pasir Kelanauan dengan Kerikil 3 1.564873 1.564873 0.27 18
6- 7M Lanau Kelempungan 4 1.589797 1.589797 0.3125 13.25

 Koefisien Tanah Aktif :

Ka1 = tan2 (45-(12/2)) = 0.66

Ka2 = tan2 (45-(18/2)) = 0.53

Ka3 = tan2 (45-(13.25/2)) = 0.63


 Koefisien Tanah Pasif :

Kp3 = tan2 (45+(13.25/2)) = 1.59

LAPORAN PERENCAAN DINDING PENAHAN TANAH 13


Timbunan & konstruksi Penahan Tanah [RC141354]

 Tegangan Vertikal Tanah :

Contoh Perhitungan

σv1 = 2 t/m2

σv 2 = σv 1 + (ɣmoist x H) = 2 t/m2+ 1.61 t/m3 x 3 m = 6.83 t/m2

σv 3 = σv 2 + (ɣmoist x H) = 6.83 t/m2 + 1.56 t/m3 x 3 m = 11.53 t/m2

σV Jenis σV sebelumnya gmoist H Hasil (t/m2)


1 Aktif - - - 2
2 Aktif 2 1.61 3 6.83
3 Aktif 6.83 1.56 3 11.53
4 Aktif 11.53 1.59 1 13.12
5 Aktif 13.12 1.59 D 13.12 + 1.59 D
6 Pasif 0 1.59 - 0
7 Pasif 0 1.59 D 1.59 D

 Tegangan Horizontal Tanah :

Contoh Perhitungan

σh 1 = σvKa – 2c√Ka = 2 x 0.66 – 0.55 = 0.76 t/m2

σh 2 = σvKa – 2c√Ka = 6.83 x 0.66 – 0.55 = 3.93 t/m2

σh 3 = σvKa – 2c√Ka = 6.83 x 0.53 – 0.39 = 3.22 t/m2


σH Jenis σV Ka 2c (Ka)^0.5 Hasil (t/m2)
1 Aktif 2 0.66 0.55 0.76
2atas Aktif 6.83 0.66 0.55 3.93
2 bawah Aktif 6.83 0.53 0.39 3.22
3atas Aktif 11.53 0.53 0.39 5.69
3bawah Aktif 11.53 0.63 0.49 6.73
4 Aktif 13.12 0.63 0.49 7.73
5 Aktif 13.12 + 1.59 D 0.63 0.49 7.73 + 1 D
6 Pasif 0 1.59 0.79 0.79
7 Pasif 1.59 D 1.59 0.79 0.79 + 2.54 D

LAPORAN PERENCAAN DINDING PENAHAN TANAH 14


Timbunan & konstruksi Penahan Tanah [RC141354]

 Perhitungan Gaya – Gaya Tekanan Tanah

Contoh Perhitungan

P1 = σh 1 x H = 0.76 x 3 = 2.28 t
P2 = σh 1 x H x 0.5 = (3.93-0.76) x 3 x 0.5 = 4.76 t
P3 = σh 1 x H = 3.22 x 3 = 9.65 t

P Bentuk H σH (panjang) Hasil (t)


1 Persegi 3 0.76 2.28
2 Segitiga 3 3.17 4.76
3 Persegi 3 3.22 9.65
4 Segitiga 3 2.48 3.72
5 Persegi 1 6.73 6.73
6 Segitiga 1 1.00 0.50
7 Persegi D 1D 7.73 D
8 Segitiga D 1D 0.5 D^2
9 Segitiga D 0.79 0.79 D
10 Persegi D 2.54 D 1.27 D^2

3.1.2 Perencanaan Dinding Penahan Tanah Dengan H = 20 m

3.1.2.1 Perencanaan Dimensi Dinding Penahan Tanah

LAPORAN PERENCAAN DINDING PENAHAN TANAH 15


Timbunan & konstruksi Penahan Tanah [RC141354]

3.1.2.2 Menghitung FS guling (overturning)

 Olahan data ∑MR

Lengan
Area Berat Momen
Momen
A₁ 21.6 3.75 81.00
A₂ 32.4 3 97.20
A₃ 67.2 7 470.40
A₄ 290.064168 9 2610.58
A₅ 46.946196 9 422.52
A₆ 190.775634 9 1716.98
A₇ 0.596173856 2.05 1.22
A₈ 31.795939 1 31.80
∑V = 681.3781109 ∑MR = 5431.69

∑MR = 5431,69
 Olahan data ∑Mo

LAPORAN PERENCAAN DINDING PENAHAN TANAH 16


Timbunan & konstruksi Penahan Tanah [RC141354]

Lengan
Keterangan P Momen
Momen
Pa 2.28 18.5 42.23
Pb 3.68 19 69.95
Pc 11.37 15.5 176.27
Pd 2.85 15 42.81
Pe 94.28 7 659.99
Pf 27.91 4.666666667 130.26
∑Pa = 1121.52

∑Mo = 1121,52 tm

Maka didapat angka keamanan untuk kontrol guling (overturning) sebesar


5,54. FS pada kontrol guling (overturning) ok karena melebihi 3.

3.1.2.3 Perhitungan FS Geser (sliding)

∑𝐹𝑅
𝐹𝑠(𝑠𝑙𝑖𝑑𝑖𝑛𝑔) =
∑𝐹𝐷

 Perhitungan ∑FR

Area Berat

A₁ 21.6
A₂ 32.4
A₃ 67.2
A₄ 290.064168
A₅ 46.946196
A₆ 190.775634
A₇ 0.596173856
A₈ 31.795939
∑V = 681.3781109

∑V = 6831,37 tm2

LAPORAN PERENCAAN DINDING PENAHAN TANAH 17


Timbunan & konstruksi Penahan Tanah [RC141354]

Bc’a = 4,375
Pp = 192,01 t
δ' = 13,25
∑FR = 160,44

 Perhitungan ∑FD

∑FD = ∑Pa

Lengan
Keterangan P Momen
Momen
Pa 2.28 18.5 42.23
Pb 3.68 19 69.95
Pc 11.37 15.5 176.27
Pd 2.85 15 42.81
Pe 94.28 7 659.99
Pf 27.91 4.666666667 130.26
∑Pa = 1121.52

∑Pa = 1121,52 tm

Maka didapat angka keamanan untuk kontrol geser (sliding) sebesar


2,5. FS pada kontrol geser (sliding) ok karena melebihi 1,5.

3.1.2.4 Perhitungan FS Daya Dukung Tanah (Bearing Capacity)

𝑞𝑢
𝐹𝑠(𝐵𝑒𝑎𝑟𝑖𝑛𝑔 𝐶𝑎𝑝𝑎𝑐𝑖𝑡𝑦) =
𝑞𝑚𝑎𝑥

 Perhitungan qu

Dimana,

LAPORAN PERENCAAN DINDING PENAHAN TANAH 18


Timbunan & konstruksi Penahan Tanah [RC141354]

q = 19,1
B’ = 12,65
Fcd = 1,36
Fqd = 1,26
Fγd =1
Fci = 0,73
Fγi = 387,8
Ψ̊ = 274,18

qu = 74,37

 Perhitungan q min

q min = -10,59 tm

 Perhitungan q max

LAPORAN PERENCAAN DINDING PENAHAN TANAH 19


Timbunan & konstruksi Penahan Tanah [RC141354]

CE =2m
e = 0,67
qmax = 74,37 tm

Maka didapat angka keamanan untuk kontrol daya dukung tanah


(bearing capacity) sebesar 4,23. FS pada kontrol tanah (bearing
capacity)ok karena melebihi 10% B yaitu 1,4.

3.1.3 Perencanaan Dinding Penahan Tanah Dengan H = 14 m


3.1.3.1 Perencanaan Dimensi Dinding Penahan Tanah

3.1.3.2 Menghitung FS guling (overturning)

LAPORAN PERENCAAN DINDING PENAHAN TANAH 20


Timbunan & konstruksi Penahan Tanah [RC141354]

 Olahan data ∑MR

Lengan
Area Berat Momen
Momen
A₁ 15.12 2.55 38.56
A₂ 13.608 2 27.22
A₃ 32.928 4.9 161.35
A₄ 142.1314423 6.3 895.43
A₅ 32.8623372 6.3 207.03
A₆ 73.44861909 6.3 462.73
A₇ 0.265723205 1.442857143 0.38
A₈ 11.5737218 0.7 8.10
∑V = 321.9378436 ∑MR = 1800.79

∑MR = 1800,79

 Olahan data ∑Mo

Lengan
Keterangan P Momen
Momen
Pa 2.28 12.5 28.53
Pb 3.68 13 47.86
Pc 11.37 9.5 108.04
Pd 2.85 9 25.69
Pe 53.88 4 215.51
Pf 15.95 2.666666667 42.54
∑Pa = 468.16
∑Mo = 468,16 tm

Maka didapat angka keamanan untuk kontrol guling (overturning) sebesar


4,14. FS pada kontrol guling (overturning) ok karena melebihi 3.

LAPORAN PERENCAAN DINDING PENAHAN TANAH 21


Timbunan & konstruksi Penahan Tanah [RC141354]

3.1.3.3 Perhitungan FS Geser (sliding)

∑𝐹𝑅
𝐹𝑠(𝑠𝑙𝑖𝑑𝑖𝑛𝑔) =
∑𝐹𝐷

 Perhitungan ∑FR

Area Berat

A₁ 15.12
A₂ 13.608
A₃ 32.928
A₄ 142.1314423
A₅ 32.8623372
A₆ 73.44861909
A₇ 0.265723205
A₈ 11.5737218
∑V = 321.9378436
∑V = 321,94 tm2
Bc’a = 3,06
Pp = 60,43 t
δ' = 13,25
∑FR = 75,81

 Perhitungan ∑FD

∑FD = ∑Pa

Lengan
Keterangan P Momen
Momen
Pa 2.28 12.5 28.53
Pb 3.68 13 47.86
Pc 11.37 9.5 108.04
Pd 2.85 9 25.69
Pe 53.88 4 215.51
Pf 15.95 2.666666667 42.54
∑Pa = 468.16

LAPORAN PERENCAAN DINDING PENAHAN TANAH 22


Timbunan & konstruksi Penahan Tanah [RC141354]

∑Pa = 468,16 tm

Maka didapat angka keamanan untuk kontrol geser (sliding) sebesar


1,55. FS pada kontrol geser (sliding) ok karena melebihi 1,5.

3.1.3.4 Perhitungan FS Daya Dukung Tanah (Bearing Capacity)

𝑞𝑢
𝐹𝑠(𝐵𝑒𝑎𝑟𝑖𝑛𝑔 𝐶𝑎𝑝𝑎𝑐𝑖𝑡𝑦) =
𝑞𝑚𝑎𝑥

 Perhitungan qu

Dimana,

q = 10,49
B’ = 8,28

LAPORAN PERENCAAN DINDING PENAHAN TANAH 23


Timbunan & konstruksi Penahan Tanah [RC141354]

Fcd = 1,3
Fqd = 1,22
Fγd =1
Fci = 0,73
Fγi = 209,23
Ψ̊ = 204,91

qu = 41,68

 Perhitungan q min

q min = -11,95 tm

 Perhitungan q max

CE = 1,4 m
e = 0,76
qmax = 18,65 tm

Maka didapat angka keamanan untuk kontrol daya dukung tanah


(bearing capacity) sebesar 2,24. FS pada kontrol tanah (bearing
capacity)ok karena melebihi 10% B yaitu 9,8.

3.1.4 Perencanaan Dinding Penahan Tanah Dengan H = 15 m

3.1.4.1 Perencanaan Dimensi Dinding Penahan Tanah

LAPORAN PERENCAAN DINDING PENAHAN TANAH 24


Timbunan & konstruksi Penahan Tanah [RC141354]

3.1.4.2 Menghitung FS guling (overturning)

 Olahan data ∑MR

Lengan
Area Berat Momen
Momen
A₁ 16.2 2.75 44.55
A₂ 16.2 2.166666667 35.10
A₃ 37.8 5.25 198.45
A₄ 163.1610945 6.75 1101.34
A₅ 35.209647 6.75 237.67
A₆ 89.42607844 6.75 603.63
A₇ 0.31795939 1.544444444 0.49
A₈ 14.30817255 0.75 10.73
∑V = 372.6229519 ∑MR = 2231.95

∑MR = 2231,95

LAPORAN PERENCAAN DINDING PENAHAN TANAH 25


Timbunan & konstruksi Penahan Tanah [RC141354]

 Olahan data ∑Mo

Lengan
Keterangan P Momen
Momen
Pa 2.28 13.5 30.81
Pb 3.68 14 51.54
Pc 11.37 10.5 119.41
Pd 2.85 10 28.54
Pe 60.61 4.5 272.75
Pf 17.94 3 53.83
∑Pa = 556.89
∑Mo = 556,89 tm

Maka didapat angka keamanan untuk kontrol guling (overturning) sebesar


4,37. FS pada kontrol guling (overturning) ok karena melebihi 3.

3.1.4.3 Perhitungan FS Geser (sliding)

∑𝐹𝑅
𝐹𝑠(𝑠𝑙𝑖𝑑𝑖𝑛𝑔) =
∑𝐹𝐷

 Perhitungan ∑FR

Area Berat

A₁ 16.2
A₂ 16.2
A₃ 37.8
A₄ 163.1610945
A₅ 35.209647
A₆ 89.42607844
A₇ 0.31795939
A₈ 14.30817255
∑V = 372.6229519
∑V = 372,62 tm2
Bc’a = 3,28
Pp = 77,23t

LAPORAN PERENCAAN DINDING PENAHAN TANAH 26


Timbunan & konstruksi Penahan Tanah [RC141354]

δ' = 13,25
∑FR = 87,74

 Perhitungan ∑FD

∑FD = ∑Pa

Lengan
Keterangan P Momen
Momen
Pa 2.28 13.5 30.81
Pb 3.68 14 51.54
Pc 11.37 10.5 119.41
Pd 2.85 10 28.54
Pe 60.61 4.5 272.75
Pf 17.94 3 53.83
∑Pa = 556.89

∑Pa = 556,89 tm

Maka didapat angka keamanan untuk kontrol geser (sliding) sebesar


1,7. FS pada kontrol geser (sliding) ok karena melebihi 1,5.

3.1.4.4 Perhitungan FS Daya Dukung Tanah (Bearing Capacity)

𝑞𝑢
𝐹𝑠(𝐵𝑒𝑎𝑟𝑖𝑛𝑔 𝐶𝑎𝑝𝑎𝑐𝑖𝑡𝑦) =
𝑞𝑚𝑎𝑥

 Perhitungan qu

LAPORAN PERENCAAN DINDING PENAHAN TANAH 27


Timbunan & konstruksi Penahan Tanah [RC141354]

Dimana,

q = 11,92
B’ = 8,99
Fcd = 1,31
Fqd = 1,23
Fγd =1
Fci = 0,73
Fγi = 234,62
Ψ̊ = 216,21

qu = 47,12

 Perhitungan q min

q min = -11,92
 Perhitungan q max

LAPORAN PERENCAAN DINDING PENAHAN TANAH 28


Timbunan & konstruksi Penahan Tanah [RC141354]

CE = 1,4 m
e = 0,75
qmax = 18,68 tm

Maka didapat angka keamanan untuk kontrol daya dukung tanah


(bearing capacity) sebesar 2,52 FS pada kontrol tanah (bearing
capacity)ok karena melebihi 10% B yaitu 1,05.

LAPORAN PERENCAAN DINDING PENAHAN TANAH 29


Timbunan & konstruksi Penahan Tanah [RC141354]

BAB IV
KESIMPULAN

Kesimpulan dari perencanaan dinding penahan tanah ini adalah sebagai berikut:
1. Dinding penahan tanah yang dipakai yaitu dinding penahan tanah dengan ketinggian
15 m. Menggunakan dinding penahan tanah jenis kantilever berbahan dasar beton.
Dengan dimensi sebagai berikut:

2. Dinding penahan dengan ketinggian 15 m mampu menahan kelongsoran dengan


memenuhi 3 kontrol. Yaitu kontrol guling (overturning) yaitu melebihi dari 3, geser
(sliding) melebihi dari 1,5, dan daya dukung tanah (bearing capacity) melebihi 10%
dari B. Dengan perolehan angka kemanan sebagai berikut:
FS guling (overturning) = 4,37
FS geser (sliding) = 1,7
FS daya dukung tanah (bearing capacity) = 2,5

3. Dibandingkan dengan dinding penahan dengan kedalaman yang ditinjau, dinding


penahan tanah dengan kedalaman 15 m dipilih karena lebih memudahkan pada saat
pelaksanaan dan juga lebih efisien.

4.

LAPORAN PERENCAAN DINDING PENAHAN TANAH 30