Está en la página 1de 2

Toxic neuropathy biasanya disebabkan konsumsi obat, obat atau bahan kimia lainnya, atau bahan

kimia industry yang terpapar dari tempat kerja atau lingkungan sekitar. Distal axonopathy,
dikarenakan degenerasi dari axonal, merupakan penyebab utama.

Tanda dan gejala

Pasien dengan neuropathy menunjukkan gejala nyeri, perasaan geli atau mati rasa pada bagian
kaki, disfungsi tetap pada serabut saraf panjang dan pendek pada system saraf perifer.
Manifestasi lain dari disfungsi neurologis yang dapat menyertai berupa :

- hypohidrosis atau hyperhidrosis


- Diare atau constripaso
- Inkontinensia urun atau retensi
- Gastroparesis
- Sicca syndrome
- Penglihatan kabur
- Kemerahan pada wajah
- Intoleransi orthostatic
- Disfungsi sexual
- Takikardi
- Perubahan laju aliran darah

Pada pemeriksaan fisik, gejala mengikuti polyneuropathy mungkin ditemukan:

- Penurunan sensory pada bagian kaki seperti area kaos kaki


- Pergerakan maju dari distal keproksimal : konsisten dengan permulaan pada degenerasi
axonal
- Penurunan cepat secara simetris pada kaki
- Disfungsi motor (abnormal gait dan keadaan menurun pada kaki) pada beberapa kasus

Penyakit pada system saraf pusat dapat berupa gejala :

- Penyakit traktus cortikospinal : hperflexia, Babinski response dan kaku kaki sehingga
menyebabkan kehilangan keseimbangan
- Degenerasi columna dorsalis

Contoh tandan dan gejala neuropathy toxin, dengan berbagai macam jenis toxin :

- Thalium : intoxication acute berupa gejala nyeri dan paresthesia pada bagian distal
ekstremitas diiukuti kelemahan dan atropy otot, disfungsi autonomic juga merupakan
bagian dari sindrom klinisnya, reflex peripheral juga menyertai.
- Dimethylaminopropionitrile (DMAP) : terpapar bahan industry dapat menjadi penyebab
inkontinensia urin dan disfungsi sexual
- Alcohol : ataxia dan gejala sistemik lain mungkin menyertai seperti distensia dan kelehan
pada ekstremitas bawah
- Carbon disulfide : disertai atau tidak disertai potensial aksi dari nervus sensorik berupa :
konduksi yang lebih cepat dari biasanya, mungkin garis memiliki hubungan selective
dengan serabus saraf besar.
- Ethylene oxide : gejala yang menetap pada neuropaty, seperti rasa kebal dan lemah pada
ekstremitas, kaki keram, dan kesulitan untuk berjalan, biasanya perasaan terbakar setelah
terpapar oleh Ethylene oxide.
- Mercury : biasanya menyebabkan kekurangan kekuatan atau koordinasi, tremor, sensasi
melemah, reflex Babinski positif
- Timah : akut, terpapar dalam jumlah tingga dapat menyebabkan motor neuropathy
dengan penurunan sensai, pada beberapa kasus, pergelangan jatuh (wrist drop): kronik,
penurunan kekuatan pada ekstremitas bawah dikarenakan kematian akson neuropathi
hampir mirip dengan neuropathi dari diabetes atau alcohol.