Está en la página 1de 14

Briefingsheet

Gunungapi Agung Level IV (Awas)


(per 25 September 2017 06:00 WIB)
G. Agung (3145 m dpl)
Stratovolcano, 115.508o BT, 08.342o LS
Kecamatan Rendang, Kab. Karangasem
Provinsi Bali

VEI (Indeks Eksplosivitas): antara 2 hingga 5


Interval erupsi terlama: 120 tahun
Interval erupsi terpendek: 12 tahun
Erupsi G. Agung 1963

Foto: Kliping Erupsi G. Agung 1963


Jaringan seismik; 5 Stasiun seismik L4C
Jaringan deformasi: 5 Stasiun GPS
DATA
KEGEMPAAN

25 Sep 2017
00.00 06.00 WITA

Vulkanik: 227
Tektonik Lokal: 14
DATA
RSAM

Realtime Seismic Amplitude Measurements (RSAM) mengindikasikan peningkatan


secara eksponensial energi aktivitas vulkanik G. Agung.
DATA
FREQ-DOM
DATATerkini
Gempa
SEISMOGRAM
DATATerkini
Gempa
SATELIT ASTER

Peningkatan energi termal di kawah


dari Juli hingga September 2017
DATATerkini
Gempa
SATELIT SENTINEL

Data dari Agustus 2017


hingga September 2017
terdeteksi indikasi
inflasi atau
penggembungan tubuh
Gunung Agung.
DATATerkini
Gempa
TILTMETER

Tiltmeter di Wilayah
Pura Pengubengan
sebelah barat daya
Gunug Agung,
mengindikasikan
kecenderungan
inflasi
(penggembungan)
tubuh gunungapi
Potensi Bencana

Pemodelan Bencana Abu (Python-Fall3D)

H/L Energy Cones Pemodelan Bencana Lahar (Laharz)


Rekomendasi
per 22 Sep 2017

LEVEL IV (AWAS):
Masyarakat di sekitar G. Agung dan
pendaki/pengunjung/wisatawan agar tidak
berada, tidak melakukan pendakian dan
tidak melakukan aktivitas apapun di Zona
Perkiraan Bahaya yaitu di dalam area
kawah G. Agung dan di seluruh area di
dalam radius 9 km dari Kawah Puncak G.
Agung dan ditambah perluasan sektoral ke
arah Utara-Timurlaut dan Tenggara-
Selatan-Baratdaya sejauh 12 km. Zona
Perkiraan Bahaya sifatnya dinamis dan
terus dievaluasi dan dapat diubah sewaktu-
waktu mengikuti perkembangan data
pengamatan G. Agung yang paling
aktual/terbaru. Radius 9 km dan ditambah perluasan sektoral
sejauh 12 km ke arah sektoral Utara-Timurlaut
dan Selatan-Baratdaya-Tenggara: Area terlarang
untuk segala aktivitas manusia.