Está en la página 1de 20

Haji Agus Salim

Ulama Membela Bangsa di


Panggung Dunia

1
Haji Agus Salim: Ulama Membela Bangsa di
Panggung Dunia / penyunting: Hilmar Farid. Ed.
1. -Jakarta: Institut Sejarah Sosial Indonesia (ISSI);
Asosiasi Guru Sejarah Indonesia (AGSI), 2014

20 hlm.: 20 x 28 cm
Cetakan Pertama: 2014
ISBN
Penerbit
Haji Agus Salim: Ulama Membela Bangsa di
Institut Sejarah Sosial Indonesia (ISSI)
Panggung Dunia
Jalan Batu Kramat No. 19, Batu Ampar - Condet,
Kramat Jati, Jakarta 13520
T: 021-8088 2075 E: sejarahs@gmail.com
Penyunting
W: www.sejarahsosial.org
Hilmar Farid
Asosiasi Guru Sejarah Indonesia (AGSI)
Penyusun Narasi
Jakarta, Indonesia
Suradi dan M. Fauzi
T: 081808791966 (Warsono, S. Pd.)
E: jurnalagsi@gmail.com
Penyusun Garis Waktu dan Anotasi
Grace Tjandra Leksana
Penerbitan ini sebagian didukung oleh Yayasan TIFA
Ilustrasi
Ariwowo
Arif Hidayatullah
Endro Supriyanto

Desain
Alit Ambara

2
HAJI AGUS SALIM
Ulama Membela Bangsa di
Panggung Dunia

Daftar Isi

Pendahuluan 4
Panggung Dunia 10
Perjuangan Belum Selesai 13
Daftar Pustaka 19

3
Koninklijke
Paketvaart
Maatschap-
pij (KPM)
berdiri untuk
memonopoli
Agus Salim pelayaran antar
lahir. pulau.

1884 1888

O
rang mengenalku sebagai Haji ingin sekali melanjutkan pendidikan kedokteran di
Agus Salim, padahal nama Negeri Belanda tapi terhalang masalah biaya. Bea-
asliku Mashudul Haq, siswa yang aku harapkan dari pemerintah Belanda
yang berarti pembela kebe- tidak kunjung datang, walau ayah sudah berusaha
naran. Aku lahir di Koto Gadang, mengajukan persamaan status untuk diriku, yang
Bukittinggi, Sumatera Barat pada merupakan syarat pengajuan beasiswa.
8 Oktober 1884. Aku anak keem- pat
dari pasangan Sutan Moehammad Salim,
jaksa kepala di pengadilan negeri Riau dan
daerah sekitarnya, dan Siti Zaenah, seorang ibu
rumah tangga.

Karena kedudukan ayahku cukup tinggi di masa


itu, aku bisa belajar di Europeesche Lagere School
(ELS), sekolah dasar untuk orang Eropa di Riau
pada 1891. Aku tamat dari sekolah itu pada 1897.
Aku suka bahasa asing. Sewaktu sekolah aku sudah
menguasai bahasa Belanda, Inggris, Arab, Turki, Pe-
rancis, Jepang, dan Jerman. Ditambah dengan ba-
hasa Minang dan Melayu, seluruhnya aku menguasai
sembilan bahasa. Orang katakan aku anak cerdas.
Seorang guruku, Brouewer sampai memintaku
untuk tinggal dan belajar di rumahnya. Tapi ayahku
keberatan. Aku hanya boleh belajar di rumahnya tapi
tetap tinggal di rumahku sendiri.

Setelah lulus dari ELS aku melanjutkan sekolah ke


Hogere Burgerschool (HBS) di Batavia. Saat itu
hanya ada tiga HBS di seluruh Hindia Belanda, yaitu
di Semarang, Surabaya, dan Batavia. Pada 1903
aku lulus dari sekolah itu dengan predikat lulusan
terbaik dari seluruh HBS yang ada. Sebenarnya aku

4
Van Deventer, seorang
pembaharu kolonial,

http://thepostonline.nl/
6 Juni,
menulis artikel Een Ee- Soekarno

wikimedia.org
reschuld yang dimuat lahir.
dalam majalah De Gids, 17 Maret,
yang isinya menuntut agar Tiong Hoa
Belanda me- uang yang dikumpulkan Hwee Koan, Ratu
ngirim pasukan pada masa lampau dari organi- Wihelmina
khusus (Korps Hindia Belanda dikemba- sasi warga men- 12 Agustus
Snouck Hur- Sekolah-sekolah Marechaussee) likan ke Hindia Belanda keturunan canangkan Mohammad
gronje pertama Kelas Satu untuk meng- untuk menolong mem- Tionghoa Politik Etis Hatta lahir
kali datang ke untuk kaum bu- hadapi pasukan bayar utang kolonial yang berdiri di di Hindia di Bukit-
Indonesia. miputra didirikan. gerilya Aceh. kian meningkat. Batavia. Belanda. tinggi.

1889 1893 1896 1899 1900 1901 1902

PERSAMAAN STATUS
Simpati dan bantuan juga datang dari
R. A. Kartini, yang rupanya mendengar
Di Hindia Belanda, sejak pertengahan abad ke-19, keberhasilanku menjadi lulusan terbaik
stratifikasi sosial berdasarkan ras menunjukkan HBS dan juga keinginanku untuk belajar
bentuk baku yang dikukuhkan dalam undang- di Negeri Belanda. Dalam suratnya
undang. Orang Eropa membentuk lapisan sosial kepada Nyonya Abendanon pada 24
menyerupai kasta. Penduduk dibagi menjadi tiga Juli 1903, ia mengusulkan agar bea-
kelompok: orang Eropa, Timur Asing, dan pribumi. siswa yang semestinya ia terima agar
Diskriminasi atas dasar ras terjadi di semua diserahkan kepadaku. Sungguh mulia
bidang keadilan dan kehidupan sosial. Posisi se- niatnya, tapi usulannya tidak diterima dan aku tetap
seorang tidak ditentukan oleh siapa orang itu, tapi tidak menerima beasiswa. Karena itu dari Batavia
justru pada kelompok penduduk yang dimilikinya. aku kembali ke Riau dan bekerja sebagai penerje-
Penguasa kolonial bahkan memaksakan bangsa mah dan pembantu notaris.
Indonesia untuk menerima sistem nilai berdasar-
kan ras. Semakin gelap warna kuit, semakin Hindia Tidak lama aku bekerja di Riau. Pada 1906 aku
cara berbicara, cara berpakaian dan tingkah laku, kembali ke Batavia dan bertemu dengan Snouck
maka semakin rendah posisi sosialnya. Orang Hurgronje, yang saat itu menjadi Penasehat Urusan
non-Eropa dapat mencapai persamaan status Pribumi dan Islam bagi Gubernur Jenderal. Ia adalah
(gelijkgesteld) dengan orang Eropa melalui suatu
keputusan khusus Gubernur Jenderal.

CHRISTIAAN SNOUCK HURGRONJE (1857 - 1936)

Adalah ilmuwan dalam agama Islam. Ia merupakan penasehat utama pemerintah


kolonial pada 1891 hingga 1906 untuk masalah Islam dan adat Indonesia. Peran-
nya yang terbesar adalah membantu pemerintah kolonial menaklukkan Aceh. Ia
memperkenalkan Korte Verklaring (Traktat Pendek), sebuah perjanjian singkat yang
isinya mengakui pemerintahan Belanda, untuk menggantikan perjanjian-perjanjian
terdahulu yang rumit dengan para pemimpin setempat. Belanda mengadakan aliansi
dengan para uleebalang dalam melawan para pemimpin Islam. Hurgronje kemudian
menghabiskan masa tuanya sebagai profesor di Universitas Leiden, Belanda.

5
20 Mei, Boedi Oetomo
berdiri di Batavia.

Sukses dalam
perang Aceh, Van
Heutsz diangkat Idenburg menjadi
menjadi gubernur Indishe Vereeniging didiri- Gubernur Jenderal
jendral sampai kan oleh para pelajar Hin- di Hindia Belanda
1909. dia Belanda di Belanda. hingga 1916.

1904 1908 1909

pejabat terkenal di lingkungan pemerintah kolonial.


Ia tahu apa yang menjadi keinginanku, tapi ia me-
nyarankan agar aku bekerja pada Konsul Belanda
di Jeddah, Arab Saudi. Aku menerima tawarannya
dengan senang hati, apalagi gaji yang dijanjikannya
cukup tinggi yaitu 200 gulden.

Lima tahun aku tinggal di Mekkah. Selain mengu-


rus pekerjaanku pada Konsul Belanda itu, aku juga
menunaikan ibadah haji, memperdalam agama. Ada
beberapa guruku di sana. Salah satunya adalah
ulama terkenal asal Sumatera Barat yang sebenar-
nya masih keluarga, Syech Ahmad Khatib, yang juga
menjadi Imam Besar di Masjidil Haram. Sikap dan
pandanganku terhadap Islam mulai berubah. Aku
semakin yakin dengan ajaran Islam. Keraguan yang
ada sebelumnya, mungkin karena sejak kecil aku
mengenyam pendidikan Eropa,
sirna sudah.

Pengetahu-
anku tentang
Islam sangat
dipengaruhi
oleh pe-
mikiran jadi kekuatan di Timur Tengah.
pembaru- Walau semakin tertarik pada
an Islam pemikiran Islam aku tentu tidak
yang kehilangan minat pada pe-
sedang mikiran modern Eropa.
tumbuh
men-

6
Berdirinya Yayasan Kartini (Kar-
tini Fonds). Pada 1916 yayasan
18 November, Muham- ini membuka tujuh sekolah swasta
11 November: madiyah didirikan oleh di Semarang, Batavia, Madiun,
K.H. Ahmad Dahlan. Bogor, Malang, Cirebon dan
Sarekat Dagang Pekalongan. Sekolah-sekolah ini
Islam didirikan di memberikan pendidikan dasar
Surakarta. 25 Desember: Indishe kepada anak-anak perempuan
Partij didirikan oleh bangsawan pribumi. H.J.F. Sneevliet
Tiga Serangkai (Douwes mendirikan Indische
Surat-surat Kartini Dekker, dokter Tjipto Sociaal Democratische
dibukukan dan Mangoenkoesoemo dan Ki Hadjar Dewantara (Soewardi Vereeniging (ISDV),
diterbitkan de- Ki Hadjar Dewantara. Soerjaningrat) menulis Als Ik yang kemudian berganti
ngan judul Door eens Nederlander was (seandainya menjadi Partai Komu-
Duisternis Tot saya seorang Belanda) yang kon- nis Indonesia pada 23
Licht (Habis Gelap Lahirnya Republik Rakyat troversil. Mei 1920.
Terbitlah Terang). Cina.

1911 1912 1913 1914

Selesai menjalani tugas sebagai Konsul di Jeddah,


aku kembali ke Batavia pada 1911. Aku bekerja
di Commisariaat Burgerlijke Openbare Werken
selama setahun. Setelah itu aku kembali ke kam-
pung halaman dan menikah dengan Zainatun Nahar,
yang masih bersaudara sepupu denganku. Memang
begitulah adat di masa itu. Di kampung halaman ini
aku mendirikan sekolah berbahasa Belanda untuk
anak pribumi, Hollandsche Inlandsche School (HIS).
Tiga tahun lamanya aku mengasuh sekolah itu untuk
kemudian diasuh oleh orang lain.

Aku kembali ke Batavia. Kota ini punya daya tarik


tersendiri bagiku. Batavia adalah pusat kegiatan
pemerintahan, pusat kehidupan ekonomi, dan aku
selalu tertarik untuk datang kembali. Pada 1915 aku
diterima bekerja sebagai penyelidik untuk peme-
rintah kolonial. Pekerjaan inilah yang membawaku
berdekatan dengan Sarekat Islam (SI). Awalnya
tugasku hanya mengikuti dan melaporkan kegiatan
SI kepada atasanku. Polisi mendengar kabar angin
bahwa Tjokroaminoto sedang merencanakan pem-
berontakan terhadap penguasa dengan bantuan
Jerman.

Tugasku adalah menyusup ke dalam organisasi itu


dan mencari tahu kebenaran kabar itu. Sejak awal
aku sebenarnya tidak percaya tapi tetap menjalan-
kan tugas sebagai penyelidik. Aku bertemu dan
berkenalan dengan Tjokroaminoto dan lama-lama
malah bersimpati pada apa yang diperjuangkannya.
Aku akhirnya bergabung menjadi anggota SI dan

KARTINI DAN SURAT-SURATNYA HOLLANDSCHE INLANDSCHE SCHOOL

Kartini dilahirkan pada 21 April 1879. Ayahnya adalah bupati Jepara, dan merupakan Sekolah ini didirikan Agus Salim pada 1912. Setelah sekolah ini berdiri, anak-anak
ningrat pertama yang memberikan anak-anaknya pendidikan barat. Kartini sendiri tetap dapat bersekolah di Koto Gadang tanpa harus pindah ke Bukittinggi. Kelebihan
sempat mengenyam pendidikan sekolah rendah sebelum akhirnya masuk masa sekolah ini adalah tersedianya beasiswa bagi anak-anak yang kurang mampu, guru-
pingitan. Mulai tahun 1899, dalam masa pingitannya, ia memulai korespondensi guru yang bekerja secara sukarela, dan nasionalisme menjadi bagian dari pelajaran.
dengan beberapa perempuan Belanda, di antaranya Estella Zeehandelaar (aktivis Setelah dua tahun mengelola sekaligus mengajar di Hollandsche Inlandsche School
Sociaal Democratische Arbeiders Partij/Partai Sosial-Demokrat Belanda) dan R. M. (HIS), Agus Salim baru mengambil sertifikat guru di Jakarta. Pada 1915 ia mening-
Abendanon (istri J. H. Abendanon, Menteri Pendidikan Kolonial pada periode 1900- galkan HIS dan Koto Gadang untuk pindah ke Batavia.
1905). Kartini akhirnya dinikahkan pada 1903 dengan Bupati Rembang, dan mening-
gal pada 1904 tanpa sempat mengenyam pendidikan lebih lanjut. Kumpulan surat-
suratnya diterbitkan pada 1911 dalam buku yang berjudul Door Duisternis Tot Licht
(Habis Gelap Terbitlah Terang).

7
Sarekat Islam diakui se- 18 Mei 1918: Pembentukan 18 November: Gubernur Jenderal Graaf

wikimedia.org
bagai organisasi legal oleh Volksraad oleh pemerin- van Limburg Stirum menjanjikan otoritas
pemerintah kolonial. tah kolonial. Terdiri dari 39 lebih pada Volksraad dan pemerintahan
anggota, dengan ketua yang sendiri (zelfbestuur) bagi Indonesia pada
ditunjuk oleh pemerintah. pertemuan Volksraad. Peristiwa ini di-
Pemerintah Hindia Separo anggotanya ditunjuk namakan Janji November 1918. Sayang-
Belanda membentuk oleh Gubernur Jenderal, nya, pemerintah kolonial tidak pernah
Politiek Inlichtingen sedangkan sisanya dipilih merealisasikan janji tersebut.
Dienst, sebuah pasukan melalui pemilihan tidak
polisi khusus untuk me- langsung. Volksraad hanya
nyelidiki kejahatan politik berfungsi sebagai penasihat, Pemerintah Hindia Belanda mulai
(kemudian berganti nama tetapi memiliki hak untuk be- menindas soviet-soviet ISDV, mengusir
menjadi Algemeene rekspresi, mengajukan petisi anggota-anggota Belanda dari gerakan
Recherche). dan mempertanyakan. komunis, dan membuang Sneevliet.

1916 1918

memutuskan hubungan dengan polisi. Tjokroami- adalah mengenai azas organisasi. Aku dan teman-
noto gembira dengan keputusanku. Aku pun sema- temanku berpandangan bahwa SI haruslah berazas-
kin aktif dalam SI dan akhirnya menjadi pemimpin kan Islam, sesuai dengan namanya. Tapi pemimpin
yang turut mewarnai perjalanan organisasi itu. dan anggota SI yang berhaluan sosialis ingin juga
menjadikan ideologi mereka sebagai pegangan.
Anggota SI banyak sekali dari berbagai latar Pasalnya banyak dari mereka pada saat bersamaan
belakang, termasuk kaum sosialis yang gencar juga menjadi anggota organisasi lain, seperti serikat
menanamkan ideologi ke dalam tubuh SI. Aku se- buruh dan organisasi pergerakan yang berhaluan
ring berhadapan dengan mereka. Bekalku adalah sosialis.
pemahaman agama Islam yang diperoleh di Mekkah.
Aku sering berdebat dengan anggota lain yang ber- Dari sini kemudian muncul masalah disiplin partai.
haluan sosialis. Kami menulis artikel di surat kabar Intinya seseorang harus dibatasi keanggotaan-
untuk menyanggah pendapat dan memaparkan pan- nya pada satu organisasi saja. Masalah ini diba-
dangan masing-masing. has dalam Kongres Centraal Sarekat Islam (CSI),

Salah satu masalah penting yang kami perdebatkan

SAREKAT ISLAM TJOKROAMINOTO

Awalnya Sarekat Islam (SI) didirikan pada 11 November 1911 di Surakarta, dengan Lahir di Ponorogo pada 1882 dan berasal dari keluarga priyayi. Setelah lulus dari
nama Sarekat Dagang Islam (SDI). Haji Samanhudi mendirikan organisasi ini dengan OSVIA di Magelang, ia masuk pangreh praja pada 1900-an namun keluar pada 1907
dua tujuan, yaitu untuk meredam aksi-aksi agresi dari pedagang batik Tionghoa dan dan pindah ke Surabaya. Di sini ia menjadi teknisi pabrik gula Rogojampi setelah me-
tekanan dari bangsawan Solo terhadap masyarakatnya. Kata Dagang akhirnya dihi- nyelesaikan kursus teknisi di sekolah malam. Setelah Sarekat Islam berdiri, ia keluar
langkan, karena organisasi tersebut tidak melulu bersifat komersial. Samanhudi me- dari pekerjaannya dan memimpin SI serta Setia Oesaha.
milih H.O.S Tjokroaminoto untuk memimpin SI. Sejak semula SI menyatakan bahwa
organisasi ini bukanlah organisasi politik, agar tidak bertentangan dengan peraturan
pemerintah kolonial yang melarang organisasi maupun pertemuan-pertemuan yang
bersifat politis. Pada 1916 SI mendapatkan status legal dari pemerintah kolonial. Ini
merupakan salah satu faktor yang memengaruhi tingginya jumlah pengikut SI.

8
Partai Nasional
21 Oktober 2 November: Kongres pertama Al- Indonesia (PNI)
Islam di Cirebon, dipimpin oleh Tjokroaminoto. didirikan pada 4
15 December: Per- Kongres ini diselenggarakan oleh Agus Salim,
satuan Perserikatan Juli oleh Soekarno.
Fakhrudin dari Muhammadiyah dan Mohammad PKI memberontak
Kaum Buruh diben- Soorkati dari Al-Irsyad. Pada kongres ini Salim
tuk. Agus Salim dan terhadap peme-
mengungkapkan idenya tentang Pan Islamisme, rintahan kolonial,
beberapa pemimpin sebuah gerakan untuk menyatukan seluruh umat Nahdlatul Ulama
Sarekat Islam terlibat Technishce namun berhasil
Islam dari berbagai latar belakang. berdiri. digagalkan
di dalamnya: Se- Hoogeschool,
maoen sebagai ketua, sekolah tinggi
Haji Agus Salim teknik, cikal Ki Hadjar Dewantara mendirikan Taman Siswa, 30 April 2 Mei Pemuda Indone-
sebagai sekretaris, bakal ITB sekolah swasta pertama yang didirikan dengan 1926: Kongres sia yang semula
Soerjopranoto sebagai didirikan di mengedepankan jiwa kebangsaan serta kemandi- Pemuda I diselengga- bernama Jong In-
wakil ketua. Bandung rian. rakan di Jakarta donesia didirikan.

1919 1920 1922 1926 1927

semacam pengurus pusat dari semua cabang SI pertunjukan bagi segala manusia dalam dunia tidak
yang ada. Aku dan Abdoel Moeis dalam kongres itu kurang mengandung nasehat menyuruh berserikat
berhadapan dengan Semaoen dan Darsono, tokoh dan bertolong-tolongan dalam segala pekerjaan
SI yang berhaluan sosialis. Saat mendapat kesem- kebajikan.
patan bicara aku menyatakan:
Masalah ini akhirnya bisa selesai. Kongres memutus-
Tidak perlu mencari isme-isme lain yang akan kan azas organisasi adalah Islam dan disiplin partai
mengobati penyakit pergerakan. Obatnya ada di berhasil ditegakkan. Pengalaman ini sungguh luar
dalam asasnya sendiri, asas yang lama dan kekal, biasa bagiku. Aku menjadi saksi bagaimana per-
yang tidak dapat dimubahkan orang, sungguhpun bedaan pendapat diselesaikan melalui perdebatan
sedunia telah memusuhi dengan permusuhan lain terbuka, disaksikan banyak orang, termasuk peme-
atau tadzim. Asas itu ialah Islam. rintah kolonial. Begitu demokratisnya kehidupan
dalam SI. Keputusan mengenai disiplin partai akh-
Kitab Islam yang bernama Al-Quran itu, yang irnya diambil dengan pemungutan suara atau voting.
mengandung teguran dan ajaran, peringatan dan Mereka yang berhaluan sosialis dan bersikeras
untuk mempertahankan pandangan mereka akhirnya
dikeluarkan dari SI.

JONG ISLAMIETEN BOND

Asal mula Jong Islamieten Bond (JIB) adalah organisasi pemuda Indonesia per-
tama, yaitu Tri Koro Dharmo yang didirikan pada 7 Maret 1915. Anggotanya adalah
siswa-siswi dari MULO dan AMS. Kemudian pada 1918 Tri Koro Dharmo mengubah
namanya menjadi Jong Java, dengan beranggotakan pemuda-pemuda dari Jawa,
Madura dan Sunda. Pada saat yang sama muncul juga organisasi-organisasi pemuda
lain yang berbasis kedaerahan, seperti Jong Sumatranen Bond, Jong Celebes, Jong
Minahasa, Jong Batak dan Sekar Roekoen. Kemudian pada tahun 1925 JIB didirikan
oleh Syamsurizal. Organisasi ini merupakan organisasi pemuda pertama di Indonesia
yang berskala nasional dan berlandaskan prinsip-prinsip Islami.

9
28 Oktober: Sumpah Pemuda.
Soetardjo Kar-
22 Desember: Kongres Wanita dise- tohadikoesoemo
lenggarakan di Yogyakarta. Hasilnya, mengajukan Petisi
dibentuk Perserikatan Perempuan 29 Desem- Soetardjo, yang
Indonesia (PPI) yang bertujuan un- ber, Soekarno meminta Ratu
tuk mempererat hubungan perkum- ditangkap dan Belanda memberi- Kantor
pulan wanita, memperbaiki nasib dipenjarakan kan otonomi secara berita
dan derajat wanita, serta mengadakan pemerintah bertahap kepada Antara
kursus kesehatan. kolonial Hindia Belanda. didirikan.
1928 1929 1936 1937

PANGGUNG DUNIA Kegiatan ini membawaku berkenalan dengan banyak


pemikiran dan sikap yang tidak aku temui di negeri

A
ku beruntung sejak usia muda sudah me- sendiri. Di Belanda misalnya aku banyak bergaul
nimba pengalaman di luar negeri. Ketika aktif dengan orang Belanda yang juga menentang pen-
dalam pergerakan politik pengalaman itu jajahan. Aku menulis di majalah-majalah mereka se-
terbukti sangat berharga. Aku sering menghadiri perti Het Volk, De Strijd dan De Socialist. Tapi orang
pertemuan internasional yang membahas masalah tetap mengenalku sebagai pemikir Islam, ulama,
keadilan sosial, penghisapan kolonial dan sebagai- dan aktivis pergerakan sekaligus. Aku memang rajin
nya. Aku sering tampil berbicara di negeri orang. Di menulis, baik artikel untuk suratkabar maupun buku-
Belanda aku bahkan menyerukan kepada parlemen buku tentang banyak hal, tapi terutama mengenai
agar mereka lebih tegas bersikap soal kolonialisme Islam.
yang bertentangan dengan rasa keadilan.

ABDOEL MOEIS (1883 1959) 1920, ia terpilih sebagai ketua pengurus besar Perserikatan Pegawai Pegadaian
Boemipoetera, yang berlanjut dengan pemogokan kaum buruh pegadaian di Yogya-
Lahir di Agam, Sumatera Barat pada 3 Juli 1883. Ia menempuh pendidikannya di karta. Akibat aksi-aksinya yang menentang pemerintah kolonial, ia dilarang berpolitik,
STOVIA, namun tidak menyelesaikannya karena sakit. Ia kemudian bekerja sebagai dikenakan passenstelsel dan kemudian diasingkan ke Garut, Jawa Barat. Di sinilah
klerk di Departemen Onderwijs en Eredienst, namun berhenti karena tidak disukai ia menyelesaikan novelnya, Salah Asuhan. Tahun 1926 ia terpilih menjadi anggota
oleh rekan-rekan Belandanya. Pada 1905 ia ke Bandung dan mulai bekerja sebagai Regentschapsraad Garut. Dan enam tahun kemudian diangkat menjadi Regentsc-
anggota Dewan Redaksi Bintang Hindia. Selanjutnya ia juga bekerja di surat kabar hapsraad Controleur. Jabatan itu diembannya hingga Jepang masuk ke Indonesia
Preanger Bode dan majalah Neratja. Setelah bergabung dengan Sarekat Islam (SI) (1942). Setelah kemerdekaan, ia mendirikan Persatuan Perjuangan Priangan yang
pada 1913, ia menjadi pemimpin redaksi harian Kaoem Moeda. Pada 1917, sebagai fokus pada pembangunan di Jawa Barat dan masyarakat Sunda.
utusan SI, ia pergi ke Belanda untuk mempropagandakan komite Indie Weerbaar dan
mendorong pendirian Technische Hoogeschool (Institut Teknologi Bandung). Ia ke- Abdoel Moeis
mudian ditunjuk sebagai anggota Volksraad mewakili Centraal Sarekat Islam. Pada

10
yang tadinya belum pernah kena jejak oleh semacam
itu. Rakyat bangsa Arab asli umumnya masih hidup
cara Badui yang berpindah-pindah. Dalam soal ini
saya tegaskan bahwa Perjanjian Balfour seolah-
olah hendak menyalahkan firman Allah yang menjadi
Soal yang menarik perhatianku antara lain tentang keyakinan umat Islam yaitu bahwa Tuhan dengan
masalah Timur Tengah. Pada 9 Juni 1939 surat ka- kekuasaannya telah mengeluarkan bangsa Yahudi
bar Pandji Islam menerbitkan tulisanku yang berjudul dari Tanah Suci itu bertebar di seluruh dunia.
Soal Yahudi dan Palestina. Dalam tulisan itu aku
mengatakan: Sedunia orang mengatur menyusun organisasi
untuk menolong Yahudi, yang kena bencana dan
Perjanjian Laurence tidak dipakai. Perjanjian Balfour aniaya dengan tidak salahnya. Memang begitu
yang akhirnya membawa bencana bagi bangsa Arab kehendak kemanusiaan. Tetapi sebaliknya harus
Palestina ini mesti berlaku. Yahudi mendapat tanah pula sedikitnya umat Islam menyusun organisasi
kediaman nasional di Palestina. Pertama-tama be- menyokong hak bangsa Arab dan hak umat Islam
berapa orang Yahudi rakyat Amerika Serikat mema- Palestina dan Bait-al-Maqdis, dan kaum yang seng-
sukkan modal 50 juta dolar untuk membuka negeri, sara di negeri itu.
mengadakan perusahaan kemodalan ke negeri itu,

11
Poetera (Poesat
Tenaga Rakjat)
Jepang me- dibentuk dan di-
ngalahkan pimpin oleh empat
Belanda dan serangkai: Soekarno,
menduduki Hatta, Ki Hadjar
Hindia Dewantara dan Mas
Belanda. Mansyur.

1942 1943

BALFOUR DAN PALESTINA

Keputusan Inggris mendukung pendirian resmi


negara Israel diumumkan pada 2 November
1917 melalui Deklarasi Balfour. Keputusan ini
lahir dari surat yang ditulis Menteri Luar Ne-
geri Inggris, Arthur James Balfour, kepada Lord
Rothschild, pemimpin komunitas Yahudi Inggris,
untuk dikirimkan kepada Federasi Zionis. Surat
itu menyatakan posisi yang disetujui dalam
rapat Kabinet Inggris pada 31 Oktober 1917,
bahwa pemerintah Inggris mendukung rencana
Zionis untuk tanah air bagi Yahudi di Palestina.
Syaratnya tak ada hal-hal yang boleh dilakukan
yang dapat merugikan hak-hak dari komunitas
yang tinggal di sana. Saat itu, sebagian terbesar
wilayah Palestina berada dalam genggaman
Turki Utsmani, dan batas-batas yang akan men-
jadi Palestina telah dibuat sebagai bagian dari
Persetujuan Sykes-Picot 16 Mei 1916 antara
Inggris dan Perancis. Ketika Perang Dunia I be-
rakhir Inggris menguasai Palestina. Inggris lalu
menyusun perundang-undangan sementara di
Yerusalem dan melibatkan diri dalam persoalan
warga Yahudi --yang cepat membanjiri wilayah
Palestina-- dan warga Arab yang menentang
upaya-upaya Yahudi. Sejak itulah konflik terus
terjadi hingga kini. Deklarasi Balfour dianggap
sebagai faktor penting dalam sejarah konflik
Arab-Israel.

SEMAOEN mimpin VSTP Surabaya. Pada 1916, ia keluar dari SS dan menjadi propagandis VSTP
lalu pindah ke Semarang untuk menjadi editor Si Tetap, surat kabar VSTP yang ber-
Lahir di Mojokerto pada 1899 sebagai anak buruh kereta api. Setelah lulus dari Se- bahasa Melayu. Ia juga menentang milisi bumiputra Indie Weerbaar dan keterlibatan
kolah Bumiputera Angka Satu, ia bergabung dengan perusahaan kereta api negara SI dalam Volksraad. Pada akhir 1917 dan awal 1918, Semaoen berhasil memimpin
(Staatspoor) sebagai juru tulis pada usia tiga belas tahun. Kemudian ia bergabung serangkaian pemogokan di Semarang, seperti pemogokan buruh pabrik perabotan,
dengan Sarekat Islam (SI) afdeling Surabaya dan menjadi sekretarisnya pada 1914. buruh cetak, buruh perusahaan mesin jahit Singer, buruh bengkel mobil serta buruh
Pada awal 1915, ia bertemu dengan Sneevliet (anggota partai Sosialis di Belanda) transportasi kapal uap dan perahu.
dan bergabung dengan ISDV (Indische Sociaal-Democratische Vereeniging/Perhim-
punan Sosial-Demokrat Hindia) dan VSTP (Vereeniging voor Spoor-en Tramwegper-
soneel/Serikat Buruh Tram dan Kereta Api). Dari Sneevliet, ia belajar bahasa Belanda
dan kemudian menjadi sekretaris ISDV di Surabaya sekaligus menjadi anggota pe-

12
11 Juli Piagam Jakarta disah-
kan sebagai rancangan pembu- 14 Januari, ibukota Republik Indonesia
kaaan UUD 1945. pindah dari Jakarta ke Yogyakarta karena
situasi darurat.
17 Agustus, Soekarno-Hatta 5 Februari Himpunan
memproklamasikan ke- 7 Desember pembantaian terhadap Mahasiswa Islam (HMI)
merdekaan RI. rakyat sipil Sulawesi Selatan oleh tentara didirikan oleh Lafran
Belanda pimpinan kapten Westerling Pane di Yogyakarta.
yang berlangsung hingga Februari 1947.
10 Oktober pertempuran besar
di Surabaya antara tentara RI Agresi Militer pertama
dan sekutu yang diboncengi 12 Maret 1946 3 Juli 1947: Agus Salim Belanda, Belanda me-
tentara Belanda, berlangsung menjadi Menteri Luar Negeri Indonesia nyebutnya sebagai aksi
hingga akhir Desember. pertama. polisionil.

1945 1946 1947

PERJUANGAN BELUM tama dari Republik Indonesia. Dalam jabatan itu


SELESAI aku berkunjung ke berbagai negeri Asia. Pada
akhir Maret 1947 misalnya aku berkunjung ke India

I
ndonesia meraih kemerdekaan pada 17 Agustus untuk menghadiri Inter-Asian Relations Conference
1945. Proklamasi yang diucapkan Bung Karno (Konferensi Hubungan Antar-Asia). Banyak rekan
bukanlah akhir melainkan awal dari perjuangan. kerja dari negeri lain terpukau melihat penampilanku.
Tugas utamaku waktu itu menggalang pengakuan Walaupun aku bertubuh kecil dan berjanggut putih,
dari berbagai negara terhadap Republik Indonesia. ternyata bersuara dengan lantang. Jawaharlal Nehru,
Jika kemerdekaan Indonesia diakui oleh dunia maka Muhammad Ali Jinnah, dan pemimpin India lainnya
dengan sendirinya Belanda tidak berkutik. Semen- memuji penampilanku dan seketika menyatakan du-
tara ada saudara-saudaraku yang berjuang dengan kungan mereka bagi kemerdekaan Indonesia.
mengangkat senjata, aku bertugas di front diploma-
tik. Pengalamanku di luar negeri dan kemampuan Dari India aku ke Mesir sebagai ketua delegasi Indo-
berbahasa tentu berperan penting di sini. nesia untuk bertemu dengan tokoh-tokoh negara-
negara Arab. Aku berhasil mendorong pemerintah
Aku diangkat menjadi Menteri Luar Negeri per- Mesir untuk mendukung kemerdekaan Indonesia.

PERJANJIAN LINGGAJATI

Pada Perundingan Linggajati 12 November 1946, Belanda mengakui kekuasaan re-


publik atas Jawa, Madura dan Sumatera. Kedua pihak sepakat untuk bekerja sama
membentuk federasi Negara Kesatuan Indonesia pada 1 Januari 1949, di mana Re-
publik menjadi salah satu negara bagian dan Ratu Belanda menjadi simbol pemimpin
Negara Kesatuan Indonesia-Belanda. Perjanjian ini berlangsung sangat singkat, ka-
rena kedua pihak saling mencurigai dan memunculkan kontroversi-kontroversi politik
di masing-masing negara.

13
Pada 10 Juni 1947 Perdana Menteri Nokhrashi Pa- Ya, bagiku, dukungan dari Mesir juga negeri-negeri
sha menandatangani perjanjian persahabatan Mesir- lainnya tentulah mempersulit Belanda untuk kembali
Indonesia. Dukungan seperti ini adalah pencapaian menancapkan kekuasaannya di Indonesia. Upaya
luar biasa dan menambah semangat perjuangan Belanda untuk terus mengukuhkan kakinya di bumi
untuk mempertahankan kemerdekaan. Aku gembira Nusantara tercermin dalam Perjanjian Linggajati
karena usaha Indonesia untuk mendapat pengakuan yang ditanda-tangani pada 25 Maret 1947. Isi per-
dari bangsa-bangsa lain akhirnya terwujud. Pe- janjian yaitu Belanda dan Indonesia setuju memben-
ngakuan de facto dan de jure dari Mesir kemudian tuk Republik Indonesia Serikat (RIS). Dalam bentuk
disusul dengan pengakuan dari negeri-negeri lain: RIS, Indonesia tergabung dalam Commonwealth
Lebanon, Suriah, Irak, Arab Saudi, dan Yaman. Aku (Persemakmuran) Indonesia-Belanda dengan Be-
sempat katakan kepada A.R. Baswedan, kawan landa sebagai ketuanya.
seperjuanganku sekaligus saksi penanda-tanganan
itu, Baswedan, bagi saya tidaklah penting apakah Sebagai Menteri Luar Negeri dan anggota juru run-
Saudara sampai di tanah air atau tidak. Yang penting ding bagi republik, aku melakukan banyak pembi-
dokumen-dokumen itu sampai di Indonesia dengan caraan atau perundingan untuk menarik simpati dan
selamat! dukungan negeri-negeri lain terhadap perjuangan

14
ANRI

Soekarno Agus Salim


dan masyarakat di Pulau
Bangka pada Maret 1949

Indonesia. Oleh pihak Belanda, aku ditakuti dan Agresi militer pertama Belanda (21 Juli-5 Agustus
membuat mereka marah karena dianggap sebagai 1947) telah menuai kecaman dari negara-negara
orang yang menciptakan perjanjian-perjanjian de- lain dan membawa masalah ini ke sidang DK-PBB.
ngan luar negeri. Pers luar negeri kemudian mem- Perjuangan kami di forum PBB membuahkan hasil
beri julukan kepadaku sebagai The Grand Old Man dengan lahirnya resolusi gencatan senjata dan pem-
(kakek agung). Tak hanya itu saja, aku juga dianggap bentukan Komisi Jasa Baik, yang kemudian dikenal
sebagai aktor atau lakon utama misi diplomasi Indo- sebagai Komite Tiga Negara terdiri atas Amerika
nesia di panggung dunia. Serikat, Australia, dan Belgia.

Dari Mesir aku terbang ke Amerika Serikat Aku juga aktif terlibat sebagai anggota delegasi
menemani Perdana Menteri Sutan Sjahrir untuk Indonesia dalam perundingan Renville. Dalam
memperjuangkan pengakuan atas kemerdekaan perundingan di atas kapal USS Renville pada 8
dalam sidang Dewan Keamanan Perserikatan Desember 1947, untuk menyelesaikan sengketa
Bangsa-Bangsa (DK-PBB). Sejak Agustus 1947, antara Indonesia dan Belanda, ternyata perundingan
aku bersama Sjahrir dan kawan-kawan lain berjuang ini dipakai oleh Belanda untuk menyerang delegasi
di forum PBB dalam masalah Indonesia-Belanda. Indonesia yang melakukan lobi internasional ke

15
18 September pemberontakan PKI
di Madiun di bawah pimpinan
Muso.

22 September, Pemerintahan Daru-


rat Republik Indonesia (PDRI)
didirikan di Bukittinggi, di bawah
pimpinan Sjafruddin Prawiranegara,
karena Soekarno-Hatta ditahan
Belanda.

1948

sejumlah negara. Delegasi Indonesia menanggapi san. Pelayan itu pun menjawab, Kalau nanti Tuan
tuduhan Belanda itu sebagai upaya menguasai jatuh pingsan, tentu Tuan akan saya peluk. Aku pun
jalannya perundingan. Sebagai anggota delegasi, segera membalasnya, Buat apa dipeluk kalau saya
aku punya pendapat dalam bentuk pertanyaan yang sudah pingsan!Kawan-kawanku memang me-
kuajukan kepada utusan Belanda, Apakah aksi ngenalku sebagai orang yang jenaka, bahkan saat
militer yang Tuan lancarkan terhadap kami sesuai membicarakan masalah politik sekalipun.
dengan Perjanjian Linggajati? Kalau Tuan-tuan me-
lancarkan sekali lagi aksi militer terhadap kami, kami Perundingan Renville sekaligus juga reuni antara
akan mencapai pengakuan de jure di seluruh dunia. aku dan ketua delegasi Belanda Raden Abdulkadir
Widjojoatmodjo, kolonel tentara Hindia Be-
Aku merasa tanpa beban dan tetap tenang selama landa (KNIL). Pertemanan aku dengan Abdulkadir
perundingan Renville yang penuh ketegangan setidaknya punya andil menemukan jalan keluar dari
di antara kedua delegasi itu. Misalnya, saat aku kebuntuan perundingan antara Indonesia dan Be-
kehausan lalu meminta air es kepada pelayan kapal landa dalam perjanjian itu. Pengalamanku dalam misi
Renville, perempuan Amerika Serikat, kukatakan diplomatik Indonesia tergolong cukup lama, antara
secara jenaka kepadanya, Hampir saya jatuh ping- lain dalam Kabinet Sjahrir II (1946) dan Kabinet

16
26 Januari 1950: ke-
merdekaan India dengan
Perdana Menteri Jawahar-
lal Nehru.

17 Agustus, RIS dibubar-


1 Maret peristiwa serangan kan dan RI kembali men-
umum. jadi negara kesatuan.

27 Desember Republik 27 September Indonesia


Indonesia (RI) berubah resmi menjadi anggota
menjadi Republik Indone- Perserikatan Bangsa-
sia Serikat (RIS). Bangsa.

1949 1950

Sjahrir III (1947), Kabinet Amir Sjarifoeddin (1947), bagai diplomat jenaka dan jagoan diplomasi serta
dan Kabinet Hatta (1948-1949). mampu menaklukkan lawan bicara yang paling
ganas sekalipun.
Di dalam negeri tugasku sebagai Menteri Luar Ne-
geri adalah membangun kementerian itu. Maklumlah
negeri yang baru merdeka belum memiliki segala
kelengkapan sebagai sebuah negara modern. Se-
mua harus dibangun dari awal, mulai dari membuka
kantor, merekrut staf dan pegawai, membuat pro-
gram kerja dan memastikan bahwa semua berjalan
dengan baik. Ini masih ditambah dengan rangkaian
perundingan dengan pihak Belanda yang sampai
1949 tidak mau mengakui kedaulatan Republik
Indonesia.

Itulah aku, yang oleh banyak kalangan dijuluki se-

17
17 Agustus, Pem-
berontakan DI/
TII dipimpin oleh
Kahar Muzakkar
di Sulawesi Selatan
dan Tenggara. Agus Salim wafat.

1951 1954

KAHIN, DIEM, DAN SALIM

Pada 1953 aku memenuhi undangan dari


Universitas Cornell di Ithaca, Amerika Serikat.
Mereka memintaku berceramah tentang Islam.
Di sana aku sampaikan bahwa agama ditu-
runkan bukan hanya agar kita berlomba dalam
berbuat kebaikan, tapi juga untuk bekerja sama
mempersatukan dunia yang terbelah karena
imperialisme. Islam di sini menjadi semangat
pergerakan.

Di Universitas Cornell aku bertemu banyak


tokoh, di antaranya Ngo Dinh Diem dari Vietnam.
Diem dikenal sebagai jago pidato yang merajai
setiap percakapan. Tapi saat aku bertemu dia
situasinya berbeda. Kahin yang menemani kami
terperangah. Percakapan berlangsung dalam
bahasa Perancis yang sangat dikuasai Diem.
Aku justru merajai percakapan saat itu, dan
Diem bahkan tidak mendapat peluang bicara
sedikitpun.

Setahun kemudian Diem diangkat menjadi


perdana menteri. Kahin mendapat kesempatan
bertemu kembali di Saigon. Selama empat jam
mereka berbicara dan Diem lagi-lagi merajai
percakapan. Kahin hampir tidak dapat kesem-
patan bicara. Coba kalau waktu itu ada Pak
Salim yang mampu menjinakkan Diem sebelum
saya mewawancarainya, kenang Kahin.

18
DAFTAR PUSTAKA Tim Penyusun Seri Buku Tempo. Haji Agus Salim Dip-
lomat Jenaka Penopang Republik. Jakarta: Kepus-
Cribb, Robert (Ed.). The Late Colonial State in Indonesia: takaan Populer Gramedia, 2013.
Political and Economic Foundations of the Neth-
erlands Indies 1880-1942. Leiden: KITLV Press,
1994.

Gobee, E. dan C. Adriananse. Ambtelijke Adviezen van


Snouk Hurgronye 1889-1939 II. S Gravenhage:
Martinus Nijhoff, 1965.

http://id.wikipedia.org/wiki/Deklarasi_Balfour_1917

Niel, Robert van. Munculnya Elite Modern Indonesia.


Jakarta: Pustaka Jaya, 1984.

Poeze, Harry A. Di Negeri Penjajah: Orang Indonesia di


Negeri Belanda 1600-1950. Jakarta: KPG, 2008.

Riyanti. Deklarasi Balfour: Latar Belakang dan Kedudu-


kannya Dalam Konflik Arab-Israel, naskah tidak
diterbitkan.

Seratus Tahun Haji Agus Salim. Jakarta: Pustaka Sinar


Harapan, 1984.

Sitisoemandari. Kartini: Sebuah Biografi. Jakarta: Gunung


Agung, 1982.

Suradi. Haji Agus Salim dan Konflik Politik Dalam


Sarekat Islam. Jakarta: Pustaka Sinar Harapan,
1997.

19
20