Está en la página 1de 2

MENINGKATKAN TARAF PENGETAHUAN IBU TENTANG TATALAKSANA

ISPA PADA BALITA UNTUK MENCEGAH GEJALA ISPA BERTAMBAH BERAT


Oleh: Heru Wahyudi

Judul KTI : Hubungan pengetahuan ibu tentang penanganan awal balita ISPA
dengan tingkat keparahan ISPA di Puskesmas Pekauman Banjarmasin

Penulis : Heru Wahyudi

Tahun : 2015

Nama institusi : Universitas Lambung Mangkurat

Jumlah halaman : 39

Masalah yang dikaji oleh penulis dalam karya tulis ini berkaitan dengan Infeksi Saluran
Pernafasan Akut (ISPA). ISPA adalah infeksi yang mengenai saluran pernafasan atas dan
bawah. ISPAmerupakan salah satu penyebab kematian utama pada balita. Provinsi
Kalimantan Selatan memiliki prevalensi kejadian ISPA sebesar (26,7%). Banjarmasin
khususnya wilayah Pekauman merupakan salah satu wilayah dengan jumlah kejadian ISPA
yang cukup tinggi. Sebanyak 3.531 balita terkena ISPA non-pneumonia di Puskesmas
Pekauman Banjarmasin. Persentasi balita yang menderita ISPA sebanyak 81,2% ISPA derajat
ringan, 18,69% ISPA derajat sedang, dan 0,06% ISPA derajat berat. ISPA pada balita juga
tidak lepas dari faktor pengetahuan orang tua yang masih rendah mengenai gejala, penyebab,
dan tata cara penatalaksanaannya, hal tersebut menjadi salah satu penyebab meningkatnya
angka morbilitas dan mortalitas ISPA pada balita. Orang tua berperan sebagai penanggung
jawab utama dalam pemeliharaan kesehatan anak.
Latar belakang penelitian ini tersusun secara sistematis dan rapi. Format penulisan
telah disesuaikan dengan kaidah yang ditetapkan bagian Unit Penyelenggara Karya Tulis
Ilmiah (UPKTI) FK Unlam. Pada bagian tinjauan pustaka teori-teori yang dimasukkan sudah
sangat lengkap dan terdiri dari teori terdahulu dan teori yang terbaru. Kerangka teori pada
penelitian ini dijabarkan dengan sangat jelas dan lengkap. Sehingga, memudahkan para
pembaca dalam memahami penelitian ini. Untuk meminimalkan variabel pengganggu pada
penelitian ini, dalam pemilihan sampel menggunakan kriteria inklusi dan ekslusi sesuai
kriteria sampel yang dijabarkan. Instrumen penelitian berupa kuesioner pengetahuan ibu
tentang penanganan awal balita ISPA telah diuji validitas. Biaya penelitian ini sebesar dua
ratus lima puluh ribu rupiah, biaya yang terbilang kecil untuk manfaat yang besar. Hasil
penelitian ini bermakna dan sesuai dengan hipotesis. Penjelasan hasil uji analisis data
spearman dirincikan secara menyeluruh, dengan makna setiap angka yang terdapat dalam
hasil uji analisis. Peneliti menjaga kerahasian identitas sampel penelitian dengan cara, tidak
mencantumkan nama lengkap pada lampiran data sampel. Karya tulis ini juga melampirkan
foto saat penelitian berlangsung.
Karya tulis ini jauh dari kata sempurna dan masih banyak terdapat kesalahan. Latar
belakang pada penelitian ini kurang memiliki alasan yang kuat. Variabel pengganggu pada
penelitian ini tidak dikendalikan secara menyeluruh. Sehingga, masih banyak terdapat bias
pada penelitian ini. Kendala yang dihadapi pada penelitian ini yaitu waktu penelitian yang
sedikit, sehingga sulit mengumpulkan sampel dalam jumlah yang banyak. Beberapa cara
penulisan dalam Karya tulis ini masih tidak sesuai kaidah EYD. Contohnya, penulisan kata
non-pneumonia, seharusnya tidak perlu dimiringkan. Terdapat beberapa kesalahan dalam
penulisan kata maupun penyusunan kalimat. Penulis sebaiknya memeriksa kembali kata atau
kalimat yang tidak sesuai dengan EYD.
Karya tulis ini mampu memberikan informasi bagi pembaca mengenai tata cara
menangani balita yang terkena ISPA secara tepat agar gejala ISPA tidak bertambah berat.
Memberikan pesan kepada pembaca, khususnya ibu yang mempunyai anak balita yang
sedang sakit ISPA di Puskesmas Pekauman Banjarmasin, agar memerhatikan tata cara
menangani buah hatinya yang sedang sakit ISPA dengan tepat, untuk mencegah bertambah
beratnya gejala ISPA. Jika gejala ISPA bisa disembuhkan dengan cepat, maka angka
mortalitas dan morbiditas ISPA dapat menurun.