Está en la página 1de 2

Ada beberapa langkah rencana dalam Lean Production System

SHIFT PERTAMA

Recyling/Setup shift

Pertama, menyiapkan kotak yang berisi suku cadang dan peralatan yang akan
ditempatkan pada titik penggunaan/the point-of-use titik ini di dekat dengan pesawat
yang akan dirangkai.

Rangkaian pesawat akan di tempatan pada laju garis the pace of the line yang dimana
di atur sesuai dengan permintaan pelanggan (adanya target penyelesaian yang sudah
disepakati) garis tersebut akan bergerak pada kecepatan 2 inci per menitnya.

Angka pada jalur laju garis tersebut yg dikenal sebagai (pitch marks) menunjukkan
perkembangan yang sudah diselesaikan, sehingga dapat diketahui apakah rangkai
pesawat sudah sesuai dengan jadwal penyelesaian yang di targetkan apa belum.

Lalu,jika kotak yang berisi suku cadang dan peralatan tadi sudah habis, maka akan diisi
kembali ke tempat pengisian kit and cart. Kotak ini akan kembali dengan suku cadang,
alat-alat yang dibutuhkan, bahan kimia, serta instruksi standar kerja yang dibutuhkan para
pekerja sesuai dengan pekerjaan masing-masing.

Setelah selesai diisi oleh petugas yang berada ditempat pengisian kotak, maka langsung
di antarkan ke tempat titik penggunaan kembali. [sesuai dengan konsep just in time]

Jika dalam perakitan pesawat ada masalah, maka anggota team perakitan akan
melaporkan masalah itu kepada ketua tim perakitan. Setelah ketua team mengetahui
masalahnya, maka ia akan mencatatnya ke dalam Andon System. Sistem ini digunakan
untuk menunjukkan hal apa yang menjadi pemicu adanya masalah dalam perakitan dan
bagaimana keputusan yang akan diambil untuk menanganinya.

Andon system akan berhubungan langsung ke Rapid Response Team. Team ini berisi 5
anggota dan 1 ketua. Masalah dalam perakitan yang telah dilaporkan oleh ketua team
perakitan ke Andon system, team rapid response ini akan segera bergerak dan menemui
ketua team perakitan tersebut untuk mengkaji ulang masalahnya dan memberi solusinya.
Masalah akan dinyatakan selesai jika lampu kuning berkedip sudah berubah menjadi
warna hijau.

Lalu pada Team Feederline, team ini akan melakukan pekerjaan yang melengkapi bagian
pesawat lainnya. Contoh disini adalah kursi penumpang. Kursi penumpang akan di rakit
dan di susun sesuai dengan standar pesawat sebelum rakitan pesawat itu sampai ke jalur
team ini. jika pesawat telah sampai di jalur team feederline, maka anggota team tersebut
kursi penumpang akan di distribusikan ke dalam bagian pesawat menggunakan alat
pemindah. Setelah kursi sampai di dalam pesawat, maka akan diatur dan memasang
sesuai dengan ketentuan oleh pekerja yang berada dalam pesawat. Sementar pekerja yang
merakit bagian luar pesawat masih meneruskan pekerjaannya. Sehingga kemungkinan
kecil sekali ada pekerja yang bersantai dan tidak melakukan apa-apa.

Pekerjaan mereka selalu di awasi dengan Pacer System Monitor. Gunanya, dapat melihat
perkembangan perakitan pesawat yang sesuai dengan jadwal yang di targetkan. Pacer
System akan ditunjukkan melalui monitor besar yang dipasang di atas pabrik, sehingga
semua karyawan dapat mengetahui perkembangan perakitan pesawat.

Setelah shift pertama berakhir, semua kotak peralatan (kit and cart) akan dimasukkan ke
dalam Returning Carts Area. Ada 2 jam istirahat sebelum shift kedua dimulai. Pada saat
itulah kotak peralatan tersebut akan diisi kembali, setelah selesai akan di kembalikan
pada titik penggunaan.

SHIFT KEDUA

Dimulai dengan pengecekan rakitan pesawat oleh para mekanik apakah prosedurnya
sudah sesuai dengan standar kerja apa tidak. Jika sudah sesuai mekanik tersebut akan
mencatatnya di tabel yg telah tercantum pada kotak peralatan. Lalu team perakitan pun
melanjutkan pekerjaan yang telah di selesaikan oleh pekerja shift pertama.

Jika terdapat masalah kembali, ketua team perakitan akan melaporkannya ke Andon
System dan para Rapid Response Team akan segera menanganinya. Pekerjaaan akan
seimbang antara kedua shift jika cara kerja dan personel bekerja dengan cara yang sama.

Lalu pada Feederline menyiapkan kembali bagian pesawat lainnya sebelum rakitan
pesawat tersebut sampai ke jalur team ini. setelah diselesaikan rakitannya makan akan
segera dipasang oleh team perakit pesawat.

Lanjut ke Team yang menyiapkan sayap pesawat. Tugasnya adalah memroses atau
mendesain ulang sayap pesawat hingga lengkap. Jika sudah selesai dirakit, maka sayap
pesawat akan langsung dipasang ke rakitan pesawat dan melakukan pengecekan kembali
pada sayap dan roda pesawat apakah sudah siap digunakan ataupun belum. Proses
lainnya dalam hal merangkai pesawat masih berlajut.

Jika pesawat sudah selesai dirakit dengan sempurna dan sesuai standar, maka akan
diserahkan pada Tahap terakhir yaitu Recycling/Setup Shift lagi. setelah itu pesawat
dipindahkan keluar dari pabrik dan langsung diserahkan kepada kostumer.