Está en la página 1de 3

BAB 6 PENYUSUNAN ANGGARAN PENJUALAN

Pengertian
Anggaran penjualan adalah anggaran hasil penjualan atau anggaran hasil proses
menjual, rencana tertulis yang dinyatakan dalam angka dari produk yang akan
dijual perusahaan pada periode tertentu, disusun oleh fungsi penjualan. Menjual
(sell) berarti menyerahkan sesuatu kepada pembeli dengan harga tertentu dan
pada saat tertentu. Penjualan (selling) adalah proses kegiatan menjual, yaitu
kegiatan penetapan harga jual sampai produk didistribusikan ke tangan
konsumen. Jualan (sales) adalah hasil penjualan atas hasil proses menjual.
Manfaat
Anggaran jualan mempunyai dua manfaat utama, yaitu anggaran jualan sebagai
dasar penyusunan anggaran lainnya dan anggaran jualan sebagai ujung tombak
dalam mencapai tujuan perusahaan memperoleh laba.
Penyusunan Anggaran Penjualan
Sebekum menyusun anggaran jualan, biasanya dibuat ramalan jualan (sales
forecast).Selain ramalan jualan, perlu dipertimbangkan faktor yang
mempengaruhi anggaran jualan sebagai berikut:
Faktor pemasaran : luas pasar, keadaan persaingan, dan keadaan konsumen.
Faktor keuangan : kemampuan modl kerja mendukung pencapaian target
jualan yang dianggarkan.
Faktor ekonomis : meningkatnya jualan berarti meningkatkan laba
(rentabilitas) atau sebaliknya.
Faktor teknis : kapasitas terpasang (mesin dan alat mampu memenuhi target
jualan yang dianggarkan) serta mudah dan murahnya bahan baku dan tenaga
kerja.
Faktor kebijakan perusahaan
Faktor perkembangan penduduk
Faktor kondisi negara
Faktor lainnya
Penyusunan anggaran jualan dimulai dari mempertimbangkan faktor yang
mempengaruhi anggaran jualan. Setelah itu, menetapkan harga jual untuk
produk tertentu dan daerah tertentu. Kemudian membuat taksiran tiap jenis
produk yang akan dijual dan penentuan produk yang akan dijual pada daerah
tertentu. Langkah selanjutnya adalah memperhitungkan anggaran jualan, dan
terakhir disusunlah anggaran jualan.

BAB 7 PENYUSUNAN ANGGARAN PRODUK


Pengertian
Anggaran produk (product budget) adalah anggaran untuk membuat produk jadi
dan produk dalam proses dari suatu perusahaan pada periode tertentu. Produksi
adalah proses mengolah produk, sedangkan produk adalah hasil produksi
(khusus dalam hal penganggaran hanya dibahas barang saja). Produk jadi
(finished goods) adalah produk yang siap dijual. Produk dalam proses(work in
process)adalah produk yang masih dalam penyelesaian.
Produktivitas adalah kemampuan (daya) untuk menghasilkan sesuatu.
Produktivitas keuangan berarti kemampuan untuk menghasilkan likuiditas,
solvabilitas, dan rentabilitas. Produktivitas diukur dengan rumus keluaran
(output) dibagi dengan masukan (input).
Penyusunan Anggaran Produk
Penyusunan anggaran produk dapat disusun dengan empat cara, yaitu
mengutamakan stabilitas produk, mengutamakan stabilitas sediaan, gabungan
antara stabilitas produk dan stabilitas sediaan, serta disesuaikan dengan
keperluan manajemen.
Perusahaan yang mengutamakan stabilitas produk dalam penyusunan anggaran
produk maka tingkat sediaan dibiarkan berfluktuasi (berubah) dengan syarat
sediaan awal dan akhir sesuai dengan rencana semula, di sisi lain pola produk
juga harus konstan (stabil). Namun, apabila dalam satu periode jumlah
keseluruhan produk dibagi sama dalam masing-masing periode yang lebih
pendek tidak menghasilkan bilangan bulat, maka hanya beberapa periode
produknya yang konstan (stabil). Terdapat dua contoh dalam penyusunan
anggaran produk yang mengutamakan stabilitas produk, yaitu satu macam
produk dan bermacam produk.
Dengan mengutamakan stabilitas sediaan seharusnya rencana sediaan konstan
(stabil) artinya sediaan awal sama dengan sediaan akhir dan tingkat produk
dibiarkan berfluktuasi (berubah). Apabila sediaan awal dengan rencana sediaan
akhir tidak sama, maka hanya beberapa periode sediaan yang sama
(stabil).Terdapat dua contoh dalam penyusunan anggaran produk yang
mengutamakan stabilitas sediaan, yaitu satu macam produk dan bermacam
produk.
Pada cara gabungan, bila tingkat produk stabil maka ada kemungkinan tingkat
sediaan berubah, tetapi bila tingkat sediaan stabil maka ada kemungkinan
tingkat produk berubah. Berubahnya tingkat produk dan tingkat sediaan
biasanya diberi batasan minimal dan maksimal.
Anggaran produk dapat juga dibuat sesuai keperluan manajemen. Dalam hal ini,
manajemen dapat menentukan tingkat sediaan setiap periode. Manajemen
menentukan tingkat sediaan setiap periode karena manajemen ingin mengatur
tingkat putaran persediaan.

Putaran sediaan produk jadi=

Putaran sediaan produk jadi=

Jualan
Ratarata sediaan produk jadi

Sediaan produk jadi awal+ Sediaan produk jadi akhir


2