Está en la página 1de 8

Tugas Teori Matriks 1

Sistem Persamaan
Differensial Linear
Oleh :
1. Rosiana Disiati P. ( 1406505292)
2. Ika Indah Lestari ( 1406505222)
3. Ghea Suryawati (1406505216)

Diberikan persamaan differensial tunggal dari orde empat :


4
4

+
= cos
(1)
Persamaan ini, ekuivalen dengan empat sistem persamaan differensial orde satu.
Misalkan
1 = ,
maka diperoleh,

2 =

3 =

2
,
2

4 =

3
,
3

(2)

1
= 2

2
= 3

3
= 4

= 1 2 + cos

(3)

Tiga persamaan pertama diatas, diperoleh dari (2),


sedangkan persamaan yang terakhir diperoleh dari (1).
Sistem (3) dapat ditulis dalam bentuk matriks dan vektor

= + ()

dengan,

() =

0 1
0 0
0 0

0
1
0
0

0
0
1
0

0
0
=
0
cos

Banyak sistem persamaan linear dasar ekivalen dengan sistem orde-1 (4).
Diberikan:

+
+=


+
+ =

Turunan pangkat tertinggi dari u pada persamaan (5) adalah u; turunan


pangkat tertinggi dari v adalah v.
Penyelesaian untuk u dan v pada kondisi terhadap turunan pangkat yang
lebih rendah adalah:

Dari persamaan (5), didapat:

sedangkan untuk

+
cos
t
+ =
2

cos
t
;
2

didapat dari

=
;

dan diketahui bahwa


= dan
= ,
maka
= =

2
2

= "
2
= " = cos t
2

Dan didapat persamaan (6) sebagai berikut:




=

Subtitusikan v pada

Misalkan:
1 = ,

2 = ,

3 =

Maka, dengan mendistribusikan persamaan (6) untuk u dan mengganti nilai u,u,u , v dan v
dengan nilai diatas, maka didapat :
2
2

= =

= " = cos t
= cos + cos + cos
2 = = cos + cos 2 + cos 3 1
= + + +
=
3 = 2 3
= +

Sehingga, persamaan (5) ekivalen dengan sistem turunan orde-1 dimana


0
1
= 1
0
1

0
,
1

0
= ()

Prinsip umumnya sudah jelas: andaikan kita memiliki m persamaan linear, untuk m tidak
diketahui u1, u2,,um. katakanlah turunan orde tertinggi dari ui pada sistem adalah orde
i 1.
Jika koefisien dari turunan tertinggi dari matriks memiliki determinan bukan 0, kita
dapatkan penyelesaian untuk turunan orde tertinggi pada kondisi turunan pada orde
yang lebih rendah.
Kita dapat mendefinisikan:
1 = 1 ,
2 = 1 ,
1+1 = 2 , 1+2 = 2 ,

(1 1)

...,

1 = 1

...,

1+2 = 2

..............................................................

(1 1)

( 1)

dimana = 1 + ... + . Sekarang , dapat digunakan sebagai bentuk umum sistem


order pertama = + .