Kewajiban Bela Negara Bagi Setiap Warga Negara

Pendidikan Bela Negara

Salah satu solusi jangka panjang menjaga keutuhan, keamanan, dan kenyamanan hidup berbangsa dan bernegara, setiap negara membutuhkan fundamental ekonomi, budaya, dan pertahanan keamanan nasional yang kuat dan kokoh. Tanpa fundamental ketahanan nasional yang kuat, ancaman keamanan dan kenyamanan bangsa sangat rentan. Untuk itu, solusinya adalah pendidikan kewarganegaraan melalui pendidikan bela negara. Pendidikan bela negara ini menjadi penting, karena pertama kebutuhan legal. Secara hukum, khususnya merujuk Pasal 30 UUD 1945, setiap warga negara memiliki kewajiban bela negara. Oleh karena itu, pelaksanaan pendidikan bela negara menjadi sesuatu hal yang legal dan dipayungi konstitusi negara yang sangat kuat. Kedua, sebagaimana merujuk pada penjelasan di atas, pendidikan bela negara menjadi sesuatu yang wajib, sejalan dengan kenyataan empiris yang berkembang saat ini, yaitu jika dikaitkan dengan kondisi empiris Indonesia yang berada pada persimpangan kepentingan dunia. Realitas empiris inilah yang menjadi satu kebutuhan Indonesia untuk melakukan reorientasi sistem ketahanan nasional. Ketiga, kepentingan masa depan, khususnya dikaitkan dengan potensi ancaman di masa yang akan datang. Negara besar yang kuat secara militer dan atau kuat secara ekonomi-politik, merupakan ancaman yang potensial sebagai terorisme negara di masa yang datang. Sebagai contoh kasus penyerangan ke Irak. Kendati tidak mengantongi izin PBB, AS yang merasa kuat secara ekonomi dan militer, kemudian melaksanakan penyerangan ke Irak. Hal demikian, menjadi preseden dan indikasi bahwa negara yang kuat secara ekonomi dan militer, potensial menjadi terorisme negara kepada negara-negara lain. Dengan mengatasnamakan melawan terorisme, negara besar dapat menjadi negara teroris.

Pengertian Bela Negara

Bela Negara adalah sebuah konsep yang disusun oleh perangkat perundangan dan petinggi suatu negara tentang patriotisme seseorang, suatu kelompok atau seluruh komponen dari suatu negara dalam kepentingan mempertahankan eksistensi negara tersebut. Bela Negara adalah sikap dan perilaku warga negara yang dijiwai oleh kecintaannya kepada Negara Kesatuan Republik Indonesia yang berdasarkan Pancasila dan UUD 1945 dalam menjalin kelangsungan hidup bangsa dan negara yang seutuhnya.

Pengertian Bela Negara ( UU No 3 tahun 2002 Pasal 9 ayat 1 )

Sikap dan prilaku warga negara yang dijiwai oleh kecintaannya kepada Negara Kesatuan Republik Indonesia yang berdasarkan Pancasila dan UUD 1945 dalam menjamin kelangsungan hidup berbangsa dan bernegara.

Landasan konsep Bela Negara

. c.3 tahun 2002 tentang pertahanan negara  Landasan hukum bela negara a. Landasan Konstitusional . Setiap warga negara berhak dan wajib ikut serta dalam upaya pembelaan Negara Pasal 30 (1 &2) .  Undang-Undang No. Subyek dari konsep ini adalah tentara atau perangkat pertahanan negara lainnya.  Undang-Undang No. gangguan. dan hambatan baik yang datang dari dalam maupun dari luar.  Amandemen UUD ’45 Pasal 30 ayat 1-5 dan pasal 27 ayat 3. Unsur Dasar Bela Negara o Cinta Tanah Air o Kesadaran Berbangsa & bernegara o Yakin akan pancasila sebagai ideologi negara o Rela berkorban untuk bangsa & negara o Memiliki kemampuan awal bela negara o Berdasarkan UUD 1945 pada pasal 30 tertulis bahwa “Tiap-tiap warga negara berhak dan wajib ikut serta dalam usaha pembelaan negara. baik sebagai pekerjaan yang dipilih atau sebagai akibat dari rancangan tanpa sadar (wajib militer). Mulai dari hubungan baik sesama warga negara sampai bersamasama menangkal ancaman nyata musuh bersenjata. (1) Tiap-tiap warga negara berhak dan wajib ikut serta dalam usaha pertahanan dan keamanan negara (2) Usaha pertahanan keamanan negara dilaksanakan melalui Sishankamrata (TNI sebagai komponen Utama dan Rakyat sebagai komponen Pendukung).29 tahun 1954 tentang Pokok-Pokok Perlawanan Rakyat.  Undang-Undang No. o Dasar hukum dan peraturan tentang wajib bela negara  Tap MPR No.20 tahun 1982 tentang Ketentuan Pokok Hankam Negara RI.  Tap MPR No. mau tidak mau kita wajib ikut serta dalam membela negara dari segala macam ancaman. hingga yang paling keras.” Jadi sudah jelas. Spektrum bela negara itu sangat luas.VI Tahun 2000 tentang Pemisahan TNI dengan POLRI  Tap MPR No. Landasan Idiil .VI Tahun 1973 tentang konsep wawasan nusantara dan keamanan Nasional. Pancasila b.Landasan konsep bela negara adalah adanya wajib militer. Landasan Operasional .VII Tahun 2000 tentang Peranan TNI danPOLRI. Kesadaran bela negara itu hakikatnya kesediaan berbakti pada negara dan kesediaan berkorban membela negara. Diubah oleh Undang-Undang Nomor 1 Tahun 1988.   Tiap-tiap warga negara berhak dan wajib ikut serta dalam usaha pembelaan negara dan Syarat-syarat tentang pembelaan diatur dengan undang-undang. dari yang paling halus.” Dan “syaratsyarat tentang pembelaan diatur oleh UU. 3 Tahun 2002 (lihat Pengertian Bela Negara ). UU No. UUD 1945 (Amandemen)   Pasal 27 (3) .

Secara Fisik Segala upaya untuk mempertahankan kedaulatan negara dengan cara berpartisipasi secara langsung dalam upaya pembelaan negara (TNI Mengangkat senjata.  Wujud bela negara bagi pelajar . Menghormati dan menghargai para pahlawan yang telah berjuang merebut kemerdekaan b. Mempetahankan Negara jangan sampai dijajah kembali d. Pengabdian sesuai profesi  Contoh-Contoh Bela Negara : o Melestarikan budaya o Belajar dengan rajin bagi para pelajar o Taat akan hukum dan aturan-aturan negara o Arti penting pembelaan negara a. Pelatihan dasar kemiliteran secara wajib c. Pendidikan Kewarganegaraan b. Rakyat Berkarya nyata dalam proses Pembangunan). Untuk semua warga negara agar memiliki kewajiban dan hak yang jelas dalam ikut serta pembelaan terhadap negara. Ingin memajukan Negara c.  Alasan bela negara a. b.  Bentuk-bentuk bela negara a. Sebagai syarat berdirinya suatu negara b. Secara Non Fisik Segala upaya untuk mempertahankan NKRI dengan cara meningkatkan kesadaran berbangsa dan bernegara. Pengabdian sebagai prajurit TNI secara sukarela d. Untuk mempertahankan keutuhan wilayah negara d. Wujud bela negara ( UU No 3 Tahun 2002 ) a. Meningkatkan harkat dan martabat bangsa di mata dunia internasional. Untuk melindungi kedaulatan negara c. menanamkan kecintaan pada tanah air serta berperan aktif dalam upaya memajukan bangsa sesuai dengan profesi dan kemampuannya.

keutuhan wilayah negara dan keselamatan segenap bangsa. Ancaman yang mengganggu sendi-sendi kehidupan berbangsa dan bernegara          Aksi radikalisme Konflik komunal Terorisme Gerakan separatis Kejahatan lintas negara Kegiatan imigrasi lengkap Gangguan keamanan Polusi Bencana alam . bertanggung jawab atas tugas yang diberikan. menjaga keutuhan dan keharmonisan keluarga. berani mengemukakan pendapat. Menghormati jasa Pahlawan. Ancaman Militer . melestarikan adat dan budaya asli daerah. berkata dan bersikap baik. Lingkungan Keluarga . keutuhan wilayah NKRI dan keselamatan bangsa dari segala bentuk ancaman dan gangguan terhadap keutuhan bangsa dan negara  Pengertian ancaman Setiap usaha dan kegiatan.  Pengertian pertahanan negara Segala usaha untuk mempertahakan kedaulatan negara. Patuh pada aturan sekolah. Demokratis. Lingkungan Sekolah .a. menjaga nama baik keluarga dll b. baik dari dalam maupun luar negeri yang dinilai membahayakan kedaulatan negara. Lingkungan berbangsa dan bernegara . tidak ikut tawuran dll c. Lingkungan Masyarakat . Ancaman Non Militer .  Jenis-jenis ancaman a.        Spionase Sabotase Aksi teror bersenjata Agresi Pelanggaran wilayah Bentrokan bersenjata Perang saudara b. Memahami hak dan kewajiban dalam keluarga. Aktif dalam kegiatan masyarakat. rela berkorban untuk kepentingan masyarakat d. Ancaman yang menggunakan kekuatan bersenjata yang terorganisir yang dinilai dapat mengancam kedaulatan negara.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful