Está en la página 1de 2

ANALISA KASUS ASMA

Gejala klinik

Pada pasien ditemukan: Sesak napas Adanya mengi(bunyi ngik ngik) Makin memberat pada malam dan dini hari Terdapat riwayat asma pada keluarga(paman) Etiologi dan factor risiko

Pada pasien ditemukan: Faktor geneticpaman(+) asma Faktor LingkunganTerpapar cuaca dingin(Pasien hujan hujanan) Pemeriksaan Fisik

Wheezing Peningkatan frekuensi napas(takipneau) Pemeriksaan Penunjang

Foto Rontgen KLasifikasi

Derajat asma: Frekuensi serangan (3-4x/ tahun)pada pasien didapatkan serangan terakhir pada 5 bulan yang lalu Lama serangan(< 1 minggu)pada pasien hanya 2 hari Intensitas seranganpada pasien ringan Di antara serangantanpa gejala Pemeriksaan fisik diluar serangantidak ditemukan kelainan Didapatkan hasil:asma episodic jarang(asma ringan)

Derajat serangan: Kesadaranirritablee(rewel) Sianosistidak ada Wheezingnyaring Frekuensi napastakipneau(pergerakan dinding dada sangat cepat) Sao291-95%(Pada pasien saturasi oksigen nya 92%) Didapatkan hasil :derajat serangan sedang Tatalaksana

*Inj.dexamethasone (4 x3.5 mg) diberikan setiap 6 jam Dosis dexamethasone:1mg/kgBB/hari1mg x 14kg = 14mg/hari3.5mg setiap 6 jam *p/o salbutamol (4 x 1 mg) diberikan setiap 6 jam dosis salbutamol:0.1mg/kgBB/X 0.1 mg x 14kg = 1.4mg/hari 4x1mg setiap 6 jam