Está en la página 1de 3

jelaskan apa yang dimaksud dengan asuransi, tujuan, sifatnya dan berikan dasar hukum asuransi berarti pertanggungan

atau perlindungan atas suatu objek dari ancaman bahaya yang menimbulkan kerugian tujuan asuransi menurut purwosutjipto adalah untuk mengalihkan resiko si tertanggung kepada si penanggung. sedangkan menurut E.S.T Kansil tujuan asuransi adalah untuk memperkecil resiko yang harus dihadapi tertanggung apabila terjadi peristiwa yang merugikan tertanggung. sifat2 asuransi: asuransi timbul berdasarkan suatu perjanjian assuransi itu adalah suatu perjanjian bersyarat perjanjian assurans itu bersifat timbal-balik bahwa tujuan assurans itu adalah untuk mengalihkan resiko kepada penanggung bahwa dengan mengalihkan resiko itu ada kewajiban tertanggung untuk membayar premi bahwa tertanggung akan menerima ganti rugi berupa sejumlah uang atas peristiwa yang dideritanya dari penanggung bahwa didalam perjanjian asuransi itu pada pihak tertanggung harus melekat sifat mempunyai kepentingan atas peristiwa yang tidak tertentu berikan penjelasan pihak2 dalam perjanjian asuransi serta hak dan kewajiban para pihak Penanggung

berkewajiban memberikan polis kepada tertanggung mengganti kerugian dalam asuransi kerugian dan memberikan sejumlah uang haknya: menerima premi menerima keadaan2 yang dialami tertanggung tertanggung kewajiban membayar premi memberitahukan keadaan2 sebenarnya mengenai barang2 yang diasuransikan mencegah agar kerugian dapat dibatasi kewajiban khusus yang mungkin disebutkan dalam klaim polis jelaskan asas-asas dalam perjanjian asuransi asas indemnitas dalam perjanjian yang bertujuan memberikan gantirugi terhadap kerugian yang diderita oleh tertanggung yang disebabkan oleh bahaya sebagimana yang ditentukan dalam polis asas kepentingan yang dapat diasuransikan (insurable interest) adalah hak subjektif yang mungkin akan lenyap atau berkurang karena adanya peristiwa tidak tertentu asas kejujuran yang sempurna (utmost goodfaith-itikad baik): dalam perjanjian tertanggung diwajibkan untuk memberitahukan segala sesuatu yang diketahuinya mengenai objek atau barang yang akan dipertanggungkan secara benar diatur dalam pasal 251 KUD asas subrogasi pada penanggung: penanggung hanya menggantu rugi kepada tertanggung sebesar kerugian yang dideritanya saja.

250 HD --> pwnNGGUNG TISk Kn mwnggNTI PIHk kw 3 apabila kerugian yang terjadi disebabkan oleh tertanggung secara sengaja asuransi adalah perjanjian timbal balik dan hanya terjadi apabila terjadi evenemen evenemen adalah peristiwa yang tidak pasti syarat2 asuransi secara umum: kesepakatan objek kesepakatan evenemen pengalihan resiko kesepakatan asuransi harus tertulis dalam wujud polis kewenangan penanggungan asuransi harus berupa badan hukum kewenangan kepemilikan objek HALAL --> menjamin para pihak dan berdasarkan 251 KUHD wajib memberi informasi yang jelas saat mengklaim asuransi 1174 BW --> perjanjian pertanggungan adalah perjanjian yang tidak pasti bertujuan untuk untuk memperkecil resiko yang besifat timbal balik