Está en la página 1de 1

Pertanyaan Post Praktikum 1. Mengapa pada perubahan posisi. Pengukuran harus menunggu setelah 3 menit? 2.

Apakah ada perbedaan tekanan darah pada 3 posisi di atas (Percobaan A)? Mengapa demikian? 3. Apakah pengukuran tekanan darah secara palpasi dapat Menentukan nilai Korotkoff dan tekanan diastolik? Mengapa demikian? 4. Mengapa pada tekanan sistolik, denyut a. Radialis teraba? 5. Bagaimana mekanisme perubahan tekanan darah karena aktivitas Otot rangka?

Jika otot bekontraksi, maka otot perlu suplai oksigen lebih banyak. Untuk memenuhi kebutuhan tersebut, jantung memompa darah lebih cepat agar aliran darah ke otot meningkat sehingga denyut nadi dan tekanan darah juga meningkat. Ketika otot tersebut berhenti berkontraksi, suplai darah segera kembali seperti normal, jantung segera memperlambat pompanya sehingga denyut nadi dan tekanan darah menjadi turun sampai nilai normal. Oleh karena itu, setelah beberapa menit denyut nadi dan tekanan darah pada MR-2 akan kembali normal seperti sebelum dia melakukan aktivitas fisik.