Está en la página 1de 5

PERENCANAAN SISTEM PENDIDIKAN AGAMA ISLAM

A. Pengertian Perencanaan Sistem PAI Perencanaan Banyak pengertian perencanaan yang dikemukakan oleh para ahli. Mereka mendefinisikannya secara berbeda-beda. Di antara pengertian tersebut adalah sebagai berikut. 1. The process of setting goals, developing strategies, and outlining tasks and schedules to accomplish the goals (Planning adalah proses menetapkan tujuan, mengembangkan strategi, dan menguraikan tugas dan jadwal untuk mencapai tujuan). 2. Proses menyeleksi dan menghubungkan, fakta, imajinasi, dan asumsi untuk masa yang akan datang dengan tujuan memvisualisasikan dan mempormulasikan hasil yang diinginkan 3. Proses menghubungkan antara apa yang ada sekarang dengan kebutuhan, penentuan tujuan, prioritas program, dan alokasi sumber 4. Suatu proyeksi tentang apa yang diperlukan dalam rangka mencapai tujuan absah dan bernilai. 5. Perencanaan juga dapat dimaknai sebagai proses mempersiapkan kegiatankegiatan secara sistematis yang akan dilakukan untuk mencapai tujuan tertentu. 6. Perencanaan sebagai perhitungan dan penentuan tentang sesuatu yang akan dijalankan dalam rangka mencapai tujuan tertentu, siapa yang melakukan, bilamana, dimana, dan bagaiman melakukannya. 7. Perencanaan sebagai keseluruhan proses pemikiran dan penentuan secara matang menyangkut hal-hal yang akan dikerjakan di masa datang dalam rangka mencapai tujuan yang telah ditentukan sebelumnya. 8. Perencanaan adalah suatu proses penyiapan seperangkat keputusan untuk dilaksanakan pada waktu yang akan datang , dalam rangka mencapai sasaran tertentu.

Sedangkan

Cunningham

mendefinisikan

bahwa

perencanaan

yaitu,

menyeleksi

dan

menghubungkan pengetahuan, fakta-fakta, imajinasi-imajinasi dan asumsi-asumsi untuk masa yang akan datang dengan tujuan memvisualisasi dan memformulasi hasil yang diinginkan urutan kegiatan yang diperlukan dan prilaku dalam batas-batas yang dapat diterima yang akan digunakan dalam penyelesaian.1 Sistem Sedangkan pengertian sistem adalah Kata Sistem awalnya berasal dari bahasa Yunani (sust ma) dan bahasa Latin (syst ma). Pengertian dan definisi sistem adalah suatu kesatuan yang terdiri atas komponen atau elemen yang saling berinteraksi, saling terkait, atau saling bergantung membentuk keseluruhan yang kompleks.2 Mc Ashan mendefinisikan sistem sebagai strategi yang menyeluruh atau rencana yang di komposisi oleh satu set elemen yang harmonis, mempresentasikan kesatuan unit, masing-masing elemen mempunyai tujuan tersendiri yang semuanya berkaitan terurut dalam bentuk yang logis.3 Menurut saya pengertian sistem adalah satu kesatuan yang terdiri dari berbagai komponen yang saling terkait, saling berinteraksi, dan satu dengan lainnya saling pengaruh mempengaruhi dalam mencapai tujuan. Pendidikan Pendidikan sebagai sebuah sistem berarti satu kesatuan komponen pendidikan yang saling terkait secara terpadu untuk mencapai tujuan yang telah ditentukan. Adapun definisi pendidikan itu adalah suatu kombinasi yang tersusun meliputi unsur-unsur manusiawi, material, fasilitas, perlengkapan dan prosedur yang saling mempengaruhi mencapai

1 2

Made Pidarta, Perencanaan Pendidikan Parsipatori, (Jakarta, : PT Asdi Mahasatya, 2005, ) Cet III, Hal. 1 www. Localhost, Makalah-Perencanaan-Sistem-Pembelajaran.html 3 Made Pidarta, Perencanaan Pendidikan Parsipatori, (Jakarta, : PT Asdi Mahasatya, 2005, ) Cet III, Hal. 14

tujuan pembelajaran. Dalam definisi yang paling umum, sebuah sistem adalah sekumpulan objek/benda yang memiliki hubungan diantara mereka. 4 Pendidikan Islam dan Pendidikan Agama Islam. Pendidikan Islam adalah segala usaha untuk memelihara dan mengembangkan fitrah manusia serta sumber daya insani yang ada padanya menuju terbentuknya manusia paripurna (insan kamil) sesuai dengan norma Islam Sedangkan PAI berbeda dengan Pendidikan Islam. Pendidikan Agama Islam (PAI) memiliki pengertian yang lebih khusus dan sempit. Ia berarti usaha yang lebih khusus ditekankan untuk mengembangkan fitrah keberagamaan subjek didik agar lebih mampu memahami, menghayati dan mengamalkan ajaran-ajaran Islam. Dengan demikian Pendidikan Agama Islam (PAI) merupakan salah satu komponen dari Pendidikan Islam. Dalam maknanya yang lebih teknis PAI bermakna pendidikan agama Islam di lembaga pendidikan formal, ia juga menjadi nomenklatur dari mata pelajaran. Tujuan PAI di sekolah, meningkatkan keimanan, pemahaman, penghayatan dan pengamalan siswa terhadap ajaran agama Islam sehingga menjadi manusia muslim yang bertaqwa kepada Allah serta berakhlaq mulia dalam kehidupan pribadi, bermasyarakat berbangsa dan bernegara. Ruang lingkup PAI di sekolah meliputi, Al-Qur'an Hadits, Aqidah, Ibadah, Akhlaq, Tarikh/Sejarah Islam Dari uraian di atas dapat dimaknai bahwa yang dimaksud dengan perencanaan sistem PAI adalah proses merencanakan dan menetapkan tujuan, bahan, langkah-langkah pelaksanaan (termasuk di dalamnya pelaksana dan metode) serta evaluasi pendidikan agama Islam di sekolah. Sebelum dikemukakan lebih jauh tentang perencanaan Pendidikan Agama Islam, perlu dikemukakan beberapa persyaratan dalam membuat perencanaan, termasuk di dalamnya perencanaan PAI di sekolah, yaitu pertama, perencanaan PAI hendaknya memperhatikan dan didasarkan kepada tujuan yang jelas. Kedua, dalam perencanaan hendaknya mengutamakan
4

Oemar Hamalik, Kurikulum Dan Pembelajaran, ( Jakarta : Rineka Cipta, 1995,) hal. 57

aspek kesederhanaan, realistis dan praktis. Ketiga, terinci dan memuat segala uraian, klasifikasi kegiatan dan rangkaian kegiatan sehingga memudahkan pelaksanaan serta memedomaninya. Keempat, memperhatikan fleksibilitas sehingga mudah beradaptasi dengan keadaan, kebutuhan dan kondisi dan situasi. Kelima, menghindari duplikasi dalam pelaksanaannya. Jadi Perencanaan Sistem Pendidikan Agama Islam adalah suatu pemikiran/ persiapan untuk melaksanakan tujuan pengajaran atau aktifitas pengajaran dengan menerapkan prinsip-prinsip pembelajaran serta melalui langkah-langkah dalam pembelajaran yang menjadi suatu kesatuan yang terdiri atas komponen atau elemen yang saling berinteraksi, saling terkait, atau saling bergantung membentuk keseluruhan yang kompleks menjadi kombinasi yang tersusun meliputi unsur-unsur manusiawi, material, fasilitas, perlengkapan dan prosedur yang saling

mempengaruhi mencapai tujuan pembelajaran. B. Fungsi Perencanaan Sistem PAI

Menurut Udin Syaefudin Saud dan Abin Syamsudin Makmun, perencanaan memiliki arti penting sebagai berikut : 1. Dengan adanya perencanaan diharapkan tumbuhnya suatu pengarahan kegiatan, adanya pedoman bagi pelaksanaan kegiatan-kegiatan yang ditujukan kepada pencapaian tujuan pembangunan. 2. Dengan perencanaan, maka dapat dilakukan suatu perkiraan (fore-casting) terhadap halhal dalam masa pelaksanaan yang akan dilalui. 3. Perencanaan memberikan kesempatan untuk memilih berbagai alternatif tentang cara terbaik (the best alternatif) atau kesempatan untuk memilih kombinasi cara yang terbaik (the best combination). 4. Dengan perencanaan dilakukan penyusunan skala prioritas.

5. Dengan adanya rencana, maka akan ada suatu alat pengukur atau standar untuk mengadakan pengawasan atau evaluasi kinerja usaha atau organisasi, termasuk pendidikan.5 Banyak manfaat yang diperoleh dari perencanaan pendidikan dalam proses belajar mengajar yaitu : 1. Sebagai petunjuk arah kegiatan dalam mencapai tujuan. 2. Sebagai pola dasar dalam mengatur tugas dan wewenang bagi setiap unsur yang terlibat dalam kegiatan. 3. Sebagai pedoman kerja bagi setiap unsur, baik unsur guru maupun unsur murid. 4. Sebagai alat ukur efektif tidaknya suatu pekerjaan, sehingga setiap saat diketahui ketepatan dan kelambatan kerja. 5. Untuk bahan penyusunan data agar terjadi keseimbangan kerja.

6. Untuk menghemat waktu, tenaga, alat-alat dan biaya.

C. Tujuan Perencanaan Sistem PAI

Darwin Syah , Perencanaan Sistem Pengajaran Pendidikan Agama Islam. 2007 hal. 7