MODUL AUTOCAD 2000 DALAM MATA DIKLAT PEMASANGAN INSTALASI LISTRIK PENERANGAN DAN TENAGA

AL HAKIM BEACON
P E N D I D I K AN TE KN I K E LE KTR O FA KUL T A S T E KN I K

UNIVERSITAS NEGERI YOGYAKARTA 2004

BAB I PENDAHULUAN

A. DESKRIPSI JUDUL
Modul AutoCad merupakan modul praktikum berisi tentang materi macam perintah-perintah yang digunakan dalam penggunaan perangkat lunak (software) AutoCad dua dimensi. Modul ini membahas tentang jenis dan macam perintah-perintah yang digunakan dalam mengoperasikan perangkat lunak AutoCad, dari penggunaan perintah-perintah dasar hingga perintahperintah tingkat lanjut dalam proses penggambaran gambar dua dimensi. Proses penggambarannya selain menggunakan mouse juga menggunakan keyboard dalam memasukkan perintah-perintahnya. Modul ini terdiri dari 6 (enam) kegiatan belajar. Dengan menguasai modul ini siswa mampu mengoperasikan perangkat lunak (software) AutoCad dalam menggambar instalasi listrik penerangan dan tenaga. Selain itu siswa juga mampu mengubah (edit) gambar yang ada dan mencetak gambar.

B. PRASYARAT
Modul AutoCad merupakan sub modul dalam mata diklat Pemasangan Instalasi Listrik Penerangan dan Tenaga. Dalam mempelajari modul ini siswa harus telah mempelajari mata diklat Menggambar Teknik.

C. PETUNJUK PENGGUNAAN MODUL
a) Petunjuk bagi Siswa Siswa diharapkan dapat berperan aktif dan berinteraksi dengan sumber belajar yang dapat digunakan, karena itu harus memperhatikan hal-hal sebagai berikut : a. Langkah-langkah belajar yang ditempuh a) Persiapkan alat dan bahan! b) Bacalah dengan seksama uraian materi pada setiap kegiatan belajar! c) Cermatilah langkah-langkah kerja pada setiap kegiatan belajar sebelum mengerjakan, bila belum jelas tanyakan pada instruktur! d) Setelah mengerjakan latihan, simpan file anda pada folder My Documents dengan nama sesuai dengan materi yang dipelajari. e) Kembalikan semua peralatan praktik yang digunakan! b. Perlengkapan yang Harus Dipersiapkan Guna menunjang keselamatan dan kelancaran tugas/ pekerjaan yang harus dilakukan, maka persiapkanlah seluruh perlengkapan yang diperlukan. Beberapa perlengkapan yang harus dipersiapkan adalah: a) Unit Perangkat Komputer b) Alat tulis c. Hasil Pelatihan Siswa mampu: 1) Mengoperasikan perangkat lunak (software) AutoCad dalam menggambar instalasi listrik penerangan dan tenaga. 2) Mengubah gambar (edit) yang sudah ada menjadi sebuah gambar yang diinginkan. 3) Mencetak gambar ke sebuah kertas. b) Peran Guru Guru yang akan mengajarkan modul ini hendaknya mempersiapkan diri sebaik-baiknya yaitu mencakup aspek strategi pembelajaran, penguasaan materi, pemilihan metode, alat bantu media pembelajaran dan perangkat evaluasi.

Guru harus menyiapkan rancangan strategi pembelajaran yang mampu mewujudkan siswa terlibat aktif dalam proses pencapaian/ penguasaan kompetensi yang telah diprogramkan. Penyusunan rancangan strategi pembelajaran mengacu pada kegiatan pembelajaran pada setiap subkompetensi yang ada dalam GBPP.

D. TUJUAN AKHIR
Siswa dapat menguasai pengoperasian perintah-perintah yang digunakan dalam proses menggambar instalasi listrik penerangan dan tenaga menggunakan perangkat lunak (software) AutoCad.

E. KOMPETENSI
Sub Kompetensi 1 Mampu menggambar instalasi listrik penerangan Kriteria Unjuk Kerja 2 Menggambar instalasi listrik menggunakan perangkat lunak (software) AutoCad Lingkup Belajar 3 Menggambar instalasi listrik penerangan dan tenaga Sikap 4 ketepatan, ketelitian, dan kerapian dalam proses dan hasil gambar insaltalasi listrik penerangan dan tenaga Materi Pokok Pembelajaran Pengetahuan 5 Dapat menggambar obyek garis menggunakan perintah yang terdapat dalam AutoCad. Dapat menggambar obyek lingkaran, kotak, busur, dan menghapus obyek menggunakan perintah yang terdapat dalam AutoCad. Dapat mengedit gambar sederhana yang menggunakan AutoCad. Dapat memperbanyak gambar obyek, dan memotong obyek diantara dua obyek. Dapat menggambar obyek sekaligus mengedit obyek. Ketrampilan 6 Mengoperasikan perangkat lunak (software) AutoCad dalam menggambar instalasi Mengubah (edit) gambar yang ada Mencetak gambar ke dalam sebuah kertas

1.

2.

3. 4.

5. 6.

dapat mencerminkan obyek,
memformat garis dan mencetak gambar.

BAB II PEMBELAJARAN
A. KEGIATAN BELAJAR
1. Kegiatan Belajar 1: Jenis dan Macam Perintah Dasar Dalam Menggambar AutoCad I a. Tujuan Kegiatan Pembelajaran Setelah mempelajari materi kegiatan belajar satu ini siswa dapat menggambar obyek garis menggunakan perintah yang terdapat dalam AutoCad. b. Uraian Materi 1 1) Membuka file gambar Untuk membuka file gambar AutoCad, digunakan perintah OPEN. Cara penggunaan perintah OPEN adalah dengan mengetik perintah tersebut pada baris prompt Command. Selain itu dapat juga dengan mengklik toolbar Open atau mengklik menu File | Open untuk tujuan yang sama. Di dalam folder yang berisi file dengan ekstensi *.dwg adalah salah satu file yang dapat dibuka di AutoCad. Menggunakan Tombol Toolbar: Toolbar Group Perintah Keterangan Standard Toolbar OPEN Untuk membuka file gambar

2) Menyimpan file gambar Untuk menyimpan file gambar AutoCad, digunakan perintah SAVE. Cara penggunaan perintah SAVE adalah dengan mengetik perintah tersebut pada baris prompt Command. Selain itu dapat juga dengan mengklik toolbar Save atau mengklik menu File | Save As untuk tujuan yang sama. Menggunakan Tombol Toolbar: Toolbar Group Perintah Keterangan Standard Toolbar SAVE Untuk menyimpan file gambar

3) Sistem koordinat 2D Penggambaran di dalam AutoCad selalu digerakkan oleh sistem koordinat. Sistem koordinat adalah metode peletakkan titik yang memiliki pola tertentu. Dengan sistem ini, penggambaran menjadi lebih mudah dan terstruktur. Di dalam AutoCad dikenal tiga macam sistem koordinat, yaitu kartesius, polar, dan relatif. Ketiga sistem ini memiliki fungsi spesifik dan keunggulan masing-masing. a) Sistem koordinat kartesius 2D Sistem koordinat kartesius memiliki pola penempatan titik mengikuti arah sumbu X dan Y, dimana titik penempatan ditentukan dari jarak (nilai) pada sumbu X dan sumbu Y. Pada pertemuan nilai sumbu X dan Y tersebutlah titik penempatan dibuat. Sumbu X adalah sumbu horizontal (mendatar), sedangkan sumbu Y adalah sumbu vertikal (tegak). Kedua sumbu tersebut bersilang dan bertemu pada sebuah titik yang disebut titik asal. Titik asal biasanya bernilai 0,0. Lihat Gambar 1.1 untuk ilustrasi penggambaran dari sistem koordinat kartesius 2D. Ruas sumbu X bernilai positif selalu mengarah ke kanan, dan bernilai negatif selalu mengarah ke kiri. Untuk ruas sumbu Y bernilai positif mengarah ke atas, dan bernilai negatif mengarah ke bawah. Format pemasukkan nilai penempatan titik adalah nilai X diikuti koma dan nilai Y.

Gambar 1.1. Sistem koordinat kartesius 2D

Di dalam AutoCad, posisi titik asal adalah berada pada sudut paling kiri bawah layar drawing area (daerah gambar), yaitu bernilai 0,0. Lihat Gambar 1.2 untuk gambar ilustrasi titik asal dimaksud. Sedangkan titik sudut paling kanan atas adalah batasan (limit) gambar, yaitu biasanya bernilai 12,9. Nilai batas gambar akan mengacu pada setting ukuranbatas. Akan tetapi masih dimungkinkan untuk membuat gambar yang melebihi ukuran batas gambar (12,9)

Gambar 1.2. Posisi titik asal dan limit gambar dalam AutoCad

Contoh: Untuk contoh pembuatan garis menggunakan prinsip pemasukkan nilai berdasarkan kartesius, akan dibuat garis dimulai pada titik 2,3 (X=2, Y=3) dan berakhir pada titik 4,1 (X=4, Y=1). Perhatikan Gambar 1.3 untuk ilustrasi hasil pembuatan garis menggunakan sistem koordinat kartesius.
Command Specify Specify Specify : LINE first point : 2,3 next point or (Undo) : 4,1 next point or (Undo) : (Enter)

Command Specify Specify Specify Specify Specify : LINE first point : next point or next point or next point or next point or 1. Hasil pembuatan garis menggunakan kartesius 2D Latihan: Buatlah garis menggunakan sistem koordinat kartesius 2D pada koordinat-koordinat berikut: 1.1 (Undo) : @3<0 (Undo) : @2<90 (Undo) : @2<135 (Close/Undo) :(Enter) . dengan memasukkan nilai jarak peempatan dan arah (sudut) penempatan Format dari koordinat polar adalah: @jarak<sudut Keterangan: 1) Tanda @ mutlak diberikan ketika ingin menggunakan polar 2) Nilai jarak adalah panjang penempatan titik (garis) yang akan dibuati dari titik sekarang.4. Untuk nilai sudut dapat dilihat pada gambar 1.. Gambar 1. 3) Tanda < adalah sebagai pemisah. dilanjutkan dengan menbuat garis sepanjang 3 kearah atas (90˚). Perhatikan Gambar 1.4 menuju ke -10.3.8 2.5.1 b) Sistem koordinat polar 2D Sistem koordinat polar menggunakan prinsip penentuan titik koordinat berikutnya dari koordinat saat ini. Akan dibuat garis dengan panjang 2 kearah kanan (0˚).Gambar 1.1 menuju ke 7. Sudut rotasi dalam satuan derajat Contoh: Sebagai contoh pembuatan garis menyilang. dari 3. 4) Nilai sudut adalah sebagai penentu arah penempatan titik. untuk ilustrasi hasil pembuatan garis menggunakan sistem koordinat kartesius. dimana satuan yang digunakan adalah derajat.4. dari 1.

Lihat Gambar 1.lebar Keterangan: 1) Tanda @ mutlak diberikan ketika ingin menggunakan koordinat relatif. @10<270 2. sedangkan untuk nilai negatif akan ke arah kiri dan ke bawah.6. Lihat Gambar 1. @6<135. Membuat garis nilai panjang dan lebar negatif Dalam contoh penggunaan koordinat relatif adalah dengan membuat sebuah garis yang dimulai dari titik 1. Untuk titik berikutnya ditentukan dengan memasukkan nilai yang bernilai positif. @10<225. b.Gambar 1. Hasil pembuatan garis menggunakan relatif 2D bernilai positif. @14<90 c) Sistem koordinat relatif 2D Sistem koordinat realatif menggunakan prinsip penentuan titik berikutnya berdasarkan memasukkan jarak panjang (x) dan lebar (y). yaitu panjang = 3 dan lebar = 2. 3) Tanda koma mutlak diberikan sebagai pemisah pemasukkan nilai panjang dan lebar. 4) Nilai lebar adalah nilai yang melebar (y). sebagai ilustrasinya. . maka arah pembentukan garis adalah ke kanan dan ke atas.1 next point or (Undo) : @3. Contoh: a. titik awal 3. yaitu panjang = -3 dan lebar = -2. titik awal -4.7 sebagai ilustrasinya.-2 menuju ke @12<0.1. 2) Nilai panjang adalah nilai memanjang (x). Untuk titik berikutnya ditentukan dengan memasukkan nilai yang bernilai negatif.1. Hasil pembuatan garis menggunakan polar 2D Latihan: Buatlah garis menggunakan sistem koordinat polar 2D pada koordinat-koordinat berikut: 1.6.4 menuju ke @5<45. Format dari koordinat relatif adalah: @panjang.2 next point or (Undo) : (Enter) Gambar 1.5. Command Specify Specify Specify : LINE first point : 1. Apabila lebar dan panjang bernilai positif. Membuat garis nilai panjang dan lebar positif Dalam contoh penggunaan koordinat relatif adalah dengan membuat sebuah garis yang dimulai dari titik 1.

Selain itu dapat mengklik toolbar Line. obyek segitiga .1 next point or (Undo) : @-3. dapat menggunakan perintah line yang diketik dalam prompt command. @-7.4 menuju ke @6. Contoh pembuatan obyek garis dengan pengklikan langsung. Perhatikan instruksi berikut dengan mengklik mouse sambil melihat Gambar 1. Command Specify Specify Specify Specify : LINE first point : next point or next point or next point or (klik di layar posisi TK1) (Undo) : (klik di layar posisi TK2) (Undo) : (klik di layar posisi TK3) (Close/Undo) : (Enter) Gambar 1. Latihan: Buatlah obyek menggunakan sistem pembuatan garis menggunakan tombil mouse: 1. Dalam membuat garis di dalam AutoCad menggunakan mouse dengan cara mengklik langsung pada daerah gambar di layar AutoCad.Command Specify Specify Specify : LINE first point : 1. titik awal 5.10.-2 next point or (Undo) : (Enter) Gambar 1.17.-15 4) Membuat Obyek Garis (line) Dalam AutoCad perintah membuat obyek garis dengan mengetikan perintah LINE. titik awal 5.8. atau dapat juga mengklik menu Draw | Line.4 menuju ke @-6.8.7.7 2. Untuk menjalankan perintah ini. Latihan:: Buatlah garis menggunakan sistem koordinat relatif 2D pada koordinat-koordinat berikut: 1. Hasil pembuatan garis menggunakan relatif 2D bernilai negatif. a) Membuat garis dengan pengklikan langsung dengan mouse Metode pengklikan langsung menggunakan mouse dilakukan dalam proses membuat oybyek garis yang tidak membutuhkan presisi. Untuk memberhentikan pembuatan garis dapat dengan menekan tobol (Enter) atau Spasi. Menggunakan Tombol Toolbar: Toolbar Group Perintah Keterangan Draw LINE Untuk membuat obyek garis Dalam membuat garis obyek yang akan dibuat tidak terbatas jumlahnya. @0.

Gambar evaluasi I-1. . Buatlah obyek di bawah ini menggunakan perintah LINE. Gambar evaluasi I-2. c. obyek segiempat 3. 2. obyek segilima b) Membuat garis dengan polar Dalam bagian ini. Command Specify Specify Specify Specify Specify : LINE first point : next point or next point or next point or next point or (klik kira-kira di pusat layar) (Undo) : @2<0 (Undo) : @2<90 (Close/Undo) : @2<180 (Close/Undo) : C Perhatikan pada baris terakhir pada contoh penggunaan perintah Line diatas. Evaluasi 1 1. Gambar 1. Gambar 1. Huruf tersebut merupakan perintah dalam Line untuk menutup pembuatan obyek garis. mencoba membuat obyek garis berbentuk bujur sangkar. Buatlah obyek di bawah ini menggunakan perintah LINE.9. Di sana dipergunakan huruf C.2. Pakaialah metode membuat obyek garis yang menurut anda paling mudah. Huruf C merupakan kependekan dari Close (tutup).10. Pakaialah metode membuat obyek garis yang menurut anda paling mudah. dan menghubungkannya secara langsung ke posisi awal pembuatan garis dilakukan. dengan bantuan koordinat polar untuk membuat obyek yang presisi.

2. Titik pusat dengan radius Untuk contoh menggunakan lingkaran metode titik pusat adalah dengan membuat lingkaran dengan pemasukan ukuran lingkaran berdasarkan radius. tiga titik (3 point/3p).1 untuk tampilan hasilnya. Latihan lingkaran menggunakan Radius b. Perhatikan Gambar 2. radius = 100 b. radius = 80 2. busur. radius = 300 c. Ukuran sudut yang digunakan adalah 45°. radius = 20 d. biasanya dilakukan dengan jalan mengklik secara langsung pada posisi yang diinginkan di layar kerja AutoCad. dapat menggunakan tombol menu Dimension | Radius dan klik pada garis lingkaran. Pada tahap berikutnya. a) Metode titik pusat (center point) Dalam membuat lingkaran menggunakan metode titik pusat. Uraian Materi 2 1) Membuat Obyek Lingkaran (circle) Untuk membuat lingkaran gunakan perintah CIRCLE.10. Kegiatan Belajar 2: Jenis dan Macam Perintah Dasar Dalam Menggambar AutoCad II a. Tujuan Kegiatan Pembelajaran Setelah mempelajari materi kegiatan belajar satu ini siswa dapat menggambar obyek lingkaran. Setelah hasilnya tertampil pada layar AutoCad apabila akan membuktikan apakah ukuran radius benar. . Latihan: 1. Lingkaran titik pusat dengan radius. kotak. b.1. Di sini radiusnya adalah 4.2. akan diminta untuk memasukkan nilai radius atau diameter dari lingkaran yang akan dibuat tersebut. pertama akan diminta untuk menentukan titik pusat dari lingkaran yang akan dibuat. Buatlah obyek lingkaran dengan memasukkan nilai diameter sebagai berikut: a. Buatlah obyek di bawah ini menggunakan perintah CIRCLE dan LINE. yaitu metode titik pusat (center point). Contoh: a. Di sini diberikan contoh pembuatan lingkaran dengan diameter 7. dua titik (2p). Gambar 2. radius = 60 e. Command : CIRCLE Specify center point for circle or (3P/2P/Ttr (tan tan radius)): (klik kira-kira di pusat layar) Specify radius of circle or (Diameter) : 4 Gambar 2. Di dalam menentukan titik pusat. Terdapat empat metode yang dapat digunakan untuk membuat obyek lingkaran. Titik pusat dengan diameter Berikutnya adalah membuat lingkaran metode titik pusat dengan pemasukkan nilai berdasarkan diameter. dan menghapus obyek menggunakan perintah yang terdapat dalam AutoCad. dan tangent-tangent-radius (ttr). Gambar 1.

Gambar 2. Buatlah obyek lingkaran dengan memasukkan nilai diameter sebagai berikut: a. Setelah hasilnya tertampil pada layar AutoCad apabila akan membuktikan apakah ukuran diameter benar. diameter = 60 e. diameter = 80 2. Command : CIRCLE Specify center point for circle or (3P/2P/Ttr (tan tan radius)): (klik kira-kira di pusat layar) Specify radius of circle or (Diameter) <4. diameter = 20 d. dapat menggunakan tombol menu Dimension | Diameter dan klik pada garis lingkaran. Latihan: Buatlah 5 obyek lingkaran dengan menggunakan metode 3 titik. Latihan: 1. . Pembuatan lingkaran 3P. Lingkaran titik pusat dengan diameter.000> : D Specify diameter of circle <8. diameter = 300 c. Command Specify Specify Specify Specify : CIRCLE center point for circle or (3P/2P/Ttr (tan tan radius)): 3P first point on circle : (klik TK1) second point on circle : (klik TK2) third point on circle : (klik TK3) Gambar 2.adalah tampilan hasilnya. Buatlah obyek di bawah ini menggunakan perintah CIRCLE dan LINE. Di sini harus menentukan tiga titik koordinat di layar AutoCad sebagai pembentuk obyek lingkaran.4. Latihan lingkaran menggunakan Diameter b) Metode tiga titik (3P) Metode kedua yang dapat diterapkan di dalam membuat obyek lingkaran menggunakan perintah CIRCLE adalah tiga titik (3P).000> : 7 Gambar 2. diameter = 100 b. Ukuran sudut yang digunakan adalah 45°.5.3.

Nilai lebar adalah nilai panjang garis yang searah sumbu y Selain dapat menggunakan perintah REC dapat juga mengklik toolbar Rectangle atau mengklik menu Draw | Rectangle untuk pemanggilan perintah REC. sebelum sebagai gambar kerja dimana posisi pengklikan lakukan. b). d).6. Nilai lebar adalah nilai panjang garis yang searah sumbu x c).c) Metode dua titik (2P) Prinsip dasar metode dua titik (2P) dalam membuat obyek lingkaran adalah diminta untuk menentukan titik koordinat yang akan membentuk besar lingkaran yang akan dibuat. Tanda < adalah sebagai pemisah.4 Gambar 2. Ukuran dua titik koordinat tersebut adalah sekaligus sebagai diameter dari lingkaran yang akan dibuat. Pembuatan kotak. Latihan:: Buatlah 5 obyek lingkaran dengan menggunakan metode 3 titik. Dengan memasukkan perintah: @lebar<panjang Keterangan: a).7. Command : REC Specify first corner point of (Chamfer/Elevation/Fillet/Thicknes/Width): (klik TK1) Specify other second point : @2. Mengklik secara langsung di layar Command Specify Specify Specify : CIRCLE center point for circle or (3P/2P/Ttr (tan tan radius)): 2P first end for circle’s diameter : (klik TK4) second end for circle’s diameter : (klik TK5) Gambar 2. Menggunakan Tombol Toolbar: Toolbar Group Perintah Keterangan Draw REC Untuk membuat obyek kotak Contoh: Ikuti instruksi berikut sambil memperhatikan Gambar 2. Pembuatan lingkaran 2P dengan mengklik langsung.7. Penggambaran obyek kotak dapat dimasukkan ukuran yang tepat. Tanda @ mutlak. Contoh: a. . 2) Membuat Obyek Kotak Dalam membuat obyek kotak di dalam AutoCad digunakan perintah REC.

ukuran @70. Buatlah obyek kotak dengan memasukkan nilai sebagai berikut: a. Selain dapat menggunakan perintah ARC. Pembuatan busur tiga titik. dapat juga mengklik toolbar Arc atau mengklik menu Draw | Arc untuk pemanggilan perintah ARC. Buatlah obyek di bawah ini menggunakan perintah REC dan LINE. Menggunakan Tombol Toolbar: Toolbar Group Perintah Keterangan Draw ARC Untuk membuat obyek busur Metode dalam membuat busur adalah menentukan tiga titik penempatan sebagai pembentuk obyek busur yang akan dibuat. Ukuran sudut yang digunakan adalah 30° dan 45°. Contoh: Ikuti instruksi berikut sambil memperhatikan Gambar 2.9. Ukuran sudut yang digunakan adalah 45° . ukuran @30. Latihan obyek kotak.9. 3) Membuat Obyek Busur Untuk membuat obyek busur di dalam AutoCad digunakan perintah ARC.8. ukuran @50.Latihan:: 1.50 b. Teknik yang diterapkan sama seperti pembuatan lingkaran metode 3P.40 c. Dalam gambar ini menggunakan perintah CIRCLE dan LINE. Evaluasi 2 1. sebelum sebagai gambar kerja dimana posisi pengklikan lakukan. Buatlah simbol lampu pijar yang sering digunakan dalam penggunaan gambar teknik listrik. Gambar 2. Command Specify Specify Specify : ARC start point of arc or (CEnter)): (klik TK1) second point of arc or (Center/ENd)): (klik TK2) end point of arc : (klik TK3) Gambar 2.90 2. c.

Evaluasi 2-2 3. Evaluasi 2-1 2. Gambar 2.11. kotak dengan ukuran lebar panjang 20x80. Buatlah gambar simbol speaker seperti gambar dibawah ini dengan spesifikasi gambar sebagai berikut: Garis penghantar sepanjang 15.10. tuas saklar dengan panjang 10 sudut kemiringan 30˚. Evaluasi 2-3 .12. Buatlah gambar saklar 1 kutub seperti gambar dibawah ini dengan spesifikasi gambar sebagai berikut: Garis penghantar sepanjang 15. garis miring 20 sudut kemiringan 45˚. Lingkaran dengan jari-jari 1.Gambar 2. Gambar 2.

Teknik dasar di dalam memilih obyek adalah mengklik secara langsung obyek yang diinginkan satu per satu. Dalam memilih obyek menggunakan metode crossing ini. ERASE untuk menghapus obyek. Crossing merupakan salah satu metode pemilihan obyek di dalam AutoCad. Sebagai catatan metode crossing ini ada dua . Setelah itu tampil prompt Select object. dimana seluruh obyek yang masuk ke dalam empat persegi ini akan terpilih. Menghapus obyek berarti tersebut akan hilang selamanya. Menggunakan Tombol Toolbar: Toolbar Group Perintah Keterangan Modify ERASE Untuk menghapus obyek Contoh: a). pemilihan obyek akan dibantu oleh sebuah empat persegi. Atau dapat mengklik toolbar U atau mengkli menu Edit | Undo untuk dapat menjalankan perintah U. Kegiatan Belajar 3: Jenis dan Macam Perintah Dasar Dalam Mengedit Gambar I a. dan lain sebagainya. Select object : (klik obyek yang akan dihapus) Select object : (klik obyek lain yang juga ingin dihapus) c). Tujuan Kegiatan Pembelajaran Setelah mempelajari materi kegiatan belajar satu ini siswa dapat mengedit gambar sederhana yang menggunakan AutoCad. dapat dibatalkan dengan memilih obyek tersebut dengan menekan tombol Shift. maka obyek tersebut perlu dipilih. Selain dapat mengetik perintah ERASE secara langsung pada prompt Command. Uraian Materi 3 1) Menghapus Obyek Untuk menghapus obyek yang tidak diperlukan lagi.3. CIRCLE untuk membuat lingkaran. Perintah U dapat dijalankan secara langsung pada prompt Command. Mengetik perintah ERASE secara langsung pada prompt command sebagai berikut: Command : ERASE b). dapat juga menggunakan toolbar Erase atau mengklik menu Modify | Erase. dapat menggunakan perintah ERASE. maka dapat menekan tombol Enter atau Spasi untuk mengakhiri penggunaan perintah Erase dan kembali ke prompt Command. Apabila terdapat suatu obyek yang sebenarnya tidak ikut dipilih tetapi terpilih. Menggunakan Tombol Toolbar: Toolbar Group Perintah Keterangan Standar Toolbar U Untuk membatalkan perintah AutoCad penggunaan suatu 3) Prinsip dasar pemilihan obyek Memilih obyek adalah bagian penting di dalam penggambaran dan pengeditan gambar. b. Selain itu dapat menggunakan metode Crossing. Apabila tidak ada obyek yang ingin dihapus lagi. Dari prompt ini dapat memilih obyek yang ingin dihapus secara langsung dengan mengklik obyek bersangkutan satu per satu pada daerah gambar. karena untuk suatu obyek yang ingin dimodifikasi dan ditambahkan sesuatu terhadapnya. Untuk membatalkan penggunaan perintah AutoCad dapat menggunakan perintah U. maka dapat memiliki kesempatan untuk membatalkan penggunaan perintah tersebut. Select object : (Enter) 2) Membatalkan penggunaan suatu perintah Apabila telah menggunakan suatu perintah seperti LINE untuk membuat garis.

Selain itu dapat juga dengan menuliskan ORTHO pada Command Prompt. d). b). Dalam Gambar 3.1. Gambar pemilihan dengan metode crossing 4) Perintah Ortho Perintah Ortho digunakan untuk membantu pergerakan kursor mouse agar sesuai dengan sumbu X atau sumbu Y. pemilihan akan dimulai dari sisi kanan obyek. Contoh: Dua obyek lingkaran di dalam Gambar 3. Hal ini akan mengakibatkan kedua obyek lingkaran terhapus Command : ERASE Select object: (klik TK3) Specify opposite corner: (klik TK4) Select object: (Enter) Gambar 3. Untuk mengaktifkannya dapat mengkliknya pada Status Bar bagian bawah bertuliskan ORTHO. Yang pertama mengklik dari sisi kiri maka obyek yang secara keseluruhan terdapat dalam segi empat akan terpilih.1.a.1.a. Ikuti instruksi berikut sambil memperhatikan 3. Buatlah dua obyek lingkaran menggunakan perintah CIRCLE seperti terlukis pada Gambar 3. Menggunakan Tombol Toolbar: Toolbar Group Perintah Keterangan Drafting ORTHO Untuk membantu pergerakan kursor mouse Setting sesuai dengan sumbu X dan Y Command : ORTHO Enter mode [ON/OFF] <current>: ON Sebagai ilustrasinya dapat dilihat dari gambar di bawah ini: Gambar 3. merupakan contoh yang akan digunakan dalam pemilihan obyek. Untuk melihat aktif tidaknya status Ortho pada AutoCad adalah dengan melihat pada Status Bar bagian bawah.b.cara. untuk posisi pengklikan.b.2. Ikuti instruksi berikut sambil memperhatikan Gambar 3. Cara kedua mengklik dari kanan maka obyek yang terkena garis segi empat akan terpilih. pemilihan akan dimulai dari sisi kiri obyek.1. Dalam Gambar 3. Penggunaan Status Ortho .1. a). Pada saat tulisan ORTHO terlihat transparan berarti status Ortho sedang off.1. Buatlah dua obyek lingkaran menggunakan perintah CIRCLE seperti terlukis pada Gambar 3.a. Akan tetapi pada saat tulisan ORTHO terlihat jelas berarti status Ortho sedang on.b. Command : ERASE Select object: (klik TK1) Specify opposite corner: (klik TK2) Select object: (Enter) c).1.1. untuk posisi pengklikan. Hal ini akan mengakibatkan kedua obyek lingkaran terhapus.

Selain itu dapat juga dengan menuliskan OSNAP pada Command Prompt. Perintah ini juga bisa dijalankan dengan shortcut tombol F3. Akan tetapi pada saat tulisan OSNAP terlihat jelas berarti status Osnap sedang on. Gambar 3. Di dalam kotak dialog Osnap terdapat beberapa pilihan fungsi obyek snap yang bisa diaktifkan dengan memberi tanda cek (√) pada kotak pilihan. Pada saat tulisan OSNAP terlihat transparan berarti status Osnap sedang off.4. Apabila tidak mengaktifkan fungsi ini pembuatan garis yang akan ditempatkan pada obyek garis atau busur hanya dapat dikira-kira. Sebagai ilustrasi. Status ini dapat diaktifkan di tengah penggunaan suatu perintah. Contoh penggunaan Endpoint .5) Perintah Osnap Perintah Osnap digunakan untuk penempatan titik lokasi obyek yang presisi dan akurat. a) Endpoint (ENDP) Pilihan fungsi obyek snap digunakan untuk mendapatkan titik tepat pad ujung obyek garus atau busur. Untuk mengaktifkannya dapat mengkliknya pada Status Bar bagian bawah bertuliskan OSNAP. Menggunakan Tombol Toolbar: Toolbar Group Perintah Keterangan Drafting Setting Command : OSNAP OSNAP Untuk membantu mendapatkan titik pada suatu obyek Sebagai ilustrasinya dapat dilihat dari gambar di bawah ini: Gambar 3. Pada gambar dibawah ini pengguna AutoCad diberikan panduan untuk meletakkan garisnya pada ujung setiap obyek. Untuk melihat aktif tidaknya status Osnap pada AutoCad adalah dengan melihat pada Status Bar bagian bawah.3. Gambar kotak dialog Osnap. lihat gambar berikut ini. Dengan bantuan fungsi Endpoint maka ujung sebuah garis atau busur akan didapat secara presisi dan akurat.

6. Gambar 3. lihat gambar berikut ini. Pada Gambar 3.6. lihat gambar berikut ini. Sebagai ilustrasi. seperti garis. Pada gambar dibawah ini pengguna AutoCad diberikan panduan untuk meletakkan garisnya pada titik pusat obyek lingkaran dan busur. busur. dibawah ini pengguna AutoCad diberikan panduan untuk meletakkan garisnya pada pusat setiap obyek. lihat gambar berikut ini.8. Dengan fungsi MID ini AutoCad akan otomatis mencari sendiri pusat obyek yang akan diambil titik pusatnya. block. Contoh penggunaan Perpendicular e) Center (CEN) Fungsi ini digunakan untuk mendapatkan titik tepat pada pusat obyek lingkaran atau busur. mudah dengan tingkat keakurasian yang tinggi. Pada Gambar 3. dibawah ini pengguna AutoCad diberikan panduan untuk meletakkan garisnya pada titik pusat di sekitar obyek lingkaran dan busur. Gambar 3. Sebagai ilustrasi. Sebagai ilustrasi. Contoh penggunaan Midpoint d) Perpendicular (PER) Fungsi ini digunakan untuk mendapatkan titik tegak lurus (90°) terhadap garis yang dituju (diklik).5. TK1 TK2 sebelum sesudah Gambar 3. lihat gambar berikut ini. c) Midpoint (MID) Fungsi ini digunakan untuk mendapatkan titik pusat dari sebuah obyek. Contoh penggunaan Tangent .5.7. Contoh penggunaan Center f) Tangent (TAN) Fungsi ini digunakan untuk mendapatkan titik singgung obyek lingkaran atau busur. Pada Gambar 3. dibawah ini pengguna AutoCad diberikan panduan untuk meletakkan garisnya pada setiap garis yang membentuk titik tegak lurus (90°) terhadap garis yang dituju. atau polyline. Menggunakan bantuan fungsi CEN pada saat ingin mendapatkan pusat obyek lingkaran atau busur dapa terlaksanan dengan cepat.b) Insertion (INT) Fungsi ini digunakan untuk untuk mendapatkan titik yang terdapat pada obyek text.8. TK1 TK2 sebelum sesudah Gambar 3. Sebagai ilustrasi.

dan 270°.11.9. Contoh penggunaan Quadrant j) Intersection (INT) Fungsi ini digunakan untuk untuk mendapatkan titik persilangan (perpotongan) dua obyek atau lebih. Gambar 3.13. garis. NEA akan mencari sendiri titik terdekat dan melekatkannya dengan obyek tersebut. Contoh penggunaan Intersection k) Paralel (PAR) Fungsi ini digunakan untuk mendapatkan titik searah dengan garis yang sebelumnya digambar. dibawah ini pengguna AutoCad diberikan panduan untuk membuat garis yang sejajar dengan garis yang dibuat sebelumnya. 180°.12. busur. AutoCad akan secara otomatis mencari kuadran di mana titik terdekat dilakukan pengklikan. atau elips. Gambar 3. lihat gambar berikut ini. Sebagai ilustrasi. lingkaran. h) Nearest (NEA) Fungsi ini digunakan untuk mendapatkan titik terdekat dengan pengklikan. Gambar 3. dst.10. Gambar 3. Contoh penggunaan Paralel .g) Node (NOD) Fungsi ini digunakan untuk mendapatkan titik pada obyek. Posisi kuadran lingkaran Dalam gambar di bawah ini contoh penggunaan quadrant adalah dengan membuatempat buah garis yang menghubungkan keempat kuadrant dari sebuah onyek lingkaran. Menggunakan fungsi INT ini untuk mendapatkan titik perpotongan akan sangat akurat dan presisi. seperti busur. Gambar 3. 90°. INT ini dapat mendeteksi perpotongan obyek 2D apa saja. polyline. Ketika mengaktifkan fungsi ini. Keempat kuadran tersebut berada pada sudut 0°. Pada Gambar 3. Hal ini menyebebkan pekerjaan untuk mendapatkan perpotongan obyek menjadi mudah.13. Contoh penggunaan Nearest i) Quadrant (QUA) Fungsi ini digunakan untuk mendapatkan empat titik kuadran dari obyek lingkaran.

Gambar evaluasi 3-1 2. c. Gambar evaluasi 3-1 . buatlah obyek berikut! Gambar 3.l) Extension (EXT) Fungsi ini digunakan untuk mendapatkan garis yang tetap searah pada saat memfungsikan perintah EXTEND. Dengan mengaktifkan Status OSNAP.14.15. buatlah obyek berikut! Gambar 3. Evaluasi 3 1. Dengan mengaktifkan Status ORTHO.

1. di sini dalam perintah COPY menggunakan bantuan koordinat Polar untuk membuat jarak pengkopian menjadi presisi. yaitu single-copy dan multiple-copy. b. or [Multiple]: (klik sembarang) Specify second point of displacement or <use first point as displacement>: @7<0 Gambar 4. Gambar latihan single-copy b) Multiple-copy Untuk contoh pengkopian metode multiple-copy. Menggunakan Tombol Toolbar: Toolbar Group Perintah Keterangan Modify COPY Untuk memperbanyak satu atau sekelompok obyek Contoh: a) Single-copy Untuk contoh pengkopian metode single-copy. Uraian Materi 4 1) Memperbanyak Obyek dengan COPY Perintah COPY digunakan untuk memperbanyak sebuah atau sekelompok obyek. Untuk memperbanyak obyek menggunakan perintah COPY.4.-sebelum menggunakan perintah LINE. yaitu akan dibuat duplikasi obyek seperti terlukis pada Gambar 4.1.-sebelum yang akan dikopi ke arah kanan sejauh 7. Terdapat dua metode pengkopian menggunakan perintah COPY. dimana pada single-copy hanya dapat membuat satu duplikasi obyek saja. Ikuti langkah berikut ini untuk cara pengerjaannya. Setelah itu ikuti instruksi berikut untuk mengkopi obyek tersebut ke arah kanan sejauh 7. diharuskan menentukan obyek yang akan dicopy terlebih dahulu.1. Contoh single-copy Latihan: Buatlah duplikat obyek berikut sebanyak 6 buah menggunakan perintah COPY! Gambar 4. Ikuti langkah berikut ini untuk cara pengerjaannya. 2.2. Kegiatan Belajar 4: Jenis dan Macam Perintah Dasar Dalam Mengedit Gambar II a.3. dan baru kemudian arah ke mana obyek akan dicopi. Command: COPY Select objects: (pilih obyek yang akan dikopi) Select objects: (Enter) Specify base point or displacement. dan memotong obyek diantara dua obyek. perhatikan obyek Gambar 4. Buatlah obyek seperti pada Gambar 4. Tujuan Kegiatan Pembelajaran Setelah mempelajari materi kegiatan belajar satu ini siswa dapat memperbanyak gambar obyek. . Pemilihan obyek dapat menggunakan metode pemilihan langsung atau menggunakan metode Crossing. Setelah itu tentukan titik tumpu (base point). sedangkan pada multiple-copy dapat membuat duplikasi obyek sebanyak mungkin tanpa batas.-sebelum yang akan dikopi ke arah kanan dan kearah atas masing-masing sejauh 7.1.

3. Command: COPY Select objects: (pilih obyek yang akan dikopi) Select objects: (Enter) Specify base point or displacement. Dua buah garis tersebut ditentukan disini sebagai obyek pembatas pemotongan. Buatlah obyek seperti pada Gambar 4. dan ke arah atas sejauh 7. dimana obyek yang akan dipotong haruslah berpotongan dengan obyek obyek pemotong. .1. Menggunakan Tombol Toolbar: Toolbar Group Perintah Keterangan Modify TRIM Untuk memotong suatu obyek terhadap obyek lain Contoh: a) Memotong obyek dengan obyek pemotong Dalam contoh pemotongan obyek dengan perintah TRIM berikut adalah akan dipotong sebuah obyek busur bagian tengan yang dihimpit oleh dua buah garis verikal.3. 2. Contoh multiple-copy Latihan:: Buatlah duplikat obyek berikut dengan menggunakan perintah COPY dengan jenis Multiple Copy! Gambar 4. or [Multiple]: M Specify base point : (klik sembarang) Specify second point of displacement or <use first point as displacement>: @7<0 Specify second point of displacement or <use first point as displacement>: @7<90 Specify second point of displacement or <use first point as displacement>: (Enter) Gambar 4.3-sebelum menggunakan perintah LINE. Ikuti langkah berikut untuk cara pemasangannya. Gambar latihan multiple-copy 2) Memotong obyek dengan TRIM Fasilitas pemotongan obyek yang terdapat pada AutoCad adalah menggunakan perintah TRIM. Setelah itu ikuti instruksi berikut untuk mengkopi obyek tersebut ke arah kanan sejauh 7. Lihat Gambar 4. Cara kerja perintah TRIM adalah dengan menentukan terlebih dahulu obyek yang akan dipotong baru kemudian ditentukan obyek obyek pemotong.-sesudah untuk hasil duplikasinya.4.

6.. Ikuti langkah berikut untuk petunjuk pengerjaannya.5. Command : TRIM Current settings: Projection = current Edge = current Select cutting edges..-sebelum untuk posisi pengklikannya.-sebelum.5.6.-sebelum untuk posisi pengklikannya.1. . 1. Buatlah empat buah garis yang saling menyilang satu sama lain seperti terlukis pada Gambar 4. Buatlah dua buah garis tegak lurus dan satu buah busur yang melintang pada dua garis tersebut seperti terlukis pada Gambar 4. Command : TRIM Current settings: Projection = current Edge = current Select cutting edges. Contoh penggunaan TRIM dengan obyek pemotong b) Memotong obyek dengan obyek pemotong sekaligus sebagai obyek yang dipotong Dalam contoh kedua di sini adalah terdapat empat buah garis yang saling bersilangan satu sama lain. 2.. Setelah itu ikuti instruksi berikut sambil meperhatikan Gambar 4.. di sini keempat garis diatur sebagai obyek pembatas pemotongan dan sekaligus sebagai obyek yang akan dipotong juga.6. Lihat Gambar 4. Select objects: (klik TK1) Select objects: (klik TK2) Select objects: (Enter) Select object to trim or [Project/Edge/Undo]: (klik TK3) Select object to trim or [Project/Edge/Undo]: (Enter) Gambar 4. Setelah itu ikuti instruksi berikut sambil meperhatikan Gambar 4. Contoh TRIM dengan obyek pemotong sekaligus obyek yang dipotong Latihan: Dalam modul ini diberikan beberapa latihan yang digunakan untuk melatih dalam menggunakan perintah-perintah dalam AutoCad.-sesudah untuk hasil pemotongan..5.sebelum. 2.6. Lihat Gambar 4.-sesudah untuk hasil pemotongan. Bagian tengah akan dipotong sehingga menyerupai perempatan jalan. Select objects: (klik TK4) Select objects: (klik TK5) Select objects: (klik TK6) Select objects: (klik TK7) Select objects: (Enter) Select object to trim or [Project/Edge/Undo]: (klik TK4) Select object to trim or [Project/Edge/Undo]: (klik TK5) Select object to trim or [Project/Edge/Undo]: (klik TK6) Select object to trim or [Project/Edge/Undo]: (klik TK7) Select object to trim or [Project/Edge/Undo]: (Enter) Gambar 4.5.

Dalam gambar ini menggunakan perintah LINE. Command : TRIM Current settings: Projection = current Edge = current Select cutting edges.. Select objects: (klik lingkaran) Select objects: Enter Select object to trim or [Project/Edge/Undo]: (klik TK3) Select object to trim or [Project/Edge/Undo]: (Enter) . Hasilnya dapat dilihat di Gambar 2.5<180……………………………(III) next point or (Undo):(Enter) Gambar 4. Selanjutnya membuat garis horisontal sepanjang 0.1) Membuat simbol saklar tukar Dalam latihan ini membuat simbol saklar tukar (SPDT = Single Pole Double Throw) yang sering digunakan dalam penggunaan gambar teknik listrik..5. Jangan lupa untuk mengaktifkan fungsi Osnap.8. Garis dibuat menggunakan perintah LINE. Gambar kerja pertama latihan pertama b) Sebagai langkah kedua adalah membuat obyek lingkaran diameter 1. Command Specify Specify Specify Command Specify Specify Specify Command Specify Specify Specify : LINE first point: (klik TK1) next point or (Undo):@3<30 ……………………………(I) next point or (Undo):(Enter) : LINE first point: (klikTK2) next point or (Undo):@0. Tempatkan obyek lingkaran tepat di tengah-tengah garis dengan memanfaatkan fungsi Osnap.26. Obyek lingkaran dibuat menggunakan perintah CIRCLE. Gambar 4. Latihan pertama a) Sebagai langkah pertama adalah membuat obyek garis panjang 3 dengan sudut 30˚. Ikuti instruksi berikut untuk petunjuk selanjutnya. Command Specify Specify Specify : CIRCLE center point for circle or (3P/2P/Ttr (tan tan radius)): (klik TK3) radius of circle or (Diameter) : D diameter of circle: 1 c) Sebagai langkah ketiga adalah memotong garis yang melewati di tengah lingakaran menggunakan perintah TRIM. CIRCLE dan dengan memanfaatkan fungsi Osnap. Ikuti instruksi berikut untuk petunjuk selanjutnya.7.5<0……………………………(II) next point or (Undo):(Enter) : LINE first point: (klikTK1) next point or (Undo):@0.

0000>: 2 Command: COPY Select objects: (klik TK1) Select objects: Specify base point or Specify base point: (klik TK1) Specify second point of displacement (klik TK2) Specify second point of displacement (klik TK3) Specify second point of displacement (klik TK4) Specify second point of displacement (Enter) Command: LINE Specify first point: (klik TK1) Specify next point or [Undo]: @10<0 Specify next point or [Undo]: (Enter) Command: LINE Specify first point: (klik TK1) Specify next point or [Undo]: @2<180 Specify next point or [Undo]: (Enter) displacement. Membuat garis dengan panjang 10 dengan sudut 0˚. TRIM. Gambar 4.Gambar 4. COPY. Gambar kerja kedua latihan pertama 2) Membuat simbol tahanan induksi Dalam latihan ini membuat simbol tahanan induksi yang sering digunakan dalam penggunaan gambar teknik listrik. Selanjutnya membuat garis sepanjang 2 dengan sudut 180˚ dengan TK1 sebagai tumpuannya. TK1 sebagai tumpuannya. or [Multiple]: M or <use first point as displacement>: or <use first point as displacement>: or <use first point as displacement>: or <use first point as displacement>: Gambar 4. Dalam gambar ini menggunakan perintah LINE. CIRCLE.11.9. Memperbanyak lingkaran dengan menggunakan perintah COPY Multiple sebanyak empat dengan TK1 sebagai tumpuannya (base point). Latihan kedua a) Sebagai langkah pertama adalah membuat obyek lingkaran dengan diameter 2. Command: TRIM Current settings: Projection=UCS. Gambar kerja kedua latihan pertama b) Langkah kedua adalah memotong lingkaran menggunakan perintah TRIM. Edge=None .10. Command: CIRCLE Specify center point for circle or [3P/2P/Ttr (tan tan radius)]: Specify radius of circle or [Diameter]: D Specify diameter of circle <2.

Evaluasi 4 Dalam modul ini diberikan soal yang digunakan untuk evaluasi pembelajaran dalam menggunakan perintah-perintah dalam AutoCad..2000>: D Specify diameter of circle <0. Gambar kerja kedua latihan pertama d) Langkah keempat adalah membuat lingkaran pada ujung simbol dengan diameter 0.. .14.13. Select objects: (klik TK11) Select objects: (klik TK12) Select objects: (Enter) Select object to trim or shift-select to extend (klik TK5) Select object to trim or shift-select to extend (klik TK13) Select object to trim or shift-select to extend (klik TK14) Select object to trim or shift-select to extend (Enter) or [Project/Edge/Undo]: or [Project/Edge/Undo]: or [Project/Edge/Undo]: or [Project/Edge/Undo]: Gambar 4. Command: TRIM Current settings: Projection=UCS.Select cutting edges .4 Gambar 4.4 Command: CIRCLE Specify center point for circle or [3P/2P/Ttr (tan tan radius)]: (klik TK16) Specify radius of circle or [Diameter] <0.. Select objects: (klik TK5) Select objects: (Enter) Select object to trim or (klik TK6) Select object to trim or (klik TK7) Select object to trim or (klik TK8) Select object to trim or (klik TK9) Select object to trim or (Enter) shift-select to extend or [Project/Edge/Undo]: shift-select to extend or [Project/Edge/Undo]: shift-select to extend or [Project/Edge/Undo]: shift-select to extend or [Project/Edge/Undo]: shift-select to extend or [Project/Edge/Undo]: Gambar 4. Gambar kerja kedua latihan pertama c) Langkah ketiga adalah memotong garis melintang menggunakan perintah TRIM.2000>: D Specify diameter of circle <0.12. Gambar kerja kedua latihan pertama c. Command: CIRCLE Specify center point for circle or [3P/2P/Ttr (tan tan radius)]: (klik TK15) Specify radius of circle or [Diameter] <0. Edge=None Select cutting edges .4000>: 0..4000>: 0.4.

Gambar evaluasi 4 .5. kotak sekering sebesar 1. Untuk ukuran obyek-obyek yang lain disesuaikan dengan ukuran obyek yang telah ada.5 x 2.Buatlah gambar rangkaian Papan Hubung Bagi seperti gambar dibawah ini dengan spesifikasi gambar sebagai berikut: lingkaran saklar berdiameter 1. Gambar 4.15. lingkaran penghubung berdiameter 0. Kemiringan garis jumlah penghantar adalah 30˚.5.

1.1.a..sebelum dan Gambar 5.-sebelum untuk memanjangkan obyek garis. b. perhaitkan obyek pada Gambar 5.a. Contoh penggunaan EXTEND ..-sebelum untuk Command : EXTEND Select second break point or [First point]: @3<0 Current settings: Projection = current Edge = current Select cutting edges.-sebelum. Menggunakan Tombol Toolbar: Toolbar Group Perintah Keterangan Modify EXTEND Untuk memanjangkan obyek sampai obyek tertentu Contoh: Untuk contoh penggunaan perintah EXTEND.. Disana akan diberikan cara memanjangkan obyek garis dan busur sampai pada obyek garis.1. Dalam penggunaan perintah ini. diminta untuk menentukan obyek pembatas sampai dimana obyek yang akan dipanjangkan ini dilakukan. Selanjutnya akan diminta untuk menentukan obyek yang akan dipanjangkan.1.5. Select objects: (klik TK1) Select objects: (Enter) Select object to extend or [Project/Edge/Undo]: (klik TK2) Select object to extend or [Project/Edge/Undo]: (Enter) Gambar 5. Kegiatan Belajar 5: Jenis dan Macam Perintah Lanjut Dalam Menggambar AutoCad a. Tujuan Kegiatan Pembelajaran Setelah mempelajari materi kegiatan belajar satu ini siswa dapat menggambar obyek sekaligus mengedit obyek.1. a) Pertama-tama buatlah obyek dengan bentuk dan posisi seperti terlukis pada Gambar 5. sambil memperhatikan gambar 5. Command : EXTEND Select objects: (klik TK1) Select second break point or [First point]: @3<0 Current settings: Projection = current Edge = current Select cutting edges. Ikuti langkah berikut untuk petunjuk dalam pengerjaannya. Uraian Materi 5 1) Memanjangkan obyek Perintah yang digunakan untuk memanjangkan obyek sampai batas obyek lain dapat menggunakan perintah EXTEND.. b) Kerjakan instruksi berikut sambil memperhatikan gambar 5.1.a. Select objects: (klik TK2) Select objects: Enter Select object to extend or [Project/Edge/Undo]: (klik TK1) Select object to extend or [Project/Edge/Undo]: Enter c) Kerjakan instruksi berikut memanjangkan obyek garis.b.

dan lain-lain. jarak peng-ofset-an adalah berdasarkan nilai yang diberikan ini.-sebelum sejauh 2 ke arah sisi kanan. Gambar latihan offset 3) Memindahkan obyek Untuk dapat memindahkan satu atau sekelompok obyek dari posisi saat ini ke posisi lain menggunakan perintah MOVE.2) Memperbanyak Obyek dengan OFFSET Perintah OFFSET digunakan untuk memperbanyak obyek secara paralel dengan jarak yang dapat diatur. 2. busur. Obyek yang dapat dilakukan peng-ofset-an antara lain.-sebelum menggunakan perintah LINE.2. Gambar 5. dimana hasil duplikasi obyek adalah 2.3. . garis.2. Dalam pemasukan nilai baku. Metode pengaturan jarak yang digunakan dalam perintah OFFSET. Dalam menggunakan perintah OFFSET ini. Lihat Gambar 5. yaitu pemasukan nilai jarak baku.-sesudah untuk haisl peng-offset-an. dengan ukuran 100x100. Command : OFFSET Specify offset distance or [Through] <Through>: 2 Select object to offset or <exit>: (klik TK1) Specify point on side to offset: (klik TK1) Select object to offset or <exit>: (Enter) Gambar 5. Tujuan pemindahan obyek adalah karena menganggap posisi obyek saat ini tidak sesuai dan ingin mengubahnya ke posisi yang lebih sesuai. lingkaran. Setelah itu perbanyak garis menyamping menggunakan perintah OFFSET sepanjang 10 hingga memenuhi garis. 1. obyek yang dapat diperbanyak hanya bersifat satuan tidak bisa berkelompok. Menggunakan Tombol Toolbar: Toolbar Group Perintah Keterangan Modify OFFSET Untuk memperbanyak obyek secara paralel Contoh: Untuk contoh pertama penggunaan perintah OFFSET adalah untuk men-offset garis pada Gambar 5. polyline.-proses ikuti instruksi berikut untuk langkah pengerjaan peng-offset-an sejauh 2. Setelah itu dengan memperhatikan Gambar 5.2.2. Contoh offset metode jarak baku Latihan: Buatlah obyek simbol Plus seperti terlihat pada gambar di bawah ini. Buatlah sebuah garis miring seperti pada Gambar 5. Ikuti langkah berikut untuk tahap pengerjaanya.2.

yaitu balok dan dua segtiga seperti terlukis pada Gambar 5.4.4.5. Setting sudut default yang berlaku di dalam AutoCad sebelum dilakukan perubahan adalah derajad.4.. Lihat pada Gambar 5. di mana pada base point inilah rotasi obyek dilakukan. b) Setelah itu instruksi berikut dan sambil memperhatikan Gambar 5. Command: MOVE Select objects: (pilih obyek segitiga bawah) Select objects: (Enter) Specify base point or displacement: (klik TK1) Specify second point of displacement or <use first point as displacement>: (klik TK2) Gambar 5.Menggunakan Tombol Toolbar: Toolbar Group Perintah Keterangan Modify MOVE Untuk memindahkan satu atau sekelompok obyek dari posisi awal berada ke posisi lain Contoh: Sebagai contoh pemindahan obyek menggunakan perintah MOVE. Menggunakan Tombol Toolbar: Toolbar Group Perintah Keterangan Modify ROTATE Untuk merotasikan satu atau sekelompok obyek Gambar 5. Ikuti langkah berikut untuk petunjuk pengerjaannya a) Buatlah tiga buah obyek.4. Di sana terdapat sebuah obyek segitiga yang ingin pada ujung balok sebelah kanan. Contoh pemindahan obyek 4) Merotasikan obyek Untuk dapat merotasikan satu atau sekelompok obyek di dalam AutoCad adalah menggunakan perintah ROTATE. Sudut rotasi dalam satuan derajat .4.sebelum. Obyek yang dirotasi akan mengacu pada base point (titik tumpu). perhatikan Gambar 5. Arah rotasi dapat searah jarum jam (clock wise/CW) dan berlawanan arah jarum jam (Anticlock wise/CCW). Besarnya rotasi yang dilakukan akan sangat tergantung dengan nilai sudur yang dimasukkan.-sebelum untuk cara memindahkan obyek segitiga bawah ke posisi ujung balok sebelah kanan.-sesudah untuk hasil pemindahan obyek.sebelum.

9. ikuti instruksi berikut untuk cara merotasi obyek sebesar 30˚ arah CCW. Menggunakan Tombol Toolbar: Toolbar Group Perintah Keterangan Modify FILLET Untuk mempertemukan ujung pertemuan dua obyek garis . Contoh memutar obyek 30˚ CW 5) Mempertemukan ujung pertemuan dua obyek Untuk dapat mempertemukan ujung pertemuan dua obyek adalah menggunakan perintah FILLET.8. untuk ilustrasi sebelum dan sesudah pengerjaan rotasi. Command: ROTATE Current positive angle in UCS: ANGDIR=counterclockwise Select objects: (pilih obyek bujursangkar) Select objects: (Enter) Specify base point: (klik TK1) Specify rotation angle or [Reference]: -30 ANGBASE=0 Gambar 5. 1. Lihat Gambar 5. Selain itu juga dapat mempertemukan kedua ujung garis membuat sudut 90˚ dengan memberikan besar radius = 0.Contoh: a) Memutar obyek sebesar 30˚ arah CCW Dalam contoh pertama adalah memutar sebuah obyek bujur sangkar sebesar 30˚ berlawanan arah jarum jam (CCW).8.9-sebelum.8. Ikuti langkah berikut untuk tahap pengerjaan rotasi obyek.8. 2. Buatlah obyek kotak seperti gambar 5. Untuk keadaan default biasanya AutoCad akan mensetting besar Radius pada 10. Buatlah obyek kotak seperti gambar 5. Ikuti langkah berikut untuk tahap pengerjaan rotasi obyek. Setelah itu sambil memperhatikan Gambar 5. ikuti instruksi berikut untuk cara merotasi obyek sebesar 30˚ arah CW. 2. sebelum.9. sebelum. Stelah itu sambil memperhatikan Gambar 5. 1. Command: ROTATE Current positive angle in UCS: ANGDIR=counterclockwise Select objects: (pilih obyek bujursangkar) Select objects: (Enter) Specify base point: (klik TK1) Specify rotation angle or [Reference]: 30 ANGBASE=0 30° TK1 sebelum sesudah Gambar 5. Contoh memutar obyek 30˚ CCW b) Memutar obyek sebesar 30˚ arah CW Untuk contoh selanjutnya adalah memutar sebuah obyek bujur sangkar sebesar 30˚ searah jarum jam (CW). Besarnya bulatan yang dilakukan oleh perintah FILLET sangat tergantung dengan besarnya nilai radius yang dimasukkan.-sebelum.

Ikuti langkah berikut untuk petunjuk pengerjaan pembulatan. teks pusat. Berikut instruksi mengubah radius bulatan. Jika teks telah ditulis dan ingin diedit ulang maka ketik perintah DDEDIT pada prompt Command. dapat menentukan tinggi huruf teks dan arah rotasi obyek teks. dan lain sebagainya. Gambar 5. Radius = 0. Kemudian dengan memakai perintah FILLET dengan Radius 0 buatlah menjadi sebuah kotak dengan pertemuan 4 ujung membentuk sudut 90°. Command: FILLET Current settings: Mode = TRIM. 2.10. Tipe huruf obyek teks yang dibuat akan tergantung dari setting yang berlaku. Contoh membulatkan dua obyek garis 6) Membuat obyek teks Untuk membuat obyek teks di dalam AutoCad adalah dengan menggunakan perintah TEXT. Radius bulatan dalam contoh ini ditentukan 0. Buatlah dua buah obyek garis dengan panjang kira-kira menggunakan perintah LINE dengan posisi seperti terlukis terlukis pada Gambar 5.5000>: 0 3. . Dalam membuat teks. baru digunakan perintah FILLET lagi untuk melaksanakan pembulatan pada obyek.Contoh: Untuk contoh penggunaan FILLET.-sebelum.3000 Select first object or [Polyline/Radius/Trim]: (klik TK1) Select second object: (klik TK2) Gambar 5.5000 Select first object or [Polyline/Radius/Trim]: R Specify fillet radius <0. Kemudian klik pada teks yang akan diedit. 1. Command: FILLET Current settings: Mode = TRIM. Radius = 0.11.10. Contoh membulatkan dua obyek garis Latihan: Buatlah obyek dengan posisi seperti gambar di bawah ini. Sebelum membulatkan ujung.10.sebelum untuk posisi pengklikan. Setelah radius ditentukan.10-sebelum. teks rata kanan. terlebih dahulu harus menentukan radius bulatan dengan memasukkan option R. Radius yang digunakan adalah 0. akan dilakukan pembulatan dua buah obyek garis seperti Gambar 5. Ikuti instruksi berikut sambil memperhatikan Gambar 5. Terdapat berbagai macam fasilitas dalam pembuatan obyek teks. yaitu teks rata kiri.

Command: TEXT Current text style: "Standard" Text height: 0.2000 Specify start point of text or [Justify/Style]: (klik di layar/TK2) Specify height <0. Ikuti Instruksi berikut untuk pengerjaannya.12.Menggunakan Tombol Toolbar: Toolbar Group Perintah Keterangan Modify TEXT Untuk membuat obyek teks Contoh: a) Membuat obyek teks dengan tinggi huruf 0.12.3 Specify rotation angle of text <0>: (Enter) Enter text: INSTALASI LISTRIK PENERANGAN Enter text: (Enter) b) Membuat obyek teks dengan tinggi huruf 0. untuk hasilnya.2000 Specify start point of text or [Justify/Style]: (klik di layar/TK1) Specify height <0.3 dan arah penempatan obyek teks ke arah kanan (90˚).2000>: 0.2000>: 0.3 ke arah kanan (90˚) Untuk contoh pertama membuat obyek tulisan INSTALASI LISTRIK PENERANGAN dengan ketinggian huruf 0. untuk hasilnya. Lihat Gambar 5.12. Ikuti Instruksi berikut untuk pengerjaannya. Command: TEXT Current text style: "Standard" Text height: 0.3 ke arah kanan (0˚) Untuk contoh pertama membuat obyek tulisan INSTALASI LISTRIK PENERANGAN dengan ketinggian huruf 0.3 Specify rotation angle of text <0>: 90 Enter text: INSTALASI LISTRIK PENERANGAN Enter text: (Enter) Gambar 5. Lihat Gambar 5.3 dan arah penempatan obyek teks ke arah kanan (0˚). Contoh pembuatan teks dengan arah 0˚ dan 90˚ .

c. Gambar 5.12. Dengan ukuran kertas A3 (270mm x 420mm). Gambar evaluasi 5 . Evaluasi 5 Buatlah gambar Stuklyst yang digunakan dalam proses penggambaran gambar teknik. Ukuran Stuklyst sama seperti yang digunakan dalam Mata Diklat Menggambar Teknik.

yaitu membuat obyek duplikasi dengan tetap mempertahankan obyek asal. berikut ini adalah instruksi pengerjaannya. Apabila di dalam obyek yang akan dicerminkan memiliki obyek teks di dalamnya. Ikuti perintah MIRROR berikut untuk proses pencerminan dan perhatikan Gambar 6.-sebelum.-sebelum.sebelum untuk posisi pengklikan. dengan tetap mempertahankan obyek asal. Obyek seperti pada Gambar 6.1. Untuk mengerjakan hal ini.1.1. karena bila masih bernilai 1 maka teks akan ikut tercermin. b. Uraian Materi 6 1) Mencerminkan obyek Terdapat fasilitas untuk dapat mencerminkan suatu obyek terhadap sesuati sumbu tertentu dengan menggunakan perintah MIRROR. atau dapat menghilangkan obyek asal dan hanya mempertahankan obyek pencerminan. Contoh pencerminan horizontal obyek asal dipertahankan b) Mencerminkan secara vertikal dengan obyek asal dihapus . variabel MIRRTEXT dipergunakan. Ikut langkah berikut untuk petunjuk pengerjaannya. AutoCad menyediakan suatu fungsi untuk mengatur dimana pada saat obyek dicerminkan teks didalamnya tidak ikut tercerminkan (terbalik). Kegiatan Belajar 6: Jenis dan Macam Perintah Lanjut Dalam Menggambar AutoCad II a. Menggunakan Tombol Toolbar: Toolbar Group Perintah Keterangan Modify MIRROR Untuk mencermin obyek Contoh: a) Mencerminkan secara horizontal dengan obyek asal dipertahankan Sebagai contoh pertama adalah melakukan pencerminan secara horizontal.3<180 Specify next point or [Close/Undo]: C 2. Command: MIRROR Select objects: (pilih obyek) Select objects: (Enter) Specify first point of mirror line: (klik TK1) Specify second point of mirror line: (klik TK2) Delete source objects? [Yes/No] <N>: (Enter) Gambar 6.6. Tujuan Kegiatan Pembelajaran Setelah mempelajari materi kegiatan belajar satu ini siswa dapat mencerminkan obyek. Buatlah obyek segitiga seperti terlukis pada Gambar 6. Command: LINE Specify first point: (klik di pusat layar) Specify next point or [Undo]: @1<270 Specify next point or [Undo]: @1.1. 1. Mencerminkan obyek menggunakan perintah MIRROR memiliki dua pilihan. memformat garis dan mencetak gambar. yaitu dengan mengatur nilainya menjadi 0.

berikut ini adalah instruksi pengerjaannya.sebelum. Ikut langkah berikut untuk petunjuk pengerjaannya. Command: LINE Specify first point: (klik di pusat layar) Specify next point or [Undo]: @1<270 Specify next point or [Undo]: @1. Command: MIRRTEXT Enter new value for MIRRTEXT <1>: 1 3.sebelum untuk posisi pengklikan. Untuk contoh berikut dari variabel MIRRTEXT diatur menjadi bernilai 0. 1. .. 1. Obyek seperti pada Gambar -sebelum. Pencerminan MIRRTEXT=1 d) Pencerminan dengan MIRRTEXT=0 Untuk contoh selanjutnya adalah mencerminkan dimana di dalam obyek terdapat obyek teks.2.-sebelum. Untuk contoh berikut dari variabel MIRRTEXT diatur menjadi bernilai 1. Ikuti perintah MIRROR berikut untuk proses pencerminan dan perhatikan Gambar 6.2. Command: MIRROR Select objects: (pilih obyek) Select objects: (Enter) Specify first point of mirror line: (klik TK3) Specify second point of mirror line: (klik TK4) Delete source objects? [Yes/No] <N>: Y Gambar 6. Buatlah obyek segitiga seperti terlukis pada Gambar 6. Contoh pencerminan vertikal obyek asal dihapus c) Pencerminan dengan MIRRTEXT=1 Untuk contoh selanjutnya adalah mencerminkan dimana di dalam obyek terdapat obyek teks. Pastikan bahwa nilai variabel MIRRTEXT adalah sama dengan 1.3. Ikuti perintah MIRROR berikut untuk proses pencerminan dan perhatikan Gambar 6. 2.3<180 Specify next point or [Close/Undo]: C 2. Buatlah obyek segitiga dan sebuah obyek teks seperti terlukis pada Gambar 6. Command: MIRROR Select objects: (pilih obyek) Select objects: (Enter) Specify first point of mirror line: (klik TK5) Specify second point of mirror line: (klik TK6) Delete source objects? [Yes/No] <N>: (Enter) Gambar 6.Sebagai contoh pertama adalah melakukan pencerminan secara vertikal.2.sebelum untuk posisi pengklikan.. dengan menghapus obyek asal.

Jangan lupa untuk mengaktifkan fungsi Osnap.6.5. Command Specify Specify Specify Command Specify Specify Specify : LINE first point: (klik TK1) next point or (Undo):@2<30 ……………………………(I) next point or (Undo):(Enter) : LINE first point: (klikTK2) next point or (Undo):@0. 1) Membuat simbol saklar kelompok Dalam latihan ini membuat simbol saklar kelompok yang sering digunakan dalam penggunaan gambar teknik listrik.sebelum. CIRCLE.sebelum untuk posisi pengklikan. Command: MIRROR Select objects: (pilih obyek) Select objects: (Enter) Specify first point of mirror line: (klik TK7) Specify second point of mirror line: (klik TK8) Delete source objects? [Yes/No] <N>: (Enter) Gambar 6.5<0……………………………(II) next point or (Undo):(Enter) Gambar 6. Pencerminan MIRRTEXT=0 Latihan: Dalam modul ini diberikan beberapa latihan yang digunakan untuk melatih dalam menggunakan perintah-perintah dalam AutoCad. .a) Buatlah obyek segitiga dan sebuah obyek teks seperti terlukis pada Gambar 6. TRIM dan MIRROR. Gambar kerja pertama latihan pertama b) Sebagai langkah kedua adalah membuat obyek lingkaran diameter 1.5.4.4. Dalam gambar ini menggunakan perintah LINE.4. Gambar 6. Latihan pertama a) Sebagai langkah pertama adalah membuat obyek garis panjang 3 dengan sudut 30˚. Tempatkan obyek lingkaran tepat di ujung garis sebelah bawah dengan memanfaatkan fungsi Osnap. b) Pastikan bahwa nilai variabel MIRRTEXT adalah sama dengan 0. Command: MIRRTEXT Enter new value for MIRRTEXT <1>: 0 c) Ikuti perintah MIRROR berikut untuk proses pencerminan dan perhatikan Gambar 6. Selanjutnya membuat garis horisontal sepanjang 0. Garis dibuat menggunakan perintah LINE.

9. Ikuti instruksi berikut untuk petunjuk selanjutnya. Ikuti instruksi berikut untuk petunjuk selanjutnya. Gambar kerja ketiga latihan pertama 2) Membuat konstruksi saklar kelompok Dalam latihan kedua ini adalah membuat simbol kosntruksi untuk saklar kelompok. Select objects: (klik lingkaran) Select objects: (Enter) Select object to trim or [Project/Edge/Undo]: (klik TK1) Select object to trim or [Project/Edge/Undo]: (Enter) Gambar 6. Gambar konstruksi saklarkelompok .. OFFSET. Hasilnya dapat dilihat di Gambar 3. Saklar ini juga sering disebut saklar kelompok.7.18. Gambar kerja kedua latihan pertama d) Sebagai langkah keempat adalah mencerminkan garis tangkai saklar menggunakan perintah MIRROR.8. Command: MIRROR Select objects: Specify opposite corner: (klik tangkai A) Select objects: (Enter) Specify first point of mirror line: (klik TK3) Specify second point of mirror line: (klik TK4) Delete source objects? [Yes/No] <N>: N Gambar 6. Dalam penggambaran konstruksi saklar ini menggunakan perintah CIRCLE. Saklar ini berfungsi untuk melayani minimal 2 buah lampu atau lebih.. MIRROR.Obyek lingkaran dibuat menggunakan perintah CIRCLE. Gambar 6. Command Specify Specify Specify : CIRCLE center point for circle or (3P/2P/Ttr (tan tan radius)): (klik TK1) radius of circle or (Diameter) : D diameter of circle: 1 c) Sebagai langkah ketiga adalah memotong garis yang melewati di tengah lingkaran menggunakan perintah TRIM. Command : TRIM Current settings: Projection = current Edge = current Select cutting edges.

5 dan 1.5 Select object to offset or <exit>: (klikTK2) Specify point on side to offset: (klikTK3) Select object to offset or <exit>: (Enter) Command: OFFSET Specify offset distance or [Through] <0.5 Select object to offset or <exit>: (klikTK2) Specify point on side to offset: (klikTK3) Select object to offset or <exit>: (Enter) Gambar 6.5 Command: MIRROR Select objects: (klik lingkaran A) Select objects: (Enter) Specify first point of mirror line: (klikTK1) Specify second point of mirror line: 180 Delete source objects? [Yes/No] <N>: N Command: MIRROR .a) Sebagai langkah pertama adalah membuat garis menyilang dengan dengan panjang masing-masing 4.0000>: 0. Gambar kerja pertama latihan kedua b) Sebagai langkah kedua adalah membuat lingkaran kontak-kontak saklar.0000>: D Specify diameter of circle <4. Membuat lingkaran luar dengan diameter 4. kemudian memperbanyak kontak-kontak saklar sebanyak 4 dengan menggunakan perintah MIRROR. Dengan menggunakan perintah OFFSET membuat lingkaran di dalam lingkaran dengan jarak OFFSET adalah 0. Command Specify Specify Specify Command Specify Specify Specify Command Specify Specify Specify : LINE first point: (klik sembarang) next point or (Undo):@4<45 next point or (Undo): (Enter) : LINE first point: (klikTK1) next point or (Undo):@2<135 next point or (Undo): (Enter) : LINE first point: (klikTK1) next point or (Undo):@2<315 next point or (Undo): (Enter) Command: CIRCLE Specify center point for circle or [3P/2P/Ttr (tan tan radius)]: (klikTK1) Specify radius of circle or [Diameter]: D Specify diameter of circle: 4 Command: OFFSET Specify offset distance or [Through] <Through>: 0.5000>: 1. dengan diameter lingkaran 0.5.5.10. Command: CIRCLE Specify center point for circle or [3P/2P/Ttr (tan tan radius)]: (klikTK1) Specify radius of circle or [Diameter] <2.

Edge=None Select cutting edges ..4000>: 0. Select objects: (klikTK11) garis-garis yang tidak digunakan .Select objects: (klik lingkaran A) Select objects: (Enter) Specify first point of mirror line: (klikTK1) Specify second point of mirror line: 225 Delete source objects? [Yes/No] <N>: N Command: MIRROR Select objects: (klik lingkaran A) Select objects: (Enter) Specify first point of mirror line: (klikTK1) Specify second point of mirror line: 90 Delete source objects? [Yes/No] <N>: N Gambar 6. Gambar kerja kedua latihan kedua c) Sebagai langkah ketiga adalah menghilangkan garis-garis yang tidak digunakan.12. Select objects: (klikTK5) Select objects: (klikTK6) Select objects: (Enter) Select object to trim or shift-select to extend or [Project/Edge/Undo]: (klikTK7) Select object to trim or shift-select to extend or [Project/Edge/Undo]: (klikTK8) Select object to trim or shift-select to extend or [Project/Edge/Undo]: (Enter) Gambar 6. Gambar kerja ketiga latihan kedua d) Sebagai langkah selanjutnya adalah membuat garis bantu untuk memotong garis menyilang. Command: OFFSET Specify offset distance or [Through] <0. dengan menggunakan perintah TRIM. Gambar kerja keempat latihan kedua e) Sebagai langkah selanjutnya menghapus menggunakan perintah OFFSET. Edge=None Select cutting edges . Command: TRIM Current settings: Projection=UCS..13. Command: TRIM Current settings: Projection=UCS.11... dan ERASE. dengan menggunakan perintah OFFSET dengan jarak 0.25.25 Select object to offset or <exit>: (klikTK9) Specify point on side to offset: (klikTK10) Select object to offset or <exit>: (Enter) Gambar 6.

EXTEND.. Untuk membuatnya pertama-tama membuat garis bantu terlebih dahulu. Select objects: (garis bantu 1) Select objects: (garis bantu 2) Select objects: (Enter) Select object to extend or shift-select to trim or [Project/Edge/Undo]: (klik TK18) Select object to extend or shift-select to trim or [Project/Edge/Undo]: (klik TK18) Select object to extend or shift-select to trim or [Project/Edge/Undo]: (Enter) TK14 TK15 sebelum sesudah Gambar 6.Select objects: (Enter) Select object to trim or shift-select to extend or [Project/Edge/Undo]: (klikTK12) Select object to trim or shift-select to extend or [Project/Edge/Undo]: (klikTK13) Select object to trim or shift-select to extend or [Project/Edge/Undo]: (Enter) Gambar 6. dan TRIM. dan DELETE. Edge=None Select boundary edges . Command Specify Specify Specify : LINE first point: (klik TK1) next point or (Undo): (klik TK16) next point or (Undo): (Enter) Command : LINE Specify first point: (klikTK1) . Gambar kerja keenam latihan kedua g) Sebagai langkah selanjutnya adalah membuat garis bantu untuk membantu dalam pemotongan garis-garis yang tidak digunakan dengan perintah LINE..15. Gambar kerja kelima latihan kedua f) Sebagai langkah selanjutnya membuat garis pada tangkai-tangkai saklar menggunakan perintah LINE. : LINE first point: (klik TK1) next point or (Undo): (klik TK14) next point or (Undo): (Enter) Command Specify Specify Specify Command : LINE Specify first point: (klikTK1) Specify next point or (Undo): (klik TK15) Specify next point or (Undo): (Enter) Command: EXTEND Current settings: Projection=UCS.14. TRIM.

Command: TRIM Current settings: Projection=UCS.. Select objects: (garis 5) Select objects: (garis 6) Select objects: (Enter) Select object to trim or shift-select to extend or [Project/Edge/Undo]: (klikTK19) Select object to trim or shift-select to extend or [Project/Edge/Undo]: (klikTK20) Select object to trim or shift-select to extend or [Project/Edge/Undo]: (Enter) 5 TK19 6 TK20 sesudah sesudah Gambar 6. Untuk mengubahnya menjadi tipe garis yang sesuai dengan kebutuhan ketika penggambaran dilakukan.17. Gambar kerja kedelapan latihan kedua 2) Mengatur tipe garis Ketika membuat obyek garis pada AutoCad maka garis yang tampil adalah tipe garis lurus (continuous).16. Edge=None Select cutting edges ..Specify next point or (Undo): (klik TK17) Specify next point or (Undo): (Enter) Command: TRIM Current settings: Projection=UCS... Gambar kerja ketujuh latihan kedua h) Sebagai langkah terakhir adalah menghilangkan garis-garis yang tidak digunakan menggunakan perintah TRIM. Edge=None Select cutting edges . Select objects: (garis bantu 3) Select objects: (garis bantu 4) Select objects: (Enter) Select object to trim or shift-select to extend or [Project/Edge/Undo]: (klikTK18) Select object to trim or shift-select to extend or [Project/Edge/Undo]: (Enter) Command: ERASE Select objects: Select objects: Select objects: Select objects: Select objects: (garis bantu 1) (garis bantu 2) (garis bantu 3) (garis bantu 4) (Enter) 3 TK18 4 TK16 TK17 sebelum sesudah Gambar 6. Untuk mengubah setting tipe garis adalah menggunakan perintah .

setiap kali membuat obyek. dapar dilihat tipe garis DASHED tidak ada di dalam daftar tipe garis yang tampil. Kemudian klk tombol Current untuk membuatnya menjadi pilihan tipe garis yang aktif. AutoCad telah menyediakan pustaka bermacam-macam tipe garis yang dapat diaplikasikan dalam penggambaran. kemudian klik DASHED dan klik OK jika selesai.19. Kotak dialog Linetype Manager Gambar 6. Catatan: Untuk dapat kembali mengubah setting garis yang sudah diubah adalah dengan jalan mengatur kembali tipe garis Continuous yang terdapat di dalam kotak dialog Linetype Manager. c) Klik tombol Load. dapat dilihat tipe garis tersebut. Gambar 6. perlu memanggilnya dari pustaka AutoCad. d) Geser tampilan ke bawah. a) Ketik perintah LINETYPE dari prompt Command. f) Klik OK apabila telah selesai untuk menutup kotak dialog Linetype Manager.18.LINETYPE. Setelah mengubah dan mengaplikasikan setting tipe garis. e) Tampilan kembali ke kotak dialog Linetype Manager. Oleh karena itu. yaitu membuat tipe garis DASHED menjadi tipe garis yang aktif. Contoh: Dalam contoh berikut. maka tipe garis dari obyek bersangkutan akan mengacu ke tipe garis yang berlaku. tipe garis dari obyek tersebut adalah DASHED. Kotak dialog Load or Reload Linetypes . yang akan menampilkan kotak dialog Load or Reload Linetypes. g) Sekarang setiap kali membuat obyek baru. seperti Gambar 6.19. b) Setelah itu tampil kotak Linetype Manager seperti pada Gambar .

21. maka skala tipe garisnya adalah 15*100=1500. harus ditentukan terlebih dahulu obyek yang ingin diberi arsiran. jadi akan berpengaruh terhadap seluruh obyek yang ada. dapat menggunakan perintah change untuk tujuan tersebut. Misalnya skala gambar yang digunakan adalah 1:100. Skala tipe garis bersifat global. Yang pertama garis yang menunjukkan penghantar Fasa dengan garis lurus tanpa putus. Skala tipe garis akan sangat berpengaruh apabila skala gambar sudah diaplikasikan. Kotak dialog Boundary Hatch . Untuk skala tipe garis global ini.Latihan: Buatlah 3 buah garis yang mempunyai tipe garis yang berbeda. apabila nanti dalam penggambaran sesungguhnya telah memulai dengan menggambar yang berskala. Ukuran disini disebut dengan skala tipe garis. dianjurkan nilai 15 dikalikan dengan skala. Menggunakan Tombol Toolbar: Toolbar Group Perintah Keterangan Modify BHATCH Untuk membuat arsiran Gambar 6. Yang kedua garis yang menunjukkan penghantar Netral dengan garis lurus putus-putus. Dalam membuat arsiran menggunakan perintah BHATCH.. Apabila hanya ingin menggantitipe garis sebagian obyek saja. Gambar 6. Untuk mengatur skala tipe garis tersebut digunakan perintah LTSCALE. Catatan: Nilai yang dimasaukkan sebagai skala tipe garis dalam perintah LTSCALE akan sangat berpengaruh dengan skala gambar yang dipergunakan. Yang ketiga garis yang menunjukkan penghantar Ground dengan garis lurus putus-titik-putus. Gambar latihan obyek garis 3) Mengatur skala tipe garis Pembuatan suatu tipe garis memiliki memiliki ukuran yang dapat diatur.3. 4) Membuat arsiran Untuk membuat arsiaran pada daerah tertentu pada AutoCad dengan menggunakan perintah BHATCH.20. akan dibantu oleh kotak dialog Boundary Hatch sepertiterlihat pada Gambar 4. Dalam membuat arsiran menggunakan perintah BHATCH.

Membuat garis menyilang sehingga terbentuk bentuk segitiga.1 atau nilai lain untuk ukuran yang berbeda. b) Ketik perintah BHATCH langsung dari prompt Command.Contoh: Untuk mengarsir obyek syarat utama yang harus dipenuhi adalah obyek atau pertemuan dua obyek harus tertutup. klik secara langsung obyek empat persegi pada prompt tersebut.0000>: 1 Select object to offset or <exit>: (klik garis vertikal) Specify point on side to offset: (klikTK1) Select object to offset or <exit>: (Enter) Command: LINE Specify first point: (klikTK2) Specify next point or [Undo]: (klikTK1) Specify next point or [Undo]: (klikTK3) Specify next point or [Close/Undo]: (Enter) .23. e) Klik tombol Select Objects. Gambar simbol dioda a) Sebagai yang pertama adalah membuat garis menggunakan perintah LINE. Dalam pembuatan simbol ini menggunakan perintah LINE. Contoh penggunaan Hatch a) Buatlah sebuath obyek empat persegi dengan ukuran 3x2 menggunakan oerintah RECTANG. Dalam latihan kali ini membuat simbol dioda. Command: LINE Specify first point: (klikTK3) Specify next point or [Undo]: @2<90 Specify next point or [Undo]: (Enter) Command: OFFSET Specify offset distance or [Through] <1. f) Klik OK untuk selesai. d) Ubang nilai Scale menjadi 0. Gambar 46. Seteleh itu tekan Enter untuk kembali lagi ke kota dialog Boundary Hatch.22. c) Dari kotak dialog Boundary Hatch yang tampil. Latihan Buatlah simbol dioda seperti pada gambar di bawah ini. OFFSET dan HATCH untuk membuat arsiran pada simbol. OFFSET garis vertikal ke arah kanan dengan panjang 1. ubah Pattern (pola) arsiran pada kotak combo Pattern menjadi HONEY. Gambar 6. Setelah itu tampil prompt Select objects. Panjang garis vertikal adalah 2.

Command: LINE Specify first point: (klikTK1) Specify next point or [Undo]: @1<0 Specify next point or [Undo]: (Enter) Command: LINE Specify first point: (klikTK4) Specify next point or [Undo]: @1<180 Specify next point or [Undo]: (Enter) Gambar 6. maka gambar seharusnya dilengkapi dengan skala.26.27. Gambar kerja ketiga latihan pertama 5) Skala gambar Proses skala dalam menggambar merupakan proses yang cukup penting dalam hal penyajian hasil dari garmbar.25. Dengan menggunakan Pick Point pada TK5 maka arsiran mengisi obyek segitiga. maka di lembar Layout adalah gambar sesuai dengan gambar aslinya. Membuka kotak dialog Page Setup melalui Menu File | Page Setup. Penskalaan gambar dibuat dengan maksud menghasilkan gambar dimana obyek yang ingin digambar dapat muat pada batas ukuran kertas yang dipergunakan. Gambar kerja pertama latihan pertama b) Sebagai yang kedua membuat garis horisontal ke kanan dan ke kiri sejauh 1.24. Pertama-tama kita harus mengeset plotter atau printer yang akan kita gunakan.TK2 TK1 TK3 Gambar 6. Apabila Status Bar menunjukkan Model. maka di lembar Layout adalah hasil nyata kertas yang akan di cetak berikut dengan ukurannya. Gambar 6. Bila status menunjukkan Paper. Gambar kerja kedua latihan pertama c) Sebagai yang ketiga adalah membuat arsiran pada obyek segitiga dengan arsiran jenis Solid menggunakan perintah HATCH. dengan memilih Tab Plot . Gambar 6. Setelah berada dalam lembar Layout perhatikan tombol Status Bar yang aktif yang terdapat di bawah layar. Untuk mempermudah dalam proses Skala. gunakan lembar Layout untuk dapat melihat secara langsung hasil yang akan tercetak pada kertas yang sebenarnya. Agar gambar dapat dibaca dengan baik oleh pembaca. Status Bar Untuk memulai proses pen-skala-an ikutilah petunjuk berikut ini: a) Menentukan jenis printer yang digunakan.

misalnya memakai Printer Canon BJC-1000SP sebagai plotter. Di dalam AutoCad untuk proses penggambaran tidak memiliki penskalaan gambar. Sesudah memilih printer yang digunakan.Device pada kotak dialog Plot. Apabila sudah selesai. Pada kotak dialog Plot Setting. AutoCad memiliki luasan yang tidak terbatas. klik tombol OK. Kotak dialog Page Setup untuk menset ukuran kertas c) Menentukan skala yang akan digunakan.29. Gambar 6. Gambar 6. Kotak dialog Page Setup untuk menset printer b) Menentukan ukuran kertas yang digunakan.28. misalnya ukuran kertas A4 (210mm x 270mm). Untuk penetuan skala sebaiknya . pilih ukuran kertas yang akan kita gunakan untuk mencetak gambar. Penskalaan dilakukan agar gambar dapat muat di dalam kertas gambar yang akan dicetak. kembali ke kotak dialog Plot Setting. Pilih plotter atau printer yang akan kita gunakan dengan membuka kolom Name.

Untuk mempermudah dalam proses Plot. Jika posisi gambar pada kertas sudah tidak bermasalah maka dapat dilanjutkan dengan mencetak. agar mudah untuk dibaca. Klik tombol OK untuk proses percetakan.2m (200mm) • lebar 10/100 = 0. Tekan tombol Escape untuk kembali ke kotak dialog Plot. dapat menggunakan perintah PAN. . Dari data ini. Untuk mencetak gambar di sebuah kertas adalah dengan menggunakan perintah PLOT. Command: PAN Press ESC or ENTER to exit. or [All/Center/Dynamic/Extents/Previous/Scale/Window] <real time>: S Enter a scale factor (nX or nXP): 10xp Untuk menggeser gambar yang tidak tepat.menggunakan ukuran yang genap. atau dengan menggunakan menu File | Plot. Stelah itu kita memilih Scale dan dilanjutkan dengan mengisi besar skala. Misalnya 1:10. Apabila menggunakan skala 1:100 maka nilai xp yang dimasukkan sebesar 10. or right-click to display shortcut menu. Dalam hal ini nilai skala yang digunakan adalah 1:100. (Enter) Apabila langkah-langkah diatas telah selesai dilakukan maka pada tahap selanjutnya adalah proses mencetak. besarnya nilai xp didapat dari 1000 dibagai dengan nilai skala yang digunakan. 1: 100. Untuk memeriksa posisi gambar yang akan dicetak. dsb. gambar yang dibuat pada kertas gambar yang dibuat memiliki ukuran yaitu: • panjang 20/100 = 0. enter a scale factor (nX or nXP). klik icon Plot. Pada dasarnya prisnsip mencetak di dalam AutoCad adalah sama. Perintah ini dapat dituliskan pada prompt Command. Setelah proses penskalaan selesai maka gambar siap di Plot. xp = 1000 100 Command: ZOOM Specify corner of window. Misalnya memiliki sebuah denah bangunan sebagai berikut : • panjang 20m • lebar 10m • skala 1:100. Menggunakan Tombol Toolbar: Toolbar Group Perintah Keterangan Standard PLOT Untuk mencetak gambar Toolbar Setelah memasukkan perintah PLOT maka akan muncul kotak dialog Plot. klik tombol Full Preview. gunakan lembar Layout untuk dapat melihat secara langsung hasil yang akan tercetak pada kertas.1m (100mm) Untuk penulisan skala di dalam AutoCad dimulai pada lembar layout dengan mengubah Status Bar Paper menjadi Model. dalam arti tergantung dengan jenis media dan alat pencetak yang digunakan. Perintah yang digunakan adalah ZOOM. Di dalam AutoCad untuk mencetak dikenal dengan sebutan PLOT. 6) Mencetak gambar Mencetak gambar merupakan proses yang penting karena setiap gambar yang dibuat di dalam AutoCad pada akhirnya harus dicetak pada kertas gambar agar dapat digunakan sebagai sumber kerja.

Gambar 6. Gambar evaluasi . Gambar 6.31. Selain itu terdapat stop kontak yang dilengkapi dengan terminal ground.c. Gambar evaluasi 2) Buatlah gambar rangkaian pengawatan pemasangan instalasi saklar seri yang melayani 2 lampu. garis jumlah penghantar sepanjang 1 dengan sudut 30˚. Evaluasi 6 Dalam modul ini diberikan soal yang digunakan untuk evaluasi pembelajaran dalam menggunakan perintah-perintah dalam AutoCad.30. Untuk ukuran obyek-obyek yang lain disesuaikan dengan ukuran obyek yang telah ada. 1) Buatlah gambar rangkaian bagan satu garis rangkaian saklar kelompok seperti gambar dibawah ini dengan spesifikasi gambar sebagai berikut: lingkaran saklar berdiameter 1. garis simbol lampu sepanjang 1.

PT. (1990). _______. Dasar-dasar AutoCad 2000.DAFTAR PUSTAKA _______. Pemasangan Instalasi Listrik Dasar. Zamtinah.(2000). AutoCad 2002 Help.(2002). Prentince-Hall. AutoCad 2000 Help. Inc. AutoDesk. Inc. Handi. (2003). Scrhriever. _______. Errol G. Inc. (1984). Persyaratan Umum Instalasi Listrik 2000. Elex Media Komputindo. FPTK IKIP Yogyakarta. Badan Standarisasi Nasional. . (2000). Handoko. Chandra. AutoDesk. Kanisius. Diktat Gambar Teknik. Electrical Drafting. Priyo.(2002).

.................... Uraian Materi 4..................... 21 2) Memotong obyek dengan TRIM................................ 16 5) Perintah Osnap............... 9 2................. Uraian Materi 1.............................................. 26 5............................ Evaluasi 3... Evaluasi 4...... 10 2) Membuat Obyek Kotak ............ Tujuan Kegiatan Pembelajaran ................. DESKRIPSI JUDUL ................................................... 4 4) Membuat Obyek Garis (line) ................................................................... 10 b.................................................................. 17 c.................................................................................................................. 12 3) Membuat Obyek Busur ............................................. 15 2) Membatalkan penggunaan suatu perintah................................................................................... 8 c.................... 15 b............................................................. 3 BAB II PEMBELAJARAN........................................................................... Evaluasi 2.................................................................................... 25 c........................ 2 a) Petunjuk bagi Siswa .............................. KOMPETENSI ...................................................................... PRASYARAT ............................................................................................... 2 A.................................................... 4 1) Membuka file gambar ....................................................................................... Kegiatan Belajar 1: Jenis dan Macam Perintah Dasar Dalam Menggambar AutoCad I................................. PETUNJUK PENGGUNAAN MODUL............ 15 a..................................................................................................................................................................... Tujuan Kegiatan Pembelajaran .............................. Evaluasi 1................................... 22 1) Membuat simbol saklar tukar ......................................................... Tujuan Kegiatan Pembelajaran ................................................................... KEGIATAN BELAJAR ................................................................................................................................................................................................................... 28 a.................. 4 3) Sistem koordinat 2D.................................................................................................................................................................................... 21 a........................ Uraian Materi 3.......................... Uraian Materi 2....... 15 4) Perintah Ortho ....................................................... Kegiatan Belajar 5: Jenis dan Macam Perintah Lanjut Dalam Menggambar AutoCad ...................................................... 4 1... 4 a............................................................................................................................................................................................................. 2 D................... 21 b...................................................................................................................... 2 b) Peran Guru..................................................... 15 3) Prinsip dasar pemilihan obyek .....DAFTAR ISI BAB I PENDAHULUAN ........................................................................................................................ 2 C................................................................. Kegiatan Belajar 2: Jenis dan Macam Perintah Dasar Dalam Menggambar AutoCad II....................... 4 b.................................. 13 3............................................................................................................................................. 15 1) Menghapus Obyek................... 2 B............................................................................................................. Kegiatan Belajar 3: Jenis dan Macam Perintah Dasar Dalam Mengedit Gambar I ................................................................... Tujuan Kegiatan Pembelajaran .................................................................................. Tujuan Kegiatan Pembelajaran .................................................................................. 28 .............................................................................................. 10 a....................................................................................... Kegiatan Belajar 4: Jenis dan Macam Perintah Dasar Dalam Mengedit Gambar II ............... 3 E................ 4 A............................................................... 20 4............................................................... 4 2) Menyimpan file gambar...................................................... 21 1) Memperbanyak Obyek dengan COPY............................... 10 1) Membuat Obyek Lingkaran (circle) ............................... 13 c.................................................................................................................................. TUJUAN AKHIR.............................................................................................................................. 24 2) Membuat simbol tahanan induksi ........................

. 31 6) Membuat obyek teks....................... Evaluasi 5........ 30 5) Mempertemukan ujung pertemuan dua obyek...................................................................................................................................................... 34 6......................................................................................................................................... 49 b............. 42 3) Mengatur skala tipe garis.................................................................................................... 35 1) Membuat simbol saklar kelompok.............................. 48 c................................. 28 2) Memperbanyak Obyek dengan OFFSET............................................................. 29 3) Memindahkan obyek...... 44 4) Membuat arsiran ............................................................................................................................................................................ Kegiatan Belajar 6: Jenis dan Macam Perintah Lanjut Dalam Menggambar AutoCad II ........................... 32 c..................................... Tujuan Kegiatan Pembelajaran ......................................... 38 2) Mengatur tipe garis ...................................................................................... 44 5) Skala gambar.............. ........................... Uraian Materi 6................................................................................................................................................................................................................................................................................................... 35 1) Mencerminkan obyek............................................................................................................... 29 4) Merotasikan obyek.................. Evaluasi 6............... 46 6) Mencetak gambar ...................... 28 1) Memanjangkan obyek............................................................................................................................................................................................................................... 35 a..........................................................................Uraian Materi 5............................................ 37 2) Membuat konstruksi saklar kelompok .................................................................................... 35 b..................................