P. 1
Modul AutoCad

Modul AutoCad

|Views: 571|Likes:
Publicado porDewi Indri

More info:

Published by: Dewi Indri on Dec 25, 2011
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

03/19/2013

pdf

text

original

Sections

  • Gambar 1.1. Sistem koordinat kartesius 2D
  • Gambar 1.2. Posisi titik asal dan limit gambar dalam AutoCad
  • Gambar 1.3. Hasil pembuatan garis menggunakan kartesius 2D
  • Gambar 1.4. Sudut rotasi dalam satuan derajat
  • Gambar 1.5. Hasil pembuatan garis menggunakan polar 2D
  • Gambar 1.6. Hasil pembuatan garis menggunakan relatif 2D bernilai positif
  • Gambar 1.7. Hasil pembuatan garis menggunakan relatif 2D bernilai negatif
  • Gambar 1.8. Contoh pembuatan obyek garis dengan pengklikan langsung
  • Gambar 1.9. Gambar evaluasi I-1
  • Gambar 2.1. Lingkaran titik pusat dengan radius
  • Gambar 2.2. Latihan lingkaran menggunakan Radius
  • Gambar 2.3. Lingkaran titik pusat dengan diameter
  • Gambar 2.4. Latihan lingkaran menggunakan Diameter
  • Gambar 2.5. Pembuatan lingkaran 3P
  • Gambar 2.6. Pembuatan lingkaran 2P dengan mengklik langsung
  • Gambar 2.8. Latihan obyek kotak
  • Gambar 2.9. Pembuatan busur tiga titik
  • Gambar 2.10. Evaluasi 2-1
  • Gambar 2.11. Evaluasi 2-2
  • Gambar 3.1. Gambar pemilihan dengan metode crossing
  • Gambar 3.3. Gambar kotak dialog Osnap
  • Gambar 3.4. Contoh penggunaan Endpoint
  • Gambar 3.5. Contoh penggunaan Midpoint
  • Gambar 3.6. Contoh penggunaan Perpendicular
  • Gambar 3.7. Contoh penggunaan Center
  • Gambar 3.9. Contoh penggunaan Nearest
  • Gambar 3.10. Posisi kuadran lingkaran
  • Gambar 3.11. Contoh penggunaan Quadrant
  • Gambar 3.12. Contoh penggunaan Intersection
  • Gambar 3.14. Gambar evaluasi 3-1
  • Gambar 4.1. Contoh single-copy
  • Gambar 4.2. Gambar latihan single-copy
  • Gambar 4.3. Contoh multiple-copy
  • Gambar 4.4. Gambar latihan multiple-copy
  • Gambar 4.5. Contoh penggunaan TRIM dengan obyek pemotong
  • Gambar 4.6. Contoh TRIM dengan obyek pemotong sekaligus obyek yang dipotong
  • Gambar 4.7. Latihan pertama
  • Gambar 4.8. Gambar kerja pertama latihan pertama
  • Gambar 4.9. Gambar kerja kedua latihan pertama
  • Gambar 4.10. Latihan kedua
  • Gambar 4.11. Gambar kerja kedua latihan pertama
  • Gambar 4.12. Gambar kerja kedua latihan pertama
  • Gambar 4.13. Gambar kerja kedua latihan pertama
  • Gambar 4.14. Gambar kerja kedua latihan pertama
  • Gambar 5.1. Contoh penggunaan EXTEND
  • Gambar 5.2. Contoh offset metode jarak baku
  • Gambar 5.3. Gambar latihan offset
  • Gambar 5.4. Contoh pemindahan obyek
  • Gambar 5.8. Contoh memutar obyek 30˚ CCW
  • Gambar 5.9. Contoh memutar obyek 30˚ CW
  • Gambar 5.10. Contoh membulatkan dua obyek garis
  • Gambar 5.11. Contoh membulatkan dua obyek garis
  • Gambar 6.1. Contoh pencerminan horizontal obyek asal dipertahankan
  • Gambar 6.2. Contoh pencerminan vertikal obyek asal dihapus
  • Gambar 6.3. Pencerminan MIRRTEXT=1
  • Gambar 6.4. Pencerminan MIRRTEXT=0
  • Gambar 6.5. Latihan pertama
  • Gambar 6.6. Gambar kerja pertama latihan pertama
  • Gambar 6.7. Gambar kerja kedua latihan pertama
  • Gambar 6.8. Gambar kerja ketiga latihan pertama
  • Gambar 6.10. Gambar kerja pertama latihan kedua
  • Gambar 6.11. Gambar kerja kedua latihan kedua
  • Gambar 6.12. Gambar kerja ketiga latihan kedua
  • Gambar 6.13. Gambar kerja keempat latihan kedua
  • Gambar 6.14. Gambar kerja kelima latihan kedua
  • Gambar 6.15. Gambar kerja keenam latihan kedua
  • Gambar 6.16. Gambar kerja ketujuh latihan kedua
  • Gambar 6.17. Gambar kerja kedelapan latihan kedua
  • Gambar 6.18. Kotak dialog Linetype Manager
  • Gambar 6.19. Kotak dialog Load or Reload Linetypes
  • Gambar 6.20. Gambar latihan obyek garis
  • Gambar 6.23. Gambar simbol dioda
  • Gambar 6.24. Gambar kerja pertama latihan pertama
  • Gambar 6.25. Gambar kerja kedua latihan pertama
  • Gambar 6.26. Gambar kerja ketiga latihan pertama
  • Gambar 6.27. Status Bar
  • Gambar 6.28. Kotak dialog Page Setup untuk menset printer
  • Gambar 6.29. Kotak dialog Page Setup untuk menset ukuran kertas
  • Gambar 6.30. Gambar evaluasi
  • Gambar 6.31. Gambar evaluasi

MODUL AUTOCAD 2000 DALAM MATA DIKLAT PEMASANGAN INSTALASI LISTRIK PENERANGAN DAN TENAGA

AL HAKIM BEACON
P E N D I D I K AN TE KN I K E LE KTR O FA KUL T A S T E KN I K

UNIVERSITAS NEGERI YOGYAKARTA 2004

BAB I PENDAHULUAN

A. DESKRIPSI JUDUL
Modul AutoCad merupakan modul praktikum berisi tentang materi macam perintah-perintah yang digunakan dalam penggunaan perangkat lunak (software) AutoCad dua dimensi. Modul ini membahas tentang jenis dan macam perintah-perintah yang digunakan dalam mengoperasikan perangkat lunak AutoCad, dari penggunaan perintah-perintah dasar hingga perintahperintah tingkat lanjut dalam proses penggambaran gambar dua dimensi. Proses penggambarannya selain menggunakan mouse juga menggunakan keyboard dalam memasukkan perintah-perintahnya. Modul ini terdiri dari 6 (enam) kegiatan belajar. Dengan menguasai modul ini siswa mampu mengoperasikan perangkat lunak (software) AutoCad dalam menggambar instalasi listrik penerangan dan tenaga. Selain itu siswa juga mampu mengubah (edit) gambar yang ada dan mencetak gambar.

B. PRASYARAT
Modul AutoCad merupakan sub modul dalam mata diklat Pemasangan Instalasi Listrik Penerangan dan Tenaga. Dalam mempelajari modul ini siswa harus telah mempelajari mata diklat Menggambar Teknik.

C. PETUNJUK PENGGUNAAN MODUL
a) Petunjuk bagi Siswa Siswa diharapkan dapat berperan aktif dan berinteraksi dengan sumber belajar yang dapat digunakan, karena itu harus memperhatikan hal-hal sebagai berikut : a. Langkah-langkah belajar yang ditempuh a) Persiapkan alat dan bahan! b) Bacalah dengan seksama uraian materi pada setiap kegiatan belajar! c) Cermatilah langkah-langkah kerja pada setiap kegiatan belajar sebelum mengerjakan, bila belum jelas tanyakan pada instruktur! d) Setelah mengerjakan latihan, simpan file anda pada folder My Documents dengan nama sesuai dengan materi yang dipelajari. e) Kembalikan semua peralatan praktik yang digunakan! b. Perlengkapan yang Harus Dipersiapkan Guna menunjang keselamatan dan kelancaran tugas/ pekerjaan yang harus dilakukan, maka persiapkanlah seluruh perlengkapan yang diperlukan. Beberapa perlengkapan yang harus dipersiapkan adalah: a) Unit Perangkat Komputer b) Alat tulis c. Hasil Pelatihan Siswa mampu: 1) Mengoperasikan perangkat lunak (software) AutoCad dalam menggambar instalasi listrik penerangan dan tenaga. 2) Mengubah gambar (edit) yang sudah ada menjadi sebuah gambar yang diinginkan. 3) Mencetak gambar ke sebuah kertas. b) Peran Guru Guru yang akan mengajarkan modul ini hendaknya mempersiapkan diri sebaik-baiknya yaitu mencakup aspek strategi pembelajaran, penguasaan materi, pemilihan metode, alat bantu media pembelajaran dan perangkat evaluasi.

Guru harus menyiapkan rancangan strategi pembelajaran yang mampu mewujudkan siswa terlibat aktif dalam proses pencapaian/ penguasaan kompetensi yang telah diprogramkan. Penyusunan rancangan strategi pembelajaran mengacu pada kegiatan pembelajaran pada setiap subkompetensi yang ada dalam GBPP.

D. TUJUAN AKHIR
Siswa dapat menguasai pengoperasian perintah-perintah yang digunakan dalam proses menggambar instalasi listrik penerangan dan tenaga menggunakan perangkat lunak (software) AutoCad.

E. KOMPETENSI
Sub Kompetensi 1 Mampu menggambar instalasi listrik penerangan Kriteria Unjuk Kerja 2 Menggambar instalasi listrik menggunakan perangkat lunak (software) AutoCad Lingkup Belajar 3 Menggambar instalasi listrik penerangan dan tenaga Sikap 4 ketepatan, ketelitian, dan kerapian dalam proses dan hasil gambar insaltalasi listrik penerangan dan tenaga Materi Pokok Pembelajaran Pengetahuan 5 Dapat menggambar obyek garis menggunakan perintah yang terdapat dalam AutoCad. Dapat menggambar obyek lingkaran, kotak, busur, dan menghapus obyek menggunakan perintah yang terdapat dalam AutoCad. Dapat mengedit gambar sederhana yang menggunakan AutoCad. Dapat memperbanyak gambar obyek, dan memotong obyek diantara dua obyek. Dapat menggambar obyek sekaligus mengedit obyek. Ketrampilan 6 Mengoperasikan perangkat lunak (software) AutoCad dalam menggambar instalasi Mengubah (edit) gambar yang ada Mencetak gambar ke dalam sebuah kertas

1.

2.

3. 4.

5. 6.

dapat mencerminkan obyek,
memformat garis dan mencetak gambar.

BAB II PEMBELAJARAN
A. KEGIATAN BELAJAR
1. Kegiatan Belajar 1: Jenis dan Macam Perintah Dasar Dalam Menggambar AutoCad I a. Tujuan Kegiatan Pembelajaran Setelah mempelajari materi kegiatan belajar satu ini siswa dapat menggambar obyek garis menggunakan perintah yang terdapat dalam AutoCad. b. Uraian Materi 1 1) Membuka file gambar Untuk membuka file gambar AutoCad, digunakan perintah OPEN. Cara penggunaan perintah OPEN adalah dengan mengetik perintah tersebut pada baris prompt Command. Selain itu dapat juga dengan mengklik toolbar Open atau mengklik menu File | Open untuk tujuan yang sama. Di dalam folder yang berisi file dengan ekstensi *.dwg adalah salah satu file yang dapat dibuka di AutoCad. Menggunakan Tombol Toolbar: Toolbar Group Perintah Keterangan Standard Toolbar OPEN Untuk membuka file gambar

2) Menyimpan file gambar Untuk menyimpan file gambar AutoCad, digunakan perintah SAVE. Cara penggunaan perintah SAVE adalah dengan mengetik perintah tersebut pada baris prompt Command. Selain itu dapat juga dengan mengklik toolbar Save atau mengklik menu File | Save As untuk tujuan yang sama. Menggunakan Tombol Toolbar: Toolbar Group Perintah Keterangan Standard Toolbar SAVE Untuk menyimpan file gambar

3) Sistem koordinat 2D Penggambaran di dalam AutoCad selalu digerakkan oleh sistem koordinat. Sistem koordinat adalah metode peletakkan titik yang memiliki pola tertentu. Dengan sistem ini, penggambaran menjadi lebih mudah dan terstruktur. Di dalam AutoCad dikenal tiga macam sistem koordinat, yaitu kartesius, polar, dan relatif. Ketiga sistem ini memiliki fungsi spesifik dan keunggulan masing-masing. a) Sistem koordinat kartesius 2D Sistem koordinat kartesius memiliki pola penempatan titik mengikuti arah sumbu X dan Y, dimana titik penempatan ditentukan dari jarak (nilai) pada sumbu X dan sumbu Y. Pada pertemuan nilai sumbu X dan Y tersebutlah titik penempatan dibuat. Sumbu X adalah sumbu horizontal (mendatar), sedangkan sumbu Y adalah sumbu vertikal (tegak). Kedua sumbu tersebut bersilang dan bertemu pada sebuah titik yang disebut titik asal. Titik asal biasanya bernilai 0,0. Lihat Gambar 1.1 untuk ilustrasi penggambaran dari sistem koordinat kartesius 2D. Ruas sumbu X bernilai positif selalu mengarah ke kanan, dan bernilai negatif selalu mengarah ke kiri. Untuk ruas sumbu Y bernilai positif mengarah ke atas, dan bernilai negatif mengarah ke bawah. Format pemasukkan nilai penempatan titik adalah nilai X diikuti koma dan nilai Y.

Gambar 1.1. Sistem koordinat kartesius 2D

Di dalam AutoCad, posisi titik asal adalah berada pada sudut paling kiri bawah layar drawing area (daerah gambar), yaitu bernilai 0,0. Lihat Gambar 1.2 untuk gambar ilustrasi titik asal dimaksud. Sedangkan titik sudut paling kanan atas adalah batasan (limit) gambar, yaitu biasanya bernilai 12,9. Nilai batas gambar akan mengacu pada setting ukuranbatas. Akan tetapi masih dimungkinkan untuk membuat gambar yang melebihi ukuran batas gambar (12,9)

Gambar 1.2. Posisi titik asal dan limit gambar dalam AutoCad

Contoh: Untuk contoh pembuatan garis menggunakan prinsip pemasukkan nilai berdasarkan kartesius, akan dibuat garis dimulai pada titik 2,3 (X=2, Y=3) dan berakhir pada titik 4,1 (X=4, Y=1). Perhatikan Gambar 1.3 untuk ilustrasi hasil pembuatan garis menggunakan sistem koordinat kartesius.
Command Specify Specify Specify : LINE first point : 2,3 next point or (Undo) : 4,1 next point or (Undo) : (Enter)

dengan memasukkan nilai jarak peempatan dan arah (sudut) penempatan Format dari koordinat polar adalah: @jarak<sudut Keterangan: 1) Tanda @ mutlak diberikan ketika ingin menggunakan polar 2) Nilai jarak adalah panjang penempatan titik (garis) yang akan dibuati dari titik sekarang.1 menuju ke 7.Gambar 1. Command Specify Specify Specify Specify Specify : LINE first point : next point or next point or next point or next point or 1. dari 3. Akan dibuat garis dengan panjang 2 kearah kanan (0˚).4 menuju ke -10. Hasil pembuatan garis menggunakan kartesius 2D Latihan: Buatlah garis menggunakan sistem koordinat kartesius 2D pada koordinat-koordinat berikut: 1. untuk ilustrasi hasil pembuatan garis menggunakan sistem koordinat kartesius. Untuk nilai sudut dapat dilihat pada gambar 1.1 b) Sistem koordinat polar 2D Sistem koordinat polar menggunakan prinsip penentuan titik koordinat berikutnya dari koordinat saat ini. Perhatikan Gambar 1. Sudut rotasi dalam satuan derajat Contoh: Sebagai contoh pembuatan garis menyilang.5. 3) Tanda < adalah sebagai pemisah. dilanjutkan dengan menbuat garis sepanjang 3 kearah atas (90˚).4. dari 1.4. 4) Nilai sudut adalah sebagai penentu arah penempatan titik. dimana satuan yang digunakan adalah derajat.1 (Undo) : @3<0 (Undo) : @2<90 (Undo) : @2<135 (Close/Undo) :(Enter) ..3.8 2. Gambar 1.

Lihat Gambar 1. Command Specify Specify Specify : LINE first point : 1. Hasil pembuatan garis menggunakan polar 2D Latihan: Buatlah garis menggunakan sistem koordinat polar 2D pada koordinat-koordinat berikut: 1. Contoh: a. @14<90 c) Sistem koordinat relatif 2D Sistem koordinat realatif menggunakan prinsip penentuan titik berikutnya berdasarkan memasukkan jarak panjang (x) dan lebar (y). yaitu panjang = -3 dan lebar = -2.1. @10<270 2. Apabila lebar dan panjang bernilai positif. titik awal 3. b.2 next point or (Undo) : (Enter) Gambar 1.1. Membuat garis nilai panjang dan lebar positif Dalam contoh penggunaan koordinat relatif adalah dengan membuat sebuah garis yang dimulai dari titik 1.lebar Keterangan: 1) Tanda @ mutlak diberikan ketika ingin menggunakan koordinat relatif. 3) Tanda koma mutlak diberikan sebagai pemisah pemasukkan nilai panjang dan lebar.Gambar 1. 2) Nilai panjang adalah nilai memanjang (x). Untuk titik berikutnya ditentukan dengan memasukkan nilai yang bernilai negatif. sedangkan untuk nilai negatif akan ke arah kiri dan ke bawah. sebagai ilustrasinya. Membuat garis nilai panjang dan lebar negatif Dalam contoh penggunaan koordinat relatif adalah dengan membuat sebuah garis yang dimulai dari titik 1.7 sebagai ilustrasinya. yaitu panjang = 3 dan lebar = 2. Untuk titik berikutnya ditentukan dengan memasukkan nilai yang bernilai positif. Lihat Gambar 1.6. Format dari koordinat relatif adalah: @panjang. Hasil pembuatan garis menggunakan relatif 2D bernilai positif. .-2 menuju ke @12<0. @6<135.5.1 next point or (Undo) : @3. titik awal -4.4 menuju ke @5<45. 4) Nilai lebar adalah nilai yang melebar (y). maka arah pembentukan garis adalah ke kanan dan ke atas.6. @10<225.

a) Membuat garis dengan pengklikan langsung dengan mouse Metode pengklikan langsung menggunakan mouse dilakukan dalam proses membuat oybyek garis yang tidak membutuhkan presisi. Untuk menjalankan perintah ini. Latihan: Buatlah obyek menggunakan sistem pembuatan garis menggunakan tombil mouse: 1.-2 next point or (Undo) : (Enter) Gambar 1. Untuk memberhentikan pembuatan garis dapat dengan menekan tobol (Enter) atau Spasi. dapat menggunakan perintah line yang diketik dalam prompt command. Command Specify Specify Specify Specify : LINE first point : next point or next point or next point or (klik di layar posisi TK1) (Undo) : (klik di layar posisi TK2) (Undo) : (klik di layar posisi TK3) (Close/Undo) : (Enter) Gambar 1.4 menuju ke @6. Latihan:: Buatlah garis menggunakan sistem koordinat relatif 2D pada koordinat-koordinat berikut: 1. Menggunakan Tombol Toolbar: Toolbar Group Perintah Keterangan Draw LINE Untuk membuat obyek garis Dalam membuat garis obyek yang akan dibuat tidak terbatas jumlahnya. @0.4 menuju ke @-6. titik awal 5. titik awal 5.8. Dalam membuat garis di dalam AutoCad menggunakan mouse dengan cara mengklik langsung pada daerah gambar di layar AutoCad. atau dapat juga mengklik menu Draw | Line.-15 4) Membuat Obyek Garis (line) Dalam AutoCad perintah membuat obyek garis dengan mengetikan perintah LINE. @-7. Selain itu dapat mengklik toolbar Line.7.1 next point or (Undo) : @-3. Hasil pembuatan garis menggunakan relatif 2D bernilai negatif. Contoh pembuatan obyek garis dengan pengklikan langsung.17.10. Perhatikan instruksi berikut dengan mengklik mouse sambil melihat Gambar 1.Command Specify Specify Specify : LINE first point : 1.7 2.8. obyek segitiga .

obyek segilima b) Membuat garis dengan polar Dalam bagian ini. Buatlah obyek di bawah ini menggunakan perintah LINE.2. Di sana dipergunakan huruf C. Gambar evaluasi I-2. c. Gambar 1. Command Specify Specify Specify Specify Specify : LINE first point : next point or next point or next point or next point or (klik kira-kira di pusat layar) (Undo) : @2<0 (Undo) : @2<90 (Close/Undo) : @2<180 (Close/Undo) : C Perhatikan pada baris terakhir pada contoh penggunaan perintah Line diatas. obyek segiempat 3. dengan bantuan koordinat polar untuk membuat obyek yang presisi. Gambar 1. Pakaialah metode membuat obyek garis yang menurut anda paling mudah. . Huruf tersebut merupakan perintah dalam Line untuk menutup pembuatan obyek garis. Gambar evaluasi I-1.9. 2.10. Buatlah obyek di bawah ini menggunakan perintah LINE. Evaluasi 1 1. Pakaialah metode membuat obyek garis yang menurut anda paling mudah. Huruf C merupakan kependekan dari Close (tutup). dan menghubungkannya secara langsung ke posisi awal pembuatan garis dilakukan. mencoba membuat obyek garis berbentuk bujur sangkar.

2. Latihan lingkaran menggunakan Radius b. kotak. dan menghapus obyek menggunakan perintah yang terdapat dalam AutoCad. Kegiatan Belajar 2: Jenis dan Macam Perintah Dasar Dalam Menggambar AutoCad II a. pertama akan diminta untuk menentukan titik pusat dari lingkaran yang akan dibuat. akan diminta untuk memasukkan nilai radius atau diameter dari lingkaran yang akan dibuat tersebut.2. Contoh: a.10. Terdapat empat metode yang dapat digunakan untuk membuat obyek lingkaran. . Di sini radiusnya adalah 4.1. Command : CIRCLE Specify center point for circle or (3P/2P/Ttr (tan tan radius)): (klik kira-kira di pusat layar) Specify radius of circle or (Diameter) : 4 Gambar 2. Perhatikan Gambar 2. busur. Pada tahap berikutnya. a) Metode titik pusat (center point) Dalam membuat lingkaran menggunakan metode titik pusat. Titik pusat dengan diameter Berikutnya adalah membuat lingkaran metode titik pusat dengan pemasukkan nilai berdasarkan diameter. tiga titik (3 point/3p). Buatlah obyek lingkaran dengan memasukkan nilai diameter sebagai berikut: a. Di dalam menentukan titik pusat. Tujuan Kegiatan Pembelajaran Setelah mempelajari materi kegiatan belajar satu ini siswa dapat menggambar obyek lingkaran. Titik pusat dengan radius Untuk contoh menggunakan lingkaran metode titik pusat adalah dengan membuat lingkaran dengan pemasukan ukuran lingkaran berdasarkan radius. radius = 80 2. Di sini diberikan contoh pembuatan lingkaran dengan diameter 7. radius = 300 c. dua titik (2p). Uraian Materi 2 1) Membuat Obyek Lingkaran (circle) Untuk membuat lingkaran gunakan perintah CIRCLE. Latihan: 1. Setelah hasilnya tertampil pada layar AutoCad apabila akan membuktikan apakah ukuran radius benar. Ukuran sudut yang digunakan adalah 45°. radius = 20 d. biasanya dilakukan dengan jalan mengklik secara langsung pada posisi yang diinginkan di layar kerja AutoCad. radius = 100 b. yaitu metode titik pusat (center point). Buatlah obyek di bawah ini menggunakan perintah CIRCLE dan LINE. b.1 untuk tampilan hasilnya. dan tangent-tangent-radius (ttr). radius = 60 e. Lingkaran titik pusat dengan radius. dapat menggunakan tombol menu Dimension | Radius dan klik pada garis lingkaran. Gambar 1. Gambar 2.

Buatlah obyek di bawah ini menggunakan perintah CIRCLE dan LINE. diameter = 100 b. diameter = 80 2. Command Specify Specify Specify Specify : CIRCLE center point for circle or (3P/2P/Ttr (tan tan radius)): 3P first point on circle : (klik TK1) second point on circle : (klik TK2) third point on circle : (klik TK3) Gambar 2. Lingkaran titik pusat dengan diameter.3. Ukuran sudut yang digunakan adalah 45°. Pembuatan lingkaran 3P.5. diameter = 300 c. Setelah hasilnya tertampil pada layar AutoCad apabila akan membuktikan apakah ukuran diameter benar. Latihan lingkaran menggunakan Diameter b) Metode tiga titik (3P) Metode kedua yang dapat diterapkan di dalam membuat obyek lingkaran menggunakan perintah CIRCLE adalah tiga titik (3P). diameter = 60 e.000> : 7 Gambar 2. dapat menggunakan tombol menu Dimension | Diameter dan klik pada garis lingkaran. diameter = 20 d.4. .000> : D Specify diameter of circle <8. Command : CIRCLE Specify center point for circle or (3P/2P/Ttr (tan tan radius)): (klik kira-kira di pusat layar) Specify radius of circle or (Diameter) <4. Latihan: Buatlah 5 obyek lingkaran dengan menggunakan metode 3 titik.adalah tampilan hasilnya. Di sini harus menentukan tiga titik koordinat di layar AutoCad sebagai pembentuk obyek lingkaran. Gambar 2. Buatlah obyek lingkaran dengan memasukkan nilai diameter sebagai berikut: a. Latihan: 1.

Dengan memasukkan perintah: @lebar<panjang Keterangan: a). Mengklik secara langsung di layar Command Specify Specify Specify : CIRCLE center point for circle or (3P/2P/Ttr (tan tan radius)): 2P first end for circle’s diameter : (klik TK4) second end for circle’s diameter : (klik TK5) Gambar 2.7. Pembuatan kotak. . Nilai lebar adalah nilai panjang garis yang searah sumbu y Selain dapat menggunakan perintah REC dapat juga mengklik toolbar Rectangle atau mengklik menu Draw | Rectangle untuk pemanggilan perintah REC. 2) Membuat Obyek Kotak Dalam membuat obyek kotak di dalam AutoCad digunakan perintah REC.6. Contoh: a. Command : REC Specify first corner point of (Chamfer/Elevation/Fillet/Thicknes/Width): (klik TK1) Specify other second point : @2.c) Metode dua titik (2P) Prinsip dasar metode dua titik (2P) dalam membuat obyek lingkaran adalah diminta untuk menentukan titik koordinat yang akan membentuk besar lingkaran yang akan dibuat. Pembuatan lingkaran 2P dengan mengklik langsung. Nilai lebar adalah nilai panjang garis yang searah sumbu x c). Penggambaran obyek kotak dapat dimasukkan ukuran yang tepat.4 Gambar 2. d). Tanda < adalah sebagai pemisah. Ukuran dua titik koordinat tersebut adalah sekaligus sebagai diameter dari lingkaran yang akan dibuat.7. Tanda @ mutlak. sebelum sebagai gambar kerja dimana posisi pengklikan lakukan. Menggunakan Tombol Toolbar: Toolbar Group Perintah Keterangan Draw REC Untuk membuat obyek kotak Contoh: Ikuti instruksi berikut sambil memperhatikan Gambar 2. b). Latihan:: Buatlah 5 obyek lingkaran dengan menggunakan metode 3 titik.

c. Latihan obyek kotak.9.Latihan:: 1. Pembuatan busur tiga titik.40 c. ukuran @70. Teknik yang diterapkan sama seperti pembuatan lingkaran metode 3P. Evaluasi 2 1. dapat juga mengklik toolbar Arc atau mengklik menu Draw | Arc untuk pemanggilan perintah ARC.8. 3) Membuat Obyek Busur Untuk membuat obyek busur di dalam AutoCad digunakan perintah ARC. sebelum sebagai gambar kerja dimana posisi pengklikan lakukan. Menggunakan Tombol Toolbar: Toolbar Group Perintah Keterangan Draw ARC Untuk membuat obyek busur Metode dalam membuat busur adalah menentukan tiga titik penempatan sebagai pembentuk obyek busur yang akan dibuat. Contoh: Ikuti instruksi berikut sambil memperhatikan Gambar 2. Ukuran sudut yang digunakan adalah 30° dan 45°.90 2. ukuran @50. Buatlah simbol lampu pijar yang sering digunakan dalam penggunaan gambar teknik listrik. Selain dapat menggunakan perintah ARC. Gambar 2. Buatlah obyek kotak dengan memasukkan nilai sebagai berikut: a.50 b.9. Command Specify Specify Specify : ARC start point of arc or (CEnter)): (klik TK1) second point of arc or (Center/ENd)): (klik TK2) end point of arc : (klik TK3) Gambar 2. Dalam gambar ini menggunakan perintah CIRCLE dan LINE. Ukuran sudut yang digunakan adalah 45° . Buatlah obyek di bawah ini menggunakan perintah REC dan LINE. ukuran @30.

Evaluasi 2-2 3.10. Gambar 2. Lingkaran dengan jari-jari 1.12. garis miring 20 sudut kemiringan 45˚.11. tuas saklar dengan panjang 10 sudut kemiringan 30˚. Buatlah gambar simbol speaker seperti gambar dibawah ini dengan spesifikasi gambar sebagai berikut: Garis penghantar sepanjang 15. Evaluasi 2-1 2. Gambar 2. Evaluasi 2-3 . Buatlah gambar saklar 1 kutub seperti gambar dibawah ini dengan spesifikasi gambar sebagai berikut: Garis penghantar sepanjang 15.Gambar 2. kotak dengan ukuran lebar panjang 20x80.

b. Tujuan Kegiatan Pembelajaran Setelah mempelajari materi kegiatan belajar satu ini siswa dapat mengedit gambar sederhana yang menggunakan AutoCad. Mengetik perintah ERASE secara langsung pada prompt command sebagai berikut: Command : ERASE b). Untuk membatalkan penggunaan perintah AutoCad dapat menggunakan perintah U. dapat dibatalkan dengan memilih obyek tersebut dengan menekan tombol Shift. Menggunakan Tombol Toolbar: Toolbar Group Perintah Keterangan Modify ERASE Untuk menghapus obyek Contoh: a). Teknik dasar di dalam memilih obyek adalah mengklik secara langsung obyek yang diinginkan satu per satu. Uraian Materi 3 1) Menghapus Obyek Untuk menghapus obyek yang tidak diperlukan lagi. Menghapus obyek berarti tersebut akan hilang selamanya. Dari prompt ini dapat memilih obyek yang ingin dihapus secara langsung dengan mengklik obyek bersangkutan satu per satu pada daerah gambar. Menggunakan Tombol Toolbar: Toolbar Group Perintah Keterangan Standar Toolbar U Untuk membatalkan perintah AutoCad penggunaan suatu 3) Prinsip dasar pemilihan obyek Memilih obyek adalah bagian penting di dalam penggambaran dan pengeditan gambar. dapat menggunakan perintah ERASE. Crossing merupakan salah satu metode pemilihan obyek di dalam AutoCad. dan lain sebagainya. Sebagai catatan metode crossing ini ada dua .3. karena untuk suatu obyek yang ingin dimodifikasi dan ditambahkan sesuatu terhadapnya. Selain dapat mengetik perintah ERASE secara langsung pada prompt Command. Apabila terdapat suatu obyek yang sebenarnya tidak ikut dipilih tetapi terpilih. Selain itu dapat menggunakan metode Crossing. ERASE untuk menghapus obyek. maka dapat menekan tombol Enter atau Spasi untuk mengakhiri penggunaan perintah Erase dan kembali ke prompt Command. maka obyek tersebut perlu dipilih. CIRCLE untuk membuat lingkaran. Setelah itu tampil prompt Select object. pemilihan obyek akan dibantu oleh sebuah empat persegi. Kegiatan Belajar 3: Jenis dan Macam Perintah Dasar Dalam Mengedit Gambar I a. Select object : (Enter) 2) Membatalkan penggunaan suatu perintah Apabila telah menggunakan suatu perintah seperti LINE untuk membuat garis. Atau dapat mengklik toolbar U atau mengkli menu Edit | Undo untuk dapat menjalankan perintah U. dapat juga menggunakan toolbar Erase atau mengklik menu Modify | Erase. dimana seluruh obyek yang masuk ke dalam empat persegi ini akan terpilih. Dalam memilih obyek menggunakan metode crossing ini. Apabila tidak ada obyek yang ingin dihapus lagi. maka dapat memiliki kesempatan untuk membatalkan penggunaan perintah tersebut. Perintah U dapat dijalankan secara langsung pada prompt Command. Select object : (klik obyek yang akan dihapus) Select object : (klik obyek lain yang juga ingin dihapus) c).

2. untuk posisi pengklikan. Untuk mengaktifkannya dapat mengkliknya pada Status Bar bagian bawah bertuliskan ORTHO.1. Dalam Gambar 3. Menggunakan Tombol Toolbar: Toolbar Group Perintah Keterangan Drafting ORTHO Untuk membantu pergerakan kursor mouse Setting sesuai dengan sumbu X dan Y Command : ORTHO Enter mode [ON/OFF] <current>: ON Sebagai ilustrasinya dapat dilihat dari gambar di bawah ini: Gambar 3. Dalam Gambar 3. b).a. Selain itu dapat juga dengan menuliskan ORTHO pada Command Prompt.1. Penggunaan Status Ortho . merupakan contoh yang akan digunakan dalam pemilihan obyek. pemilihan akan dimulai dari sisi kiri obyek. Pada saat tulisan ORTHO terlihat transparan berarti status Ortho sedang off. Yang pertama mengklik dari sisi kiri maka obyek yang secara keseluruhan terdapat dalam segi empat akan terpilih. Ikuti instruksi berikut sambil memperhatikan 3.1. Gambar pemilihan dengan metode crossing 4) Perintah Ortho Perintah Ortho digunakan untuk membantu pergerakan kursor mouse agar sesuai dengan sumbu X atau sumbu Y.1. Untuk melihat aktif tidaknya status Ortho pada AutoCad adalah dengan melihat pada Status Bar bagian bawah. Hal ini akan mengakibatkan kedua obyek lingkaran terhapus. d).a.b. Command : ERASE Select object: (klik TK1) Specify opposite corner: (klik TK2) Select object: (Enter) c). untuk posisi pengklikan.1.1. Ikuti instruksi berikut sambil memperhatikan Gambar 3. Akan tetapi pada saat tulisan ORTHO terlihat jelas berarti status Ortho sedang on.cara.b. Contoh: Dua obyek lingkaran di dalam Gambar 3.1.b.a. a). Buatlah dua obyek lingkaran menggunakan perintah CIRCLE seperti terlukis pada Gambar 3. Buatlah dua obyek lingkaran menggunakan perintah CIRCLE seperti terlukis pada Gambar 3. pemilihan akan dimulai dari sisi kanan obyek. Hal ini akan mengakibatkan kedua obyek lingkaran terhapus Command : ERASE Select object: (klik TK3) Specify opposite corner: (klik TK4) Select object: (Enter) Gambar 3.1. Cara kedua mengklik dari kanan maka obyek yang terkena garis segi empat akan terpilih.

Selain itu dapat juga dengan menuliskan OSNAP pada Command Prompt. Apabila tidak mengaktifkan fungsi ini pembuatan garis yang akan ditempatkan pada obyek garis atau busur hanya dapat dikira-kira. a) Endpoint (ENDP) Pilihan fungsi obyek snap digunakan untuk mendapatkan titik tepat pad ujung obyek garus atau busur. Untuk melihat aktif tidaknya status Osnap pada AutoCad adalah dengan melihat pada Status Bar bagian bawah. Di dalam kotak dialog Osnap terdapat beberapa pilihan fungsi obyek snap yang bisa diaktifkan dengan memberi tanda cek (√) pada kotak pilihan. Gambar 3. Untuk mengaktifkannya dapat mengkliknya pada Status Bar bagian bawah bertuliskan OSNAP. Akan tetapi pada saat tulisan OSNAP terlihat jelas berarti status Osnap sedang on.4. Status ini dapat diaktifkan di tengah penggunaan suatu perintah. Dengan bantuan fungsi Endpoint maka ujung sebuah garis atau busur akan didapat secara presisi dan akurat. Perintah ini juga bisa dijalankan dengan shortcut tombol F3. Pada gambar dibawah ini pengguna AutoCad diberikan panduan untuk meletakkan garisnya pada ujung setiap obyek. Menggunakan Tombol Toolbar: Toolbar Group Perintah Keterangan Drafting Setting Command : OSNAP OSNAP Untuk membantu mendapatkan titik pada suatu obyek Sebagai ilustrasinya dapat dilihat dari gambar di bawah ini: Gambar 3. Contoh penggunaan Endpoint .5) Perintah Osnap Perintah Osnap digunakan untuk penempatan titik lokasi obyek yang presisi dan akurat. Sebagai ilustrasi. Gambar kotak dialog Osnap.3. lihat gambar berikut ini. Pada saat tulisan OSNAP terlihat transparan berarti status Osnap sedang off.

TK1 TK2 sebelum sesudah Gambar 3. Sebagai ilustrasi. Menggunakan bantuan fungsi CEN pada saat ingin mendapatkan pusat obyek lingkaran atau busur dapa terlaksanan dengan cepat.5. Sebagai ilustrasi. TK1 TK2 sebelum sesudah Gambar 3. dibawah ini pengguna AutoCad diberikan panduan untuk meletakkan garisnya pada setiap garis yang membentuk titik tegak lurus (90°) terhadap garis yang dituju. Gambar 3.8. dibawah ini pengguna AutoCad diberikan panduan untuk meletakkan garisnya pada pusat setiap obyek. busur. seperti garis. Sebagai ilustrasi. lihat gambar berikut ini. lihat gambar berikut ini. Sebagai ilustrasi. atau polyline. c) Midpoint (MID) Fungsi ini digunakan untuk mendapatkan titik pusat dari sebuah obyek. Pada Gambar 3. Contoh penggunaan Tangent . block.b) Insertion (INT) Fungsi ini digunakan untuk untuk mendapatkan titik yang terdapat pada obyek text. Contoh penggunaan Center f) Tangent (TAN) Fungsi ini digunakan untuk mendapatkan titik singgung obyek lingkaran atau busur. dibawah ini pengguna AutoCad diberikan panduan untuk meletakkan garisnya pada titik pusat di sekitar obyek lingkaran dan busur. mudah dengan tingkat keakurasian yang tinggi. Dengan fungsi MID ini AutoCad akan otomatis mencari sendiri pusat obyek yang akan diambil titik pusatnya.7.6. Gambar 3. Contoh penggunaan Midpoint d) Perpendicular (PER) Fungsi ini digunakan untuk mendapatkan titik tegak lurus (90°) terhadap garis yang dituju (diklik). Contoh penggunaan Perpendicular e) Center (CEN) Fungsi ini digunakan untuk mendapatkan titik tepat pada pusat obyek lingkaran atau busur. Pada gambar dibawah ini pengguna AutoCad diberikan panduan untuk meletakkan garisnya pada titik pusat obyek lingkaran dan busur.8. lihat gambar berikut ini.6. Pada Gambar 3. lihat gambar berikut ini.5. Pada Gambar 3.

9. lingkaran. garis. Ketika mengaktifkan fungsi ini. Gambar 3. dst.12. Gambar 3. INT ini dapat mendeteksi perpotongan obyek 2D apa saja. Contoh penggunaan Quadrant j) Intersection (INT) Fungsi ini digunakan untuk untuk mendapatkan titik persilangan (perpotongan) dua obyek atau lebih. Pada Gambar 3. Contoh penggunaan Intersection k) Paralel (PAR) Fungsi ini digunakan untuk mendapatkan titik searah dengan garis yang sebelumnya digambar. Menggunakan fungsi INT ini untuk mendapatkan titik perpotongan akan sangat akurat dan presisi. polyline. Gambar 3. lihat gambar berikut ini. seperti busur. 90°. 180°. dan 270°. dibawah ini pengguna AutoCad diberikan panduan untuk membuat garis yang sejajar dengan garis yang dibuat sebelumnya. AutoCad akan secara otomatis mencari kuadran di mana titik terdekat dilakukan pengklikan. Hal ini menyebebkan pekerjaan untuk mendapatkan perpotongan obyek menjadi mudah.11. Gambar 3. Keempat kuadran tersebut berada pada sudut 0°.13. h) Nearest (NEA) Fungsi ini digunakan untuk mendapatkan titik terdekat dengan pengklikan. NEA akan mencari sendiri titik terdekat dan melekatkannya dengan obyek tersebut. atau elips. Posisi kuadran lingkaran Dalam gambar di bawah ini contoh penggunaan quadrant adalah dengan membuatempat buah garis yang menghubungkan keempat kuadrant dari sebuah onyek lingkaran. busur. Sebagai ilustrasi.g) Node (NOD) Fungsi ini digunakan untuk mendapatkan titik pada obyek. Gambar 3.13. Contoh penggunaan Nearest i) Quadrant (QUA) Fungsi ini digunakan untuk mendapatkan empat titik kuadran dari obyek lingkaran. Contoh penggunaan Paralel .10.

Gambar evaluasi 3-1 . Dengan mengaktifkan Status ORTHO. buatlah obyek berikut! Gambar 3. c. buatlah obyek berikut! Gambar 3. Evaluasi 3 1. Dengan mengaktifkan Status OSNAP.l) Extension (EXT) Fungsi ini digunakan untuk mendapatkan garis yang tetap searah pada saat memfungsikan perintah EXTEND.14.15. Gambar evaluasi 3-1 2.

Buatlah obyek seperti pada Gambar 4. Kegiatan Belajar 4: Jenis dan Macam Perintah Dasar Dalam Mengedit Gambar II a. sedangkan pada multiple-copy dapat membuat duplikasi obyek sebanyak mungkin tanpa batas. yaitu single-copy dan multiple-copy. Tujuan Kegiatan Pembelajaran Setelah mempelajari materi kegiatan belajar satu ini siswa dapat memperbanyak gambar obyek. di sini dalam perintah COPY menggunakan bantuan koordinat Polar untuk membuat jarak pengkopian menjadi presisi.-sebelum menggunakan perintah LINE. or [Multiple]: (klik sembarang) Specify second point of displacement or <use first point as displacement>: @7<0 Gambar 4. Untuk memperbanyak obyek menggunakan perintah COPY. Menggunakan Tombol Toolbar: Toolbar Group Perintah Keterangan Modify COPY Untuk memperbanyak satu atau sekelompok obyek Contoh: a) Single-copy Untuk contoh pengkopian metode single-copy. dimana pada single-copy hanya dapat membuat satu duplikasi obyek saja. Command: COPY Select objects: (pilih obyek yang akan dikopi) Select objects: (Enter) Specify base point or displacement. Setelah itu ikuti instruksi berikut untuk mengkopi obyek tersebut ke arah kanan sejauh 7. Gambar latihan single-copy b) Multiple-copy Untuk contoh pengkopian metode multiple-copy. dan baru kemudian arah ke mana obyek akan dicopi. diharuskan menentukan obyek yang akan dicopy terlebih dahulu.2.3.-sebelum yang akan dikopi ke arah kanan sejauh 7.1.1. Setelah itu tentukan titik tumpu (base point). Ikuti langkah berikut ini untuk cara pengerjaannya. Terdapat dua metode pengkopian menggunakan perintah COPY. Contoh single-copy Latihan: Buatlah duplikat obyek berikut sebanyak 6 buah menggunakan perintah COPY! Gambar 4. b.4. Pemilihan obyek dapat menggunakan metode pemilihan langsung atau menggunakan metode Crossing.1. 1.-sebelum yang akan dikopi ke arah kanan dan kearah atas masing-masing sejauh 7. dan memotong obyek diantara dua obyek. . Ikuti langkah berikut ini untuk cara pengerjaannya. Uraian Materi 4 1) Memperbanyak Obyek dengan COPY Perintah COPY digunakan untuk memperbanyak sebuah atau sekelompok obyek. 2. yaitu akan dibuat duplikasi obyek seperti terlukis pada Gambar 4. perhatikan obyek Gambar 4.

Contoh multiple-copy Latihan:: Buatlah duplikat obyek berikut dengan menggunakan perintah COPY dengan jenis Multiple Copy! Gambar 4.3. or [Multiple]: M Specify base point : (klik sembarang) Specify second point of displacement or <use first point as displacement>: @7<0 Specify second point of displacement or <use first point as displacement>: @7<90 Specify second point of displacement or <use first point as displacement>: (Enter) Gambar 4. Menggunakan Tombol Toolbar: Toolbar Group Perintah Keterangan Modify TRIM Untuk memotong suatu obyek terhadap obyek lain Contoh: a) Memotong obyek dengan obyek pemotong Dalam contoh pemotongan obyek dengan perintah TRIM berikut adalah akan dipotong sebuah obyek busur bagian tengan yang dihimpit oleh dua buah garis verikal. dimana obyek yang akan dipotong haruslah berpotongan dengan obyek obyek pemotong. 2. Dua buah garis tersebut ditentukan disini sebagai obyek pembatas pemotongan.3. Gambar latihan multiple-copy 2) Memotong obyek dengan TRIM Fasilitas pemotongan obyek yang terdapat pada AutoCad adalah menggunakan perintah TRIM. Ikuti langkah berikut untuk cara pemasangannya. . Command: COPY Select objects: (pilih obyek yang akan dikopi) Select objects: (Enter) Specify base point or displacement.3-sebelum menggunakan perintah LINE. dan ke arah atas sejauh 7. Lihat Gambar 4.4.1. Setelah itu ikuti instruksi berikut untuk mengkopi obyek tersebut ke arah kanan sejauh 7. Buatlah obyek seperti pada Gambar 4.-sesudah untuk hasil duplikasinya. Cara kerja perintah TRIM adalah dengan menentukan terlebih dahulu obyek yang akan dipotong baru kemudian ditentukan obyek obyek pemotong.

1. 2.. Command : TRIM Current settings: Projection = current Edge = current Select cutting edges. Setelah itu ikuti instruksi berikut sambil meperhatikan Gambar 4. Buatlah empat buah garis yang saling menyilang satu sama lain seperti terlukis pada Gambar 4.5.6.5. Lihat Gambar 4.. Contoh TRIM dengan obyek pemotong sekaligus obyek yang dipotong Latihan: Dalam modul ini diberikan beberapa latihan yang digunakan untuk melatih dalam menggunakan perintah-perintah dalam AutoCad.6.. .-sebelum untuk posisi pengklikannya. di sini keempat garis diatur sebagai obyek pembatas pemotongan dan sekaligus sebagai obyek yang akan dipotong juga. Buatlah dua buah garis tegak lurus dan satu buah busur yang melintang pada dua garis tersebut seperti terlukis pada Gambar 4. Bagian tengah akan dipotong sehingga menyerupai perempatan jalan. 2.5. Command : TRIM Current settings: Projection = current Edge = current Select cutting edges.1. Ikuti langkah berikut untuk petunjuk pengerjaannya. Select objects: (klik TK4) Select objects: (klik TK5) Select objects: (klik TK6) Select objects: (klik TK7) Select objects: (Enter) Select object to trim or [Project/Edge/Undo]: (klik TK4) Select object to trim or [Project/Edge/Undo]: (klik TK5) Select object to trim or [Project/Edge/Undo]: (klik TK6) Select object to trim or [Project/Edge/Undo]: (klik TK7) Select object to trim or [Project/Edge/Undo]: (Enter) Gambar 4.6..-sesudah untuk hasil pemotongan. Lihat Gambar 4. Select objects: (klik TK1) Select objects: (klik TK2) Select objects: (Enter) Select object to trim or [Project/Edge/Undo]: (klik TK3) Select object to trim or [Project/Edge/Undo]: (Enter) Gambar 4.-sebelum untuk posisi pengklikannya.sebelum.-sebelum.6.-sesudah untuk hasil pemotongan. Contoh penggunaan TRIM dengan obyek pemotong b) Memotong obyek dengan obyek pemotong sekaligus sebagai obyek yang dipotong Dalam contoh kedua di sini adalah terdapat empat buah garis yang saling bersilangan satu sama lain. Setelah itu ikuti instruksi berikut sambil meperhatikan Gambar 4.5..

5<180……………………………(III) next point or (Undo):(Enter) Gambar 4. Command Specify Specify Specify Command Specify Specify Specify Command Specify Specify Specify : LINE first point: (klik TK1) next point or (Undo):@3<30 ……………………………(I) next point or (Undo):(Enter) : LINE first point: (klikTK2) next point or (Undo):@0. Obyek lingkaran dibuat menggunakan perintah CIRCLE. Ikuti instruksi berikut untuk petunjuk selanjutnya. Hasilnya dapat dilihat di Gambar 2. Ikuti instruksi berikut untuk petunjuk selanjutnya. Select objects: (klik lingkaran) Select objects: Enter Select object to trim or [Project/Edge/Undo]: (klik TK3) Select object to trim or [Project/Edge/Undo]: (Enter) .7.8.26. Gambar 4. Gambar kerja pertama latihan pertama b) Sebagai langkah kedua adalah membuat obyek lingkaran diameter 1. Garis dibuat menggunakan perintah LINE. Selanjutnya membuat garis horisontal sepanjang 0.1) Membuat simbol saklar tukar Dalam latihan ini membuat simbol saklar tukar (SPDT = Single Pole Double Throw) yang sering digunakan dalam penggunaan gambar teknik listrik. Tempatkan obyek lingkaran tepat di tengah-tengah garis dengan memanfaatkan fungsi Osnap. Command Specify Specify Specify : CIRCLE center point for circle or (3P/2P/Ttr (tan tan radius)): (klik TK3) radius of circle or (Diameter) : D diameter of circle: 1 c) Sebagai langkah ketiga adalah memotong garis yang melewati di tengah lingakaran menggunakan perintah TRIM.. Jangan lupa untuk mengaktifkan fungsi Osnap. CIRCLE dan dengan memanfaatkan fungsi Osnap. Dalam gambar ini menggunakan perintah LINE. Command : TRIM Current settings: Projection = current Edge = current Select cutting edges.5.. Latihan pertama a) Sebagai langkah pertama adalah membuat obyek garis panjang 3 dengan sudut 30˚.5<0……………………………(II) next point or (Undo):(Enter) : LINE first point: (klikTK1) next point or (Undo):@0.

COPY. Selanjutnya membuat garis sepanjang 2 dengan sudut 180˚ dengan TK1 sebagai tumpuannya. TK1 sebagai tumpuannya.9. or [Multiple]: M or <use first point as displacement>: or <use first point as displacement>: or <use first point as displacement>: or <use first point as displacement>: Gambar 4. Gambar kerja kedua latihan pertama b) Langkah kedua adalah memotong lingkaran menggunakan perintah TRIM. Gambar kerja kedua latihan pertama 2) Membuat simbol tahanan induksi Dalam latihan ini membuat simbol tahanan induksi yang sering digunakan dalam penggunaan gambar teknik listrik.0000>: 2 Command: COPY Select objects: (klik TK1) Select objects: Specify base point or Specify base point: (klik TK1) Specify second point of displacement (klik TK2) Specify second point of displacement (klik TK3) Specify second point of displacement (klik TK4) Specify second point of displacement (Enter) Command: LINE Specify first point: (klik TK1) Specify next point or [Undo]: @10<0 Specify next point or [Undo]: (Enter) Command: LINE Specify first point: (klik TK1) Specify next point or [Undo]: @2<180 Specify next point or [Undo]: (Enter) displacement. TRIM. Command: TRIM Current settings: Projection=UCS. Latihan kedua a) Sebagai langkah pertama adalah membuat obyek lingkaran dengan diameter 2.Gambar 4. Gambar 4. Membuat garis dengan panjang 10 dengan sudut 0˚. Memperbanyak lingkaran dengan menggunakan perintah COPY Multiple sebanyak empat dengan TK1 sebagai tumpuannya (base point). Edge=None .11. CIRCLE.10. Command: CIRCLE Specify center point for circle or [3P/2P/Ttr (tan tan radius)]: Specify radius of circle or [Diameter]: D Specify diameter of circle <2. Dalam gambar ini menggunakan perintah LINE.

Select objects: (klik TK5) Select objects: (Enter) Select object to trim or (klik TK6) Select object to trim or (klik TK7) Select object to trim or (klik TK8) Select object to trim or (klik TK9) Select object to trim or (Enter) shift-select to extend or [Project/Edge/Undo]: shift-select to extend or [Project/Edge/Undo]: shift-select to extend or [Project/Edge/Undo]: shift-select to extend or [Project/Edge/Undo]: shift-select to extend or [Project/Edge/Undo]: Gambar 4. Command: TRIM Current settings: Projection=UCS. Select objects: (klik TK11) Select objects: (klik TK12) Select objects: (Enter) Select object to trim or shift-select to extend (klik TK5) Select object to trim or shift-select to extend (klik TK13) Select object to trim or shift-select to extend (klik TK14) Select object to trim or shift-select to extend (Enter) or [Project/Edge/Undo]: or [Project/Edge/Undo]: or [Project/Edge/Undo]: or [Project/Edge/Undo]: Gambar 4.. Gambar kerja kedua latihan pertama c.14.4000>: 0. Evaluasi 4 Dalam modul ini diberikan soal yang digunakan untuk evaluasi pembelajaran dalam menggunakan perintah-perintah dalam AutoCad.. Gambar kerja kedua latihan pertama c) Langkah ketiga adalah memotong garis melintang menggunakan perintah TRIM.2000>: D Specify diameter of circle <0.Select cutting edges . Edge=None Select cutting edges .2000>: D Specify diameter of circle <0. Command: CIRCLE Specify center point for circle or [3P/2P/Ttr (tan tan radius)]: (klik TK15) Specify radius of circle or [Diameter] <0. Gambar kerja kedua latihan pertama d) Langkah keempat adalah membuat lingkaran pada ujung simbol dengan diameter 0.12.4.4000>: 0.4 Command: CIRCLE Specify center point for circle or [3P/2P/Ttr (tan tan radius)]: (klik TK16) Specify radius of circle or [Diameter] <0...13. .4 Gambar 4.

Buatlah gambar rangkaian Papan Hubung Bagi seperti gambar dibawah ini dengan spesifikasi gambar sebagai berikut: lingkaran saklar berdiameter 1. Untuk ukuran obyek-obyek yang lain disesuaikan dengan ukuran obyek yang telah ada.15. kotak sekering sebesar 1.5. Gambar 4.5.5 x 2. Kemiringan garis jumlah penghantar adalah 30˚. Gambar evaluasi 4 . lingkaran penghubung berdiameter 0.

Command : EXTEND Select objects: (klik TK1) Select second break point or [First point]: @3<0 Current settings: Projection = current Edge = current Select cutting edges.1.1. Menggunakan Tombol Toolbar: Toolbar Group Perintah Keterangan Modify EXTEND Untuk memanjangkan obyek sampai obyek tertentu Contoh: Untuk contoh penggunaan perintah EXTEND.a.. b. Contoh penggunaan EXTEND .-sebelum untuk memanjangkan obyek garis. Disana akan diberikan cara memanjangkan obyek garis dan busur sampai pada obyek garis.a.5.-sebelum untuk Command : EXTEND Select second break point or [First point]: @3<0 Current settings: Projection = current Edge = current Select cutting edges.-sebelum. Selanjutnya akan diminta untuk menentukan obyek yang akan dipanjangkan. Kegiatan Belajar 5: Jenis dan Macam Perintah Lanjut Dalam Menggambar AutoCad a.a.1. perhaitkan obyek pada Gambar 5.1. Uraian Materi 5 1) Memanjangkan obyek Perintah yang digunakan untuk memanjangkan obyek sampai batas obyek lain dapat menggunakan perintah EXTEND.. Select objects: (klik TK2) Select objects: Enter Select object to extend or [Project/Edge/Undo]: (klik TK1) Select object to extend or [Project/Edge/Undo]: Enter c) Kerjakan instruksi berikut memanjangkan obyek garis. sambil memperhatikan gambar 5. Tujuan Kegiatan Pembelajaran Setelah mempelajari materi kegiatan belajar satu ini siswa dapat menggambar obyek sekaligus mengedit obyek. Select objects: (klik TK1) Select objects: (Enter) Select object to extend or [Project/Edge/Undo]: (klik TK2) Select object to extend or [Project/Edge/Undo]: (Enter) Gambar 5.1. Ikuti langkah berikut untuk petunjuk dalam pengerjaannya..b. diminta untuk menentukan obyek pembatas sampai dimana obyek yang akan dipanjangkan ini dilakukan.. Dalam penggunaan perintah ini.sebelum dan Gambar 5.1. a) Pertama-tama buatlah obyek dengan bentuk dan posisi seperti terlukis pada Gambar 5. b) Kerjakan instruksi berikut sambil memperhatikan gambar 5.

obyek yang dapat diperbanyak hanya bersifat satuan tidak bisa berkelompok. dengan ukuran 100x100.2. Lihat Gambar 5.-sesudah untuk haisl peng-offset-an. polyline. Dalam menggunakan perintah OFFSET ini. Dalam pemasukan nilai baku. Contoh offset metode jarak baku Latihan: Buatlah obyek simbol Plus seperti terlihat pada gambar di bawah ini. Gambar 5. Command : OFFSET Specify offset distance or [Through] <Through>: 2 Select object to offset or <exit>: (klik TK1) Specify point on side to offset: (klik TK1) Select object to offset or <exit>: (Enter) Gambar 5. Obyek yang dapat dilakukan peng-ofset-an antara lain.-sebelum sejauh 2 ke arah sisi kanan. dan lain-lain.2. Setelah itu perbanyak garis menyamping menggunakan perintah OFFSET sepanjang 10 hingga memenuhi garis. Setelah itu dengan memperhatikan Gambar 5. Gambar latihan offset 3) Memindahkan obyek Untuk dapat memindahkan satu atau sekelompok obyek dari posisi saat ini ke posisi lain menggunakan perintah MOVE. busur. 2. Tujuan pemindahan obyek adalah karena menganggap posisi obyek saat ini tidak sesuai dan ingin mengubahnya ke posisi yang lebih sesuai. . Menggunakan Tombol Toolbar: Toolbar Group Perintah Keterangan Modify OFFSET Untuk memperbanyak obyek secara paralel Contoh: Untuk contoh pertama penggunaan perintah OFFSET adalah untuk men-offset garis pada Gambar 5.2. lingkaran.3. yaitu pemasukan nilai jarak baku.2) Memperbanyak Obyek dengan OFFSET Perintah OFFSET digunakan untuk memperbanyak obyek secara paralel dengan jarak yang dapat diatur. dimana hasil duplikasi obyek adalah 2.2. Buatlah sebuah garis miring seperti pada Gambar 5.2.-sebelum menggunakan perintah LINE. garis. Metode pengaturan jarak yang digunakan dalam perintah OFFSET. Ikuti langkah berikut untuk tahap pengerjaanya.-proses ikuti instruksi berikut untuk langkah pengerjaan peng-offset-an sejauh 2. jarak peng-ofset-an adalah berdasarkan nilai yang diberikan ini. 1.

Arah rotasi dapat searah jarum jam (clock wise/CW) dan berlawanan arah jarum jam (Anticlock wise/CCW). yaitu balok dan dua segtiga seperti terlukis pada Gambar 5. Menggunakan Tombol Toolbar: Toolbar Group Perintah Keterangan Modify ROTATE Untuk merotasikan satu atau sekelompok obyek Gambar 5. perhatikan Gambar 5. Setting sudut default yang berlaku di dalam AutoCad sebelum dilakukan perubahan adalah derajad. Command: MOVE Select objects: (pilih obyek segitiga bawah) Select objects: (Enter) Specify base point or displacement: (klik TK1) Specify second point of displacement or <use first point as displacement>: (klik TK2) Gambar 5.sebelum. Contoh pemindahan obyek 4) Merotasikan obyek Untuk dapat merotasikan satu atau sekelompok obyek di dalam AutoCad adalah menggunakan perintah ROTATE..4. b) Setelah itu instruksi berikut dan sambil memperhatikan Gambar 5.-sebelum untuk cara memindahkan obyek segitiga bawah ke posisi ujung balok sebelah kanan.5.-sesudah untuk hasil pemindahan obyek.Menggunakan Tombol Toolbar: Toolbar Group Perintah Keterangan Modify MOVE Untuk memindahkan satu atau sekelompok obyek dari posisi awal berada ke posisi lain Contoh: Sebagai contoh pemindahan obyek menggunakan perintah MOVE.4. Sudut rotasi dalam satuan derajat . Di sana terdapat sebuah obyek segitiga yang ingin pada ujung balok sebelah kanan.4. Besarnya rotasi yang dilakukan akan sangat tergantung dengan nilai sudur yang dimasukkan.sebelum. Lihat pada Gambar 5. di mana pada base point inilah rotasi obyek dilakukan.4.4. Ikuti langkah berikut untuk petunjuk pengerjaannya a) Buatlah tiga buah obyek. Obyek yang dirotasi akan mengacu pada base point (titik tumpu).

Buatlah obyek kotak seperti gambar 5. Menggunakan Tombol Toolbar: Toolbar Group Perintah Keterangan Modify FILLET Untuk mempertemukan ujung pertemuan dua obyek garis .9. Lihat Gambar 5. Contoh memutar obyek 30˚ CW 5) Mempertemukan ujung pertemuan dua obyek Untuk dapat mempertemukan ujung pertemuan dua obyek adalah menggunakan perintah FILLET.-sebelum.Contoh: a) Memutar obyek sebesar 30˚ arah CCW Dalam contoh pertama adalah memutar sebuah obyek bujur sangkar sebesar 30˚ berlawanan arah jarum jam (CCW). sebelum.8. ikuti instruksi berikut untuk cara merotasi obyek sebesar 30˚ arah CW. Stelah itu sambil memperhatikan Gambar 5. 2.9.8. sebelum. Ikuti langkah berikut untuk tahap pengerjaan rotasi obyek. 1. ikuti instruksi berikut untuk cara merotasi obyek sebesar 30˚ arah CCW. 1. untuk ilustrasi sebelum dan sesudah pengerjaan rotasi. Command: ROTATE Current positive angle in UCS: ANGDIR=counterclockwise Select objects: (pilih obyek bujursangkar) Select objects: (Enter) Specify base point: (klik TK1) Specify rotation angle or [Reference]: 30 ANGBASE=0 30° TK1 sebelum sesudah Gambar 5. 2. Besarnya bulatan yang dilakukan oleh perintah FILLET sangat tergantung dengan besarnya nilai radius yang dimasukkan. Untuk keadaan default biasanya AutoCad akan mensetting besar Radius pada 10. Contoh memutar obyek 30˚ CCW b) Memutar obyek sebesar 30˚ arah CW Untuk contoh selanjutnya adalah memutar sebuah obyek bujur sangkar sebesar 30˚ searah jarum jam (CW). Ikuti langkah berikut untuk tahap pengerjaan rotasi obyek. Selain itu juga dapat mempertemukan kedua ujung garis membuat sudut 90˚ dengan memberikan besar radius = 0. Setelah itu sambil memperhatikan Gambar 5. Buatlah obyek kotak seperti gambar 5.8. Command: ROTATE Current positive angle in UCS: ANGDIR=counterclockwise Select objects: (pilih obyek bujursangkar) Select objects: (Enter) Specify base point: (klik TK1) Specify rotation angle or [Reference]: -30 ANGBASE=0 Gambar 5.9-sebelum.8.

. Radius bulatan dalam contoh ini ditentukan 0. akan dilakukan pembulatan dua buah obyek garis seperti Gambar 5. Kemudian dengan memakai perintah FILLET dengan Radius 0 buatlah menjadi sebuah kotak dengan pertemuan 4 ujung membentuk sudut 90°. 2. Dalam membuat teks. Radius yang digunakan adalah 0.10.-sebelum. yaitu teks rata kiri. teks rata kanan. teks pusat. 1. Setelah radius ditentukan. Radius = 0. Kemudian klik pada teks yang akan diedit.10-sebelum. Terdapat berbagai macam fasilitas dalam pembuatan obyek teks.sebelum untuk posisi pengklikan. Buatlah dua buah obyek garis dengan panjang kira-kira menggunakan perintah LINE dengan posisi seperti terlukis terlukis pada Gambar 5. Sebelum membulatkan ujung.5000>: 0 3.3000 Select first object or [Polyline/Radius/Trim]: (klik TK1) Select second object: (klik TK2) Gambar 5. Contoh membulatkan dua obyek garis Latihan: Buatlah obyek dengan posisi seperti gambar di bawah ini. Gambar 5.11. terlebih dahulu harus menentukan radius bulatan dengan memasukkan option R. baru digunakan perintah FILLET lagi untuk melaksanakan pembulatan pada obyek. Command: FILLET Current settings: Mode = TRIM. dan lain sebagainya.10. Jika teks telah ditulis dan ingin diedit ulang maka ketik perintah DDEDIT pada prompt Command. Contoh membulatkan dua obyek garis 6) Membuat obyek teks Untuk membuat obyek teks di dalam AutoCad adalah dengan menggunakan perintah TEXT. Berikut instruksi mengubah radius bulatan. Ikuti instruksi berikut sambil memperhatikan Gambar 5. Ikuti langkah berikut untuk petunjuk pengerjaan pembulatan.Contoh: Untuk contoh penggunaan FILLET. dapat menentukan tinggi huruf teks dan arah rotasi obyek teks. Command: FILLET Current settings: Mode = TRIM.10. Tipe huruf obyek teks yang dibuat akan tergantung dari setting yang berlaku. Radius = 0.5000 Select first object or [Polyline/Radius/Trim]: R Specify fillet radius <0.

Menggunakan Tombol Toolbar: Toolbar Group Perintah Keterangan Modify TEXT Untuk membuat obyek teks Contoh: a) Membuat obyek teks dengan tinggi huruf 0. Command: TEXT Current text style: "Standard" Text height: 0.3 dan arah penempatan obyek teks ke arah kanan (90˚). untuk hasilnya.3 Specify rotation angle of text <0>: 90 Enter text: INSTALASI LISTRIK PENERANGAN Enter text: (Enter) Gambar 5.3 ke arah kanan (0˚) Untuk contoh pertama membuat obyek tulisan INSTALASI LISTRIK PENERANGAN dengan ketinggian huruf 0.12.2000>: 0.12.3 ke arah kanan (90˚) Untuk contoh pertama membuat obyek tulisan INSTALASI LISTRIK PENERANGAN dengan ketinggian huruf 0. Contoh pembuatan teks dengan arah 0˚ dan 90˚ .3 dan arah penempatan obyek teks ke arah kanan (0˚). Command: TEXT Current text style: "Standard" Text height: 0.2000 Specify start point of text or [Justify/Style]: (klik di layar/TK1) Specify height <0.12. untuk hasilnya. Ikuti Instruksi berikut untuk pengerjaannya. Lihat Gambar 5. Lihat Gambar 5.2000 Specify start point of text or [Justify/Style]: (klik di layar/TK2) Specify height <0.2000>: 0. Ikuti Instruksi berikut untuk pengerjaannya.3 Specify rotation angle of text <0>: (Enter) Enter text: INSTALASI LISTRIK PENERANGAN Enter text: (Enter) b) Membuat obyek teks dengan tinggi huruf 0.

Gambar 5. Dengan ukuran kertas A3 (270mm x 420mm). Evaluasi 5 Buatlah gambar Stuklyst yang digunakan dalam proses penggambaran gambar teknik.c.12. Gambar evaluasi 5 . Ukuran Stuklyst sama seperti yang digunakan dalam Mata Diklat Menggambar Teknik.

6.-sebelum. Command: LINE Specify first point: (klik di pusat layar) Specify next point or [Undo]: @1<270 Specify next point or [Undo]: @1. variabel MIRRTEXT dipergunakan. 1.3<180 Specify next point or [Close/Undo]: C 2. AutoCad menyediakan suatu fungsi untuk mengatur dimana pada saat obyek dicerminkan teks didalamnya tidak ikut tercerminkan (terbalik).1. Buatlah obyek segitiga seperti terlukis pada Gambar 6. berikut ini adalah instruksi pengerjaannya. Apabila di dalam obyek yang akan dicerminkan memiliki obyek teks di dalamnya. Contoh pencerminan horizontal obyek asal dipertahankan b) Mencerminkan secara vertikal dengan obyek asal dihapus . Ikuti perintah MIRROR berikut untuk proses pencerminan dan perhatikan Gambar 6. Kegiatan Belajar 6: Jenis dan Macam Perintah Lanjut Dalam Menggambar AutoCad II a. yaitu membuat obyek duplikasi dengan tetap mempertahankan obyek asal.1. Obyek seperti pada Gambar 6. Menggunakan Tombol Toolbar: Toolbar Group Perintah Keterangan Modify MIRROR Untuk mencermin obyek Contoh: a) Mencerminkan secara horizontal dengan obyek asal dipertahankan Sebagai contoh pertama adalah melakukan pencerminan secara horizontal.sebelum untuk posisi pengklikan. Ikut langkah berikut untuk petunjuk pengerjaannya.1. karena bila masih bernilai 1 maka teks akan ikut tercermin. Command: MIRROR Select objects: (pilih obyek) Select objects: (Enter) Specify first point of mirror line: (klik TK1) Specify second point of mirror line: (klik TK2) Delete source objects? [Yes/No] <N>: (Enter) Gambar 6. b. Uraian Materi 6 1) Mencerminkan obyek Terdapat fasilitas untuk dapat mencerminkan suatu obyek terhadap sesuati sumbu tertentu dengan menggunakan perintah MIRROR.1. Mencerminkan obyek menggunakan perintah MIRROR memiliki dua pilihan. memformat garis dan mencetak gambar.-sebelum. dengan tetap mempertahankan obyek asal. yaitu dengan mengatur nilainya menjadi 0. Untuk mengerjakan hal ini. atau dapat menghilangkan obyek asal dan hanya mempertahankan obyek pencerminan. Tujuan Kegiatan Pembelajaran Setelah mempelajari materi kegiatan belajar satu ini siswa dapat mencerminkan obyek.

Contoh pencerminan vertikal obyek asal dihapus c) Pencerminan dengan MIRRTEXT=1 Untuk contoh selanjutnya adalah mencerminkan dimana di dalam obyek terdapat obyek teks. Pastikan bahwa nilai variabel MIRRTEXT adalah sama dengan 1. Command: MIRROR Select objects: (pilih obyek) Select objects: (Enter) Specify first point of mirror line: (klik TK3) Specify second point of mirror line: (klik TK4) Delete source objects? [Yes/No] <N>: Y Gambar 6. Ikuti perintah MIRROR berikut untuk proses pencerminan dan perhatikan Gambar 6. dengan menghapus obyek asal. Command: MIRROR Select objects: (pilih obyek) Select objects: (Enter) Specify first point of mirror line: (klik TK5) Specify second point of mirror line: (klik TK6) Delete source objects? [Yes/No] <N>: (Enter) Gambar 6.-sebelum. .sebelum untuk posisi pengklikan. Command: MIRRTEXT Enter new value for MIRRTEXT <1>: 1 3. Ikuti perintah MIRROR berikut untuk proses pencerminan dan perhatikan Gambar 6..2. Untuk contoh berikut dari variabel MIRRTEXT diatur menjadi bernilai 0.2. Ikut langkah berikut untuk petunjuk pengerjaannya. Command: LINE Specify first point: (klik di pusat layar) Specify next point or [Undo]: @1<270 Specify next point or [Undo]: @1. Untuk contoh berikut dari variabel MIRRTEXT diatur menjadi bernilai 1. Obyek seperti pada Gambar -sebelum.3<180 Specify next point or [Close/Undo]: C 2. 1.Sebagai contoh pertama adalah melakukan pencerminan secara vertikal..sebelum untuk posisi pengklikan. Buatlah obyek segitiga dan sebuah obyek teks seperti terlukis pada Gambar 6.2.sebelum. Pencerminan MIRRTEXT=1 d) Pencerminan dengan MIRRTEXT=0 Untuk contoh selanjutnya adalah mencerminkan dimana di dalam obyek terdapat obyek teks.3. 2. Buatlah obyek segitiga seperti terlukis pada Gambar 6. 1. berikut ini adalah instruksi pengerjaannya.

Command: MIRRTEXT Enter new value for MIRRTEXT <1>: 0 c) Ikuti perintah MIRROR berikut untuk proses pencerminan dan perhatikan Gambar 6.5<0……………………………(II) next point or (Undo):(Enter) Gambar 6. Gambar kerja pertama latihan pertama b) Sebagai langkah kedua adalah membuat obyek lingkaran diameter 1. TRIM dan MIRROR. Latihan pertama a) Sebagai langkah pertama adalah membuat obyek garis panjang 3 dengan sudut 30˚. .a) Buatlah obyek segitiga dan sebuah obyek teks seperti terlukis pada Gambar 6.4. Jangan lupa untuk mengaktifkan fungsi Osnap. Tempatkan obyek lingkaran tepat di ujung garis sebelah bawah dengan memanfaatkan fungsi Osnap.4.4. CIRCLE.6.5.sebelum. 1) Membuat simbol saklar kelompok Dalam latihan ini membuat simbol saklar kelompok yang sering digunakan dalam penggunaan gambar teknik listrik. Dalam gambar ini menggunakan perintah LINE. Pencerminan MIRRTEXT=0 Latihan: Dalam modul ini diberikan beberapa latihan yang digunakan untuk melatih dalam menggunakan perintah-perintah dalam AutoCad.sebelum untuk posisi pengklikan.5. Gambar 6. Command Specify Specify Specify Command Specify Specify Specify : LINE first point: (klik TK1) next point or (Undo):@2<30 ……………………………(I) next point or (Undo):(Enter) : LINE first point: (klikTK2) next point or (Undo):@0. Command: MIRROR Select objects: (pilih obyek) Select objects: (Enter) Specify first point of mirror line: (klik TK7) Specify second point of mirror line: (klik TK8) Delete source objects? [Yes/No] <N>: (Enter) Gambar 6. Selanjutnya membuat garis horisontal sepanjang 0. b) Pastikan bahwa nilai variabel MIRRTEXT adalah sama dengan 0. Garis dibuat menggunakan perintah LINE.

Hasilnya dapat dilihat di Gambar 3. MIRROR.. Command : TRIM Current settings: Projection = current Edge = current Select cutting edges. Gambar konstruksi saklarkelompok . Ikuti instruksi berikut untuk petunjuk selanjutnya. Gambar 6. Gambar kerja kedua latihan pertama d) Sebagai langkah keempat adalah mencerminkan garis tangkai saklar menggunakan perintah MIRROR.7. Gambar kerja ketiga latihan pertama 2) Membuat konstruksi saklar kelompok Dalam latihan kedua ini adalah membuat simbol kosntruksi untuk saklar kelompok.8. Select objects: (klik lingkaran) Select objects: (Enter) Select object to trim or [Project/Edge/Undo]: (klik TK1) Select object to trim or [Project/Edge/Undo]: (Enter) Gambar 6. Command Specify Specify Specify : CIRCLE center point for circle or (3P/2P/Ttr (tan tan radius)): (klik TK1) radius of circle or (Diameter) : D diameter of circle: 1 c) Sebagai langkah ketiga adalah memotong garis yang melewati di tengah lingkaran menggunakan perintah TRIM. Saklar ini juga sering disebut saklar kelompok.18. OFFSET. Saklar ini berfungsi untuk melayani minimal 2 buah lampu atau lebih. Ikuti instruksi berikut untuk petunjuk selanjutnya..9. Command: MIRROR Select objects: Specify opposite corner: (klik tangkai A) Select objects: (Enter) Specify first point of mirror line: (klik TK3) Specify second point of mirror line: (klik TK4) Delete source objects? [Yes/No] <N>: N Gambar 6. Dalam penggambaran konstruksi saklar ini menggunakan perintah CIRCLE.Obyek lingkaran dibuat menggunakan perintah CIRCLE.

0000>: D Specify diameter of circle <4. Membuat lingkaran luar dengan diameter 4. dengan diameter lingkaran 0.5 Select object to offset or <exit>: (klikTK2) Specify point on side to offset: (klikTK3) Select object to offset or <exit>: (Enter) Command: OFFSET Specify offset distance or [Through] <0. Command Specify Specify Specify Command Specify Specify Specify Command Specify Specify Specify : LINE first point: (klik sembarang) next point or (Undo):@4<45 next point or (Undo): (Enter) : LINE first point: (klikTK1) next point or (Undo):@2<135 next point or (Undo): (Enter) : LINE first point: (klikTK1) next point or (Undo):@2<315 next point or (Undo): (Enter) Command: CIRCLE Specify center point for circle or [3P/2P/Ttr (tan tan radius)]: (klikTK1) Specify radius of circle or [Diameter]: D Specify diameter of circle: 4 Command: OFFSET Specify offset distance or [Through] <Through>: 0.a) Sebagai langkah pertama adalah membuat garis menyilang dengan dengan panjang masing-masing 4. Gambar kerja pertama latihan kedua b) Sebagai langkah kedua adalah membuat lingkaran kontak-kontak saklar. kemudian memperbanyak kontak-kontak saklar sebanyak 4 dengan menggunakan perintah MIRROR.5 Select object to offset or <exit>: (klikTK2) Specify point on side to offset: (klikTK3) Select object to offset or <exit>: (Enter) Gambar 6.10. Command: CIRCLE Specify center point for circle or [3P/2P/Ttr (tan tan radius)]: (klikTK1) Specify radius of circle or [Diameter] <2.5 Command: MIRROR Select objects: (klik lingkaran A) Select objects: (Enter) Specify first point of mirror line: (klikTK1) Specify second point of mirror line: 180 Delete source objects? [Yes/No] <N>: N Command: MIRROR .5.0000>: 0. Dengan menggunakan perintah OFFSET membuat lingkaran di dalam lingkaran dengan jarak OFFSET adalah 0.5.5000>: 1.5 dan 1.

. Gambar kerja ketiga latihan kedua d) Sebagai langkah selanjutnya adalah membuat garis bantu untuk memotong garis menyilang...4000>: 0.25 Select object to offset or <exit>: (klikTK9) Specify point on side to offset: (klikTK10) Select object to offset or <exit>: (Enter) Gambar 6. dengan menggunakan perintah OFFSET dengan jarak 0. Edge=None Select cutting edges . Select objects: (klikTK11) garis-garis yang tidak digunakan .25. dan ERASE. Command: TRIM Current settings: Projection=UCS.. Gambar kerja kedua latihan kedua c) Sebagai langkah ketiga adalah menghilangkan garis-garis yang tidak digunakan. Command: OFFSET Specify offset distance or [Through] <0. dengan menggunakan perintah TRIM.Select objects: (klik lingkaran A) Select objects: (Enter) Specify first point of mirror line: (klikTK1) Specify second point of mirror line: 225 Delete source objects? [Yes/No] <N>: N Command: MIRROR Select objects: (klik lingkaran A) Select objects: (Enter) Specify first point of mirror line: (klikTK1) Specify second point of mirror line: 90 Delete source objects? [Yes/No] <N>: N Gambar 6. Command: TRIM Current settings: Projection=UCS. Select objects: (klikTK5) Select objects: (klikTK6) Select objects: (Enter) Select object to trim or shift-select to extend or [Project/Edge/Undo]: (klikTK7) Select object to trim or shift-select to extend or [Project/Edge/Undo]: (klikTK8) Select object to trim or shift-select to extend or [Project/Edge/Undo]: (Enter) Gambar 6.12.11. Gambar kerja keempat latihan kedua e) Sebagai langkah selanjutnya menghapus menggunakan perintah OFFSET. Edge=None Select cutting edges .13.

Command Specify Specify Specify : LINE first point: (klik TK1) next point or (Undo): (klik TK16) next point or (Undo): (Enter) Command : LINE Specify first point: (klikTK1) . : LINE first point: (klik TK1) next point or (Undo): (klik TK14) next point or (Undo): (Enter) Command Specify Specify Specify Command : LINE Specify first point: (klikTK1) Specify next point or (Undo): (klik TK15) Specify next point or (Undo): (Enter) Command: EXTEND Current settings: Projection=UCS. Gambar kerja kelima latihan kedua f) Sebagai langkah selanjutnya membuat garis pada tangkai-tangkai saklar menggunakan perintah LINE..Select objects: (Enter) Select object to trim or shift-select to extend or [Project/Edge/Undo]: (klikTK12) Select object to trim or shift-select to extend or [Project/Edge/Undo]: (klikTK13) Select object to trim or shift-select to extend or [Project/Edge/Undo]: (Enter) Gambar 6. Untuk membuatnya pertama-tama membuat garis bantu terlebih dahulu. EXTEND. dan DELETE.15.. Gambar kerja keenam latihan kedua g) Sebagai langkah selanjutnya adalah membuat garis bantu untuk membantu dalam pemotongan garis-garis yang tidak digunakan dengan perintah LINE. Select objects: (garis bantu 1) Select objects: (garis bantu 2) Select objects: (Enter) Select object to extend or shift-select to trim or [Project/Edge/Undo]: (klik TK18) Select object to extend or shift-select to trim or [Project/Edge/Undo]: (klik TK18) Select object to extend or shift-select to trim or [Project/Edge/Undo]: (Enter) TK14 TK15 sebelum sesudah Gambar 6.14. Edge=None Select boundary edges . dan TRIM. TRIM.

17.. Edge=None Select cutting edges ..Specify next point or (Undo): (klik TK17) Specify next point or (Undo): (Enter) Command: TRIM Current settings: Projection=UCS... Select objects: (garis bantu 3) Select objects: (garis bantu 4) Select objects: (Enter) Select object to trim or shift-select to extend or [Project/Edge/Undo]: (klikTK18) Select object to trim or shift-select to extend or [Project/Edge/Undo]: (Enter) Command: ERASE Select objects: Select objects: Select objects: Select objects: Select objects: (garis bantu 1) (garis bantu 2) (garis bantu 3) (garis bantu 4) (Enter) 3 TK18 4 TK16 TK17 sebelum sesudah Gambar 6. Select objects: (garis 5) Select objects: (garis 6) Select objects: (Enter) Select object to trim or shift-select to extend or [Project/Edge/Undo]: (klikTK19) Select object to trim or shift-select to extend or [Project/Edge/Undo]: (klikTK20) Select object to trim or shift-select to extend or [Project/Edge/Undo]: (Enter) 5 TK19 6 TK20 sesudah sesudah Gambar 6. Untuk mengubah setting tipe garis adalah menggunakan perintah .16. Gambar kerja ketujuh latihan kedua h) Sebagai langkah terakhir adalah menghilangkan garis-garis yang tidak digunakan menggunakan perintah TRIM. Untuk mengubahnya menjadi tipe garis yang sesuai dengan kebutuhan ketika penggambaran dilakukan. Command: TRIM Current settings: Projection=UCS. Edge=None Select cutting edges . Gambar kerja kedelapan latihan kedua 2) Mengatur tipe garis Ketika membuat obyek garis pada AutoCad maka garis yang tampil adalah tipe garis lurus (continuous).

Contoh: Dalam contoh berikut. setiap kali membuat obyek. a) Ketik perintah LINETYPE dari prompt Command.LINETYPE. b) Setelah itu tampil kotak Linetype Manager seperti pada Gambar . Kotak dialog Load or Reload Linetypes .19. yang akan menampilkan kotak dialog Load or Reload Linetypes. seperti Gambar 6. kemudian klik DASHED dan klik OK jika selesai. perlu memanggilnya dari pustaka AutoCad. Catatan: Untuk dapat kembali mengubah setting garis yang sudah diubah adalah dengan jalan mengatur kembali tipe garis Continuous yang terdapat di dalam kotak dialog Linetype Manager. tipe garis dari obyek tersebut adalah DASHED. dapar dilihat tipe garis DASHED tidak ada di dalam daftar tipe garis yang tampil. Oleh karena itu. Setelah mengubah dan mengaplikasikan setting tipe garis. Gambar 6. d) Geser tampilan ke bawah. f) Klik OK apabila telah selesai untuk menutup kotak dialog Linetype Manager.18. Kotak dialog Linetype Manager Gambar 6. g) Sekarang setiap kali membuat obyek baru. AutoCad telah menyediakan pustaka bermacam-macam tipe garis yang dapat diaplikasikan dalam penggambaran. dapat dilihat tipe garis tersebut. yaitu membuat tipe garis DASHED menjadi tipe garis yang aktif. Kemudian klk tombol Current untuk membuatnya menjadi pilihan tipe garis yang aktif. c) Klik tombol Load.19. e) Tampilan kembali ke kotak dialog Linetype Manager. maka tipe garis dari obyek bersangkutan akan mengacu ke tipe garis yang berlaku.

Catatan: Nilai yang dimasaukkan sebagai skala tipe garis dalam perintah LTSCALE akan sangat berpengaruh dengan skala gambar yang dipergunakan. Misalnya skala gambar yang digunakan adalah 1:100. maka skala tipe garisnya adalah 15*100=1500. Yang pertama garis yang menunjukkan penghantar Fasa dengan garis lurus tanpa putus. Skala tipe garis akan sangat berpengaruh apabila skala gambar sudah diaplikasikan. Ukuran disini disebut dengan skala tipe garis. Yang ketiga garis yang menunjukkan penghantar Ground dengan garis lurus putus-titik-putus. apabila nanti dalam penggambaran sesungguhnya telah memulai dengan menggambar yang berskala. dianjurkan nilai 15 dikalikan dengan skala. Yang kedua garis yang menunjukkan penghantar Netral dengan garis lurus putus-putus. Gambar 6. dapat menggunakan perintah change untuk tujuan tersebut. akan dibantu oleh kotak dialog Boundary Hatch sepertiterlihat pada Gambar 4. Apabila hanya ingin menggantitipe garis sebagian obyek saja. Skala tipe garis bersifat global. Untuk mengatur skala tipe garis tersebut digunakan perintah LTSCALE. Untuk skala tipe garis global ini. Dalam membuat arsiran menggunakan perintah BHATCH.20. Dalam membuat arsiran menggunakan perintah BHATCH. 4) Membuat arsiran Untuk membuat arsiaran pada daerah tertentu pada AutoCad dengan menggunakan perintah BHATCH.21. Gambar latihan obyek garis 3) Mengatur skala tipe garis Pembuatan suatu tipe garis memiliki memiliki ukuran yang dapat diatur.3. Kotak dialog Boundary Hatch . Menggunakan Tombol Toolbar: Toolbar Group Perintah Keterangan Modify BHATCH Untuk membuat arsiran Gambar 6.Latihan: Buatlah 3 buah garis yang mempunyai tipe garis yang berbeda. harus ditentukan terlebih dahulu obyek yang ingin diberi arsiran.. jadi akan berpengaruh terhadap seluruh obyek yang ada.

Panjang garis vertikal adalah 2.Contoh: Untuk mengarsir obyek syarat utama yang harus dipenuhi adalah obyek atau pertemuan dua obyek harus tertutup. Dalam latihan kali ini membuat simbol dioda. Gambar 6. klik secara langsung obyek empat persegi pada prompt tersebut. Membuat garis menyilang sehingga terbentuk bentuk segitiga. Seteleh itu tekan Enter untuk kembali lagi ke kota dialog Boundary Hatch.23. ubah Pattern (pola) arsiran pada kotak combo Pattern menjadi HONEY. f) Klik OK untuk selesai. Gambar simbol dioda a) Sebagai yang pertama adalah membuat garis menggunakan perintah LINE. Dalam pembuatan simbol ini menggunakan perintah LINE. c) Dari kotak dialog Boundary Hatch yang tampil.0000>: 1 Select object to offset or <exit>: (klik garis vertikal) Specify point on side to offset: (klikTK1) Select object to offset or <exit>: (Enter) Command: LINE Specify first point: (klikTK2) Specify next point or [Undo]: (klikTK1) Specify next point or [Undo]: (klikTK3) Specify next point or [Close/Undo]: (Enter) . Latihan Buatlah simbol dioda seperti pada gambar di bawah ini.22. Setelah itu tampil prompt Select objects. Command: LINE Specify first point: (klikTK3) Specify next point or [Undo]: @2<90 Specify next point or [Undo]: (Enter) Command: OFFSET Specify offset distance or [Through] <1. b) Ketik perintah BHATCH langsung dari prompt Command. OFFSET garis vertikal ke arah kanan dengan panjang 1.1 atau nilai lain untuk ukuran yang berbeda. OFFSET dan HATCH untuk membuat arsiran pada simbol. d) Ubang nilai Scale menjadi 0. e) Klik tombol Select Objects. Contoh penggunaan Hatch a) Buatlah sebuath obyek empat persegi dengan ukuran 3x2 menggunakan oerintah RECTANG. Gambar 46.

25. Gambar kerja pertama latihan pertama b) Sebagai yang kedua membuat garis horisontal ke kanan dan ke kiri sejauh 1. Setelah berada dalam lembar Layout perhatikan tombol Status Bar yang aktif yang terdapat di bawah layar. dengan memilih Tab Plot . Bila status menunjukkan Paper. maka di lembar Layout adalah gambar sesuai dengan gambar aslinya. Membuka kotak dialog Page Setup melalui Menu File | Page Setup. Dengan menggunakan Pick Point pada TK5 maka arsiran mengisi obyek segitiga.27. Untuk mempermudah dalam proses Skala. maka di lembar Layout adalah hasil nyata kertas yang akan di cetak berikut dengan ukurannya. Gambar 6.TK2 TK1 TK3 Gambar 6. Pertama-tama kita harus mengeset plotter atau printer yang akan kita gunakan. maka gambar seharusnya dilengkapi dengan skala. Gambar kerja ketiga latihan pertama 5) Skala gambar Proses skala dalam menggambar merupakan proses yang cukup penting dalam hal penyajian hasil dari garmbar. Penskalaan gambar dibuat dengan maksud menghasilkan gambar dimana obyek yang ingin digambar dapat muat pada batas ukuran kertas yang dipergunakan. gunakan lembar Layout untuk dapat melihat secara langsung hasil yang akan tercetak pada kertas yang sebenarnya.24.26. Status Bar Untuk memulai proses pen-skala-an ikutilah petunjuk berikut ini: a) Menentukan jenis printer yang digunakan. Command: LINE Specify first point: (klikTK1) Specify next point or [Undo]: @1<0 Specify next point or [Undo]: (Enter) Command: LINE Specify first point: (klikTK4) Specify next point or [Undo]: @1<180 Specify next point or [Undo]: (Enter) Gambar 6. Apabila Status Bar menunjukkan Model. Gambar kerja kedua latihan pertama c) Sebagai yang ketiga adalah membuat arsiran pada obyek segitiga dengan arsiran jenis Solid menggunakan perintah HATCH. Agar gambar dapat dibaca dengan baik oleh pembaca. Gambar 6.

AutoCad memiliki luasan yang tidak terbatas.29.28. Untuk penetuan skala sebaiknya . Kotak dialog Page Setup untuk menset ukuran kertas c) Menentukan skala yang akan digunakan. misalnya memakai Printer Canon BJC-1000SP sebagai plotter. Pada kotak dialog Plot Setting. Di dalam AutoCad untuk proses penggambaran tidak memiliki penskalaan gambar. Gambar 6. Gambar 6. Penskalaan dilakukan agar gambar dapat muat di dalam kertas gambar yang akan dicetak. kembali ke kotak dialog Plot Setting. pilih ukuran kertas yang akan kita gunakan untuk mencetak gambar. klik tombol OK. Pilih plotter atau printer yang akan kita gunakan dengan membuka kolom Name. misalnya ukuran kertas A4 (210mm x 270mm). Apabila sudah selesai.Device pada kotak dialog Plot. Sesudah memilih printer yang digunakan. Kotak dialog Page Setup untuk menset printer b) Menentukan ukuran kertas yang digunakan.

1: 100. Untuk mempermudah dalam proses Plot. Perintah yang digunakan adalah ZOOM. Tekan tombol Escape untuk kembali ke kotak dialog Plot. Setelah proses penskalaan selesai maka gambar siap di Plot. gunakan lembar Layout untuk dapat melihat secara langsung hasil yang akan tercetak pada kertas. Perintah ini dapat dituliskan pada prompt Command. Menggunakan Tombol Toolbar: Toolbar Group Perintah Keterangan Standard PLOT Untuk mencetak gambar Toolbar Setelah memasukkan perintah PLOT maka akan muncul kotak dialog Plot. Di dalam AutoCad untuk mencetak dikenal dengan sebutan PLOT. or right-click to display shortcut menu.menggunakan ukuran yang genap. dapat menggunakan perintah PAN. Klik tombol OK untuk proses percetakan. klik icon Plot. dalam arti tergantung dengan jenis media dan alat pencetak yang digunakan. Misalnya memiliki sebuah denah bangunan sebagai berikut : • panjang 20m • lebar 10m • skala 1:100. Pada dasarnya prisnsip mencetak di dalam AutoCad adalah sama. atau dengan menggunakan menu File | Plot. Untuk mencetak gambar di sebuah kertas adalah dengan menggunakan perintah PLOT.2m (200mm) • lebar 10/100 = 0. besarnya nilai xp didapat dari 1000 dibagai dengan nilai skala yang digunakan. Jika posisi gambar pada kertas sudah tidak bermasalah maka dapat dilanjutkan dengan mencetak. 6) Mencetak gambar Mencetak gambar merupakan proses yang penting karena setiap gambar yang dibuat di dalam AutoCad pada akhirnya harus dicetak pada kertas gambar agar dapat digunakan sebagai sumber kerja. Stelah itu kita memilih Scale dan dilanjutkan dengan mengisi besar skala. or [All/Center/Dynamic/Extents/Previous/Scale/Window] <real time>: S Enter a scale factor (nX or nXP): 10xp Untuk menggeser gambar yang tidak tepat. (Enter) Apabila langkah-langkah diatas telah selesai dilakukan maka pada tahap selanjutnya adalah proses mencetak. xp = 1000 100 Command: ZOOM Specify corner of window. Misalnya 1:10. enter a scale factor (nX or nXP). Dari data ini. Dalam hal ini nilai skala yang digunakan adalah 1:100. dsb. gambar yang dibuat pada kertas gambar yang dibuat memiliki ukuran yaitu: • panjang 20/100 = 0. Command: PAN Press ESC or ENTER to exit. Apabila menggunakan skala 1:100 maka nilai xp yang dimasukkan sebesar 10. .1m (100mm) Untuk penulisan skala di dalam AutoCad dimulai pada lembar layout dengan mengubah Status Bar Paper menjadi Model. Untuk memeriksa posisi gambar yang akan dicetak. klik tombol Full Preview. agar mudah untuk dibaca.

Evaluasi 6 Dalam modul ini diberikan soal yang digunakan untuk evaluasi pembelajaran dalam menggunakan perintah-perintah dalam AutoCad.31.30. garis simbol lampu sepanjang 1. 1) Buatlah gambar rangkaian bagan satu garis rangkaian saklar kelompok seperti gambar dibawah ini dengan spesifikasi gambar sebagai berikut: lingkaran saklar berdiameter 1. Gambar 6. Gambar 6. garis jumlah penghantar sepanjang 1 dengan sudut 30˚. Selain itu terdapat stop kontak yang dilengkapi dengan terminal ground.c. Untuk ukuran obyek-obyek yang lain disesuaikan dengan ukuran obyek yang telah ada. Gambar evaluasi 2) Buatlah gambar rangkaian pengawatan pemasangan instalasi saklar seri yang melayani 2 lampu. Gambar evaluasi .

Prentince-Hall. Priyo. Inc. Zamtinah. AutoDesk. .(2002). FPTK IKIP Yogyakarta. Kanisius. AutoCad 2002 Help. (2000). Inc.DAFTAR PUSTAKA _______. Pemasangan Instalasi Listrik Dasar. Persyaratan Umum Instalasi Listrik 2000. Inc. AutoDesk. Dasar-dasar AutoCad 2000.(2000). Chandra. Elex Media Komputindo. Diktat Gambar Teknik. AutoCad 2000 Help. Errol G.(2002). _______. (2003). (1984). Scrhriever. Electrical Drafting. Handoko. Badan Standarisasi Nasional. (1990). Handi. PT. _______.

... 15 4) Perintah Ortho ...................... 2 B.............................................................................................................. Uraian Materi 3........................................ 15 2) Membatalkan penggunaan suatu perintah............................................................................................................................................................................................................................................................. Kegiatan Belajar 1: Jenis dan Macam Perintah Dasar Dalam Menggambar AutoCad I............................................. 2 C.................... 4 3) Sistem koordinat 2D................................. Evaluasi 1.......................................................................... 2 a) Petunjuk bagi Siswa .......................................................................................................... Uraian Materi 4.................... KOMPETENSI .................................... Kegiatan Belajar 2: Jenis dan Macam Perintah Dasar Dalam Menggambar AutoCad II............................ 2 b) Peran Guru.................................... TUJUAN AKHIR............................................... 13 3............................................................................................................. PETUNJUK PENGGUNAAN MODUL. 10 b........ Tujuan Kegiatan Pembelajaran ........................... 21 2) Memotong obyek dengan TRIM..................................................................................................................... 3 BAB II PEMBELAJARAN..... 21 a............................ 10 2) Membuat Obyek Kotak ............................................................................................................................... 9 2................................................................... 21 1) Memperbanyak Obyek dengan COPY.......... 28 ................................ Uraian Materi 2...................................................................................................................................................... Tujuan Kegiatan Pembelajaran ....................... 15 b........................ 28 a....................................... Tujuan Kegiatan Pembelajaran .................................... 4 A................................................................................................... PRASYARAT ............................................................................................. 16 5) Perintah Osnap............................................ 4 b................................................................................................................... Kegiatan Belajar 5: Jenis dan Macam Perintah Lanjut Dalam Menggambar AutoCad ................................................................................................................................. 15 a............ Uraian Materi 1........... 20 4...................... 26 5....... 13 c................. 4 1) Membuka file gambar ....... 12 3) Membuat Obyek Busur ..................................................................................................... Kegiatan Belajar 4: Jenis dan Macam Perintah Dasar Dalam Mengedit Gambar II ............................................................................. 25 c........................................................................................................ DESKRIPSI JUDUL ................ Kegiatan Belajar 3: Jenis dan Macam Perintah Dasar Dalam Mengedit Gambar I ................ 24 2) Membuat simbol tahanan induksi ................................................................DAFTAR ISI BAB I PENDAHULUAN ....................................... 8 c......................... Evaluasi 2.................................................................... Evaluasi 3........................... 15 3) Prinsip dasar pemilihan obyek ...................................................... Tujuan Kegiatan Pembelajaran ........................................................................................................................ 3 E. 2 A.................................................................................. 2 D................................ 4 1................................................................................................................................................................................................................................................................................ 10 1) Membuat Obyek Lingkaran (circle) ............................................................................................... 4 4) Membuat Obyek Garis (line) ................................... Tujuan Kegiatan Pembelajaran ....................... Evaluasi 4................................................................................................ 4 a............................................................................................................ KEGIATAN BELAJAR .. 21 b....................................................... 4 2) Menyimpan file gambar........................................................... 17 c............................. 10 a....................................................................... 15 1) Menghapus Obyek......................................................................................................................... 22 1) Membuat simbol saklar tukar ......................................................................

......................................... Tujuan Kegiatan Pembelajaran .................................................................................................. 35 b....................... 48 c.......................................................................................................................................... 32 c.... 28 1) Memanjangkan obyek...................................................... Kegiatan Belajar 6: Jenis dan Macam Perintah Lanjut Dalam Menggambar AutoCad II .......................................................................................................................................... 44 4) Membuat arsiran ............................................................... 35 1) Mencerminkan obyek...................................Uraian Materi 5....... 31 6) Membuat obyek teks.............. 49 b.................... Uraian Materi 6........................................................................................................................................................................................................................ 29 3) Memindahkan obyek................................................................................................ 28 2) Memperbanyak Obyek dengan OFFSET.............................. 44 5) Skala gambar........................................... 30 5) Mempertemukan ujung pertemuan dua obyek................................................................................................................................................................................................................................................. 34 6...................................................................................................... ............ 29 4) Merotasikan obyek.................................... 37 2) Membuat konstruksi saklar kelompok ............ Evaluasi 6..................................................................................................................................................... 38 2) Mengatur tipe garis ...................................................................................... 46 6) Mencetak gambar ........................................... Evaluasi 5............................................................................. 35 a................................. 42 3) Mengatur skala tipe garis............................................. 35 1) Membuat simbol saklar kelompok..........................

You're Reading a Free Preview

Descarga
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->