Está en la página 1de 3

DIKELUARKAN DARI SEKOLAH KARENA SERING MELANGGAR PERATURAN TATA TERTIB SEKOLAH

A. Biodata Siswa/observer Nama : Hasan Riadi Tempat tanggal lahir/umur Jenis kelamin Agama : islam Alamat : Rt 26/Rw. 08 Tanjung inten Kecamatan Purbolinggo Tempat observasi : Pasar purbolinggo : laki-laki : way bungur, 18 November 1994 (17 tahun)

B. Proses yang dilakukan Pada pelaksanaan observasi yang dilakukan observer menggunanakan beberapa responden dalam mendapatkan data yang dperlukan dalam mengungkap permasalahan apa yang menyebabkan siswa tersebut dikeluarkan dari sekolah. I. Nama Umur Alamat II. Nama Umur Jabatan Responden I Saudara laki-laki dari siswa : Junaidi : 24 tahun : Rt 26/Rw. 08 Tanjung inten Kecamatan Purbolinggo Responden II Guru ditempat sisiwa sekolah : Putra sanjaya, S.Pd : 35 tahun : Selaku Kesiswaaan disekolah Maarif Purbolinggo

Pertama observe melakukan pendekatan kepada observe yakni sodara Hasan Riadi yang dikeluarkan dari sekolah SMA MAARIF 1 Purbolinggo dengan menggunakan metode wawancara. Observe menanyakan apa yang menyebabkan ia dikeluarkan dari sekolah dan apa yang dilakukan setelah ia tidak bersekolah lagi. kemudian observer menjawab kenapa ia bisa dikeluarkan dari sekolah itu karna observer sering melakukan pelanggaran tata tertib yang ada disekolah seperti merokok, sering tidak masuk sekolah dan

juga sering bolos ketika pelajaran belum selesai dilakukan sehingga membuat ia sering mendapat tegoran dari pihak sekolah samapai-sampai dikeluarkan dari sekolah, observer menceritakan karna ia sering ikut-ikutan temannya. Setelah dikeluarkan observer bekerja ditoko pembuatan etalase tempat sodaranya yakni responden pertama. Kedua observe mencari data kepada Responden I yakni Bapak Junaidi yang merupan sodara dari observer dan sekaligus tempat observer bekerja dari putus sekolah sampai sekarang. Responden menceritakan keseharian observer setelah bekerja bahwa observer sebenarnya sudah mengalami perubahan yang signipikan dari cara berperilaku maupun bersikap. Ketiga observe melakukan wawancara dengan salah seoarang guru yang ada disekolahan yang observer pernah sekolah yankni guru kesiswaan yang disekolah tersebut yakni Bapak Putra Sanjaya, S. P.d yang menjadi responden II. Yang dtanyakan kepada responden II kenapa observer bias dikeluarkan dari sekolah. Kemudian responden menjwabdari pihak sekolah sudah berulang kali memberikan surat teguran maupun peringatan kepada observer supaya tidak mengulangi perbuatan dalam melanggar tat tertib sekolah yang berlaku seperti observer sering melakukan tidak masuk sekolah, merokok serta sering bolas ketika jam pelajaran belum selesai sebenaranya siswa tersebut adalah anak yang cukup cerdas tetapi siswa tersebut salah dalam memilih teman dalam pergaulan, dalam hal ini siswa bias dikatakn ikut-ikutan dengan temannya yang sebenarnya itu melanggar peraturan tata tertib sekolah C. Kesimpulan dan saran 1. Kesimpulan Dari hasil obser vasi dan wawan cara yang dilakukan dapat ditarik kesimpulan bahwa : Masa remaja merupakan masa yang paling rawan dan merupakan masa dalam pencarian jati diri dan sangat berpengaruh dalam kehidupan maupun bersikap seperti kenakalan remaja yang terjadi pada observer yang larut dalam bentuk-bentuk kenakalan remaja tersebut, observer sering melanggar peraturan tata tertib sekolah seperti merokok, sering tidak masuk sekolah dan juga sering bolos ketika pelajaran belum selesai dilakukan Pada kejadian tersebut peran orang tua juga bisa membuat anak melakukan hal-hal yang menyebabkan kenakalan remaja ini terjadi seperti yang dialami oleh observer karena kurang perhatian dari orang tua terhadap perkembangan dan apa yang sedang terjadi pada anaknya. 2. Saran Dari hasil kesimpulan diatas dapat diberikan saran : 1. Pihak sekolah sebaikny a jangan teralalu cepat dalam mengambil keputusan untuk meneluarkan sisiwa tersebut dari sekolah. Pihak sekolah terutama guru pembimbing harus mencari alas an atau penyebab siswa tersebut kenapa bias melakukan sesuatu yang dapat melanggar dan

merugikan dirinya kemudian guru pembimbing sebaiknya memberikan jalan keluar bagi anak tersebut sehingga tidak mengulangi perbuatan yang menympang tersebut. 2. Orang tua juga harus lebih memperhatikan perkembangan apa yang terjadi pada anaknya dengan demikian anak dapat merasakan adanya kasih sayang dari orang tuanya dan anakpun, bias berani dalam mengungkapkan dan membicarakan apa yang ada pada ganjalan hatinya untuk dibicarakan secara bersama-sama sehingga dia tidak melampiaskan dengan temantemannya untuk melakukan hal-hal yang menyimpang. 3. Dengan demikian anak tersebut bias diarahkan untuk mengambil paket C supaya siswa dapat melanjutkan pendidikannya sesuai dengan program pemerintah bias menyelesaikan wajib belajar selama 12 tahun.