P. 1
Makalah Installasi LAN 1 Semester

Makalah Installasi LAN 1 Semester

|Views: 357|Likes:
Publicado porYusuf Cahya Pratama

More info:

Published by: Yusuf Cahya Pratama on Dec 14, 2011
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

10/08/2013

pdf

text

original

Sections

Installasi LAN

Makalah Akhir Semester

Yusuf Cahya
SMKN 1 CIMAHI XI TKJ B

Pendahuluan

Assalamualaikum wr.wb. Tugas ini saya tujukan untuk merangkum agar memudahkan untuk memahami materi selama di semester 1 juga untuk melaksanakan tugas dari Bpk. Dodi dan Bu Chandra selaku guru instalasi lan , sekian dan maafkan bila ada kesalahan.

Desember 2011

SMKN 1 CIMAHI | Instalasi LAN | Yusuf Cahya Pratama

1

Daftar Isi

Pendahuluan………………………………………………………………….........1 Daftar Isi…………………………………………………………………………….2 Komunikasi data dan Jaringan Komputer………………………………………3 Model Referensi…………………………………………………………………...9 Topologi Jaringan Komputer…………………………………………………….11 Perangkat Jaringan (Network Device)………………………………………….21 Aturan 5-4-3……………………………………………………………………….25 Media Transmisi Jaringan Komputer (Bounded dan Unbounded)……….…26 Pengkabelan (cableing)………………………………………………………….33 Wireless……………………………………………………………………………40 Source...………………………………………………………………………........45 Penutup……………………………………………………………………….…....46

SMKN 1 CIMAHI | Instalasi LAN | Yusuf Cahya Pratama

2

Komunikasi Data Komunikasi Data adalah perpindahan data antara satu komputer ke komputer lainnya melalui media transmisi yang bertujuan untuk saling bertukar informasi.

Inti dari system komunikasi adalah pertukaran data antara 2 bagian Perbedaan karekteristik komunikasi data dengan komunikasi suara. o Komunikasi data (digital) 1. Waktu persiapan koneksi dibawah satu detik/ lebih singkat 2. Transmisi satu atau 2 arah 3. Data yang diterima bebas kesalahan 4. Redudansi data sedikit atau tidak ada 5. Transmisi biasanya terputus- putus sesuai kebutuhan 6. Data dapat disimpan dan dikirim lagi dalam kondisi delay 7. Bandwich tersedia dalam range yang luas mulai ribuan sampai jutaan Hz o Komunikasi suara (analog) 1. Waktu persiapan koneksi satu detik/ lebih lama 2. Transmisi 2 arah 3. Data yang diterima kurang bebas kesalahan 4. Redudansi data banyak yang terikat satu sama lain 5. Transmisi biasanya lanjut meskipun call sudah selesai 6. Tidak ada toleransi delay pada transmisi 7. Bandwich maksimal 4.000 Hz

SMKN 1 CIMAHI | Instalasi LAN | Yusuf Cahya Pratama

3

Model Komunikasi

Source

Transmitter

Transmission System

Recivier

Destination

a. Source (sumber), adalah sumber informasi data yang akan dikirimkan berasal b. Transmitter ( Pengirim ), adalah alat yang digunakan untuk mengubah data asal menjadi data yang berbentuk lain yang dapat dikirim oleh media transmisi. c. Transmission System ( sistem transmisi ), adalah suatu media transmissi yaitu media yang digunakan untuk mengirim suatu data yang berasal dari source ke destination entah itu, menggunakan media kabel atau nirkabel. d. Recivier ( penerima ), adalah alat yang berfungsi mengubah data dari bentuk lain menjadi ke bentuk semula yang akhirnya dapat diterima oleh tujuan. e. Destination ( Tujuan ), adalah tujuan akhir dari data yang hendak dikirimkan. Dari gambar di atas, pertama-tama data akan diubah menjadi ke bentuk yang lain oleh transmitter, sehingga bisa dikirim melalui media transmisi , lalu data tersebut diubah ke bentuk semula oleh recivier dan akhirnya sampai ke tujuan.

SMKN 1 CIMAHI | Instalasi LAN | Yusuf Cahya Pratama

4

Metode Komunikasi data a. Simplex, komunikasi dapat berlangsung dalam satu arah saja. b. Half – Duplex, Komunikasi yang dapat berlangsung dalam dua arah dengan waktu yang tidak bersamaan. c. Full – Duplex, Komunikasi dua arah dalam waktu yang bersamaan.

Komponen Komunikasi Data 1. 2. 3. 4. Penghantar/pengirim, adalah piranti yang mengirimkan data Penerima, adalah piranti yang menerima data Data, adalah informasi yang akan dipindahkan Media pengiriman, adalah media atau saluran yang digunakan untuk mengirimkan data. 5. Protokol, adalah aturan-aturan yang berfungsi untuk menyelaraskan hubungan

SMKN 1 CIMAHI | Instalasi LAN | Yusuf Cahya Pratama

5

Jaringan Komputer Jaringan Komputer adalah beberapa komputer yang terhubung satu sama lain untuk dapat saling bertukar informasi. Ada 3 komponen yang dibagikan dalam jaringan computer yaini : 1. Information 2. Resource 3. Application

Jenis Jaringan Komputer 1. Client/server , dimana hanya sebuah computer yang menjadi server dan tugasnya hanya melayani client.

SMKN 1 CIMAHI | Instalasi LAN | Yusuf Cahya Pratama

6

2. Peer to Peer, dimana tidak ada client dan server, semua computer memiliki derajat yang sama yaitu dapat saling berbagi sumber informasi.

Kelebihan Topologi Peer To Peer • Mudah menghubungkan antar komputer • Membutuhkan kabel yang lebih pendek daripada topologi Star Network. Kekurangan Topologi Peer to Peer • Seluruh jaringan akan mati bila kabel sambungan pada kabel utama terputus • Sulit mencari dan memperbaiki kerusakan bila terjadi gangguan pada jaringan

Klasifikasi Jaringan Komputer

1. LAN (Local Area Network), jaringan berwilayah kecil seperti kantor, atau warnet. 2. MAN (Metropolitan Area Network), Jaringan computer yang cakupannya cukup luas, seperti antar kota atau provinsi. 3. WAN (Wide Area Network), Jaringan computer yang cakupannya sangat luas, seperti antar negara atau antar pulau, internet pun masuk ke WAN.

SMKN 1 CIMAHI | Instalasi LAN | Yusuf Cahya Pratama

7

Tipe Jaringan 1. Base Band, merupakan jaringan local. 2. Broad Band, merupakan jaringan interlocal (luar) Internet dan Intranet: Internet,Kumpulan jaringan komunikasi yg saling terhubung oleh beberapa bridge dan/atau router. Intranet : – Internet milik suatu organisasi. – Menyediakan layanan kunci Internet, yaitu www. – Dapat terisolasi dr Internet, dpt pula terhubung ke Internet. Internet Services :       E-mail Chat Videophone Gaming Newsgroups World Wide Web (www)
SMKN 1 CIMAHI | Instalasi LAN | Yusuf Cahya Pratama 8

Model referensi komunikasi data Model referensi komunikasi data atau juga disebut protokol, , yaitu adalah sebuah arsitektur komunikasi yang dijadikan standar dalam

implementasi komunikasi data. Ada contoh dari protokol tersebut, yaitu :

1. Model OSI, (Open System Interconnection) adalah protocol yang dibuat oleh ISO ( International Organization for Standardization ) Terdiri dari 7 lapisan yaitu sebagai berikut : a. Aplikasi, Mengkonversi data b. Presentasi, Menyimpan data dalam proses dan memberi nama juga ekstensi. c. Session, Memberikan identitas pengiriman juga memisahkan data d. Transport, Merencanakan pengiriman e. Network, Memberikan identitas (addressing dan routing) f. Data-Link, Proses konversi antara logic ke fisik. g. Physical, referentasi bit-bit elektrik.

SMKN 1 CIMAHI | Instalasi LAN | Yusuf Cahya Pratama

9

2.

Model TCP/IP (Transmission Control Protocol / Internet Protocol) adalah

standar komunikasi data yang digunakan oleh komunitasinternet dalam proses tukar-menukar data dari satu komputer ke komputer lain di dalam jaringan Internet. Terdiri dari 5 lapisan yaitu sebagai berikut : a. Aplikasi ( sama seperti layer aplikasi, presentasi, session pada lapisan OSI ) b. Transport ( sama seperti layer transport pada lapisan OSI ) c. Internet ( sama seperti layer network pada lapisan OSI ) d. Network ( sama seperti layer data-link pada lapisan OSI ) e. Physical ( sama seperti layer physical pada lapisan OSI )

Dan jika dibedakan akan seperti berikut

SMKN 1 CIMAHI | Instalasi LAN | Yusuf Cahya Pratama

10

Topologi Jaringan Komputer Adalah suatu model bagaimana suatu komputer dan komputer lainnya dapat terhubung satu sama lainnya. Dalam topologi jaringan komputer node adalah host ( perangkat yang terhubung pada jaringan komputer tersebut). Protokol Adalah aturan bagaimana kedua computer dapat saling terhubung satu sama lain (Bahasa).

Standard Adalah ketentuan yang mengatur bagaimana komunikasi dalam jaringan komputer terjadi melalui sebuah protokol. Organisasi standard : 1. ANSI ( American National Standard Institute ) 2. IEEE ( Insitute of Electrical and Electronics Engineers ) 3. ISO ( International Organization of Standarization ) 4. IETF ( Internet Engineering Task Force ) 5. W3C ( World Wide Web Consortium

SMKN 1 CIMAHI | Instalasi LAN | Yusuf Cahya Pratama

11

Ada beberapa topologi pada jaringan computer : a. Topologi Bus, setiap node terhubung bersama – sama di suatu kabel coaxial.

SMKN 1 CIMAHI | Instalasi LAN | Yusuf Cahya Pratama

12

b. Topologi Star, Masing – masing node terhubung dengan perangkat yang disebut hub / switch. Sebuah koneksi peer to peer kadang dikategorikan sebagai bagian khusus dari topologi star. Maka dari itu jenis jaringan terkecil dari topologi star network akan terdiri dari sebuah koneksi point to point ke node kedua yang diatur oleh hub. Berdasarkan hal tersebut, tipe jaringan terkecil berikutnya dari topologi star network terdiri dari satu node pusat yaitu hub dengan dua koneksi yang terpisah ke dua nodes cabang.

SMKN 1 CIMAHI | Instalasi LAN | Yusuf Cahya Pratama

13

c. Topologi Ring, merupakan topologi yang tertua, ia diperkenalkan dengan penyesuaian analog dan digital yang digunakan dalam sistem telefon.

Sesuai dengan namanya, strukturnya berbentuk seperti bintang. Perangkat yang biasa digunakan untuk topologi ini ialah hub. Tipologi jaringan ini memiliki struktur dengan setiap nodes dalam jaringan terhubung dengan kedua nodes yang lain di jaringan dan dengan node pertama dan terakhir saling terhubung satu sama lain, membentuk cincin. Semua data yang ditransmisikan di antara nodes dalam jaringan berjalan dari satu node ke node berikutnya dengan pola sirkuler dan data umumnya lompat sacara searah.

SMKN 1 CIMAHI | Instalasi LAN | Yusuf Cahya Pratama

14

d. Topologi Mesh, Setiap node saling terhubung satu sama laindan memiliki banyak koneksi antara node, jika salah satu kabel putus maka masih bisa terhubung dengan kabel lain.

SMKN 1 CIMAHI | Instalasi LAN | Yusuf Cahya Pratama

15

CPE (Costumer Premise Equipment) CPE atau Costumer PPremise Equipment adalah alat dan kabel yang terletak pada pelanggan berbayar yang terhuubung ke saluran komunikasi provider pada t titik pembatas. Beberapa CPE yang ada di konsumen antara lain telepon, router, switch, atau ada yang berbayar seperti set-to op box yang digunakan untuk layanan pen nyedia komunikasi. Termasuk juga diantaranya keey telephone systems dan hampir pada sem mua private branch exchanges.

DCE (Data Circuit-Termina ating Equipment) Data circuit-terminnating equipment (DCE) adalah alat yang g terletak di antara data terminal equipment (D DTE) dan data transmission circuit. Data circuit terminating equipment disebut juga datta communication equipment (DCE) and data carrier equipment. terminnating equipment (DCE) adalah alat yang g terletak di antara data terminal equipment (DTE) dan data transmission circuit. Data circuit terminating equipment disebut juga datta communication equipment (DCE) and data carrier equipment.

SMKN 1 CIMAHI | Instalasi LAN | Yusuf Cahya Pratama

16

DTE (Data Terminal Equipmment) Adalah perangkat-pera angkat konsumen yang melewatkan data dari jaringan konsumen atau PC ke transmisi melewatii WAN. DTE menyambungkan ke local loop melalui DCE. Atau ada juga yang definisi ya ang lain yaitu Data terminal equipmment (DTE) adalah alat terakhir yang mengkoonversikan informasi user menjadi sinyal--sinyal atau mengkonversikan lagi menjadi siinyal-sinyal. DTE bisa disebut juga tail circuits. . DTE berkomunikasi dengan data circuit-te erminating (DCE).

SMKN 1 CIMAHI | Instalasi LAN | Yusuf Cahya Pratama

17

Topologi Logik Pola hubung secara logik, dapat dikatakan jika topologi logik ialahaturan yang berlaku bagaimana data dapat terkirim dari satu host ke hostlainnya. Atau nama lainnya ialah metoda akses, berikut penjelasannya : o CSMA/CD (Carrier Sense Multiple Access/Collision Detection ) Bilamana suatu node mengirimkan paket melewati jaringan, makanode tersebut akan mengecek terlebih dahulu apakah jaringan sedangmengirimkan paket data atau tidak. jika jaringan sedang kosong, maka nodeakan mengirimkan paket data. Jika ternyata ada paket data lain, pada saatnode akan mengirimkan data, maka akan terjadi collision (tabrakan data).

SMKN 1 CIMAHI | Instalasi LAN | Yusuf Cahya Pratama

18

o CSMA/CA (Carrier Sense Multiple Access/Collision Avoidance ) Berbeda dengan CSMA/CD disini jika node akan mengirimkanpaket maka node tersebut memberitahukan kepada node lain dalam jaringanuntuk mengosongkan jalur yang akan diapakainya, sehingga collision punterhindarkan

o Tokken Pass Pada jaringan Token Pass, sebuah token bebas mengalir dalam jaringan, jika satu node ingin mengirimkan paket data, maka paket data yangakan dikirimkan ditempelkan pada token, pada waktu token berisi data, nodelain tidak dapat mengirimkan data. Token passing digunakan dalam arsitekturini untuk menghindari collision

SMKN 1 CIMAHI | Instalasi LAN | Yusuf Cahya Pratama

19

o FDDI FDDI menggunakan kabel fiber optik yang bekerja berdasarkan 2 buahring konsentris dengan kecepatan 100Mbps. Salah satu ring bisa berfungsisebagai backup apabila ring yang lainnya atau node (komputer) lain terputusatau tidak beroperasi.Jaringan dengan arsitektur ini memerlukanbiaya yang cukup mahal; sehingga kurang cocokuntuk membangun jaringan komputer yang sederhanaseperti di rumah atau di kantor-kantor kecil

o Polling Metoda yang digunakan ketika salah satu node ingin mengirimkan paketkepada node lainnya yang berada diluar jaringannya, node tersebutmengirimkan data secara berkala mulai dari konsentrator terdekat kekonsntrator yang berada di dekat node tujuan dan mengirimkan paket ke nodeyang akan dituju.

SMKN 1 CIMAHI | Instalasi LAN | Yusuf Cahya Pratama

20

Network Device (perangkat jaringan) Adalah perangkat yang menghubuagkan computer dan computer lain sehingga menjadi suatu jaringan computer. Peralatan jaringan dapat dipecah menjadi 2 bagian, yaitu : o End User Device, peralatan jaringan yang langsung berhubungan dengan user printer scanner dan peralatan lain yang digunakan user untuk diaplikasikan beberapa komputer . o Network Devices, peralatan yang behubungan antara end-user devices untuk saling bertukar informasi . 1. NIC, Adalah suatu perangkat jaringan yang berfungsi menghubungkan suatu node (host) pada jaringan. Bekerja pada seluruh Lapisan karena merupakan alat penghubung ke jaringan.

2. Repeater, suatu perangkat jaringan yang hanya berfungsi sebagai pemerkuat sinyal, bekerja pada lapisan Physical dan menggunakan kabel Coaxial.

SMKN 1 CIMAHI | Instalasi LAN | Yusuf Cahya Pratama

21

3. Hub, adalah suatu consentrator yang berfungsi sebagai penghubung antar host pada suatu Local Area Network. Bekerja pada data-link Layer.

4. Switch, sama seperti hub, tetapi labih pintar karena tak ada collision (tabrakan data), bekerja pada lapisan Data-link layer.

SMKN 1 CIMAHI | Instalasi LAN | Yusuf Cahya Pratama

22

5. Bridge,

adalah

suatu

perangkat

jaringan

yang

berfungsi

untuk

mengubungkan dua jaringan sehingga menjadi satu jaringan. Bekerja pada lapisan Data-link.

6. Router, adalah perangkat jaringan yang menghubungkan dua jenis jaringan berbeda seperti WAN dengan LAN dll. Bekerja pada

Network.(Router juga dapat berfungsi sebagai switch, hub, repeater juga bridge)

SMKN 1 CIMAHI | Instalasi LAN | Yusuf Cahya Pratama

23

Ethernet adalah perotokol yang ada pada layer data-link dan physical pada OSI model oleh IEEE 802.3. DIbagi menjadi 3 jenis: Standard Ethernet, yang terdiri dari a. 10 Base 5 b. 10 Base 2 c. 10 Base T d. 10 Base FX Fast Ethernet, yang terdiri dari a. 100 Base TX b. 100 Base T4 c. 100 Base FX Gigabit Ethernet, yang terdiri dari a. 1000 Base T b. 1000 Base LX Format pembacaan standard Ethernet adalah sebagai berikut : Misal : 100 Base TX  100, sebagai kecepatan transfer data dalam satuan Mb/s  Base, Merupakan jenis dari jaringan  TX, Merupakan jenis kabel atau media transmisi  Tetapi untuk standard Ethernet angka 5 atau 2 merupakan jarak maksimal data akan sampai dalam satuan meter (m).

SMKN 1 CIMAHI | Instalasi LAN | Yusuf Cahya Pratama

24

Aturan 5-4-3 Pertimbangan dalam membentuk jaringan bertopologi pohon dengan protokol Ethernet mengikuti aturan 5-4-3. Salah satu aspek dari Ethernet protocol mensyaratkan bahwa sinyal yang dikirim menjangkau setiap bagian jaringan dalam waktu waktu tertentu. Setiap ada sinyal yang melewati concentrator atau repeater membutuhkan alokasi waktu yang lebih lama. Sehingga aturan ini menyatakan bahwa di antara dua simpul jaringan hanya boleh ada maksimum 5 segmen jaringan yang terhubung dengan 4

repeater/concentrator. Kemudian, hanya boleh 3 dari segmen itu boleh disi dengan segmen jaringan yang baru jika dihubungan dengan kabel coaxial. Namun aturan ini tidak berlaku pada protokol lain.

SMKN 1 CIMAHI | Instalasi LAN | Yusuf Cahya Pratama

25

Media Transmisi Jaringan Komputer A. Bounded Media (Guided) 1. Openwire, Kabel listrik.

2. Twisted pair a. UTP (Unshield Twisted Pair) b. STP (Shielded Twisted Pair)

SMKN 1 CIMAHI | Instalasi LAN | Yusuf Cahya Pratama

26

 Dibagi menjadi 2 yaitu EIA/TIA 568A dan 568B A. EIA 568A ( crossover cable ) merupakan kabel untuk menghubungkan antara 2 device jaringan yang sama. Susunan warnanya seperti berikut

CONNECTOR A White Green Green White Orange Blue White Blue Orange White Brown Brown

CONNECTOR B White Orange Orange White Green Blue White Blue Green White Brown Brown

SMKN 1 CIMAHI | Instalasi LAN | Yusuf Cahya Pratama

27

B. EIA 568B ( straight cable ) merupakan kabel untuk menghubungkan antara 2 device jaringan yang berbeda. Susunan warnanya seperti berikut

CONNECTOR A White Orange Orange White Green Blue White Blue Green White Brown Brown

CONNECTOR B White Orange Orange White Green Blue White Blue Green White Brown Brown

SMKN 1 CIMAHI | Instalasi LAN | Yusuf Cahya Pratama

28

3. Kabel Coaxial, merupakan kabel yang paling banyak digunakan dalam jaringan komputer terutama pada saat masa di mana topologi bus paling populer digunakan, Kabel ini sering digunakan sebagai kabel antena TV. Kabel jenis ini menjadi pilihan karena 2 alasan utama yaitu murah dan mudah digunakan. Kabel coaxial ini terbagi lagi dalam 2 tipe yaitu :
o

Thick (thicknet) namanya thick coax 50ohm, umumnya menggunakan koaksial tipe RG8 dan mampu digunakan dalam jarak 500m tanpa repeater pada kecepatan 10Mbps

o

Thin (thinnet) namanya thin coax 50ohm, umumnya menggunakan koaksial tipe RG58 dan mampu digunakan untuk jarak sekitar 200m pada kecepatan 10Mbps.

Ciri - ciri kabel kloaksial : 1. Media dan ukuran konektor medium 2. Panjang kabel maksimum yang diizinkan adalah 500 m (medium) 3. Kecepatan dan keluaran 10 - 100 mbps 4. biaya per node murah

SMKN 1 CIMAHI | Instalasi LAN | Yusuf Cahya Pratama

29

4. Optical, Merupakan kabel fiber optic ( kabel yang menggunakan sensor cahaya untuk penyampaian datanya )

CARA KERJA FIBER OPTIC Sebuah kabel fiber optik terbuat dari serat kaca murni, sehingga meskipun kabel mempunyai panjang sampai beratus2 meter, cahaya masih dapat dipancarkan dari ujung ke ujung lainnya.. Helai serat kaca dilapisi oleh 2 lapisan plastik (2 layers plastic coating) dengan melapisi serat kaca dengan plastik, akan didapatkan equivalen sebuah cermin disekitar serat kaca.

Cermin ini menghasilkan total internal reflection (refleksi total pada bagian dalam serat kaca).

sama seperti jika kita berada pada ruangan gelap dengan sebuah jendela kaca, kemudian anda mengarahkan cahaya senter 90 derajat tegak lurus dengan kaca , maka cahaya senter akan tembus ke luar ruangan. Akan tetapi jika cahaya senter tersebut diarahkan (ke jendela berkaca) dengan sudut yang rendah (hampir paralel dengan cahaya aslinya), maka kaca tersebut akan berfungsi menjadi cermin yg akan memantulkan cahaya senter ke dalam ruangan.

SMKN 1 CIMAHI | Instalasi LAN | Yusuf Cahya Pratama

30

B. Bounded Media (Guided) Merupakan media yang menggunakan gelombang dalam penyampaian datanya.

1. Radiowave, media transmisi yang dapat digunakan untuk mengirimkan suara ataupun data juga untuk menyebarkan jaringan, memiliki frekuensi antara 3 KHz sampai 300 GHz., contoh : Radio, TV

2. Microwave, digunakan untuk Unicast ( ke suatu tujuan )dalam jarak jauh. Juga merupakan bentuk radio yang menggunakan frekuensi tinggi (dalam satuan gigahertz),yang melimputi kawasan UHF, SHF dan EHF. Mikrogelombang banyak pakai pada system jaringan MAN, warnet dan penyedia layanan internet (ISP)  Keuntungan Menggunakan Gelombang Mikro /Microwave :
o o o

Akusisi antar tower tidak begitu dibutuhkan Dapat membawa jumlah data yang besar Biaya murah, karena setiap tower antena tidak memerlukan lahan yang luas

o

Frekuensi tinggi atau gelombang pendek hanya membutuhkan antena yang kecil

SMKN 1 CIMAHI | Instalasi LAN | Yusuf Cahya Pratama

31

 Kelemahan Gelombang Mikro / Microwave :
o

Gentan terhadap cuaca, hujan

Terpengaruh terhadap pesawat tebang yang melintas diatasnya

3. Infrared,

digunakan

untuk

area

yang

kecil/dekat

dan

lurus.

Infra merah biasa digunakan untuk komuikasi

jarak dekat

dengan kecepatan 4 Mbps, contohnya remote Tv, dan Infrared pada Hp.  Keuntungan Inframerah : o Kebal terhadap interferensi radio dan elekromagnitik o Inframerah mudah dibuat dan murah o Instlasi mudah o Mudah dipindah-pindah o Keamanan inframerah lebih tinggi dari pada gelombang radio  Kelemahan Inframerah : o Jarak terbatas o Infra merah tak dapat menembus dinding o Harus ada lintasan lurus dari pengirim dan penerima o Tidak dapat digunakan di luar ruangan, karena akan terganggu oleh cahaya matahari

SMKN 1 CIMAHI | Instalasi LAN | Yusuf Cahya Pratama

32

Pengkabelan (Cableing) 1. Horizontal cable, merupakan kabel yang berada diantara wiring closet dan wall jack. 2. Backbone cable, dijalakan antara wiring closet dan wiring closet.

3. Modular Patch Cable, digunkan untuk menyediakan koneksi antara ujun kabel horizontal dengan peangkat jaringan seperti switch dan hub, juga diantara wallplate jack dan computer.

SMKN 1 CIMAHI | Instalasi LAN | Yusuf Cahya Pratama

33

4. Wallplates dan konektor, berfungsi sebagai daerah endpoint untuk berjalannya kabel horizontal.

5. Conduit, semacam pipa sebagai pelindung kabel dan ada yang bersifat flexible juga kaku.

6. Cable Trays (wadah kabel), adalah conduit yang mempunyai rongga sehingga memudahkan untuk penggantian kabel apabila ada kerusakan.

SMKN 1 CIMAHI | Instalasi LAN | Yusuf Cahya Pratama

34

7. Raceways, Jenis khusus dari conduit yang berfungsi untuk pemasangan kabel horizontal dan biasanya disatukan secara modular.

8. Fiber Protection System, Saluran untuk pengalamatan perlindungan fiber optic.

SMKN 1 CIMAHI | Instalasi LAN | Yusuf Cahya Pratama

35

9. Wiring Closet, adalah tempat dimana kabel ditampung

10. Cable racks, membantu mengatur kebel agar terstruktur.

SMKN 1 CIMAHI | Instalasi LAN | Yusuf Cahya Pratama

36

11. Wall-Mounted Bracket, memanagement kabel.

12. Full equipment cabinet, lemari peralatan lengkap.

SMKN 1 CIMAHI | Instalasi LAN | Yusuf Cahya Pratama

37

13. Cable Management acsessories, mengatur bundelan kabel patch untuk menjaga agar tetap rapi an baik.

14. Electrical Grounding, Memberikan arus ground dalam sebuah jaringan agar mencegah terjadinya konsleting. Dengan cara penanaman kabel ke dalam tanah untuk menghilangkan beda potensial antara logam yang teraliri arus listrik dengan tanah .

SMKN 1 CIMAHI | Instalasi LAN | Yusuf Cahya Pratama

38

15. Punch-Down Block,

adalah jenis sambungan listrik sering digunakan

dalam telepon. Ini adalah pendekterbuka slot yang merupakan jenis isolasiperpindahan konektor.

16. Cross-connect device, komponen pengkabelan yang dapat diterapkan untuk membuat perubahan pada jaringan agar bagus.

SMKN 1 CIMAHI | Instalasi LAN | Yusuf Cahya Pratama

39

Wireless Wi-Fi merupakan kependekan dari Wireless Fidelity, digunakan untuk jaringan nirkabel (Wireless Local Area Networks - WLAN) yang didasari pada spesifikasi IEEE 802.11. Standar terbaru dari spesifikasi 802.11a atau b, seperti 802.11 g, dan 802.11 n. Berikut ini adalah standart IEEE yang pernah dikeluarkan untuk Wireless LAN : - 802.11a WLAN yang beroperasi pada 5 GHz, data rate 54 Mbps. Dipublikasikan tahun 1999. - 802.11b Dikenal juga sebagai Wi-Fi. Beroperasi pada 2.4 GHz, data rate sampai 11 Mbps. Dipublikasikan tahun 1999. - 802.11c Ada dokumentasi prosedur MAC 802.11. - 802.11d Ada definisi dan kebutuhan dari standar 802.11 untuk dapat beroperasi di negara yang belum ada standarnya. - 802.11e Dibuat untuk memperbaiki MAC 802.11 untuk meningkatkan QoS. Perbaikan pada kapabilitas dan efisiensi ditujukan untuk aplikasi seperti suara atau video melalui jaringan wireless 802.11 -802.11f Ada sarana untuk mengimplementasikan konsep 802.11 tentang AP dan distributed system (DS). Meningkatkan kompatibilitas antara peralatan AP dari vendor yang ada. - 802.11g Membangun PHY berkecepatan lebih tinggi dari standar 802.11b tetapi tetap menjaga kompatibilitas dengan peralatan 802.11b yang sudah ada. Target data rate 20 Mbps. - 802.11h Memperbaiki MAC 802.11 dan PHY 802.11a untuk menyediakan manajemen jaringan dan pengendalian daya dan spektrum pada pita 5 GHz.

SMKN 1 CIMAHI | Instalasi LAN | Yusuf Cahya Pratama

40

- 802.11i Meningkatkan mekanisme keamanan dan autentikasi pada standar 802.11. - 802.11j 802.11j adalah amandemen IEEE 802.11 standar yang dirancang khusus untuk Jepang pasar. Hal ini memungkinkan LAN nirkabel operasi di 4,9-5 GHz band untuk menyesuaikan diri dengan aturan Jepang operasi radio indoor, outdoor dan aplikasi mobile. Amandemen telah dimasukkan ke dalam diterbitkan IEEE 802,112.007 standar. - 802.11k IEEE 802.11k-2008 adalah sebuah amandemen 802,11-2.007 IEEE standar pengelolaan sumber daya radio. Mendefinisikan dan mengekspos jaringan radio dan informasi untuk memudahkan pengelolaan dan pemeliharaan mobile Wireless LAN. - 802.11n 802.11n adalah amandemen baru yang meningkatkan atas standar 802,11 sebelumnya dengan menambahkan multiple-input multiple-output (MIMO) dan banyak fitur-fitur baru lainnya. IEEE telah menyetujui amandemen dan itu diterbitkan pada bulan Oktober 2009. Sebelum ratifikasi akhir, perusahaan telah bermigrasi ke jaringan 802.11n didasarkan pada Wi-Fi Alliance sertifikasi produk sesuai dengan rancangan tahun 2007 proposal yang 802.11n. - 802.11p IEEE 802.11p adalah rancangan amandemen ke IEEE 802.11 standar untuk menambah akses nirkabel di dalam kendaraan lingkungan (WAVE). Ini mendefinisikan perangkat tambahan untuk 802,11 diperlukan untuk mendukung Intelligent Transportation Systems (ITS) aplikasi. Hal ini mencakup pertukaran data berkecepatan tinggi antara kendaraan dan antara kendaraan dan infrastruktur jalan di ITS lisensi pita 5,9 GHz (5,85-5,925 GHz). IEEE 1609 adalah sebuah standar lapisan yang lebih tinggi yang didasarkan IEEE 802.11p.

SMKN 1 CIMAHI | Instalasi LAN | Yusuf Cahya Pratama

41

- 802.11r 802.11r atau fast BSS transisi (FT) adalah sebuah amandemen terhadap IEEE 802.11 standar untuk mengizinkan kapal konektivitas berkelanjutan perangkat nirkabel bergerak, dengan cepat dan aman handoffs dari satu stasiun pangkalan lain dikelola dengan cara halus. Ini diterbitkan pada tanggal 15 Juli, 2008.

- 802.11s IEEE 802.11s adalah suatu usulan IEEE 802.11 amandemen untuk jaringan mesh, menentukan bagaimana perangkat nirkabel dapat interkoneksi untuk menciptakan jaringan mesh WLAN, yang dapat digunakan untuk topologi statis dan jaringan ad-hoc. - 802.11u IEEE 802.11u adalah usulan amandemen terhadap 802,11-2.007 IEEE standar untuk menambahkan fitur yang dapat meningkatkan interworking dengan jaringan eksternal. - 802.11v IEEE 802.11v adalah usulan amandemen ke IEEE 802.11 standar untuk memungkinkan konfigurasi perangkat klien saat dihubungkan ke jaringan nirkabel. - 802.11w 802.11w adalah sebuah amandemen disetujui IEEE 802.11 standar untuk meningkatkan keamanan manajemen frame. - 802.11y 802.11y IEEE-2008 adalah sebuah amandemen terhadap 802,11-2.007 IEEE standar yang memungkinkan powered tinggi Wi-Fi peralatan untuk beroperasi pada rekan-dasar utama dalam 3.650-3.700 MHz di Amerika Serikat, kecuali bila dekat grandfathered satelit bumi stasiun. Ini disetujui untuk diterbitkan oleh IEEE pada 26 September 2008. - 802.11x Untuk meningkatkan keamanan 802.11.

SMKN 1 CIMAHI | Instalasi LAN | Yusuf Cahya Pratama

42

Konfigurasi wireless dibagi menjadi 2 yaitu 1. Ad-hoc, atau yang kita sering dengar yaitu peer to peer. (taka da server atau client) yang terkoneksi hanya 2 atau 3 komputer, tanpa harus menggunakan access point.

2. Infrastruktur, menggunakan access point sehingga memungkinkan adanya server dan client.

o

Beberapa faktor yang berhubungan dengan media transmisi dan sinyal dan pertimbangan dalam pemilihan media, sebagai berikut :

o

Resistance : Tingkat ketahanan media terhadap pengaruh EMI (Electrical Magnetic Interference.

o

Bandwidth : Jangkauan frekuensi yang dapat diakomodasi oleh kabel tersebut.

o

Attenuation : Bagaimana kabel tersebut mengurangi kekuatan sinyal dengan bertambahnya rentang jarak.

o

Cost : Pertimbangan biaya dalam instalasi dan perawatannya.
SMKN 1 CIMAHI | Instalasi LAN | Yusuf Cahya Pratama 43

WiMAX adalah singkatan dari Worldwide Interoperability for Microwave Access, merupakan teknologi akses nirkabel pita lebar (broadband wireless access atau disingkat BWA) yang memiliki kecepatan akses yang tinggi dengan jangkauan yang luas. WiMAX merupakan evolusi dari teknologi BWA sebelumnya dengan fitur-fitur yang lebih menarik. Disamping kecepatan data yang tinggi mampu diberikan, WiMAX juga merupakan teknologi dengan open standar. Dalam arti komunikasi perangkat WiMAX diantara beberapa vendor yang berbeda tetap dapat dilakukan (tidak proprietary). Dengan kecepatan data yang besar (sampai 70 MBps), WiMAX dapat diaplikasikan untuk koneksi broadband ‘last mile’, ataupun backhaul. Wi Max Standar BWA yang saat ini umum diterima dan secara luas digunakan adalah standar yang dikeluarkan oleh Institute of Electrical and Electronics Engineering (IEEE), seperti standar 802.15 untuk Personal Area Network (PAN), 802.11 untuk jaringan Wireless Fidelity (WiFi), dan 802.16 untuk jaringan Worldwide Interoperability for Microwave Access (WiMAX). Pada jaringan selular juga telah dikembangkan teknologi yang dapat mengalirkan data yang overlay dengan jaringan suara seperti GPRS, EDGE, WCDMA, dan HSDPA. Masing-masing evolusi pada umumnya mengarah pada kemampuan menyediakan berbagai layanan baru atau mengarah pada layanan yang mampu menyalurkan voice, video dan data secara bersamaan (triple play). Sehingga strategi pengembangan layanan broadband wireless dibedakan menjadi Mobile Network Operator (MNO) dan Broadband Provider (BP). Perbandingan beberapa karakteristik sistem wireless data berkecepatan tinggi digambarkan oleh First Boston seperti berikut.

Source /Sumber Referensi

SMKN 1 CIMAHI | Instalasi LAN | Yusuf Cahya Pratama

44

Networking All-in-One Desk Reference for Dummies 2nd Edition. Cabling - The Complete Guide to Network Wiring. http://id.wikipedia.org/wiki/Wi-Fi. http://mujibrx.blogspot.com/2010/05/cara-memberi-voting-blogini.html#ixzz1gVvHdr9J http://www.informatika.org/~rinaldi/Matdis/2006-2007/Makalah/Makalah0607-37.pdf Dan lain-lainnya saya dapat dari catatan saya selama satu semester ini.

SMKN 1 CIMAHI | Instalasi LAN | Yusuf Cahya Pratama

45

Penutup Sekian rangkuman dari saya sebelumnya saya minta maaf apabila terdapat kesalahan pada laporan ini, perkataan juga perbuatan selama ada di semester ini saya minta maaf yang sebesar-besarnya atas itu semua, wassalamualaikum wr.wb.

Desember 2011 Yusuf Cahya Pratama

SMKN 1 CIMAHI | Instalasi LAN | Yusuf Cahya Pratama

46

You're Reading a Free Preview

Descarga
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->