Está en la página 1de 74

laporan auditor independen

independent auditor’s report

93

PT SUCOFINDO (PERSERO) annual report 2009

daftar isi

contents

Surat Pernyataan Direksi PT SUCOFINDO (PERSERO)

95

Statement of Director PT SUCOFINDO (PERSERO)

Laporan Auditor Independen

96

Independent Auditor’s Report

Laporan Keuangan Konsolidasian untuk Tahun-Tahun yang Berakhir pada Tanggal 31 Desember 2009 dan 2008

The Consolidated Financial Statements for the Year Ended December 31, 2009 and 2008

  • 1. Neraca Konsolidasian

97

Consolidated Balance Sheets

  • 2. Laporan Laba/(Rugi) Konsolidasian

99

Consolidated Income Statement

  • 3. Laporan Perubahan Ekuitas Konsolidasian

100

Consolidated Changes in Equity Statements

  • 4. Laporan Arus Kas Konsolidasian

101

Consolidated Cash Flow Statements

  • 5. Catatan atas Laporan Keuangan Konsolidasian

102

Notes to the Consolidated Financial Statements

94

PT SUCOFINDO (PERSERO) laporan tahunan 2009

PERUSAHAAN PERSEROAN (PERSERO) PT SUPERINTENDING COMPANY OF INDONESIA

PERUSAHAAN PERSEROAN (PERSERO) PT SUPERINTENDING COMPANY OF INDONESIA Ref. No.: 0351.2/DRU-III/KAK/2010 Jakarta, 25 Maret 2010 Surat

Ref. No.: 0351.2/DRU-III/KAK/2010 Jakarta, 25 Maret 2010

Surat Pernyataan Direksi Tentang Tanggung Jawab Atas Laporan Keuangan Konsolidasian untuk tahun-tahun yang berakhir 31 Desember 2009 dan 2008 PT SUCOFINDO (PERSERO) dan Anak Perusahaan.

Kami yang bertanda tangan dibawah ini:

Ref. No.: 0351.2/DRU-III/KAK/2010 Jakarta, March 25 th 2010

Statement letter regarding the Board of Directors liability upon the Consolidated Financial Statements for the years ended December 31th, 2009 and 2008 PT SUCOFINDO (PERSERO) and its subsidiaries.

The undersigned:

1.

Nama

:

Arief Safari

1.

Name

Alamat Kantor

:

:

Jl. Raya Pasar Minggu Kav. 34 Jakarta 12780 Jl. Taman Kemala IX Blok XV/6

Office address

: Arief Safari Jl. Raya Pasar Minggu Kav. 34

:

Jakarta 12780 Domicile address : Jl. Taman Kemala IX Blok XV/6

Alamat domisili seuai KTP atau kartu identitas lain Nomor Telepon

RT/RW. 007/013 Jakasampurna - Bekasi Barat : (021) 7986860

pursuant to ID Card or other ID Card Phone Number

RT/RW. 007/013 Jakasampurna - Bekasi Barat : (021) 7986860

Jabatan

:

Direktur Utama

Position

:

President Director

2.

Nama

Alamat Kantor

Alamat domisili seuai KTP atau kartu identitas lain

Hendi Kariawan Jl. Raya Pasar Minggu Kav. 34 Jakarta 12780 Jl. Kemang Utara 45 RT/RW. 001/004, Bangka Mampang Prapatan - Jaksel : (021) 7986870

:

:

:

2.

Name

Alamat Kantor

Alamat domisili pursuant to ID Card or other ID Card

Hendi Kariawan Jl. Raya Pasar Minggu Kav. 34 Jakarta 12780 : Jl. Kemang Utara 45 RT/RW. 001/004, Bangka Mampang Prapatan - Jaksel : (021) 7986870

:

:

Nomor Telepon Jabatan

:

Direktur Keuangan & Administrasi

Phone Number Position

: Director of Financial & Administration

Menyatakan bahwa:

 

Stated that:

1.

Bertanggung jawab atas penyusunan dan penyajian Laporan Keuangan Konsolidasian;

1.

Responsible for the preparation and presentation of Consolidated Financial Statements;

2.

Laporan Keuangan Konsolidasian telah disusun dan disajikan sesuai dengan prinsip akuntansi yang berlaku

2.

Consolidated Financial Statements have been prepared and presented in accordance with accounting principles

umum;

generally accepted;

3.

  • a. Semua informasi dalam Laporan Keuangan Konsolidasian telah dimuat secara lengkap dan

  • b. Laporan Keuangan Konsolidasian tidak mengandung informasi atau fakta material yang tidak benar dan

3.

  • a. All the informations in the Consolidated Financial Statements are full disclosured;

benar;

  • b. Consolidated Financial Statements do not contain information or material facts that are not true and does not remove any information or material facts.

tidak menghilangkan informasi atau fakta material;

4.

Responsible for internal control in the company.

4.

Bertanggung jawab atas Sistem Pengendalian Intern dalam perusahaan.

 

Demikian pernyataan ini dibuat dengan sebenarnya.

This statement letter is made good.

Arief Safari Hendi Kariawan
Arief Safari
Hendi Kariawan

Direktur Utama

President Director

Direktur Keuangan & Administrasi

Director of Financial & Administration

Member of IFIA

AN INSPECTION, SUPERVISION ASSESSMENT & TESTING COMPANY

HEAD OFFICE

GRAHA SUCOFINDO Jl. Raya Pasar Minggu Kav 34 Jakarta 12780 PO. Box. 2377, JKT 10001

Phone

:

(62-21) 798 3666

Fax

:

(62-21) 798 3888

Telex

:

66056, 66057

66058 SOCOF IA Cable : SUCOFINDO E-mail : customer.service@sucofindo.co.id BRANCH AND SERVICE OFFICES ALL OVER INDONESIA

www.sucofindo.co.id

No.: 024/RW-AK/LAP/0310
No.: 024/RW-AK/LAP/0310

Laporan Auditor Independen

Pemegang Saham, Dewan Komisaris dan Direksi

PT Sucofindo (Persero) dan Anak Perusahaan

Kami telah mengaudit neraca konsolidasian PT Sucofindo (Persero)

dan Anak Perusahaan tanggal 31 Desember 2009, laporan laba

rugi konsolidasian, laporan perubahan ekuitas konsolidasian, serta

laporan arus kas konsolidasian untuk tahun yang berakhir pada

tanggal tersebut. Laporan keuangan konsolidasian adalah tanggung

jawab manajemen perusahaan. Tanggung jawab kami terletak

pada pernyataan pendapat atas laporan keuangan konsolidasian

berdasarkan audit kami. Laporan keuangan konsolidasian

PT Sucofindo (Persero) dan Anak Perusahaan untuk tahun yang

berakhir 31 Desember 2008 telah diaudit oleh Auditor Independen

lain, yang dalam laporannya Nomor: R.1/075/04/09 tanggal 18

Maret 2009 menyatakan pendapat wajar tanpa pengecualian.

Kami melaksanakan audit berdasarkan standar auditing yang

ditetapkan Institut Akuntan Publik Indonesia (IAPI) dan Standar

Pemeriksaan Keuangan Negara yang diterbitkan oleh Badan

Pemeriksa Keuangan. Standar tersebut mengharuskan kami

merencanakan dan melaksanakan audit agar kami memperoleh

keyakinan memadai bahwa laporan keuangan bebas dari salah saji

material. Suatu audit meliputi pemeriksaan, atas dasar pengujian,

bukti-bukti yang mendukung jumlah-jumlah dan pengungkapan

dalam laporan keuangan. Audit juga meliputi penilaian atas prinsip

akuntansi yang digunakan dan estimasi signifikan yang dibuat oleh

manajemen, serta penilaian terhadap penyajian laporan keuangan

secara keseluruhan. Selain itu audit mencakup pengujian atas

kepatuhan Perusahaan terhadap kontrak, persyaratan bantuan

dan pasal-pasal tertentu peraturan perundang-undangan serta

kepatuhan terhadap pengendalian intern. Kami yakin bahwa audit

kami memberikan dasar memadai untuk menyatakan pendapat.

Menurut pendapat kami, laporan keuangan konsolidasian yang

kami sebut di atas menyajikan secara wajar, dalam semua hal yang

material, posisi keuangan konsolidasian PT Sucofindo (Persero)

dan Anak Perusahaan pada tanggal 31 Desember 2009 serta hasil

usaha konsolidasian, perubahan ekuitas konsolidasian dan arus

kas konsolidasian untuk tahun yang berakhir pada tanggal tersebut

sesuai dengan prinsip akuntansi yang berlaku di Indonesia.

Independent Auditor’s Report

The Stockholders, Board of Commissioners and Directors

PT Sucofindo (Persero) and Subsidiaries

We have audited the accompanying consolidated balance sheets

of PT Sucofindo (Persero) and Subsidiaries for the year ended

December 31, 2009, and the related consolidated statements of

income, changes in the stockholders’ equity, and cash flows for

the year ended. These consolidated financial statements are the

responsibility of the company’s management. Our responsibility is

to express an opinion on these consolidated financial statements

based on our audits. The consolidated financial statements of

PT Sucofindo (Persero) and Subsidiaries for the year ended

December 31, 2008 were audited by other independent auditor,

whose report R.1/075/04/09, dated March 18, 2009 with

unqualified opinion.

We conducted our audits in accordance with auditing standards

established by Indonesian Institute of Public Accountant (IAPI) and

State Financial Audit Standards established by The Audit Board of

The Republic of Indonesia. Those standards require that we plan and

perform the audit to obtain reasonable assurance about whether

the financial statements are free of material misstatement. An

audit includes examining, on a test basis, evidence supporting the

amounts and disclosures in the financial statements. An audit also

includes assessing the accounting principles used and significant

estimates made by management, as well as evaluating the overall

financial statement presentation. Otherwise, an audit also include

examining Company’s compliance over the applicable law for the

contract aid requirements and the articles of regulation and the

compliance of internal control. We believe that our audits provide

a reasonable for our opinion.

In our opinion, the consolidated financial statements referred

to above present fairly, in all material respect the consolidated

financial position of PT Sucofindo (Persero) and Subsidiaries

for the year ended December 31, 2009, and the result of their

consolidated operations, changes in their consolidated equity and

their consolidated cash flows for the year ended , in conformity

with accounting principles generally accepted in Indonesia.

Pengujian atas kepatuhan terhadap peraturan perundang-undangan

dan pengendalian intern kami sampaikan secara terpisah kepada

manajemen dengan laporan kami Nomor 025/RW-AK/LAP/0310

tanggal 26 Maret 2010.

The compliance of applicable law and regulation and the internal

control are presented a separate report No. 025/RW-AK/LAP/0310

dated March 26, 2010.

Jakarta a arta 26 26 Maret Maret 2010 2010 / / March March 26, 26, 2010
Jakarta
a
arta
26
26
Maret Maret 2010 2010 / / March March 26, 26, 2010 2010
Acep Kusmayadi, Ak., CPA
Acep Kusmayadi, Ak., CPA
Nomor Izin Praktik Akuntan Publik No. 98.1.0479/
Nomor Izin Praktik Akuntan Publik No. 98.1.0479/

Public Accountant Practice License No. 98.1.0479

The accompanying consolidated financial statements are not intended to present the financial position and results of operations, changes in equity

and cash flows in accordance with accounting principles and practices generally accepted in countries and jurisdictions other than those in Indonesia.

The standards, procedures and practices to audit such consolidated financial statements are those generally accepted and applied in Indonesia.

PT SUCOFINDO (PERSERO) DAN ANAK PERUSAHAAN NERACA KONSOLIDASIAN

PER 31 DESEMBER 2009 dan 2008

(Dalam Rupiah)

PT SUCOFINDO (PERSERO) DAN SUBSIDIARIES CONSOLIDATED BALANCE SHEETS

AS OF DECEMBER 31, 2009 dan 2008 (In Rupiah)

 

2009

Catatan

2008

ASET

ASSETS

 

ASET LANCAR

CURRENT ASSETS

Kas dan setara kas

154.874.326.051

2f,3

159.873.449.960

Cash and cash equivalents

Piutang usaha - bersih

2g,4a

Account receivables - Net

(setelah dikurangi penyisihan piutang tak tertagih per

 

( net of allowance for doubtful accounts as of

31

Desember 2009 dan 2008 masing - masing sebesar

December 31, 2009 and 2008 amounting to

Rp 31.018.477.868 dan Rp 26.848.127.197)

159.453.692.198

168.718.971.149

Rp 31.018.477.868 and Rp 26.848.127.197)

Pendapatan akan diterima

97.069.201.469

5

82.131.347.405

Accrued Incomes

Piutang lainnya :

2g,6

Other receivables:

Pihak ketiga

1.771.036.905

2.401.868.109

Third parties

Pihak yang mempunyai hubungan istimewa

21.601.147.935

13.520.719.730

Related parties

Uang muka

5.543.700.163

7

8.160.493.454

Advance payment

Persediaan

16.353.252.477

2h,8

13.891.696.043

Inventories

Biaya dibayar dimuka

9.515.927.940

2k,9

8.886.618.519

Prepaid expenses

Uang muka pajak

63.514.970.826

2o,10a

55.371.102.321

Prepaid taxes

 

Jumlah Aset Lancar

529.697.255.964

512.956.266.690

Total Current Assets

ASET TIDAK LANCAR

 

NON-CURRENT ASSETS

Penyertaan dan KSO

7.722.192.225

2i,11

2.853.203.860

Investment & joint operation

Aset tetap

2j,12

Fixed assets

(setelah dikurangi akumulasi penyusutan per

 

(net of accumulated depreciation

31

Desember 2009 dan 2008 masing-masing sebesar

as of December 31, 2009 and 2008 ammounting to

Rp 309.253.090.506 dan Rp 278.747.640.461)

207.895.021.903

182.712.781.735

Rp 309.253.090.506 and Rp 278.747.640.461)

Aset pajak tangguhan

24.447.952.986

2o,10d

24.633.492.483

Deferred tax assets

32.724.108.196

13

18.453.990.993

Others assets

Aset lain-lain Jumlah Aset Tidak Lancar

272.789.275.310

228.653.469.071

Total Non-Current Assets

 

JUMLAH ASET

802.486.531.274

741.609.735.761

TOTAL ASSETS

Lihat catatan atas laporan keuangan konsolidasian yang merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari laporan keuangan konsolidasian secara keseluruhan

See accompanying notes to consolidated finansial statements which are an integral part of these consolidated financial statement

97

PT SUCOFINDO (PERSERO) annual report 2009

PT SUCOFINDO (PERSERO) DAN ANAK PERUSAHAAN NERACA KONSOLIDASIAN

PER 31 DESEMBER 2009 dan 2008

(Dalam Rupiah)

PT SUCOFINDO (PERSERO) DAN SUBSIDIARIES CONSOLIDATED BALANCE SHEETS

AS OF DECEMBER 31, 2009 dan 2008 (In Rupiah)

 

2009

Catatan

2008

KEWAJIBAN DAN EKUITAS

LIABILITIES AND EQUITIES

KEWAJIBAN LANCAR

CURRENT LIABILITIES

Hutang usaha

14

Accounts payables

Pihak ketiga

71.819.088.257

56.213.466.001

Third parties

Pihak yang mempunyai hubungan istimewa

453.899.973

358.667.830

Related parties

Pinjaman bank

95.277.137.927

15

110.000.000.000

Bank loan

Uang muka penjualan

14.443.122.245

16

13.277.666.772

Advanced sales

Pendapatan diterima dimuka

6.811.271.496

17

6.553.566.306

Unearned revenue

Biaya yang masih harus dibayar

75.877.112.638

18

69.937.826.089

Accrued expenses

Hutang pajak

15.419.651.592

2o,10a

13.477.390.577

Tax payables

Premi asuransi THT/JHT yang masih harus dibayar

18.090.888.370

2m,20a

20.841.136.531

Post retirement benefit obligation

Hutang lancar lainnya

5.906.719.798

19

1.200.713.995

Others current payables

Jumlah Kewajiban Lancar

304.098.892.296

291.860.434.101

Total Current Liabilities

KEWAJIBAN TIDAK LANCAR

NON-CURRENT LIABILITIES

Imbalan pasca kerja

47.165.129.846

2m,20b

35.947.346.441

Employee benefit obligation

Hutang jangka panjang lainnya

3.346.729.975

21

3.890.230.037

Others non-current payables

Jumlah Kewajiban Jangka Panjang

50.511.859.821

39.837.576.478

Total Non Current Liabilities

KEWAJIBAN KONTINJENSI

-

22

657.469.323

CONTINGENT LIABILITIES

HAK MINORITAS ATAS ASET BERSIH

1.079.386.156

23

339.704.173

MINORITY INTEREST OF NET ASSET

EKUITAS

EQUITY

Modal saham - nilai nominal Rp 1.000.000 per saham

Modal dasar - 1.200.000 saham pada 31 Desember 2009 dan 2008. Modal ditempatkan dan disetor penuh

24

Capital stock - Rp 1.000.000 par value per share Authorized capital - 1.200.000 shares on December 31,

2009 and 2008. Issued and Fully Paid -

300.000 saham per 31 Desember 2009 dan 2008

300.000.000.000

300.000.000.000

300.000 shares on December 31, 2009 and 2008

Cadangan

104.792.493.686

88.402.140.543

Reserve

42.003.899.315

20.512.411.143

Retained Earnings

Laba tahun berjalan Jumlah Ekuitas

446.796.393.001

408.914.551.686

Total Equities

JUMLAH KEWAJIBAN DAN EKUITAS

802.486.531.274

741.609.735.761

TOTAL LIABILITIES AND EQUITY

Lihat catatan atas laporan keuangan konsolidasian yang merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari laporan keuangan konsolidasian secara keseluruhan

98

PT SUCOFINDO (PERSERO) laporan tahunan 2009

See accompanying notes to consolidated finansial statements which are an integral part of these consolidated financial statement

PT SUCOFINDO (PERSERO) DAN ANAK PERUSAHAAN LAPORAN LABA/(RUGI) KONSOLIDASIAN

UNTUK TAHUN-TAHUN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL

31 DESEMBER 2009 DAN 2008

(Dalam Rupiah)

PT SUCOFINDO (PERSERO) DAN SUBSIDIARIES CONSOLIDATED INCOME STATEMENT

FOR THE YEARS ENDED DECEMBER 31, 2009 AND 2008 (In Rupiah)

 

2009

Catatan

2008

PENDAPATAN OPERASI

1.101.423.711.255

26

1.083.611.672.383

OPERATING REVENUES

BEBAN OPERASI :

OPERATING COST

Langsung

(715.358.229.119)

27

(745.891.891.747)

Direct operating

Tidak langsung

(107.568.238.491)

28

(102.638.125.471)

Indirect operating

(822.926.467.610)

(848.530.017.218)

LABA KOTOR OPERASI

278.497.243.645

235.081.655.165

GROSS OPERATING PROFIT

LABA KSO

30.153.692.225

29

11.784.703.860

JOINT OPERATION PROFIT

LABA OPERASI DAN KSO

308.650.935.870

246.866.359.025

GROSS OPERATING PROFIT AND KSO

BEBAN USAHA

30

NET - NOPERATING EXPENSES

Pemasaran

(10.784.572.064)

30a

(9.983.842.201)

Marketing

Umum dan administrasi

(191.888.336.965)

30b

(167.278.728.309)

General and administration

Pengembangan

(7.688.108.494)

30c

(6.036.523.528)

Development

(210.361.017.523)

(183.299.094.038)

LABA (RUGI) USAHA

98.289.918.347

63.567.264.987

NET OPERATING PROFIT/(LOSS)

PENDAPATAN (BEBAN) LAIN-LAIN

(23.381.440.398)

31

(11.990.521.849)

OTHER INCOME/(EXPENSE)

LABA SEBELUM BUNGA DAN PAJAK

74.908.477.949

51.576.743.138

INCOME BEFORE INTEREST AND TAX

BEBAN BUNGA PINJAMAN

(8.057.467.057)

32

(9.222.791.253)

INTEREST EXPENSES

LABA BERSIH SEBELUM PAJAK

66.851.010.892

42.353.951.885

INCOME BEFORE CORPORATE TAX

MANFAAT (BEBAN) PAJAK PENGHASILAN :

PROVISION FOR INCOME TAX

Pajak kini

(24.325.893.200)

10c

(26.006.200.500)

Current tax

Pajak tangguhan

(185.539.496)

10d

3.858.028.594

Deferred tax

(24.511.432.696)

10b

(22.148.171.906)

LABA BERSIH SEBELUM HAK MINORITAS

42.339.578.196

20.205.779.979

NET INCOME BEFORE MINORITY INTEREST

HAK MINORITAS ATAS ANAK PERUSAHAAN

(335.678.881)

306.631.164

MINORITY INTEREST OF SUBSIDIARIES COMPANY

LABA BERSIH

42.003.899.315

20.512.411.143

NET INCOME

Lihat catatan atas laporan keuangan konsolidasian yang merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari laporan keuangan konsolidasian secara keseluruhan

See accompanying notes to consolidated finansial statements which are an integral part of these consolidated financial statement

99

PT SUCOFINDO (PERSERO) annual report 2009

FOR THE YEARS ENDED DECEMBER 31, 2009 AND 2008

Additional paid - in capital

CONSOLIDATED CHANGES IN EQUITY STATEMENTS

PT SUCOFINDO (PERSERO) DAN SUBSIDIARIES

which are an integral part of these consolidated financial statement

See accompanying notes to consolidated finansial statements

(In Rupiah)

Net income for the year

Net income for the year

Community developmnent

Community developmnent

Balances as of Januari 1, 2008

Balance as of December 31, 2008

Balance as of December 31, 2009

Tantiem and bonuses

Dividens

Dividens

Employee bonuses

Development of small cooperative business

Reserve

Reserve

Bonus and tantiem

(5.707.584.797)

(3.076.862.000)

(1.105.020.000)

(800.596.000)

(12.705.272.080)

(490.342.337)

(490.342.337)

(244.600.000)

408.900.702.094

  • - 408.914.551.686

-

-

-

42.003.899.315

20.512.411.143

446.796.393.001

Jumlah Ekuitas/Total

Equity

(5.707.584.797)

(3.076.862.000)

(1.105.020.000)

(16.390.353.143)

(28.535.672.106)

(800.596.000)

(12.705.272.080)

(490.342.337)

(490.342.337)

(244.600.000)

-

42.003.899.315

42.003.899.315

20.512.411.143

49.034.233.657

20.512.411.143

appropriated Un -

Belum Ditentukan

penggunaannya/

(225.000.000.000)

-

-

-

-

-

-

-

-

-

-

104.792.493.686

88.402.140.543

284.866.468.437

16.390.353.143

28.535.672.106

Cadangan / Reserve

-

-

-

-

-

-

-

-

-

-

-

-

-

-

-

-

Appropriated Reserve

Cadangan Bertujuan /

UNTUK TAHUN-TAHUN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL 31 DESEMBER 2009 DAN 2008

-

-

-

-

-

-

-

-

-

-

-

-

75.000.000.000

300.000.000.000

300.000.000.000

225.000.000.000

Stock /

Capital Saham

Lihat catatan atas laporan keuangan konsolidasian yang merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari laporan keuangan konsolidasian secara keseluruhan

Modal

PT SUCOFINDO (PERSERO) DAN ANAK PERUSAHAAN

Catatan/

Notes

LAPORAN PERUBAHAN EKUITAS KONSOLIDASIAN

24

24

Pemberdayaan usaha kecil koperasi

Pembayaran tantiem dan gratifikasi

Pembayaran tantiem dan gratifikasi

Saldo Per 31 Desember 2009

Saldo per 31 Desember 2008

Laba bersih tahun berjalan

Laba bersih tahun berjalan

Saldo per 1 Januari 2008

Tambahan modal disetor

Pembayaran dividen

Pembayaran dividen

Gratifikasi karyawan

Bina lingkungan

Bina lingkungan

(Dalam Rupiah)

Cadangan

Cadangan

100

PT SUCOFINDO (PERSERO) laporan tahunan 2009

PT SUCOFINDO (PERSERO) DAN ANAK PERUSAHAAN LAPORAN ARUS KAS KONSOLIDASIAN

UNTUK TAHUN-TAHUN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL 31 DESEMBER 2009 DAN 2008

PT SUCOFINDO (PERSERO) DAN SUBSIDIARIES CONSOLIDATED CASH FLOW STATEMENTS

FOR THE YEARS ENDED DECEMBER 31, 2009 AND 2008

(Dalam Rupiah)

2009

Catatan

2008

(In Rupiah)

ARUS KAS DARI (UNTUK) AKTIVITAS OPERASI

CASH FLOW FROM (USED TO) OPERATING ACTIVITIES

Laba Bersih Sebelum Pajak Ditambah (dikurangi) pos-pos yang tidak mempengaruhi

66.851.010.892

42.353.951.885

Income before corporate tax Added (deducted) items whose do not effect

kas dan setara kas :

to cash and cash equivalents :

Hak minoritas atas laba anak Perusahaan

(335.678.881)

306.631.164

Minority interest in Net Income of Subsidiaries

Penyusutan aset tetap

34.889.629.673

29.814.392.129

Depreciation of fixed assets

Penyisihan/ penghapusan piutang usaha

4.170.350.671

5.562.297.859

Allowance/write off account receivables

Hak pemilik saham minoritas dalam Perusahaan

739.681.983

(146.631.163)

Minority interest in consolidated subsidiares

Laba penjualan aset tetap

(180.197.672)

(497.502.400)

Gains of fixed assets disposal

Penyesuaian penyusutan aset tetap

271.271.452

-

Adjusment of depreciation fixed assets

Koreksi/ penghapusbukuan aset tetap

570.951.917

910.209.215

Correction/fixed asset written off

Kewajiban lain-lain

(532.220.893)

240.191.900

Other liabilities

Kewajiban kontinjensi

(657.469.323)

657.469.323

Contingent liabilities

Kewajiban manfaat pasca kerja

11.206.504.236

2.173.768.592

Employee benefit Obligation

Aset lain-lain

(14.270.117.203)

1.007.462.022

Other assets

102.723.716.853

82.382.240.526

Penurunan (kenaikan) pos-pos sebagai berikut :

Decrease (increase) items as follows :

Piutang usaha

5.094.928.280

(37.910.813.402)

Account receivables

Pendapatan akan diterima

(14.937.854.064)

66.341.053.206

Accrued Incomes

Piutang lain-lain

(7.449.597.001)

(1.019.175.300)

Other receivables

Uang muka

2.616.793.291

3.651.979.195

Prepayment

Uang muka pajak

(8.143.868.505)

(16.134.262.986)

Prepaid Taxes

Persediaan

Hutang usaha

(2.461.556.434)

(2.874.031.389)

Inventories

Accounts payables

Biaya dibayar dimuka

(629.309.421)

(1.290.617.918)

Prepaid expenses

Kenaikan (penurunan) pos-pos sebagai berikut:

15.246.954.426

4.568.995.960

Increase (decrease) items as follows :

Uang muka penjualan

1.165.455.473

5.117.798.984

Advanced Sales

Hutang lancar lainnya

3.159.905.776

(13.746.891.861)

Others current payables

Pendapatan diterima dimuka

257.705.190

(433.418.064)

Unearned Revenue

Biaya yang masih harus dibayar

5.939.286.549

9.863.672.549

Accrued expenses

Biaya asuransi JHT/ THT yang masih harus dibayar

(2.750.248.161)

1.788.370.295

Insurance premium due for THT/JHT plan

Hutang pajak

1.942.261.015

2.745.821.168

Tax payables

Pajak penghasilan

(24.325.893.200)

(26.006.200.500)

Corporate income tax payable

Kas Bersih Diperoleh Dari Aktivitas Operasi

77.448.680.066

77.044.520.463

Net Cash Flows Used to Operating Activities

ARUS KAS DARI (UNTUK) AKTIVITAS INVESTASI

CASH FLOW FROM (USED TO) INVESTING ACTIVITIES

Penyertaan

(4.868.988.365)

(282.459.897)

Investment in associated companies

Pembelian aset tetap

(60.920.372.517)

(43.896.748.756)

Purchase of fixed Assets

Penjualan aset tetap

186.476.980

498.619.126

Disposal of fixed assets

Kas Bersih Digunakan Untuk Aktivitas Investasi

(65.602.883.902)

(43.680.589.527)

Net Cash Flows Used to Investing Activities

ARUS KAS DARI (UNTUK) AKTIVITAS PENDANAAN

CASH FLOW FROM (USED TO) FINANCING ACTIVITIES

Dividen

(3.076.862.000)

(12.705.272.080)

Dividends

Gratifikasi dan tantiem

(244.600.000)

(6.812.604.797)

Bonus and tantiem

Bina lingkungan

(800.596.000)

(980.684.674)

Community development

Pinjaman jangka pendek

(12.722.862.073)

35.317.563.240

Short Term Liabilities

Kas Bersih Digunakan Untuk Aktivitas Pendanaan

(16.844.920.073)

14.819.001.689

Net Cash Flows Used to Financing Activities

KENAIKAN (PENURUNAN) BERSIH KAS DAN SETARA KAS

(4.999.123.909)

48.182.932.625

NET INCREASE (DECREASE) IN CASH AND CASH EQUIVALENTS

KAS DAN SETARA KAS PADA AWALTAHUN

159.873.449.960

111.690.517.335

BEGINNING BALANCE OF CASH AND CASH EQUIVALENT

KAS DAN SETARA KAS PADA AKHIR TAHUN

154.874.326.051

159.873.449.960

ENDING BALANCE OF CASH AND CASH EQUIVALENT

Kas dan Setara Kas Pada Akhir Tahun terdiri dari:

Cash and cash equivalent consist of :

Kas

3.686.356.791

3.215.998.930

Cash

Bank

146.177.969.260

154.147.451.030

Bank

Deposito

5.010.000.000

2.510.000.000

Time Deposit

Jumlah

154.874.326.051

2f,3

159.873.449.960

Total

Lihat catatan atas laporan keuangan konsolidasian yang merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari laporan keuangan konsolidasian secara keseluruhan

See accompanying notes to consolidated finansial statements which are an integral part of these consolidated financial statement

101

PT SUCOFINDO (PERSERO) annual report 2009

PT SUCOFINDO (PERSERO) DAN ANAK PERUSAHAAN CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN Untuk Tahun –tahun yang Berakhir Pada Tanggal 31 Desember 2009 dan 2008

PT SUCOFINDO (PERSERO) AND SUBSIDIARIES NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS For the Years Ended December 31, 2009 and 2008

1.

UMUM

1.

GENERAL

  • a. Pendirian dan Informasi Umum a. Establishment and General Information PT Superintending Company of Indonesia (Persero) yang disebut pula dengan nama PT Sucofindo (Persero), selanjutnya disebut “Perusahaan” didirikan berdasarkan Akta No. 42 tanggal 22 Oktober 1956 yang dibuat dihadapan Notaris Johan Arifin Lumban Tobing Sutan Arifin, S.H., yang telah disahkan oleh Menteri Kehakiman berdasarkan Surat Penetapan No. J.A.5/100/8 tanggal 12 Desember 1957 dan telah diumumkan dalam Berita Negara tanggal 18 April 1958 Nomor 31 serta tambahan Berita Negara No. 293 tahun 1958. Dalam perkembangannya telah terjadi beberapa kali perubahan atas akta pendirian Perusahaan dan terakhir diubah berdasarkan Akta No.10 tanggal 8 Agustus 2008 yang dibuat dihadapan Notaris Indah Prastiti Extensia, S.H., di Jakarta, yang telah disahkan oleh Menteri Kehakiman dengan surat Nomor AHU- 80823.A.H.01.02 tanggal 31 Oktober 2008. Pengumuman atas perubahan Anggaran Dasar Perusahaan yang tercantum dalam Berita Negara Republik Indonesia No. 97 telah ditetapkan di Jakarta pada tanggal 31 Oktober 2008. Perusahaan merupakan Badan Usaha Milik Negara (BUMN) dan berkedudukan di Jakarta dan dalam kegiatan usahanya mempunyai unit-unit yang tersebar di seluruh Indonesia

Lingkup usaha pokok Perusahaan adalah sebagai berikut:

1) Pemeriksaan, pengawasan, pemantauan, pengujian, penilaian, penaksiran, dan pemeliharaan yang berkenaan dan berkaitan dengan perbankan, industri, teknologi, komoditas dan perdagangan. 2) Sertifikasi dan audit yang berkenaan dengan sistem manajemen mutu, lingkungan, keselamatan dan kesehatan kerja.

3)

Manajemen yang berkaitan dan berkenaan dengan logistik, pergudangan, property dan
102 sistem informasi.

PT SUCOFINDO (PERSERO) laporan tahunan 2009

PT Superintending Company of Indonesia (Persero), hereinafter referred to as PT Sucofindo (Corporation) (“the Company”), was established based on deed. No. 42 dated October 22, 1956 of Notary Lumban Tobing Sutan Johan Arifin Arifin, S.H., which was approved by the Minister of Justice based on the Letter of Determination No. JA5/100/8 dated December 12, 1957 and was published in State Gazette dated April 18, 1958 Number 31 and Supplement No. 293 in 1958. The Article of Ascotiation of the Company have been amended for several times, and the latest amendment was made by the deed No.10 dated August 8, 2008 of Notary Indah Prastiti Extensia, S.H., in Jakarta, which was approved by the Minister of Justice reffering to his decission letter No. AHU- 80823.A.H.01.02 dated October 31, 2008. The amendment of the Company’s Article of Association was published in the State Gazette of the Republic of Indonesia No. 97 have been established in Jakarta on October 31, 2008.

The Company is a State Owned Enterprise, having its head office in Jakarta, with branches and representative office across the country.

The Company provides services in the following fields:

1) Inspection, supervision, monitoring, testing,

2).

evaluation, assessment, and related maintenance and are associated with the banking, industry, technology, commodities and trade. Certification and audit in relation to the

3)

quality management system, environmental, safety and health management. Logistics, warehousing, property and the information system management.

PT SUCOFINDO (PERSERO) DAN ANAK PERUSAHAAN CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN Untuk Tahun –tahun yang Berakhir Pada Tanggal 31 Desember 2009 dan 2008

PT SUCOFINDO (PERSERO) AND SUBSIDIARIES NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS For the Years Ended December 31, 2009 and 2008

1. UMUM (lanjutan) 1. GENERAL (continued) a. Pendirian dan Informasi Umum (lanjutan) a. Establishment and General
1.
UMUM (lanjutan)
1.
GENERAL (continued)
a.
Pendirian dan Informasi Umum (lanjutan)
a.
Establishment and General Information
(continued)
Sedangkan sektor usaha yang dicakup dalam
lingkup usaha diatas meliputi 10 (sepuluh) sektor
usaha sebagai berikut:
While the business sector who are covered within
the scope of business covers over 10 (ten)
business sectors as follows:
1) Sektor Pertanian (Agriculture) atau disingkat
AGRI.
Meliputi kelompok jasa Pemeriksaan,
Pengawasan dan Pengujian pada komoditas
pertanian.
1) Agriculture Sector (Agriculture) or abbreviated
AGRI.
Includes services Inspection, Supervision and
Testing on agricultural commodities
2)
Sektor
Industri
dan
Produk Konsumen
2)
Industrial
Sector and Consumer Products
(Industrial & Consumer Product) atau disingkat
(INCO).
INCO.
Meliputi kelompok Jasa Pemeriksaan,
Pengawasan dan Pengujian
Kualitas
dan
Kuantitas untuk Komoditi hasil industri, produk
konsumen dan produk makanan, serta
pelaksanaan
kegiatan
jasa
Comprehensive
Import Supervision Scheme (CISS).
3)
Sektor
Rekayasa
dan
Transportasi
3)
Service Includes Inspection, Supervision and
Testing Quality and Quantity for Commodities
of industrial products, consumer products, and
food products, as well as the implementation of
the Comprehensive Import Supervision
Scheme services (CISS).
Engineering and Transportation Sector.
(Engineering & Transportation) atau disingkat
RKT.
Meliputi
kelompok
Jasa
Pemeriksaan/Pengawasan Marine
insurance/Kelautan, Jasa
engineering/
4)
Rekayasa Industri, Jasa Supervisi, dan Jasa
Telematika.
Sektor Mineral atau disingkat MIN.
Includes Inspection Services / Supervision
insurance Marine / Marine, Engineering
Services / Engineering Industry, Services
Supervision, and Telematics Services
4)
Meliputi kelompok Jasa
Pemeriksaan,
Pengawasan
dan
Pengujian
atas
Kuantitas
dan Kualitas Komoditi Hasil Tambang
(Batubara, Gold Assay dan Bahan Tambang
Lainnya).
Mineral Service Sector.
Includes Inspection, Supervision and
Examination of the Quantity and Quality of
Goods from Mining (Coal, Gold Mine Assay
Materials and Other).
5)
Sektor
Minyak dan Gas (Oil&
Gas)
atau
5)
Oil and Gas Sector
disingkat MIGAS.
Meliputi kelompok Jasa Pemeriksaan,
Pengawasan dan Pengujian
pada Komoditi
dan Sarana Migas dan Petrokimia dan Jasa
Analisa Laboratorium yang terkait.
Includes Inspection, Supervision and Testing
Facility at the Commodity and Service Oil and
Gas and Petrochemical and related laboratory
analysis.
6)
Sektor
Jasa
Sertifikasi Internasional
6)
International Certification Services Sector.
(Sucofindo International Certification Services)
atau disingkat SICS.
Meliputi kelompok Jasa Sertifikasi/Audit Sistem
Manejemn ISO 9000/14000 dan Audit
Eksternal Sistem Manajemen Keselamatan
Kerja dan Kesehatan Kerja (K3).
Includes Certification Services / ISO
9000/14000 Manejemn Systems Audit and
External Audit Management System for Safety
and Health at Work (K3)

103

PT SUCOFINDO (PERSERO) annual report 2009

PT SUCOFINDO (PERSERO) DAN ANAK PERUSAHAAN CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN Untuk Tahun –tahun yang Berakhir Pada Tanggal 31 Desember 2009 dan 2008

PT SUCOFINDO (PERSERO) AND SUBSIDIARIES NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS For the Years Ended December 31, 2009 and 2008

1. UMUM (lanjutan) 1. GENERAL (continued) a. Pendirian dan Informasi Umum (lanjutan) a. Establishment and General
1.
UMUM (lanjutan)
1.
GENERAL (continued)
a.
Pendirian dan Informasi Umum (lanjutan)
a.
Establishment and General Information
(continued)
7) Sektor Jasa Pendukung Bisnis Finansial
(Financial Business Support Services) atau
disingkat FINS.
Meliputi kelompok Jasa Investment Advisory
Services (IAS), terkait dengan collateral
management (Jasa Managemen Agunan)
terkait dengan transaksi pada Bank.
7)
Financial Business Support Services Sector
Includes Investment
Services
Advisory
8) Sektor Kehutanan, Kelautan Perikanan dan
Lingkungan (Forestry, Marine, Fisheries and
Environment) atau disingkat KKL.
Meliputi kelompok Jasa Bidang Kelautan
Perikanan, Jasa Lingkungan, dan Jasa Bidang
Kehutanan.
9) Sektor Pemerintahan dan Institusi
Internasional (Government & International
Institution) atau disingkat PII.
Meliputi kelompok Jasa Verifikasi Kemampuan
Industri (VKI), Jasa Verifikasi dan Monitoring
Investasi (VMKI), Jasa Verifikasi Ekspor
melalui Penelusuran Negara Asal Barang (ME-
SKAP), dan Jasa Lainnya yang berkaitan
dengan Pemerintah Pusat dan Daerah serta
Institusi Internasional.
10) Sektor Jasa-jasa Umum (General Services)
atau disingkat JUM.
Meliputi kelompok Pengendalian Hama, Jasa
Property, Jasa Keselamatan dan Kesehatan
Kerja (penyaluran tenaga dan sertifikasi alat
pelindung perorangan), Jasa Sertifikasi
Manajemen Pengamanan (SMP), Jasa
Laboratorium, dan Jasa lainnya.
Services (IAS), relates to collateral
management (Collateral Management
Services) inaccorddance with the transactions
with the Bank.
8) Forestry, Marine Fisheries and Environment
Sector.
Includes Division of Marine Fisheries Services,
Environmental Services, and Services Division
of Forestry.
9) Governance and International Institutions
Sector.
Includes Capability Verification Services
Industry (VKI), Verification and Monitoring of
Investment Services (VMKI), Export
Verification Services through Search Country
of Origin of Goods (ME-SKAP), and Other
Services relating to the Central and Local
Government and International Institutions.
’10) General Services Sector.
Includes Pest Control, Property Services,
Safety and Occupational Health Services
(power distribution and certification of individual
protective equipment), Security Management
Certification Services (SMP), Laboratory
Services, and Other Servic.
Maksud dan tujuan Perusahaan adalah “Turut
melaksanakan dan menunjang kebijaksanaan dan
program Pemerintah di bidang ekonomi dan
pembangunan nasional pada umumnya, serta
pembangunan di bidang jasa Superintendence,
mutu, dan teknologi pada khususnya dengan
menerapkan prinsip-prinsip Perusahaan Terbatas”.
Company’s goals and objectives is to "Participate
supporting government’s policy and programs in
national economic and development in general,
and development of superintending services in the
quality and technology area by adopting the
principles of Limited Liability Companies.”
104

PT SUCOFINDO (PERSERO) laporan tahunan 2009

PT SUCOFINDO (PERSERO) DAN ANAK PERUSAHAAN CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN Untuk Tahun –tahun yang Berakhir Pada Tanggal 31 Desember 2009 dan 2008

PT SUCOFINDO (PERSERO) AND SUBSIDIARIES NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS For the Years Ended December 31, 2009 and 2008

1.

UMUM (lanjutan)

  • b. Susunan Direksi, Komisaris, dan Karyawan Susunan Dewan Komisaris dan Direksi Perusahaan per 31 Desember 2009 dan 2008 adalah sebagai berikut:

1.

GENERAL (continued)

b.

Composition of the Board, Commissioners and employees

The composition of the Board of Commissioners and Directors of the Company as of December 31, 2009 and 2008 are as follows:

 

2009

Dewan Komisaris / Board of

Board of

Commissioners

Commissioners

Komisaris Utama

:

Hatanto Reksodipoetro

:

President Commissioner

Komisaris

:

Marwanto Harjowiryono

:

Commissioner

Komisaris

:

Maurin Sitorus

:

Commissioner

Komisaris Dewan Direksi / Board of Directors

:

Pontas Tambunan

:

Commissioner Dewan Direksi / Board of Directors

Direktur Utama

:

Arief Safari

:

President Director

Direktur Komersial 1

:

Ganis Ramadhani

:

Director Commercial 1

Direktur Komersial 2

:

Hidayat Hardian

:

Director Commercial 2

Direktur Keuangan dan Administrasi

:

Hendi Kariawan

:

Director of Finance and Administration

Direktur Pengembangan

:

Hadrian Sjah Razad

:

Director of Development

 

2008

Dewan Komisaris / Board of

Board of

Commissioners

Commissioners

Komisaris Utama

:

Hatanto Reksodipoetro

:

President Commissioner

Director of Finance and

Komisaris

:

Marwanto Harjowiryono

:

Commissioner

Komisaris

:

Maurin Sitorus

:

Commissioner

Komisaris

:

Pontas Tambunan

:

Commissioner

Dewan Direksi / Board of Directors Direktur Utama

:

Arief Safari

:

Dewan Direksi / Board of Directors President Director

Direktur Komersial 1

:

Ganis Ramadhani

:

Director Commercial 1

Direktur Komersial 2

:

Hadrian Sjah Razad

:

Director Commercial 2

Direktur Keuangan dan Administrasi

:

Hendi Kariawan

:

Administration

Direktur Pengembangan

:

Hidayat Hardian

:

Director of Development

Perubahan susunan Dewan Komisaris dan Direksi per 31 Desember 2008 tersebut berdasarkan

Keputusan

Direksi

(KD)

No.

5/KD/2009

tanggal

3 Maret 2009 tentang Struktur Organisasi

Perusahaan dan susunan Direksi sedangkan,

perubahan susunan Komisaris dan Direksi

per

31 Desember 2008 tersebut bedasarkan Risalah Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) tertanggal 15 April 2008.

Change in the composition of Board

of

Commissioners and Directors as of December 31, 2009 was based on Director Decree No. 5/KD/2009 dated March 31, 2009 regarding Company’s organizational Stucture and composition of Director, while Changes in the composition of the Board of Commissioners and Directors as of December 31, 2008 were based on the Shareholders' General Extraordinary Meeting dated April 15, 2008.

105

PT SUCOFINDO (PERSERO) annual report 2009

PT SUCOFINDO (PERSERO) DAN ANAK PERUSAHAAN CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN Untuk Tahun –tahun yang Berakhir Pada Tanggal 31 Desember 2009 dan 2008

PT SUCOFINDO (PERSERO) AND SUBSIDIARIES NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS For the Years Ended December 31, 2009 and 2008

106

 
 

1.

UMUM (lanjutan)

 

1.

GENERAL (continued)

 
  • b. Susunan Direksi, Komisaris, dan Karyawan

b.

Composition of the Board, Commissioners and

 

(lanjutan)

 

employees (continued)

Gaji dan tunjangan Direksi dan Komisaris PT Sucofindo (Persero) pada tahun 2009 dan 2008 masing-masing sebesar Rp 4.812.489.125 dan Rp 3.243.099.098, kenaikan tersebut disebabkan oleh adanya penambahan jumlah Direksi/Komisaris pada saat pergantian susunan Direksi/Komisaris serta kenaikan gaji dan tunjangan pada tahun 2009. Gaji anggota Direksi ditetapkan sebesar 90 % dari gaji Direktur Utama. Gaji Komisaris Utama ditetapkan 40% dari gaji Direktur Utama dan anggota Komisaris ditetapkan 36% dari gaji Direktur Utama.

 

Salaries and allowances of Directors and Commissioners of PT Sucofindo (Persero) in 2009 and 2008 respectively amounting to Rp 4,812,489,125 and Rp 3,243,099,098, the increase is caused by an increase in the number of Directors / Commissioners and the increase of salary and allowances in the year 2009. Salaries of Directors is set at 90% of salary Director. Salary Commissioner assigned 40% of salary Director and member of the Commissioner assigned 36% of the salary of Director.

Pada

tanggal

31

Desember 2009 dan 2008

On December 31, 2009 and 2008 the Company

Perusahaan mempunyai Sumber Daya Manusia (SDM) masing-masing sejumlah 2.676 orang (2008:

 

has a Human Resources (HR) amounting to 2676 people (2008: 2738 persons) which consists of

2.738 orang) yang terdiri dari pegawai tetap sejumlah 2.295 orang (2008: 2.339 orang) dan pegawai tidak tetap sejumlah 381 orang (2008: 399 orang).

2.955 peoples of permanent employee number (2008: 2339 persons) and 381 peoples of non- permanent employees (2008 : 399 people).

 
  • c. Anak Perusahaan

 

c.

Subsidiaries

 

Perusahaan melakukan investasi dalam bentuk penyertaan saham kepada beberapa Perusahaan dengan komposisi kepemilikan sebagai berikut:

 

The Company invest in the from of share to the several companies with composition of the ownership as follow:

Anak Perusahaan

 

Persentase Kepemilikan /Percentage of Ownership

Subsidiaries

Anak Perusahaan yang Dikonsolidasikan

 

Subsidiaries which are consolidated:

PT Sucofindo Appraisal Utama (SAU)

80,00%

PT Sucofindo Appraisal Utama (SAU)

PT Sucofindo Episi (EPISI)

95,00%

PT Sucofindo Episi (EPISI)

PT Sucofindo Logistics (LOGISTICS)

80,00%

PT Sucofindo Logistics (LOGISTICS)

Metode Ekuitas

 

Equity method:

PT Qualitech Perdana

 

40,00%

PT Qualitech Perdana

Metode Biaya

 

Cost Method:

PT SPRINT Konsultan

 

19,00%

PT SPRINT Konsultan

PT Surveyor Indonesia

4,48%

PT Surveyor Indonesia

 

PT SUCOFINDO (PERSERO) laporan tahunan 2009

PT SUCOFINDO (PERSERO) DAN ANAK PERUSAHAAN CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN Untuk Tahun –tahun yang Berakhir Pada Tanggal 31 Desember 2009 dan 2008

PT SUCOFINDO (PERSERO) AND SUBSIDIARIES NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS For the Years Ended December 31, 2009 and 2008

1.

UMUM (lanjutan)

  • c. Anak Perusahaan (lanjutan)

1.

GENERAL (continued)

c.

Subsidiaries (continued)

  • 1. PT Sucofindo Appraisal Utama (SAU) 1. PT Sucofindo Appraisal Utama (SAU)

PT Sucofindo

Appraisal Utama didirikan

berdasarkan Akta No.19 tanggal 31 Desember 2000 yang dibuat dihadapan Notaris Sovyedi Andasasmita, S.H., Akta tersebut telah mendapat pengesahan dari Departemen Hukum dan Perundang-undangan dengan keputusan Menteri Hukum dan Perundang-undangan Republik Indonesia No C-14684 HT.01.01.TH.2000 tanggal 20 Juli 2000. PT Sucofindo Appraisal Utama bergerak dalam bidang jasa Appraisal dan berkedudukan di Jakarta. Modal dasar Perusahaan sebesar Rp 4.000.000.000 dan telah ditempatkan dan disetor penuh sebesar Rp 1.500.000.000. Jumlah komposisi kepemilikan dari masing- masing penyertaan saham sebesar 80% untuk Perusahaan dan sebesar 20% untuk Koperasi Pegawai Sucofindo.

PT Sucofindo Appraisal Utama was established based on Deed No. 19 dated December 31, 2000 of Notary Sovyedi Andasasmita, S.H., which was approved by the Ministry of Law and Legislation by decree of the Minister of Law and Legislation of the Republic of Indonesia No. C-14684 HT.01.01. TH.2000 dated July 20, 2000. PT Sucofindo Appraisal Service is engaged in and is domiciled in Jakarta. Company's authorized capital amounting to Rp 4,000,000,000 and has been issued and fully paid up amounting to Rp 1,500,000,000. Total composition of their respective ownership shares of stock amounting to 80% for the Company, and 20% for Koperasi Pegawai Sucofindo.

Anggaran dasar Perusahaan telah mengalami

Articles of association have been amended

beberapa perubahan, terakhir dengan akta No. 2

several times,

most recently by deed no.

2

tanggal 4 Nopember 2008, yang dibuat

dated November 4, 2008, made before Indah

dihadapan Indah Prastiti Extensia, S.H., notaris

Prastiti

Extensia,

S.H., notary in Jakarta,

di Jakarta yang berisi tentang penyesuaian

regarding adjustment of Company’s artice of

anggaran dasar perseroan sesuai dengan

ascoeration

in

accordance with Law no.

40

Undang-undang No. 40 tahun 2007 tentang

year 2007 regarding Limited Liability Company.

Perseroan Terbatas. Akta tersebut telah

This

deed was approved by the Minister of

disahkan oleh Menteri Hukum dan Hak Asasi

Justice and Human Rights Republic of

Manusia Republik Indonesia dengan surat

Indonesia in his decision letter dated

keputusannya tertanggal 6 Januari 2009 dengan

January

6,

2009 with No. AHU-

No. AHU-00795.AH.01.02. Perusahaan berkedudukan dan berkantor pusat di Jakarta. Perusahaan memiliki ruang lingkup usaha dalam bidang jasa penilaian, antara lain meliputi

00795.AH.01.02. The Company is domiciled and headquartered in Jakarta. The Company has a business scope in the field of assessment services, include project appraisal,

penilaian proyek, penilaian aset dan penilaian

asset valuation and appraisal company, and

Perusahaan, dan kegiatan lain yang berkaitan dalam bidang penilaian.

other related activities assessment.

in

the

field

of

Pada tanggal 29 Desember 2009 terdapat akta No.13 yang berisi peningkatan modal dasar menjadi Rp 10.000.000.000 dan modal ditempatkan menjadi Rp 3.500.000.000. Sampai dengan tanggal pemeriksaan, PT Sucofindo Appraisal Utama belum memperoleh pengesahan Menteri Kehakiman dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia.

On December 29, 2009 there were deed No. 13 which contains the increase in capital to Rp 10,000,000,000 and issued capital to Rp 3,500,000,000. As of the date of as per audit, PT Sucofindo utama Appraisal has not obtained approval from the Minister of Justice and Human Rights Republic of Indonesia.

107

PT SUCOFINDO (PERSERO) annual report 2009

PT SUCOFINDO (PERSERO) DAN ANAK PERUSAHAAN CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN Untuk Tahun –tahun yang Berakhir Pada Tanggal 31 Desember 2009 dan 2008

PT SUCOFINDO (PERSERO) AND SUBSIDIARIES NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS For the Years Ended December 31, 2009 and 2008

 
 

1.

UMUM (lanjutan)

1.

GENERAL (continued)

 
 

c.

Anak Perusahaan (lanjutan)

c.

Subsidiaries (continued)

 
  • 2. PT Sucofindo Episi (EPISI) 2. PT Sucofindo Episi (Episi) PT Sucofindo Episi didirikan berdasarkan Akta No. 4 tanggal 12 Maret 2002 yang dibuat dihadapan Notaris Sovyedi Andasasmita, S.H., Akta perubahan terakhir adalah Akta Nomor 14 tanggal 18 Juni 2002, yang dibuat dihadapan notaris yang sama, dan perubahan akta tersebut telah mendapat pengesahan dari Departemen Kehakiman dan Hak Asasi Manusia dengan keputusan Menteri Kehakiman dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia Nomor C-13175 HT.01.01.TH.2002 tanggal 17 Juli 2002. PT Sucofindo Episi bergerak dalam bidang pembangunan, perdagangan, perindustrian, dan jasa yang berkedudukan di Jakarta. Modal dasar Perusahaan sebesar Rp 4.000.000.000 dan telah ditempatkan sebesar Rp 2.000.000.000, yang telah disetor penuh sebesar Rp 1.975.000.000, dimana sebesar Rp 25.000.000 yang menjadi kewajiban Koperasi Pegawai Sucofindo atas tambahan modal disetor belum dilakukan penyetoran oleh Koperasi Pegawai Sucofindo. Jumlah komposisi kepemilikan dari masing-masing penyertaan saham sebesar 95% untuk Perusahaan dan sebesar 5% untuk Koperasi Pegawai Sucofindo.

PT Sucofindo Episi established based on the deed no. 4 dated March 12, 2002 of Notary Sovyedi Andasasmita, S.H., Last amendment was based on the Deed No. 14 dated June 18, 2002, made before the same notary, and has been obtained approval from the Department of Justice and Human Rights by the decision letter of the Minister of Justice and Human Rights of Republic of Indonesia No. C-13175.HT.01.01.TH.2002 dated July 17, 2002. PT Sucofindo Episi engaged in construction, trade, industry, and services that are located in Jakarta. Company's authorized capital amounting to Rp 4,000,000,000 and has been issued amounting to Rp 2,000,000,000, which are fully paid amounting to Rp 1,975,000,000, of which amounting Rp 25,000,000 is become obligation of Koperasi Pegawai Sucofindo that not yet paid up by the pegawai Koperasi Sucofindo. The composition of ownership is 95% for the Company and 5% for Koperasi Pegawai Sucofindo.

  • 3. PT Sucofindo Logistics (LOGISTICS) 3. PT Sucofindo Logistics (LOGISTICS) PT Sucofindo Logistics didirikan berdasarkan Akta No. 01 tanggal 25 Nopember 2002 yang dibuat dihadapan Notaris Raden Ayu Tri Wahyuniati Subali Andi Firman, S.H., NH. Akta tersebut telah mendapat pengesahan dari Departemen Kehakiman dan Hak Asasi Manusia dengan keputusan Menteri Kehakiman dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia No C-08563 HT.01.01.TH.2003. PT Sucofindo Logistics bergerak dalam bidang Pengurusan Transportasi dan berkedudukan di Jakarta. Modal dasar Perusahaan sebesar Rp 4.000.000.000 dan telah ditempatkan dan disetor penuh sebesar Rp 2.000.000.000. Jumlah komposisi kepemilikan saham dari masing-masing

  • 108 penyertaan sebesar 80% untuk Perusahaan dan sebesar 20% untuk Koperasi Pegawa Sucofindo

PT SUCOFINDO (PERSERO) laporan tahunan 2009

PT Sucofindo Logistics was established based on deed No. 1 dated November 25, 2002 of Notary Raden Ayu Tri Wahyuniati Subali Andi Firman, S.H., NH. The deed was approved by the Department of Justice and Human Rights by decision of the Minister of Justice and Human Rights Republic of

Indonesia No. C-08563 HT.01.01.TH

..

2003.

PT Sucofindo Logistics is engaged in Transport Management and located in Jakarta. Company's authorized capital amounting to Rp 4,000,000,000 and has been issued and fully paid up amounting to Rp 2,000,000,000. The composition of ownership is 80% for the Company, and 20% for Koperasi Pegawai Sucofindo.

PT SUCOFINDO (PERSERO) DAN ANAK PERUSAHAAN CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN Untuk Tahun –tahun yang Berakhir Pada Tanggal 31 Desember 2009 dan 2008

PT SUCOFINDO (PERSERO) AND SUBSIDIARIES NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS For the Years Ended December 31, 2009 and 2008

1. UMUM (lanjutan) 1. GENERAL (continued) c. Anak Perusahaan (lanjutan) c. Subsidiaries(continued) 3. PT Sucofindo Logistics
1.
UMUM (lanjutan)
1.
GENERAL (continued)
c.
Anak Perusahaan (lanjutan)
c.
Subsidiaries(continued)
3.
PT Sucofindo Logistics (LOGISTICS)
3.
PT Sucofindo Logistics (LOGISTICS)
Akta tersebut telah mengalami perubahan,
perubahan terakhir yaitu berdasarkan akta
pernyataan keputusan nomor 15 tanggal
This
deed has been amended, the last
11 Agustus 2008 yang dibuat oleh Indah Prastiti
Extensia, S.H., notaris di Jakarta mengenai
penyesuaian anggaran dasar Perseroan sesuai
dengan undang-undang nomor 40 tahun 2007
tentang Perseroan Terbatas. Akta tersebut telah
disahkan oleh Menteri Hukum dan Hak Asasi
Manusia Republik Indonesia dengan surat
keputusan nomor AHU-05446.AH.01.02 tanggal
change that is based on the deed No. 15
dated August 11, 2008 made by Indah
Prastiti Extensia, S.H., notary in Jakarta
regarding adjustment of Company’s Article of
Association in accordance with the Law
No. 40 year 2007 regarding Limited Liability
Company. This deed was approved by the
Minister of Justice and Human Rights
Republic of Indonesia in his Decree number
AHU-05446.AH.01.02 dated February 27,
27 Februari 2009.
2009.
4
PT Qualitech Perdana (PT QP)
4.
PT Qualitech Perdana (PT QP)
Penyertaan
pada
PT
Qualitech
Perdana
merupakan penyertaan modal saham sebesar
Rp 195.400.000 atau 40% dari modal saham
disetor.
Perusahaan
tersebut
sejak
tahun
1997
telah
menghentikan kegiatan
operasionalnya
dan
pada
saat
ini
sedang
dalam
proses
likuidasi.
Karena
kerugian
perusahaan
tersebut
telah
melampaui
jumlah
modal disetor, maka atas penyertaan saham
Investment in PT Qualitech Prime represents
investment in share amounting to
Rp 195,400,000 or 40% of the paid up
capital. Since 1997, the company has been
ceased its operations and currently in the
process of liquidation. Due to accumulated
losses the company was exceeded its paid in
capital, the Company made allowance for
investment amounting to 100%.
tersebut
telah
dibentuk
penyisihan
sebesar
100%.
5
PT SPRINT Konsultan (SPRINT)
5.
PT SPRINT Konsultan (SPRINT)
Penyertaan pada PT SPRINT Konsultan pada
tahun 1997 merupakan penyertaan modal
sebesar Rp 47.500.000 atau 19% dari seluruh
modal saham yang disetor Perusahaan.
Perusahaan didirikan dengan Akta Notaris Agus
Hashim Ahmad, S.H., No. 9 tanggal 9 Februari
1997, dan mulai beroperasi tahun 1997.
Investment in PT SPRINT Consultants in
1997 represents a capital investment
amounting to Rp 47,500,000 or 19% of the
total paid in capital of the Company. The
Company was established by Deed Agus
Ahmad Hashim, S.H., No.9 dated February
9, 1997, and became operational in 1997.
109

PT SUCOFINDO (PERSERO) annual report 2009

PT SUCOFINDO (PERSERO) DAN ANAK PERUSAHAAN CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN Untuk Tahun –tahun yang Berakhir Pada Tanggal 31 Desember 2009 dan 2008

PT SUCOFINDO (PERSERO) AND SUBSIDIARIES NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS For the Years Ended December 31, 2009 and 2008

  • 2. KEBIJAKAN AKUTANSI

    • a. Dasar Penyusunan Laporan Keuangan Konsolidasian

      • 1. Laporan keuangan konsolidasian Perusahaan disusun sesuai dengan prinsip akuntansi yang berlaku umum di Indonesia. Laporan keuangan konsolidasian Perusahaan disusun berdasarkan harga perolehan.

2.

ACCOUNTING POLICIES

  • a. Presentation of Consolidated Financial Statements

1. The consolidated financial statements have been prepared in accordance with generally accepted accounting principles in Indonesia. The consolidated financial statements are prepared based the historical cost concept.

  • 2. Laporan keuangan konsolidasian disajikan sesuai klasifikasi untuk neraca dan multiple step untuk laporan laba rugi setelah mempertimbangkan jenis usaha Perusahaan dan Anak Perusahaan secara terkonsolidasi. Laporan arus kas disusun dengan menggunakan metode tidak langsung (indirect method) dengan mengklasifikasikan arus kas menurut aktivitas operasi, investasi dan pendanaan.

2.

The consolidated financial statements are prepared according to the balance sheet classification and multiple step income statement considering the nature of the Company and its consolidated subsidiaries. Cash flow statement prepared using the indirect method (indirect method) by classifying cash flows from operating, investing and financing activities.

  • 3. Mata uang pelaporan yang digunakan dalam penyusunan laporan keuangan konsolidasian adalah mata uang Rupiah.

3.

The reporting currency used in the preparation of the consolidated financial statements is Rupiah.

  • 4. Penyusunan laporan keuangan konsolidasian sesuai dengan prinsip akuntansi yang berlaku umum, mengharuskan manajemen untuk membuat estimasi dan asumsi yang mempengaruhi jumlah aset dan kewajiban dan pengungkapan aset dan kewajiban kontijen pada tanggal laporan keuangan konsolidasian serta jumlah pendapatan dan beban selama periode pelaporan. Hasil yang sebenarnya dapat berbeda dari jumlah yang diestimasi.

4

The preparation of consolidated financial statements in conformity with generally accepted accounting principles, requires management to make estimates and assumptions that affect the amounts of assets and liabilities and disclosure of contingent assets and liabilities at the date of the consolidated financial statements and the amounts of revenues and expenses during the reporting period. Actual results could differ from those estimates.

  • b. Prinsip – prinsip Konsolidasian b. The Principles of Consolidation Laporan keuangan konsolidasian meliputi laporan keuangan Perusahaan dan Anak Perusahaan dengan pemilikan lebih dari 50%, baik langsung maupun tidak langsung. Penyertaan saham Perusahaan dan Anak Perusahaan dengan pemilikan kurang dari 20% dicatat dengan metode biaya perolehan. Saldo dan transaksi, termasuk keuntungan/kerugian yang belum direalisasi, atas transaksi antar Perusahaan terkonsolidasi dieliminasi untuk mencerminkan posisi keuangan

  • 110 dan hasil usaha Perusahaan dan Anak Perusahaan sebagai satu kesatuan usaha.

PT SUCOFINDO (PERSERO) laporan tahunan 2009

The consolidated financial statements include the financial statements of the Parents Company and its subsidiaries owned more than 50%, either directly or indirectly. Investments in which the Company and its Subsidiaries with the ownership of less than 20% are recorded at cost. All reverse balances and transactions, including gains / losses between company and the subsidiaries are eliminated to reflect the financial position and results of operations of the Company and its Subsidiaries as a single entity.

PT SUCOFINDO (PERSERO) DAN ANAK PERUSAHAAN CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN Untuk Tahun –tahun yang Berakhir Pada Tanggal 31 Desember 2009 dan 2008

PT SUCOFINDO (PERSERO) AND SUBSIDIARIES NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS For the Years Ended December 31, 2009 and 2008

2.

KEBIJAKAN AKUTANSI (lanjutan)

2.

ACCOUNTING POLICIES (continued)

 
  • b. Prinsip – prinsip Konsolidasian (lanjutan)

b.

The Principles of Consolidation (continued)

Apabila diperlukan, laporan keuangan Anak Perusahaan disesuaikan agar sesuai dengan kebijakan akuntansi Perusahaan dan Anak Perusahaan. Hak minoritas atas laba (rugi) bersih dan ekuitas Anak Perusahaan dinyatakan sebesar proporsi pemegang saham minoritas atas laba (rugi) bersih dan ekuitas Anak Perusahaan tersebut.

 

Where appropriate, the financial statements of subsidiaries are adjusted to conform with the accounting policies of the Company and its Subsidiaries. Minority interests in net income (loss) and equity of subsidiaries are stated at the proportion of minority shareholders in net income (loss) and equity of the Subsidiary.

  • c. Penggunaan Estimasi

c. Estimation

 

Penyusunan laporan keuangan konsolidasian mengharuskan manajemen untuk membuat estimasi dan asumsi yang mempengaruhi jumlah aset dan kewajiban, pengungkapan aset dan kewajiban kontijensi pada tanggal laporan keuangan konsolidasian serta jumlah pendapatan dan beban yang dilaporkan selama periode pelaporan. Hasil yang sebenarnya (aktual) mungkin berbeda dari jumlah yang diestimasi tersebut.

 

Preparation of consolidated financial statements requires management to make estimates and assumptions that affect the amounts of assets and liabilities, disclosure of contingent assets and liabilities at the date of the consolidated financial statements and the amounts of revenues and expenses during the reporting period. Actual results may differ from those estimates.

 
  • d. Transaksi dan Saldo dalam Mata Uang Asing

 

d.

Foreign Currency Transactions and Balances

  • 1. Pembukuan Perusahaan diselenggarakan dalam satuan Rupiah. Transaksi dalam mata uang asing dicatat berdasarkan kurs standar yang berlaku pada periode mingguan berdasarkan kurs yang berlaku untuk pembayaran pajak yang ditetapkan oleh Menteri Keuangan.

 
  • 1. The Company’s records are maintained in Rupiah. Transactions in foreign currencies are translated into Rupiah on prevailing exchange rate applicable for tax payment determined by the Minister of Finance.

  • 2. Pada tanggal neraca, aset, dan kewajiban moneter dalam mata uang asing dijabarkan dengan kurs yang berlaku pada tanggal tersebut, yang didasarkan pada kurs tengah mata uang asing yang diumumkan oleh Bank Indonesia. Keuntungan atau kerugian yang timbul, dikreditkan atau dibebankan dalam laporan laba (rugi) periode berjalan.

2.

Monetary assets and liabilities denominated in foreign currencies are translated at the exchange rates prevailing at that date, which is based on the middle rates of foreign currencies published by Bank Indonesia. Gains or losses arraised are credited or charged to the current operation.

  • 3. Kurs mata uang asing utama yang digunakan pada tanggal 31 Desember 2009 dan 2008 adalah sebagai berikut:

  • 3. The main foreign exchange rate wich is used at December 31, 2009 and 2008 are as follow :

 

2009

2008

 
 
 

1 Dollar Amerika Serikat

9.400

10.950

 

United State Dollar 1

111

PT SUCOFINDO (PERSERO) annual report 2009

PT SUCOFINDO (PERSERO) DAN ANAK PERUSAHAAN CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN Untuk Tahun –tahun yang Berakhir Pada Tanggal 31 Desember 2009 dan 2008

PT SUCOFINDO (PERSERO) AND SUBSIDIARIES NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS For the Years Ended December 31, 2009 and 2008

112

2. KEBIJAKAN AKUTANSI (lanjutan) 2. e. Transaksi dengan Pihak yang Mempunyai Hubungan Istimewa Sesuai Pernyataan Standar
2.
KEBIJAKAN AKUTANSI (lanjutan)
2.
e.
Transaksi dengan Pihak yang Mempunyai
Hubungan Istimewa
Sesuai Pernyataan Standar Akuntansi Keuangan
Indonesia Nomor 7, yang dimaksudkan dengan
Pihak-pihak yang Mempunyai Hubungan Istimewa
adalah:
1.
Perusahaan baik langsung maupun melalui satu
atau lebih perantara (intermediaries),
mengendalikan, atau dikendalikan oleh, atau
berada dibawah pengendalian bersama, dengan
Perusahaan (termasuk holding companies,
subsidiaries dan fellow subsidiaries);
2.
Perusahaan asosiasi
3.
Perorangan yang memiliki, baik secara langsung
maupun tidak langsung, suatu kepentingan hak
suara di Perusahaan yang berpengaruh secara
signifikan, dan anggota keluarga dekat dari
perorangan tersebut (yang dimaksudkan
dengan anggota keluarga dekat adalah
mereka yang dapat diharapkan mempengaruhi
atau dipengaruhi perorangan tersebut dalam
transaksinya dengan Perusahaan):
4.
Karyawan kunci, yaitu orang-orang yang
mempunyai wewenang dan tanggung jawab
untuk merencanakan, memimpin dan
mengendalikan kegiatan Perusahaan, yang
meliputi anggota dewan komisaris, direksi dan
manajer dari Perusahaan serta anggota keluarga
dekat orang-orang tersebut; dan
5.
Perusahaan, di mana suatu kepentingan
substansial dalam hak suara dimiliki baik secara
langsung maupun tidak langsung oleh setiap orang
yang diuraikan dalam (3) atau (4), atau setiap orang
tersebut mempunyai pengaruh signifikan atas
perusahaan tersebut. Ini mencakup perusahaan-
perusahaan yang dimiliki oleh anggota dewan
komisaris, direksi atau pemegang saham utama dari
Perusahaan dan perusahaan-perusahaan yang
mempunyai anggota manajemen kunci yang sama
dengan Perusahaan.

ACCOUNTING POLICIES (continued)

  • e. Transactions with Related Parties

According to Indonesian Statement of Financial Accounting Standard No. 7, the Related Parties are defined as follows:

  • 1. Enterprises directly or through one or more intermediaries (intermediaries), control or controlled by, or are under common control, of the reporting enterprise (including holding companies, subsidiaries and fellow subsidiaries); Associated Company

2.

  • 3. Individuals owning, either directly or indirectly,

a voting rights of the reporting enterprise that gives significant influence over enterprise and close

family members of such individuals (close family members are those who are expected to be capable of influancing or to be influenced by such individual in connection with their transactions with reporting enterprises):

  • 4. Key management are people who have the

authority and responsibility for planning, directing and controlling the activities of the reporting, which including commissioners, directors and management of the Company and close family members these people; and

5. Enterprise in which a substantial interest in the voting right is owned, directly or indirectly, by any person described in (3) or (4), or over which such a person has significant influence. This includes enterprises owned by commissioners, directors or major stockholders of the reporting enterprise and enterprise having the same key management with the reporting enterprise.

PT SUCOFINDO (PERSERO) laporan tahunan 2009

PT SUCOFINDO (PERSERO) DAN ANAK PERUSAHAAN CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN Untuk Tahun –tahun yang Berakhir Pada Tanggal 31 Desember 2009 dan 2008

PT SUCOFINDO (PERSERO) AND SUBSIDIARIES NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS For the Years Ended December 31, 2009 and 2008

2. KEBIJAKAN AKUTANSI (lanjutan) 2. ACCOUNTING POLICIES (continued) e. Transaksi dengan Pihak yang Mempunyai Hubungan Istimewa
2.
KEBIJAKAN AKUTANSI (lanjutan)
2.
ACCOUNTING POLICIES (continued)
e.
Transaksi dengan Pihak yang Mempunyai
Hubungan Istimewa (lanjutan)
e. Transactions with Related Parties (continued)
Pihak-pihak yang berafiliasi dengan Perusahaan
adalah:
The affiliated companies are:
1. Societe General De Surveillance Holding
S.A/SGS Geneva sebagai pemegang 5% saham
Perusahaan.
2. Perusahaan asosiasi dimana Perusahaan
menanamkan sahamnya meliputi: PT Sucofindo
Appraisal Utama, PT Sucofindo Episi,
PT Sucofindo Logistics, PT SPRINT Konsultan
dan PT Surveyor Indonesia.
1.
Societe General De Surveillance Holding SA
SGS Geneva as a shareholder of the Company
with 5% ownership.
2.
Associates company in which the Company has
share investment, such as: PT Sucofindo
Appraisal Utama, PT Sucofindo Episi,
PT Sucofindo Logistics, PT SPRINT Consultants
and PT Surveyor Indonesia.
Sifat dan besarnya transaksi dengan pihak-pihak
yang mana Perusahaan mempunyai kemampuan
untuk mengendalikan, atau dengan pihak yang
mana Perusahaan mempunyai pengaturan khusus
atau transaksi yang signifikan dan juga apakah
transaksi telah dilakukan atau dengan kondisi dan
syarat sebagaimana dilakukan dengan pihak yang
tidak mempunyai hubungan istimewa telah diuraikan
dalam laporan keuangan.
The nature and amount of transactions with parties
where the Company has the ability to control, or with
parties where the Company has special
arrangements or transactions that are significant
and also whether the transaction was conducted or
with the conditions and terms made by parties who
do not have a special relationship has described in
the financial statements.
f.
Kas dan Setara Kas
f.
Cash and Cash Equivalents
1. Kas adalah saldo kas ( cash on hand) dan atau
rekening bank yang dimiliki untuk memenuhi
komitmen jangka pendek bukan untuk
investasi atau tujuan lain.
1.
Cash is the cash balance (cash on hand) and
bank accounts owned or to fulfill short-term
commitments rather than for investment or
other purposes.
2. Setara kas adalah deposito dan atau investasi
yang sifatnya sangat likuid, berjangka pendek,
yang dapat segera diubah dan jatuh tempo
dalam waktu tiga bulan atau kurang dari tanggal
perolehan dan dapat menjadi kas dalam jumlah
yang telah diketahui tanpa menghadapi risiko
perubahan nilai yang signifikan.
2. The cash equivalents and time deposit or
marketable securities that are very liquid, short
term, which can be modified and with maturity
period of three months or less from the date of
placement and can be convert into cash in the
amount that has been known without facing a
significant risk of changes in value.
g.
Piutang Usaha dan Piutang Lain-lain
g. Accounts Receivable and Other Receivables
Piutang usaha dan piutang lain-lain disajikan
dalam jumlah bersih setelah dikurangi dengan
penyisihan piutang tak tertagih yang ditentukan
berdasarkan penelaahan terhadap tingkat
ketertagihan saldo piutang pada akhir tahun.
Piutang tak tertagih dihapuskan dalam periode
ketika piutang tersebut dipastikan tidak dapat
ditagih.
Accounts receivable and other receivables are
recorded net after deducted with allowance for
doubtful accounts which is determined based on
analysis of receivable collectibility at the end of the
year. Doubtful receivables are eliminated in the
period when the receivable is certainly determined
as uncollectible.

113

PT SUCOFINDO (PERSERO) annual report 2009

PT SUCOFINDO (PERSERO) DAN ANAK PERUSAHAAN CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN Untuk Tahun –tahun yang Berakhir Pada Tanggal 31 Desember 2009 dan 2008

PT SUCOFINDO (PERSERO) AND SUBSIDIARIES NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS For the Years Ended December 31, 2009 and 2008

114

KEBIJAKAN AKUTANSI (lanjutan)

  • g. Piutang Usaha dan Piutang Lain-lain (lanjutan)

Piutang usaha adalah tagihan Perusahaan kepada para pelanggan yang timbul melalui transaksi penjualan jasa. Piutang usaha diakui setelah jasa selesai diberikan dan telah diterbitkan invoice.

2.

ACCOUNTING POLICIES (continued)

g. Accounts Receivable and Other Receivables

(continued)

Trade receivables are company’s receivables from customers originating from rendering service transactions. Trade receivables are recognized when the service provided and related invoice has been released.

Penyisihan piutang tak tertagih dibentuk pada akhir tahun berdasarkan penelaahan terhadap tingkat ketertagihan saldo piutang yang kemungkinan tidak tertagih dengan perhitungan sebagai berikut:

Allowance for doubtful accounts is established at the end of the year based on analysis of the level of the collectibility of the receivable as follows:

Tarif Penyisihan/

Umur Piutang

 

Percentage of Allowance

 

Aging

90 hari – 180 hari

10%

90 days – 180 days

180 hari – 1 tahun

30%

180 days – 1 year

1

tahun – 2 tahun

60%

1 year – 2 year

2

tahun

100%

2 year

Terhadap piutang macet (yang sudah jelas tidak dapat

Allowance

are

made 100% for any receivables

ditagih) walaupun umurnya kurang dari satu tahun yang disebabkan alamat debitur tidak jelas, meninggal dunia, pailit dan sebagainya langsung disisihkan sebesar 100% dari nilai piutang yang bersangkutan.

considered as uncollectible, even though it is less than one year, due to unknown address, death, bankruptcy, etc.

h. Persediaan

Persediaan meliputi semua barang/bahan perlengkapan yang dibutuhkan untuk melaksanakan jasa operasi dan administrasi Perusahaan, yang terdiri dari bahan operasi dan barang cetakan.

Penilaian persediaan dilakukan berdasarkan metode harga perolehan rata-rata. Khusus untuk bahan operasi laboratorium dicatat terlebih dahulu dalam “biaya bahan operasi” ( supplies expense), dan pada akhir periode untuk kepentingan pelaporan dilakukan penyesuaian untuk barang-barang yang sisa ke dalam akun “Persediaan Bahan Operasi”.

h. Inventories

Inventory includes all material and supplies required to carry out operations and administration activities, which is consist of operating supplies and printed goods.

Inventory valuation method is based on the average method. Specially for laboratory supplies, they are initially recorded as supplies expenses and at the end of the period, for reporting purposes, the remaining balance are adjusted as operating supplies.

PT SUCOFINDO (PERSERO) laporan tahunan 2009

PT SUCOFINDO (PERSERO) DAN ANAK PERUSAHAAN CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN Untuk Tahun –tahun yang Berakhir Pada Tanggal 31 Desember 2009 dan 2008

PT SUCOFINDO (PERSERO) AND SUBSIDIARIES NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS For the Years Ended December 31, 2009 and 2008

2. KEBIJAKAN AKUTANSI (lanjutan) 2. i. Penyertaan dan Kerja Sama Operasi Deposito berjangka yang jatuh temponya
2.
KEBIJAKAN AKUTANSI (lanjutan)
2.
i.
Penyertaan dan Kerja Sama Operasi
Deposito berjangka yang jatuh temponya lebih dari
tiga bulan disajikan sebagai pernyataan sementara.
Deposito yang dimaksud adalah deposito yang jatuh
tempo diatas waktu tiga bulan dari tanggal
perolehan/penempatan awal suatu perpanjangan
waktu.
Penyertaan
Perusahaan
pada
saham
yang
diterbitkan perusahaan lain (perusahaan asosiasi)
dicatat berdasarkan besarnya kepemilikan saham
dan signifikannya pengaruh yang dimiliki
Perusahaan.
1.
Metode ekuitas (equity method) diterapkan untuk
penyertaan pada perusahaan asosiasi dimana
Perusahaan memiliki penyertaan sebesar 20%
atau lebih atas modal ditempatkan dan
Perusahaan memiliki pengaruh yang signifikan.
Penyertaan dinyatakan berdasarkan harga
perolehan yang disesuaikan setiap tahun dengan
bagian laba (rugi) perusahaan asosiasi sesuai
dengan persentase kepemilikan. Dividen tunai
(kas) dicatat sebagai pengurangan atas nilai
penyertaan. Bagian atas laba (rugi) tiap tahun
disesuaikan dengan amortisasi atas selisih
antara harga perolehan dan bagian Perusahaan
atas nilai wajar netto yang dapat diidentifikasi.
2. Metode harga perolehan (cost method)
diterapkan pada Perusahaan dimana
Perusahaan memiliki penyertaan kurang dari
20% dari modal ditempatkan atau pada
penyertaan yang bersifat sementara, dan
Perusahaan tidak mempunyai pengaruh yang
signifikan. Harga perolehan mencakup biaya
yang dikeluarkan untuk jasa profesional lainnya.
Apabila menurut pendapat manajemen terdapat
penurunan yang permanen atas nilai penyertaan
maka penyisihan atas penurunan nilai saham
akan dibentuk. Pendapatan dividen dicatat dalam
laporan laba (rugi) periode berjalan pada saat
dividen diterima.

ACCOUNTING POLICIES (continued)

i. Investments and Joint Operation

Time deposits with maturity periode more than three months are classified as temporary investment. Time deposits are deposits which has maturity date over three months from the date of acquisition / placement of an extended time.

Company’s investments in shares issued by other companies (associates) are accounted for based on the amount of shares and the significance of the Company’s influance.

  • 1. Equity method is applied for investments to

associated company which has more than 20% of ownership or more of the issued share and the Company has significant influence. Investments are stated at cost adjusted each year by the net income (loss) of associated companies in accordance with the percentage of ownership. Cash dividends (cash) were recorded as a deduction in the value of investments. Equity in net earnings (loss) per year adjusted for the amortization of the difference between the acquisition prices over the net fair value which can be identified.

  • 2. Cost method (cost method) applied to the Company which the Company holds an interest of less than 20% of the issued share capital or the investment is temporary, and the Company does not exercise significant influence. The acquisition cost includes the cost of other professional services. If the opinion of management of the permanent impairment of value of investments in the provision for decline in value of shares will be established. Dividend income is recorded in the current income (loss) when the dividen is received.

115

PT SUCOFINDO (PERSERO) annual report 2009

PT SUCOFINDO (PERSERO) DAN ANAK PERUSAHAAN CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN Untuk Tahun –tahun yang Berakhir Pada Tanggal 31 Desember 2009 dan 2008

PT SUCOFINDO (PERSERO) AND SUBSIDIARIES NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS For the Years Ended December 31, 2009 and 2008

 
 

2.

KEBIJAKAN AKUTANSI (lanjutan)

2.

ACCOUNTING POLICIES (continued)

 

i.

Penyertaan dan Kerja Sama Operasi (lanjutan) i. Investments and Joint Operation (continued)

 

Perusahaan melakukan Kerja Sama Operasi (KSO) dengan beberapa pihak dan perlakuan akuntansinya sebagai berikut:

Bagian partisipasi PT Sucofindo (Persero) dalam pengendalian bersama operasi dan aset dicatat menggunakan metode ekuitas, yaitu metode akuntansi dan pelaporan keuangan dimana bagian partisipasi (interest) pada suatu KSO pada awalnya dibukukan sebesar biaya perolehan (cost) dan selanjutnya disesuaikan terhadap perubahan dalam bagian Perusahaan atas aset bersih (net asset) dari KSO yang terjadi setelah perolehan (post acquisition). Laporan laba rugi mencerminkan bagian Perusahaan atas hasil usaha KSO dan disajikan pada baris antara laba kotor operasi dan beban usaha. Metode ini diterapkan untuk:

Company conducted a joint operation (KSO) with several parties and their accounting treatment as follows:

The interest of PT Sucofindo (Persero) in the joint control of operations and assets are accounted for using the equity method, the method of accounting and financial reporting in which the participation of (interest) in a joint operation was initially recorded at cost (cost) and subsequently adjusted for changes in the Company net assets (net assets) of the KSO that occurred after the acquisition (post acquisition).

Statement of income reflects the interest in the joint operation and presented in the line between gross operating profit and operating expenses. This method was applied to:

1.

KSO

SCI-SI,

kerjasama

operasi

antara

  • 1. Joint Operation SCI-SI, joint operation between

PT Sucofindo

(Persero)

dan

PT

Surveyor

PT Sucofindo (Persero) and PT Surveyor

Indonesia (Persero), dimana penyertaan kedua belah pihak masing-masing 50%, untuk melakukan pemeriksaan/verifikasi dalam lingkup fasilitas Industri dan perdagangan serta kegiatan

Indonesia (Persero), in which investments of each company is 50%, to conduct an examination or verification in the field of manufacturing and trading facilities and other

lain yang terkait dengan jasa

activities related to services inspection/

pemeriksaan/verifikasi

dalam

lingkup

fasilitas

verification within the scope of manufacturing

Industri dan perdagangan.

 

and trading facilities.

2. KSO SCI-SI-AMS, kerjasama operasi antara PT Sucofindo (Persero), PT Surveyor Indonesia (Persero) dan PT Alam Jaya Makmur Sejahtera, dimana penyertaan masing-masing pihak berturut-turut 25%, 25% dan 50%, untuk jasa konsultasi dengan BPH Migas dan lingkup kegiatan berupa pendataan rumah tangga dan usaha kecil dan distribusi kartu kendali minyak tanah bersubsidi di Wilayah Provinsi Jawa Timur (Surabaya, Sidoarjo, Pasuruan, Gresik, dan Lamongan), Provinsi Sumatera Barat (Padang), Provinsi Riau (Pekanbaru), Provinsi Nusa Tenggara Barat (Mataram) dan Provinsi Kalimantan Barat (Pontianak), pemantauan distribusi minyak tanah bersubsidi dari pangkalan ke pengguna minyak tanah rumah tangga dan usaha kecil dengan menggunakan kartu kendali di kota Surabaya, pengadaan dan pemasangan Alat Pantau Rute dan Volume (APRV) serta pelaporan hasil pekerjaan. KSO SCI-SI-AMS ini

  • 116 telah berakhir pada tahun 2008.

PT SUCOFINDO (PERSERO) laporan tahunan 2009

  • 2. Joint Operation SCI-SI-AMS, a joint operation between PT Sucofindo (Persero), PT Surveyor Indonesia (Persero) and PT Alam Jaya Makmur Sejahtera, which investments of each party respectively 25%, 25% and 50%, for consultancy services with BPH Migas and scope of data collection activities such as households and small enterprises and the distribution of subsidized kerosene control card in the Province of East Java (Surabaya, Sidoarjo, Pasuruan, Gresik, and Lamongan), the Province of West Sumatra (Padang), the Province of Riau (Pekanbaru) , West Nusa Tenggara Province (Mataram) and West Kalimantan (Pontianak), monitoring the distribution of subsidized kerosene and kerosene to the user base of households and small businesses by using the control card in the city of Surabaya, procurement and installation of Route Monitor and Volume Instrument (APRV) as well as reporting the results of the work. KSO SCI-AMS-SI has been ended in 2008.

PT SUCOFINDO (PERSERO) DAN ANAK PERUSAHAAN CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN Untuk Tahun –tahun yang Berakhir Pada Tanggal 31 Desember 2009 dan 2008

PT SUCOFINDO (PERSERO) AND SUBSIDIARIES NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS For the Years Ended December 31, 2009 and 2008

 
 

2.

KEBIJAKAN AKUTANSI (lanjutan)

2.

ACCOUNTING POLICIES (Continued)

 
 

j.

Aset Tetap

j.

Fixed asset

 

Aset tetap dinyatakan sebesar biaya perolehan setelah dikurangi akumulasi penyusutannya.

Fixed assets are stated at cost less accumulated depreciation.

 

Batas minimum kapitalisasi untuk pengadaan aset tetap sebesar Rp 4.000.000 untuk aset tetap yang bermasa guna lebih dari satu tahun. Sedangkan pengadaan barang bermasa guna kurang dari satu tahun dibebankan sebagai biaya.

The minimum capitalization limit for the procurement of fixed assets amounting to Rp 4,000,000 for fixed assets that have usefull life time more than one year. While the procurement for the goods that have usefull life time less than one year are expensed.

Kecuali hak atas tanah yang tidak disusutkan, aset tetap disusutkan secara bulanan dimulai sejak awal bulan berikutnya setelah dicatat. Penyusutan aset tetap dilakukan berdasarkan metode garis lurus (straight line method) dengan tarif penyusutan yang sesuai dengan taksiran masa manfaat ekonomis tanpa nilai sisa sejak tanggal aset tersebut siap digunakan dengan penjelasan sebagai berikut:

Fixed asset, except for land, are depreciated in a monthly basis starting early next month after the record. Depreciation of fixed assets is based on straight line method (straight line method) with the appropriate depreciation rates and estimated useful lives with no residual value from the date the asset is ready for use with the following explanation:

 

Metode/

Masa Manfaat/

 

Jenis Aset

Method

Useful life (years)

Bangunan/ Building Perlengkapan/Mesin/ Equipment / Machinery Peralatan Operasi / Operating Tools Peralatan Operasi Laboratorium Tertentu/ Particular Laboratory

Garis Lurus / Straight line Garis Lurus / Straight line Garis Lurus / Straight line

20 Tahun / Years 8 Tahun / Years 4 Tahun / Years

Operating Tools Kendaraan Bermotor/Vehicle Peralatan /Perabot Kantor/Furniture and Office equipment Peralatan Sistem Informasi/Information System Hardware

Garis Lurus / Straight line Garis Lurus / Straight line Garis Lurus / Straight line Garis Lurus / Straight line

6 Tahun / Years 4 Tahun / Years 4 Tahun / Years 3 Tahun / Years

Aset tetap yang sudah tidak digunakan lagi atau yang dijual dikeluarkan dari kelompok aset tetap berikut akumulasi penyusutannya. Keuntungan atau kerugian dari penjualan aset tetap tersebut dibukukan dalam laporan laba rugi pada tahun yang bersangkutan.

Fixed assets which are no longer used or sold are removed from the assets including their accumulated depreciation. Gains or losses from sale of fixed assets is recorded in current income statement for the year.

 

Perusahaan mengakui kerugian penurunan aset jika nilai tercatatnya melebihi nilai yang dapat diperoleh kembali. Pada tanggal neraca, Perusahaan melakukan penelaahan untuk menentukan apakah terdapat indikasi pemulihan atas penurunan nilai aset yang telah diakui sebelumnya.

The Company recognized impairment losses on assets if its carrying amount exceeds the recoverable value. At balance date, the Company conducted a review to determine whether there is an indication of recovery for impairment of assets that have been recognized previously.

117

 

PT SUCOFINDO (PERSERO) annual report 2009

PT SUCOFINDO (PERSERO) DAN ANAK PERUSAHAAN CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN Untuk Tahun –tahun yang Berakhir Pada Tanggal 31 Desember 2009 dan 2008

PT SUCOFINDO (PERSERO) AND SUBSIDIARIES NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS For the Years Ended December 31, 2009 and 2008

2. KEBIJAKAN AKUTANSI (lanjutan) 2. ACCOUNTING POLICIES (Continued) k. Beban Ditangguhkan k. Deferred Cost Beban ditangguhkan
2.
KEBIJAKAN AKUTANSI (lanjutan)
2.
ACCOUNTING POLICIES (Continued)
k.
Beban Ditangguhkan
k.
Deferred Cost
Beban ditangguhkan merupakan pengeluaran biaya
yang memberi manfaat lebih dari satu tahun. Beban
ditangguhkan diamortisasi dengan metode garis
lurus berdasarkan masa manfaatnya.
Deferred expenses are expenditures that benefit
more than one year. Deferred costs are amortized by
the straight-line method based on useful life.
l.
Penurunan Nilai Aset
l.
Impairment Asset
Apabila terdapat indikasi
adanya penurunan
potensial atas
nilai
aset
yang
disebabkan
oleh
penurunan estimasi nilai ekonomis yang manfaatnya
untuk masa depan, maka Perusahaan akan
melakukan penelaahan atas terjadinya penurunan
nilai aset. Bila hasil penelaahan tersebut
menyimpulkan adanya penurunan nilai aset, maka
Whenever there indications existence potential
decline of asset value caused by decline estimation
economic value benefited for future then Company
will conduct review of occurrence asset impairment.
When results review concluded existence asset
impairment, hence losses arising will recognized
during walking.
kerugian
yang
timbul
akan
diakui pada periode
berjalan.
m.
Kewajiban Imbalan Pasca Kerja
m. Employee Benefit Obligation
Perusahaan mempunyai program imbalan pasca
kerja berupa program Tunjangan Hari Tua (THT) dan
Jaminan Hari Tua (JHT). THT adalah jaminan
kesejahteraan pensiun dan atau keluarganya
dalam bentuk pembayaran sekaligus, sedangkan
JHT adalah jaminan kesejahteraan pensiun dan atau
keluarganya dalam bentuk pembayaran berkala.
The Company has two programs of post retirement,
which are called Pension Allowances plan
(Tunjangan Hari Tua Plan) and Pension Coverage
Plan (Jaminan Hari Tua – JHT Plan).THT plan is
post retirement scheme of which benefit is paid in full
amount all at once, while JHT plan is post retirement
scheme of which benefit will be paid periodically
(monthy payment).
Perusahaan membukukan kewajiban atas program
manfaat kesejahteraan karyawan sesuai dengan
Undang-undang Ketenagakerjaan No. 13/2003 sejak
tahun 2003. Sesuai dengan PSAK No. 24 (Revisi
2004) mengenai Imbalan Kerja, kewajiban atas
masa kerja lalu diestimasi dengan menggunakan
metode Project Unit Credit Method. Penerapan
pernyataan tersebut telah menyebabkan perubahan
dalam kebijakan akuntansi Perusahaan. Tidak
terdapat pendanaan yang disisihkan oleh
Perusahaan sehubungan dengan estimasi kewajiban
tersebut.
The Company recognized post retirement benefit
liabilities to employee based on Manpower law No.
13 year 2003. Based on Financial Accounting
Standard No. 24 (revision of 2004) concerning
employee benefits, liabilities to the working period is
estimated using the Project Unit Credit method. The
implication of this has caused changer in the
Company’s accounting policy. There is no allowance
made by the Company in relation ti this liability.
Berdasarkan PSAK No. 24 (Revisi 2004), beban
manfaat karyawan diakui langsung,kecuali
keuntungan (kerugian) aktuaria dan biaya jasa lalu
(non vested).
Based on PSAK
No.
24
(Revision
of
2004),
employees
benefits expenses are recognized
immediately, except for actuary profit (loss) and non
vested cost.
118

PT SUCOFINDO (PERSERO) laporan tahunan 2009