DEFINISI PEMASARAN DAN MANAJEMEN PEMASARAN

BAB I PENGERTIAN, KONSEP, DEFINISI PEMASARAN DAN MANAJEMEN PEMASARAN
A. Pengertian Pemasaran Ada beberapa definisi mengenai pemasaran diantaranya adalah : a. Philip Kotler (Marketing) pemasaran adalah kegiatan manusia yang diarahkan untuk memenuhi kebutuhan dan keinginan melalui proses pertukaran. b. Menurut Philip Kotler dan Amstrong pemasaran adalah sebagai suatu proses sosial dan managerial yang membuat individu dan kelompok memperoleh apa yang mereka butuhkan dan inginkan lewat penciptaan dan pertukaran timbal balik produk dan nilai dengan orang lain. c. Pemasaran adalah suatu sistem total dari kegiatan bisnis yang dirancang untuk merencanakan, menentukan harga, promosi dan mendistribusikan barang- barang yang dapat memuaskan keinginan dan mencapai pasar sasaran serta tujuan perusahaan. d. Menurut W Stanton pemasaran adalah sistem keseluruhan dari kegiatan usaha yang ditujukan untuk merencanakan, menentukan harga, mempromosikan dan mendistribusikan barang dan jasa yang dapat memuaskan kebutuhan pembeli maupun pembeli potensial. B. Konsep Pemasaran Konsep-konsep inti pemasaran meluputi: kebutuhan, keinginan, permintaan, produksi, utilitas, nilai dan kepuasan; pertukaran, transaksi dan hubungan pasar, pemasaran dan pasar. Kita dapat membedakan antara kebutuhan, keinginan dan permintaan. Kebutuhan adalah suatu

penetapan harga dan dilakukan pengawasan terhadap kebijakan-kebijakan yang telah dibuat yang tujuannya untuk mendapatkan tempat dipasar agar tujuan utama dari pemasaran dapat tercapai. Menurut Kotler dan Armstrong pemasaran adalah analisis. pengorganisasian (organizing) penggerakan (Actuating) dan pengawasan. C. dan pengendalian dari program-program yang dirancang untuk menciptakan. perencanaan. Keinginan adalah kehendak yang kuat akan pemuas yang spesifik terhadap kebutuhan-kebutuhan yang lebih mendalam.keadaan dirasakannya ketiadaan kepuasan dasar tertentu. dan pengendalian program yang dirancang untuk menciptakan. Konsep Pemasaran . Manajemen Pemasaran Manajemen pemasaran berasal dari dua kata yaitu manajemen dan pemasaran. Sedangakan manajemen adalah proses perencanaan (Planning). implementasi. Jadi dapat diartikan bahwa Manajemen Pemasaran adalah sebagai analisis. dan mempertahankan pertukaran yang menguntungkan dengan pasar sasaran dengan maksud untuk mencapai tujuan – tujuan organisasi. membangun. Kesimpulan : Dari uraian diatas dapat disimpulkan bahwa manajemen pemasaran adalah sebagai kegiatan yang direncanakan. membangun. Sedangkan Permintaan adalah keinginan akan produk yang spesifik yang didukung dengan kemampuan dan kesediaan untuk membelinya. perencanaan. dan diorganisasiknan yang meliputi pendistribusian barang. penerapan. BAB II MACAM-MACAM KONSEP PEMASARAN I. dan memelihara pertukaran yang menguntungkan dengan pembeli sasaran untuk mencapai tujuan perusahaan.

Dalam pemasaran terdapat enam konsep yang merupakan dasar pelaksanaan kegiatan pemasaran suatu organisasi yaitu : konsep produksi. Konsep produksi Konsep produksi berpendapat bahwa konsumen akan menyukai produk yang tersedia dimana-mana dan harganya murah. Temukan keinginan pasar dan penuhilah. Penney). konsep pemasaran sosial. Cintailah pelanggan. 1. Konsep pemasaran yang telah diungkapkan dengan berbagai cara: 1. 2. Konsep produk . 3. karena konsumen dianggap akan menerima produk yang tersedia secara luas dengan daya beli mereka. 2. Disini tugas manajemen adalah memproduksi barang sebanyak mungkin. Konsep ini berorientasi pada produksi dengan mengerahkan segenap upaya untuk mencapai efesiensi produk tinggi dan distribusi yang luas. bukan produk anda. konsep produk. 4. mutu dan kepuasan (JC. Lakukanlah menurut cara anda (Burger king) 5. Buatlah apa yang dapat dijual dan jangan berusaha menjual apa yang dapat dibuat.Konsep pemasaran mengatakan bahwa kunci untuk mencapai tujuan organisasi terdiri dari penentuan kebutuhan dan keinginan pasar sasaran serta memberikan kepuasaan yang diharapkan secara lebih efektif dan efisien dibandingkan para pesaing. konsep pemasaran. konsep penjualan. Melakukan segalanya dalam batas kemampuan untuk menghargai uang pelanggan yang sarat dengan nilai. Andalah yang menentukan (United Airlines) 6. dan konsep pemasaran global.

BAB III SISTEM PEMASARAN A. performansi dan ciri-ciri yang terbaik. tujuan akhirnya adalah berupaya untuk memenuhi keinginan semua pihak yang terlibat dalam perusahaan. 6. Tugas manajemen disini adalah membuat produk berkualitas. organisasi harus melaksanakan upaya penjualan dan promosi yang agresif. manajer eksekutif berupaya memahami semua faktorfaktor lingkungan yang mempengaruhi pemasaran melalui manajemen strategis yang mantap.Konsep produk mengatakan bahwa konsumen akan menyukai produk yang menawarkan mutu. Konsep penjualan Konsep penjualan berpendapat bahwa konsumen. keinginan dan kepentingan pasar sasaran serta memberikan kepuasan yang diharapkan dengan cara yang lebih efektif dan efisien daripasda para pesaing dengan tetap melestarikan atau meningkatkan kesejahteraan konsumen dan masyarakat. 4. Pengertian Sistem Pemasaran . Konsep pemasaran Konsep pemasaran mengatakan bahwa kunsi untuk mencapai tujuan organisasi terdiri dari penentuan kebutuhan dan keinginan pasar sasaran serta memberikan kepuasan yang diharapkan secara lebih efektif dan efisien dibandingkan para pesaing. 5. Konsep Pemasaran Global Pada konsep pemasaran global ini. karena konsumen dianggap menyukai produk berkualitas tinggi dalam penampilan dengan ciri – ciri terbaik 3. dengan dibiarkan begitu saja. Konsep pemasaran sosial Konsep pemasaran sosial berpendapat bahwa tugas organisasi adalah menentukan kebutuhan.

Bekerja secara terpisah. jasa. lembaga keuangan). Dalam pemasaran kelompok item yang saling berhubungan dan saling berkaitan itu mencakup : 1. Sistem pemasaran dengan saluran vertikal Pada sistem ini produsen. tetapi pada waktu dipertemukan secara tepat. jasa. gagasan atau manusia yang dipasarkan. Macam – Macam Sistem Pemasaran a. Produk. Perantara (pengecer. Gabungan organisasi yang melaksanakan kerja pemasaran. Target pasar. Unsur-unsur dalam sebuah sistem pemasaran serupa dengan unsur-unsur yang ada pada sistem radio stereo. 4. dan pengecer bertindak dalam satu keterpaduan. Sistem pemasaran yang paling sederhana terdiri dari dua unsur yang saling berkaitan. 3. grosir. Tujuan : Mengendalikan perilaku saluran Mencegah perselisihan antara anggota saluran .. 5. yaitu organisasi pemasaran dan target pasarnmya.Sistem adalah sekolompok item atau bagian-bagia yang saling berhubungan dan saling berkaitan secara tetap dalam membentuk satu kesatuan terpadu. 2. agen transportasi. B. dan faktor-faktor lingkungan yang saling memberikan pengaruh dan membentuk serta mempengaruhi hubungan perusahaan dengan pasarnya. orang. Kendala lingkungan (environmental constraints). grosir. ide. Jadi dapat diartikan sistem pemasaran adalah kumpulan lembaga-lembaga yang melakukan tugas pemasaran barang.

– Pemasaran Intern . c. Persaingan. Demografi (kependudukan). Kondisi ekonomi. Pialang (marketing intermediaries) c. Kekuatan sosial dan budaya. kemudian dari belakang dipimpin secara sentral. b. d. Lingkungan Non. Lingkungan makro ekstern. Teknologi. b. Sistem pemasaran dengan saluran horizontal Pada sistem ini. Lingkungan mikro eksternal a.b. c. Lingkungan makro tersebut ialah: a. Lingkungan Sebuah Sistem Pemasaran a. Kekuatan politik dan legal. ada suatu kerjasama antara dua atau lebih perusahaan yang bergabung untuk memanfaatkan peluang pemasaran yang muncul. Sistem pemasaran dengan saluran ganda Pada sistem ini beberapa gaya pengeceran dengan pengaturan fungsi distribusi dan manajemen digabungkan. Pasar (market) b. C. Pemasok c. f. e.

mengikuti atau hanya mengambil sebagian kecil dari pasar. bauran pemasaran. apakah ekonomi berada dalam situasi makmur atau inflasi tinggi. menantang. Dalam strategi pemasaran. 3.Kekuatan non – pemasaran lainnya adalah lokasi perusahaan. BAB IV STRATEGI PEMASARAN A. B. Daur hidup produk Strategi harus disesuaikan dengan tahap-tahap daur hidup. 2. apakah memimpin. ketangguhan bagian penelitian dan pengembangan. tahap pertumbuhan. Macam-Macam Strategi Pemasaran macam strategi pemasaran diantaranya: . yaitu tahap perkenalan. alokasi pemasaran dalam hubungan dengan keadaan lingkungan yang diharapkan dan kondisi persaingan. Kekuatan intern bersifat menyatu (interest) dalam organisasi dan dikendalikan oleh manajemen. ada tiga faktor utama yang menyebabkan terjadinya perubahan strategi dalam pemasaran yaitu : 1. tahap kedewasaan dan tahap kemunduran. Situasi ekonomi Strategi pemasaran harus disesuaikan dengan situasi ekonomi dan pandangan kedepan. Posisi persaingan perusahaan di pasar Strategi pemasaran harus disesuaikan dengan posisi perusahaan dalam persaingan. Pengertian Strategi Pemasaran Strategi pemasaran adalah pengambilan keputusan-keputusan tentang biaya pemasaran.

4. Merangsang kebutuhan primer dengan menambah jumlah pemakai. Memelihara kepuasan pelanggan. Strategi kebutuhan primer Strategi-strategi pemasaran untuk merancang kebutuah primer yaitu: 1. 2. 2. 3. Merangsang kebutuhan primer dengan memperbesar tingkat pembelian. Merangsang kebutuhgan selektif dengan menjaring pelanggan baru. Menjaring pelanggan (Acquistion Strategier) 1.1. Strategi Kebutuhan Selektif Yaitu dengan cara : a. 3. Mengambil posisi berbeda (differentiated positin) Secara lebih jelas. Mengambil posisi berhadapan (head – to heas positioning) 2. b. Mengurangi daya tarik atau jelang untuk beralih merk. Mempertahankan pelanggan misalnya: 1. Menambah jumlah pemakai dan 2. strategi pemasaran dapat dibagi kedalam empat jenis yaitu: 1. Meningkatkan jumlah pembeli. . Merangsang kebutuhan selektif dengan mempertahankan pelanggan yang ada. Menyederhanakan proses pembelian. 2.

definisi strategi pemasaran adalah pernyataan pokok tentang dampak yang diharapkan akan dicapai dalam hal permintaan pada target pasar yang ditentukan. Ada beberapa variabel segmentasi yaitu: 1. sehingga diperlukan segmen berdasarkan psychografis untuk lebih memahami karakteristik konsumen. . kepribadian. dan situasi pemakaian. marketing adalah “A societal process by which individuals and groups obtain what they need and want through creating. pendapatan. gaya hidup. Selain itu perusahaan dapat melakukan programprogram pemasaran yang terpisah untuk memenuhi kebutuhan khas masing-masing segmen. 2. Demografis Segmentasi ini dilakukan dengan membagi pasar ke dalam kelompok-kelompok berdasarkan variabel demografis sepert: Usia. Psikografis Segmentasi ini dilakukan dengan membagi pasar ke dalam kelompok-kelompok yang berlainan menurut kelas sosial. geografis. Segmentasi (Segmentation) Menurut Solomon dan Elnora (2003:221). • Actionable : Program yang efektif dapat dibuat untuk menarik dan melayani segmen-segmen yang bersangkutan. manfaat yang dicari. dan cara konsumen menggunakan barang/situasi pemakaian. kegiatan pemasaran dapat dilakukan lebih terarah dan sumber daya yang dimiliki perusahaan dapat digunakan secara lebih efektif dan efisien dalam rangka memberikan kepuasan bagi konsumen. pendidikan. segmentasi adalah ”The process of dividing a larger market into smaller pieces based on one or more meaningful. • Accessible : Segmen pasar harus dapat dijangkau dan dilayani secara efektif. 3. Langkah dalam mengembangkan segmentasi yaitu: 1. Informasi demografis sangat berguna. Agar segmen pasar dapat bermanfaat maka harus memenuhi beberapa karakteristik: • Measurable : Ukuran. shared characteristic”.Strategi Pemasaran Menurut Armstrong dan Kotler (2000:5). ras. Dengan melaksanakan segmentasi pasar. yaitu “The marketing logic by which the business unit hopes to achieve its marketing objective”. Sedangkan pengertian Marketing strategy menurut Armstrong dan Kotler (2000:37). perasaan. jenis kelamin. besarnya keluarga. dan loyalitas merek. tetapi tidak selalu menyediakan informasi yang cukup untuk membagi konsumen ke dalam segmen-segmen. Cara untuk membuat segmen ini yaitu dengan membagi pasar ke dalam pengguna dan non-pengguna produk. dan profil segmen harus dapat diukur meskipun ada beberapa variabel yang sulit diukur. daya beli. Perilaku Segmentasi ini dilakukan dengan membagi konsumen ke dalam segmen-segmen berdasarkan bagaimana tingkah laku. Menurut Guiltinan dan Paul (1992). Mensegmen pasar menggunakan variabel-variabel permintaan. pekerjaan. offering and freely exchanging products and services of value with others”. dan lain-lain. seperti kebutuhan konsumen. • Substantial : Segmen pasar harus cukup besar dan menguntungkan untuk dilayani • Differentiable : Segmen-segmen dapat dipisahkan secara konseptual dan memberikan tanggapan yang berbeda terhadap elemen-elemen dan bauran pemasaran yang berbeda.

Target market ialah ”Group that a firm selects to turn into customers as a result of segmentation and targeting”. dan kesesuaian antara kompetensi inti perusahaan dan peluang pasar sasaran. perusahaan lebih memfokuskan menawarkan beberapa produk pada satu segmen yang dianggap paling potensial. dan periklanan massa guna menciptakan citra superior di mata sebagian besar konsumen. Langkah dalam mengembangkan targeting yaitu: 1. Custom targeting strategy. Setelah pasar dibagi-bagi dalam segmen-segmen. lebih mengarah kepada pendekatan terhadap konsumen secara individual. Mendeskripsikan segmen pasar yang diidentifikasikan dengan menggunakan variabelvariabel yang dapat membantu perusahaan memahami cara melayani kebutuhan konsumen tersebut dan cara berkomunikasi dengan konsumen. c. Perusahaan mengandalkan produksi. Pendekatan ini hampir sama dengan targeting dimana lebih menekankan pada siapa pengguna . b. Positioning ialah “Developing a marketing strategy aimed at influencing how a particular market segment perceives a good or service in comparison to the competition”. maka perusahaan harus memutuskan suatu strategi target market. Perusahaan dapat memilih dari empat strategi peliputan pasar: 1. biaya melayani setiap segmen. strategi ini menganggap suatu pasar sebagai satu pasar besar dengan kebutuhan yang serupa. Differentiated targeting strategy. Positioning berdasarkan perbedaan produk. 3. Positioning berdasarkan atribut produk atau keuntungan dari produk tersebut. Targeting Menurut Solomon dan Elnora (2003:232). Concentrated targeting strategy. Positioning berdasarkan pengguna produk. Memilih satu atau lebih segmen sasaran yang ingin dilayani berdasarkan potensi laba segmen tersebut dan kesesuaiannya dengan strategi korporat perusahaan. 2. Penentuan posisi pasar menunjukkan bagaimana suatu produk dapat dibedakan dari para pesaingnya. Mengevaluasi daya tarik masing-masing segmen dengan menggunakan variable-variabel yang dapat mengkuantifikasi kemungkinan permintaan dari setiap segmen. Pendekatan ini berusaha mengidentifikasikan atribut apa yang dimiliki suatu produk dan manfaat yang dirasakan oleh kosumen atas produk tersebut. 2. sehingga hanya ada satu bauran pemasaran yang digunakan untuk melayani semua pasar. Pendekatan ini dapat dilakukan jika produk suatu perusahaan mempunyai kekuatan yang lebih dibandingkan dengan pesaing dan konsumen harus merasakan benar adanya perbedaan dan manfaatnya. Positioning Menurut Solomon. distribusi.2. Konsumen membutuhkan variasi dan perubahan sehingga perusahaan berusaha untuk menawarkan berbagai macam produk yang bisa memenuhi variasi kebutuhan tersebut. Undifferentiated targeting strategy. dan Elnora (2003:235). Ada beberapa positioning yang dapat dilakukan: a. 4. perusahaan menghasilkan beberapa produk yang memiliki karakteritik yang berbeda.

3. Pendekatan ini digunakan dengan membandingkan keunggulan-keunggulan yang dimiliki oleh pesaing sehingga konsumen dapat memilih produk mana yang lebih baik. perusahaan harus meyediakan suatu alasan mengapa pelanggan akan merasa bahwa produk dari perusahaan yang bersangkutan lebih baik daripada para pesaingnya. Menurut Warren J. h. Positioning berdasarkan pemakaian produk.102). Menurut Assauri (1990 : 3) Saluran distribusi merupakan lembaga-lembaga yang memasarkan produk. p. Menurut Kotler (1991 : 279) Saluran distribusi adalah sekelompok perusahaan atau perseorangan yang memiliki hak pemilikan atas produk atau membantu memindahkan hak pemilikan produk atau jasa ketika akan dipindahkan dari produsen ke konsumen. d. Keegan (2003) Saluran Distribusi adalah saluran yang digunakan oleh produsen untuk menyalurkan barang tersebut dari produsen sampai ke konsumen atau pemakai industri. Pendekatan ini digunakan untuk menunjukkan kepada konsumen bahwa produk yang ditawarkan memiliki positioning untuk dapat memecahkan masalah. Saluran Distribusi adalah lembaga-lembaga distributor atau lembaga-lembaga penyalur yang mempunyai kegiatan untuk menyalurkan atau menyampaikan barang-barang atau jasa-jasa dari produsen ke konsumen. Pendekatan ini digunakan untuk bersaing secara langsung dalam kategori produk. . Perusahaan harus mengevaluasi respon dari target market sehingga dapat memodifikasi strategi bila dibutuhkan Pengertian Saluran Distribusi Menurut Nitisemito (1993. 2. terutama ditujukan untuk pemecahan masalah yang sering dihadapi oleh pelanggan. maka ia memperoleh keunggulan komparatif. Langkah dalam mengembangkan strategi positioning yaitu: 1. f. Positioning berdasarkan masalah. Pendekatan ini digunakan dengan membedakan pada saat apa produk tersebut dikonsumsi. yang berupa barang atau jasa dari produsen ke konsumen. e. g. Harapannya adalah sebagian asosiasi tersebut dapat memberikan kesan positif terhadap produk yang dihasilkan oleh perusahaan. Mengidentifikasi Keunggulan Kompetitif.produk. Positioning berdasarkan pesaing. Positioning berdasarkan asosiasi. Dalam menawarkan produk dengan suatu competitive advantage. Pendekatan ini mengasosiasikan produk yang dihasilkan dengan asosiasi yang dimiliki oleh produk lain. Jika perusahaan dapat menentukan posisinya sendiri sebagai yang memberikan nilai superior kepada sasaran terpilih. Positioning berdasarkan kategori produk.

ukuran kota.Faktor yang mendorong suatu perusahaan menggunakan distributor. Dasar – dasar segmentasi pasar pada pasar konsumen a. C. diantaranya : wilayah. Segmentasi Pasar Segmentasi pasar adalah kegiatan membagi suatu pasar menjadi kelompok-kelompok pembeli yang berbeda yang memiliki kebutuhan.Para pengusaha pabrik yang cukup model lebih senang menggunakan dana mereka untuk ekspansi daripada untuk melakukan kegiatan promosi. maka perusahaan dalam melaksanakan dan menentukan saluran distribusi harus melakukan pertimbangan yang baik. menganalisia perbedaan antara pembeli di pasar. ukuran daerah. adalah: . dan kepadatan iklim. 1. . . karakteristik. Variabel geografi. Dasar-dasar dalam penetapan Segmentasi Pasar Dalam penetapan segmentasi pasar ada beberapa hal yang menjadi dasarnya yaitu: 1. . Atau segmentasi pasar bisa diartikan segmentasi pasar adalah proses pengidentifikasian dan menganalisis para pembeli di pasar produk.Pengecer yang menjual banyak sering lebih senang membeli macam-macam barang dari seorang grosir daripada membeli langsung dari masing-masing pabriknya. Fungsi Saluran Distribusi Fungsi utama saluran distribusi adalah menyalurkan barang dari produsen ke konsumen.Para produsen atau perusahaan kecil dengan sumber keuangan terbatas tidak mampu mengembangkan organisasi penjualan langsung. .Para distributor nampaknya lebih efektif dalam penjualan partai besar karena skala operasi mereka dengan pengecer dan keahlian khususnya. atau perilaku yang berbeda yang mungkin membutuhkan produk atau bauran pemasaran yang berbeda.

keluarga. dan banyaknya langganan. Tahap 1: menetapkan segmentasi makro. status pemakai.b. Syarat segmentasi Pasar Ada beberapa syarat segmentasi yang efektif yaitu : a. pendidikan. Oleh karena itu segmentasi pasar dapat dibangun pada beberapa tingkat yang berbeda. diantaranya : umur. dan kepribadian. Cukup besar atau cukup menguntungkan d. pendapatan. Tingkat Segmentasi Pasar Karena pembelian mempunyai kebutuhan dan keinginan yang unik. Dapat dilaksanakan 3. lokasi geografis. dan pelanggan. Variabel perilaku pembeli. kualitas produk. b. . yaitu pasar pemakai akhir. berpotensi menjadi pasar yang terpisah.Dapat dicapai c. Setiap pembeli. Variabel demografi. Tahap 2: yaitu sikap terhadap penjual. siklus hidup. d. 2. ciri – ciri kepribadian. tingkat pemakaian.Dapat dibedakan e. diantaranya :kelas sosial. 2. status kesetiaan dan sikap pada produk. Dasar – dasar segmentasi pada pasar industri a. diantaranya : manfaat yang dicari. Dapat diukur b. gaya hidup. Variabel psikologis. dll c.

d. c. b. Penjual atau produsen berada dalam posisi yang lebih baik untuk memilih kesempatankesempatan pemasaran.a. Pemasaran mikro Praktek penyesuaian produk dan program pemasaran agar cocok dengan citarasa individu atau lokasi tertentu. dan promosi massal untuk produk yang sama dalam cara yang hampir sama keseluruh konsumen. Penjual atau produsen dapat menggunakan pengetahuannya terhadap respon pemasaran yang berbeda-beda. Pemasaran ceruk Pemasaran ceruk (marketing niche) berfokus pada sub group didalam segmen-segmen. Pemasaran segmen Pemasarn segmen menyadari bahwa pembeli berbeda dalam kebutuhan. Pemasaran massal Pemasaran massal berfokus pada produksi massal. Penjual atau produsen dapat mengatur produk lebih baik dan daya tarik pemasarannya D. Manfaat Segmentasi Pasar Sedangakan manfaat dari segmentasi pasar adalah: a. Termasuk dalam pemasaran mikro adalah pemasaran lokal dan pemasaran individu. b. Suatu ceruk adalah suatu group yang didefiniskan dengan lebih sempit. distribusi massal. c. Menentukan Pasar Sasaran . persepsi. sehingga dapat mengalokasikan anggarannya secara lebih tepat pada berbagai segmen. dan perilaku pembelian. 4.

Budaya (culture) adalah penyebab paling mendasar teori keinginan dan perilaku seseorang. atau sekelompok orang yang mempunyai sistem nilai yang sama berdasarkan pengalaman dan . Pengertian Perilaku Konsumen Perilaku konsumen merupakan tindakan-tindakan individu yang melibatkan pembelian penggunaan barang dan jasa termasuk proses pengambilan keputusan yang mendahului dan menentukan tindakan-tindakan tersebut sebagai pengalaman dengan produk. BAB V PERILAKU KONSUMEN A.Langkah-langkah dalam menetukan pasar sasaran yaitu : 1. Budaya : faktor-faktor budaya memberikan pengaruhnya paling luas pada keinginan dan perilaku konsumen. Faktor kebudayaan Faktor kebudayaan meliputi : a. pelayanan dari sumber lainnya. Subbudaya : setiap kebudayaan mengandung sub kebudayaan yang lebih kecil. Langkah pertama Menghitung dan menilai potensi keuntungan dari berbagai segmen yang ada 2. Langkah kedua Mencatat hasil penjualan tahun lalu dan memperkirakan untuk tahun yang akan datang. b. Faktor – Faktor yang Mempengaruhi Perilaku Konsumen Adapun faktor-faktor yang mempengaruhi perilaku konsumen adalah : 1. B.

Kelas sosial : hampir setiap masyarakat memiliki beberapa bentuk struktur kelas sosial. C. pekerjaan. gaya hidup dan kepribadian serta konsep diri. c. Kelas-kelas sosial adalah bagian-bagian masyarakat yang relatif permanen dan tersusun rapi yang anggota-anggotanya mempunyai nilai-nilai.situasi kehidupan yang sama. Terkadang produk yang beredar dipasaran telah lama ada. ras. jasa. atau ide yang dianggap baru oleh pembeli potensial. Perilaku konsumen juga dapat dipengaruhi oleh faktor-faktor sosial. disini konsumen dapat membuat keputusan untuk menerima / mengadopsinya. Proses adopsi adalah proses mental yang dilalui seseorang. Tahap-tahap proses adopsi: 1. pengetahuan dan keyakinan serta sikap. Selain dari beberapa faktor diatas yang mempengaruhi perilaku konsumen juga dipengaruhi juga oleh faktor-faktor psikologis seseorang. Proses Pengambilan Keputusan Pembeli Terhadap produk Baru Sebuah produk baru adalah barang. Sub kebudayaan meliputi: kewarganegaraan. mulai dari pengenalan pertama sampai pada penerimaan / adopsi final. Tertarik : konsumen akan menjadoi tertarik untuk mencari informasi mengenai produk baru. keluarga serta aturan dan status sosial konsumen. dan daerah gegrafis. Keputusan orang ingin membeli juga dipenggaruhi oleh karakteristik pribadi seperti umur dan tahap siklus hidup. yang meliputi motivasi. Sadar : konsumen menjadi sadar akan adanya produk baru. tetapi kekurangan informasi mengenainya. Proses Pengambilan Keputusan Pembeli a. situasi ekonomui. persepsi. seperti kelompok kecil. kepentingan dan perilaku yang sama. agama. . 2. Disini keluarga merupakan organisasi pembelian konsumen yang paling penting dalam masyarakat.

Kedua. memiliki resiko yang tinggi. Konsumen mengunjungi beberapa tempat untuk mencari yang lebih cocok. diantara merek-merek. Tahap-Tahap Proses Membeli . c. b. yaitu: pertama. dan ketiga melakukan pilihan. membangun sikap.3. Mencoba : konsumen mencoba produk baru tersebut dalam skala kecil untuk meningkatkan perkiraan nilai produk tersebut. Perilaku pembelian yang kompleks Disini konsumen mengakui keterikatan yang tinggi dalam proses pembeliannya. Perilaku konsumen melalui proses tiga langkah. Perilaku pembelian yang mencari keragaman Disini keterlibatan konsumen yang rendah akan dihadapkan pada berbagai pemilihan merek. 4. Perilaku pembelian karena kebiasaan Disini konsumen rendah sekali dalam proses pembelian karena tidak ada perbedaan nyata diantara berbagai merek dan harga barang relatif rendah a. jarang dibeli. Evalusi : konsumen harus mempertimbangkan apakah produk baru tersebut masuk akal atau tidak untuk dikonsumsi. b. mengembangkan keyakinan tentang produk tersebut. yaitu : a. a. harga produk tinggi. Adopsi : konsumen memutuskan secara penuh dan teratur menggunakan produk baru tersebut. Tipe-Tipe Perilaku Membeli Ada empat tipe perilaku membeli. Perilaku pembelian yang mengurangi ketidakefisienan Disini konsumen mengalami keterlibatan tinggi akan tetapi melihat sedikit perbedaan. 5.

4. meliputi : media massa dan organisasi konsumen. 2. Fungsi kemanfaatan. yaitu bagaimana konsumen mengharapkan kepuasan yang diperoleh dari produk dengan tingkat alternatif yang berbeda-beda setiap hari 5. meliputi: keluarga. dan mempergunakan produk. Bagaimana prosedur penilaian yang dilakukan konsumen dari sekian banyak ciri-ciri barang.Tahap-tahap dalam proses membeli mwliputi : a. 2. 3. teman-teman. apa yang menyebabkan semua itu muncul dan mengapa seseorang membutuhkan sesuatu. tetangga. Sumber umum. Keputusan membeli . Kepercayaan konsumen terhadap ciri merek yang menonjol 4. menguji. Sumber pribadi. yaitu : 1. Sumber niaga. apa yang menjadi ciri-ciri khusus dan perhatian konsumen terhadap produk atau jasa tersebut. 3. penjual kemasan dan pemajangan. c. Pencarian informasi Sumber informasi konsumen terbagi dalam empat kelompok. Seorang pemasar akan mengenalkan pada konsumen agar lebih tertarik. meliputi : periklanan. petugas penjualan. dan kenalan. d. Sifat-sifat produk. yaitu : 1. meliputi: pernah menangani. Sumber pengalaman. b. Pemasar lebih memperhatikan pentingnya ciri-ciri produk daripada penonjolan Ciri-ciri produk. Pencarian alternatif Terdapat lima konsep dasar bagi pemasar dalam penilaian alternatif konsumen. Pengenalan kebutuhan/masalah Disini orang yang akan memasarkan produk meneliti mengenai apa yang dibutuhkan.

Konsep pemasaran Sebagai falsafah bisnis. konsep pemasaran bertujuan memberikan kepuasan terhadap keinginan dan berorientasi kepada kebutuhan konsumen. untuk berkembang. dan tidak berakhir dengan penjualan. Orientasi pada Konsumen 2. akan mengetahui adanya cara dan falsafah baru yang terlibat di dalamnya. dan untuk mendapatkan laba. perencanaan. tetangga. Kepuasan Konsumen . Faktor-faktor situasi yang tidak terduga : seperti faktor harga pendapatan 3. Sikap orang lain : keputusan membeli itu banyak dipengaruhi oleh teman-teman. 4. Hal ini secara asasi berbeda dengan falsafah bisnis terdahulu yang berorientasi pada produk. 5.Ada dua faktor yang menyebabkan seseorang mengambil keputusan untuk membeli. pelaksanaan. 1980). dan pengawasan program-program yang bertujuan menimbulkan pertukaran dengan pasar yang dituju dengan maksud untuk mencapai tujuan perusahaan (Kotler. Perusahaan yang sudah mulai mengenal bahwa pemasaran merupakan faktor penting untuk mencapai sukses usahanya. Proses pemasaran itu dimulai jauh sejak sebelum barangbarang diproduksi. atau konsumen mempunyai pandangan yang lebih baik terhadap perusahaan (Dharmmesta & Handoko. Cara dan falsafah baru ini disebut "Konsep Pemasaran". Kegiatan pemasaran perusahaan harus juga memberikan kepuasan kepada konsumen jika menginginkan usahanya berjalan terus. Manajemen Pemasaran adalah salah satu kegiatan-kegiatan pokok yang dilakukan oleh perusahaan untuk mempertahankan kelangsungan perusahaannya. dan penjualan. Secara definisi. atau siapa saja yang dipercayai 2. Manajemen Pemasaran adalah penganalisaan. Tiga unsur konsep pemasaran: 1. Penyusunan kegiatan pemasaran secara integral 3. Secara definitif dapatlah dikatakan bahwa: Konsep Pemasaran adalah sebuah falsafah bisnis yang menyatakan bahwa pemuasan kebutuhan konsumen merupakan syarat ekonomi dan sosial bagi kelangsungan hidup perusahaan (Stanton. 1978). 1982). yaitu : 1.

7.7.2.  20302-.9: ..3 574/: -.20.9: 5079. %.3 0.3 83 438:203 703/.-07-.9025.707..5.3.39.30-..3.2 574808 502-0.35.393 !07.2. 574/: -.3..91703/.5 /.20907-. !07.:.703.9.  .33..  .3 3.:5748089.3 /.4-.3. 0.3203:7..33.01803. /.3.3 9039.7.309/...3 83438:203203. 502.3 438:203 .3.3.9.309.. ..7.3 80.2070/.0-..3 2070  .:202-0 ...9..3 703/.5!7480802-0 .:502-0. 2070 2070 438:203203:3:3-0-07. 574/: 93 .7.3909.:8  438:203 .9950507.3/-0 2027084. :39: 2033.3.:502-0.3 5./.  !07./.7: 90780-:9 /.3203.3 574/: 90780-:9  0/:..9.3  - !07..7: 90780-:9 2./..5.5 %.025.7. .7:8 20250792-.3 .:02-0 /.:502-0.2 574808 502-0..703.39.342508 83 438:203 203.:9/. 80.7.980/9507-0/.35077./. .9..3 83 0907-.  438:203 203.3 .: 0907. -07-.8.  .9:7 203:3.3 /. .. 503: /.9:39:203.520..9. 507-0/. .:502-0.4  .. 9/.393.4-.5.7: 90780-:9  - %50 %50!07.-.2 8..3 907.8: .:438:20320.  202-. 574/: -.  !07.370.3.7.574/:90780-:9    /458  438:203 202:9:8.:39:/438:28    03.3:38.4.3 .3 93 /.

5 9.%.2574808202-025:9 ..5/...30-:9:..3. !0303.

 205:9  507.9 81. !03.3 574/:  .43805/.3 .3.347.502.2.503434.331472.7 .88.72070.320303.2025.7 -.7..3-.8...9073.203.3..438:203.7/.3202-:9:.9073.9..7574/:/.7.3438:203907.3203.8.-.5..7:8:8/.57480/:7503..393.70-202507.:/.91.3.8.38.2503..7-.8438:203   $:2-07503.3.7.3..3 205:95073..8.904254 .3.3202-0 .5.31...3 .9:-.9:   $1.9.3 /50740/...3 /./.. 02.3..8.808047.303.3507.9:  $:2-0757-..7.5 574/:.37 .8 503:.438:203203.7 .7   ..9: $047.2.3202.8438:203907-..3.3202507:3.3.3  / 05:9:8.3/.3808:.. /..5.3 502.91438:203 .9:2:3.3...3  509:.9.91 %07/..809.3438:203907./.3 502.3.8.9.3203434   :3802.5.5.35.7574/:/03./.8. 8347.3438:203/.70-9079.3  503:.3574/:2030920303.3 203: /.3    $:2-07 3.3 909./.9.7 574/:    0507.7  - !03.2..9073./.92.7 .3503933. 902.:.5..305:.:.3-07-0/.3..5. -0/.5.3 2030-.7.780.8.7.2.3/-:9:..2.3   $:2-07:2:2 205:920/.3802:../ 205:90:.3 902.7.9574/: .90780-:9    !02.8 $:2-0731472.75./.3203.3.8./.

9::.7./.340 507:8.947.8..8..1.3.80-0:2-.8. .438:203   !03:8:3.1.3.31.574/: /...947.3/44     $0.3/03...7.3 /.3  $0.9.9.907.947 1.-07.1.3 907-.3507:8.9//.380.8.   .7.7./. -838907/.904342/.8.7.39/.8-07-0/.8..8.3/:5507:8.94750393 :39:203.3:39: 202-0 .3943   %.85.-.   05:...31.:8.3 $9.:.7:8:.3507:8..30-:9:.3.7..305:... :39:-0702-.3.-07.3907. .3..3.7.3438:203207:5.8.3.805.3 .35. .3 907:8 .3   7039.3-079::.32032-:...8.8:808:8.8.7:.5033.3438:203 .-.30--.907/:.7:40902.3/507..85.1.7.3/.8..305:9:8. -.1..3 -.5..30.8..:.503.8.3507:8.5./.5.3/9::/03.32.9.380.3202-09:-...8./0138 ...38:3.2 5747.7.9..3/.3 .8050791..8.9.:80.3848.5507:8.33.3-..503/.3544.3-0747039././.:38:743805502.9.7:3/80-:943805!02.3.3503:.-838 43805502.-.38.35747.9.7.2-05:9:8..7.80-:.722089.3  50.3808047.3 0.3503.5.38:3.1...3.8.547./.0203!02.3203../:.3907./.-838 .7.31.::.7.320309.3..5.3.3-079::..7..8.3.94789:.3.3.3 4907     !07:8.3438:203  ..39/.3:39:203/.-.3502.7.202-07./03.8.3/574/:8 /.3 902.0203!02.43805!02.9.3  /.2..7.3:8.9.9...3 /..8.7.0.9:   $.8.3..39:/2:. !74808502.30.3.8..3:39:2025079.20303.:438:2032025:3.20333.1./.3 0.9.7.8.3   .2:./.31./01391/.7./503..0-:9:.7/03.23..3203.32030-.3  909.8.3...438:203.3207:5.5.9:0.3-./..3.502..3 5079:.3  [Z_W\\WS_S^SZ $0-.502:. .8.3503:.7..8.8.8:/:39:203.-.8.305././.7.38:/.3202-07./.3-0747039..5...305:.7.1.3.3502.3 50703.8../.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful