Makalah

´ KEBUGARAN JASMANI ³
DI S U S U N OLEH:

1006104020070 REGULER 2 MATAKULIAH BULUTANGKIS

PENJASKESREK FAKULTAS KEGURUAN DAN ILMU PENDIDIKAN UNIVERSITAS SYIAH KUALA BANDA ACEH 2011

sebagai syarat akhir Matakuliah Bulutangkis. agar bisa perbaikan pembuatan makalah untuk selanjutnya. Akhir kata. Banda Aceh. bila ada kesalahan mohon kritik dan saran yang bersifat membangun. 01 Juni 2011 i .KATA PENGANTAR Segala puji bagi allah swt atas segala rahmat yang telah di berikan kepada saya sehingga saya bisa menyusun makalah Kebugaran Jasmani. ini tentang Makalah ini saya buat saya usahakan dapat di mengerti saya sendiri dan orang lain. mudah-mudahan makalah ini memberi manfaat dalam kegiatan belajar mengajar. Makalah ini di susun berdasarkan tugas yang di berikan oleh bapak dosen. Makalah ini saya susun dengan membaca buku dan informasi dari internet. khususnya dalam perkuliahan sehingga dapat mempermudah dalam proses pembelajaran.

......... . .. C.............. ............. i ii 1 A...... B.......... ............................................................... Rumusan Masalah................. ........................ .............................................................................................. Kesimpulan .................................. DAFTAR PUSTAKA ........................ .............................................................. DAFTAR ISI ................... BAB I PENDAHULUAN .................... ............. ................ ... .............. Konsep dan Teori Kebugaran Jasmani ...... ........ ......... BAB III PENUTUP ................. Latihan Kebugaran Jasmani ................................................ .............................................. . B........... BAB II PEMBAHASAN ........ Manfaat Latihan Kebugaran Jasmani .............. ........................... .............. 1 1 2 A......... 13 14 ii . ........... Latar Belakang Masalah ............................... 2 3 4 13 A................ ................... ...............DAFTAR ISI KATA PENGANTAR.....

Sebagai contoh. Inilah inti pengertian kebugaran jasmani. Tapi bila seseorang lainnya dapat berlari di sepanjang tanjakan itu tanpa tanda -tanda sesak nafas. Sesak nafas menunjukkan adanya fungsi organ tubuh yang tidak normal. kian tinggi derajat sehat dinamisnya. kian besar kemampuan kerja fisiknya dan kian kecil kemungkinan terjadi kelahan. Setiap orang perlu memiliki derajat sehat dinamis. aka n disebut memiliki derajat sehat dinamis. Kian tinggi dera jat sehat dinamis seseorang. Perikehidupan manusia dalam setiap seginya selalu membutuhkan dukungan derajat sehat dinamis pada tingkat tertentu. B. namun tidak demikian dengan sebaliknya sehat statis belum tentu sehat dinamis. Latar Belakang Seseorang yang sehat dinamis tentu sehat statis. Rumusan Masalah 1. seseorang yang mampu berjalan di sepanjang tanjakan yang cukup panjang selama 10 menit atau lebih dengan dengan kecepatan wajar tanpa tanda -tanda sesak nafas. maka dia disebut memiliki derajat sehat dinamis yang lebih tinggi. Konsep dan teori kebugaran jasmani ? 2. Apalah artinya sehat kalu orang itu hanya sehat sewaktu beristirahat. Manfaat latihan kebugaran jasmani ? 3. dan kelelahan itu pulih kembali sebelum dating tugas yang sama pada keesokan harinya. Latihan kebugaran jasmani ? 1 . Orang seperti itu memiliki derajat kebugaran jasmani yang tinggi. apalagi jika sehat sewaktu tidur. Jadi kian berat kerja atau olahraga yang dapat dilakukan seseorang dengan fungsi organ tubuh tetap dalam keadaan normal. Jasmani yang bugar adalah jasmani yang memiliki derajat sehat din amis yang mampu mendukung segala aktivitas dalam kehidupan sehari -hari tanpa terjadi kelelahan yang berlebihan.BAB I PENDAHULUAN A. yaitu ketidakmampuan organ tubuh memenuhi tuntutan kebutuhan olahdaya (metabolism) yang lebih tinggi pada waktu terjadi kegiatan jasmani yang lebih berat.

maka kebugaran jasmani yang dibutuhkan untuk setiap orang sangat berbeda. Manfaat kebugaran jasmani bagi tubuh antara lain dapat mencegah berbagai penyakit seperti jantung. 2. Fungsi Organ. berkenaan dengan kelenturan.BAB II PEMBAHASAN A. dan paru ± paru sehingga meningkatkan kualitas hidup secara keseluruhan. kelembapan suhu. berkenaan dengan efisiensi sistem jantung. yaitu aspek fisik dan kebugaran yang menyeluruh (total fitness) yang memberi kesanggupan kepada seseorang untuk menjalankan hidup yang produktif dan dapat menyesuaikan diri pada tiap ± tiap pembebanan fisik (physical stress) yang layak. pembuluh dara h. tergantung dari sifat tantangan fisik yang dihadapinya. Fisik. seorang ku li yang setiap hari bekerja memanggul barang ± barang berat. Respon Otot. tulang. Contohnya. Sutarman adalah suatu aspek. dan sebagainya yang lebih baik 2 . kekuatan.paru). anaerobic power. Ada 3 hal penting dalam kebugaran jasmani. dan pernapasan (paru . Secara umum pengertian kebugaran jasmani adalah kemampuan seseorang untuk menjalankan pekerjaan sehari ± hari dengan ringan dan mudah tanpa merasakan kelelahan yang berarti dan masih mempunyai cadangan tenaga untuk melakukan kegiatan yang lain. dan sebagainya) dan atau kerja fisik dengan yang cukup efisien tanpa lelah secara berlebihan. Soedjatmo Soemowardoyo menyatakan bahwa kesegaran jasmani adalah kemampuan tubuh untuk menyesuaikan fungsi alat ± alat tubuhnya dalam batas ± batas fisologi terhadap lingkungan (ketinggian. Dengan jasmani yang hugar. dan bagian lemak. pembuluh darah. Kebugaran jasmani tidak hanya menggambarkan kesehatan. dan kelemahan. tetapi lebih merupakan cara mengukur individu melakukan k egiatannya sehari ± hari. maka ia harus memiliki kekuatan otot. Konsep dan Teori Kebugaran Jasmani Pengertian kebugaran jasmani menurut Prof. kecapatan. daya tahan. yaitu : 1. berkenaan dengan otot. Berdasarkan konsep kebugaran jasmani tersebut. Proff. hidup menjadi semangat dan menyenangkan. 3. Manfaat kebugaran jasmani bagi tubuh antara lain.

kuat dan efisien dalam gerakannya. Dengan demikian tingkat kebugaran jasmani yang merekan miliki dan mereka butuhkan sangat berbeda. 2. Peredaran darah menjadi lancar sehingga unsur ± unsur gizi makanan dapat dengan mudah disuplai ke seluruh jaringan tubuh. Akan tetapi. berulang-ulang dengan kian hari meningkat beban latihannya. Jadi. Dengan demikian. 3. Tegangan (tonus) otot di seluruh tubuh meningkat sehingga menjadi lebih kuat. Kerja jantung bertambah kuat dan efisien untuk dapat memompakan lebih banyak darah yang mengandung oksigen pada tiap denyutan. Para ahli olahraga berpendapat. Hal ini akan menyebabkan seorang kian terampil. kerja fisik yang lebih lama.daripada seorang pekerja kantor. proses pembentukan energi hanya dapat terus berlangsung melalui pembakaran dengan oksigen. peredaran darah. Kerja fisik ataupun latihan dalam jangka pendek misalnya kurang dari 5 menit. dan paru ± paru sehingga dapat menghasilkan perubahan ± perubahan ke arah yang lebih baik dari keadaan daya tahan tubuh. peredaran darah. gerak kerja ataupun latihan yang cukup lama sebenarnya mendorong kerja jantung. ia hanya membutuhka n buku ± buku dari meja ke rak buku atau menekan tombol ± tombol keyboard computer. bahwa seorang atlet yang mengikuti program latihan kondisi fisik secara intensif selama 6 -8 minggu sebelum ± perubahan 3 . Proses latihan kondisi fisik yang dilakukan secara cermat. Efek latihan itu anatara lain : 1. Adapun perubahan tersebut dinamakan ³efek latihan´. jantung. B. kemungkinan kebugaran jasmani seseorang semakin meningkat. 4. Pekerja kantor tidak banyak menguras tenaga. belum mutlak memerlukan pembakaran dengan oksigen. terutama jantung. dan paru ± paru (alat per napasan) harus giat bekerja untuk menyalurkan oksigen ke bagian ± bagian tubuh yang aktif bekerja. Alat ± alat pernapasan bertambah kuat sehingga memungkinkan aliran udara yang cepat ke dalam dan keluar paru ± paru. Manfaat Latihan Kebugaran Jasmani Latihan kondisi fisik (physical conditioning ) memegang peranan yang sangat penting untuk mempertahankan at au meningkatkan derajat kebugaran jasmani (physical fitness).

Kekuatan (Strength) Kekuatan adalah kemampuan otot tubuh untuk melakukan kontraksi guna membangkitkan tegangan terhadap suatu tahanan. kelenturan. c. b. 1. teratur. atau menarik suatu beban. dan daya tahan yang lebih baik selama musim pertandingan. dan latihan dengan alat ± alat menggunakan per (spring divices). Unsur ± unsur kebugaran jasmani yang berhubungan dengan konsep kebugaran jasmani dalam kehidupan sehari ± hari terdiri dari kekuatan. dan keseimbangan yang dapat dilakukan dengan cara yang mudah dan murah. Bentuk ini akan diuraikan bentuk ± bentuk latihan kekuata n. kelenturan dan keseimbangan. Latihan kekuatan dengan beban tubu h kita sendiri (internal resistance) antara lain : 4 . Kekuatan otot merupakan komponen yang sangat penting guna meningkatkan kondisi fisik secara keseluruhan. Agar hasilnya baik. latihan tahanan harus maksimal untuk menahan beban tersebut dan beban harus sedikit demi sedikit bertambah berat agar perkembangan otot meningkat. dan dapat membantu memperkuat stabilitas sendi ± sendi. weight training (latihan beb an). Sebagai penggerak setiap aktivitas fisik. melempar atau menendang lebih jauh dan efisien. kelent uran. Bentuk latihan yang cocok untuk mengembangkan kekuatan yaitu latihan ± latihan tahanan (resistance exercice) dimana kita harus mengangkat. dan dalam jangka waktu yang lama. C. Latihan Kebugaran Jasmani Tujuan utama dari latihan kebugaran jasmani adalah untuk mempertahankan dan meningkatkan tingkat kebugaran jasmani. Sebagai pelindung dari kemungkinan cedera. memukul lebih keras. akan memiliki kekuatan. namun menghasilkan kebugaran yang maksimal apabila dilakukan dengan benar. mendorong. Manfaat kekuatan bagi tubuh adalah : a.musim pertandingan. Bentuk latihannya antara lain : mengangkat barbell. dumbell. Beban itu bisa berasal dari anggota tubuh kita sendiri (external resistance). Dengan kekuatan akan membuat orang berlari lebih cepat.

kedua kaki rapat lurus ke belakang dengan ujung kaki bertumpu pada lantai. (3) Badan diturunkan kembali dengan cara mel uruskan lengan. b) Cara melakukan : (1) Tidur telungkup. jarak kedua tangan selebar bahu. (2) Kedua telapak tangan menapak lantai di samping dada. b) Cara melakukan : 5 . sementara posisi kepala. b) Cara melakukan : (1) Sikap awal : bergantung pada palang tunggal. jari ± jari menghadap ke depan. badan. (4) Badan diturunkan kembali dengan cara menekuk lengan. posisi telapak tangan mengahadap kearah kepala. siku ditekuk.a. (5) Gerakan ini dilakukan berulang ± ulang sampai tidak kuat. (4) Gerakan ini dilakukan berulang ± ulang sampai tidak kuat. 3) Jongkok angkat tubuh a) Tujuan : untuk melatih kekuatan otot lengan. kedua lengan lurus. Latihan untuk otot ± otot lengan 1) Push up (telungkup dorong angkat badan) a) Tujuan : untuk melatih kekuatan otot lengan. dan kaki tetap lurus. badan. dan kaki berada dalam satu garis lurus. sementara posisi kepala. (2) Mengangkat tubuh ke atas hingga dagu berada di atas palang. dan kaki tetap lurus tidak menyentuh lantai. sementara posisi kepala. badan. (3) Angkat badan ke atas hingga kedua tangan lurus. 2) Pull up (gantung angkat tubuh) a) Tujuan : untuk melatih kekuatan otot lengan.

siku dapat berfungsi sebag ai penahan pada paha. kedua kaki sedikit terbuk a. c) Badan diturunkan kembali ke sikap awal. 2) Cara melakukan : a) Sikap awal tidur terlentang. jari ± jari berkaitan di belakang kepala. c. b) Cara melakukan : (1) Latihan ini dilakukan berpasangan. Latihan kekuatan otot perut (sit up) 1) Tujuan : untuk melatih kekuatan otot lengan dan bahu. b) Angkat badan ke atas sampai posisi duduk. kedua lutut ditekuk. (2) Sentuhan paha ke bagian dalam dekat dengan siku tangan. kedua telapak tangan menempel di lantai di antara kedua paha mendekati lutut. 4) Berjalan telungkup dengan tangan a) Tujuan : untuk melatih kekuatan otot lengan dan bahu. (2) Latihan ini dilakukan berulang ± ulang dan bergantian dengan jarak tempuh s 10 meter. (3) Angkat kedua kaki ke atas secara perlahan ± lahan hingga lepas dan lantai. satu orang berjalan dengan telapak tangan. Latihan otot punggung (back up) 1) Tujuan : untuk melatih kekuatan otot punggung 2) Cara melakukan : 6 . d) Gerakan ini dilakukan berulang ± ulang sebanyak mungkin.(1) Sikap awal jongkok. dan pergelangan kaki dipegangi teman. sedangkan pansangannya membantu dengan memegang / mengangkat kedua kakinya. kedua tangan tetap berada di belakang kepala. dan lengan lurus. (4) Tahan gerakan ini selama mungkin. b.

Terdapat (2) dua teknik gerakan latihan kelentur an. yaitu kelenturan dinamis dan kelenturan statis .a) Sikap awal tidur terlungkup. kedua tangan tetap berada di belakang kepala. dan memutar pinggang. dagu menyentuh dada. 2. d) Gerakan ini dilakukan berulang ± ulang sebanyak mungkin. pergelangan kaki dipegang oleh teman b) Angkat badan ke atas sampai posisi dada dan perut tidak lagi menyentuh lantai . Latihan kelentuiran dinamis Latihan keleturan dinamis adalah berbagai pola pergerakan mengayun dan berputar kebebasan sederhana dan yang bertujuan gerakan. memutar leher. memperlancar sirkulasi darah. kedua kaki rapat lurus ke belakang. 1) Latihan kelenturan leher secara dinamis a) Tujuan : melatih kelenturan otot ± otot leher. kedua tangan dengan jari ± jari berkaitan diletakkan di belakang kepala. Latihan ± latihan tersebut benar ± benar untuk mengembangkan kesantaian. dan gerakkan ke belakang hingga menengadah lakukan sebanyak 2 v 8 hitungan (3) Tengokkan kepala ke kanan dan ke kiri lakukan sebanyak 2 v 8 hitungan 7 . b) Cara melakukan : (1) Miringkan kepala kesamping kiri dan kanan. untuk Contoh mengembangkan kehalusan gerakan dalam latihan kelenturan dinamis : memutar lengan . dan menyajikan latihan seperti pemanasan yang ringan . mengayun kaki. Latihan Kelenturan (Flexibility) Kelenturan adalah kemampuan seseorang untuk melakukan gerak dalam ruang gerak secara maksimum tanpa hambatan yang berarti. c) Badan diturunkan kembali ke sikap awal. sentuhkan telinga kiri ke bahu kiri dan telingan kanan ke bahu kanan lakukan gerakan sebanyak 2 v 8 hitungan (2) Gerakkan kepala menunduk ke depan. a.

telapak tangan rapat. telapak tangan rapat. dan kedua tangan disamping badan (2) Kemudian rentangkan kedua tangan lurus kesamping. lengan lurus. bengkokkan badan ke sampi ng kiri dan sebanyak 2 v 8 hitungan (3) Letakkan tangan di pinggang dan putar ke kiri dan kanan 2 v 8 hitungan (4) Tangan di atas kepala. kedua kaki dirapatkan dan kedua tangan lurus di atas kepala 8 . Satu putaran 4 hitungan lakukan gerakan sebanyak 2 v 8 hitungan 2) Latihan kelenturan sendi bahu secara dinamis a) Tujuan : melatih persendian dan otot bahu serta meluaskan gerakan bahu b) Cara melakukan : (1) Mula ± mula berdirir tegak. kedua kaki dibuka selebar bahu.(4) Putar kepala ke samping kirir dan kanan. lengan lurus. kemudian dilanjutkan dengan gerakan memutar lengan kea rah kiri sebanyak 8 hitungan 3) Latihan kelenturan batang tubuh secara din amis a) Tujuan : melatih kelenturan otot ± otot batang tubuh b) Cara melakukan : (1) Letakkan tangan di pinggang. putar ke kiri dan kanan 2 v 8 hitungan 4) Latihan kelenturan sendi pinggul a) Tujuan : melenturkan sendi dan otot pinggul b) Cara melakukan : (1) Mula ± mula berdiri tegak. lalu putarlah kedua lengan tersebut dari mulai putaran perlahan ± lahan kemudian cepat d an putaran dari kecil kemudian membesar (3) Gerakan ini dilakukan mulai dari gerakan memutar lengan kearah kanan sebanyak 8 hitungan. lalu bengkokkan badan kesamping kiri dan kanan sebanyak 8 hitungan (2) Tangan di atas kepala.

kaki yang tadinya lurus gentian ditekuk. tahan 8 hitungan (2) Balik badan. tan gan menyentuh posisi yang 9 .(2) Kemudian ayunkan kedua lengan ke bawah dengan cara membungkukkan pinggul. kemudian letakkan salah satu kaki berada di depan dan kaki yang lain di belakang di mana lutut kaki depan ditekuk (2) Kedua telapak tangan menapak / bertumpu di lantai. Latihan kelentuiran statis Latihan keleturan statis adalah bertahan dalam dilakukan dalam jangka waktu tertentu 1) Latihan kelenturan sendi lutut secara statis a) Tujuan : melatih kelenturan otot ± otot sendi lutut b) Cara melakukan : (1) Berdiri tegak. tahan 8 hitungan 2) Latihan kelenturan otot punggung dan paha secara statis a) Tujuan : melatih kelenturan otot ± otot punggung dan paha b) Cara melakukan : lurus. sejajar dengan kaki depan (3) Kemudian renggut ± renggutkan pinggul ke bawah berulang ± ulang dengan menggunakan pergantian posisis kaki (4) Gerakan ini dilakukan ke depan dan belakang (2 hitungan) v 8 b. lalu dilanjutkan menggerakkan kedua tangan ke atas kepala (3) Gerakan ini dilakukan secara bergantian dari atas ke bawah dan sebaliknya (5 v 8 hitungan) 5) Latihan kelenturan sendi lutut a) Tujuan : mengutakan persendian l utut b) Cara melakukan : (1) Mula ± mula berdiri tegak. letakkan salah satu kaki di depan lalu bengkokan kaki ke belakang lantai.

cium lutut. tahan 8 hitungan. Latihan keseimbangan adalah latihan / bentuk sikap badan dalam keadaan seimbang baik p ada sikap berdiri. (2) Berdiri tegak. bungkukkan badan tangan memegang pergelangan kaki. 10 . 1) Tujuan : melatih kekuatan otot ± otot tungkai. Latihan keseimbangan mengangkat salah satu kaki dari sikap kayang. tahan 8 hitungan. kedua kaki rapat lurus. kedua kaki rapat lurus. cium lutut. bungkukkanb badan hingga tangan menyentuh lantai. serta menjaga keseimbangan. (2) Angkat badan dengan cara menolakkan kedua tangan hingga lurus dan kedua kaki juga diluruskan bersamaan. Latihan keseimbangan ini dapat dilakukan dengan jalan mengurangi atau memperkecil bidang tumpuan. kaki terbuka dan lutut ditekuk. Pertahankan posisi kayang selama 8 hitungan. a. telapak kaki menapak di lantai. kedua telapak tangan berada di sisi telinga. duduk. tahan 8 hitungan 3) Latihan kelenturan otot punggung secara stat is.(1) Berdiri tegak. Latihan Keseimbangan (Balance) Keseimbangan adalah mempertahankan tubuh dari suatu tekanan atau beban dari badan dalam keadaan diam atau sedang bergerak. maupun jongkok. a) Tujuan : melatih kelenturan otot ± otot punggung b) Cara melakukan : (1) Berdiri tegak. bungkukkan badan hingga tangan menyentuh lantai tahan 8 hitungan (2) Berdiri tegak. kedua kaki rapat lurus. bungkukkan badan tangan memegang pergelangan kaki. kedua kaki rapat lurus. punggung. siku mengarah ke atas. 4) Latihan kayang a) Tujuan : melatih kelenturan otot ± otot punggung b) Cara melakukan : (1) Tidur telentang. 3.. dan lengan.

telapak kaki menapak di lantai. c) Perlahan ± lahan bengkokkan lutut kaki tumpu hingga jongkok dan tahan sebentar. c. badan dibungkukkan ke depan. pertahankan posisi selama 8 hitungan. kedua telapak tangan berada di sisi telinga. hingga badan dan kaki membentuk satu garis horizontal. c) Angkat salah satu kaki lurus ke atas. b. 2) Cara melakukan : a) Berdiri tegak. kedua kaki rapat. d) Lakukan dengan kaki tumpua yang berbeda. 1) Tujuan : melatih kekuatan otot ± otot tungkai dan menj aga keseimbangan. siku mengarah ke atas. nagkat tumit kaki tumpu dan pertahankan posisi ini selama 8 hitungan. kedua kaki rapat dan kedua tangan di samping badan. c) Angkat salah satu kaki perlahan ± lahan lurus ke belakang.2) Cara melakukan : a) Tidur telentang. b) Angkat salah satu kaki perlahan ± lahan lurus ke depan hingga membentuk sudut 90 o dengan kaki yang lain. kaki terbuka dan lutut ditekuk. Latihan keseimbangan dengan sikap kapal terbang. b) Rentangkan kedua lengan. 1) Tujuan : melatih kekuatan otot ± otot tungkai dan menjaga keseimbangan 2) Cara melakukan : a) Berdiri tegak. dan kedua tangan di pinggang. sedangkan kepala tetap menengadah (sikap kapal terbang) d) Setelah seimbang. e) Lakukan dengan kaki tumpu yang berbeda. Latihan keseimbangan dari sikap berdiri kemudian jongkok. b) Angkat badan dengan cara menolakkan kedua lengan hingga lurus dan kedua kaki juga diluruskan bersamaan (posisi kayang). 11 .

c) Lakukan berulang ± ulang dengan kaki bergantian. 2) Cara melakukan : a) Gerakan 1. pertahankan selama mungkin. b) Gerakan 2. angkat kedua kaki bersamaan ke atas sehingga membentuk huruf V. 1) Tujuan : melatih kekuatan otot ± otot tungkai dan menjaga keseimbangan. 1) Tujuan : melatih kekuatan otot ± otot tungkai dan menjaga keseimbangan. tekuklah kaki kanan ke luar. d. Latihan keseimbangan dari sikap duduk. 12 . 2) Cara melakukan : a) Duduk terlunjur dan kedua kaki rapat lurus ke depan.d) Berdiri lagi dengan posisi salah satu kaki tetap lurus ke depan. angkat dan tekuklah kaki kanan ke dalam. e. pertahankan posisi selama 8 hitungan. e) Lakukan dengan tumpuan kaki yang berbeda. Latihan keseimbangan dari berdiri dengan satu kaki dan kaki yang lain disilangkan di lutut. pertahankan selama mungkin. b) Dari sikap duduk.

BAB III PENUTUP A. teratur. Latihan Keseimbangan (Balance) 13 . tergantung dari sifat tantangan fisik yang dihadapinya. maka kebugaran jasmani yang dibutuhkan untuk setiap orang sangat berbeda. Bentuk ini akan diuraikan bentuk ± bentuk latihan kekuatan. 1. namun menghasilkan kebugaran yang maksimal apabila dilakukan dengan benar . Kekuatan (Strength) 2. dan dalam jangka waktu yang lama. kelenturan. Tujuan utama dari latihan kebugaran jasmani adalah untuk mempertahankan dan meningkatkan tingkat kebugaran jasmani. Unsur ± unsur kebugaran jasmani yang berhubungan dengan konsep kebugaran jasmani dalam kehidupan sehari ± hari terdiri dari ke kuatan. Kesimpulan Berdasarkan konsep kebugaran jasmani tersebut. Latihan Kelenturan (Flexibility) 3. kelenturan dan keseimbangan. dan keseimbangan yang dapat dilakukan dengan cara yang mudah dan murah.

tanggal 31 Mei 2010.DAFTAR PUSTAKA Diakses : Darussalam. http://dianherlinawati.com/2010/01/27/makna -kesehatan-dankebugaran-jasmani/ 14 .com/2010/04/04/kebugaran -jasmani/ Diakses : Darussalam.wordpress. http://onopirododo. tanggal 31 Mei 2010.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful