Está en la página 1de 1

PERTOLONGAN PERTAMA PADA KECELAKAAN(P3K) Banyak sekali kondisi darurat yang terjadi di sekitar kita.

Celakanya kadangkala orang tidak memahami bagaimana cara melakukan pertolongan pertama pada kecelakaan (kondisi darurat tersebut). Mungkin saja apabila kita cepat dalam memberikan bantuan banyak nyawa yang melayang seharusnya bisa diselamatlkan dengan teknik P3K yang benar.Beberapa kasus darurat yang sering terjadi disekitar kita adalah : a. Pingsan b. Pergeseran Sendi (Disklosa) c. Terkilir(keseleo) d. Luka benda tumpul dan tajam e. Perdarahan waktu hamil f. Kelahiran Mendadak g. Kebakaran h. Luka Bakar i. Shock Aliran listrik j. Tenggelam k. Patah Tulang l. Gigitan dan Sengatan, kejang-kejang Pada dasarnya semua kondisi darurat di atas harus dapat segera dilakukan tindakan cepat guna melakukan pertolongan. Hal ini membutuhkan suatu pengetahuan bagi orang sekitar tentang teknik P3K.Pada uraian ini akan dicontohkan salah satu cara dalam melakukan P3K bagi Korban pingsan. 1. Pertama yang harus dilakukan adalah membuka jalan napas dengan m,endongakkan kepala ke belakang dan gerakkan rahang bawah ke atas 2. Apabila napas telah berjalan dengan baik maka Posisikan Korban pingsan dengan cara ditidurkan telungkup dengan kepala menoleh kesamping (posisi koma). 3. Segera mintakan bantuan medis terdekat. PERTOLONGAN PERTAMA Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas Pertolongan Pertama atau biasa disingkat PP, yang lebih dikenal sebagai Pertolongan Pertama Pada Kecelakaan (P3K) adalah usaha-usaha untuk menangani korban sesegera mungkin di tempat kejadian sebelum tenaga medis mengambil alih penanganan Kotak PP Kotak PP adalah kotak yang berisi obat-obatan dan peralatan yang menunjang kegiatan pertolongan pertama yang berisi antara lain perban, mitela, obat merah, dll. Pertolongan Pertama (PP) merupakan segala bentuk bantuan yang diberikan kepada seseorang yang mengalami cedera atau sakit yang memerlukan tindakan medis segera. Melihat luasnya cakupan pertolongan yang diberikan maka sangat diperlukan pemahaman minimal terhadap apa apa yang harus dikerjakan sebagai bagian dari pertolongan pertama. Sering kejadian seseorang yang ingin menolong korban kecelakaan malah akan membuat cidera yang dialami korban makin berat. Saat ini banyak buku tentang pertolongan pertama yang dijual di toko toko buku. Ada yang untuk kalangan medis, ada pula yang untuk kalangan awam dengan bahasa yang mudah dimengerti. Buku ini wajib dibeli dan dipelajari bersama sama di rumah agar setiap anggota keluarga siap dalam menghadapi hal hal yang darurat. Persiapan adalah kunci utama dari pertolongan pertama. Maka dari itu, sudah seharusnya di setiap rumah dan kendaraan dilengkapi dengan kotak pertolongan pertama. Kotak ini selain berisi obat obatan dan bahan bahan untuk keadaan darurat juga harus dilengkapi dengan buku buku pertolongan pertama. Obat dan alat yang disiapkan pun harus melihat kondisi geografis dari tempat tinggal kita. Misalnya daerah kita sering kebanjiran maka yang dipersiapkan adalah obat atau bahan yang berhubungan dengan kecelakaan akibat banjir. Demikian juga bila kita tinggal di daerah yang sering terkena gempa, kebakaran, badai dan lain sebagainya maka kita harus menyiapkan obat obat pertolongan pertama untuk keadaan tersebut. Bagi yang suka traveling atau jalan jalan, harus menyiapkan obat atau alat pertolongan pertama yang sesuai dengan kondisi daerah tujuan. Obat obat untuk mencegah mabuk kendaraan dan mengobati diare sering diperlukan terutama bagi mereka yang bepergian jauh. BIla pergi ke daerah endemis malaria maka perlu dipersiapkan obat obat untuk mencegah terjangkitnya penyakit malaria. Pelajari juga nomor nomor darurat daerah tujuan kita apakah sama atau tidak dengan daerah asal kita dan taruh nomor nomor penting tersebut di tempat yang aman tapi mudah dijangkau. Selain persiapan obat dan bahan bahan darurat, yang tidak kalah penting adalah persiapan diri dalam menghadapi hal hal yang bersifat darurat. Beberapa ketrampilan dasar yang perlu dikuasai adalah bagaimana melakukan resusitasi jantung paru (RJP), bagaimana mengatasi korban tersedak, bagaimana mengatasi korban perdarahan, bagaimana mengatasi korban patah tulang, bagaimana mengatasi korban luka bakar dan lain sebagainya. Semua ketrampilan tersebut bisa dengan mudah dipelajari melalui buku yang banyak di jual di toko toko buku. BIla keadaan sulit untuk diatasi sendiri, segeralah menghubungi nomor nomor darurat yang terdapat di daerah anda. Beberapa nomor darurat yang berlaku internasional adalah 112 dan 911. Di Bali tempat tinggal saya, kedua nomor ini bisa dihubungi walau tidak selalu dijawab bila dihubungi