Está en la página 1de 4

Cara Memilih Ban Sepeda Motor yang Tepat Ban bagi sepeda motor memiliki peran yang sangat

t penting. Komponen ini tak sekadar menjadi titik tumpuan antara sepeda motor dan beban yang disangga dengan lintasan yang dilalui saja, tetapi juga menentukan kenyamanan saat melaju. Ban juga berkaitan erat dengan keamanan dalam berkendara, tutur Nur Hafidi, mekanik Mardika Motor, Sudimara, Tangerang, Kamis, 5 Mei 2011. Menurut Hafid, spesifikasi ban yang tidak sesuai dengan karakter motor dan jalanan yang saban hari dilalui menimbulkan ketidaknyamanan. Begitupun bila struktur ban telah aus dan ukiran di permukaan telah habis. Memiliki potensi menimbulkan kecelakaan, kata dia. Oleh karena itu, sebelum mengganti ban sepeda motor dengan ban yang berbeda dengan bawaan pabrik, sebaiknya dipertimbangkan tiga hal. Ketiga hal itu adalah sebagai berikut. 1. Pahami kode yang ada di ban dan kegunaannya Pada umumnya, pabrik ban menggunakan dua macam kode, yaitu imperial dan metric. Kode tersebut selain menyatakan dimensi ban, juga menunjukkan bahan serta batas kemampuan ban saat digunakan. Misalnya, ban berkode 120/90 16 67H. Angka 120 adalah ukuran lebardalam satu millimeterban. Angka 90 menunjukkan persentase perbandingan antara tinggi ban atau dinding bagian samping ban dengan lebar ban. Jika tertulis 90 berarti 90 persen dikalikan lebar ban yaitu 120. Hasilnya tinggi dinding ban adalah 108 milimeter, terang Hafidi. Adapun angka 16 adalah diameter pelek yang diukur dengan satuan inci. Artinya, ban tersebut disarankan untuk digunakan pada pelek yang berukuran 16 inci. Bila peleknya lebih besar atau lebih kecil maka akan mengurangi kenyamanan, tandas Hafidi. Sementara, angka 67 adalah batas beban maksimum yang bisa disangga oleh ban yang bersangkutan. Untuk mengetahui batas maksimum itu, angka tersebut harus

dikalikan dengan load index (LI), yaitu 4,6. Indeks tersebut ditetapkan secara internasional. Jadi, bila tertera 67 berarti 674,6 = 307 kilogram. Itulah, beban maksimum yang masih bisa disangga oleh ban. Sedangkan huruf H adalah kode laju kecepatan maksimum kendaraan yang masih bisa ditoleransi oleh ban, ujar Hafidi. H berarti ban tersebut sanggup diajak melesat hingga kecepatan 210 kilometer per jam. Kode ini telah ditetapkan secara internasional dan masing-masing huruf mewakili kecepatan tertentu. 2. Pilih ban sesuai dengan kecepatan berkendara Satu hal yang patut dicatat adalah jangan menggunakan ban yang hanya sesuai dengan kecepatan tertentu, misalnya 160 kilometer per jam (kpj), tetapi digunakan untuk kecepatan 200 kpj. Selain tidak nyaman, itu mengundang bahaya. Kode lainnya adalah Q menunjukkan ban itu bisa dipakai dengan kecepatan maksimum 160 kpj, S untuk 190 kpj dan T untuk 190 kpj. Masih ada beberapa kode lainnya. Oleh karena itu, konsultasikan dengan ahli, baik mekanik di bengkel yang Anda percaya atau mekanik di toko ban bila Anda berniat mengganti ban bawaan pabrik dengan ban baru. 3. Pilih ban dalam yang sesuai Setelah menentukan pilihan ban luar sesuai dengan spesifikasi yang dibutuhkan motor Anda, sebaiknya juga memilih ban dalam yang tepat. Ketepatan tidak hanya memudahkan perawatan saja, tetapi juga kenyamanan atau bahkan keamanan Anda dalam berkendara. Selama ini pabrikan ban memproduksi dua jenis ban dalam berdasar bahan dasar yang digunakannya, yaitu NR singkatan dari Natural Rubber atau karet alam dan Butylethileneyaitu dari bahan senyawa polimer. Masing-masing memiliki kelebihan dan kekurangan. Ban dari bahan karet alam atau NR lebih mudah kehilangan volume angin. Sebaliknya, Butyl lebih tahan lama. Dalam waktu seminggu, misalnya tekanan angin di ban NR bisa berkurang 56 persen, tetapi Butyl hanya 12 persen, jelas Hafidi.

Ingat, tekanan angin tidak hanya berpengaruh pada tingkat konsumen bahan bakar dan kenyamanan saat berkendara saja, tetapi juga keamanan. Adapun kelebihan ban NR adalah lebih empuk ketimbang ban dari bahan senyawa polimer tersebut. Pilihlah ban dalam yang sesuai dengan spesifikasi ban luar. Bila tidak mengerti konsultasikan dengan mekanik, saran Hafidi. sumber : http://wahw33d.blogspot.com/2011/05/cara-memilih-ban-sepeda-motoryang.html#ixzz1PDHCjJJc Ban sepeda motor Anda adalah satu-satunya koneksi antara sepeda dan jalan. Oleh karena itu sangat penting bagi keamanan Anda sendiri untuk memeriksa ban Anda sebelum pos luar di jalan. Tidak butuh banyak waktu dan bisa menyelamatkan Anda dari kecelakaan yang mengerikan. Pada artikel ini, kita akan membahas bagaimana memastikan bahwa ban sepeda motor Anda berada dalam kondisi yang aman dan benar meningkat sehingga Anda tahu apa yang harus dicari sebelum Anda naik. Di area yang terang terlihat, pertama untuk semua jenis tusukan. Paku, sekrup, potongan-potongan kaca atau lainnya tajam, benda asing bersarang di ban Anda dapat menyebabkan ledakan atau flat. Carilah gelembung atau menonjol di dinding samping juga, karena mungkin menunjukkan bahwa sudah waktunya untuk mengganti ban Anda. Jadilah menyeluruh. Anda Roll sepeda ke depan sehingga Anda benar dapat memeriksa seluruh permukaan setiap ban. Setelah ban Anda telah lulus inspeksi visual, periksa tekanan ban. Anda tidak harus melakukan ini sebelum setiap perjalanan, tapi ban benar meningkat dapat menyebabkan sejumlah masalah, seperti penanganan yang buruk, tidak rata atau berlebihan memakai, dan kinerja yang buruk sehingga memeriksa paling tidak sekali seminggu. Tekanan ban yang optimal akan dinyatakan dalam manual pemilik Anda sehingga membiasakan diri dengan apa yang produsen merekomendasikan. alat pengukur tekanan ban digital murah dan tersedia di mana saja ban atau suku cadang yang dijual sehingga tidak ada alasan untuk tidak memiliki satu. Periksa tekanan ban Anda ketika Anda dingin sebelum Anda mulai naik. Segera setelah Anda mulai naik, ban hangat dari gesekan dan bahwa perubahan tekanan udara di ban Anda. Anda Membusungkan ban ke tingkat yang tepat atau jika mereka lebih meningkat biarkan udara keluar. Bahkan perbedaan kecil dalam tekanan ban dapat menyebabkan perubahan dramatis dalam menangani dan kinerja jadi jangan pergi terlalu lama tanpa memeriksa. telapak ban Anda juga penting untuk keamanan keseluruhan sepeda motor Anda. tapak keluar aus membuat jarak berhenti lagi, membuat sepeda sulit untuk mengontrol dan menghasilkan traksi berbahaya rendah dalam kondisi basah. Anda dapat menggunakan tes kuartal untuk menentukan apakah tapak Anda dikenakan sampai titik membutuhkan ban baru. Tempatkan seperempat terbalik ke

groove. Jika bagian atas ban lebih rendah dari bagian atas kepala Washington, mungkin saatnya untuk penggantian ban. Ban Anda memainkan peran penting dalam menjaga Anda aman pada sepeda motor Anda. Jangan menganggap remeh atau mengabaikan mereka. Jika Anda mengidentifikasi masalah seperti luka atau tusukan, atau jika tapak Anda menjadi lebih aus, mengatasi masalah ini segera. Biasakan memeriksa tekanan ban Anda secara teratur. pemeliharaan ban yang tepat dapat berarti perbedaan antara perjalanan yang aman dan satu yang menyebabkan cedera. Informasi lebih ban motor terbaik: Ban Battlax