P. 1
Perekahan

Perekahan

|Views: 16|Likes:
Publicado porEko Johan Tapia

More info:

Published by: Eko Johan Tapia on Apr 23, 2011
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOCX, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

04/23/2011

pdf

text

original

Perekahan adalah elemen dasar dari gangguan tektonik. Proses lipat menimbulkanretak di tem pat tidur.

Cleat yang patah alami dalam batubara. Gas Metana batubaradan lainnya jahitan akan m engalir keluar dari pori-pori batubara jika ada gradientekanan bertindak sebagai motor penggerak dan patah tulang cukup terbuka ataupermeabel. Ketika tekanan di lapisan batubara berkurang melalui pertambangan, gasmulai desorb dan bermigrasi melalui matriks bat ubara dan melalui rekahan alam seperti cleat. Alam patah tulang pada batubara dapat dibagi menjadi dua kelasutama. Mikro dan Makro cleat sistem dan Sendi Besar Sendi dan (sudut-sudut rendah ada) gunting Cleat bersama-sama dengan hasil tempat tidur pesawat dalam perilaku anisotropikdari batubara, baik dari titik filtrasi geoteknik dan gas pandang. Ada dua mekanisme untuk asal pembentukan cleat dalam batubara. Endogenetic cleat: Ini adalah terbentuk selama proses perubahan fisik pada propertibatubara selama proses metamorfosa. Hal Batubara mengalami perubahan d ensitasdan penurunan volume. Proses ini terkait dengan perubahan tegangan sistempemadata n internal, dan pengeringan, dan pembentukan pesawat cleat. Exogenetic cleat: ini dibentuk sebagai akibat dari tekanan eksternal yang bekerjapada lapisan batubara. Ini termasuk tektonik menekankan, perubahan tekanan fluida,melipat dan pengembangan tegangan tarik dimana lapisan batubara dikenakanselama periode waktu tertentu.

You're Reading a Free Preview

Descarga
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->