AYAM PETELUR

1. SEJARAH SINGKAT Ayam petelur adalah ayam-ayam betina dewasa yang dipelihara khusus untuk diambil telurnya. Asal mula ayam unggas adalah berasal dari ayam hutan dan itik liar yang ditangkap dan dipelihara serta dapat bertelur cukup banyak. Tahun demi tahun ayam hutan dari wilayah dunia diseleksi secara ketat oleh para pakar. Arah seleksi ditujukan pada produksi yang banyak, karena ayam hutan tadi dapat diambil telur dan dagingnya maka arah dari produksi yang banyak dalam seleksi tadi mulai spesifik. Ayam yang terseleksi untuk tujuan produksi daging dikenal dengan ayam broiler, sedangkan untuk produksi telur dikenal dengan ayam petelur. Selain itu, seleksi juga diarahkan pada warna kulit telur hingga kemudian dikenal ayam petelur putih dan ayam petelur cokelat. Persilangan dan seleksi itu dilakukan cukup lama hingga menghasilkan ayam petelur seperti yang ada sekarang ini. Dalam setiap kali persilangan, sifat jelek dibuang dan sifat baik dipertahankan (“terus dimurnikan”). Inilah yang kemudian dikenal dengan ayam petelur unggul. Menginjak awal tahun 1900-an, ayam liar itu tetap pada tempatnya akrab dengan pola kehidupan masyarakat dipedesaan. Memasuki periode 1940-an, orang mulai mengenal ayam lain selain ayam liar itu. Dari sini, orang mulai membedakan antara ayam orang Belanda (Bangsa Belanda saat itu menjajah Indonesia) dengan ayam liar di Indonesia. Ayam liar ini kemudian dinamakan ayam lokal yang kemudian disebut ayam kampung karena keberadaan ayam itu memang di pedesaan. Sementara ayam orang Belanda disebut dengan ayam luar negeri yang kemudian lebih akrab dengan sebutan ayam negeri (kala itu masih merupakan ayam negeri galur murni). Ayam semacam ini masih bisa dijumpai di tahun 1950-an yang dipelihara oleh beberapa orang penggemar ayam. Hingga akhir periode 1980-an, orang Indonesia tidak banyak mengenal klasifikasi ayam. Ketika itu, sifat ayam dianggap seperti ayam kampung saja, bila telurnya enak dimakan maka dagingnya juga enak dimakan. Namun, pendapat itu ternyata tidak benar, ayam negeri/ayam ras ini ternyata bertelur banyak tetapi tidak enak dagingnya. Ayam yang pertama masuk dan mulai diternakkan pada periode ini adalah ayam ras petelur white leghorn yang kurus dan umumnya setelah habis masa produktifnya. Antipati orang terhadap daging ayam ras cukup lama hingga menjelang akhir periode 1990-an. Ketika itu mulai merebak peternakan ayam broiler yang memang khusus untuk daging, sementara ayam petelur dwiguna/ayam petelur cokelat mulai menjamur pula. Disinilah masyarakat mulai sadar bahwa ayam ras mempunyai klasifikasi sebagai petelur handal dan pedaging yang enak. Mulai terjadi pula persaingan tajam antara telur dan daging ayam ras dengan telur dan daging ayam kampung. Sementara itu telur ayam ras cokelat mulai diatas angin, sedangkan telur ayam

kampung mulai terpuruk pada penggunaan resep makanan tradisional saja. Persaingan inilah menandakan maraknya peternakan ayam petelur. Ayam kampung memang bertelur dan dagingnya memang bertelur dan dagingnya dapat dimakan, tetapi tidak dapat diklasifikasikan sebagai ayam dwiguna secara komersialunggul. Penyebabnya, dasar genetis antara ayam kampung dan ayam ras petelur dwiguna ini memang berbeda jauh. Ayam kampung dengan kemampuan adaptasi yang luar biasa baiknya. Sehingga ayam kampung dapat mengantisipasi perubahan iklim dengan baik dibandingkan ayam ras. Hanya kemampuan genetisnya yang membedakan produksi kedua ayam ini. Walaupun ayam ras itu juga berasal dari ayam liar di Asia dan Afrika. 2. SENTRA PETERNAKAN Ayam telah dikembangkan sangat pesat di setiapa negara. Sentra peternakan ayam petelur sudah dijumpai di seluruh pelosok Indonesia terutama ada di Pulau Jawa dan Sumatera, tetapi peternakan ayam telah menyebar di Asia dan Afrika serta sebagian Eropa. 3. J E N I S Jenis ayam petelur dibagi menjadi dua tipe: 1) Tipe Ayam Petelur Ringan. Tipe ayam ini disebut dengan ayam petelur putih. Ayam petelur ringan ini mempunyai badan yang ramping/kurus-mungil/kecil dan mata bersinar. Bulunya berwarna putih bersih dan berjengger merah. Ayam ini berasal dari galur murni white leghorn. Ayam galur ini sulit dicari, tapi ayam petelur ringan komersial banyak dijual di Indonesia dengan berbagai nama. Setiap pembibit ayam petelur di Indonesia pasti memiliki dan menjual ayam petelur ringan (petelur putih) komersial ini. Ayam ini mampu bertelur lebih dari 260 telur per tahun produksi hen house. Sebagai petelur, ayam tipe ini memang khusus untuk bertelur saja sehingga semua kemampuan dirinya diarahkan pada kemampuan bertelur, karena dagingnya hanya sedikit. Ayam petelur ringan ini sensitif terhadapa cuaca panas dan keributan, dan ayam ini mudah kaget dan bila kaget ayam ini produksinya akan cepat turun, begitu juga bila kepanasan. 2) Tipe Ayam Petelur Medium. Bobot tubuh ayam ini cukup berat. Meskipun itu, beratnya masih berada di antara berat ayam petelur ringan dan ayam broiler. Oleh karena itu ayam ini disebut tipe ayam petelur medium. Tubuh ayam ini tidak kurus, tetapi juga tidak terlihat gemuk. Telurnya cukup banyak dan juga dapat menghasilkan daging yang banyak. Ayam ini disebut juga dengan ayam tipe dwiguna. Karena warnanya yang cokelat, maka ayam ini disebut dengan ayam petelur cokelat yang umumnya mempunyai warna bulu yang cokelat juga. Dipasaran orang mengatakan telur cokelat lebih disukai daripada telur putih, kalau dilihat dari warna kulitnya memang lebih menarik yang cokelat daripada yang putih, tapi dari segi gizi dan rasa relatif sama. Satu hal yang berbeda adalah harganya dipasaran, harga telur cokelat lebih mahal daripada telur putih. Hal ini dikarenakan telur cokelat lebih berat daripada telur putih dan produksinya telur cokelat lebih sedikit daripada telur putih. Selain itu daging dari ayam petelur medium akan lebih laku dijual sebagai ayam pedaging dengan rasa yang enak. 4. MANFAAT

Penyiapan Sarana dan Peralatan 1. b) Sistem kandang individual. Jenis kandang berdasarkan lantainya dibagi menjadi tiga macam yaitu: 1) kandang dengan lantai liter. tata letak kandang agar mendapat sinar matahari pagi dan tidak melawan arah mata angin kencang serta sirkulasi udara yang baik. PERSYARATAN LOKASI 1) Lokasi yang jauh dari keramaian/perumahan penduduk. kandang ini lebih dikenal dengan sebutan cage. Kandang Iklim kandang yang cocok untuk beternak ayam petelur meliputi persyaratan temperatur berkisar antara 32. 6. 3) kandang dengan lantai campuran liter dengan kolong berlubang. 2) kandang dengan lantai kolong berlubang. tempat obat-obatan dan sistem alat penerangan. bersih dan tahan lama.Ayam-ayam petelur unggul yang ada sangat baik dipakai sebagai plasma nutfah untuk menghasilkan bibit yang bermutu. jangan membuat kandang dengan permukaan lahan yang berbukit karena menghalangi sirkulasi udara dan membahayakan aliran air permukaan bila turun hujan. Selanjutnya perlengkapan kandang hendaknya disediakan selengkap mungkin seperti tempat pakan. Kandang sistem ini banyak digunakan dalam peternakan ayam petelur komersial. Sedangkan seperti usus dan jeroan ayam dapat dijadikan sebagai pakan ternak unggas setelah dikeringkan. lantai untuk sistem ini terdiri dari bantu atau kayu kaso dengan lubang-lubang diantaranya.1. Bentuk-bentuk kandang berdasarkan sistemnya dibagi menjadi dua: a) Sistem kandang koloni. satu kandang untuk banyak ayam yang terdiri dari ribuan ekor ayam petelur. tempat air. 3) Lokasi terpilih bersifat menetap. kelembaban berkisar antara 60– 70%. 5. Hasil kotoran dan limbah dari pemotongan ayam petelur merupakan hasil samping yang dapat diolah menjadi pupuk kandang. PEDOMAN TEKNIS BUDIDAYA Sebelum usaha beternak dimulai. seorang peternak wajib memahami 3 (tiga) unsur produksi yaitu: manajemen (pengelolaan usaha peternakan). breeding (pembibitan) dan feeding (makanan ternak/pakan) 6. tidak berpindah-pindah.Untuk kontruksi kandang tidak harus dengan bahan yang mahal. Selain itu ayam dimanfaatkan juga dalam upacara keagamaan. 2) Lokasi mudah dijangkau dari pusat-pusat pemasaran. tempat minum.2–35 derajat C. pesak/sekam padi dan kandang ini umumnya diterapkan pada kandang sistem koloni. yang penting kuat. kandang ini dibuat dengan lantai yang dilapisi kulit padi. yang nantinya untuk membuang tinja ayam dan langsung ke tempat penampungan. kompos atau sumber energi (biogas). dengan perbandingan 40% luas . penerangan dan atau pemanasan kandang sesuai dengan aturan yang ada. Ciri dari kandang ini adalah pengaruh individu di dalam kandang tersebut menjadi dominan karena satu kotak kandang untuk satu ekor ayam. sebaiknya kandang dibangun dengan sistem terbuka agar hembusan angin cukup memberikan kesegaran di dalam kandang. tempat ransum.

maka tidak ada atap yang bocor dan air hujan tidak ada yang masuk walau angin kencang. almunium atau apa saja yang kuat dan tidak bocor juga tidak berkarat. atau hasi serutan kayu dengan panjang antara 3–5 cm untuk pengganti kulit padi/sekam. e) Ukuran badan normal.2. Tebal litter setinggi 10 cm. b) Bulu tampak halus dan penuh serta baik pertumbuhannya . d. antara lain: a) Ayam petelur harus sehat dan tidak cacat fisiknya. c) Ayam petelur berasal dari bibit yang diketahui keunggulannya. Tempat makan.lantai kandang untuk alas liter dan 60% luas lantai dengan kolong berlubang (terdiri dari 30% di kanan dan 30% di kiri). d) Anak ayam mempunyak nafsu makan yang baik. 2. 6. Litter (alas lantai) Alas lantai/litter harus dalam keadaan kering. bahan litter dipakai campuran dari kulit padi/sekam dengan sedikit kapur dan pasir secukupnya. c. Kotak diletakkan dididing kandang dengan lebih tinggi dari tempat bertengger. . b. b) Pertumbuhan dan perkembangan normal. f) Tidak ada letakan tinja diduburnya. Ada beberapa pedoman teknis untuk memilih bibit/DOC (Day Old Chicken) /ayam umur sehari: a) Anak ayam (DOC ) berasal dari induk yang sehat. dapat dibuatkan kotak ukuran 30 x 35 x 45 cm yang cukup untuk 4–5 ekor ayam. Tempat bertelur Penyediaan tempat bertelur agar mudah mengambil telur dan kulit telur tidak kotor. bahannya dari bambu. minum dan tempat grit Tempat makan dan minum harus tersedia cukup. c) Tidak terdapat kecacatan pada tubuhnya. Dibuat tertutup agar terhindar dari angin dan letaknya lebih rendah dari tempat bertelur. Peralatan a. dibuat dekat dinding dan diusahakan kotoran jatuh ke lantai yang mudah dibersihkan dari luar. penempatannya agar mudah pengambilan telur dari luar sehingga telur tidak pecah dan terinjak-injak serta dimakan. Dasar tempat bertelur dibuat miring dari kawat hingga telur langsung ke luar sarang setelah bertelur dan dibuat lubah yang lebih besar dari besar telur pada dasar sarang. ukuran berat badan antara 35-40 gram. Peyiapan Bibit Ayam petelur yang akan dipelihara haruslah memenuhi syarat sebagai berikut. Tempat bertengger Tempat bertengger untuk tempat istirahat/tidur. Untuk tempat grit dengan kotak khusus 1.

86 kg/dosin telur. ransum 1.98 kg/dosin telur.9 kg/dosin telur. ransum 1.Babcock B 380: berbulu cokelat.Babcock B-300 v: berbulu putih. ransum 1. . ransum 1. type Dwiguna. . . Dipilih bibit yang dapat memproduksi telur banyak. nilai konversi ini dikemukakan berikut ini pada berbagai bibit ayam dan juga dapat diketahui dari lembaran daging yang sering dibagikan pembibit kepada peternak dalam setiap promosi penjualan bibit ayamnya. Produksi telur sudah tentu menjadi perhatian. type ringan. Contoh prestasi beberapa jenis bibit ayam petelur dapat dilihat pada data di bawah ini. .Hisex white: berbulu putih. ransum 1.H & W nick: berbulu putih. type ringan. . Prestasi bibit dilapangan/dipeternakan.Shaver S 288: berbulu putih.Hubbarb golden cornet: berbulu cokelat. type ringan. produksi telur(hen house)260. type Dwiguna. ransum 1.8-2. type Dwiguna. produksi telur(hen house) 270. Ayam yang baik akan makan sejumlah ransum dan menghasilkan telur yang lebih banyak/lebih besar daripada sejumlah ransum yang dimakannya. type ringan.24-1. c. ransum 1. type Dwiguna. . produksi telur(hen house) 275.82 kg/dosin telur.3 kg/dosin telur.Ross white: berbulu putih. Bila ayam itu makan terlalu banyak dan bertelur sedikit maka hal ini merupakan cermin buruk bagi ayam itu. Produksi Telur. Tetapi konversi ransum tetap utama sebab ayam yang produksi telurnya tinggi tetapi makannya banyak juga tidak menguntungkan. ransum 2. type ringan. produksi telur(hen house)280. type ringan. produksi telur(hen house) 260-275.1.7-1. produksi telur(hen house) 288. .9 kg/dosin telur. . produksi telur(hen house) 270. type ringan.9 kg/dosin telur. b. ransum 1.0 kg/dosin telur. .81. . Keadaan ini sering disebut dengan ransum per kilogram telur.Hubbarb leghorn: berbulu putih. Pemilihan Bibit dan Calon Induk Penyiapan bibit ayam petelur yang berkreteria baik dalam hal ini tergantung sebagai berikut: a. produksi telur(hen house) 272.Ross Brown: berbulu cokelat. Bila bibit ayam mempunyai konversi yang kecil maka bibit itu dapat dipilih.9 kg/dosin telur.0 kg/dosin telur.7-1.Dekalb Xl-Link: berbulu putih. ransum 1. Konversi Ransum.Hisex brown: berbulu cokelat. produksi telur(hen house) 260.89 gram/dosin telur. produksi telur(hen house) 255-280. . produksi telur(hen house)272. Konversi ransum merupakan perabandingan antara ransum yang dihabiskan ayam dalam menghasilkan sejumlah telur. ransum 1. . Apabila kedua hal diatas telah baik maka kemampuan ayam untuk bertelur hanya dalam sebatas kemampuan bibit itu.

8 lliter/hari/100 ekor.0-2. serat kasar 4%. Phospor (P) 0.829 gram.Kwantitas pakan terbagi/digolongkan dalam empat golongan umur yaitu: minggu ke-5 (umur 30-36 hari) 111 gram/hari/ekor. ransum 2. .Kwantitas pakan terbagi/digolongkan menjadi 4 (empat) golongan yaitu minggu pertama (umur 1-7 hari) 17 gram/hari/ekor. yaitu minggu ke-1 (1-7 hari) 1.9%.5%. kalsium (Ca) 1%. 6.2%. serat kasar 4.7-0. .5%.7-0.Shaver star cross 579: berbulu cokelat. type Dwiguna.1 liter/hari/100 ekor.9% dan energi (ME) 2900-3400 Kcal. ransum 2. 1. Tindakan preventif dengan memberikan vaksin pada ternak dengan merek dan dosis sesuai catatan pada label yang dari poultry shoup. minggu kedua (umur 8-14 hari) 43 gram/hari/ekor. minggu ke-3 (15-21 hari) 4.Kwalitas atau kandungan zat gizi pakan terdiri dari protein 22-24%. minggu ke-6 (umut 37-43 hari) 129 gram/hari/ekor. a..Warren sex sal link: berbulu cokelat. lemak 2.6 liter/100 ekor. Pemeliharaan 1.04 kg/dosin telur.5 liter/hari/100 ekor dan minggu ke-4 (22-29 hari) 7. Kwalitas dan kwantitas pakan fase finisher adalah sebagai berikut: .08 kg/dosin telur. Kualitas dan kuantitas pakan fase starter adalah sebagai berikut: .1-21. minggu ke-7 (umur 44-50 hari) 146 gram/hari/ekor dan minggu ke-8 (umur 51-57 hari) 161 gram/hari/ekor. minggu ke-3 (umur 15-21 hari) 66 gram/hari/ekor dan minggu ke-4 (umur 22-29 hari) 91 gram/hari/ekor.3. dalam hal ini dikelompokkan dalam 2 (dua) fase yaitu: a.5%. Jadi jumlah pakan yang dibutuhkan tiap ekor sampai pada umur 4 minggu sebesar 1. . type Dwiguna. 2. hanya dibutuhkan tenaga yang ulet/terampil saja. Sanitasi dan Tindakan Preventif Kebersihan lingkungan kandang (sanitasi) pada areal peternakan merupakan usaha pencegahan penyakit yang paling murah. b. Jadi total jumlah pakan per ekor pada umur 30-57 hari adalah 3. Pemberian Pakan Untuk pemberian pakan ayam petelur ada 2 (dua) fase yaitu fase starter (umur 0-4 minggu) dan fase finisher (umur 4-6 minggu). Phospor (P) 0.7 liter/hari/ekor. ME 2800-3500 Kcal. produksi telur(hen house) 265.Kwalitas atau kandungan zat gizi pakan terdiri dari protein 18. Pemberian minum disesuaikan dangan umur ayam. 2. minggu ke2 (8-14 hari) 3. lemak 2. Pemberian air minum pada hari pertama hendaknya diberi . Fase starter (umur 1-29 hari) kebutuhan air minum terbagi lagi pada masingmasing minggu.520 gram. Kalsium (Ca) 1%. Jadi jumlah air minum yang dibutuhkan sampai umur 4 minggu adalah sebanyak 122. produksi telur(hen house) 280.

Pemberiannya secara teratur sangat penting untuk mencegah penyakit. Vaksin dibagi menjadi 2 macam yaitu:Vaksin aktif adalah vaksin mengandung virus hidup. HAMA DAN PENYAKIT 7. Kekebalan yang ditimbulkan lebih lama daripada dengan vaksin inaktif/pasif.tambahan gula dan obat anti stress kedalam air minumnya. Dengan demikian daya guna kandang bisa maksimal tanpa mengurangi persyaratan kandang bagi ternak yang dipelihara. 6. Berak putih (pullorum) Menyerang ayam kampung dengan angka kematian yang tinggi. maka bangunan kandang perlu dipelihara secara baik yaitu kandang selalu dibersihkan dan dijaga/dicek apabila ada bagian yang rusak supaya segera disulam/diperbaiki kembali. 7. hingga mampu membentuk zat kebal. Pemberian Vaksinasi dan Obat Vaksinasi merupakan salah satu cara pengendalian penyakit virus yang menulardengan cara menciptakan kekebalan tubuh. Pengendalian: diobati dengan antibiotika .4 liter/hari/ekor. b. d) Vaksin Cacar/pox. Vaksin inaktif. Fase finisher (umur 30-57 hari). Jadi total air minum 30-57 hari sebanyak 333.7 liter/hari/100 ekor dan minggu ke-8 (51-57 hari) 14.5 lliter/hari/100 ekor. minggu ke-7 (44-50 hari) 12.1. Penyebab: Salmonella pullorum. Macam-macam vaksin: a) Vaksin NCD vrus Lasota buatan Drh Kuryna b) Vaksin NCD virus Komarov buatan Drh Kuryna (vaksin inaktif) c) Vaksin NCD HB-1/Pestos.9 liter/hari/100 ekor.1 liter/hari/ekor. minggu ke-6 (37-43 hari) 10. Persyaratan dalam vaksinasi adalah: a) Ayam yang divaksinasi harus sehat. e) Vaksin anti RCD Vaksin Lyomarex untuk Marek. virus Diftose. 1. adalah vaksin yang mengandung virus yang telah dilemahkan/dimatikan tanpa merubah struktur antigenic. 2. Kekebalan yang ditimbulkan lebih pendek. Penyakit 1. Pemeliharaan Kandang Agar bangunan kandang dapat berguna secara efektif. c) Sterilisasi alat-alat. Banyaknya gula yang diberikan adalah 50 gram/liter air. keuntungannya disuntikan pada ayam yang diduga sakit. terkelompok dalam masing-masing minggu yaitu minggu ke-5 (30-36 hari) 9. b) Dosis dan kemasan vaksin harus tepat.

Penyakit ini merupakan penyakit pernafasan yang serius untuk anak ayam dan ayam remaja. kulit telur tidak normal. Kolera Penyakit ini jarang menyerang anak ayam atau ayam remaja tetapi selain menyerang ayam menyerang kalkun dan burung merpati. 5. 7. Tidak ada pengobatan untuk penyakit ini tetapi dapat dicegah dengan vaksinasi. putih telur encer dan kuning telur mudah berpindah tempat (kuning telur yang normal selalu ada ditengah).Tungau (kutuan) Penemuan tersebut tidak tersebar luas ke seluruh dunia. Parathyphoid Menyerang ayam dibawah umur satu bulan. Pengendalian: dengan preparat sulfa/obat sejenisnya. Gejala: ayam mengeluarkan tinja yang berwarna hijau kekuningan. 4. Foel typhoid Sasaran yang disering adalah ayam muda/remaja dan dewasa. 3. Kemudian di Eropa. Pengendalian: dapat disembuhkan dengan antibiotia/preparat sulfa. Penyebab: Salmonella gallinarum.2. Infeksi laryngotracheitis Infeksi laryngotracheitis merupakan penyakit pernapasan yang serius terjadi pada . Penyebab: bakteri dari genus Mycoplasma. Penyebab: makhluk intermediet antara bakteri dan virus. Pengendalian: dengan antibiotika/preparat sulfa. Tingkat kematian ayam dewasa adalah rendah. Pilek ayam (Coryza) Menyerang semua umur ayam dan terutama menyerang anak ayam. Bila menyerang ayam petelur menyebabkan telur lembek. Infeksi bronchitis Infeksi bronchitis menyerang semua umur ayam. Pengendalian: dilakukan dengan antibiotika (Spiramisin dan Tilosin). penyakit ini ditemukan lagi dan diberitakan ke seluruh dunia. Pada awalnya penyakit ditemukan tahun 1926 di daerah Priangan. Pengendalian: dengan antibiotika (Tetrasiklin/Streptomisin). Penyakit karena Virus 1. CRD CRD adalah penyakit pada ayam yang populer di Indonesia. Penyebab: pasteurella multocida.2. Newcastle disease (ND) ND adalah penyakit oleh virus yang populer di peternak ayam Indonesia. 7. Akhirnya penyakit ini disebut Newcastle disease. Menyerang anak ayam dan ayam remaja. 3. 6. Gejala: pada serangan yang serius pial ayam (gelambir dibawah paruh) akan membesar. Gejala: ayam yang terserang menunjukkan tanda-tanda seperti orang pilek. 2. Infeksi synovitis Penyakit ini sering menyerang ayam muda terutama ayam broiler dan kalkun. Penyebab: bakteri dari genus Salmonella. Pada dewasa penyakit ini menurunkan produksi telur. Pengendalian: dengan antibiotika. tapi pada anak ayam mencapai 40%.

Pengendalian: belum ada. Penyakit karena Parasit 1. Hasil perusakan ini mengeluarkan zak racun yang kemudian di makan ayam.4. 7. Beberapa penyakit ini adalah : 1.3. Penyebab: adalah racun dalam tepung ikan tetapi tidak semua tepung ikan menimbulkan penyakit ini. Marek Penyakit ini menjadi populer sejak tahun 1980-an hingga kini menyerang bangsa unggas. Ciri serangan cacingan adalah tubuhnya kurus. khususnya menyerang anak ayam umur 3–6 minggu. (2) pencegahan dilakukan dengan vaksinasi dan sanitasi yang ketat. 7. produksi telur merosot dan kurang aktif. Gumboro Penyakit ini ditemukan tahun 1962 oleh Cosgrove di daerah Delmarva Amerika Serikat. Pengendalian: (1) belum ada obat untuk mengatasi penyakit ini. Tetapi peternakan yang kotor banyak siput air dan minuman kotor maka mungkin ayam terserang cacingan. Racun dari bungkil kacang Minyak yang tinggi dalam bungkil kelapa dan bungkil kacang merangsang pertumbuhan jamur dari grup Aspergillus. bulunya kusam. Cacing Karena penyakit cacing jarang ditemukan di peternakan yang bersih dan terpelihara baik. Penyebab: virus yang diindetifikasikan dengan Tarpeia avium. Cacar ayam (Fowl pox) Gejala: tubuh ayam bagian jengger yang terserang akan bercak-bercak cacar. Penyakit ini menyerang bursa fabrisius. Penyebab: virus Borreliota avium. Untuk menghindari keracunan bungkil kacang maka dalam rancung tidak digunakan antioksidan atau bungkil kacang dan bungkil kelapa yang mengandung kadar lemak tinggi. misalnya karbol. 6. 2. . 4. Timbul penyakit ini akibat pemanasan bahan makanan yang menguraikan asam amino hingg menjadi racun. akibat serangannya menyebabkan kematian ayam hingga 50%. Ada pula pengolahan bahan yang menyebabkan asam amino berubah menjadi zat beracun. Pengendalian: dengan vaksinasi. Muntah darah hitam (Gizzerosin) Ciri kerusakan total pada gizzard ayam. 5.unggas. Virus ini di luar mudah dibunuh dengan desinfektan. Penyakit karena Jamur dan Toksin Penyakit ini karena ada jamur atau sejenisnya yang merusak makanan. Pengendalian: dengan vaksinasi.

selanjutnya telur yang kotor karena terkena litter atau tinja ayam dibershkan. Penyemprotan ini tidak boleh mengenai tangan dan mata secara langsung dan penyemprotan dilakukan malam hari sehingga pelaksanaannya lebih mudah karena ayam tidak aktif. Kutu umum terdapat di kandang yang tidak terkena sinar matahari langsung maka sisi samping kandang diarahkan melintang dari Timur ke Barat. 8.1. 8. Hasil Tambahan Hasil tambahan yang dapat dinukmati dari hasil budidaya ayam petelur adalah daging dari ayam yang telah tua (afkir) dan kotoran yang dapat dijual untuk dijadikan pupuk kandang. penyakit ini dimasukkan ke golongan parasit tetapi sebenarnya berbeda. Kutu Banyak menyerang ayam di peternakan Indonesia. ANALISIS EKONOMI BUDIDAYA TANAMAN 10.00-11. Telur normal adalah telur yang oval.6 gram dengan volume sebesar 63 cc. Telur yang terkena litter dapat dibersihkan dengan amplas besi yang halus. Penyakit ini jarang menyerang ayam lingkungan peternakan dijaga kebersihan dari alang-alang dan genangan air. petugas pengambil harus langsung memisahkan antara telur yang normal dengan yang abnormal. Jakarta. Pembersihan Setelah telur dikumpulkan.00.00. 8.2.00-14.3. 7. Hexamitiasis dan Blachead).00. PASCA PANEN — 10. pengambilan ketiga (terakhir)sambil mengecek seluruh kandang dilakukan pada pukul 15. 8.1. Tanda fisik ayam terserang ayam akan gelisah. Pengambilan pertama pada pagi hari antara pukul 10.5. Penggunaan semprotan kutu sama dengan cara penyemprotan nyamuk. Dalam pengambilan dan pengumpulan telur. Analisis Usaha Budidaya Perkiraan analisis budidaya ayam petelur buras (150 ekor) tahun 1998 di Bintaro. bentuknya lonjong. bersih dan kulitnya mulus serta beratnya 57. Biasanya pembersihan dilakukan untuk telur tetas. Hal ini bertujuan agar kerusakan isi tlur yang disebabkan oleh virus dapat terhindar/terkurangi. Hasil Utama Hasil utama dari budidaya ayam petelur adalah berupa telur yang diahsilkan oelh ayam. 1) Biaya produksi .4. Pengumpulan Telur yang telah dihasilkan diambil dan diletakkan di atas egg tray (nampan telur).00-16. Telur yang abnormal misalnya telurnya kecil atau terlalu besar.2. dicuci secara khusus atau dengan cairan pembersih. kulitnya retak atau keriting. 9. Dari luar kutu tidak terlihat tapi bila bulu ayam disibak akan terlihat kutunya. pengambilan kedua pukul 13. Penyakit karena Protoza Penyakit ini berasal dari protozoa (trichomoniasis. Sebaiknya telur dipanen 3 kali dalam sehari. P A N E N 8.

Jumlah biaya modal tetap Rp.Rp.b. Telur 60 x Rp.Resiko kematian 3% per tahun Rp.Jumlah biaya prasarana produksi Rp.000.. Modal kerja/variabel . Dengan melihat kondisi tersebut budidaya ayam petelur dapat memberikan keuntungan yang menjanjikan bila di kelola secara intensif dan terpadu. 2.Rp. Selain itu juga adanya program pemerintah dalam meningkatkan gizi masyarakat terutama anak-anak.700. 617.Perhitungan biaya dan pendapatan dilakukan dalam 1 bulan .Diperlukan luas tanah 40 m2 10.000.2) Pendapatan a.Harga-harga diperhitungkan pada bulan November 1998 . 611. 1..Jumlah biaya modal kerja Rp..– Rp.Pakan 90 gr x 150 x Rp.Rp.a.Induk 150 ekor @ Rp.= Rp. Ayam afkir 141 ekor x Rp. 4.750. 1. 10. • Share this: . 1.-/kg x 30 .500.000.565. 17.750.Obat-obatan .Jumlah pendapatan Rp.0 Keterangan : .750.000. 611. 58. 611. 650. Modal tetap (investasi) .Rp. Rp.210.Kandang dan atap . 1.Penyusutan kandang (4tahun) .4) Parameter kelayakan usaha a. Kebutuhan akan telur yang terus meningkat tidak diimbangi dengan produksi telur yang besar sehingga terjadilah kekurangan persediaan telur yang mengakibatkan harga telur mahal.Rp.375.000.170. 490. 225. 2..Rp.2.640.110. Gambaran Peluang Agribisnis Dewasa ini kebutuhan telur dalam negeri terus meningkat sejalan dengan peningkatan pola hidup manusia dalam meningkatkan kebutuhan akan protein hewani yang berasal dari telur. B/C ratio = 2.Rp.640.626.228.850. 1228.x 30 Rp.Penyusutan induk (umur produktif 2 tahun) . 6. 109.3) Keuntungan a.b.000.000.640.

. beserta tempat pakan yang standar. Mohon diberi pencerahan untuk bibit ayam petelur yang baik dan dimana saya bisa mendapatkan bibit ayam petelur itu sendiri. 2008 at 3:44 pm Reply 4. 2008 at 8:57 am Reply 3. by didik susilo August 21. by wawan July 1. Hello my friends by edizeveImmure May 18. Mohon diberi pencerahan untuk bibit ayam petelur yang baik dan dimana saya bisa mendapatkan bibit ayam petelur itu sendiri. 2008 at 9:20 pm Reply 2. beserta tempat pakan yang standar. Mohon bisa diberi penjelasan mengenai kontruksi kandang ayam petelur yang memenuhi prasyarat standar beternak ayam petelur dilihat dari segi ukuran kandang (P x L x T)dan segi ukuran kemiringan alas kandang. Mohon bisa diberi penjelasan mengenai kontruksi kandang ayam petelur yang memenuhi prasyarat standar beternak ayam petelur dilihat dari segi ukuran kandang (P x L x T)dan segi ukuran kemiringan alas kandang.• • • • StumbleUpon Digg Reddit 39 comments 1.

apakah harus di gabung jantan dan betinanya dalam satu kandang. 2008 at 3:33 pm Reply 6.kebutuhan pakan 1 ekor ayam selama 1 hari. 2008 at 1:30 pm Reply 7. thanks by rony November 25. 2008 at 8:25 pm Reply 5. dan hal hal lain yang dianggap perlu. . tolong dong informasinya dimana bisa mendapatkan pupuk dari kotoran ayam petelur tsb yg berlokasi di jabar. tolong beri tahu ttg produktifitas ayam negri tahun 2008 dan penjualan ayam negeri tahun 2008 by yechan September 23. 2008 at 10:34 am Reply 8. Tolong informasinya mengenai cara memelihara ayam arab petelur. dari harga pullet 1 ekor. Kalau melihara ayam arab untuk petelur.harga pakan..Thanks by alfizar September 22.tolong dong gambar kandang ayam nya by guntur August 21. sekaligus produksi telur 1 ayam/hari. tolong dong analisa usaha ayam arab tuk petelur. atau si betina bisa bertelur sendiri tanpa si Jantan ?? Terima Kasih..

2009 at 5:46 pm . minta dong alamat+ no hpnya. saya adalah teman kuliahnya yg kehilangan kontak dengannya. salah satu narasumber di bab penyakit gumboro adalah drh jully handoko. tks by ridwan ismunandar February 2. 2008 at 7:25 am Reply 9. 2009 at 10:08 pm Reply 11. sayfuddin salam by Sayfuddin February 8. tks by ridwan ismunandar February 2.by Arni November 27.eliharaannya. untuk saudara arni pada prinsipnya semua jenis unggas ayam akan bertelur walaupun tidak dikawini oleh jantan. tolong di tamplilin jg analisis biaya pemeliharaan puyuh. oya. by Junaidi Karo Karo Kacaribu November 27. D jateng ada ga sentral pembibitan doc petelur . 2009 at 10:11 pm Reply 12. tetapi apabila keperluan telurnya untuk ditetaskan maka diperlukan pencampuran dengan pejantan saat pem. 2008 at 8:21 pm Reply 10. begitu saya rasa untuk menjawab pertanyaan saudara arni. dan pada pemeliharaan ayam arab tidak diperlukan pejantan apabila keperluan telur yang dihasilkan untuk konsumsi. bila jawaban saya kurang memuaskan saya minta maaf coz kita masih sama sama dalam proses pembelajaran.

Reply 13. saya sedang mencari ayam petelur untuk daerah sumatera selatan by angelina constanscia wadoe July 16. saya danni dari jakarta mau tanya info pembeliat DOC dimana yah? please send your info at darius.com . 2009 at 11:01 am Reply 15. jarwoto Temanggung by jarwoto. February 20.altaf@yahoo. 2009 at 11:29 pm Reply o cari aja di poultry shop terdekat kyu… by Junaidi Karo Karo Kacaribu August 18. mohon info untuk mendapatkan bibit ayam petelur.thx by Kyu August 15. dimana bisa mendapatkannya dan berapa no untuk contac personnya. saya punya indukan untuk diteteaskan telurnya mohon formula pakan yg tepat betina dan jagonya yg dikawinkan secara kawin suntik. salam. 2009 at 6:00 pm Reply 14. . 2009 at 7:03 pm Reply 16.

. 2009 at 2:15 pm Reply o daerah bapak dimana.. hope to get your response..id by Junaidi Karo Karo Kacaribu November 10. lagi butuh banget by herman November 26. ditunggu nih . 2009 at 8:13 pm Reply ..co. gimana caranya meningkatkan produksi ayam petelur.? coba hubungi saja toko poultry shot terdekat di daerah bapak. by Junaidi Karo Karo Kacaribu November 6. apa cuaca panas juga berpengaruh thd produksi telur? Trus ada ayam yang ( maaf) bagian duburnya basah terus seperti semacam kolera karena berak terus. 2009 at 8:36 pm Reply 18. gimana yah cara menetaskan telur yang baik…. matur tank you by ade November 9. mungkin teman teman yang lain bisa membantu tolong di kirim ke emailnya pak ade madekusumaasih@yahoo. itu penyakit ayam apa ya dan bagaimana mencegahnya? Maaf kebanyakan nanya. 2009 at 1:02 pm Reply 17.. saya sudah tidak berkecimpung di dunia peternakan lagi.by sulisetyo October 15. Mau tanya bang. disana pasti ada. 2009 at 8:01 pm Reply o waduh maaf banget nih pak ade..

Tolong dong Infonya tentang Ayam cemani yang berada d Solo dan Sekitarnya……?? trima kasih sebelum nya…!! by seno December 26. saya mencari produsen (pemasok) telur dengan harga yag lebih bersaing dari produsen lain. trimakasih hub : 085221496931 by Tri Adi Purna January 9. 2009 at 9:37 pm Reply 20. 2009 at 1:14 am Reply 19. tlg diberi penjelasan tentang cara memproses limbah ayam petelur menjadi pupuk kandang atau pakan ikan . 2009 at 5:03 pm Reply 21. saya sedang merintis usaha dalam penjualan telur ayam. dimana saya bisa membeli ayam petelur disekitar cirebon . 2010 at 7:49 am Reply 22.o pake mesin tetas yang layak uji pak herman by Junaidi Karo Karo Kacaribu December 4. saya dicirebon. terima kasih by delby December 7.

saya tinggal di daerah Bandung Jawa Barat. budidaya ayam kampung petelor dengan sistem DI UMBAR dalam kandang ren . telor yang dihasilkan dari ayam tadi di tetaskan dalam MESIN PENETAS OTOMATIS. Bibit yang unggul untuk ayam petelur bisa di dapat di mana. 2010 at 9:50 am Reply 23.by Antonius Budi Santoso January 17.wr. 2010 at 10:00 pm Reply 24.wr. 2010 at 5:55 am Reply 26. 2010 at 10:40 pm Reply 25.wb pertanyaan untuk pakar ayam kampung: 1. saya ter tarik beternak ayam petelur langkah apa yang pertama harus dilakukan by abed February 24. . by Anto Sriwijayanto March 21. efektif nggak ?? 2. efektif nggak ?? wass. ass.wb matur nuwun by nova February 2.

CD bukan berisi ebook PDF atau paparan data melainkan video interaktif/audio visual bagaimana prakteknyalangsung di lapangan.. dan tersedia juga buku panduannya (berwarna dan bergambar) harga 60 ribu.com termakaish by dacosta April 23. salam. jika berminat silahkan hub.saya tinggal di jakarta selatan tolong kasih atau dong / mail ke kloangaur@yahoo. 2010 at 1:28 pm Reply 27. . saat ini saya menjual CD cara beternak ayam arab dan ayam petelur yang benar. terima kasih by rozi679 June 5.. saya mau beli ayam ras petelur dimana ya. by Andhyni June 15. 2010 at 4:20 pm Reply 28.. hanya dengan harga 60 ribu (sudah ongkos kirim). 2010 at 11:22 am Reply 29.com. 2010 at 5:59 pm Reply 30. saya pny produk bgs utk membuat telur menjadi besar.saya di 081-911857815 atau email rozi679@gmail. minta info harga pullet ayam petelur….bagaimana caranya biaya kandang hanya 2626000???? by Sihura April 21.

trimakasih . 2010 at 6:37 pm Reply o terimakasih untuk infonya mas gunawan. Isa Brown dan Lohmann. 2010 at 10:05 pm Reply 31. boleh kirim ke email saya untuk memajukan ilmu pengetahuan peternak di bvangsa ini thanks by Junaidi Karo Karo Kacaribu August 2. 2010 at 10:24 pm Reply 33. salam kenal. untuk jumlah 100ekor. Saya Dari bima-ntb saya tertarik sekali melihan kandang ayam petelur . uuntuk strain ayam petelur di Indonesia sekarang yang ada adalah Hisex. saya ingin mencoba usaha ayam petelur ini. saya kira untuk mengikuti perkembangan ayam petelur sekarang. 2010 at 7:14 pm Reply 32. saya boleh minta data/rincian untuk analisis usaha pada ayam fase pullet… please regrads by agra dacosta July 19. artikel ini bisa di up grade. mungkin mas gunawan ada info yang mau di share. Dmkian by gunawan August 1.by susyanto July 17. 1000 ekor . membutuhkan kandang dan lahan brp? . cuma karna masih awam saya mohon arahan dan bimbingan nya.

2010 at 6:16 pm Reply . 2010 at 7:28 am Reply o kalau 1000 ekor cukup membutuhkan lahan untuk bangunan 8 M X !2 M kalau mau lebih jelasnya via email aja mas by Junaidi Karo Karo Kacaribu November 18.by Firman November 18.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful