Está en la página 1de 2

Writer and Political Activist

Copyright © 2009 All Rights Reserved


contact@fadlizon.com
Ini perlu mengisi kehidupan demokrasi
KAUM MUDA BICARA: Pancasila, agar nilai-nilai budaya di
masyarakat seperti nilai otoriter, nilai
PEMBANGUNAN PERLU feodalisme seperti sistim ke-rajaan yang
absolut dapat terakulturasi. Karena arus

MAKIN DITATA
nilai-nilai demokrasi tidak bi-sa
dibendung, bisa terjadi pertarungan an-
tara nilai-nrlai demokrasi dan nilai-nilai
feodalisme.
Setelah 48 tahun bangsa Indonesia Maswadi lebih jauh mengungkapkan de-
merdeka, tahun 1993 ini kemudian mokrasi Pancasila akan menjadi percam-
merupakan tahun-tahun penting dalam puran dari nilai universal demokrasi de-
memacu kemajuan bangsa Indonesia ke ngan nilai- nilai budaya kita. Karena itu
arah yang lebih maju. usaha aktualisasi nilai demokrasi Pancasila
Namun harus kita akui pula bahwa dian- harus makin tegas. Agar, mlsalnya, keka-
tara keberhasilan tersebut, ketika mema- cauan yang terjadi pada PDI baru-baru ini
suki pelaksanaan PJPT II ini bangsa kita jangan sampai dinilai merupakan
masih diperhadapkan dengan berbagai cermin wujud demokrasi Pancasila.
persoalan, seperti masih banyak rakyat ki- Maswadi mengingatkan bahwa yang
ta yang hidup tidak sejahtera, data statistik terjadi di PDI bukan demokrasi
menunjukkan sekitar 27 juta hidup miskin. Pancasila, karena hal itu "jelek" dan
terjadi karena pelaku-pelaku politiknya.
Tingkatkan SDM, Tegakkan Demokrasi Dalam kaitan dengan peningkatan
SDM dan penataan kehidupan
Dalam kaitan dengan masalah-masalah demokrasi, Harris AH Moerfi mengakui
sumber daya manusia, Kristiya Kartika, bahwa hal itu memang amat terkait
KRISTIYA: Titik tekan Kualitas SDM
Ketua DPP KNPI mengungkapkan bahwa dengan masalah kese-jahteraan rakyat
"Sebe-tulnya kalau 'kran' demokrasi itu
memang pembangunan sekarang ini titik Indonesia. Karena itu tentu saja akan
dibuka lebih lebar lagi, maka saya optimis
tekannya haruslah usaha peningkatan kua- terkait dengan perlakuan terhadap rakyat
kehi- dupan kita beberapa tahun ke depan
litas sumber daya manusia. Untuk pening- banyak. Harris melihat penggusuran
akan lebih demokratis dan lebih baik
katan kualitas SDM ini, menurut Kris, ja- yang sering terjadi biasanya selalu terkait
daripada sebelumnya. Sementara berkaitan
ngan semata-mata hanya "lips- services" dengan proyek-proyek pe-merintah,
dengan masalah peningkatan kualitas
tetapi hendaknya memiliki konsep yang je- seperti pelebaran jalan. Selama itu untuk
SDM, menurut Toto Mulyanto wakil sekjen
las, mantan Ketua Presidium GMNI terse- tujuan positip, mengapa tidak?. "Tapi
DPP KNPI melihat hal itu tentu merupakan
but mengungkapkan bahwa untuk meng- tolong, ganti ruginya hams wajar. — kalau
usaha penting ka-rena terkait dengan upaya
galang kualitas manusia diperlukan tiga saja ganti rugi yang seharusnya 100
mencerdaskan kehidupan bangsa. Toto
hal. Pertama, usaha- usaha penguasaan Ip- persen hanya dibayar 10 persen, itu tidak
Mulyanto tokoh muda yang selalu tampil
tek baik dalam pengertian maju maupun benar", ungkap Ketua Umum Pengurus
dengan sikap ra-mahnya itu mengemukakan
tradisional. Kedua, penataan rekayasa so- Pusat Karang Taruna dan salah satu Ketua
bahwa usaha mencerdaskan kehidupan
sial dalam usaha peningkatan kualitas dan DPP KNPI tersebut.
bangsa output-nya disamping manusia-
mekanisme demokrasi, baik demokrasi Berkaitan dengan masalah kesejahtera-
manusia cerdas, trampil dari memiliki etos
politik dan demokrasi ekonomi. Ketiga, an Harry Wardono Ketua Presidium
kerja, tetapi manusia tersebut sekaligus juga
peningkatan kualitas mental bangsa GMNI mengungkapkan hendaknya juga
harus memilih. Menyinggung masalah
Terkait dengan usaha peningkatan kua- pembangunan sarana dan prasarana olah
penegakkan demokrasi, Maswadi Rauf
litas demokrasi tersebut Fadli Zon, kolum- raga jangan sampai merugikan kepentlng-
pengamat politik dan Dosen FISIP UI
nis muda masalah-masalah demokrasi ser- an rakyat banyak. Bicara tentang olah raga
mengemukakan bahwa usaha penegakkan
ta redaktur majalan GEMA mengemuka- sepertinya kita juga tahu bahwa itu baik
tersebut harus ber-angkat dari nilai-nilai
kan pada hakekatnya angin demokrasi ber- untuk kesehatan baik jasmani maupun ro-
universalisme demokrasi. Nilai-nilai
kembang cukup sehat dalam bangsa kita. hani. Hanya saja dunia olah raga kini su-
universal dari demokrasi tersebut adalah
Hanya saja, menurut Fadli bahwa jangan dah dijadikan sebuah komoditi yang makin
seperti kerakyatan, kebe-basan, mengakui
salah, political will itu timbul sebagai tidak terjangkau oleh mayoritas masyara-
hak orang lain, meme-gang komitmen
akibat adanya desakan dari bawah. kat kita, yang mendambakan olahraga se-
bersama.
bagai perekat sosial masyarakat.
Harry Wardono mengungkapkan con-
ton, kasus lapangan Golf misalny a, adanya
lapangan tersebut sebenarnya bukan seke-
dar tidak bisa dijangkau masyarakat umum
Writer and Political Activist
Copyright © 2009 All Rights Reserved
contact@fadlizon.com
dan menjadi perekat sosial, akan tetapi je-
las ia telah mengorbankan aspek potensi Dalam kaitan dengan partisipasi pemu-
pengembangan SDM dan sumber alam, da dalam pembangunan Saefullah
yang berkaitan dengan kebutuhan masya- Ma'sum, Sekjen PP Pemuda Ansor merasa
rakat. "hams diketahui bahwa tanah yang tidak tepat melihat peran pemuda dalam
dipergunakan sebagai lapangan Golf itu pembangunan sebagai sebuah partisipasi.
merupakan lahan yang sangat tinggi nilai Menumt Saefullah Ma'sum partisipasi itu
ekonomisnya," tegas tokoh muda Ketua muncul karena adanya kondisi yang pasif
Umum GMNI ini. dari kelompok masyarakat terhadap per-
kembangan dan pengambilan keputusan
Peran ABRI dan Pemuda pembangunan itu sendiri. Saeful meng-
Usaha untuk meningkatkan kualitas emukakan bahwa sekarang bukan lagi se-
pembangunan nasional tentu saja kedar partisipasi, karena pembangunan
menjadi tanggung jawab semua pihak, bukan hanya digerakkan oleh pemerintah,
tanpa terke-cuali. Dalam kaitan itu tentu tetapi oleh selumh masyarakat. Karena
saja hingga saat ini banyak yang masih itu, menumt Sekjen Pemuda Ansor terse-
menyorot se-jauhmana peran Dwi fungsi but pemuda hams tampil sebagai inisiator,
ABRI efektif dalam pembinaan politik sebagai penggerak pembangunan. "Kalau
nasional. Ketua DPP IMM, Tatang ,semangat ini diwujudkan, maka kaum mu-
Harris: Tujuan Positif, Kenapa tidak?
utatiyar, SH justru melihat bahwa da memiliki harga diri dan kekuatan untuk
mengemukakan pendapat yang sama bah-
selama perjalahan bangsa Indonesia menentukan arah pembangunan kita", ka-
ABRI telah tampil dengan memuaskan wa peran ABRI memang selalu dibutuh-
ta Saeful.
bagi kepentlngan bangsa. Tatang kan sebagai perekat bangsa. Dwi fungsi
Fadli Zon senada bahwa memang
mengakui peran-peran mereka di segala ABRI sangat diperlukan sekali baik seba-
pemuda hams seperti itu. Dahulu
gai stabilisator dan dinamisator maupun
bidang ABRI ada di dalamnya. Tatang kepeloporan dan daya kritis pemuda dapat
dalam kaitan menunggalnya ABRI dan
mengemukakan ia obyektif menilai mempernga-mhi kebijakan- kebijakan
tentang disiplin ABRI menjadi contoh Rakyat. "ABRI berasal dari rakyat dan
pemerintah. Tetapi kini parah sekali,
yang baik pada masyarakat, demikian berjuang untuk rakyat", kata Harris.
kaum muda justru korban kebijakan-
pula pengabdiannya dan perjuangannya. Akan tetapi terhadap peran ABRI di le-
kebijakan pembangunan. "Pemuda kita
"Jadi kita jangan gelisah kalau ABRI itu gislatif yang menjadi anggota DPR tanpa
banyak yang sakit, ling-lung dan hilang
proses pemilihan melainkan pengangkat-
menjadi pejabat sebab hams kita akui dari koordinat kehidupan bangsa", kata
an, Fadli Zon memberikan catatan, bahwa
sistem ka-derisasi yang dilakukan Fadli.
ABRI cukup baik", kata Tatang. apabila hal itu sebuah previllage terhadap
Lalu bagaimana mengenai peran KNPI
Senada dengan Tatang, maka baik Kris- ABRI maka sudah saatnya untuk mulai di-
dan OKP, Bursah Zarnubi Ketua Yayasan
tiya Kartika maupun Harris AH Moerfi tinjaukembali.
Humanika mengemukakan bahwa kita su-
Iit banyak berharap dari mereka. KNPI
dan OKP kebanyakan sudah terjebak ke
dalam budaya patron-client. "Bagaimana
mereka bisa mengkontribusi gagasan-ga-
gasan besar dan orisinil apabila kemandiri-
an: kita sangat bergantung pada pihak
TATANG: Disiplin ABRI, baik.
lain", tutur Bursah.
RomliPribadi
Peliput: Irwan Setya, Nurkhollsh
Qohari Kholll, Kartini.