Está en la página 1de 6

BAB I

STATUS PASIEN
I.

IDENTITAS PASIEN
Nama

: Tn.E

Jenis Kelamin

: Laki - laki

Umur

: 40 tahun

Alamat

: Kuningan

Pekerjaan

: Pedagang baju

Agama

: Islam

Tanggal pemeriksaan : 18 Februari 2016


II.

ANAMNESIS
Keluhan utama

: kutil - kutil di anus

Riwayat perjalanan penyakit:


Pasien mengeluh kutil - kutil di anus sejak 1 bulan yang lalu. Awalnya kutil
muncul sedikit pada lubang anus kemudian semakin bertambah banyak. Kutil tidak gatal
dan tidak nyeri serta tidak berdarah. Pasien mengaku terakhir kali melakukan hubungan
seksual sesama jenis kira kira 8 bln terakhir. Pasien sudah beberapa kali melakukan
hubungan sesama jenis.

Setiap

melakukan

hubungan seksual,

pasien

tidak

menggunakan kondom dan hubungan seksual dilakukan secara genital oral dan anal
sex. Kutil kutil ini tidak mengganggu aktivitas pasien dalam berhubungan seksual
namun pasien hanya merasa risih dan kurang nyaman dengan munclnya kutil kutil ini.
Keluhan kutil di anus ini baru pertama kali dialami oleh pasien dan belum pernah diobati.
III.

STATUS GENERALIS
Kesadaran
Keadaan Umum
Status gizi
Tinggi badan
Berat badan
IMT

: Compos Mentis
: Tampak sakit ringan
:
: 160 cm
: 49 kg
: 20.1 = normoweight

Tanda-tanda Vital
Tekanan Darah

: 120/70 mmHg
1

Frekuensi Nadi
: 100 kali/menit
Frekuensi Napas
: 20 kali/menit
Suhu Tubuh
: Afebris
Kepala
: Normocephal
Mata
: Sklera ikterik (-/-), konjungtiva anemis (+/+)
Hidung
: Sekret hidung,telinga (-), septum deviasi (-).
Tenggorokan : Tonsil T1-T1 tenang, faring tidak hiperemis.
Leher
: Tidak ada pembesaran KGB dan tiroid
Thorax

IV.

Paru

: Suara nafas dasar vesikuler, ronkhi -/-, wheezing -/-

Jantung

: Bunyi jantung I dan II reguler, murmur (-), gallop (-)

Abdomen

: Nyeri tekan (-), BU (+)

Ekstremitas

: Akral hangat, tidak ada edema dan sianosis

STATUS VENEREOLOGIKUS
Orificium Uretra Externum : Tidak ditemukan kelainan
Tidak ditemukan kelainan lain di genitalia externum
Tidak ditemukan discharge /duh tubuh
Lokasi

: Regio anal

Efloresensi

: Terdapat papul papul berbentuk bulat, warna papul putih keabu-abuan ,


diameter 0,5 cm, berbatas tegas , dengan permukaan rata tidak terdapat
edema.

Gambar 1. Regio anal terdapat papul-papul berbentuk bulat, warna papul putih
keabu-abuan, diameter 0,5 cm, berbatas tegas, dengan permukaan rata,
tidakterdapat edema

Gambar 2 . Terdapat papul-papul berbentuk bulat, warna papul putih keabuabuan, diameter 0,5 cm, berbatas tegas, dengan permukaan rata, tidak
terdapat edema

V.

PEMERIKSAAN PENUNJANG
Tidak dilakukan

VI.

RESUME
Tn. E usia 40 thn datang dengan keluhan terdapat kutil - kutil di anus sejak 1
bulan yang

lalu.

bertambah

banyak.

Kutil tidak gatal dan tidak nyeri serta tidak berdarah. Pasien

mengaku

terakhir kali

melakukan hubungan seksual sesama jenis kira kira 8 bln

terakhir.

Setiap melakukan

kondom dan

Awalnya kutil muncul sedikit pada lubang anus kemudian makin

hubungan seksual,

hubungan seksual

pasien

tidak

menggunakan

dilakukan secara oral dan anal sex.

Status generalis dalam batas normal


Pada status venereologikus, di regio anal terdapat papul-papul berbentuk bulat,
warna papul putih keabu-abuan , diameter 0,5 cm, berbatas tegas, dengan permukaan rata
dan tidak terdapat edema
VII.

DIAGNOSIS KERJA
Kondiloma akuminatum

VIII.

DIAGNOSIS BANDING
1. Veruka Vulgaris
2. Kondiloma latu
3. Karsinoma sel skuamosa
IX.

PEMERIKSAAN ANJURAN
Tes TPHA
VDRL

X.

PENATALAKSANAAN

Non-Medikamentosa :
1. Tidak melakukan hubungan dengan sesama jenis
2. .Dianjurkan pasangan seks pasien juga perlu diperiksa terhadap kemungkinan menderita
kulit kelamin.
3. Pasien dengan kutil anogenitalis perlu disadarkan bahwa dirinya dapat menularkan
penyakitnya kepada pasangannya

4. Penggunaan kondom dianjurkan untuk membantu mengurangi penularan selanjutnya.


Pasangan seks pasien juga perlu diperiksa terhadap kemungkinan menderita kulit
kelamin.
Medikamentosa
Tingtura Podofilin 25% , Pasien dianjurkan BAK dulu, sekitar lesi

dilindungi vaselin, tutul

smp pucat, stlh 4- 6 jam dibersihkan.


Bisa diulang stlh 3 hr
XI.

PROGNOSIS
Quo ad Vitam

: Ad bonam

Quo ad Functionam

: Ad bonam

Quo ad Sanationam

: dubia ad bonam