Está en la página 1de 24

Politik Kesehatan,

Kebijakan Kesehatan dan


Etika
Nur Hajriya Brahmi

POLITIK
Kesehatan
(health politics)

KEBIJAKAN
VS Kesehatan
(health policy)

ETIKA

POLITICS

means
INFLUENCING
politik adalah untuk mempengaruhi kebijakan yang benar.
3

Simple term of policy


A set of actions and decisions
Statements of intention.

POLITICS
(Mason, Talbott & Leavitt, 1993)

Scarcity of
Resources

Competing sets of values


Competing sets of interests
Multiple interest groups

Influencing

Policy makers
Actors

Value choices
decision making(apa nilai2 yg kita pilih?)

Policy

PUBLIC POLICY
(Palmer & Short , 2003)
What the government does
Whatever government chooses to do or not to do
Formed by government bodies
Purposive course of government action to deal
with an issue of public concern
Local, state, or national legislation, regulation,
court rulings that affect individual and institutional
behaviors under the respective governments
jurisdiction
Dealing with those policies for which governments
6
are primarily responsible

Types of public policies


Distributive policies: provision of services or
benefits to particular segments of population:
PKPS-BBM
Regulatory policies: imposition of limitations or
restriction on the behavior of individuals or groups:
licensing
Self-regulatory policies: made,efforts and
limitation by groups: medical council, medical
disciplinary board
Redistributive policies: efforts by governments to
change the distribution of income, wealth, property
or rights between groups in the population
7

HEALTH POLICY
Course of action that affect the
health care system
(including sets of institutions,
organizations, services, and funding
arrangements)
8

Health policy context


Demographic

Biomed tech
Legal system

Political system

Social structures

Mass media

Health Policy

Public expectations
and demands

Health care sector

Insurance structure
Interest groups

Social values

Cultural

Whats distinctive about health


policy
1. The medical professions role in shaping and

constraining health policy is without counterpart in


other policy areas (there is no equivalent to the medical
profession in sectors such as education or social
welfare)
2. The complexity of health care provision and the
inability of individual consumers to distinguish
between good and poor quality services
3. The nature of decision making in health matters, where
life and death issues may be involved
4. Consequency : considering specific tools of analyses,
interpretation, and evaluation of health policy.
10

Policy analysis
(Mason,Talbott & Leavitt,1993)

A systematic study of the content


and anticipated or actual affects of
standing or proposes policies

11

Pengertian analisis kebijakan


Disiplin ilmu terapan yang menggunakan
berbagai metoda (multiple methods)
pengkajian dan argumentasi untuk
menghasilkan dan mentransformasikan
informasi-informasi kebijakan agar dapat
digunakan secara politis untuk
menyelesaikan masalah kebijakan

Sejarah Analisis Kebijakan:

Abad 20: Profesionalisasi ilmu sosial


Kesadaran keterbatasan metoda empirik, berkembang
Pendekatan normatif
Kebijakan harus bermanfaat bagi kesejahteraan umat manusia
Berkembangnya post-industrial society

Abad 19:
Metoda kuantitatif (empirik) : Mackenzie (1850)
Disiplin statistik dan demografi
Berkembangnya penelitian empirik
Tumbuhnya stabilitas politik
Policy research mulai dilakukan
Observasi empiris menjadi dasar bukan otoritas, ritual,
filosofi, mistik. Berkembang: sosiologi, ekonomi, ilmu
Politik, administrasi publik

Pengaruh ilmuwan
Agama, investor
Ritual, mistik

Empirik,
normatif

Empirik

Revolusi industri (abad 18):


Ilmu dan tehnologi semakin dominan berpengaruh
Terhadap pembuat kebijakan

Abad pertengahan: professional politicians:


Pengaruh ilmuwan, investor dan pemuka agama dalam politik

Abad 21 SM : first legal code (Mesopotamia,Ur)


Aristoteles (384-322 SM), Confusius (551-479 SM), Kautilya (300 SM): risalat klasik politik dan pemerintahan
Code Hammurabi (Babylon, abad 18 SM): publ;ic order yang adil dan disepakati bersama
Abad 4 SM : spesialis simbol : analisis berdasarkan magik, mistik, pemurnian ritual bersifat pragmatis
13
Aristoteles: politik dan etik, Plato: raja seharusnya seorang filsuf, Kautilya:Arthashastra: pedoman perumusan
Kebijakan yang dikaitkan dengan ekonomi

Analisis kebijakan
Harus mempunyai:
Sense (kepekaan) thd adanya masalah
Sense bahwa ada solusi untuk mslh tsb
Pengkajian praktis yang akan menghslkan
kesimpulan bagaimana menyelesaikan
masalah tersebut

Tiga pendekatan dalam analisis


kebijakan
Pendekatan Empirik: menjelaskan
hubungan sebab akibat dari suatu
kebijakan
Pendekatan Evaluatif: menilai
manfaat (value) dari suatu kebijakan
Pendekatan Normatif: memberikan
rekomendasi untuk perumusan
kebijakan mendatang
15

3 bentuk analisis kebijakan


Prospektif: sintesis informasi yg diambil dari alternatif dan pilihan
kebijakan, yang dinyatakan dalam wujud perbandingan, prediksi
secara kuantitatif dan kualitatif sebagai dasar atau pedoman
keputusan kebijakan. (Policy analysis vs policy research)
Retrospektif: Hasil dan transformasi informasi sesudah kebijakan
diambil. Terdapat 3 Gaya dalam analisis retrospektif
Discipline-oriented: kajian murni berdasar disiplin ilmu
Problem-oriented: kajian sebab dan konsekuensi kebijakan
terhadap masalah kebijakan
Application-oriented: kajian implementasi kebijakan sp pd sejauh
mana outcome dan manfaat kebijakan (concern thd pencapaian
tujuan dan objektif dari policy makers dan stakeholders)
(macronegative vs micropositive)

Integrated: retrospektif, deskriptif, dan kontinyu

3 Elemen Sistem Kebijakan


Policy
Stakeholders

Policy
Environment
Laju inflasi
Tingkat kriminalitas
Angka Kematian bayi
Diskriminasi

Kel masy
LSM
RS, DinKes
Pemda, dsb

Public
Policy
Kebijakan keuangan
Kebijakan ekonomi
Law enforcement
Kebijakan personil
Kebijakan energi, dsb

Policy analysis vs Policy making


(cognitive process vs political process)

Agenda setting
Problem structuring
Policy Formulation
Forecasting
Policy Adoption
Recommendation
Policy
Monitoring
Implementation
Policy Assessment
Evaluation
Policy succession

Policy termination
(Dunn, 2003)

Proses analisis kebijakan


(Problem centered analysis-reconstructed logic)

Policy
Performance

Policy process
Policy analysis methods

Evaluation

Forcasting

KAIDAH DASAR
Problem
Structuring

Policy
Outcome

Problem
Structuring

Policy
Problems

Problem
Structuring

Policy
Future

Problem
Structuring

Monitoring

BIOETIKA

Recommen
dation

Policy
Action

Dipengaruhi oleh logic in use dari analis: analyst characteristics, setting tempat
analis bekerja, training, time, specialization

PROCESS of POLICY COMMUNICATION


Knowledge:
Policy problems
Policy futures

Policy analysis

Policy actions

Material development

Policy outcomes

KAIDAH
DASAR
Policy
Policy performance

Stakeholders:
Agenda settings
Policy formulations
Policy adoptions
Policy implementation
Policy assessment

Documents:
Policy memoranda
Policy issue papers
Executive summaries
Appendices
News release

analyst

BIOETIKA
Presentations:

Knowledge utilization

Conversations
Meetings
Briefings
Hearings

Interactive communication

Prosedur analisis kebijakan pada tiap tahapan pembuatan kebijakan


Problem
Structuring

Forecasting

Recommendation

Monitoring

Evaluation

Agenda setting
Policy
formulation
Policy Adoption
Policy
Implementation
Policy
Assessment

Problem identification
and
agenda setting

POLICY
MAKING
PROCESS
(Anderson)

Policy formation

Adoption

Implementation

Evaluation

Jenis Informasi yang Relevan tentang


Kebijakan
Informasi masalah kbjkn (plcy problem): nilai, kebutuhan,
peluang yg belum terrealisir, yg dpt diidentifikasi, d dicapai
mell keg publik. Merup info kritikal seblm melkkn analisis
kebijakan
Informasi alternatif kbjkn (plcy alternative): info yg mdukung
perumusan alternatif yg mgk diambil ttg arah keg yg mgk
dilakukan untuk atasi mslh. Memerlukan kreatifitas, insight,
intuisi, penilaian, pemahaman yg mendalam
Informasi aksi kbjkn (plcy action): info ttg aktifitas2 yg
diarahkan oleh alterntf kbjkn utk mcapai hsl yg diharapkan,
yi menjelaskan akibat positif /negatif dr bbagai alterntf
kebjkn yg dilkkn mell monitoring, forecasting, dan evaluasi
Informasi luaran kbjkn (plcy outcome): info ttg akibat yg dpt
diamati dr adanya plcy action yg disediakan oleh analis
seblm atau sesdh trjdi
Informasi kinerja kbjkn (plcy performance): info ttg sejauh
mana luaran kebjkn mberikan manfaat (value) dlm mjwb
mslh kebijakan

BAHAN UNTUK GAME BHP


Analisa Kebijakan Kesehatan
Identifikasi situasi problematik dalam
bidang kesehatan yang perlu dianalisis:
Lakukan curah pendapat: permasalahan yang
terkait dengan kebijakan kesehatan (bisa
nasional atau daerah)
Pilih salah satu masalah
Deskripsikan masalah tersebut dengan
informasi dan data pendukung
Diskusikan masalah etika yang mungkin
timbul dari kebijakan kesehatan tersebut