Está en la página 1de 26

ANATOMI FISIOLOGI

SISTEM ENDOKRIN

SISTEM ENDOKRIN
Sistem endokrin tersusun dari beberapa
Kelenjar endokrin yang tersebar di dalam tubuh.
Kelenjar endokrin mengsintese dan menghasilkan
zat kimia pesuruh khusus = HORMONE =
hormon,
yang dialirkan melalui aliran
darah di sel dan organ tubuh, di situ ia
meregulasi pengaruh khusus.
Bersama dengan sistem saraf tubuh, mereka
mengontrol dan mengintegrasikan fungsi
tubuh
mempertahanka homeostasis.
2

MENGAPA DISEBUT ENDOKRIN ??


KARENA HASIL SEKRESINYA (HORMON)TIDAK
DIBUANG KELUAR TUBUH TETAPI MASUK KE DALAM
ALIRAN DARAH
SEDANGKAN EKSOKRIN HASIL SEKRESINYA DIBUANG
KELUAR TUBUH KELENJAR LUDAH, KERINGAT,
URINE
LEBIH KURANG 50 HORMON MERUPAKAN PRODUK
SEL DARI SISTEM ENDOKRIN
SECARA KIMIAWI HORMON DIBAGI MENJADI 3 KELAS:
HORMON STEROID TESTOSTERON, ESTRADIOL;
HORMON PEPTIDA INSULIN, PROLAKTIN
HORMON DERIVAT ASAM AMINO
NOREPINEPHRIN, EPINEPHRIN & THYROKSIN

Sistem saraf mengirim berita melalui serabut saraf


terkait membangkitkan respons saraf dengan cepat
dan selektif,
Sedangkan
sistem endokrin mengirim perintah/berita
dalam bentuk hormon-hormon lewat aliran darah.
Efek hormonal membangkitkan efek jauh lebih
lambat daripada efek saraf, namun durasi aksinya
lebih lama
Aksi sistem endokrin bisa mengenai satu area tunggal atau
menyeluruh ke semua sel tubuh.
(Butts-Krakoff, 1993)
Sistem endokrin seperti sistem saraf memungkinkan
bagian-bagian yang terletak jauh dalam tubuh saling
berkomunikasi.
4

Ada 3 komponen dalam sistem endokrin:


(1) Kelenjar yang menghasilkan zat perantara
kimiawi yang masuk ke aliran darah
(2) Zat perantara kimiawinya = hormon
(3) Sel atau organ yang respons terhadap
hormon
terkait
(Elizabeth J. Corwin)
5

KELENJAR APA SAJA YANG DAPAT MENGHASILKAN


HORMON
KELENJAR PINEAL (Pineal gland, diduga menghasilkan
melantonin)
2. HIPOFISA (PITUITARY) HIPOFISA ANTERIOR, MEDULA,
POSTERIOR
3. THYROID
4. PARATHYROID
5. THYMUS
6. ADRENAL KORTEKS & MEDULA
7. PANKREAS SEL ALPHA, SEL BETA, SEL DELTA, SEL F
8. LAMBUNG (GASTER)
9. DUODENUM (USUS HALUS = INTESTINUM TENUE)
10. OVARIUM
11. TESTIS
1.

Gambar Kelenjar-Kelenjar
Hormon

KELENJAR HIPOFISA (PITUITARI)


TERDIRI DARI HIPOFISA ANTERIOR (DEPAN),
MEDULA (TENGAH) & POSTERIOR (BELAKANG)
ANTERIOR & MEDULA ADENOHIPOFISA
POSTERIOR NEUROHIPOFISA ADA SINYAL
SYARAF BARU DISEKRESIKAN
KELENJAR HIPOFISA MASTER GLAND KARENA
DPT MENGHASILKAN HORMON & HORMON YANG
DIHASILKAN DAPAT MERANGSANG KELENJAR LAIN
UNTUK MENGHASILKAN HORMON LAIN:

HIPOFISA ANTERIOR
1. HORMON PERTUMBUHAN = GROWTH HORMONE =
SOMATOTROPIN = GH :
HORMON INI BEKERJA PD TULANG, OTOT, RAWAN, KULIT &
BEKERJANYA SANGAT TERBATAS PD PRIA LHR 21 THN
PERTUMBUHAN DRASTIS 13-16 THN; SDGKAN PD WANITA LHR
18 THN PERTUMBUHAN DRASTIS 9-12 THN
GH SANGAT DIPENGARUHI KADAR GLUKOSA DLM DRH BILA
SELESAI MAKAN KDR GULA DLM DRH AKAN MENINGKAT, GH TDK
MAU BEKERJA; BILA KDR GULA DLM DRH MENURUN, GH BEKERJA
SECARA MAKSIMAL
BILA GH BEKERJA NORMAL TBH AKAN NORMAL,
BILA HI-PERSEKRESI MANUSIA RAKSASA (GIANT),
BILA HIPOSEKRE-SI MANUSIA KERDIL/CEBOL LORAIN
PENDEK & KURUS; FROLICH PENDEK, GENDUT, PERUT BUNCIT
Hipersekresi pada masa dewasa dapat menyebabkan
Akromegali (pertumbuhan sendi ke arah samping)

HIPOFISA ANTERIOR (LANJUTAN..)


2.

THYROTROPIC HORMONE =
THYROSOMATOTROPIC HOR-MONE = TSH
MEMPENGARUHI KEL THYROID MENG-HASILKAN
THYROKSIN (T4), LIOTIRONIN (T3) & KALSITONIN

3.ADRENO CORTICO TROPIC HORMONE (ACTH)


ADA 3 KELOMPOK BESAR:
1. GLUKOKORTIKOID PENGHASIL GULA;
2. MINERALOKORTIKOID MENGATUR KESEIMBANGAN
CAIRAN ANTARA ION Na & ION K;
3. GONADO-KORTIKOID UTK WANITA ESTROGEN &
PROGESTRONE; UTK PRIA TESTOSTERON

4. PROLACTINE = LACTOGENIC HORMONE =


LUTEOTROPIC HORMONE = LTH PERSIAPAN

PRODUKSI AIR SUSU IBU (ASI) PD SAAT SEORANG WANITA


DINYATAKAN MENIKAH & HAMIL; MSH GADIS TDK KELUAR ASI
KRN ADA HORMONE YG MENGHAMBAT ESTROGEN

HIPOFISA ANTERIOR (LANJUTAN..)


5. GONADOTROPIN HORMONE (GTH) tdd:

FSH FOLLICLE STIMULATING HORMONE & LH (LUTEINIZING


HORMONE) = ICSH = INTERSTITIAL CELL STIMULATING
HORMONE
PADA WANITA FSH MEMATANGKAN TELUR DALAM
FOLIKEL OVARIUM MULAI DR FOLIKEL AWAL PRIMER
SEKUNDER TERSIER DE GRAAF (MATANG) ; LH
MENEBALKAN DDG RAHIM & MEMPERTAHANKAN
IMPLANTASI JANIN
PD PRIA FSH MEMATANGKAN SPERMATOGONIUM
SPERMATOZOA MELALUI SPERMATOGENESIS,
SPERMIOGENESIS, TRANSFORMASI; LH = ICSH
MENGHASILKAN SEL LEYDIG YANG MEMPRODUKSI HORMON
TESTOSTERON

HIPOFISA MEDULLA

MSH = MELANOCYTE
STIMULATING HORMONE AKAN MENGHASILKAN
MENGHASILKAN

PIGMEN MELANIN UNTUK WARNA KULIT

MAKIN BANYAK MELANIN MAKIN HITAM PIGMEN KULIT,


MAKIN SEDIKIT MELANIN MAKIN PUTIH PIGMEN KULIT

ORANG BULE MENJEMUR KULIT TUBUH PD SAAT ULTRA


VIOLET MATAHARI TIDAK BAIK (DIATAS JAM 9 PG S/D 15
SORE, SEHINGG PIGMEN KULIT PECAH SHG MENIMBULKAN
BERCAK PECAH BER-WARNA COKLAT SPT NODA PADA KULIT

HIPOFISA POSTERIOR = NEUROHIPOFISA


1.

OXYTOSIN REGULASI KONTRAKSI RAHIM SETIAP 3


JAM, 2,5 JAM, 2 JAM, 1,5 JAM, 1 JAM SEKALI S/D 10 MENIT
SEKALI; SELAIN ITU JG MEMBANTU DALAM PROSES
PENGELUARAN AIR SUSU IBU BILA SETELAH MELAHIRKAN
KELENJAR MAMMAE IBU DIHISAP OLEH BAYI

2.

RELAXIN MEMBUKANYA SIMPHISIS PUBIS (TLG

KEMALUAN) SEHINGGA BAYI MUDAH DILAHIRKAN


KEDUA HORMON DI ATAS HARUS BEKERJA SAMA AGAR BAYI
MUDAH DILAHIRKAN

3. ADH = ANTI DIURETIKA HORMONE =


PITRESSIN = VASOPRES- SIN MENCEGAH AGAR
URIN YANG KELUAR TIDAK TERLALU BANYAK ( IN PUT = OUT
PUT) BILA TIDAK AKAN MENYEBABKAN DIABETES INCIPIDUS

Hormone

Growth hormone

Major target
organ(s)

Liver, adipose
tissue

Major Physiologic Effects

Promotes growth (indirectly),


control of protein, lipid and
carbohydrate metabolism

Thyroid-stimulat
ing hormone

Thyroid gland

Anterior

Adrenocorticotro

Adrenal gland

Stimulates secretion of

Pituitary

pic hormone

(cortex)

glucocorticoids

Prolactin

Mammary gland

Milk production

Ovary and testis

Control of reproductive function

Ovary and testis

Control of reproductive function

Kidney

Conservation of body water

Luteinizing
hormone

Stimulates secretion of thyroid


hormones

Folliclestimulating
hormone
Antidiuretic
Posterior
Pituitary

hormone
Oxytocin

Ovary and testis

Stimulates milk ejection and


uterine contractions

KELENJAR THYROID
1. THYROKSIN

UNTUK METABOLISME TUBUH BAIK METABOLISME KH, PROTEIN MAUPUN LIPID


PADA MASA PERTUMBUHAN HIPOSEKRESI: KERDIL, HIPERSEKRESI:
RAKSASA
PADA MASA DEWASA HIPOSEKRESI: MIKSEDEMA (METABOLISME
LAMBAT OBESITAS
HIPERSEKRESI : MORBUS BASEDOWI (METABOLISME CEPAT
EKSOPTALMUS (BIJI MATA MENONJOL KELUAR)

2. LIOTIRONIN

MERUPAKAN BAHAN BAKU THIROKSIN DGN


SYARAT HARUS ADA ION IODIUM DEKAT LAUT ATAU HASIL DARI
LAUT IKAN, GARAM YG BERIODIUM

3. KALSITONIN

MERUPAKAN BAHAN BAKU PEMBENTUKKAN


PARATHORMON YANG JUGA DISEKRESIKAN OLEH KELENJAR
PARATHYROID -- > BERFUNGSI UNTUK MENGATUR KADAR CALCIUM
(ION Ca2+) DALAM DARAH

KELENJAR PARATHYROID
MENEMPEL PD KELENJAR THYROID SEBANYAK 2 PASANG
SEPASANG PD BAGIAN ATAS & SEPASANG PD BAGIAN BAWAH

MENGHASILKAN PARATHORMONE = HORMON

PARATHYROID YG BERFUNGSI MENGATUR KADAR CALCIUM


DALAM DARAH

CALCIUM DIBUTUHKAN TUBUH:


1. DALAM PROSES MEMPERCEPAT PEMBEKUAN
DARAH APABILA TERDAPAT LUKA
2. DALAM PROSES PEMBENTUKAN &
MEMPERKUAT TULANG & GIGI

KELENJAR ADRENAL (ANAK GINJAL)


DISEBUT KELENJAR SUPRARENALIS
ADA BAGIAN KORTEKS (TEPI) & MEDULLA (TENGAH)
BAGIAN KORTEKS MEMPUNYAI 3 (TIGA) KELOMPOK BESAR:

1. GLUKOKORTIKOID MENGHASILKAN
KORTISON & HIDRO-KORTISON UNTUK
PEMBENTUKAN GULA BILA TUBUH KEKURANGAN
GULA
2. MINERALOKORTIOD ALDOSTERON
KESEIMBANGAN CAIRAN TUBUH ANTARA ION Na
(NATRIUM = SODIUM) & ION K (KALIUM=POTASIUM)
3. GONADOKORTIKOID PEMBENTUKAN
HORMON PD WANITA ESTROGENE &
PROGESTRONE SERTA PD PRIA TESTOSTERON

KELENJAR ADRENAL (LANJUTAN )

BAGIAN MEDULA (TENGAH)

ADRENALIN & EPINEPHRIN SERTA DERIVATNYA


YAITU: NORADRENALIN & NOREPINEPHRIN
EFEK HORMON TSB:
DILATASI (PELEBARAN) PEMBULUH DARAH CORONARIA
JANTUNG
DILATASI PEMBULUH DARAH & OTOT-2 BRONKIOLUS
AGAR RESPIRASI BERJALAN NORMAL
KONSTRIKSI (PENYEMPITAN) PEMBULUH DARAH PD
DAERAH MUKA (TERUTAMA BILA KITA
DIPERMALUKAN) AKIBAT LAIN TERJADINYA
HIPERTENSI (TEKANAN DARAH TINGGI)
MENGHASILKAN GULA DARI GLIKOGEN OTOT/HEPAR

KELENJAR PANKREAS

BERFUNGSI GANDA DAPAT MENGHASILKAN EKSOKRIN BGN


ACINI (ACINUS) SERTA ENDOKRIN BGN PULAU-2 LANGERHANS

1. SEL A = ALPHA GLUKAGON MENGHASILKAN


GULA BILA TUBUH KEKURANGAN GULA
2. SEL B = BETA INSULIN MENGURAIKAN GULA
BILA BERLEBIHAN MENJADI GLIKOGEN DALAM OTOT
3. SEL D = DELTA SOMATOSTATIN
TERGANTUNG DR KEBUTUHAN TUBUH MEMBANTU
SEL A BILA KEKURANGAN GULA & MEMBANTU SEL B
BILA KELEBIHAN GULA
4. SEL F PANKREOPEPTIDA MEMBANTU
DALAM PROSES PENCERNAAN MAKANAN
TERUTAMA PROTEIN

KELENJAR LAMBUNG (GASTER)


MENGHASILKAN GASTRIN
MEMBANTU DALAM PROSES GERAK PERISTALTIK
YANG TERATUR SEHINGGA MAKANAN DIANTAR
ANTARA LAMBUNG MULAI DARI ESOPHAGUS,
KARDIA LAMBUNG, FUNDUS LAMBUNG DAN
PYLORUS LAMBUNG
MEMBENTUK MAKANAN YANG PADAT MENJADI
LUNAK ATAU DALAM BENTUK CAIR (KHIME)
SEHINGGA MUDAH DICERNA OLEH INTESTINUM
TENUE (USUS HALUS) YG TDD: DUODENUM,
JEJENUM, ILEUM
Merangsang produksi HCl (Asam Lambung)

KELENJAR DUODENUM
1. MENGHASILKAN SEKRETIN

fungsi: merangsang pankreas untuk


mensekresikan sekretnya (enzim dan hormon)
2. MENGHASILKAN KOLEOSISTOKININ

Fungsinya:
Merangsang hati untuk mensekresikan empedu
MEMBANTU DALAM PROSES GERAK PERISTALTIK DALAM
USUS HALUS MULAI DARI DUODENUM, JEJENUM KEMUDIAN
KE ILEUM KE USUS KASAR/BESAR (INTESTINUM CRASSUM)
MEMPERCEPAT PENGANTARAN NUTRISI KE JARINGAN DAN
SEL-SEL SETELAH DALAM BENTUK KHIME

KELENJAR THYMUS
THYMOSIN
BERFUNGSI UNTUK KEKEBALAN TUBUH MANUSIA

MENGHASILKAN

KEKEBALAN ADA 2 (DUA) MACAM:

1. KEKEBALAN SELULER KEKEBALAN YANG


DIBERIKAN PD SAAT KITA DALAM KANDUNGAN
IBU IBU MAKAN PROTEIN ATAU DISUNTIK
AKAN TERBENTUK ANTIBODI YANG AKAN
DIBERIKAN KE ANAK SHG ANAK MENJADI KEBAL
2. KEKEBALAN HUMORAL KEKEBALAN YANG
DIBERIKAN SETELAH ANAK DILAHIRKAN MELALUI
VAKSINASI/IMUNISASI MULAI DARI BCG; DPT 1, 2,
3; POLIO 1, 2, 3, CAMPAK, RUBELLA, HEPATITIS.

KELENJAR OVARIUM
MENGHASILKAN ESTROGEN & PROGESTERON
1. ESTROGEN BERFUNGSI UNTUK :
MEMATANGKAN TELUR DALAM FOLIKEL-2 TELUR (FOLIKEL
AWAL, PRIMER, SEKUNDER, TERSIER, DE GRAAF), MENEBALKAN
DINDING RAHIM UTK PERSIAPAN BILA OVUM KETEMU DG SEL
SPERMA
MENGEMBANGKAN PAYUDARA SECARA MAKSIMAL, MULAI DARI
PUTING & AEROLA (bgn berwarna coklat yg mengelilingi
puting)
TANDA SEKS SEKUNDER PD WANITA
MENSTIMULI PERTEMUAN OVUM DG SEL SPERMA PADA
SALURAN TELUR (OVIDUCT)
2. PROGESTERON BERFUNGSI :
MEMPERTAHANKAN KETEBALAN DDG RAHIM SHG BILA TERJADI
PERTEMUAN OVUM DG SEL SPERMA AKAN DI IMPLANTASIKAN
MENGHAMBAT PERTEMUAN OVUM DG SEL SPERMA BILA
MELEBIHI KAPASITAS YANG SEHARUSNYA

KELENJAR TESTIS (TESTES)


MENGHASILKAN HORMON TESTOSTERON
SETIAP 3 (TIGA) TUBULUS SEMINIFERUS DLM
TESTIS KETEMU AKAN MENGHASILKAN
HORMON TSB
MENINGKATKAN HASRAT LIBIDO PRIA
SEBAGAI TANDA SEKS SEKUNDER PRIA
SUARA BERAT, TUMBUH JAKUN (ADAM
APPLES), BAHU MELEBAR, PINGGANG TETAP
RAMPING

SISTEM UMPAN BALIK


Di samping kontrol hormonal dan saraf, terjadi juga
sistem umpanbalik negatif yang akan
meregulasi sistem endokrin tubuh.
Mekanisme bisa sederhana atau komplek.
1. Sistem umpanbalik sederhana timbul bila
kadar salah
satu substansi meregulasi sekresi salah satu
hormon
Contoh (mekanisme umpanbalik sederhana):
Rendahnya kadar kalsium serum akan menstimulasi
sekresi hormon paratiroid; sedangkan
kadar tinggi kalsium serum akan menghambatnya.
25

Sistem Endokrin (Lanjutan 8)

2. Mekanisme yag komplek terjadi melalui jalur


hipotalamik-pituitary-target organ.
Contoh: post trauma atau stres berat
Sekresi hipotalamic-corticotropin-releasing
hornone (CRH)
Melepas pituitari ACTH yang akan
Menstimulasi sekresi adrenal cortisol.
Dengan demikian, peningkatan cortisol serum akan
menghambat ACTH dengan cara menurunkan
sekresi
CRH.
26