Está en la página 1de 2

ATHG KERUSUHAN SOSIAL DITINJAU DARI ASPEK

HAM
Sebagai insan intelijen, sesuai dengan salah satu
karakternya, sepanjang hidup selalu mewaspadai bahaya yang
mengancam negara, bangsa, dan masyarakat. Hal ini
merupakan panggilan tugas seumur hidup, kendati sudah
berstatus purnawirawan dan tidak lagi mempunyai jabatan
formal,
pengamatan
terhadap ancaman,
tantangan,
hambatan, dan gangguan (ATHG) tetap berlangsung terusmenerus. Tahun 2011 ini banyak sekali akumulasi konflik dari
permasalahan sosial yang tak kunjung selesai, misalnya saja
kerusuhan yang terjadi akibat merosotnya nilai moral
masyarakat yang menyebabkan terjadinya peperangan antar
saudara yang mana hal ini merupakan pelanggaran HAM yang
di lakukan oleh masyarakat Indonesia. Semakin banyaknya
kerusuhan yang terjadi akibat kurangnya pemikiran masyarakat
sebagai dampak kerusuhan tersebut maka semakin banyak
pula ancaman yang akan terjadi di negara ini. Contohnya saja
kasus yang sering terjadi saat ini adalah kasus tawuran antar
pelajar. masalah ini lah yang dapat memicu terjadinya
kerusuhan sosial sehingga dapat menyebabkan ancaman bagi
setiap pelajar di negara Indonesia sendiri. Ditengah situasi
apatisme para pelajar dan tingginya gejolak batin
akibat
kerusuhan sosial yang tak kunjung selesai maka tidak
menuntut kemungkinan semakin banyaknya ancaman fisik
yang di hadapi warga Indonesia. Jika pemerintah tidak segera
menanggulangi masalah-masalah sosial yang terjadi maka hal
ini akan semakin memperburuk keadaan bangsa. Selain itu
tawuran juga akan berdampak pada sarana umum, misalnya
saja rusaknya telpon umum, lampu penerangan jalan dan lain
sebagainya. Selain itu, kegiatan belajar dan mengajar (KBM) di
sekolah bersangkutan pun terganggu karena adanya ancaman
dan rasa takut akan terjadi tawuran susulan. Untuk
menanggulangi hal semacam ini sebaiknya para pengajar
menciptakan relasi yang baik dengan antar sekolah sehingga
tawuran dapat dihindari.

Nama
NIM

: hijratul ilahiyah
: 111810101006