Está en la página 1de 34

BAB I

PENDAHULUAN
1.1 Latar Belakang
Hipertensi atau tekanan darah tinggi merupakan penyebab kematian dan
kesakitan yang tinggi. Darah tinggi sering diberi gelar The Silen Killer karena
hipertensi merupakan pembunuh tersembunyi yang penyebab awalnya tidak diketahui
atau tanpa gejala sama sekali, hipertensi bisa menyebabkan berbagai komplikasi
terhadap beberapa penyakit lain, bahkan penyebab timbulnya penyakit jantung, stroke
dan ginjal. Di seluruh dunia hipertensi merupakan masalah yang besar dan serius
disamping karena prevalensinya yang tinggi dan cenderung meningkat dimasa yang
akan datang karena tingkat keganasanya yang tinggi berupa kecacatan permanen dan
kematian mendadak. Kehadiran hipertensi pada kelompok dewasa muda akan sangat
membebani perekonomian keluarga, karena biaya pengobatan yang mahal dan
membutuhkan waktu yang panjang bahkan sampai seumur hidup. (Zukhair, Alii, !"
diakses # $ei !"% pukul "".% &'().
Hipertensi saat ini masih menjadi *aktor risiko kematian tertinggi di seluruh
dunia. Data yang dikumpulkan dari berbagai literature menunjukan jumlah penderita
hipertensi dewasa diseluruh dunia pada tahun !!! adalah +,-.+/- juta orang.
0revalensinya diduga akan semakin meningkat setiap tahunya sampai mencapai
angka ",,# milyar (#!1 dari populasi dewasa dunia) pada tahun !,
(www.2trokebethesda.com.!+ $ei !"% jam !+.,! &'().
&H3 menetapkan hipertensi sebagai *aktor risiko nomor tiga penyebab
kematian didunia dan bertanggung jawab terhadap #1 timbulnya kasus stroke 4+1
timbulnya serangan jantung dan tujuh juta kematian premature tiap tahunnya.
(www.2trokebethesda.com. + $ei !"% jam !+.,! &'().
Di dunia, hampir " milyar orang atau " dari 4 orang dewasa menderita
hipertensi. 5ekanan darah tinggi merupakan penyakit kronis yang bisa merusak organ
"
tubuh manusia. 2etiap tahun darah tinggi menjadi penyebab " dari - kematian (- juta
pertahun) di samping menyebabkan kerusakan jantung, mata, otak dan ginjal.
(Depkes 6', !!- diakses $ei !"% pukul "!., &'().
(erdasarkan data World Health 3rgani7ation (&H3) dari -!1 penderita
hipertensi yang di ketahui hanya ,1 yang mendapat pengobatan, dan hanya ",,1
yang diobati dengan baik (adequately treated cases) diperkirakan sampai tahun !,
tingkat terjadinya tekanan darah tinggi akan bertambah #!1, dan akan mempengaruhi
",,# milyar penduduk di seluruh dunia.. (Depkes 6', !!- diakses $ei !"%pukul
"!., &'().
$enurut AHA (American Heart Assosiation) di Amerika tekanan darah tinggi
ditemukan satu dari setiap tiga orang atau #, juta orang dan /, atau ,+ juta orang
mengidap hipertensi. 2emua orang yang mengidap hipertensi hanya satu pertiganya
yang mengetahui keadaanya dan hanya #"1 medikasi, dari penderita yang mendapat
medikasi hanya satu pertiga mencapai target darah yang optimal8normal.
(inaheart.or.id, diakses !% $ei !"% pukul "4.4,).
Data dari The National Health and Nutrition Examination Survey (9HA9:2)
menunjukan bahwa dari tahun "+++.!!!, insiden hipertensi pada orang dewasa
adalah sekitar +.%"1 yang berarti terdapat ,/.#, juta penderita hipertensi di
Amerika dan terjadi peningkatan ", juta dari 9HA9:2 tahun "+//."++").
(&ordpress.com, diakses !% $ei !"% pukul "4.4, &'().
Di Amerika ",1 golongan kulit putih dewasa dan ,.%,1 golongan kulit hitam
adalah penderita hipertensi. Angka kejadian hipertensi tahun "++- adlah 4.4!! per
"!!.!!! penduduk. 'nsiden tertinggi adalah dikalangan kaum $elayu dan diikuti
kaum ;ina dan 'ndia. (2uparman, "++/).
Di negara maju, pengendalian hipertensi juga belum memuaskan bahkan di
banyak 9egara pengendalian tekanan darah hanya /1 karena menyangkut banyak
*aktor dari penderita, tenaga kesehatan, obat . obatan maupun pelayanan
kesehatan. Dr. dr. 2iti <adilah 2upari, 2p.=0 (K) seperti yang juga ahli jantung
menyatakan hipertensi sebenarnya merupakan penyakit yang dapat dicegah bila

*aktor risiko dapat dikendalikan. >paya tersebut meiputi monitoring tekanan darah
secara teratur program hidup sehat tanpa asap rokok, peningkatan akti*itas
*isik8gerakan badan diet yang sehat dengan kalori seimbang melalui konsumsi tinggi
serat, rendah lemak dan rendah garam. Hal ini merupakan kombinasi upaya mandiri
oleh individu atau masyarakat dan didukung oleh program pelayanan kesehatan yang
ada dan harus dilakukan sedini mungkin. (www.Depkes.co.id diakses $ei pukul
"!., &'().
Di Asia penelitian di kota 5aiwan, 5aiwan menunjukan hasil sebagai berikut ?
0enelitian pada usia diatas #, tahun dengan kriteria hipertensi berdasarkan =ivve
ditemukan prevalensi hipertensi sebesar #!,41 (laki.laki ,+,"1) dan perempuan
(#",+1), yang sebelumnya telah terdiagnosis hipetensi adalah +","1 (laki.laki
+,41 dan perempuan %%,"1) hipertensi yang baru terdiagnosis adalah +,%1 (laki.
laki +,-1 dan perempuan /,/1). (@ina 6amitha, !!/).
(erdasarkan sensus nasional !!, tingkat kejangkitan darah tinggi di
5iongkok mencapai "/,/1 bertambah %"1 dibandingkan dengan tahun "++".
(Depkes 6', !!- diakses $ei !"% pukul "!., &'().
5ransisi diet dan kesehatan di 'ndonesia sudah mengikuti negara maju. (anyak
kebiasaan makan yang telah diadopsi oleh orang 'ndonesia yang semakin
memperburuk keadaan status gi7i. 0enyakit buatan manusia (man made disease) dan
penyakit degenerative sekarang telah menjadi masalah utama kesehatan. 0erubahan
pola makan sebagai gaya hidup modern dewasa ini menjurus ke sajian siap santap
yang mengandung lemak, protein, dan garam tinggi tapi rendah serat pangan
(directery fiber) membawa konsekuensi terhadap berkembangnya penyakit
degenerati* seperti jantung, diabetes mellitus, aneka kanker, dan hipertensi. (Zukhair,
Alii, !!/ diakses $ei !"% pukul "".% &'().
0revalensi hipertensi di 'ndonesia pada daerah urban dan rural berkisar antara
"-."1. Data secara nasional yang belum lengkap, sebagian besar penderita
hipertensi di 'ndonesia tidak terdeteksi, sementara mereka yang terdeteksi umumnya
%
tidak menyadari kondisi penyakitnya. (Depkes 6', !!- diakses $ei !"% pukul
"".% &'().
$enurut data Dinas Kesehatan 0alembang diketahui bahwa penyakit
hipertensi merupakan penyakit ke lima dari sepuluh penyakit terbanyak dengan
jumlah kasus "!./-4 pada tahun !!/. (Dinas Kesehatan Kabupaten 3K>, !"").
(erdasarkan data dari rekapan kunjungan pasien selama tahun !!+ tersebut
diketahui bahwa kasus tertinggi terdapat di >05D 0uskesmas 5anjung Agung yaitu
terdapat sebanyak %4# penderita hipertensi. Dari jumlah tersebut kasus tertinggi
terdapat di kelurahan 2aung 9aga yaitu // penderita (,,4%1) dan kasus terendah
terdapat di kelurahan (atu 0utih yaitu 4 penderita (",",1).
(erdasarkan latar belakang diatas maka peneliti tertarik untuk melakukan
penelitian terhadap penderita hipertensi dengan judul Aambaran 0engetahuan, 2ikap
dan 5indakan 0enderita Hipertensi dalam >paya $encegah Kekambuhan 0enyakit
Hipertensi di wilayah kerja >05D 0uskesmas Kelurahan Alang B Alang Cebar
Kecamatan 5alang Kelapa 0alembang 5ahun !"%.
1.2 Rumusan Masalah
(elum diketahuinya Aambaran 0engetahuan, 2ikap dan 5indakan 0enderita
Hipertensi dalam >paya $encegah Kekambuhan 0enyakit Hipertensi di wilayah
kerja >05D 0uskesmas Kelurahan Alang B Alang Cebar Kecamatan 5alang
Kelapa 0alembang 5ahun !"%.
1.3 Pertanyaan Penelitian
". (agaimanakah pengetahuan penderita hipertensi dalam upaya mencegah
kekambuhan penyakit hipertensiD
. (agaimanakah sikap penderita hipertensi dalam upaya mencegah kekambuhan
penyakit hipertensiD
%. (agaimanakah tindakan penderita hipertensi dalam upaya mencegah
kekambuhan penyakit hipertensiD
4
1. !u"uan Penelitian
".4." 5ujuan >mum
>ntuk mengetahui Aambaran 0engetahuan, 2ikap dan 5indakan 0enderita
Hipertensi dalam >paya $encegah Kekambuhan 0enyakit Hipertensi di
wilayah kerja >05D 0uskesmas Kelurahan Alang B Alang Cebar
Kecamatan 5alang Kelapa 0alembang 5ahun !"%.
".4. 5ujuan Khusus
". Diketahuinya Aambaran 5ingkat 0engetahuan 0enderita Hipertensi di
wilayah kerja >05D 0uskesmas Kelurahan Alang B Alang Cebar
Kecamatan 5alang Kelapa 0alembang 5ahun !"%.
. Diketahuinya Aambaran 5ingkat 2ikap 0enderita Hipertensi di wilayah
kerja >05D 0uskesmas Kelurahan Alang B Alang Cebar Kecamatan
5alang Kelapa 0alembang 5ahun !"%. dalam upaya mencegah
kekambuhan penyakit hipertensi.
%. Diketahuinya Aambaran 5indakan 0enderita Hipertensi di wilayah kerja
>05D 0uskesmas Kelurahan Alang B Alang Cebar Kecamatan 5alang
Kelapa 5ahun 0alembang !"%. dalam upaya mencegah kekambuhan
penyakit hipertensi.
1.# Man$aat Penelitian
".,." (agi 5empat 0enelitian
Hasil penelitian ini diharapkan dapat menambah pengalaman bagi penulis
dalam meneliti secara langsung di lapangan.
".,. (agi 0rogram 2tudi 'lmu Keperawatan 25'K (ina Husada
Hasil penelitian ini diharapkan dapat digunakan sebagai masukan dan
re*erensi dalam proses belajar mengajar dan dapat meningkatkan kualitas
,
pendidikan bagi mahasiswa8mahasiswi khususnya program studi ilmu
keperawatan 25'K (ina Husada.
".,.% (agi 0eneliti
Hasil penelitian ini diharapkan dapat menambah pengalaman bagi penulis
dalam meneliti secara langsung di lapangan.
".,.4 (agi 6esponden
$asyarakat, khususnya responden tahu dan mengerti tentang cara
mencegah kekambuhan pada penyakit hipertensi.
1.% Ruang Lingku& Penelitian
0enelitian ini dilaksanakan di kelurahan Alang Alang Cebar 65 B 65 /,
subjek penelitian yaitu masyarakat yang mempunyai penyakit tekanan darah tinggi,
lama penelitian akan dilaksanakan pada bulan =uni B =uli tahun !"%.
#
BAB II
!IN'AUAN PU(!A)A
2.1 *aria+el , *aria+el yang Akan Diteliti
A. Pengetahuan
". 0engertian 0engetahuan
$enurut 9otoatmodjo (!!-?"4%) pengetahuan merupakan hasil dari tahu dan
ini terjadi setelah orang tersebut melakukan penginderaan terhadap suatu objek
tertentu. 0enginderaan terjadi melalui panca indera manusia. 2ebagian besar
pengetahuan manusia diperoleh melalui mata dan telinga.
0engetahuan kogniti* adalah domain yang sangat penting untuk terbentuknya
tindakan seseorang (over behavior). Dari hasil pengalaman serta penelitian terbukti
bahwa perilaku yang didasari oleh pengetahuan akan lebih langgeng dari pada
perilaku yang tidak didasari oleh pengetahuan. 0enelitian yang dilakukan oleh 6ogers
("+-4) mengungkapkan bahwa sebelum seseorang mengadaptasi perilaku yang baru
didalam diri orang tersebut terjadi proses yang beruntun yaitu?
a. Aarenes (kesadaran), dimana orang tersebut menyadari dalam arti
mengetahui terlebih dahulu terhadap stimulus (objek).
b. !nterest (merasa tertarik) merasa tertarik terhadap stimulus atau objek tersebut
disini sikap subjek sudah mulai timbul.
c. Evaluation (menimbang.nimbang baik dan tidaknya stimulus tersebut bagi
dirinya) hal ini berarti sikap responden sudah lebih baik lagi.
d. Trial" dimana subjek mulai mencoba melakukan sesuatu sesuai dengan apa
yang dikehendaki oleh stimulus.
e. Ada#tion" dimana subjek telah berperilaku baru sesuai dengan pengetahuan,
kesadaran dan sikapnya terhadap stimulus.
-
B. (ika& -Attitu.e/
$enurut 9otoatmodjo (!!%) sikap merupakan reaksi atau respon seseorang
yang masih tertutup terhadap suatu stimulus atau objek. (eberapa batasan lain
tentang sikap ini dapat dikutip sebagai berikut?
EAn endurin$ system of #ositive or ne$ative evaluations" emotional feelin$s"
and #ro or conection tendencies ill rese#ect to social ob%ect& 'Krech et al" ()*+).
,An individual-s social attitude in an syndrome of res#ons consistency ith
re$ard to social ob%ects& '.am#bell" ()/0).
, A mental and neural state of rediness" or$ani1ed throu$h ex#erlence"
excertin$ derective or dynamic influence u# on the individual-s res#ons to all ob%ects
and situations ith hich it is related& 'All#ort" ()/2).
,Attitude ith situational and other dis#ositional variables $uides and direct
the obsert behavior of the individual& '.ardno" ()//).
Dari batasan.batasan diatas dapat disimpulkan bahwa mani*estasi sikap itu tidak
dapat langsung dilihat, tetapi hanya bisa dita*sirkan terlebih dahulu dan perilaku yang
tertutup stimulus tertentu. Dalam kehidupan sehari.hari adalah merupakan reaksi
yang bersi*at emosional terhadap stimulus sosial.
.
0. Praktek atau !in.akan -Practice)
$enurut 9otoatmodjo (!!-) suatu sikap belum otomatis terwujudnya dalam
suatu tindakan (overt behavior). >ntuk terwujudnya suatu sikap agar menjadi suatu
perbuatan nyata diperlukan *aktor pendukung atau suatu kondisi yang
memungkinkan, antara lain adalah *asilitas
D. )1nse& Hi&ertensi
". 0engertian
5ekanan darah tinggi 'hipertensi) adalah suatu peningkatan tekanan darah di
dalam arteri. 'stilah Etekanan darahF berarti tekanan pada pembuluh nadi dari
/
peredaran darah sistemik di dalam tubuh manusia. 5ekanan darah di bedakan antara
tekanan darah sistolik dan tekanan darah diastolik.
Hipertensi dapat di de*inisikan sebagai tekanan darah persisten di mana
tekanan sistoliknya di atas "4! mmHg dan tekanan diastolik di atas +! mmHg, pada
populasi manula hipertensi di de*enisikan sebagai tekanan sistolik "#! mmHg dan
tekanan diastolik +! mmHg. '3runner 4 Suddarth vol + 5 *)6).
5abel ." Klasi*ikasi tekanan darah pada dewasa
)ateg1ri !ekanan .arah sist1lik !ekanan Darah Diast1lik
9ormal Dibawah "%! mmHg Dibawah /, mmHg
9ormal tinggi "%!."%+ mmHg /,./+ mmHg
2tadium ' (hipertensi ringan) "4!.",+ mmHg +!.++ mmhg
2tadium (hipertensi sedang) "#!."-+ mmHg "!!."!+ mmHg
2tadium % (hipertensi berat) "/!.!+ mmHg ""!.""+ mmHg
2tadium 4 (hipertensi maligna) "! mmHg atau lebih "! mmHg atau lebih
5abel . Klasi*ikasi tekanan darah pada orang dewasa usia G "/ tahun
)ateg1ri !ekanan .arah sist1lik !ekanan Darah Diast1lik
9ormal H "%! H /,
9ormal tinggi "%!."%+ /,./+
Hipertensi
a. 2tadium ' (ringan) "4!.",+ +!.++
b. 2tadium (sedang) "#!."-+ "!!."!+
c. 2tadium % (berat) "/!.!+ ""!.""+
d. 2tadium 4 (sangat berat) G "! H "!
. 0enyebab 0enyakit Hipertensi
+
(erhubung lebih dari +!1 penderita hipertensi digolongkan atau disebabkan
oleh hipertensi primer, maka secara umum yang disebut hipertensi primer. $eskipun
hipertensi primer belum diketahui dengan pasti penyebabnya, data.data penelitian
telah menemukan beberapa *aktor yang sering menyebabkan hipertensi. <aktor.*aktor
tersebut antara lain *aktor keturunan, ciri perseorangan dan kebiasaan hidup.
a. <aktor Keturunan
Dari data statistik terbukti seseorang akan memiliki kemungkinan lebih besar
untuk mendapatkan hipertensi jika orang tuanya adalah penderita hipertensi.
b. ;iri 0erseorangan
;iri perseorangan yang mempengaruhi timbulnya hipertensi adalah umur, jenis
kelamin dan umur yang bertambah akan menyebabkan terjadinya kenaikan
tekanan darah. 5ekanan darah pria umumnya lebih tinggi dibandingkan wanita.
=uga statistik di Amerika menunjukkan prevalensi hipertensi pada orang kulit
hitam hampir dua kali lebih banyak dibandingkan dengan orang kulit putih.
c. Kebiasaan Hidup
Kebiasaan hirup yang sering menyebabkan timbulnya hipertensi adalah
konsumsi garam yang tinggi, kegemukan (makan berlebihan) stres dan pengaruh lain.
") Konsumsi garam yang tinggi
Dari data statistik ternyata dapat diketahui bahwa hipertensi jarang diderita oleh
suku bangsa atau penduduk dengan konsumsi garam yang rendah. Dunia
kedokteran juga telah membuktikan bahwa pembatasan konsumsi garam dapat
menurunkan tekanan darah dan pengeluaran garam (natrium) oleh obat diuretik
(pelancar kencing) akan menurunkan tekanan darah.
) Kegemukan atau makan berlebihan
3besitas dide*inisikan sebagai kelebihan berat badan sebesar !1 atau lebih dari
berat badan ideal obesitas adalah penumpukan jaringan lemak tubuh yang
berlebihan dengan perhitungan '$5 I -,!. 0ada orang yang menderita obesitas
"!
ini organ.organ tubuhnya dipaksa untuk bekerja lebih berat oleh sebab itu lebih
cepat merasa gerah dan kelelahan akibat dari obesitas para penderita cenderung
menderita penyakit kardiovaskuler, hipertensi dan diabetes mellitus.
%) 2tres atau ketegangan jiwa
Hubungan antara stress dengan hipertensi diduga melalui akti*itas sara* simpatis
peningkatan sara* dapat menaikan tekanan darah secara intermiten (tidak
menentu) stress yang berkepanjangan dapat mengakibatkan tekanan darah
menetap tinggi.
2tress atau ketegangan jiwa (rasa tertekan, murung, rasa marah, dendam rasa
takut) dapat merangsang belajar anak ginjal melepaskan hormone adrenalin dan
memacu jantung berdenyut lebih cepat serta lebih kuat, sehingga tekanan darah
akan meningkat, jika stress berlangsung cukup lama, tubuh akan berusaha
mengadakan penyesuaian sehingga timbul kelainan organis atau perubahan
patologis, gejala yang muncul dapat berupa hipertensi atau penyakit maag.
(Anjali, Arora, !!/).
4) 0engaruh lain
0engaruh lain yang dapat menyebabkan naiknya tekanan darah yaitu.
a) $erokok
9ikotin penyebab ketagihan merokok akan merangsang jantung, sara*, otak
dan bagian tubuh lainnya bekerja tidak normal. 9ikotin juga merangsang
pelepasan adrenalin sehingga meningkatkan tekanan darah, denyut nadi dan
tekanan kontraksi otot jantung selain itu meningkatkan kebutuhan oksigen
jantung dan dapat menyebabkan gangguan irama jantung (aritmia) serta
berbagai kerusakan lainnya. (Anjali Arora, !!/)
b) $inuman beralkohol
c) 3lahraga
""
3lahraga yang bersi*at kompetensi dan meningkatkan kekuatan dapat
memacu emosi sehingga dapat mempercepat peningkatan tekanan darah
seperti tinju, panjat tebing dan angkat besi. (Kuswandi, !!4).
(entuk latihan yang paling tepat untuk penderita hipertensi adalah jalan kaki,
bersepeda, senam, berenang dan aerobic, olahraga yang bersi*at kompetisi dan
meningkatkan kekuatan tidak dibolehkan bagi penderita hipertensi karena
akan memacu emosi sehingga akan mempercepat peningkatan tekanan darah.
d) $inum obat.obatan, misal ephedrin, prednison, epine*rin. (Cany Aunawan,
!!")
%. Aejala 0enyakit Hipertensi
0ada sebagian besar penderita, hipertensi tidak menimbulkan gejala,
meskipun secara tidak sengaja beberapa gejala terjadi bersamaan dan dipercaya
berhubungan dengan tekanan darah tinggi (padahal sesungguhnya tidak). Aejala yang
dimaksud adalah sakit kepala, perdarahan dari hidung, pusing, wajah kemerahan dan
kelelahan yang bisa saja terjadi baik pada penderita hipertensi maupun pada
seseorang dengan tekanan darah yang normal.
Hipertensi diduga dapat berkembang menjadi masalah kesehatan yang lebih
serius dan bahkan dapat menyebabkan kematian. 2ering kali hipertensi disebut
sebagai silent 7iller karena dua hal yaitu?
a. Hipertensi sulit disadari seseorang karena hipertensi tidak memiliki gejala khusus,
gejala ringan seperti pusing, gelisah, mimisan dan sakit kepala biasanya jarang
berhubungan langsung dengan hipertensi, hipertensi dapat diketahui dengan
mengukur secara teratur.
b. Hipertensi apabila tidak ditangani dengan baik, akan mempunyai risiko besar
untuk meninggal karena komplikasi kardiovaskular seperti strike, serangan
jantung, gagal jantung dan gagal ginjal.
"
=ika timbul hipertensinya berat atau menahun dan tidak terobati, bisa timbul
gejala berikut?
". 2akit kepala
. Kelelahan
%. =antung berdebar.debar
4. $ual
,. $untah
#. 2esak na*as
-. Aelisah
/. 0andangan menjadi kabur yang terjadi karena adanya kerusakan pada otak,
mata, jantung dan ginjal.
+. 5elinga berdenging
"!. 2ering buang air kecil terutama di malam hari.
Kadang penderita hipertensi berat mengalami penurunan kesadaran dan
bahkan koma karena terjadi pembengkakan otak. Keadaan ini disebut
ensefalo#ati hi#ertensif" yang memerlukan penanganan segera. (5risha $acnair,
!!-).
4. 0atosi*isiologi
A;: (An$iotensin .onvertin$ En1yme), memegang peran *isiologi penting
dalam mengatur tekanan darah. Darah mengandung angiotensinogen yang diproduksi
di hati selanjutnya oleh hormone, rennin akan diubah menjadi angiotensin ", oleh
A;: yang terdapat di paru.paru angiotensin " diubah menjadi angiotensin '' (peranan
kunci dalam menaikkan tekanan darah melalui dua aksi utama.
a. $eningkatkan sekresi hormone antidiuretik (ADH) dan rasa haus, ADH
diproduksi di hipotalamus (kelenjar pituitasi) dan bekerja pada ginjal untuk
mengatur osmolalitas dan volume urin. Dengan meningkatnya ADH sangat
sedikit urin yang dieksresikan keluar tubuh sehingga menjadi pekat dan tinggi
"%
osmolalitasnya untuk mengencerkanya volume cairan ekstraseluler akan
ditingkatkan dengan cara menarik cairan di bagian intra seluler akibatnya volume
darah meningkat yang pada akhirnya akan meningkatkan tekanan darah.
b. $enstimulasi sekrsi aldosteron dari korteks adrenal, aldosteron merupakan
hormone steroid yang memiliki peranan penting pada ginjal untuk mengatur
volume cairan ekstraseluler, aldosteron akan mengurangi eksresi 9a;l dengan
cara mengabsorbsinya dari tubulus ginjal. 9aiknya kosentrasi 9a;l akan
diencerkan kembali dengan cara meningkatkan volume cairan ekstra seluler yang
pada giliranya akan meningkatkan volume dan tekanan darah. (Astawan, !!,).
,. 0enatalaksaan
(agi penderita tekanan darah tinggi penting mengenal hipertensi dengan
membuat gaya hidup positi*. =ika anda baru saja menemukan tekanan darah anda
tinggi atau tidak normal, tidak perlu khawatir ada - langkah untuk mengatasinya
antara lain?
a. $engatasi 6isiko
5anyakan pada diri sendiri pertanyaan berikut? apakah anda memiliki sejarah
keluarga penderita hipertensiD Apakah anda memiliki berat badan berlebihanD
Apakah anda makan makanan berkadar garam tinggiD Apakah anda cukup
olahraga atau apakah anda merokokD =ika jawaban anda ya pada salah satu
pertanyaan diatas anda berisiko memiliki tekanan darah tinggi.
b. $engontrol pola makan
Apabila anda ingin terhindar dari risiko hipertensi jauhi makanan berlemak dan
mengandung garam.
c. 5ingkat konsumsi potassium (K) dan magnesium (mg)
"4
0ola makan yang rendah potassium dan magnesium menjadi salah satu *aktor
pemicu tekanan darah tinggi, buah.buahan dan sayur segar adalah sumber terbaik
bagi kedua nutrisi tersebut.
d. $akan makanan jenis padi.padian
Dalam sebuah penelitian yang dimuat dalam American 8ournal .linical Nutrition
ditemukan pria yang makan sedikitnya satu porsi perhari sereal dari jenis padi.
padian kecil kemungkinan terkena penyakit hingga !1.
e. 5ingkat akti*itas
3rang dengan gaya hidup yang tidak akti* akan lebih rentan terhadap tekanan
darah tinggi. $elakukan olahraga secara teratur tidak hanya menjaga bentuk
tubuh dan berat badan, tetapi juga dapat menurunkan tekanan darah. =ika anda
menyandang tekanan darah tinggi, latihan aerobic sedang selama %! menit sehari
selama beberapa hari setiap minggu dapat menurunkan tekanan darah. =enis
latihan yang dapat mengontrol tekanan darah adalah ? berjalan kaki, bersepeda,
berenang, aerobic. (5risna $acnair, !!-).
5idak diragukan meningkatkan akti*itas dapat menurunkan risiko tekanan darah
tinggi, anda tidak perlu berolahraga seperti seorang atlet hanya %! menit sampai
4, menit , hari dalam seminggu cukup untuk menurunkan hipertensi.
*. 2ertakan bantuan dari kelompok pendukung
2ertakan keluarga dari teman menjadi kelompok pendukungn pada pola hidup
sehat dukungan dan partisipasi orang lain membuatnya lebih mudah dan lebih
asyik dalam menjalankan dietnya. (agi setiap orang dukungan keluarga berhasil
dalam membuat perubahan gaya hidup untuk mencegah tekanan darah tinggi.
g. (erhenti merokok
",
=ika anda tidak merokok itu baik bagi anda, jika anda merokok berhenti sekarang
juga. &alaupun merokok tidak ada kaitanya dengan timbulnya hipertensi.
$erokok dapat menimbulkan risiko komplikasi lainnya seperti penyakit jantung
dan stroke.
h. Alatihan relaksasi atau meditasi
6elaksasi berguna untuk mengurangi stress atau ketegangan jiwa, relaksasi
dilaksanakan dengan mengencangkan dan mengendorkan otot tubuh sambil
membayangkan sesuatu yang damai, indah dan menyenangkan dilakukan dengan
mendengarkan musik atau bernyanyi. (www.google.com, !!/)
#. 0engobatan pada tekanan darah tinggi (Hipertensi)
0engobatan pada penyakit tekanan darah tinggi harus memperhatikan terlebih
dahulu *aktor penyebabnya oleh karena itu dianjurkan untuk memeriksakan
kesehatanya kepada dokter yang sama agar dokter dapat mengikuti riwayat penyakit
pasien dengan demikian dokter akan memiliki obat yang tepat.
a. 0engobatan pada golongan khusus
") Hipertensi pada golongan khusus
3bat anti hipertensi diberikan pada ibu hamil bila tekanan diastolenya I +!
mmHg pada trimester pertama dan I "!! mmHg para trimester ketiga.
) Hipertensi pada hipertipida
3bat yang biasa digunakan untuk mengatasi keadaan tersebut adalah
gem*ibro7il ini dapat menurunkan kadar kolesterol total, kolesterol CDC
trigliserida dan meningkatkan kadar kolesterol HDC secara nyata.
%) Hipertensi pada pembuluh darah otak
"#
5ekanan darah yang terlalu tinggi dapat menyebabkan pecahnya pembuluh
darah, apabila yang pecah adalah pembuluh darah otak keadaan ini dikenal
dengan stroke.
4) Hipertensi pada penyakit jantung
0emberian obat pada hipertensi dengan kelalian jantung harus disesuaikan
dengan jenis gangguan pada jantung dan derajat hipertensinya. 0emeriksaan
*ungsi jantung perlu dilakukan untuk menentukan pengobatanya.
,) Hipertensi pada gagal ginjal
0engobatan pada gagal ginjal dibedakan menjadi dua bagian besar yakni
pengobatan pada re*rosklerosis benigna dan ne*rosklerosis maligna,
pengobatan pada ne*rosisklerosis benigna dilakukan secepatnya hingga
mendekati normal penurunan tekanan darah yang cepat akan mengurangi
kerusakan akibat nekrosis arteroti sehingga dalam jangka panjang diharapkan
terjadi perbaikan *ungsi ginjal.
b. 0erubahan gaya hidup
Aaya hidup yang baik untuk menghindari terjangkitnya penyakit hipertensi dan
berbagai penyakit degenerati* lainnya adalah?
") $engurangi konsumsi garam dan lemak jenuh
) $elakukan olahraga secara teratur dan dinamik (tidak mengeluarkan tenaga
terlalu banyak seperti berenang, jogging (jalan kaki cepat), naik sepeda)
%) $eningkatkan porsi buah.buahan dan sayuran segar dalam pola makan
4) $engkonsumsi kalium dalam jumlah tinggi seperti semangka, avokad, kismis,
pisang, tomat, kentang dan biji bunga matahari dapat membantu menjaga
tekanan darah agar tetap normal.
"-
,) $enjauhkan dan menghindarkan stress dengan pendalaman agama sebagai
salah satu upayanya.
c. 0engaturan $akanan
>paya penanggulangan hipertensi melalui pengaturan makanan pada dasarnya
dnegan mengurangi konsumsi lemak dan diet rendah garam dan diet rendah
kalori. =umlah kalori yang diberikan pada diet rendah kalori disesuaikan dengan
berat badan.
0ilihan obat dalam mengatasi hipertensi diantaranya?
") Hipertensi tanpa komplikasi diuretic, beta bloken
) 'ndikasi tertentu enhibitor A;:, penghmabat reseptor angiotensin '', Al*a
bloker, al*a.beta bloker, antagonisca, diuretic.
%) 'ndikasi yang disesuaikan? diabetes mellitus tipe ' dengan protein nuria
inhibitor A;:, gagal jantung ibhibitor A;: diuretic, hipertensi sistolik
terisolasi, in*ark miokard beta bloker (non '2A) inihibitor A;: (dengan
dis*ungsi sistolik). ($ansjoer dkk, !!").
(ila tekanan darah tidak dapat diturunkan dalam satu bulan, dosis obat dapat
disesuaikan sampai dosis maksimal atau menambahkan obat golongan lain atau
mengganti obat pertama dengan obat golongan lain. 2asaran penurunan tekanan darah
adalah kurang dari "4!8+! dengan e*ek samping minimal penurunan dosis obat dapat
dilakukan pada golongan hipertensi ringan yang sudah terkontrol dengan baik selama
satu tahun.
". Diuretik
Diuretic adalah obat yang memperbanyak kencing, mempertinggi pengeluaran
garam (9a;l) dengan turunya kadar 9
aJ
makan tekanan darah akan turun dan e*ek
hipotensi*nya kurang kuat.
"/
3bat yang sering digunakan adalah obat yang daya kerjanya panjang sehingga
dapat digunakan dosis tunggal, diutamakan diuretic yang hemat kalium seperti
spironolacture, H;5, ;holotalidore, dan indopanide.
. Al*a.(loker
Al*a blocker adalah obat yang dapat memblokir reseptor al*a dan menyebabkan
vasodilatasi peri*er serta turunya tekanan darah karena e*ek hipotensinya ringan
sedangkan e*ek sampingnya agak kuat misalnya hipotensi ostotatik dan
tachikardia maka jarang digunakan. 2eperti prognosin dan tera7osin.
%. (eta.(locker
$ekanisme kerja obat beta.blocker belum diketahui dengan pasti diduga kerjanya
berdasarkan beta blocker pada jantung sehingga mengurangi daya dan *rekuensi
kontrasi jantung. Dengan demikian tekanan darah akan menurun dan daya
hipotensinya baik. 2eperti ? propanolol, alterolol, pindolol.
4. 3bat yang bekerja sentral
3bat yang bekerja sentral dapat mengurangi pelepasan non adrenalin sehingga
menurunkan akti*itas sara* adretergik peri*er dan turunya tekanan darah,
penggunaan obat ini perlu memperhatikan e*ek hipotensi ostatik seperti uonidire,
euan*acire dan netelopa.
,. @asodilator
3bat vasodilator dapat langsung mengembangkan dinding osteriole sehingga daya
tahan pembuluh peri*er berkurang dan tekanan darah menurun seperti hidrala7ine
dan tecra7ine.
#. Antagonis Kalsium
$ekanisme obat antagonis kalisum adalah menghambat pemasukan ion kalsium
ke dalam sel otot polos pembuluh dengan e*ek vasidilatasi dari turunya tekanan
darah seperti ? nipedipin dan verapamil.
"+
-. 0enghambat A;:
3bat penghambat A;: ini menurunkan tekanan darah dengan cara menghambat
angiotensin converting en7yme yang berdaya vasokontriksi kuat seperti coptopril.
(capoten) dan enalprit. (Cany Aunawan, !!").
5abel .%
(eberapa obat antihipertensi yang sering dipakai
9o =enis obat Dosis sehari (mg) <rekuensi
pemakaian sehari
$in $aks
" Diuretik
H;5
;hlorbalidone
'ndopamide
2pironolactone
",,.,
",,.,
,,
,,
,!
,!
,
"!
"K
"K
"K
"K
(ekerja netral
;lonidene
Au*acine
$ethidopa
!,"
"
,!
",
%
!!!
K
"K
K
% 0enyakit al*a."
0ro7oin
DoKa7osin
5era7osin
".
".
".
!
",
!
K
"K
"K
4 0enyakit beta
$etoprolol
Atenolol
0ropanolol
Acebutolol
,!
,
4!
!!
!!
",!
%!
"!!
"K
"K
"K
"K
, @asodilator
Hydrala7ive
:cara7ive H;C
,!
%!
%!!
"!
K
K
!
# 0enghambat A;:
;aptopril
Cisinopril
:nalapril
,.,!
,
,,.,
%!!
4!
4!
".%K
"K
".K
d. 0encegahan Hipertensi dengan cara tradisional
(anyak ramuan tradisional yang dapat dipercaya untuk menurunkan tekanan
darah, beberapa ramuan sudah diteliti secara laboratories contoh yang berkhasiat
menurunkan tekanan darah? cincau hijau, daun dan buah alpukat, mengkudu
masak (pace), mentimun, daun seledri, daun selada dan bawang putih.
5abel .4
:*ek 2amping obat anti hipertensi
21l1ngan 1+at E$ek sam&ing
5hia7ide8diuretic menyerupai thia7iae
misalnya aprinoK
. Kadar kalium dalam darah rendah
(dideteksi dengan pemeriksaan darah)
. 5oleransi glukosa terganggu (kadar
glukosa darah diatas normal) terutama
jika dikombinasi dengan beta blocker
(dideteksi pemeriksaan darah)
. 0eningkatan kadar kolesterol CDC,
trigliserida dan asam urat (cek darah
dan urine).
. Dis*ungsi ereksi (impotensi pada pria)
. Aout (radang pada persendian akibat
peningkatan kadar gula)
Al*a blocker
(misalnya ardura)
. 'nkontinensia
. 6asa melayang pada saat berdiri
"
(eta.blocker
(misalnya cardicor)
. Kadar glukosa tidak terkontrol
. Catargi (lesu)
. Aangguan memori dan kosentrasi
. Aejala penyakit arteri peri*er
memburuk, sirkulasi yang buruk pada
tungkai.
'nhibitor A;:
(misalnya capoten)
. (atuk
. <ungsi ginjal memburuk
. Hipotensi (akut, penurunan tekanan
darah tiba.tiba)
. 6uam
(locker kenal kalsium golongan non.
dihydropyridine misalnya ticdiem
. :dema peri*er (akumulasi cairan dan
pembengkakan di mata kaki)
. 0embesaran gusi
. Konstipasi
-. 0emeriksaan 0enunjang
0emeriksaan laboratorium rutin yang dilakukan sebelum memulai tropi
bertujuan menentukan adanya kerusakan jaringan dan *aktor risiko lain atau mencari
penyebab hipertensi, biasanya diperiksa urinalisa, darah peri*er lengkap, kimia darah,
(kalium, natrium, kreatinin, gula darah puasa, kolesterol total, kolesterol HDC, dan
:KA. (Ari* $ansjoer dkk, !!").
/. Diagnosis
Diagnosis hipertensi tidak dapat ditegakan dalam satu kali pengukuran hanya
dapat ditetapkan setelah dua kali atau lebih pengukuran pada kunjungan yang
berbeda, kecuali terdapat kenaikan yang tinggi atau gejala.gejala klinis pengukuran
tekanan darah dilakukan dalam keadaan pasien duduk bersandar setelah beristirahat

selama , menit dengan ukurang pengukuran lengan yang sesuai (menutupi /!1
lengan) tensimeter dengan air raksa masih tetap dianggap alat pengukuran yang
terbaik.
Anamnesis dilakukan meliputi tingkat hipertensi dan lama menderitanya,
riwayat dan gejala penyakit, penyakit yang berkaitan seperti penyakit jantung
koroner, gagal jantung, penyakit serebrovaskuler. Apakah terdapat riwayat penyakit
dalam keluarga, gejala.gejala yang berkaitan dengan penyebab hipertensi, perubahan
akti*itas8kebiasaan (merokok), konsumsi makanan, riwayat obat.obat bebas, hasil dan
e*ek samping terapi antihipertensi sebelumnya bila ada dan *aktor psikososial
lingkungan (keluarga, pekerjaan dll).
Dalam pemeriksaan *isik dilakukan pengukuran tekanan darah dua kali atau
lebih dengan jarak menit, kemudian diperiksa ulang pada lengan kontralateral dikaji
perbandingan berat badan dan tinggi pasien, kemudian dilakukan pemeriksaan
*unduskopi untuk mengetahui adanya retio hipertensi*, pemeriksaan leher untuk
mencari bising carotid, pembesaran vena, atau kelenjara tiroid. (Ari* $ansjoer dkk,
!!").
+. Komplikasi
0emakaian obat dalam jangka panjang bisa menyebabkan berbagai komplikasi
seperti terganggunya *ungsi atau terjadi kerusakan organ otak, ginjal, jantung dan
mata. Kerusakan pada otak terjadi pembesaran otot jantung bagian kiri yang berakhir
pada kegagalan jantung. Kejadian ini biasanya ditandai dengan bengkak pada kaki,
kelopak mata, kelelahan dan sesak na*as.
Kerusakan pada ginjal akibat hipertensi bisa menurunkan ginjal sebagai
penyaring racun dalam tubuh sekaligus sebagai produsen hormone yang dibutuhkan
tubuh, penderita yang mengalami komplikasi ginjal harus cuci darah setiap minggu
dengan biaya yang mahal sementara itu gangguan pada mata sering tidak disadari
%
sebagai akibat tekanan darah tinggi, kerusakan pada mata buta menyebabkan
kebutaan atau gangguan penglihatan.
Kerusakan pada otak ditandai dengan nyeri kepala hebat, berubahnya
kesadaran kejang dengan de*icit neurology *okal o7otermia, mual dan muntah.
:nse*alopati dapat terjadi terutama pada hipertensi maligna, tekanan yang tinggi pada
kelainan ini menyebabkan peningkatan tekanan kapiler dan mendorong cairan
kedalam ruang intertisium diseluruh susunan sara* pusat. (;orwin, !!!)
2.2 3+"ek Penelitian
0enderita hipertensi di wilayah kerja >05D 0uskesmas Kelurahan Alang B
Alang Cebar Kecamatan 5alang Kelapa 0alembang 5ahun !"%.
2.3 !em&at Penelitian
". Cokasi 0enelitian
Cokasi penelitian ini dilakukan di Kelurahan Alang Alang Cebar
Kecamatan 5alang Kelapa.
. &aktu 0enelitian
0enelitian akan dilakukan tanggal / =uni sampai , =uli !"%.
2. Penelitian !erkait
$enurut hasil penelitian Andi 9oor (!"!), Kristianto (!") dan Lanti (!"%)
menyatakan bahwa 0engetahuan, 2ikap dan 5indakan 0enderita Hipertensi dalam
upaya $encegah Kekambuhan 0enyakit Hipertensi sangat bervariasi.
2.# )erangka !e1ri
4
<aktor 0redisposisi
". 0engetahuan
. Keyakinan
%. 9ilai
4. 2ikap
,. geogra*i
Cawrence Areen menjelaskan bahwa perilaku dilatar belakangi atau
dipengaruhi oleh tiga *aktor yakni *aktor.*aktor predisposisi (#redis#osin$ factors),
*aktor.*aktor yang mendukung (enablin$ factors) dan *aktor.*aktor yang memperkuat
atau mendorong (reinforcin$ factors).
BAB III
ME!3D3L32I PENELI!IAN
3.1 )erangka )1nse&
,
0rilaku Kesehatan
Kesejahteraan
9on
0rilaku
9on
Kesehatan
<aktor 0endukung
". 5ugas kesehatan
. Keterjangkauan sumber
%. rioritas dan komitmen.
<aktor pendorong
". Keluarga
. 0etugas Kesehatan
%. $asyarakat
pendidikan
kesehatan
(erdasarkan teori tersebut diatas maka peneliti mengadopsinya dalam membuat
kerangka konsep penelitian sebagai berikut.
3.2 De$inisi 3&erasi1nal
9o @ariabel
De*inisi
3perasional
Alat
>kur
;ara ukur Hasil >kur
2kala
>kur
" 0engetahuan Aspek yang
diketahui dan
mampu diingat
oleh
responden
tentang upaya
mencegah
kekambuhan
penyakit
hipertensi.
Kuesioner &awancara (aik, jika
responden
dapat
menjawab I
mean (kode ").
Kurang, jika
responden
tidak bisa
mejawab H
mean (kode !).
3rdinal
9o @ariabel
De*inisi
3perasional
Alat
>kur
;ara ukur Hasil >kur
2kala
>kur
2ikap 2egala
pandangan
Kuesioner &awancara 0ositi*, jika
responden
3rdinal
#
>paya penderita hipertensi dalam mencegah
kekambuhan penyakit hipertensi?
". 0engetahuan
. 2ikap
%. 5indakan
atau pendapat
responden
yang berkaitan
dengan upaya
mencegah
kekambuhan
penyakit
hipertensi.
dapat
menjawab I
mean (kode ").
9egati*, jika
responden
tidak bisa
mejawab H
mean (kode !).
% 5indakan >paya dalam
mencegah
kekambuhan
penyakit
hipertensi.
Kuesioner &awancara (aik, jika
responden
melakukan
upaya dalam
mencegah
kekambuhan
penyakit
hipertensi I
mean (kode ").
Kurang, jika
responden
tidak
melakukan
upaya dalam
mencegah
kekambuhan
penyakit
hipertensi H
mean (kode !).
3rdinal
-
3.3 Hi&1tesis
". Aambaran tingkat pengetahuan masyarakat, khususnya responden tentang
>paya $encegah Kekambuhan 0enyakit Hipertensi baik.
. Aambaran tingkat sikap masyarakat, khususnya responden tentang >paya
$encegah Kekambuhan 0enyakit Hipertensi baik.
%. Aambaran tingkat tindakan masyarakat, khususnya responden tentang >paya
$encegah Kekambuhan 0enyakit Hipertensi baik.
3. Desain Penelitian
0enelitian ini merupakan penelitian deskripti* yang bertujuan untuk
menggambarkan pengetahuan, sikap dan tindakan penderita hipertensi upaya
mencegah kekambuhan penyakit hipertensi di wilayah kerja >05D 0uskesmas
Kelurahan Alang B Alang Cebar Kecamatan 5alang Kelapa 0alembang 5ahun !"%.
0enelitian ini disajikan dalam bentuk distribusi *rekuensi terhadap variabel yang
diteliti yaitu variabel pengetahuan, variabel sikap dan variabel tindakan.
3.# 4aktu 5 !em&at Penelitian
". Cokasi 0enelitian
Cokasi penelitian ini dilakukan di Kelurahan wilayah kerja >05D 0uskesmas
Kelurahan Alang B Alang Cebar Kecamatan 5alang Kelapa 0alembang 5ahun
!"%.
. &aktu 0enelitian
0enelitian akan dilakukan tanggal / =uni sampai , =uli !"%.
3.% P1&ulasi 5 (am&el
". 0opulasi 0enelitian
(erdasarkan tujuan yang ingin dicapai maka populasi dalam penelitian ini adalah
semua penderita hipertensi yang terdapat di Kelurahan 5alang Kelapa yang berjumlah
// penderita.
/
. 2ampel 0enelitian
2ampel adalah sebagian atau populasi yang diteliti, apabila subjeknya kurang
dari "!! maka lebih baik diambil semua hingga sampel penelitian menggunakan
seluruh populasi. =ika jumlah subjeknya besar dapat diambil "!.",1 atau !.,1.
2ampel yang digunakan pada penelitian ini adalah // penderita (total populasi).
(Arikunto, !!%?"").
3.6 'enis Data
%.-." Data 0rimer
Data primer diperoleh dari hasil wawancara langsung dengan responden.
%.-. Data 2ekunder
Data sekunder didapat berdasarkan buku dan internet.
3.7 !eknik Pengum&ulan Data
Data diperoleh dari pengisian kuesioner yang telah disiapkan oleh peneliti
dengan menggunakan teknik wawancara.
3.8 Instrumen Penelitian
'nstrumen penelitian berupa kuesioner yang berisi pertanyaan tertulis tentang
pengetahuan, sikap dan tindakan penderita hipertensi upaya mencegah kekambuhan
penyakit hipertensi.
3.19 Etika Penelitian
2ebelum dilakukan penelitian responden akan menandatangani *ormat
persetujuan sebagai responden dalam penelitian ini, hal ini dilakukan sebelum peneliti
menyerahkan kuesioner untuk dilakukan wawancara.
3.11 !eknik Peng1lahan Data
+
a. 0engolahan Data (editin$)
$eneliti kembali apakah lembar kuesioner sudah cukup baik sehingga dapat di
proses lebih lanjut. :diting dapat dilakukan di tempat pengumpulan data sehingga
jika terjadi kesalahan maka upaya perbaikan dapat segera dilaksanakan.
b. 0engkodean (;oding)
>saha mengklari*ikasi jawaban.jawaban yang ada menurut macamnya, menjadi
bentuk yang lebih ringkas dengan menggunakan kode.
c. 0emasukan Data 'Entry)
$emasukan data ke dalam perangkat komputer sesuai dengan kriteria.
d. 0embersihan Data (.leanin$ data)
Data yang telah di masukan kedalam komputer diperiksa kembali untuk
mengkoreksi kemungkinan kesalahan. (Hastono, !!").
3.12 !eknik Analisa Data
0ada penelitian ini digunakan analisa univariat yaitu analisa yang dilakukan
terhadap setiap variabel dari hasil penelitian dalam analisa ini hanya menghasilkan
distribusi dan persentase dari tiap variabel yang diteliti yaitu variabel pengetahuan,
variabel sikap dan variabel tindakan.
Hasil penelitian dapat dinyatakan dalam bentuk distribusi *rekuensi jawaban
benar8salah dari responden untuk setiap item pertanyaan dijumlahkan kemudian
dibagi dengan seluruh responden dikali "!!1 hasilnya berupa persentase.
6umus yang digunakan
M
0 N K "!!
9
%!
Keterangan ?
0 ? 0ersentase
M ? =umlah soal
9 ? =umlah 6esponden
Aambaran 0engetahuan 2ikap Dan 5indakan 0enderita Hipertensi Dalam >paya
$encegah Kekambuhan 0enyakit Hipertensi
DA:!AR PU(!A)A
Arora. !!/
/ lan$7ah mence$ah dan men$obati te7anan darah tin$$i. =akarta ? (hauana
'lmu 0opuler.
(ustan. !!!
%"
E#idemiolo$i 9enya7it tida7 :enular. =akarta ? 6ineka ;ipta
Aunawan Cany. !!!
Hi#ertensi Te7anan darah tin$$i. Logjakarta ? Kanisus
Hidayat, A7i7 Alimul. !!-
:etode 9enelitian Ke#eraatan dan Te7ni7 Analisa ;ata. =akarta ?2alemba
$edika
Kompas ;yber $edia. !!-. http8www depkes. Ao.id8indeK, diakses !+.!%.!!+
pukul !/.,! &'(
Caporan Dinas Kesehatan Kabupaten 3K>. !!/
Caporan >05D 0uskesmas 5anjung Agung tahun !!/.
$acnair, 5risha. !!".
Te7anan ;arah Tin$$i. =akarta ? :rlangga
$ansjoer, Ari*, dkk. !!"
Ka#ita Sele7ta Kedo7teran edisi <. =akarta ? $edia Aesculapius? <K>'

9otoatmodjo, 2oekidjo. "++%.
!lmu 9en$antar 9endidi7an Kesehatan dan !lmu 9erila7u Kesehatan edisi
#ertama. Logjakarta ? Andi 3**set
9otoatmodjo, 2oekidjo. !!
:etodelo$i 9enelitian Kesehatan. =akarta ? 6ineka ;ipta
2uddarth O (runner. !!.
Keteram#ilan :edi7al 3edah vol. +. =akarta ? :A;
2arwono &arpad7i, 2oeparman. "++4.
!lmu 9enya7it ;alam %ilid !!!. =akarta ? (alai 0enerbitan <K>'.
&ol* Har* 0eter. !!#.
Hi#ertensi. =akarta ? (uana 'lmu 0opuler
http?88one.indoskripsi.com, diakses tanggal !" April !!+ pukul "".% &'(
%
%%
PR3P3(AL PENELI!IAN
PEN2E!AHUAN; (I)AP DAN !INDA)AN PENDERI!A HIPER!EN(I
DALAM UPA<A MEN0E2AH )E)A)MBUHAN PEN<A)I! HIPER!EN(I
DI 4ILA<AH )ER'A UP!D PU()E(MA( )ELURAHAN ALAN2 ALAN2
LEBAR
!AHUN 2913
3LEH =
:IR>A AMR3
NPM. 121291899%
)EMEN!ERIAN )E(EHA!AN REPUBLI) IND3NE(IA
(E)3LAH !IN22I ILMU )E(EHA!AN
BINA HU(ADA PALEMBAN2
!AHUN 2913
%4