Está en la página 1de 32

Alkaloid Tumbuhan Obat Sumatera+..

Eurycoma longifolia, Linn.


(Pasak Bumi)
Kandungan kimia utama

1. Quassinoid
2. Alkaloid
3. Triterpenoid

Kegunaan tradisional:


Di berbagai daerah Sumatera air rebusan akar tumbuhan ini digunakan untuk
campuran obat demam terutama malaria. Air rebusan akar ini juga dipercaya
dapat digunakan untuk obat kuat lelaki.

Secara tradisional tumbuhan ini digunakan untuk mengobati demam,
memperlancar buang air kecil, tonik setelah melahirkan, untuk sakit kepala,
luka, tukak, dan syphilitic sores.

Infusa untuk obat kumur gusi berdarah, dropsy, cacingan.
N
N
O
HO
1. 10-hydroxycanthin-6-one
N
N
O
R
N
N
O
R O
2. 9-methoxycanthin-6-
one, R = OCH
3
3. 9-hydroxycanthin-6-
one, R=OH
4. 9-methoxycanthin-6-
one-3N-oxide, R=OCH
3
5. 9-hydroxycanthin-6-
one-3N-oxide, R=OH
N
N
H
3
CO
O
CH
2
OH
6. 5-hydroxymethyl-9-
methoxycanthin-6-one
N
N
R
2
O
R
1
7. 1-hydroxy-9-methoxycanthin-
6-one R
1
=OH, R
2
=OCH
3
N
N
O
10
O
8. canthin-6-one 3N-oxide
,
Alkaloid Canthinon
Alkaloid Canthinon
Alkaloid -Carboline
Kajian-kajian saintifik
Ekstrak dan berbagai fraksi dari E. longifolia memiliki aktivitas
meningkatkan kualitas seksual terhadap tikus paruh baya dibandingkan
kontrol, namun tidak ada perbedaan peningkatan yang signifikan pada uji
aktifitas masing-masing fraksi.
26
.


Ekstrak methanol dan serta fraksi kloroform dan butanol memperlihatkan
efek sitotoksik kuat terhadap berbagai kultur sel kanker seperti KB, DU-145,
RD, MCF-7, CaOV-3 dan MDBK. Efek terkuat terlihat pada sel CaOV-3 dan
MCF-7, dengan IC
50
berkisar antara 9.2-33.4 mg/ml.
27


Ekstrak akar E. longifolia dengan kandungan utama eurycomanone (1),
13,21-dihydroeurycomanone (2) dan 13,21-epoxyeurycomanone
(3)memberikan IC
50
, IC
90
dan IOC
99
14.72, 139.65 3dan 874.15 mg/l
terhadap Plasmodium malaria sedangkan artemisinin 4.30, 45.48 dan
310.97 mg/l.
32



Senyawa canthin-6-one (55); 9-methoxycanthin-6-one (21),
9-methoxycanthin-6-one-N-oxide (22), 9-hydroxycanthin-6-one (23),
9-hydroxycanthin-6-one-N-oxide (24), aktif menghambat pertumbuhan sel kanker;
KB, fibrosarcoma, melanoma, kanker paru, kanker payudara, kanker kolon dan
P388 dengan ED
50
berkisar antara 1.1-1.7 mg/ml
.
.
8



Canthin-6-one (55) aktif menghambat pertumbuhan sel KB-V 1 .
Eurycomanone (7) aktif terhadap cell line manusia yang dicoba.
Alkaloid-b-carboline, b-carboline-1-propionic acid (25) dan
7-methoxy-b-carboline-1-propionic acid (64) tidakbegitu aktif,
tapi memperlihatkan aktifitas yang siginifikan terhadap Plasmodium
falciparum
34
.


Senyawa hasil isolasi dari E. longifolia ini telah diuji aktifitas sitotoksiknya
terhadap sel kanker fibrosarcoma manusia (HT-1080). Terlihat senyawa 9
,10-dimethoxycanthin-6-one (97) memberikan nilai IC
50
= 5.0 mM), 10-hydroxy-9
-methoxycanthin-6-one (98) IC
50
7.2 mM), dihydroniloticin (31), IC
50
8.2 0 mM),
and 14-deacetyleurylene (34) IC
50
= 3.2 0 mM). Nilai IC
50
yang terlihat ini lebih
kecil (potensi lebih kuat) dibandingkan dengan senyawa kontrol positive 5-FU
(IC
50
= 9.2 0 mM).
20


Brucea sumatrana (L.) Merr.
(Malua)
Kandungan kimia Utama

Quassinoid
Alkaloid
Triterpenoid
3-7 buah yang sudah dibuang bahagian kulit luar ditumbuk, dimasukkan kedalam
pisang (karena sangat pahit) dimakan dua kali sehari untuk membantu penyembuhan
demam, malaria, dan berak darah.

Buah dan kulit batang B. javanica secara tradisional digunakan untuk obat diare dan
demam. Untuk diare dipakai + 5 gram kulit batang B. javanica, dicuci, diseduh dengan
1 gelas air panas matang. Hasil seduhan diminum dua kali sama banyak selang 2 jam.
Kulit yang ditumbuk halus (poultice) digunakan untuk membunuh kutu ternak kerbau
sapi dan kambing.

Air rebusan kulit yang sudah dihaluskan digunakan untuk pengobatan cacing pita,
dan cacing gelang dan wasir. Biji dan minjak biji digunakan untuk mengobati kutil.
2


N
N
O
R
1
R
2
1. canthin-6-on,
R
1
= R
2
= H
2. amarorine,
R
1
= OH, R
2
= H
3.11-hydroxy-1-
methoxycanthin-6-on
N
N
O
R
1
R
2
O
4. canthin-6-one
3-N-oxide
N
H
N
CO
2
H
O
OH
5. flazin.
Alkaloid Canthinone
Quassinoid
3-7 buah yang sudah dibuang bahagian kulit luar ditumbuk,
dimasukkan kedalam pisang (karena sangat pahit) dimakan dua kali
sehari untuk membantu penyembuhan demam, malaria, dan berak
darah

Ekstrak etanol, chloroform dan air B. sumatrana berturut-turut
memperlihatkan kosentrasi mnimum yang memberikan daya
hambat 50 persen (MIC
50
); 32.80, 16.48 dan 19.48 mg/ml terhadap
Plasmodium falciparum resiten chloroquine .
28


Ekstrak buah B. javanica memperlihatkan efek sitotoksik terhadap sel
kanker adenoma pankreas (PANC-1, SW1990 dan CAPAN-1) yang setara
dengan camptothecin. Terlihat juga ekstrak ini menginduksi
fragmentasi DNA genomic yang terlihat pada pewarnaan Hoechst dan
kematian sel pada uji ELISA. Uji Western blot juga memperlihatkan ada
penurunan ekspresi protein pro-caspase 3 yang merupakan indikasi
adanya induksi apoptosis.
30





Mencit normoglikemik yang diberi brucein E (6) dan D (5) dengan dosis
1mg/kg memperlihatkan penurunan kadar gula darah 40.07 dan 48.82%.
Tikus yang dibuat diabetes dengan STZ diberi senyawa 1 dan 2
menyebabkan penurunan kadar gula darah 73 .57 dan 87.99 %.
34



Bruceine A (2), bruceine B hydrate (3) dan bruceine C (3) aktif terfadap
terhadap P. falciparum-multi drug resistant dengan nilai ID
50
berturut-turut:
8.66 ng/ml, 8.15 ng/ml dan 1.95 ng/ml dibandingkan mefloquine
(ID
50
6.26 ng/ml).
33.


Uji aktifitas antiamoeba bruceantin (9) secara in vitro dengan metoda mikrodilusi,
dengan IC
50
terhadap Entamoeba histolytica memberikan jarak hambatan sebesar
0.019 g/ml hingga 5 g/ml.
31






Piper betle
Sirih
Secara tradisional digunakan untuk:
penghilang bau busuk mulut
Obat infeksi gusi dan sakit gigi
Obat rematik dan sakit sendi
Obat mimisan
Obat kurap dan panu
Obat keputihan
Kandungan kimia utama
Tikus normoglycemic puasa dan tikus diabet yang diinduksi streptozocin (STZ)
yang diperlakukan dengan ekstrak air panas dan ekstrak etanol secara per-oral
memperlihatkan adanya penurunan kadar gula darah yang signifikan yang tergantung
pada dosis. Efek hypoglycemic ekstrak dengan dosis 100,200,300 mg/kg pada tikus
pada tikus normoglycemic puasa tergantung dosis dan bertahan sampai 4 jam tapi
tidak terlilihat pada ekstrak air panas dengan dosis 100 mg/kg.
7


Penyebab plak gigi Streptococcus sanguinis, S. mitis, dan Actinomyces sp dalam
Brain Heart Infusion (BHI). Pada kosentrasi 4mg/ml ekstrak daun sirih daya hambat nya
terhadap Streptococcus sanguinis, S. mitis dibanding kontrol berturut turut 12 dan
10 kali lipat.
11

Ekstrak daun sirih ditemukan mengandung hydroxychavicol, ester asam stearat
dan asam palmitat and palmitic sebagai komponen utama. Senyawa ini ditemukan
aktif menghambat Staphylococcus mutant penyebab kariogenik.
22








Isolasi berdasarkan uji bioaktifitas terhadap bakterfi penyebab bau busuk mulut
(halitosis) ekstrak daun sirih menghasilkan senyawa allylpyrocatechol (22) yang
aktif menghambat pertumbuhan bakteri anaerob Fusobacterium nucleatum ATCC
25586, Porphyromonas ginggivalis ATCC- 33277, Peptostreptococcus anaerobius
ATCC-27337. Hasil penelitian ini mendukung penggunaan tradisional air rebusan
daun sirih sebagai pencegah bau mulut.
18

Hydrochavicol (9) memperlihatkan efek antidermatophytes dengan MIC 7.81-62.5 mg/ml.
Untuk Candida albicans dan C. glabrata terlihat adanya ketergantungan dengan kosentrasi
sampai 8 kali lipat.
19

Hydrochavicol (9) memperlihatkan efek antidermatophytes dengan MIC 7.81-62.5 mg/ml.
Untuk Candida albicans dan C. glabrata terlihat adanya ketergantungan dengan kosentrasi
sampai 8 kali lipat.
19

Hydroxychavicol (9) yang diisolasi dari daun sirih berdasarkan uji bioaktifitas terhadap enzim
xanthin oksidase ditemukan sangat aktif menghambat enzim ini, lebih kuat dibanding
allopurinol
yang banyak digunakan sebagai obat hiperurikemia.
20




Tinospora crispa (L.) Miers ex Hook.f & Thoms.
Brotowali








Kegunaan tradisional

Pada obat tradisional Cina, T. crispa digunakan sebagai antiinflam
(antirematik), penurun panas, antimalaria dan antibakteri.

Di Indonesia, Malaysia, Thailand dan Filipina, infusa atau dekokta
dari batang dianggap efektif untuk pengobatan masalah
kulit (penggunaan eksternal untuk antiseptik, antiparasit, dan
untuk pengobatan luka dan gatal-gatal), masalah saluran cerna
(tukak, penambah nafsu makan, tonik), diare,
demam (malaria, cacar), diabetes mellitus, kolera, penyakit kuning
dan sebagai obat cacing untuk anak-anak
Kandungan kimia utama :
Alkaloid
Furanoterpenoid dan triterpenoid

Bioaktifitas ekstrak
Pemberian ekstrak T. crispa pada tikus diabet yang diinduksi dengan alloxan
selama satu minggu menurunkan kadar gula puasa tikus. Efek insulinotopik
Pulau Lengerhans dan HIT-T15 tikus memperlihatkan adanya stimulasi insulin.
8


Pemberian ekstrak T. crispa pada tikus diabet yang diinduksi dengan alloxan
selama satu minggu menurunkan kadar gula puasa tikus. Efek insulinotopik Pulau
Lengerhans dan HIT-T15 tikus memperlihatkan adanya stimulasi insulin.
8


Uji ekstrak pada penderita diabetes type-2 dengan menggunakan serbuk batang
dengan dosis 3 g/hari memperlihatkan adanya gejala disfungsi hati, peningkatan
kadar cholesterol dan penurunan berat badan. Tidak terlihat adanya bukti yang
mendukung bahwa T. crispa bisa digunakan sebagai supplemen untuk penderita
diabetes mellitus tipe-2.
10







Phyllanthus niruri L.
Meniran
Herba P. niruri digunakan sebagai peluruh air seni,
juga digunakan untuk pengobatan kencing batu, sembab
bengkak), demam, sakit perut, obat batuk anak, penyakit
kulit serta penyakit ginjal dan empedu. Pemakaian tumbuhan dapat
dilakukan dengan cara mererebus 15-30 g herba meniran kering
atau 30-60 g herba segar, lalu air rebusannya diminum, atau dengan
menumbuk herba meniran segar, lalu diperas dan air yang
terkumpul lalu diminum.

Untuk pemakaian luar, cuci herba segar,
lalu giling sampai halus. Bubuhkan bahan tersebut ke tempat yang
sakit (seperti borok), kemudian dibalut. Cara lain, rebus herba segar
dgn air
1

Penggunan Tradisional
Kandungan kimia utama
Lignan, Alkaloid, Polifenol dan Flavonoid
OH
HO OH
COOH
17. gallic acid
O
O
O
O
OH
OH
HO
HO
18. ellagic acid
O
O
R
O
HO
HO
OH
19. brevifolin carboxylic acid, R = CO
2
H
20. ethyl brevifolin carboxylate, R = CO
2
CH
2
CH
3
21. methyl brevifolin carboxylate R =CO
2
CH
3
O
R
1
R
3
OH
R
2
HO
OH
R
1
R
2
R
3
25. epicatechin OH ( ) OH H
26. gallocatechin OH ( ) OH OH
27. epigallocatechin OH ( ) OH OH
28. epicatechin-3-O-gallate O-gallate ( ) OH H
29. epigallocatechin-3-O-gallate O-gallate ( ) OH OH
Bioaktifitas
Ekstrak air P. niruri ditemukan aktif menghambat virus yang merusak sistim imun
immunodeficiency virus type-1 reverse transcriptase (HIV-l-RT) manusia. Isolasi
senyawa aktif menghasilkan garam natrium repandusinic acid A (24). ID
50
senyawa
ini terhadap HIV-l-RT dan DNA polymerase a (dari sel HeLa ) adalah 0.05 mM dan
0.6 mM. Senyawa (24) sampai pada dosis terendah 10.1 mM masih mengambat
cytopathogenicity pada sel MT-4 yang diinduksi HIV-1. SEbagai tambahan pada
kosentrasi 4.5 mM of senyawa (24) menghambat 50 % pembentukan giant sel yang
diinduksi oleh HIV-1 dan 90% produksi antigen pada sitim sel Clone H9.
16


P.niruri secara tradisional digunakan untuk berbagai penyakit termasuk
penyakit yang terkait dengan sistim immun seperti HIV/AIDS dan hepatitis.
Pada uji aktifitas ekstrak air P. niruri terlihat bahwa ekstrak ini mengaktifasi
murine lymphocytes dan bone marrow-derived macrophages seperti terlihat
sebagai mitogen kuat murine lymphocytes, proliferasi lymphocytes T dan B,
stimulasi kultur nave splenocytes pada produksi interferon-gamma (IFN- gamma)
dan interleukine-4 (IL-4), aktifasi murine bone marrow karena fagositosis macrofag,
aktifasi enzim lysosom dan pelepasan TNF-alpha. Secara signifikan terlihat bahwa
ekstrak air P.niruri menstimulasi sistim immun.
31

Ekstrak methanol P. niruri secara in vitro menghambat enzim xanthine oxidase dengan
IC
50
of 39.39 g/mL. Pemberian ekstrak methanol secara intra-peritonial memperlihatkan
peningkatan ekskresi uric acid 1.69 kali dibanding dengan tikus kontrol yang hyperurecemia,
sedangkan phyllanthin, hypophyllanthin and phyltetralin memberikan ekskresi uric acid
2.51-11 kali lebih besar. Pemberian bersama phyllanthin dan pyrazinamide mengurangi
aktifitas phyllanthin.
34


Alstonia scholaris (L.) R.Br
Pulai
Penggunaan Tradisional

Kulit batang digunakan untuk pengobatan
demam, inflamasi, penyakit kulit, obat kuat,
cacingan, masalah pencernaan seperti diare
kronik dan disentri. Karena rasanya yang pahit,
digunakan untuk meningkatkan nafsu makan.
Di Jawa juga digunakan sebagai obat sakit
perut, batuk dan enema untuk haemorrhoids.
Getahnya untuk sakit gigi dan antidot untuk
racun antiaris. Getah (latex) digunakan juga
untuk abses. Pucuk daun digunakan sebagai
koyo, air rebusan daun untuk pengobatan
beri-beri dan kongesti hati.
2,3

Kandungan kimia utama
N
H
N
COOCH
3
O
O
H
O
29. scholarisine B
N
H
H
N
COOCH
3
O
30. scholarisine C
H
OCH
3
R
N
H
H
N
H
3
COOC
O
OCH
3
H
31. scholarisine D
S
China
O
O
O
O-Glc
CO
2
H
O H
3
CO
51. alstonosid
O
OCH
3
O R
O
OH
OH
OH
O
O
OH OH
HOH
2
C
52. formononetin, R = H
53. biochanin A, R = OH
Bioaktifitas
Ekstrak etanol dari daun A. scholaris mempunyai aktivitas antinosiseptif,
antiinflamasi dan antiulserogenik. Ekstrak daun pada dosis 200 dan 400 mg/kg
menunjukkan penurunan yang signifikan gerakan geliat sakit yang diinduksi asam
asetat pada mencit maksimum 65.76% pada 400 mg/kg. Aktivitas inhibisi terhadap
edema kaki yang diinduksi karagenan signifikan (p<0,001) pada variasi dosis yang
sama.
22


- Ekstrak methanol daun, kulit cabang dan kulit akar A. scholaris memperlihatkan
hambatan terhadap Plasmodium falciparum srain K1 dengan IC
50
(mg/ml) berturut-
turut 210.8 40.6, 181.4 18.5 dan 370.2 10.6.
Dari species lain A.macrophyla terlihat efek ekstrak etanol kulit akar yang sangat
kuat dengan IC
50
5.7 1.1 mg/ml.
28

-Uji aktivitas antifertilitas ekstrak benzene A. scholaris memperlihatkan
berkurangnya berat organ reproduksi tikus albino jantan. Kandungan utama lupeol
asetat dengan dosis 10 mg/tikus/hari mereduksi berat organ reproduksi.
Terlihat penurunan jumlah sperma di testis, di epiddymal dan motilitas secara
drastis dan menurunkan fertilitas sampai 100%, dengan dosis 200 mg/kg ekstrak
batang A. scholaris.
30




Uncaria gambir (Hunter) Roxb.
Gambir
Air seduhan daun segarnya digunakan sebagai
obat mencret, disentri, dan sebagai obat kumur
untuk tenggorokan yangperih.
Ekstrak gambir juga digunakan untuk luka bakar,
sciatica dan lumbago.
13

Penggunaan tradisional
Ekstrak etanol dan etil asetat dan air gambir memberikan IC
50

terhadap DPPH pada kosentrasi berturut-turut 13.8, 16.2, 27.4 mg/ml.

Ekstrak etanol dan etil asetat juga memperlihatkan hambatan terhadap
enzim a-glukosidase pada kosentrasi 15.2 dan 49.5 mg/ml.
17

Ekstrak etanol daun dan ranting gambir aktif menghambat Helicobacter pylori,
dengan kadar 2.5 mg/cakram memberikan diameter hambatan
terhadap H.pylori ATCC 43504 dan ATCC 43579 berturut-turut
4 dan 7 mm, sedangkan ekstrak air memberikan diameter hambatan
berturut-turut 5 dan 5 mm.
18

Ekstrak gambir menunjukkan aktivitas antibakteri, terhadap flora dalam usus
Escherichia coli 0157 : H7 dengan MIC 6.25 g/ml.
14

Polifenol gambir seperti catechin (4), epicatechin (5) dan procyanidin dapat
memberikan efek proteksi terhadap kematian sel terinduksi glutamat pada
kultur sel neuron.
16




Alkaloid